Anda di halaman 1dari 3

VITAMIN K

Vitamin K disebut juga vitamin koagulasi, karena vitamin ini bertperan dalam menjaga konsitensi aliran darah dan membekukannya saat diperlukan. Defisiensi vitamin K menyebabkan waktu pembekuan darah menjadi lebih panjang, sehingga penderita defisiensi vitamin K bisa mati hanya karena perdarahan ringan. Proses pembekuan darah terdiri dari dua tahap, yaitu (1 protrombin, dengan adanya tromboplastin, kalsium dan faktor!faktor lain diubah menjadi trombin dan (" fibrinogen diubah menjadi gumpalan fibrin. Manfaat/fungsi Vitamin K #ungsi vitamin K antara lai $1 memelihara kadar normal faktor!faktor pembeku darah, yaitu faktor %%, V%%, %&, dan &, yang disintesis di hati' (" berperan dalam sintesis faktor %%, yaitu protrombin' (( sebagai komponen koen)im dalam proses fosforilasi. Vitamin K digunakan untuk mata lebih bersinar, hal ini banyak ditemukan di krim mata yang juga mengandung retinol. Vitamin K diper*aya bisa membantu mengatasi lingkar mata hitam. Pembuluh kapiler yang rentan dan bo*or di sekitar daerah mata sering diakui sebagai penyebab hitamnya daerah di sekitar mata. Vitamin K, yang dikenal juga sebagai phytonadione, bisa membantu mengontrol aliran darah. Penggunaan vitamin K teratur bisa membuat bagian lingkar mata yang menghitam terlihat lebih *erah. +iasanya digunakan "!( hari seminggu, setiap sebelum tidur untuk men*egah iritasi. Vitamin K uga berperan penting dalam pembentukan tulang dan pemeliharaan ginjal. ,eluruh vitamin K dalam tubuh diproses dalam liver di mana nantinya akan digunakan untuk memproduksi )at pembuat darah bisa membeku. ,elain berperan dalam pembekuan, vitamin ini juga penting untuk pembentukan tulang terutama jenis K 1. Vitamin K1 diperlukan supaya penyerapan kalsium bagi tulang menjadi maksimal dan memastikan tidak salah sasaran. Sumber Vitamin K -ntuk memenuhi kebutuhan vitamin K terbilang *ukup mudah karena selain jumlahnya terbilang ke*il, sistem pen*ernaan manusia sudah mengandung bakteri yang mampu mensintesis vitamin K, yang sebagian diserap dan disimpan di dalam hati. .amun begitu, tubuh masih perlu mendapat tambahan vitamin K dari makanan.

/eskipun kebanyakan sumber vitamin K di dalam tubuh adalah hasil sintesis oleh bakteri di dalam sistem pen*ernaan, namun Vitamin K juga terkandung dalam makanan, seperti hati, sayur!sayuran berwarna hijau yang berdaun banyak dan sayuran sejenis kobis (kol dan susu. Vitamin K dalam konsentrasi tinggi juga ditemukan pada susu kedele, teh hijau, susu sapi, serta daging sapi dan hati. 0enis!jenis makanan probiotik, seperti yoghurt yang mengandung bakteri sehat aktif, bisa membantu menstimulasi produksi vitamin ini. Metabolisme Vitamin K ,ebagaimana vitamin yang larut lemak lainnya, penyerapan vitamin K dipengaruhi oleh faktor!faktor yang mempengaruhi penyerapan lemak, antara lain *ukup tidaknya sekresi empedu dan pankreas yang diperlukan untuk penyerapan vitamin K. 1anya sekitar 23 !435 vitamin K dalam makanan dapat diserap oleh usus. ,etelah diabsorbsi, vitamin K digabungkan dengan kilomikron, diangkut melalui saluran limfatik, kemudian melalui saluran darah ditranportasi ke hati. ,ekitar $35 vitamin K yang sampai di hati disimpan dalam bentuk mena6uinone. Dari hati, vitamin K disebarkan ke seluruh jaringan tubuh yang memerlukan melalui darah. ,aat di darah, vitamin K bergabung dengan V7D7 dalam plasma darah. ,etelah disirkulasikan berkali!kali, vitamin K dimetabolisme menjadi komponen larut air dan produk asam empedu terkonjugasi. ,elanjutnya, vitamin K diekskresikan melalui urin dan feses. ,ekitar "35 dari vitamin K diewkskresikan melalui feses. Pada gangguan penyerapan lemak, ekskresi vitamin K bisa men*apai 43 !83 5. Defisiensi Vitamin K 0ika vitamin K tidak terdapat dalam tubuh, darah tidak dapat membeku. 1al ini dapat meyebabkan pendarahan atau hemoragik. +agaimanapun, kekurangan vitamin K jarang terjadi karena hampir semua orang memperolehnya dari bakteri dalam usus dan dari makanan. .amun kekurangan bisa terjadi pada bayi karena sistem pen*ernaan mereka masih steril dan tidak mengandung bakteri yang dapat mensintesis vitamin K, sedangkan air susu ibu mengandung hanya sejumlah ke*il vitamin K. -ntuk itu bayi diberi sejumlah vitamin K saat lahir. Pada orang dewasa, kekurangan dapat terjadi karena minimnya konsumsi sayuran atau mengonsumsi antobiotik terlalu lama. 9ntibiotik dapat membunuh bakteri menguntungkan dalam usus yang memproduksi vitamin K. :erkadang kekurangan vitamin K disebabkan oleh penyakit liver atau masalah pen*ernaan dan kurangnya garam empedu.

Diagnosa adanya defisiensi vitamin K adalah timbulnya gejala!gejala, antara lain hipoprotrombinemia, yaitu suatu keadaan adanya defisiensi protrombin dalam darah. ,elain itu, terlihat pula perdarahan subkutan dan intramuskuler. Keracunan Vitamin K Kera*unan vitamin K bisa terjadi, misalnya pada orang yang menerima pengganti vitamin K larut air. ;ejala!gejalanya adalah hemolisis (penghan*uran sel darah merah , penyakit kuning dan kerusakan otak.