Anda di halaman 1dari 2

RINGKASAN KHOTBAH LOVE IS JOY Mr. Mat KEBAKTIAN NATAL MYC Dormitory Selasa, 19 November 2013, Pkl. 19.

00 Liza Maria Rouly-07120120108 Natal bukanlah terpaku pada sebuah pohon cemara indah dengan banyak hiasan yang tergantung. Natal juga bukan tentang menghabiskan banyak uang untuk diskon di akhir tahun. Natal pun tidaklah sesuatu yang kita dambakan karena berharap untuk segera berlibur dalam waktu yang cukup panjang, untuk merelaksasikan tubuh kita. Ada sesuatu yang lebih penting. Yohanes 3: 16 mengatakan Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dengan lahirnya sang Yesus Juruselamat, bagaimana kita bisa mengimplementasikan itu dalam kehidupan kita melalui kasih yang dipenuhi dengan sukacita. Banyak orang memiliki persepsi bahwa happiness (kesenangan) dan joy (sukacita) adalah hal yang hampir sama, namun dua hal ini rupanya sangat berbeda. Happiness adalah sesuatu yang ada di luar kita, baik dari lingkungan ataupun orang lain yang membuat kita bahagia. Disaat lingkungan tidak bersahabat, dan banyak orang mengecewakan kita, kebahagiaan itu akan hilang. Namun, joy memiliki makna yang jauh lebih dalam. Sukacita (joy) adalah perasaan yang timbul dari dalam kita, dan oleh karenanya kita meluapkan itu keluar. Apapun yang terjadi diluar kita atau di lingkungan kita, tidak akan mempengaruhi sukacita yang ada di dalam. Dalam kondisi apapun kita akan selalu bahagia. Ada 5 tips yang dibagikan untuk memperoleh sukacita (joy). 1. Lower your expectation about other Kita sering sekali berharap orang lain melakukan lebih untuk kita, melakukan sesuatu yang kita inginkan, bahkan menggantungkan kebahagiaan kita pada seseorang. Padahal kita lupa, tidak semua orang bisa sempurna melakukan apa yang kita pikirkan. Seringkali itu membuat kita kecewa. Tapi satu hal yang harus kita lakukan adalah merendahkan ekspektasi kita tentang orang lain. Kita tidak usah terlalu berharap karena manusia selalu membuat kita kecewa. Oleh sebab itu, kita lah yang seharusnya mengerti dan memahami orang lain, sehingga itu pun dapat membawa kedamaian bagi hati kita. 2. Increase your investment in others Bagaimana caranya? Taburlah kebaikan, buatlah sesuatu untuk orang lain sejak hari ini. Maka kita akan merasakan kebahagiaan yang orang lain bisa rasakan akibat perbuatan kita.

3. Examine your life and consistently live holy Bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan sukacita yang sejati apabila sebenarnya kita masih hidup dalam dosa yang keji. Hari demi hari, marilah kita berkaca dan lihat diri kita, apa dosa yang kita telah lakukan sehingga kita bisa memperbaiki diri kita. 4. Change your perspective Satu hal memiliki 2 dampak dalam hidup kita, bisa positif bisa juga negative. Namun, semuanya itu baik positif maupun negative bisa timbul dari pemikiran kita sendiri. Berhentilah untuk berpikir negatif tentang suatu hal, mulailah ubah perspektif untuk melihat sesuatu dari sisi positif sehingga lebih mudah bagi kita untuk bersyukur. 5. Set your eyes on the price Harga apakah yang dimaksud disini? YESUS KRISTUS. Hanya satu inti dari semua tips ini, yaitu selalu memandang pada Yesus untuk mendapatkan sukacita yang sejati. Dunia penuh dengan fana dan tidak akan pernah memberikan kita sukacita sejati itu, meskipun kita sebagai manusia terus berusaha untuk mencari apakah makna kebahagiaan.

REFLEKSI Khotbah ini sangat menyentuh hati saya. Saya seringkali memandang kebahagiaan itu dari cara pandang yang sempit dan naf. Sering saya berpikir, sukacita itu adalah apabila kita bisa memakai baju bagus dan bermerk setiap hari, kita punya mobil mewah dan uang yang banyak untuk membeli apapun yang kita mau, atau kita mendapatkan nilai tertinggi di kelas. Setelah saya menyadari, itu adalah pandangan untuk seseorang yang sebenarnya tidak mengenal Kristus. Karena sukacita tidak dapat dibeli dengan apapun dan tidak bisa kita dapat dari dunia ini dengan cara apapun. Saya pun merasakan memang benar, rasa senang yang berbeda ketika saya melakukan sesuatu untuk menyenangkan diri saya, ketimbang saya benar-benar melakukan sesuatu pelayanan untuk menolong orang lain. Sukacita nya terasa lebih penuh dan kedamaian itu ada saat kita berbuat sesuatu bagi orang lain. Kita pasti selalu mencari cara bagaimana untuk menyenangkan diri kita. tapi satu hal yang sering kita abaikan adalah, menyadari bahwa semuanya itu dapat kita miliki bila kita ada di dalam Kristus. Kita berharap lebih dari orang lain, tapi memang sifat dunia ini yang selalu mengecewakan kita, jadi saya mencoba untuk belajar dari 5 tips yang sudah dijelaskan di atas. Semoga Tuhan menolong saya dalam komitmen baru yang saya miliki setelah mendengar khotbah ini. Amen