Anda di halaman 1dari 9

RIFAN RIZWAN X EIND B SMK NEGERI 1 CIMAHI

I. TUJUAN

HUKUM OHM

Guru Paraf

1. Mempelajari hubungan antara R, V dan I 2. Membuktikan secara matematika hubungan R, V dan I II. TEORI / PENDAHULUAN 1. Hubungan antara tegangan, arus, dan resistor dalam rangkaian tertutup ditangkan dengan Hukum Ohm. 2. Ada 3 cara rumus Hukum Ohm : I = V/R R = V/I V = I x R 3. Hukum Ohm memudahkan kita untuk mencari nilai yang tidak diketahui jika ada 2 dari 3 element yang diketahui. 4. Hukum Ohm menggunakan unit Ampere, Volt dan Ohm 5. Perhitungan nilai V, I dan R jarang setepat dengan nilai pengukuran sebab kesalahan pembacaan meter, pemanggilan, dan toleransi dari kom[pnen dan peralatannya

III.

PERALATAN DAN BAHAN 1. 2. 3. 4. Trainer Avo Meter Power Supply Resistor 100 2 buah

IV.

GAMBAR RANGKAIAN

Langkah kerja 1. Ukur resistansi dari Resistor 1K 2. Hubungkan Rangkaian seperti gambar 3. Pasang Power Supply 15V Output diukur oleh Avo Meter (Memakai trainer 12 V) 4. Ukur Arus rangkaian dan catat hasilnya 5. Gunakan nilai V, R dan I dalam Hukum Ohm HASIL PERCOBAAN Tabel beberapa Hukum Ohm langkah 1.5 Nilai yang diukur V 12 V R 1000 I 12,5 mA = 0,0125 A I = V/R 0.012 A Nilai yang dihitung V=IxR 12 V R = V/I 1000

V.

6. Ulangi langkah 1-5 dengan Power Supply ( 30V ) Pada Trainer 25V Tabel beberapa Hukum Ohm langkah 6 Nilai yang diukur V 25 V R 1000 I 2,5 mA = 0,025 A I = V/R 0.025 A Nilai yang dihitung V=IxR 25 V R = V/I 1000

7. Ulangi langkah 1-5 pengukuran pada rangkaian berikut

Tabel beberapa Hukum Ohm langkah 7 Nilai yang diukur V 12 V R1 + R2 2000 I 6 mA = 0,006 A I = V/R 0.012 A Nilai yang dihitung V=IxR 12 V R = V/I 2000

VI.

KESIMPULAN Setelah melakukan kegiatan ini hasil yang diukur ada perbedaan pada nilai demgam hasil yang dihitung memakai rumus, perbedaannya hanya sedikit

TES MANDIRI 1. Rumus untuk mencari dalam rangkaian tertutup bila I dan R telah diketahui ialah? IxR 2. Dalam rangkaian 15V sebagai tegangan sumber dan tiga resistor masing-masing 100 terpasang seri maka arusnya ialah? Rt = R1 + R2 + R3 = = 100 + 100 + 100 = 300 I = V/R = 15/300 = o,o5 A 3. Berapakah Rt dari rangkaian dengan tegangan sumber 15V dan arusnya 7,5mA? R = V/I = 15/7,5 = 2000 4. Hukum Ohm adalah sebuah peranyaan dari hubungan antara V, R dan I dalam rangkaian DC tertutup 5. Apakah unit pengukur yang digunakan dalam rumus Hukum Ohm ? Volt, Ampere, dan Ohm

RIFAN RIZWAN X EIND B SMK NEGERI 1 CIMAHI


I. TUJUAN

Resistansi seri sebagai pembagi tegangan tanpa beban

Guru Paraf

1. Untuk membuktikan percobaan bahwa tegangan jatuh sebuah resistor dalam rangkaian seri adalah VR1 = R1/RT x I 2. Untuk membuktikan bahwa tegangan jatuh sebuah resistansi seri adalah berbanding lurus dengan resistansi 3. Untuk membuktikan bahwa Potensiometer berfungsi sebagai pembagi tegangan

II.

TEORI PENDAHULUAN

1. Tegangan jatuh adalah tegangan yang digunakan untuk mendorong arus melewati resistansi utama, kadang disebut IR atau perkalian dari I & R 2. Untuk menentukan tegangan pada rangkaian seri yaitu VR1 = R1/RT x VT 3. Jumlah tegangan jatuh setiap resistor harus sama dengan tegangan sumber 4. Rangkaian resistansi seri sering digunakan sebagai pembagi tegangan untuk memberikan supply tegangan yang berbeda 5. Potensio meter digunakan sebagai pembagi tegangan 6. Jumlah tegangan jatu setiap resistor harus sama dengan tegangan sumber

III.

PERALATAN & BAHAN

1. AVOmeter 2. Trainer Analog 3. Resistor 220, 3300, 4700

IV.

Gambar Rangkian

Langkah kerja 1. Hubungkan rangkaian seperti gambar 2. Pasang trainer 12V, Pada trainer output diukur menggunakan AVOmeter 3. Ukur tegangan yang melewati masing-masing resistor & catat hasilnya 4. Hitung tegangan turun menggunakan metode perbandingan & bandingkan tegangan jatuh untuk mengetahui tegangan totalnya lalu catat hasilnya

V.

HASIL PERCOBAAN Tabel pembagi tegangan seri tanpa beban Tegangan yang Tegangan yang diukur Catu Daya dihitung (V) R1 R2 R3 R1 R2 R3 12V 2,58 V 3,88V 5,52 V 2,5 V 3,5 V 5,5 V

Jumlah tegangan jatuh yang diukur VRt = 11,5 V

VI.

KESIMPULAN Jumlah tegangan masing-masing yang diukur 11,5 V sedangkan tegangan sumber dari trainer analog itu 12V jadi jumlah pengukuran dangan tegangan sumber berda 0,5V

TES MANDIRI
1. Jika resistor pada Gambar 5.21 diganti posisinya apakah tegangan akan turun? Tidak apabila rangkaiannya tetasp seri 2. Pembagi tegangan akan membuat variabel oleh pembanding Resistor Variabel rangkaian 3. Rangkaian dengan 3 resistor masing-masing 1 K secara seri dengan tegangan 30 V, Berapa Volt yang melewati setiap resistor? VR1 = R1/Rt x Vt = 1 K/ 3K x 30V = 10 V, Maka masing masing Resistor 10 V 4. Rangkaian dengan resistor 1K5 dan 1k secara seri dengan sumber 25 Volt. Tegangan yang melewati resistor 1k adalah VR1 = R1/Rt x Vt 1k / 2k5 x 25V = 10 V

RIFAN RIZWAN X EIND B SMK NEGERI 1 CIMAHI


I. TUJUAN

Guru Rangkaian Seri Paralel I Paraf

1. Untuk menghitung resistansi total rangkaian seri-parallel (kombinasi) 2. Untuk membuktikan percobaan hukum Rt rangkaian seri-parallel (kombinasi)

II.

TEORI PENDAHULUAN

1. Rangkaian seri mempunyai komponen sri-parallel 2. Untuk menentukan resistansi total rangkaian ini sama dengan pengganti resistor seri keresistansi persamaan & resistansi parallel keresistansi persamaan 3. Ketika resistansi seri & parallel telah diganti kedalam resistansi persamaan akan ada dalam keadaan seri. Kemudian resistansi total ditemukan dengan menambahkan resistansi persamaan seri 4. Untuk mencari Rt dapat ditemukan dengan hukum ohm, Rt = Vt/It 5. Cara untuk mencari Rt pada rangkaian seri menggunakan rumus seri yaitu Rt = R1+R2+R3+R4 III. PERALATAN & BAHAN

1. Trainer Analog 2. Resistor masing-masing satu 330, 470, 560, 1200 , 2200 , 3300 , 4700 , & 10k 3. AVOmeter 4. Kabel jack merah & hitam IV. GAMBAR RANGKAIAN

LANGKAH KERJA 1. Ukur masing-masing resistor 2. Hubungkan rangkaian seperti gambar 3. Hitung resistansi persamaan rangkaian titik A & B, C & D 4. Ukur harga resistansi pada rangkaian parallel yang sama 5. Hitung R total 6. Ukur R total HASIL PERCOBAAN BESAR NILAI R1 330 R2 470 470 R3 560 560 R4 1200 1200 R5 2200 2200 R6 3300 3300 R7 4700 4700 R8 10K 10K

V.

NILAI 330 PENGKURAN

Jaringan A-B CD RT VI. KESIMPULAN

Nilai Perhitungan 255,3 1725,5 13510,8

Nilai Pengukuran 225 1700 12851

Hasil pengukuran Resistor sama dengan yang terbaca pada resistor, tetapi pengukuran resistor pada saat rangkaian paralel berbeda dan RTnya pun berbeda hasilnya dengan RT hasil perhitungan.

TES MANDIRI 1. Dalam Gambar 7.1-1, R1=120 , R2=270 , R3=330 , dan R4=470 . Berapa Rt? Rp1 = 1/R2 + 1/R3 = 1/270 + 1/330 = 148,5 Rt = R1+Rp1+R4 = 120 +148,5 +470 = 738,5 2. Gunakan rumus untuk menemukan resistansi diantara titik B dan C dalam Gambar 7.1-1 ? Rp1 = 1/R2 + 1/R3 = 1/270 + 1/330 = 148,5 3. Nama yang lain untuk rangkaian Seri-Paralel adalah rangkaian Kombinasi 4. Definisi Rangkaian Equivalen / Persamaan ? Resistansinya yang didapat disubtitusikan untuk semua resistor paralel

RIFAN RIZWAN X EIND B SMK NEGERI 1 CIMAHI


I. TUJUAN

Guru Rangkaian Seri Paralel II Paraf

1. Untuk membuktikan dengan eksperimen tersebut kesamaan drop tegangan pada tiap-tiap cabang dari rangkaian paralel. 2. Dengan eksperimen tersebut dapat dibuktikan drop tegangan pada salah satu cabang dari rangkaian paralel sama dengan cabang yang resistor paralel.

II.

TEORI PENDAHULUAN 1. Rangkaian kombinasi adalah kombinasi antara komponen yang diserikan dan diparalelkan. 2. Komponen rangkaian seri terdiri dari banyak rangkaian seri. Tegangan, arus dan resistansi cara kerjanya sama dengan rangkaian paralel sederhana. 3. Komponen rangkaian paralel terdiri dari beberapa rangkaian paralel. Tegangan arus dan resistansi cara kerjanya sama dengan rangkaian paralel sederhana. 4. Untuk mencari Vt = It x Rt

III. 1. 2. 3. 4.

PERALATAN DAN BAHAN Trainer Analog Resistor masing-masing satu 330, 470, 1200, 2200 dan 3300 AVOmeter Kabel jack merah & hitam

IV.

GAMBAR RANGKAIAN

LANGKAH KERJA 1. Hubungkan rangkaian seperti gambar 2. Ukur tegangan yang mengalir pada R1, R2, R3 dan dan rangkaian seri dan R3 dan R4. Juga ukur tegangan titik B dan D 3. Ukur dan catat arus yang melalui R2. Gunakan hasil pengukuran arus tersebut untuk menghitung drop tegangan yang mengalir pada R2. 4. Ukur dan catat arus total rangkaian. Gunakan nilai arus tersebut untuk menghitung tegangan yang mengalir pada Bdan D 5. Hitung resistansi total pada rangkaian antara titik B dan D 6. Pasang kembali rangkaian antara B dan D dengan resitor yang harganya sama dengan Re total hasil perhitungan pada langkah 5 7. Ukur tegangan yang mengalir pada Re V. HASIL PERCOBAAN Volt 20V VR1 3V VR2 16 V VR 3,4 16 V VR5 5V V B-D 16 V VRe 21 V

VI.

KESIMPULAN Setelah melakukan percobaan bahwa tegangan pada rangkaian paralel itu sama besar tegangannya, sedangkan kalo yang seri itu berbeda

TES MANDIRI 1. Pengukuran tegangan yang mengalir pada cabang rangkaian sama dengan pengukuran tegangan yang melalui Salah satu rangkaian 2. Dalam rangkaian paralel, tegangan yang mengalir pada masing-masing cabang rangkaian adalah sama besarnya apabila rangkaian paralel 3. Pada Gambar 7.2-2, tegangan yang mengalir pada R2 adalah 20,83 V 4. Resistor R3 dan R4 Gambar 7.2-2 memiliki drop tegangan yang sama karena mereka dalam cabang rangkaian paralel (benar/salah) Salah 5. Jelaskan jawabanmu untuk pertanyaaN0. 4 ? Karena mereka merupakan bagian dari rangkaian paralel, Jumlah tegangan jatuh pada Resistor merupakan tegangan rangkaian paralel