Anda di halaman 1dari 9

Bab 1 Struktur Pesawat Udara Diterjemahkan secara bebas dengan sepengetahuan FAA (Federal Aviation Administration) dari Pilot's

Handbook of Aeronautical Kno ledge! Dokumen asli bisa anda dapatkan di ebsite !faa!gov Menurut definisi FAA (Badan Penerbangan Amerika Serikat) di FAR (Federal Aviation Regulation) saat ini yang uga diado!si ole" #ndonesian $ASR ($ivil Aviation Safety Regulation)% Part 1, Definition and Abbreviations% air&raft adala" sebua" !erangkat yang digunakan atau dimaksudkan untuk digunakan dalam !enerbangan' (ategori air&raft untuk sertifikasi !enerbangnya dalam "al ini adala" air!lane% rotor&raft% lig"ter)t"an)air% !owered lift% dan glider' Part 1 tersebut uga mendefinisikan air!lane* !esawat terbang sebagai+ digerakkan mesin% saya! teta! yang lebi" berat dari udara% dalam !enerbangannya dita"an ole" reaksi dinamis dari udara yang berlawanan ara" dengan saya!nya' Bab ini menyediakan sedikit !engenalan ter"ada! !esawat terbang (air!lane) dan kom!onen)kom!onen utamanya' KOMPONEN UTAMA Meski!un !esawat terbang diran&ang untuk berbagai ke!erluan% kebanyakan mem!unyai kom!onen utama yang sama satu dengan lainnya' (arakter utama dari sebua" !esawat terbang ditentukan ole" tu uan awal ran&angannya' (ebanyakan struktur !esawat terdiri dari fuselage (badan !esawat)% saya!% em!ennage (bagian belakang)% roda !endaratan% dan mesin'

Komponen Utama Pesawat Udara


AircraftA device that is sed for f!i"ht in the air# Airp!aneAn en"ine$driven, fi%ed$win" aircraft heavier than air that is s pported in f!i"ht b& the d&namic reaction of air a"ainst its win"s#

'enis Penerban"an (ipi! )The Nat re of *ivi! Aviation)


,alam dunia !enerbangan dibedakan - kelom!ok% yaitu+ 1# +enera! aviation Suatu istila" yang di!akai untuk menyatakan semua enis !enerbangan yang dilaksanakan bukan !esawat terbang komersil% misalnya untuk tu uan+ . Per alanan bisnis . Untuk mengadakan !eyem!rotan . Untuk mengadakan !emetaan dari udara . Untuk mengadakan survey . Untuk !enerbangan !ribadi . ,an lain)lain ,# Air *arries /aitu semua enis !enerbangan !esawat komersil% misal 0#A (0aruda #ndonesia Airways)% M1A (Mer!ati 1usantara Airlines)% PA1AM% $at"ay Pa&ifi&% (2M% 2uft"ansa% Britis" Airways% Martin Airs% 3a!an Airlines dan sebangainya' Pada umumnya ukuran 0eneral Aviation tidak begitu besar dibandingkan Air $arriers (arena Air $arries &uku! besar dengan sendirinya !rasarana !elayanan akan &uku! besar dibanding dengan 0eneral Aviation' ,# mana !ada 0eneral Aviation !elayanan &uku! dengan sebidang tana" yang ditutu! rum!ut rata dan bila lebi" besar lagi &uku! ditamba" dangan !engerasan seder"ana Suatu organisasi dari !erserikatan bangsa)bangsa (PBB) yang mengurusi keseragamn !eraturan)!eraturan !elabu"an udara dan !esawat terbang adala" #$A4 (#nternational $ivil Aviation 4rgani5ation)' ,i mana yang k"usus mengurusi !enerbangan)!enerbangan si!il yang ber!usat di (anada' Pada ta"un 1678 anggota #$A4 ter&atat se umla" 1-9 negara'

'enis$'enis Pesawat terban" da!at dibedakan bebera!a ma&am ditin au dari +


,itin au dari kegunaannya ,itin au dari umla" wing ,itin au dari bentuk wing ,itin au dari bentuk stabili5er ,itin au dari alat !endaratannya ,itin au dari umla" mesin

"enis#"enis Pesa at $erbang Bila di!er"atikan dari segi konstruksi% !esawat terbang da!at di!erin&i sebagai berikut + 1' Pesawat terbang yang lebi" ringan dari!ada udara (lig"ter t"an air Air&raft)' $onto"+ (a!al udara (Airs"i!)% balon bebas (free ballon)% dan layang)layang (kite)' 2. Pesawat terbang yang lebi" berat dari!ada udara ("eavier t"an air Air&raft)% da!at dibagi lagi men adi : golongan besar +

Ro&ket 3et 2ift Aero!lane * fi;ed wing (Pesawat terbang bersaya! teta!) Rotary wing Air&raft (Pesawat terbang bersaya! !utar) 4rnit"o!ter (Pesawat terbang yang saya!nya da!at dike!akkan se!erti burung)'

Ro&ket adala" sebatang !i!a atau tabung yang sala" satu u ungnya berbentuk run&ing dan u ung yang lainnya berbentuk !a!ak yang digunakan untuk tem!at !endorong ro&ket' Penggunaan ro&ket da!at dibedakan sebagai berikut+

Sebagai !eluru !eng"an&ur Sebagai alat !enyelidik ruang angkasa (!enyelidikan ilmia")

3et 2istrik adala" suatu alat yang da!at mengangkat atau mengangkut sesuatu se&ara vertikal atau menyudut dengan menggunakan tenaga et dari ro&ket% Sebagai &onto" !esawat verti&al take off and landing (<=42)' Aero!lane atau fi;ed wing adala" !esawat terbang yang bersaya! teta!% da!at dibagi atas+

Peswat lun&ur (glider) Pesawat terbang yang take off dan landing di daratan (land !lane) Pesawat terbang yang take off dan landing di air (sea !lane)

Rotary >ing (!esawat terbang yang bersaya! !utar)% da!at dibagi men adi +

?eli&o!ter

0yro&o!ter $onverti Plane $oum!ound ?eli&o!ter

-UAN+ ./N+KUP DAN (/(TEMAT/KA Ruang lingkup naskah ini meliputi fisiologi penerbangan atau Aerofisiologi yang mendasari Ilmu Kesehatan Penerbangan dan kelainan-kelainan yang timbul dalam tubuh manusia akibat penerbangan, dan disusun dengan sistematika sebagai berikut : 1. Pendahuluan 2. Atmosfer . Pengaruh ketinggian pada faal tubuh !. Pengaruh per"epatan dan ke"epatan terhadap tubuh #. Pengaruh penerbangan pada alat keseimbangan $. Pengaruh penerbangan pada alat penglihatan ATMO(0EPen"ertian Atmosfer adalah selubung gas atau "ampuran gas-gas, yang menyelimuti bumi. %ampuran gas-gas ini disebut udara. &i atas atmosfer disebut ruang angkasa. Ruang angkasa adalah ruang dimana tidak ada lagi udara, bila masih ada udara atau gas maka daerah itu masih atmosfer, karena molekul gas yang sangat ringan dapat terlepas dari gaya tarik bumi dan beredar ke ruang angkasa. 'leh karena itu dibuat per(an(ian tentang batas antara atmosfer dan ruang angkasa. )atas ini di Rusia, menurut A.A. *a+iko+ adalah .,,, km, sedang di Amerika, menurut Armstrong adalah $.,,, mil. ( s nan Atmosfer -usunan atmosfer pada .aman dahulu berbeda dengan su sunan atmosfer pada .aman sekarang. -usunan atmosfer pada .aman dahulu, yaitu pada saat pembentukan atmosfer, terdiri dari gas-gas /idrogen, Amoniak, 0ethan, /elium dan uap air dan disebut protoatmosfer. &engan berbagai perubahan ter(adilah atmosfer seperti sekarang ini, yang disebut neoatmosfer dan selan(utnya kita sebut atmosfer. 1as-gas pada neoatmosfer terdiri dari : 2itrogen dengan prosentase 3,,,45, 'ksigen dengan prosentase 2,,4#5, Argon ,,4 5, Karbon &ioksida ,,, 5 dan sisanya terdiri dari gas-gas yang sangat ke"il (umlahnya, yaitu /elium, 2eon, /idrogen dan 6enon. Pemba"ian Atmosfer 1erdasar (ifat$sifatn&a )erdasarkan sifat-sifatnya atmosfer dapat dibagi men(adi ! 7empat8 lapisan, yaitu : 1) Lapisan Troposfer *apisan ini merupakan lapisan yang paling tipis dan terletak dari permukaan bumi sampai ke ketinggian 1,912 km. -ifat-sifat troposfer pada umumnya adalah: suhu berubahubah, makin tinggi suhu makin rendah, arah dan ke"epatan angin berubah-ubah, ada uap air dan hu(an, serta ada turbulensi. 'leh karena sifat troposfer yang sering berubah-ubah ini, maka

sebenarnya tempat ini kurang ideal untuk penerbangan: tetapi pada kenyataannya banyak penerbangan dilakukan di lapisan ini, sehingga kemungkinan bahaya penerbangan men(adi lebih besar. 2) Lapisan Stratosfer *apisan stratosfer terbentang di atas lapisan troposfer sampai ke ketinggian #,9;, km. Kedua lapisan ini dipisahkan oleh lapisan tropopause. -ifat-sifat stratosfer ialah: suhu tetap <alaupun ketinggian berubah yaitu 9##=%, tidak ada uap air dan turbulensi. 'leh karena sifat-sifat stratosfer lebih stabil dibandingkan dengan troposfer, maka stratosfer ini sebenarnya adalah tempat yang ideal untuk kegiatan penerbangan. 3) Lapisan lonosfer *apisan ionosfer terbentang dari atas stratosfer sampai ke ketinggian antara $,,-1.,,, km. Pada lapisan ini udara sangat renggang dan ter(adi reaksi fotokhemis dan fotoelelektris, sehingga atom-atom dan molekul-molekul gas ada yang menerima muatan listrik, men(adi ion-ion. 'leh karena pembentukan ionion inilah maka ter(adi panas yang tinggi sehingga suhu udara di sini sampai 2.,,,=%. 4) Lapisan Eksosfer *apisan >ksosfer adalah lapisan atmosfer yang paling atas, di sini gas-gas tidak kontinu lagi hubungan molekulnya: atomatom dan molekul-molekulgas membentuk pulau-pulau udara yang satu sama lain dipisahkan oleh ruang hampa. 'leh karena sifat inilah maka lapisan ini dibedakan dengan ketiga lapisan di atas. Ketiga lapisan atmosfer yang berada di ba<ah eksosfer disebut pula atmosfer, sedang eksosfer disebut outer atmosfer )Tabe! 12# Pemba"ian Atmosfer 1erdasar3an /!m 0aa! Atmosfer (uga dapat dibagi dalam 7tiga8 daerah berdasar?kan ilmu faal, yaitu : 1) Physiological Zone &aerah ini terbentang dari permukaan bumi sampai ke ketinggian 1,.,,, kaki. &i daerah ini orang praktis tidak mengalami perubahan faal tubuhnya, ke"uali daya adaptasi gelapnya sa(a yang meman(ang bila berada pada ketinggian lebih dari #.,,, kaki. 2) Physiological Defficient &i daerah ini orang akan mengalami kekurangan fisiologi atau mengalami kelainan faal tubuh berupa hipoksia, tetapi masih dapat ditolong dengan pemberian oksigen sa(a. &aerah ini terbentang dari ketinggian 1,.,,, kaki sampai #,.,,, kaki. 3) Space equi alent !one Atmosfer di atas #,.,,, kaki dinamakan space equi alent !one" karena di sini orang akan mengalami hipoksia berat dan "anapertolongan atau perlindungan sama seperti di ruang angkasa. O4ONO(0E&i samping lapisan-lapisan atmosfer di atas, kita mengenal suatu lapisan dalam atmosfer yang disebut o.onosfer karena mengandung banyak gas o.one. *apisan ini terbentang antara ketinggian 12 km sampai 3, km dan yang terbanyak o.onenya berada pada ketinggian antara !# km sampai ## km. Ada pendapat yang mengatakan bah<a o.onosfer adalah payung bumi terhadap sinar ultra +iolet. Te3anan Atmosfer

-eperti benda-benda lain, gas (uga mempunyai berat. )erat 1 meter kubik udara pada permukaan laut dengan tekanan 3$, mm/g dan suhu ,=% adalah 1.24 gram. 'leh kanena berat udara inilah maka tiap permukaan atau bidang di dalam atmosfer menerima tek@nan, yang besarnya sesuai dengan berat udara yang ada di atasnya. Aekanan inilah yang disebut tekanan atmosfer atau tekanan barometer bila diukur untuk tiap sentimeter persegi. Padapermukaan laut tekanan ini besarnyasama dengan 1,, kgB "m2. Aelah dilakukan pengukuran tekanan atmosfer ini pada garis lintang !#= pada permukaan laut dan suhu ,=% pada luas permukaan 1 "m2. /asilnya sama dengan tekanan satu kolom air raksa setinggi 3$, milimeter dengan penampang dan suhu yang sama. 'leh kanena itu 3$, mm/g ini disebut 1 atmosfer. -atu atmosfer (uga sering dinyatakan dengan 1!,3 P-I #poun$ per Square %nch)& Aekanan satu atmosfer ini (uga sering digunakan untuk menyatakan tekanan pada permukaan laut. 0akin tinggi makin kurang tekanan udaranya, karena (umlah udara yang berada di atasnya makin kurang pula. Cadi tekanan barometer menge"il bila ketinggian bertambah )Tabe! ,2# Te3anan Parsii! +as 1as-gas yang menyusun udara mempunyai berat sendiri, sehingga mempunyai tekanan masing-masing pula. Aekanan tiap-tiap gas ini disebut tekanan parsiil gas itu. Cadi tekanan barometer adalah (umlah tekanan parsiil gas-gas yang berada di udara. %ara menghitung tekanan parsiil gas : PDPE) 9999 1,, P D Aekanan parsiil suatu gas % D Prosentase gas tersebut ) D Aekanan barometer 'ksigen adalah unsur terpenting untuk kehidupan manusia. Prosentase oksigen dalam udara sampai ke ketinggian 11, km adalah tetap, yaitu sekitar 215. 0aka mudahlah bagi kita untuk menghitung tekanan parsiil oksigen dalam udara pada beberapa ketinggian. 0isalnya : pada permukaan laut P,2 D 1#4 mm/g, pada ketinggian $ km P'2 D 3! mm/g. Aekanan parsiil oksigen ini penting diketahui untuk men(elaskan masalah hipoksia. Atmosfer (tandar Karena sifat-sifat atmosfer sering berubah-ubah, terutama bagian ba<ah, maka perlu diadakan suatu per(an(ian mengenai sifat-sifat atmosfer yang tetap pada tiap ketinggian. Ketentuanketentuan ini merupakan suatu daftar dan disebut susunan atmosfer standard. Tabe! 5 merupakan susunan atmosfer standard yang digunakan di Amerika. ( h Atmosfer -emakin tinggi kita naik semakin rendah temperatumya. Pada lapisan atmosfer bagian ba<ah, berlaku suatu ketentuan, bah<a suhu akan menurun 2=% setiap kita naik ,, m ke atas atmosfer. Pada lapisan stratosfer suhu telah men(adi sekitar 9##=%. Pada lapisan ionosfer ter(adi reaksi pembentukan ion, sehingga suhu pada lapisan ini naik men(adi 2.,,,=%. Celas bah<a pada penerbangan tinggi dengan menggunakan pesa<at yang ada pada de<asa ini, yang terpenting adalah

problem penurunan suhu sehingga perlu dilengkapi dengan alat pemanas. -adiasi Radiasi di atas atmosfer berasal dari matahari atau dari planet-planet lain. Radiasi ini berupa gelombang-gelombang elektromagnetik. )umi kita diselubungi oleh suatu atmosfer yang dapat menahan atau mengabsorbsi sinar-sinar radiasi tersebut, sehingga sampai di permukaan bumi tidak lagi membahayakan. *apisan o.on mempunyai daya untuk mengabsorbsi sinar ultra +iolet sehingga (umlah ke"il sa(a dari sinar tersebut yang sampai di permukaan bumi: di samping itu atmosfer (uga memantulkan kembali radiasi dari beberapa gelombang elektromagnetik. Cadi intensitas radiasi akan makin meningkat bila kita naik ke atas atmosfer, sedangkan radiasi yang intensitasnya tinggi membayakan tubuh manusia. Ma"nit 1 mi dan (ab 3 -adiasi )umi memiliki magnit yang kutub-kutubnya berada di utara dan selatan. Akibat adanya magnit bumi ini, maka radiasi yang berbentuk partikel bermuatan listrik akan bergerak mengikuti garis medan magnit, sehingga terbentuklah daerah yang intensitas radiasinya sangat tinggi. &r. Cames A Fan Allen menemukan sabuk radiasi yang intensitasnya sangat tinggi ini yang terkenal dengan nama 'an (llen )elt& Intensitas radiasi ini demikian besarnya sehingga dapat mematikan manusia yang berada di tempat tersebut. Fan Allen )elt ini mengganggu gelombang radio yang dipakai untuk komunikasi ke planit lain. -abuk radiasi ini dibagi dalam dua bagian, yaitu inner *elt dan outer *elt& &i belahan bumi bagian barat, batas ba<ahnya antara #,, 9 $,, km, sedang di belahan bumi sebelah timur batas ba<ahnya pada ketinggian 1.$,, km. )atas luar sabuk ini antara 3.,,, km 9 1,.,,, km. &i atas daerah kutub bumi didapatkan daerah yang bebas dari sabuk radiasi ini. 'leh karenanya penerbangan ruang angkasa akan lebih aman bila keluar dari atmosfer bumi melalui daerah kutub. 6 3 m +as /ukum gas berguna untuk men(elaskan gangguan fisiologi pada penerbangan. /ukum gas yang penting adalah : 1) +uku, Difusi -as /ukum difusi gas ini penting untuk men(elaskan pernapasan, baik pernapasan luar maupun dalam. /ukum ini mengatakan bah<a gas akan berdifusi dari tempat yang bertekanan parsiilnya tinggi menu(u ke tempat yang tekanan parsiilnya rendah. -edang ke"epatan berdifusi ini ditentukan oleh besarnya selisih tekanan parsiil tersebut dan tebalnya dinding pemisah. 2) +uku, )oyle /ukum ini penting untuk men(elaskan masalah penyakit dekompresi. /ukum )oyle ini mengatakan bah<a apabila +olume suatu gas tersebut berbanding terbalik dengan tekanannya.
P.F D % P D Pressure atau tekanan ' D 'olu,e atau isi . D .onstant atau tetap

3) +uku, Dalton /ukum ini penting untuk menghitung tekanan parsiil gas dalam suatu "ampuran gas, misalnya menghitung tekanan parsiil oksigen dalam udara pernapasan pada beberapa ketinggian guna men(elaskan masalah hipoksia. /ukum ini mengatakan bah<a tekanan total suatu "ampuran gas sama dengan (umlah tekanan

parsiil gas-gas penyusun "ampuran tersebut.


pt D P1 G P2 G HH.. G Pn Pt D Aekanan total "ampuran gas P1, P2 dan seterusnya adalah tekanan parsiil masing-masing gas.

4) +uku, +enry /ukum ini penting untuk men(elaskan penyakit dekompresi, seperti *en$s" chokes" dan sebagainya yang dasarnya adalah penguapan gas yang larut. /ukum ini mengatakan bah<a (umlah gas yang larut dalam suatu "airan tertentu berbanding lurus dengan tekanan parsiil gas tersebut pada permukaan "airan itu.
Al E P2 D A2 E P2 A D (umlah gas yang larut P D Aekanan parsiil gas pada permukaan "airan.

/) +uku, .harles /ukum ini penting untuk men(elaskan tentang turunnya tekanan oksigen atau berkurangnya persediaan oksigen bila isi tetap, maka tekanan gas tersebut berbanding lurus dengan suhu absolutnya. Cadi bila kita memba<a oksigen dalam botol pada penerbangan tinggi, suhunya akan lebih rendah, maka tekanan gas tersebut akan menurun pula. Atau dengan kata lain persediaan oksigen akan berkurang. )ila isi tetap :
P1 P1 P2 A1 A2 : P2 D A1 : A2 D Aekanan semula D Aekanan yang baru D -uhu absolut mula-mula D -uhu absolut kemudian

PEN+A-U6 KET/N++/AN PADA 0AA. TU1U6 Ada empat perubahan sifat atmosfer pada ketinggian yang dapat merugikan faal tubuh khususnya dan kesehatan pada umumnya, yaitu : 18 Perubahan atau menge"ilnya tekanan parsiil oksigen di udara. /al ini dapat mengganggu faal tubuh dan menyebabkan hipoksia. 28 Perubahan atau menge"ilnya tekanan atmosfer. /al ini dapat menyebabkan sindrom $ys*aris,& 8 )erubahnya suhu atmosfer. !8 0eningkatnya radiasi, baik dari matahari #solar ra$iation) maupun dari kosmos lain #cos,ic ra$iation)& &ari keempat perubahan ini yang akan dibahas adalah masalah hipoksia dan $ys*aris,& 0asalah pengaruh perubahan suhu hanya dibahas se"ara umum karena akan lebih banyak dibahas pada masalah sur i al dan masalah *ail out& -edang masalah radiasi tidak dibahas di sini, karena pengaruhnya pada penerbangan biasa kurang berarti dan hanya penting dibi"arakan bila kita membahas masalah penerbangan ruang angkasa. 6ipo3sia Pengertian 0 /ipoksia adalah keadaan tubuh kekurangan oksigen untuk men(amin keperluan hidupnya. &engan menipisnya udara pada ketinggian, maka tekanan parsiil oksigen dalam udara menurun atau menge"il. 0enge"ilnya tekanan parsiil oksigen dalam udara pernapasan akan berakibat ter(adinya hipoksia. Sifat1sifat hipoksia 0 18 Aidak terasa datangnya, sehingga orang a<am tidak tahu bah<a bahaya hipoksia ini telah menyerangnya. 28 Aidak memberikan rasa sakit pada seseorang, bahkan sering memberikan rasa gembira 7euphoria8 pada permulaan serangannya, kemudian timbul ge(ala-ge(ala lain yang lebih berat sampai

pingsan dan bila dibiarkan dapat menyebabkan kematian. 2aca, hipoksia 0enurut sebabnya hipoksia ini dibagi men(adi ! ma"am, yaitu . 1) +ypo3ic1+ypo3ia" yaitu hipoksia yang ter(adi karena menurunnya tekanan parsiil oksigen dalam paru-paru atau karena terlalu tebalnya dinding paru-paru. +ypo3ic1+ypo3ia inilah yang sering di(umpai pada penerbangan, karena seperti makin tinggi terbang makin rendah tekanan barometernya sehingga tekanan parsiil oksigennyapun akan makin ke"il. 2) (nae,ic1+ypo3ia" yaitu hipoksia yang disebabkan karena berkurangnya hemoglobin dalam darah baik kanena (umlah darahnya sendiri yang kurang 7perdarahan8 maupun karena kadar /b dalam darah menurun 7anemia8. 3) Stagnant1+ypo3ia" yaitu hipoksia yang ter(adi karena adanya bendungan sistem peredaran darah sehingga aliran darah tidak lan"ar, maka (umlah oksigen yang diangkut dari paru-paru menu(u sel persatuan <aktu men(adi kurang. Stagnant hipoksia ini sering ter(adi pada penderita penyakit (antung. 4) +istoto3ic1+ypo3ia" yaitu hipoksia yang ter(adi karena adanya bahan ra"un dalam tubuh sehingga mengganggu kelan"aran pemapasan dalam.