Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK)

PRESENTASI GADAR UROLOGI KELOMPOK 2


KASUS: WANITA 25 TAHUN, BARU MENIKAH DATANG KE UGD DENGAN KELUHAN SAKIT SAAT BUANG AIR KECIL. KLIEN TAMPAK PUCAT, NADI 87X/ MENIT, SUHU: 38C, TD 120/80 MMHG 1. BAGAIMANA PROSES TRIAGE PADA PASIEN? 2. BAGAIMANA ASKEP PADA PASIEN? a)BAGAIMANA PENGKAJIAN PRIMER DAN SEKUNDERNYA?

b) PEMERIKSAAAN DIAGNOSTIK YANG DIPERLUKAN BAGI PASIEN?


c) PENANGANAN KEGAWATDARURATAN YANG DIBERIKAN PADA PASIEN? d)APA YANG PERLU DIEVALUASI PADA PASIEN?

TRIASE
KARENA PASIEN TAMPAK STABIL (P: 87X/MIN, BP: 120/80, ASUMSI NYERI RINGANSEDANG 3-5) DAN DAPAT MENUNGGU, MAKA PASIEN DAPAT DIKLASIFIKASIKAN KE DALAM TRIASE HIJAU.

LAKUKAN ANAMNESA TENTANG RIWAYAT PENYAKIT DAN PENGKAJIAN FISIK (10-15 MENIT)
LAKUKAN PEMASANGAN IV SATU JALUR MASUKKAN PASIEN KE RAWAT INAP JIKA KONDISI TAMPAK LEMAH DAN PASANG KATETER JIKA PERLU LAKUKAN UJI URINALISIS KOLABORASI DALAM PEMBERIAN ANTIBIOTIK DAN ANALGETIK

PENGKAJIAN
PRIMER: RIWAYAT KESEHATAN MASA LALU DAN SEKARANG, AMPLE (ALLERGY, MEDICATION, PAIN, LAST MEAL, EVEN) SEKUNDER: DEMOGRAFI, PENGKAJIAN HEAD TO TOE (KV, NEURO, INTEGUMEN, REPRODUKSI, DLL)

DIAGNOSTIK YANG DIPERLUKAN


URINALYSIS MIDSTREAM PEMERIKSAAN DARAH LENGKAP, KULTUR DARAH BILA PERLU PYELOGRAM DAN USG BILA DICURIGAI TERDAPAT OKLUSI

PENANGANAN KEDARURATAN
KATETERISASI PEMASANGAN IV LINE RL/NACL 0,9% MEDIKASI ANTIBIOTIC, ANALGETIK, ANTIEMETIC BILA DISERTAI MUAL, DIURETIK

EVALUASI
TTV WARNA URIN EVALUASI AREA GENITAL (RASH, DISCHARGE, MORPHOLOGY) PENGKAJIAN DARAH LENGKAP KAJI NYERI

DEFINISI
INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) ADALAH DITEMUKANNYA BAKTERI PADA URIN DI KANDUNG KEMIH, YANG UMUMNYA STERIL. ISTILAH INI DIPAKAI SECARA BERGANTIAN DENGAN ISTILAH INFEKSI URIN, TERMASUK PULA BERBAGAI INFEKSI DISALURAN KEMIH YANG TIDAK HANYA MENGENAI KANDUNG KEMIH (PROTATITIS URETRITIS).

ETIOLOGI
BIASANYA BAKTERI ENTERIC, TERUTAMA ESCHERICHIA COLI PADA WANITA. GEJALA BERVARIASI TERGANTUNG DARI VARIASI JENIS BAKTERI TERSEBUT. FACTOR-FAKTOR PREDISPOSISI YANG MEMPERMUDAH TERJADINYA ISK YAITU:
BENDUNGAN ALIRAN URIN : ANOMALY CONGENITAL, BATU SALURAN KEMIH, OKLUSI URETER (SEBAGIAN ATAU TOTAL). REFLUKS VESIKOURETER URIN SISA DALAM BULI-BULI KARENA HIPERTROPI PROSTATE PENYAKIT METABOLIC (DIABETES, GOUT, BATU) PERALATAN KEDOKTERAN (TERUTAMA KATETER TINGGAL) KEHAMILAN JENIS KELAMIN PENYALAHGUNAAN ANALGESIC SECARA KRONIK PENYAKIT GINJAL PERSONAL HYGIENE

PATOFISIOLOGI
MASUKNYA MIKROORGANISME KE DALAM SALURAN KEMIH DAPAT MELALUI; PENYEBARAN ENDOGEN YAITU KONTAK LANGSUNG DARI TEMPAT INFEKSI TERDEKAT, HEMATOGEN, LIMFOGEN, EKSOGEN SEBAGAI AKIBAT PEMAKAIAN ALAT BERUPA KATETER, ATAU SISTOSKOPI. DUA JALUR UTAMA TERJADINYA ISK IALAH, HEMATOGEN DAN ASENDING.

HEMATOGEN INFEKSI HEMATOGEN KEBANYAKAN TERJADI PADA PASIEN DENGAN DAYA TAHAN TUBUH YANG RENDAH, KARENA MENDERITA SUATU PENYAKIT KRONIK, ATAU PADA PASIEN YANG SEMENTARA MENDAPAT PENGOBATAN IMUNOSUPRESIF. PENYEBARAN HEMATOGEN BIAS JUGA TIMBUL AKIBAT FOKUS INFEKSI DI SALAH SATU TEMPAT.

INFEKSI ASENDING KOLONISASI URETRA DAN DAERAH INTROITUS VAGINA MASUKNYA MIKROORGANISME DALAM KANDUNG KEMIH
NAIKNYA BAKTERI DARI KANDUNG KEMIH KE GINJAL HAL INI DISEBABKAN OLEH REFLUKS VESIKOURETER DAN MENYEBARNYA INFEKSI DARI ELVIS KE KORTEKS KARENA REFLUKS INTRARERAL. REFLUKS VESIKOURETER ADALAH KEADAAN PATOLOGIS KARENA TIDAK BERFUNGSINYA VALVULA VESIKOURETER SEHINGGA ALIRAN URIN NAIK DARI KANDUNG KEMIH KE GINJAL.

MANIFESTASI KLINIS
GEJALA YANG SERING DITEMUKAN IALAH DISURIA, POLAKISURIA, NYERI SUPRAPUBIK DAN DAERAH PELVIS.

GEJALA KLINIS ISK SESUAI DENGAN BAGIAN SALURAN KEMIH YANG TERINFEKSI SEBAGAI BERIKUT :
a. PADA ISK BAGIAN BAWAH
o JIKA DI UERETRA, TANDA-TANDA INFEKSI AKAN MUNCUL, VASOKONSTRIKSI, VASODILATASI PADA TEMPAT PERADANGAN KEMERAHAN, PENINGKATAN PERMEABILITAS DINDING TERJADI, BENGKAK, PEREMBESAN PROTEIN. o PADA VESIKA URINARI, GEJALA YANG NAMPAK YAITU NYERI KARENA SYSTEM PERSARAFAN TERGANGGU, NYERI ABDOMEN SAMPAI KEBELAKANG, NOKTURIA, NANAH

b.

PADA ISK BAGIAN ATAS


o PADA ISK BAGIAN ATAS (PIELONEFRITIS) DAPAT DITEMUKAN GEJALA SAKIT KEPALA, MALAISE, MUAL MUNTAH, ANOREKSIA, DEMAM, MENGGIGIL, NYERI PINGGANG, KEKAKUAN ABDOMEN, OUTPUT URIN MENURUN. BEBERAPA PASIEN MENGELUH BAU YANG TIDAK MENYENENGKAN ATAU KERUH DAN MUNGKIN KEMATURAN.

PENATALAKSANAAN
SECARA UMUM TUJUAN TERAPI ISK ADALAH MENGHILANGKAN GEJALA DENGAN CEPAT, MENGERADIKASI KUMAN PATOGEN, MEMINIMALISASI REKURENSI DAN MENGURANGI MORBIDITAS SERTA MORTILITAS. TUJUAN ITU DAPAT TERCAPAI DENGAN PEMBERIAN ANTIBIOTIK SAMBIL MENCARI PENYEBAB. PENATALAKSANAAN ISK PADA LANSIA HARUS DILAKUKAN SEDINI MUNGKIN AGAR PROGRESIFITASNYA TIDAK BERLANJUT. DALAM MEMILIH ANTIBIOTIK HARUS DIPERHATIKAN BEBRAPA HAL YAITU EFEK SAMPING (TERUTAMA PADA GINJAL), HARGA, RESISTENSI, KEPATUHAN (COMPLIENCE), DAN INTERAKSI OBAT. KAUM LANSIA LEBIH RENTAN TERHADAP EFEK SAMPING DAN TOKSISITAS ANTIBIOTIK. HAL ITU DIKARENAKAN MENURUNNYA FUNGSI METABOLISME DAN EKSKRESI. AKIBATNYA,KADAR OBAT DALAM SERUM TINGGI DAN BERPOTENSI MENYEBABKAN KERUSAKAN GINJAL. ANTIBIOTIK YANG UMUM DIGUNAKAN UNTUK MENOBATI ISK TIDAK BERKOMPLIKASI PADA LANSIA ADALAH TRIMETHROPRIM/SULFAMETHOXAZOL (TMP/SMX), FLUOROKUINOLON, FOSFOMISIN, DAN NITROFURANTOIN.

LANJUTAN..
DI SAMPING OBAT-OBATAN, TERAPI NONFARMAKOLOGI HARUS DITERAPKAN. TERAPI NONFARMAKOLOGI MENCAKUP NUTRISI DAN IMOBILISASI. ASUPAN MAKANAN DAN CAIRAN PERLU DISESUAIKAN HINGGA OPTIMAL SESUAI KEMAMPUAN PENDERITA. KITA PERLU MENGUSAHAKAN AGAR MAKANAN YANG DIBERIKAN HABIS DIMAKAN, DAN PASIEN TIDAK BOLEH DIIMOBILISASI TERLALU LAM UNTUK MENCEGAH DEKUBITUS.

MACAM ISK
ISK PRIMER BERDASARKAN ADANYA GEJALA SISTEMIK, ISK PRIMER DIBAGI MENJADI 2 :
ISK LOKAL, DITERAPI DENGAN ANTIBIOTIKA LOKAL.

ISK DENGAN GEJALA SISTEMIK, DITERAPI DENGAN ANTIBIOTIKA SISTEMIK. ANTIBIOTIKA YANG SERING DI GUNAKAN YAITU AMIKSISILIN. (WIKIPEDIA INDONESIA).

ISK SEKUNDER ISK INI MERUPAKAN AKIBAT DARI PENYAKIT ATAU KELAINAN YANG LAIN. ISK BERULANG MERUPAKAN PERTANDA DARI ISK SEKUNDER, KARENA PENANGANAN YANG TIDAK TEPAT. PENATALAKSANAAN ISK SEKUNDER SESUAI DENGAN PENYEBAB ISK TERSEBUT. PENYEBAB ISK SEKUNDER PENYEBABNYA ADALAH OBSTRUKSI SALURAN KEMIH (SEPERTI BATU SALURAN KEMIH, PEMBESARAN PROSTAT, DAN STRIKTUR URETRA).

KOMPLIKASI

PEMBENTUKAN ABSES GINJAL ATAU PERIRENAL. GAGAL GINJAL

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIC
URINALISIS
LEUKOSURIA ATAU PIURIA TERDAPAT > 5 /LPB SEDIMEN AIR KEMIH HEMATURIA 5 10 ERITROSIT/LPB SEDIMEN AIR KEMIH.

BAKTERIOLOGIS
MIKROSKOPIS ; SATU BAKTERI LAPANGAN PANDANG MINYAK EMERSI. 102 103 ORGANISME KOLIFORM/ML URIN PLUS PIURIA.

BIAKAN BAKTERI
KULTUR URINE UNTUK MENGIDENTIFIKASI ADANYA ORGANISME SPESIFIK. HITUNG KOLONI: HITUNG KOLONI SEKITAR 100.000 KOLONI PER MILLILITER URIN DARI URIN TAMPUNG ALIRAN TENGAH ATAU DARI SPECIMEN DALAM KATETER DIANGGAP SEBAGAI CRITERIA UTAMA ADANYA INFEKSI.