Anda di halaman 1dari 16

PEMBUDAYAAN ASAS MORAL DAN IDEOLOGI PANCASILA BAGI SDM

INDONESIA SEBAGAI SUBYEK PANCASILAIS

)
Amanat pendidikan nasional demi integritas dan martabat nasional, sesungguhnya
secara fundamental dan konstitusional terumus dalam Pembukaan UUD 45, terutama :
untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,
dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial, ... Amanat mendasar ini dijabarkan sebagai
visi-misi bangsa dan negara sebagai : nation and character building; yang dimaknai
tegaknya Indonesia Raya sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, mandiri, unggul-
kompetetif dalam pergaulan dunia .!.
"iakui untuk me#ujudkan visi-misi bangsa dan negara yang amat luhur demikian,
secara kelembagaan dipercayakan kepada sistem pendidikan nasional yang mantap; dalam
makna diji#ai, dilandasi dan dipandu oleh nilai-nilai $ancasila sebagai dasar negara dan
ideologi nasional.
%anya dengan melaksanakan visi-misi nation and character building dimaksud,
bangsa dan &'RI akan jaya dan sentosa. (agaimana asas, landasan, tujuan, #a#asan, dan
kerangka dasar normatifnya, dan kurikulum-dasar pelaksanaannya melalui sistem
pendidikan nasional sebagai Pembudayaan Nilai Dasar Negara Pancasila secara
melembaga; khususnya thema Pembudayaan Asas Moral Dan Ideologi Pancasila Bagi
SDM Indonesia Sebagai Subyek Pancasilais dapat diuraikan secara ringkas sebagai
berikut :
I. Kedudukan dan Fungsi Filsafat Pancasila
)esungguhnya nilai dasar negara $ancasila dapat dianalisis sebagai multifungsi,
yang meliputi, terutama :
*
Kedudukan dan Fungsi Dasar Negara Pancasila
)esungguhnya nilai dasar filsafat $ancasila demikian, telah terjabar secara
filosofis-ideologis dan konstitusional di dalam ++" $roklamasi ,pra-amandemen- dan
teruji dalam dinamika perjuangan bangsa dan sosial politik *./0 1 *..2 ,*./0 1 *./.;
*./. 1 *.03; *.03 1 *.0. dan *.0. 1 *..2-. Reformasi *..2 sampai sekarang, mulai
amandemen I 1 I4: *... 1 5335 cukup mengandung distorsi dan kontroversial secara
6
Makalah disajikan dalam Seminar Nasional : HUT 41 th Lab. Pancasila, UM 1 November 2008
*
MNS Lab. Pancasila-UM
*
7. Sistem Nasional..,sebagai &-)istem &asional;
cermati skema 5-
8. Sistem Filsafat Pancasila, filsafat dan budaya
Indonesia
0. Ideologi Negara, ideologi nasional
/. Dasar Negara ,$roklamasi, $embukaan ++" /0-: asas
kerokhanian bangsa, jiwa UUD 45; Grundnorm,
basic norm, sumber dari segala sumber hukum
9. :i#a dan kepribadian bangsa; jatidiri nasional
,Volksgeist-
5. $andangan hidup bangsa ,Weltanschauung-
*. ;arisan sosio-budaya bangsa
Nilai Dasar
Pancasila
fundamental ,filosofis-ideologis dan konstitusional- sehingga praktek kepemimpinan
dan pengelolaan nasional cukup memprihatinkan.
(erdasarkan analisis normatif filosofis-ideologis dan konstitusional
demikian, integritas nasional dan &'RI juga memprihatinkan. 'arena, berbagai
jabaran di dalam amandemen ++" /0 belum sesuai dengan amanat filosofis-
ideologis filsafat Pancasila secara intrinsik. <erbukti, berbagai penyimpangan dalam
tatanan dan praktek pengelolaan negara cukup memprihatinkan, terutama dalam
fenomena praktek: demokrasi liberal dan ekonomi liberal, serta berbagai kontroversial
budaya dan moral sosial politik nasional!
"emi cita-cita nasional yang diamanatkan para pahla#an dan pejuang nasional,
khususnya the founding fathers dan $$'I maka semua komponen bangsa sekarang
---*3 tahun reformasi--- berke#ajiban untuk merenung ,refleksi- dan mawas diri untuk
melaksanakan evaluasi dan audit nasional apakah kita sudah sungguh-sungguh
menegakkan integritas &'RI berdasarkan $ancasila 1 ++" /0 sebagai sistem
kenegaraan Pancasila dan sistem ideologi nasional.
'ita semua bukan hanya melaksanakan visi-misi reformasi; melainkan secara
moral nasional kita berke#ajiban menunaikan amanat dan visi-misi Proklamasi,
sebagaimana terkandung seutuhnya dalam ++" $roklamasi.
II. Sistem Filsafat Pancasila ditegakkan sebagai Sistem Kenegaraan Pancasila
Integritas sistem kenegaraan $ancasila sebagai terjabar dalam ++" $roklamasi
/0 meliputi asas-asas fundamental dan keunggulan Indonesia Raya berikut :
A. Sistem Filsafat Pancasila Sebagai Asas Kerokhanian Bangsa dan Negara
=ilsafat $ancasila cukup memberikan kedudukan yang tinggi dan mulia atas
kedudukan dan martabat manusia ,sila I dan II-; karenanya ajaran %A> berdasarkan
$ancasila mengutamakan asas normatif theisme-religious:
*. bah#a %A> adalah karunia dan anugerah >aha $encipta ,sila I dan II-; sekaligus
amanat untuk dinikmati dan disyukuri oleh umat manusia.
5. bah#a menegakkan %A> senantiasa berdasarkan asas keseimbangan dengan
kewajiban asasi manusia ,'A>-. Artinya, %A> akan tegak hanya berkat ,umat-
manusia menunaikan 'A> sebagai amanat >aha $encipta.
9. kewajiban asasi manusia ,'A>- berdasarkan filsafat $ancasila, ialah:
a. manusia #ajib mengakui sumber ,%A>: life, liberty, property- adalah <uhan
>aha $encipta ,sila I-.
b. manusia #ajib mengakui dan menerima kedaulatan >aha $encipta atas
semesta, termasuk atas nasib dan takdir manusia; dan
c. manusia #ajib berterima kasih dan berkhidmat kepada >aha $encipta, atas
anugerah dan amanat yang dipercayakan kepada ,kepribadian- manusia.
<egaknya ajaran %A> ditentukan oleh tegaknya asas keseimbangan %A> dan
'A>; sekaligus sebagai derajat ,kualitas- moral dan martabat manusia.
)ebagai manusia percaya kepada <uhan ?ang >aha @sa, kita juga bersyukur
atas potensi jasmani-rokhani, dan martabat unggul, agung dan mulia manusia berkat
anugerah kerokhaniannya ---sebagai terpancar dari akal-budinuraninya--- sebagai
subyek budaya ,termasuk subyek hukum- dan subyek moral. ,>. &oor )yam 5337:
*/7-*83-
(erdasarkan ajaran suatu sistem filsafat, maka wawasan manusia ,termasuk
wawasan nasional- atas martabat manusia, menetapkan bagaimana sistem kenegaraan
ditegakkan; sebagaimana bangsa Indonesia menetapkan &'RI sebagai negara
berkedaulatan rakyat dan negara hukum. Asas-asas fundamental ini memancarkan
MNS Lab. Pancasila-UM
5
identitas, integritas dan keunggulan sistem kenegaraan RI (berdasarkan Pancasila
! ""# $, sebagai sistem kenegaraan Pancasila.
%jaran luhur filsafat Pancasila memancarkan identitas theisme&religious
sebagai keunggulan sistem filsafat Pancasila dan filsafat <imur umumnya --- karena
sesuai dengan potensi martabat dan integritas kepribadian manusia---.
(agaimana menegakkan, me#ariskan, membudayakan dan melestarikan nilai-nilai
fundamental kebangsaan dan kenegaraan Indonesia diamanatkan kepada fungsi sistem
'endidikan nasional; termasuk ke#ajiban semua keluarga #arga negara Indonesia
yang memiliki kesetiaan dan kebanggaan nasional. :uga merupakan ke#ajiban semua
infrastruktur dan su'rastruktur dalam wilayah kekuasaan hukum ()RI!
B. Keunggulan Indonesia Raya
'ita bangsa Indonesia #ajib bersyukur dan bangga atas berkat rahmat Allah ?ang
>aha 'uasa bah#a bangsa dan &'RI diberkati dengan berbagai keunggulan 'otensial,
terutama:
*. )eunggulan natural (alamiah: nusantara Indonesia amat luas ,*0 juta km
5
, 9 juta km
5
daratan A *5 juta km
5
lautan, dalam gugusan *7.02/ pulau-; amat subur dan nyaman
iklimnya; amat kaya sumber daya alam ,)"A-; amat strategis posisi geopolitiknya:
sebagai negara bahari ,maritim, kelautan- di silang benua dan samudera sebagai
transpolitik-ekonomi dan kultural postmodernisme dan masa depan.
5. )eunggulan kuantitas&kualitas manusia ,)">- sebagai rakyat dan bangsa;
merupakan asset 'rimer nasional* +,- juta dengan karakteristika dan jatidiri yang
di#arisinya sebagai bangsa pejuang ,ksatria- ---silahkan dievaluasi bagaimana
identitas dan kondisi kita sekarang!--- dalam era reformasi.
9. )eunggulan sosiokultural dengan 'uncak nilai filsafat hidu' bangsa ,terkenal
sebagai filsafat Pancasila- yang merupakan jatidiri nasional, ji#a bangsa, asas
kerokhanian negara dan sumber cita nasional sekaligus identitas dan integritas
nasional.
/. )eunggulan historis; bah#a bangsa Indonesia memiliki sejarah keemasan: kejayaan
negara )ri#ijaya ,abad 4II - BI-; dan kejayaan negara >ajapahit ,abad BIII - B4I-
dengan #ilayah kekuasaan kedaulatan geopolitik melebihi &'RI sekarang ,dari
<ai#an sampai >adagaskar-.
0. )eunggulan sistem kenegaraan Pancasila sebagai sistem kenegaraan Pencasila,
yang terjabar dalam asas konstitusional ""# $-, yang secara ringkas dijelaskan
sebagai berikut ,II.C-.
&'RI menegakkan sistem kenegaraan berdasarkan ++" $roklamasi yang memancarkan
asas konstitusionalisme melalui tatanan kelembagaan dan kepemimpinan nasional dengan
identitas Indonesia, dengan asas budaya dan asas moral filsafat $ancasila yang
memancarkan identitas martabatnya sebagai sistem filsafat theisme&religious, sebagai
sistem nilai kenegaraan yang unggul untuk menghadapi tantangan Daman.
C. Filsafat Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Sistem Ideologi Nasional Tegak
sebagai Sistem Kenegaraan Pancasila.
(ah#a sesungguhnya ""# (egara adalah jabaran dari filsafat negara $ancasila
sebagai ideologi nasional Filsafat Pancasila adalah sari dan puncak nilai dalam sosio-
budaya bangsa, yang diakui sebagai pandangan hidup bangsa ,filsafat hidup,
Weltanschauung-. &ilai fundamental ini dipraktekkan dalam kehidupan bangsa sepanjang
sejarah budaya dan peradabannya. 'arenanya, nilai $ancasila teruji kebenaran, kebaikan
dan keunggulannya; bahkan memberikan identitas dan integritas nasional Indonesia.
MNS Lab. Pancasila-UM
9
(erdasarkan analisis normatif-filosofis-ideologis bangsa Indonesia, kemudian
dirumuskan secara konstitusional di dalam Pembukaan UUD Proklamasi 1945.
'edudukan nilai filsafat $ancasila di dalam $embukaan ++" tersebut, berfungsi sebagai
dasar negara dan ideologi negara; sekaligus sebagai asas kerokhanian negara dan sebagai
per#ujudan jiwa bangsa (jatidiri bangsa, Volksgeist. "engan demikian, identitas dan
integritas ,nasional- Indonesia ialah nilai filsafat $ancasila.
&ilai fundamental filsafat $ancasila juga menjadi sumber motivasi ,niat dan tekad-
nasional dalam menegakkan kemerdekaan, kedaulatan dan martabat nasional dalam #ujud
negara Indonesia >erdeka, yakni &egara 'esatuan Republik Indonesia ,berdasarkan-
$ancasila sebagai terkandung dalam ++" $roklamasi /0 seutuhnya. 'arenanya, secara
filosofis-ideologis dan konstitusional, &'RI dapat dinamakan ,dengan predikat- sebagai
sistem kenegaraan Pancasila --- sejajar dan analog dengan berbagai sistem kenegaraan
bangsa-bangsa modern : negara liberalisme-kapitalisme, naziisme, sosialisme; zionisme,
komunisme, theokratisme, dan fundamentalisme; --- yang berkembang dalam
kehidupan internasional.
'edudukan nilai sistem filsafat Pancasila ,sistem ideologi $ancasila- demikian
berfungsi sebagai asas normatif&filosofis&ideologis&konstitusional bangsa; menji#ai dan
melandasi cita budaya dan moral 'olitik nasional, sebagai terjabar dalam UUD
Proklamasi yang memandu kehidupan bangsa Indoensia dalam integritas &'RI sebagai
sistem kenegaraaan $ancasila. >aknanya, integritas moral ,nilai- $ancasila secara
konstitusional imperatif memberikan asas budaya dan moral politik nasional Indonesia.
Integritas sistem kenegaraan $ancasila terpancar dalam integritas asas moral dan
budaya politik kebangsaan dan kenegaraan Indonesia, sebagai berikut :
*. &egara berkedaulatan rakyat ,E negara demokrasi: sila I4-: sebagai sistem
demokrasi Pancasila .
5. &egara kesatuan, negara bangsa ,nation state, wawasan nasional dan wawasan
nusantara: sila III-, ditegakkan sebagai &'RI.
9. &egara berdasarkan atas hukum ,Rechtsstaat-: asas supremasi hukum demi
keadilan dan keadilan sosial: oleh semua untuk semua ,sila I-II-I4-4-; sebagai negara
hukum $ancasila.
/. &egara berdasarkan atas )etuhanan /ang 0aha 1sa menurut dasar )emanusiaan
yang adil dan beradab ,sila I-II- sebagai asas moral kebangsaan kenegaraan RI;
ditegakkan sebagai budaya dan moral manusia #arga negara dan politik kenegaraan
RI.
0. &egara berdasarkan asas kekeluargaan ,paham persatuan: negara melindungai
seluruh tumpah darah Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia. &egara mengatasi
paham golongan dan paham perseorangan: sila III-I4-4-; dengan membudayakan
sistem ekonomi kerakyatan sebagai pembudayaan asas Sila V (Ekonomi
Pancasila) ,> &oor )yam, 5333: B4, 9-.
Integritas asas filosofis-ideologis demikian terjabar dalam UUD Proklamasi
seutuhnya; karenanya ke#ajiban semua lembaga negara dan kepemimpinan nasional
untuk melaksanakan amanat konstitusional dimaksud; terutama &'RI dengan identitas
dan integritas sebagai negara demokratis dan negara hukum untuk menegakkan 2%0
dengan asas dan praktek budaya dan moral 'olitik yang dijiwai moral filsafat Pancasila
---yang beridentitas theisme&religious---. Amanat konstitusional ini secara kenegaraan
menegakkan asas moral Ketuhanan dan kemanusiaan yang adil dan beradab; dalam
&'RI sebagai negara hukum (Rechtsstaat demi su'remasi hukum dan keadilan serta
keadilan sosial ,oleh semua, untuk semua!-.
MNS Lab. Pancasila-UM
/
III. Keunggulan Sistem Kenegaraan Pancasila dan Kewajiban SDM Warganegara
Indonesia
(agaimanapun keunggulan Indonesia Raya, baik alamiah ,natural-, maupun sosial-
budaya ,sosial-kultural-; bahkan filosofis-ideologis dan konstitusional, senantiasa amat
ditentukan oleh m a n u s i a rakyat dan bangsa Indonesia sebagai subyek penegak sistem
kenegaraan $ancasila. Artinya, keunggulan sistem nilai dan sistem kenegaraan
Pancasila ditentukan oleh faktor )"> #arganegara Indonesia sepanjang sejarah.
)esungguhnya, dalam asas normatif filosofis-ideologis dan konstitusional secara
universal, kesetiaan manusia sebagai #arganegara berpusat dan ditentukan dalam kategori
kesetiaan kepada :
*. Kesetiaan ,loyalitas- kepada dasar negara ,ideologi negara, ideologi nasional-
yang menji#ai, melandasi dan memandu sistem kenegaraannya;
5. Kesetiaan ,loyalitas- kepada UUD Negara ,konstitusi, baik yang tertulis maupun
yang tidak tertulis-; dalam makna sebagai jabaran nilai fundamental dasar
negara; dan
9. Kesetiaan ,loyalitas- kepada cita-cita nasional ,tujuan dan cita-cita bangsa-
sebagai bangsa dan negara; yang #ajib dijunjung untuk di#ujudkan oleh semua
#arganegara.
:adi, ketiga nilai kesetiaan (loyalitas) dimaksud secara universal berlaku
imperatif ,mengikat, memaksa- semua #arganegara dan pejabat serta kelembagaan
negara; termasuk hukum perundangan yang berlaku dalam #ilayah kedaulatan hukum
bangsa dan negaranya. (erdasarkan asas normatif kesetiaan ini, secara niscaya dididikan
bagi generasi muda sebagai regenerasi #arganegara melalui pendidikan ke#arganegaraan
,$$'n, Civics- termasuk kewajiban bela negara.
<egak lestarinya kemerdekaan dan kedaulatan sistem kenegaraan $ancasila secara
niscaya ditentukan oleh SDM Indonesia, generasi demi generasi. Adalah ke#ajiban
alamiah ,kodrati- dan amanat kultural dan moral bagi generasi pendahulu ,orang tua,
keluarga, pemimpin bangsa- untuk mendidik dan me#ariskan nilai-nilai luhur yang kita
#arisi kepada generasi penerus; mulai generasi muda ,anak Indonesia- dan rakyat
Indonesia pada umumnya.
'e#ajiban dan amanat kultural dan moral ini dimulai dalam keluarga ,ibu-bapak-
demi masa depan anak keturunannya. Inilah visi-misi Pemberdayaan Anak Indonesia
dalam rangka menegakkan Integritas Sistem Kenegaraan Pancasila melalui amanat
(ation and 3haracter 4uilding.
A. Amanat Konstitusional Sistem Kenegaraan Pancasila
)istem kenegaraan $ancasila adalah #arisan yang diamanatkan the founding
fathers, khususnya $$'I kepada rakyat dan bangsa Indonesia seluruhnyagenerasi demi
generasi ! 'arenanya, setiap pemimpin semua tingkatan ,lokal, regional dan nasional-
termasuk orang tua ,keluarga, guru, pendidik, tokoh masyarakat, cendekia#an,
budaya#an, negara#an dan agama#an- senantiasa mengemban ke#ajiban sosial-kultural
dan moral untuk me#ariskan amanat konstitusional sistem kenegaraan $ancasila !
)ebagai bangsa modern, berbudaya dan beradab maka bagi rakyat Indonesia
sebagai #arganegara dalam sistem kenegaraan Pancasila tetap berlaku asas-asas
universal diatas. :adi, tiada seorangpun #arganegara dan atau organisasi sosial politik
mereka yang diberi kebebasan; dan atau merasa memiliki kebebasan untuk tidak
terikat asas konstitusional yang imperatif itu; melainkan mereka dapat dikategorikan
sebagai tidak setia ,membelot, makar, mengkhianati- bangsa dan negaranya!
"emikianlah, asas normatif filosofis-ideologis dan konstitusional yang secara
niscaya berlaku. 'arenanya, bagi kaum penganut ideologi selain dasar negara Pancasila
(ideologi non-Pancasila, seperti : ideologi liberalisme-kapitalisme, ideologi marxisme-
MNS Lab. Pancasila-UM
0
komunisme-atheisme) dikategorikan sebagai : mengkhianati dasar negaranya, dan
atau makar ! 'arena itulah, penganut ideologi marxisme-komunisme-atheisme yang
bertentangan dengan dasar negara $ancasila dan ++" /0 $asal 5. khususnya, dapat
dikategorikan sebagai tindak separatisme-ideologi; karenanya #ajib kita larang ---baik
melalui metode persuasif, maupun tindakan . dan atau pelarangan
sebagaimana dimaksud <ap. >$R) &o. BB4 F >$R) F *.88 tentang : Larangan
Penyebaran Faham Ajaran Marxisme-Komunisme dan Leninisme di Indonesia.
"emi integritas &'RI sebagai sistem kenegaraan $ancasila, dan demi )">
#arganegara Indonesia sebagai pemilik, pe#aris dan penegak sistem kenegaraan $ancasila,
maka pendidikan nilai moral ,filsafat, ideologi- dasar negara dan ++" negara kita adalah
keniscayaan.

B. Visi-Misi (ation and 3haracter 4uilding.
Amanat $embukaan ++" /0 : ..untuk memajukan kesejahteraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa, .. dijabarkan sebagai : Visi-Misi (ation and
3haracter 4uilding. >aknanya, ke#ajiban bangsa untuk mengembangkan kepribadian
manusia yang berbudi luhur dan berpotensi unggul ,pemberdayaan anak dan )">
Indonesia- seutuhnya : jasmani-rokhani, sebagai terlukis dalam skema berikut :
)kema *: >elukiskan kepribadian MIS (SDM Berkualitas) sebagai tujuan dan proses
Pemberdayaan Anak Indonesia (SDM regenerasi bangsa)
)kema 5: >elukiskan bagaimana hubungan manusia (SDM warganegara) sebagai
bangsa dengan alam-lingkungan-hidup sebagai sumber-daya-alam (ALH-SDA) dalam
makna sebagai #ilayah ,kedaulatan- negara. (agi bangsa Indonesia, ialah &'RI sebagai
sistem kenegaraan $ancasila sebagai terjabar dalam ++" $roklamasi /0.
)kema 9: >elukiskan SDM dalam dimensi kesemestaan (horisontal dan vertikal),
dalam ikatan nilai : Natural-Fisika; Sosial-Kultural dan Kerokhanian Manusia ,potensi
spiritual dan religious- sebagai makluk unggul mulia dengan #a#asan Supra-Natural dan
Supra-Kultural. ,sebagai fungsi kepribadiannya yang bermartabat-.
:elasnya dapat dihayati dalam tiap skema nilai dan makna yang terkandung dalam tiap
komponen ,pembinaan, pendidikan- kepribadian anak khususnya ,#arganegara Indonesia
umumnya-; sebagai proses pemberdayaan melalui praktek dan pembudayaan semua
nilai dimaksud dalam tiap skema.
>isal : 'larifikasi skema * : KEPRIBADIAN MANUSIA INDONESIA SEUTUHNYA
(MIS)
2

<erbentuk dalam komponen nilai :
A. Nilai dasar, meliputi : nilai sosio-budaya bangsa, filsafat hidup dan filsafat negara
,$ancasila- sebagai terjabar dalam UUD Proklamasi.
(. Potensi Kodrati, meliputi : 7 potensi manusia; jasmani ,indera-; pikir, rasa, karsa,
cipta, karya dan budinurani.
C. Sikap Dasar, untuk dikembangkan, dipraktekkan dan dibudayakan, meliputi : 7 sikap
dasar hidup : sehat ,makanan bergiDi, olah raga teratur, istirahat cukup-; rajin ,belajar
5
G-E )"> berkualitas; atau )"> unggul-kompetitif sebagai )"> subyek penegak Sistem Kenegaraan
Pancasila


MNS Lab. Pancasila-UM
8
dan bekerja-; hemat ,hidup sederhana, bukan kikir-; cermat ,Etelaten : belajar,
menulis, menja#ab ujian; bekerja dan hidup-; disiplin ,disiplin #aktu : tepat #aktu,
hemat #aktu-; disiplin hukum, disiplin moral agama. Berani ,berani karena benar;
berani merintis pemikiran yang baik dan bersikap pelopor-. Budinurani ,hidup dengan
prinsip senantiasa mendengarkan suara hatinurani F budinuraninya --- jauh dari sikap iri
dengki, dan konflik sosial maupun konflik psikologis.
". Wawasan Dasar, meliputi : %idup dalam asas keseimbangan ,kebutuhan-
jasmani-rohani, demikian pula keseimbangan pribadi
dan sosial ,individu dan masyarakat-; hidup dengan
keyakinan untuk akhirat ,dunia akhirat-; wawasan
kesejarahan ,E menghargai masa lalu, menikmati masa kini
demi masa depan-; dan menghargai asas keseimbangan
antara manusia ,sebagai subyek- dengan alam ,alam
lingkungan hidup sebagai sumberdaya alam F AH%-)"A-.
Artinya kehidupan umat manusia tergantung kepada alam;
karenanya kita #ajib memelihara AH%-)"A.
@. Motivasi dan Tujuan : demi integritas bangsa dan &'RI berdasarkan dasar negara
$ancasila dan ++" $roklamasi; demi kesatuan dalam kerukunan, kemakmuran dalam
keadilan oleh semua untuk semua!.
Inilah asas-asas nilai kehidupan yang perlu dibudayakan sebagai modal dasar
pemberdayaan anak Indonesia.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
"emikian pula berlaku untuk skema selanjutnya.
MNS Lab. Pancasila-UM
7
KEPRIBADIAN MANUSIA INDONESIA SEUTUHNYA (MIS)
3
)kema * ,>&), *.72; *.20-
)ubyek >I) dan atau )"> unggul-kompetetif akan terbina mulai dalam keluarga kepada anak-anak sejak dini, sampai de#asa supaya dalam
kemandiriannya senantiasa bersikap dan membudayakan nilai-nilai mendasar yang terkandung dalam skema *.
9
G-E )"> berkualitas; atau )"> unggul-kompetitif sebagai )"> subyek penegak Sistem Kenegaraan Pancasila


MNS Lab. Pancasila-UM
NILAI
DASAR
@ksistensi
&egara
$ancasila
>artabat-
'epribadian
&asional
&egara jaya
Adil->akmur
:asmani-rokhani
$ribadi-sosial
"unia-akhirat
)esejarahan
)ubyek >anusia
- Alam
)ehat
Rajin
%emat
Cermat
#isi'lin
(erilmu-berani
(udi-nurani
:asmani:
Indera
$ikir
Rasa
'arsa
Cipta
'arya
(udi
+
+
"
*
.
/
0
)
I
)
I
I


(
+
"
A
?
A
$
A
&
C
A
)
I
H
A
WAWASAN
DASAR
MOTIVASI
POTENSI
SIKAP
DASAR
2
DIMENSI AS - SDM - IPTEKS `
`) Nilai kultural, suprakultural, supranatural: theisme-religious
)kema: 5 ,>&), *.23: *.20-
MNS Lab. Pancasila-UM
I&"@RA E $@&JAHA>A&
AJA>A
AH% - )"A
)">
=IH)A=A<
IH>+
~
< I > @
~
~
) $ A C @
C A % A ? A
+ " A R A
A I R
< A & A %
< A > ( A & J
= H I R A
= A + & A
(+"A?A -
$@RA"A(A&
.
SDM DALAM KESEMESTAAN - KEABADIAN
A E Rasional skema: 9 ,>&),*.79; *.29; *..9; 5339-
G E )uprarasional : MQ E >oral Kuotien ,E aktualitas moralitas-
MSDM >anajemen )umber "aya >anusia;
TQM <otal Kuality >anagement
MNS Lab. Pancasila-UM
BUDI
KARYA
CIPTA
KARSA
RASA
PIKIR
INDERA
~
:A)>A&I
RI'%A&I
MQ `
SQ `
AQ
EQ
IQ A
%IRI)I&<AH
4@R<I'AH
R + A & J , ) $ A C @ -
$RA"+&IA -- AHA> )@>@)<A -- $A)CA"+&IA ,'@A(A"IA&-
; A ' < + , < I > @ -
= I ) I ' A -- &A<+RAH 1 >@<A=I)I'A ,)+$RA&A<+RAH-
>artabat >anusia
*3
Penjelasan : )kema 9 ini melukiskan per#ujudan proses pemberdayaan SDM berkualitas, dengan potensi dan karakter unggul dalam
komponen kepribadian ,manusia- seutuhnya : mulai IK, @K, )K, dan >K ,Moral Quotien- dalam makna menegakkan asas moralitas yang
berlaku ,sebagai pengamalan nilai filsafat Pancasila, sebagai theisme-religious F yang diji#ai moral agama mereka-; MQ E >oral Kuotien ,E
aktualitas moralitas-
)kema /, sebagai perbandingan dengan kategori nilai kepribadian )"> ,berdasarkan- filsafat $ancasila, dengan kategori kepribadian ,#atak,
karakter- dari )eminar &asional dengan berbagai #akil negara-negara modern, di :akarta &ovember 5333.
"alam dialog, tokoh-tokoh Internasional; terutama #akil negara-negara (arat mengemukakan kualitas karakter yang baik senantiasa memiliki
dan mengamalkan sikap hidup, sebagai berikut :
(%5I6(%7 36(81R1(31 6( 32%R%351R 4"I7#I(G
(W%(G6, "(#P9 II8WP : #1, (48P, 0R%
November 2000
BARAT FREEDOM, LOVE, CARE, RESPECTFUL, PEACE . . .
MNS + CONSCIENCE, FAITH, UNDERSTANDING, TRUST,
TOLERANCE, COOPERATION, HONOR, DEVOTION
Skema: 4 (MNS, 2000)
Catatan : sengaja kami kutipkan sesuai aselinya sebagaimana kesimpulan yang dimufakati.
MNS Lab. Pancasila-UM
**
IV. Tantangan Nasional :Globalisasi-Liberalisasi dan Postmodernisme yang Sinergis
dengan Kebangkitan Neo-PKI (Komunis Gaya Baru / KGB)
<antangan ini amat dirasakan dalam era reformasi. @lite reformasi hanya
memperjuangkan kebebasan ,E liberalisme- atas nama : demokrasi dan %A>. 'arenanya,
sikap dan praktek politik rakyat Indonesia makin memuja kebebasan, materialistik, bahkan
melupakan nilai-nilai persatuan ,kekeluargaan, kerukunan- juga nilai moral 'etuhanan
,'eagamaan-.
=enomena sosial politik budaya reformasi menampakkan degradasi wawasan
nasional; bahkan juga degradasi kesadaran ideologi Pancasila. 'ondisi demikian dapat
memba#a bencana dan tragedi nasional, berupa disintegrasi nasional, bahkan degradasi
mental dan moral sebagai bangsa yang menganut filsafat Pancasila yang beridentitas
theisme-religious. Analisis ini dibuktikan dengan adanya praktek budaya neo-liberalisme
baik sosial politik ,praktek demokrasi liberal dan otoda sebagai negara federal;
termasuk ekonomi-liberal- sebagai tergoda dan terlanda faham liberalisme-kapitalisme
dari politik supremasi neo-imperialisme!
'ondisi ,buruk- demikian, mendorong kebangkitan neo-$'I yang berjuang
mempraktekkan ideologi marxisme-komunisme-atheisme ,yang bertentangan dengan
ideologi Pancasila yang dijiwai moral theisme-religious-. )esungguhnya, $'I secara
konstitusional dan filosofis-ideologis melakukan separatisme-ideologi; dalam makna
mereka menegakkan ideologi komunis yang bertentangan dengan ideologi negara
$ancasila.
Analisa ini dapat dilukiskan dalam skema 0
MNS Lab. Pancasila-UM
*5
INTEGRITAS NASIONAL DAN NKRI SEBAGAI SISTEM KENEGARAAN PANCASILA
`) UUD 45 Amandemen, dengan kelembagaan negara (tinggi) : Presiden, MPR, DPR, DPD; MK, MA dan BPK (+ KY)
(MNS, 2007)
MNS Lab. Pancasila-UM
U U D 45
NEO-IMPERIALISME
NEO-LIBERALISME
SEKULARISME-PRAGMATISME
DEMOKRASI LIBERAL,
INDIVIDUALISME - AN. HAM
KAPITALISME (MATERIALISME)
TAP - MPR `
P A N C A S I L
A
NEO-KOMUNISME, NEO-PKI, KGB
KEDAULATAN NEGARA ( ETATISME),
KOLEKTIVISME - INTERNASIONALISME
MARXISME - KOMUNISME - ATHEISME,
DIALEKTIKA-HISTORIS-MATERIALISME
ERA - REFORMASI
POSTMODERNISME
GLOBALISASI - LIBERALISASI
7. UU NO. 27 TAHUN 1999 <@&<A&J KEAMANAN NEGARA ,YANG DIREVISI-:
<@R+<A>A $A)AH *37a 1 *37f. )@(AJAI 1ABARAN ++" /0 "A& TAP MPRS No.
XXV/MPRS/1966 ,'AR@&A&?A "A$A< DITEGAKKAN )@(AJAI>A&A >@)<I&?A-.
8. TAP MPRS No. XXV/MPRS/1966 jo. Tap MPR RI No. I/MPR/2003, Pasal 2 dan 4
0. UUD Proklamasi 45 SEUTUHNYA . ,P104")%%(, P%;%7 +< #%(
P1(=17%;%( -
/. &'RI )@(AJAI ;I;510 )1(1G%R%%( P%(3%;I7%
9. DASAR NEGARA ,I"@IHIJI &@JARA, I"@IHIJI &A)II&AH- $A&CA)IHA
5. =IH)A=A< %I"+$ ,W175%(;32%""(G-, =%5I#IRI I(#6(1;I% : $A&CA)IHA
*. )I)II 1 (+"A?A &+)A&<ARA I&"I&@)IA
skema: 0
*9
>ohon perhatian Hembaga <inggi &egara, Aparatur %ukum &egara untuk lebih
memperhatikan bah#a &'RI dalam posisi ditekan ,diserang, dihimpit- dari kiri :
ideologi kapitalisme-liberalisme ,blok (arat- sinergis dengan sebelah kanan : ideologi
marxisme-komunisme-atheisme.
>ereka bertujuan menghancurkan &'RI ,dan bangsa Indonesia- sebagai sistem
kenegaraan $ancasila --- yang berideologi theisme-religious ---. $adahal, &'RI dan
bangsa Indonesia diji#ai, dilandasi dan dipandu oleh nilai-nilai fundamental yang secara
normatif lebih sempurna ,unggul- dibandingkan nilai-nilai mereka ,E Nilai *-7, secara
keseluruhan sebagai benteng mental dan moral bangsa Indonesia!-. &amun, baik Hembaga
<inggi &egara, termasuk $residen; bahkan aparatur hukum sama sekali tidak menegakkan
nilai-nilai normatif kenegaraan yang amat fundamental itu. Artinya, $emerintahan
reformasi dan sebagian komponen bangsa sudah tergoda dan terlanda neo-liberalisme,
neo-imperialisme dan neo-komunisme!
)emoga Allah ?ang >aha 'uasa tetap mengayomi bangsa Indonesia dalam &'RI
sebagai sistem kenegaraan $ancasila.
V. Pokok-Pokok Pikiran
>embahas thema Pembudayaan Asas Moral Dan Ideologi Pancasila Bagi
SDM Indonesia Sebagai Subyek Pancasilais, sungguh bersifat fundamental,
fungsional dan amat mendesak --- karena tantangan kita sudah melanda &'RI dan
sebagian elite reformasi, termasuk sebagian generasi muda, yang aktif menjadi kader
pembela ideologi liberalisme dan ideologi marLisme-komunisme-atheisme.
)ebagai kebijaksanaan dan strategi mendasar dan mendesak, terutama alternatif
pemikiran berikut :
*. $erlu adanya lembaga nasional lintas kelembagaan negara untuk membudayakan
nilai dasar negara $ancasila; terutama
0endiknas, #e't. %gama,7IPI, 7emhannas, Wantannas9 0eneg Pemuda dan
6lah Raga (0en'ora9 dan0eneg )omunikasi dan Informasi (yang
melaksanakan sosialisasi, Pembudayaan secara nasional. #i'erkaya dengan
masukan dari berbagai P5(, P5; dan 'otensi dalam kom'onen&kom'onen
kelembagaan keagamaan* se'erti tokoh&tokoh 0"I, 'ara ulama dan 'emuka
agama dari berbagai agama.
3atatan*
Lintas Kelembagaan demikian untuk menghindarkan pendapat atas pengalaman
sejarah adanya ($-7 dan <eam $-7 --yang dianggap di ba#ah otoritas tunggal
$residen---. >engingat visi-misi $&$ adalah bertujuan luhur demi nation and
character building, seyogyanya thema makalah ini dapat dipertimbangkan untuk
menjadi gagasan a#al langkah strategis P(P secara nasional.
5. )ecara kelembagaan mulai pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, tujuan
pendidikan nasional di#ujudkan terutama melalui kurikulum dasar ,'urikulum
Inti-. )ecara konstitusional, kurikulum dasar terutama nilai-nilai kerokhanian
bangsa ,pendidikan agama dan pendidikan nilai dasar negara Pancasila-
dengan jabarannya : PPKn, Filsafat Pancasila, Ketahanan Nasional dan Sistem
Hankamnas (Hankamrata). )ecara keseluruhan dikembangkan dalam Program
Pembudayaan Nilai Dasar Negara Pancasila (PNP) yang diupayakan "epdiknas.
9. ++" /0 yang diamandemen ,E ++" 5335, yang amat sarat kontroversial- mutlak
diupayakan peninjauan kembali, dengan 9 alternatif penyelesaian nasional :
a. >elalui referendum, ditanyakan kepada seluruh rakyat Indonesia, apakah
memilih ++" /0 ,orisinal-, ataukah ++" /0 yang diamandemen ,++" 5335-;
MNS Lab. Pancasila-UM
*/
b. Amandemen yang telah dilaksanakan ,/ tahap : *...-5335- terus
disempurnakan secara bertahap dengan mantap.
c. $residen, atas nama rakyat dan bangsa Indonesia, demi kesetiaan kepada
amanat dan #arisan the founding fathers ,$$'I- menetapkan melalui "ekrit
$residen , untuk kembali melaksanakan ++" $roklamasi *./0 seutuhnya.
(Sebagaimana pernah dilakukan oleh Presiden RI Dr. Ir. Soekarno dengan
Dekrit 5 1uli 1959)
/. 'epemimpinan nasional dan pengelolaan negara hanya akan mantap berkat
berpedoman kepada UUD Negara yang juga mantap --- bukan ++" yang penuh
kontroversial ---
0. <ingkatkan pembudayaan nilai Pancasila demi kesatuan nasional dan kerukunan
nasional, supaya bangsa dan &'RI memiliki integritas yang bermartabat dalam
pergaulan internasional, sebagai modal dasar kebanggaan nasional bagi generasi
penerus!
)emoga bermanfaat.
>alang, 52 Iktober 5332
Haboratorium $ancasila +>
'etua
$rof. "r. >ohammad &oor )yam, )%
MNS Lab. Pancasila-UM
*0
Kepustakaan:
Avey, Albert @. *.8*: 2andbook in the 2istory of Philoso'hy, &e# ?ork, (arnas M
&oble, Inc.
Center for Civic @ducation ,CC@- *../: 3ivitas (ational ;tandards 8or 3ivics and
Government, Calabasas, California, +.) "epartement of @ducation.
'artohadiprodjo, )oediman, *.29: 4ebera'a Pikiran ;ekitar Pancasila, cetakan ke-/,
(andung, $enerbit Alumni.
'elsen, %ans *.79: General 5heory of 7aw and ;tate, &e# ?ork, Russell M Russell
>cCoubrey M &igel " ;hite *..8: 5e>tbook on =uris'rudence ,second edition-,
Jlasgo#, (ell M (ain Htd.
>ohammad &oor )yam 5337: Penjabaran 8islafat Pancasila dalam 8ilsafat 2ukum
,sebagai 7andasan Pembinaan ;istem 2ukum (asional-, disertasi edisi III,
>alang, Haboratorium $ancasila.
------------------ 5333: Pancasila #asar (egara Re'ublik Indonesia (Wawasan ;osio&
)ultural, 8ilosofis dan )onstitusional, edisi II, >alang Haboratorium
$ancasila.
>urphy, :effrie J M :ules H. Coleman *..3: Philoso'hy of 7aw %n Introduction to
=uris'rudence, )an =rancisco, ;estvie# $ress.
&a#iasky, %ans *./2: %llgemeine Rechtslehre als ;ystem der rechtlichen
Grundbegriffe, NurichF'oln 4erlagsanstalt (enDiger M Co. AC.
&otonagoro, *.2/: Pancasila #asar 8ilsafat (egara, :akarta, $< (ina Aksara, cetakan
ke-8.
+&I *.22: 2"0%( RIG25;, "niversal #eclaration of 2uman Rights, &e# ?ork,
+&I
""# ?<$-, ""# ?<$- %mandemen, 5a' 0PR; ! 0PR RI dan "" yang berlaku.
,*.88; 533*, 5339-
;ilk, 'urt ,editor- *.03: 5he 7egal Philoso'hies of 7ask, Radbruch, and #abin, &e#
?ork, %arvard College, +niversity $ress.
MNS Lab. Pancasila-UM
*8