Anda di halaman 1dari 19

Rancangan Sampel

Oleh : Ade kurniadi Pembimbing : DR.dr. Arlinda Sari Wahyuni MKes

Populasi dan Sampel


Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya

Sampel merupakan bagian populasi yang akan diteliti.

Kegunaan sampling

Menghemat biaya Proses pelaksanaan penelitian memerlukan biaya relatif besar alat penelitian, pengumpulan data, pengolahan data dsb .

Mempercepat pelaksanaan penelitian Penelitian yang dilakukan terhadap objek yang banyak (seluruh populasi) jelas akan memakan waktu yang lama, bila dibandingkan dengan hanya terhadap sebagian populasi saja (sampel).

Menghemat tenaga
Penelitian yang dilakukan terhadap Seluruh populasi jelas akan memerlukan tenaga yang banyak

Memperluas ruang lingkup penelitian Apabila penelitian dilakukan terhadap sampel, maka dengan waktu, tenaga, dan biaya yang sama dapat dilakukan penelitian yang lebih luas ruang lingkupnya.

Memperoleh hasil yang lebih akurat Dengan menggunakan sampel, maka dengan usaha yang sama akan diperoleh hasil analisis yang lebih akurat

Faktor Faktor Yang Perlu Dipertimbangkan

Membatasi Populasi agar mewakili seluruh populasi

Diharapkan reprensentatif

Mendaftar seluruh unit yang menjadi populasi misalnya penelitian tentang status gizi anak balita dikampung X

Buat batasan terhadap populasi

Menetukan sampel yang akan dipilih Dari daftar populsai yang telah disebutkan diatas, kemudian dipilih anggota anggota populasi yang akan dipilih sebagai sampel

Menetukan tehnik sampling

Tehnik pengambilan sampel


Ada 2 jenis sampel: 1. Sampel probabilitas (probability samples) Atau random sample (sampel acak) 2. Sampel non-probabilitas (non probability samples) Atau non random sample

Random Sampling

simple random sampling Pengambilan sampel secara acak sederhana adalah bahwa setiap anggota atau unit dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel.

systematic random sampling yang diambil secara acak adalah hanya unsur pertama, selanjutnya diambil secara sistematis sesuai langkah yang ditetapkan

stratified random sampling tehnik penarikan sampel yang membagi populasi sasaran didalam strata (golongan) menurut karakteristik tertentu yang dianggap penting oleh peneliti Cth pada satu kelurahan saja

cluster sampling Tehnik ini tidak mendaftarkan semua anggota atau unit yang ada didalam populasi, tetapi cukup mendaftarkan banyaknya kelompok yang ada didalam populasi kemudian mengambil beberapa sampel berdasarkan kelompok kelompok tersebut.

multistage sampling Multistage sampling merupakan tehnik penarikan sampel dimana peneliti mengambil sampel dengan cara bertingkat.

Dilakukan di sebuah tempat yang populasi banyak dan bertingkat, cth Indonesia wilayah a subwilayah a (dapat menggambarkan RI)

Non Random
Purposive sampling peneliti mengidentifikasi karakteristik populasi Berdasarkan Kriteria klinis

semua

Quota sampling Pengambilan sampel secara quota dilakukan dengan cara menetapkan sejumlah anggota sampel secara quotum atau jatah. Batasi jumlah sampel karena ketidakmampuan peneliti untuk mengumpulkan sampel

accidental sampling Tehnik penarikan sampel ini dilakukan secara subjektif oleh peneliti, sampel tersebut tidak terencana. Tidak ada pertimbangan apa pun, apa kasus yang dapat langsung dijadikan sampel

TERIMA KASIH