Anda di halaman 1dari 24

Tuberkulosis Anak Definisi Tuberculosis adalah infeksi langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis

Mycobacterium Tuberculosis Host : Manusia Sifat Bakteri o Bentuk batang o Tahan asam o Mati apabila terpapar langsung sinar matahari o Hidup pada bagian yang lembab dan banyak oksigen

Patogenesis Di paru Basil yang berkembang biak menimbulkan suatu daerah radang yang disebut fokus primer dari ghon. Basil akan men alar melalui saluran limfe danter adi limfangitis dan akanter adi limfadenitisregional. Pada lobus atasparu akan ter adi padakelen ar limfe padatrakheal! sedangkan padalobus ba"ah akan ter adipada kelen ar limfe hiler

Perbedaan TB anak dan De"asa #. TB anak lokasinya pada setiap bagian paru!sedangkan pada de"asa di daerah apeks daninfra kla$ikuler %. Ter adi pembesaraan limfe regional sedangkan de"asa tanpa pembesaraan limfe &. 'ebih banayak tertular karena hematogen dan arang pada de"asa (lasifikasi Tb pada Anak #.TB Primer )(omplek Primer )(omplikasi paru dan alat lain *sistemik+ %.TB Post Primer ) ,einfeksi endogen ) ,einfeksi eksogen Parameter (ontak TB 1 i Tuberkulin Status 2i3i Tidak elas BB.TB 45-6 atau (linis 2i3i buruk # 'aporan keluarga!.BTA *)+ % (a$itas */+! BTA tidak 0elas posito$e & BTA */+

BB.147-6 Demam tanpa sebab yang elas Batuk Pembesaran kelan ar limfe Pembengkakan tulang dan sendi foto ;ormal <nfiltrat Pembesaran kelen ar (onseledasi segmental.lobul ar :&minggu :#cm! umlah :#! tidak nyeri Ada pembengkakan :% minggu

BB.TB 48-6 atau 49-6

(alsifikasi inflitat Pembesaran kelen ar infiltrat

Pemeriksaan Penun ang 1 i tuberkulin ,eaksi cepat B=2 Peningkatan '>D BTA P=, >'<SA

Pemeriksaan ,adiologis o Pembesaraan kelen ar hilu? dan paratrakeal

Tumbuh (embang Anak

Definisi Menurut kamus kedokteran Dorland! pertumbuhan ialah proses normal pertambahan ukuran organisme sebagai akibat pertambahan aringan pada yang telah ada sebelumnya. Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar! umlah! ukuran atau dimensi tingkat sel! organ maupun indi$idu! yang bias diukur dengan ukuran berat *gram! kilogram+! ukuran pan ang *cm! meter+ umur tulang dan keseimbangan metabolic *retensi kalsium dan nitrogen tubuh+. Menurut Pedoman Diagnosis <lmu (esehatan Anak batasan dari pertumbuhan adalah setiap perubahan dari tubuh yang berhubungan dengan bertambahnya ukuran tubuh baik fisik *anatomis+ maupun struktural dalam arti sebagian atau menyeluruh.
@!9!#%

Menurut kamus kedokteran Dorland! perkembangan ialah proses pertumbuhan dan diferensiasi. Definisi lain dari perkembangan ialah bertambahnya kemampuan * skill+ dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan! sebagai hasil dari proses pematangan. <stilah Perkembangan meliputi pertumbuhan fisik! maupun pematangan fungsi! emosi dan perilaku sosial. Menurut Pedoman Diagnosis <lmu (esehatan Anak batasan dari perkembangan adalah bertambahnya kemampuan *skill+! struktur! dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.@!9!#% Bila berbicara tumbuh kembang anak usia #)A tahun maka ada dua tahapan masa yang harus dilalui yaitu: #. Toddler : umur # s.d & tahun#& %. Preschool : umur & s.d A tahun7 2.2 Tumbuh Kembang Usia 12 18 Bulan 2.2.1 Perkembangan Fisik

Tingkat pertumbuhan lebih lambat pada umur tahun ke dua dan nafsu makan menurun. B'emak bayiC dibakar oleh gerakan yang bertambah! lumbar lordosis berlebihan membuat perut menon ol. Pertumbuhan otak! disertai mielinisasi yang berlan ut! menghasilkan penambahan lingkar kepala lebih dari % cm dalam # tahun. # Sebagian besar anak mulai ber alan sendiri mendekati usia satu tahun! sebagian lagi tidak dapat ber alan sampai usia #A bulan. Bayi yang sangat aktif dan berani cenderung ber alan lebih a"al! bayi kurang aktif! lebih penakut dan yang terikat dengan menyelidiki obyek)obyek secara terperinci bar alan lebih lambat. Ber alan lebih a"al tidak berkaitan dengan perkembangan di bidang)bidang lain. # Pertama! bayi ber alan tertatih)tatih! lutut membengkok dengan lengan di fleksi di siku! seluruh batang tubuh berputar pada setiap langkah! ari kaki mungkin menun uk ke arah luar dan ke dalam dan kaki menempel pada lantai. (emudian menu u kemantapan yang lebih besar dan efisiensi tenaga. Setelah beberapa bulan latihan! pusat gra$itasi bergeser ke belakang dan batang tubuh berdiri lebih stabil! sementara lutut ekstensi dan lengan mengayun ke samping untuk keseimbangan. 0ari) ari kaki ditahan se a ar dan anak itu dapat berhenti! berputar dan membungkuk tanpa atuh. # (etika anak dapat ber alan secara bebas! anak dapat ber alan men auhi orang tuanya dan men ela ahi lingkungannya. Meskipun anak menggunakan ibunya sebagai Bbasis rumah.home baseC! sering kembali kepada ibunya untuk menentramkan hati lagi! menun ukkan bah"a anak telah mengambil langkah besar menu u kebebasan.% 2.2.2 Perkembangan Kognitif Pen ela ahan benda mempercepat alannya karena pendekatan! pemegangan! dan pelepasan hampir sepenuhnya matur dan ber alan bertambah ke hal)hal yang menarik. Anak yang baru ber alan menggabungkan ob ek)ob ek dengan cara)cara baru untuk menciptakan hal)hal menarik! seperti menumpuk balok)balok atau meletakan barang ke dalam tempat kaset $ideo. Alat)alat mainan uga lebih mungkin untuk digunakan pada maksud)maksud tu uannya *sisir untuk rambut! cangkir untuk minum+. Meniru orang tua dan anak)anak yang lebih de"asa adalah cara bela ar yang penting. Permainan khayalan yang berpusat pada tubuh anak itu sendiri *pura)pura minum dari cangkir kosong+. #

2.2.3 Perkembangan Emosi Bayi)bayi yang berkembang mendekati ke adian penting atau BmilestoneC dari langkah)langkah pertama mereka mungkin mudah marah. Bila mereka mulai ber alan! perubahan suasana hati utama mereka nyata sekali. Anak yang baru bela ar ber alan digambarkan seperti orang yang dimabukan oleh kemampuan mereka yang baru dan oleh kekuatan mereka. Mereka sering berputar mengelilingi orang tua mereka! seperti planet) planet mengelilingi matahari! berpindah)pindah! menoleh ke belakang! bergerak lebih auh dan kemudian kembali untuk mendapat sentuhan yang menenangkan dari orang tua mereka. Pada lingkungan yang tidak dikenal! dengan perasaan anak yang takut! orbit)orbit demikian mungkin kecil atau tidak ada! dalam keadaan lingkungan yang dikenal! anak yang berani dapat BberkelilingC sampai tidak terlihat. # (emampuan anak untuk menggunakan orang tua sebagai Btempat amanC untuk pen ela ahan! tergantung pada hubungan kasih sayang. (asih sayang dapat dinilai dari orang tua meninggalkan anak)anak dalam ruang bermain yang tidak dikenal! Bsituasi asingC. (etika orang tua mereka pergi! sebagian anak berhenti bermain! menangis! dan mencoba untuk ikut. ;amun! akibat terbesar yang menarik adalah tanggapan anak ketika orang tua mereka kembali. Anak yang disayangi pergi ke orang tuanya dengan segera untuk diantar! dihibur dan kemudian dapat kembali bermain. Anak dengan perasaan sayang yang bertentangan *ambi$alen+ pergi ke orang tuanya tetapi kemudian menolak untuk dihibur dan mungkin memukul orang tuanya karena marah. Anak)anak yang dkategorikan sebagai penghindar mungkin tidak protes ketika orang tua mereka pergi dan mungkin tidak menyambut saat mereka kembali. Pola tanggapan yang tampak gelisah mungkin me"akili perkembangan bayi mengembangkan strategi untuk menanggulangi sifat orang tua mereka yang suka menghukum atau tidak bertanggung a"ab dan mungkin meramalkan masalah kognitif dan masalah emosi di kemudian hari. Persengketaan berlan ut tentang bagaimana bayi bertabiat dan pengalaman perpisahan sebelumnya mungkin mempengaruhi tafsiran dari akibat situasi yang aneh. # 2.2. Perkembangan Bahasa (omunikasi penting se ak lahir! khususnya non$erbal sebagai interaksi antara bayi dan yang mera"atnya. Penerimaan bahasa mendahului perasaan. (ata)kata pertama mulai muncul pada usia 5)#7 bulan! kebanyakan anak dapat mengucapkan setidaknya # sampai %

kata pada ulang thun pertama mereka. (etika bayi mulai mengucapkan kata)kata pertamanya! kira)kira #% bulan ! mereka mulai menanggapi dengan tepat beberapa contoh pernyataan sederhana seperti BtidakC! Bselamat tinggal! B saya mintaC. Pada usia #A bulan! rata)rata anak menun uk pada bagian utama tubuh dan mengunakan @)9 kata)kata secara spontan dan benar! termasuk kata benda nama sendiri. Anak yang baru ber alan uga menikmati berkata)kata dengan suku kata yang banyak tetapi tidak tampak marah ketika tidak ada yang mengerti. Sebagian besar komunikasi keinginan dan ide berlan ut men adi non)$erbal.#!%!A 2.2.! Keterlibatan "rang Tua #an Dokter $nak Drang tua dapat mengungkapkan tentang asupan yang rendah sebagai pertumbuhan yang lambat. Drang tua yang tidak dapat mengingat ke adian)ke adian penting lain cenderung mengingat ketika anak mereka mulai ber alan! mungkin karena persamaan simbolis ber alan dengan sikap mandiri. Pada anak yang baru mulai ber alan seharusnya didorong untuk men ela ahi lingkungannya! kemampuan anak untuk mencari tahu uga meningkatkan resiko untuk terluka dan penambahan penga"asan. # Dalam ruang pemeriksaan! kebanyakan anak yang baru mulai ber alan nyaman untuk men ela ahi ruangan! tetapi tetap melekat pada orang tuanya diba"ah stress pemeriksaan. Melakukan sebagian besar pemeriksaan fisik pada pangkuan orangtuanya membantu menghilangkan rasa takut untuk dipisahkan. Bayi)bayi yang men adi bertambah distress! bukan berkurang! di tangan orang tuanya atau yang menghindari orang tuanya saat stress! mungkin men adi gelisah. Anak)anak yang muda! bila mengalami distress! berbalik ke orang asing untuk mendapatkan hiburan bukannya ke orangtuanya yang sangat mengkuatirkan. (onflik antara kebebasan dan keamanan bermanifestasi dalam masalah disiplin! sifat marah! latihan toilet! dan perubahan perilaku makan. Drang tua sebaiknya diberitahukan tentang masalah)masalah ini bah"a peristi"a ini masih dalam batas perkembangan normal anak. # 2.3 Tumbuh Kembang Usia 18 2 Bulan 2.3.1 Perkembangan Fisik Perkembangan motorik ialah suatu kema uan pada usia ini! dengan perkembangan di dunia di bidang keseimbangan dan kelincahan serta kemampuan untuk berlari dan menaiki tangga. Berat dan tinggi meningkat secara bertahap meskipun pertumbuhan kepala ter adi

agak lambat. 5-6 dari lingkar kepala de"asa didapatkan pada usia % tahun! dengan pertambahan hanya A cm yang didapat pada beberapa tahun ke depan. # 2.3.2 Perkembangan Kognitif Pada usia kira)kira #7 bulan! beberapa perubahan kognitif datang menandai kesimpulan periode sensorimotor. Dbyek permanen benar)benar didirikan! balita yang baru bela ar ber alan mengaharapkan adanya obyek yang dapat digerakan "alaupun benda itu tidak dapat dilihat karena sedang bergerak. Sebab dan akibat dimengerti dengan lebih baik! dan balita memperlihatkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah! menggunakan tongkat untuk menggunakan mainan yang ada di luar angkauannya dan menggambarkan bagaimana cara menggerakkan mesin mainan. Perubahan bentuk secara simbolik dalam permainan tidak lagi terikat pada tubuh balita itu sendiri! sehingga sebuah boneka dapat diberi makan dengan piring kosong. Seperti reorganisasi pada umur 5 bulan! kognitif berubah pada umur #7 bulan! berkorelasi dengan perubahan penting dalam emosi dan bidang bahasa. # 2.3.3 Perkembangan Emosi Pada banyak anak! kebebasan relatif pada periode sebelumnya memberi alan untuk menambah keterikatannya pada usia sekitar #7 bulan. Pada fase ini digambarkan sebagai penyesuaian yang mungkin merupakan reaksi tumbuhya kesadaran dari kemungkinan berpisah. Banyak orang tua yang mengatakan bah"a mereka tidak bisa kemana)mana tanpa bersama)sama anaknya. Tidur sendiri seringkali sangat sulit! dengan banyaknya kesalahan a"al dan kemarahan. Banyak anak menggunakan selimut khusus atau mainan sebagai obyek transisi! sesuatu yang berguna sebagai simbol dari ketidakhadiran orangtua *obyek dalam istilah psikoanalitik+. Dbyek transisi tetap pentig sampai peralihan ke pemikiran simbolis telah dilengkapi dan simbol kehadiran orang tua telah dipenuhi.# (esadaran sendiri dan pemenuhan standar e$aluasi pertama muncul pada usia ini. Anak yang sedang bela ar ber alan memandang cermin untuk pertama kalinya! menyentuh "a ah mereka sendiri bukannya bayangan cermin! ika mereka memperhatikan titik merah pada hidung mereka atau beberapa penampilan yang tidak biasa. Mereka mulai mengenali ketika mainannya rusak dan mugkin menyerahkan kepada orang tua untuk diperbaiki. (etika tergoda untuk menyentuh ob ek yang dilarang! mereka mungkin berkata kepada diri mereka sendiri! B angan! anganC! bukti adanya internalisasi standar perilaku. Bahasa men adi penting

untuk mengontrol gerak hati! sebab a"al! dan hubungan antara ide)ide. Eaktanya mereka sering menyentuh suatu ob ek untuk menun ukkan kelemahan relatif dari proses hambatan internalisasi pada tahap ini.# Saat perasaan anak berkembang akan dirinya! mereka mulai mengerti perasaan orang lain dan membangun rasa empati. Anak dapat memeluk anak lainnya yang mendapatkan distress atau men adi perhatian ketika seseorang sedang sakit. Mereka mulai mengerti perasaan anak lainnya ika disakiti! dan kesadaran ini mendorong mereka untuk menahan perilaku agresif mereka.% 2.3. Perkembangan Bahasa Mungkin perkembangan yang paling dramatik pada periode ini ialah bahasa. Memberi nama ob ek bertepatan dengan kedatangan pemikiran simbolistik. Setelah menyadari bah"a kata)kata dapat berarti benda! perbendaharaan kata anak berkembang dari #-)#A kata)kata pada usia #7 bulan men adi A-)#-- pada usia % tahun. Setelah mendapat perbendaharaan kata kira)kira A- kata! anak)anak mulai menggabungkan kata)kata tersebut untuk memulai kalimat sederhana! permulaan tata bahasa. Pada tingkat ini! anak mengerti perintah % tahap! seperti Bberikan bola itu dan pakai sepatumuC. Bahasa uga memberikan anak perasaan mengontrol lingkuangan sekitarnya! seperti Bselamat tinggalC atau Bmalam)malamC. (emunculan bahasa lisan menandakan berakhirnya periode sensorimotor. Seperti anak)anak yang baru ber alan) alan bela ar menggunakan simbol)simbol untuk mengungkapkan ide)ide dan menyelesaikan masalah! kebutuhan untuk kognisi didasarkan pada perasaan langsung dan gerakan manipulasi berkurang. # Bertambahnya perbendaharaan kata yang ekspresif ber$ariasi antara usia #% sampai %@ bulan. Anak laki)laki dan anak yang dia arkan % bahasa cenderung mengalami perkembangan bahasa yang lebih lambat selama usia tersebut. ;amun enis kelamin dan pa anan % bahasa bukan men adi alasan gagalnya meru uk anak karena terlambat bicara untuk e$aluasi lebih lan ut. Penting untuk diketahui bah"a kebanyakan anak tidak benar)benar mahir % bahasa. (ebanyakan anak banyak mempunyai satu bahasa yang utama dan bahasa lainnya hanya sebagai bahasa sekunder.% 2.3.! Keterlibatan "rang Tua #an Dokter $nak

Dengan pertambahan gerakan! pembatasan fisik pada pen ela ahan anak men adi kurang efektif! kata)kata men adi bertambah penting untuk mengontrol tingkah laku uga kognisi. Anak)anak dengan pertambahan bahasa yang tertunda sering mempunyai masalah tingkah laku yang lebih besar. Perkembangan bahasa men adi mudah ketika orang tua dan pengasuh memakai kalimat yang sederhana! elas! menanyakan pertanyaan dan tanggap terhadap kalimat anak)anak yang tidak sempurna dan komunikasi yang dibuat dengan kata) kata yang tepat. Periode teratur dengan melihat buku)buku bergambar bersama)sama berlan ut untuk menyediakan suasana yang ideal untuk perkembangan bahasa. # Dalam ruang pemeriksaan! beberapa prosedur dapat mengurangi rasa cemas anak terhadap keasingan. A"alnya hindari kontak mata secara langsung. 'akukan pemeriksaan sebanyak mungkin yang dapat diker akan dengan anak ada di pangkuan orangtuanya. Dokter anak dapat men elaskan tentang munculnya kembali masalah perpisahan dan penampilan menghargai selimut atau boneka beruang sebagai fenomena perkembangan. Drang tua harus mengerti tentang pentingnya pen ela ahan. Daripada membatasi pergerakan anak! lebih baik menempatkan anak pada tempat yang aman atau mengganti # akti$itas ke akti$itas lainnya. Metode disiplin! termasuk hukuman badan! harus didiskusikan! alternatif yang efektif biasanya lebih dihargai. Membantu orang tua untuk mengerti dan beradaptasi dengan perubahan emosi anak yang berbeda dapat merupakan inter$ensi yang penting. Perkembangan rutin harian sangat membantu anak pada usia ini. (ekakuan dalam rutinitas dapat mencerminkan kebutuhan penguasaan merubah lingkungan.# 2.3.% &utrisi 'a#a Toddler Anak kecil membutuhkan diet dengan kandungan energi yang besar! mereka cenderung makan)makanan tinggi lemak dan karbohidrat namun rendah buah)buahan dan sayur)sayuran. Secara umum! usia toddler merupakan usia transisi dari perubahan diet tinggi lemak se ak bayi men adi diet rendah lemak pada usia pra sekolah dan anak yang lebih tua.
5!#-

Drang tua harus diberitahu bah"a makanan yang mengandung karbohidrat harus diberikan saat anak makan menu utama. Pemberian buah)buahan dan sayur)sayuran dengan porsi 7- gram sehari harus dipikirkan oleh orang tuanya! sangat penting untuk memberikan buah dan sayur pada setiap kali makan untuk membuat anak terbiasa dengan makanan ini. Dengan memotong)motong sayur atau buah men adi potongan kecil! diaduk pada

penggorengan! dan dibakar untuk membuat manis rasanya dan ditambahkan pada sup dan saus dapat menambah konsumsi sayur dan buah pada anak. Susu dan produk susu merupakan sumber kalsium dan nutrisi lainnya yang sangat penting! dan orang tua sebaiknya memberikan sebanyak & kali sehari. ;amun! memberikan banyak susu dapat menggantikan makanan penting lainnya dan dapat mengarah kepada defisiensi Ee pada toddler. # sampai % kali pemberian daging! ikan! dan makanan alternatif bagi $egetarian *seperti telur! buncis! kacang+ uga harus diberikan dan dapat disa ikan dengan makanan yang berkuah untuk melembutkan bentuknya. Makanan tinggi lemak dan karbohidrat *seperti es krim! kue! biskuit+ dapat diberikan dalam umlah tidak banyak dan tidak boleh menggantikan makanan penting lainnya. Suplemen $itamin *tetes $itamin A dan D+ uga dian urkan pada anak)anak. 5 Anak)anak dengan pertambahan berat badan yang sedikit)sedikit menandakan buruknya pertumbuhan yang disebabkan oleh nutrisi yang rendah dan infeksi! ini merupakan kasus yang terus)menerus ter adi pada negara berkembang. 5 ;amun! anak uga dapat men adi gemuk *obes+. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi obesitas pada anak! yaitu genetik! faktor lingkungan! seperti diet yang rendah dan akti$itas fisik yang rendah! merupakan faktor resiko yang besar membuat bertambahnya berat anak. Terdapat bukti bah"a kebiasaan makan terus memburuk dibandingkan dengan tahun #5A-)an dan beberapa bukti bah"a toddler tidak aktif daripada yang seharusnya *contohnya di Amerika! penonton tele$isi semakin banyak dengan hampir setengahnya anak) anak berusia %)& tahun yang menonton lebih dari & am per hari+.5 Mengan urkan pemberian makan & kali sehari ditambah pemberian makanan kudapan! hindari percekcokan saat makan! namun batasi lama "aktu makan! mendorong anak untuk makan sendiri menggunakan sendok dan cangkir! dan batasi makan makanan gula dan mengandung natrium.#A 2. Tumbuh Kembang Usia Prasekolah Sebagai anak yang baru ber alan! anak bela ar untuk ber alan men auhi dan mendekati ke orang de"asa yang dekat atau orangtuanya. Saat usia prasekolah! anak)anak men ela ahi pemisahan emosiaonal! bertukar)tukar antara perla"anan man a dan gembira! antara berani men ela ah dan sifat melekat. Dengan bertambahnya "aktu yang didapat di kelas atau tempat bermain kemampuan anak untuk beradaptasi kepada aturan baru dan hubungan. Anak)anak

prasekolah mengetahui bah"a mereka dapat berbuat lebih dari yang sebelumnya! tetapi mereka uga sangat sadar dengan keterbatasan yang diberikan kepada mereka oleh orang de"asa dan kemampuan terbatas mereka.# 2. .1 Perkembangan Fisik Pertambahan berat badan dan tinggi badan biasanya ber alan konstan selama periode pra sekolah. Pada akhir tahun kedua! pertumbuhan tubuh dan otak lambat! dengan penurunan yang seimbang pada kebutuhan nutrisi dan nafsu makan! dan timbulnya kebiasaan makan yang Cmemilih)milihC. ,ata)rata pertambahan berat badan anak kira)kira % kg dan tinggi badan 8)7 cm setiap tahun. Berat badan lahir bertambah @ kali saat usia % F tahun. (etika berusia @ tahun rata)rata berat yaitu @- lb dan tinggi @- in. (epala akan tumbuh hanya bertambah A cm antara usia & sampai #7 tahun. Anak)anak dengan timbunan adipositas a"al *pertambahan pada massa inde? tubuh+ mempunyai resiko untuk gemuk ketika de"asa. #!7 Pertumbuhan organ seksual sepadan dengan pertumbuhan somatis. Anak prasekolah mempunyai genu $algum atau pes planus ringan. Batang tubuh langsing seperti peman angan tungkai. >nergi fisik memuncak! dan kebutuhan tidur menurun sampai ##)#& am.hari! biasanya termasuk sekali tidur siang. (eta aman penglihatan mencapai %-.&- pada usia & tahun dan %-.%- pada usia @ tahun. Semua %- gigi primer telah muncul pada usia & tahun. # Tabel 2.1 Pola perilaku yang timbul antara # sampai A tahun # 1! bulan Motorik Adaptasi Berlogat! mengikuti perintah sederhana! menyebut nama ob ek yang sudah Bahasa Sosial 18 Bulan Motorik Membuat menara @ tingkat dari kubus! meniru menulis! meniru gerakan Adaptasi $ertikal! mentumpahkan kismis dari botolnya akrab Menandakan hasrat atau kebutuhan dengan menun uk! memeluk orang tua Berlari kencang! duduk pada kursi kecil! ber alan menaiki tangga dengan berpegang pada # tangan! men ela ahi laci)laci dan tempat sampah Ber alan sendiri! menaiki tangga dengan merangkak Membuat menara & tingkat dari kubus! membuat garis menggunakan crayon! memasukkan kismis ke dalam botol

Bahasa Sosial 2 Bulan Motorik

#- kata *rata)rata+! menamai gambar! mengenal satu atau lebih bagian tubuh Makan sendiri! mencari pertolongan ika membutuhkan! komplen ika basah atau kotor! mencium orang tua dengan mengerutkan bibir Berlari dengan baik! naik turun tangga! membuka pintu! meman at perabotan rumah tangga! melompat. Membuat menara tu uh tingkat dari kubus! membuat coretan dengan pola

Adaptasi Bahasa Sosial

melingkar! meniru gerakan hori3ontal! meniru melipat kertas dalam sekali lihat. Menggunakan tiga kata dalam satu kalimat *sub ek! predikat! ob ek+. Menggunakan sendok dengan baik! dapat membantu membuka ba u!

3( Bulan Motorik Adaptasi Bahasa Sosial 3% Bulan Motorik Adaptasi

mendengar cerita ketika ditampilkan gambarnya. Menaki tangga dengan menggunakan kaki secara bergantian Membuat menara Sembilan tingkat dari kubus! membuat gerakan $ertical dan hori3ontal! tapi tidak membuat gerakan silang! meniru gerakan melingkar Menggunakan kata ganti untuk diri sendiri BsayaC! mengetahui nama lengkap sendiri. Membantu menaruh benda! berpura pura dalam bermain. Mengendarai sepeda roda tiga! berdiri menggunakan satu kaki Membuat menara sepuluh tingkat dari kubus! membuat embatan

menggunakan tiga kubus! menyalin lingkaran! meniru gerakan silang. Mengetahui umur dan enis kelamin! menghitung tiga ob ek dengan benar! Bahasa Sosial mengulangi tiga nomor atau sebuah kalimat dengan enam suku kata. Bermain permainan sederhana *bersama)sama dengan anak lain+! membantu memakai ba u *melepaskan kancing ba u dan memakai sepatu+! menyuci 8 Bulan tangan. Melompat dengan satu kaki! melempar bola dengan ayunan tangan yang

tinggi! menggunakan gunting untuk memotong gambar! mendaki dengan Motorik Adaptasi Bahasa Sosial baik. Menyalin embatan dari contohnya! meniru konstruksi gerbang

menggunakan lima kubus! menyalin tanda silang dan kotak! menggambar dua samapai empat bagian tubuh manusia selain kepala! dapat mengetahui perbedaan pan ang dua garis. Menghitung empat koin uang! menceritakan cerita. Bermain dengan beberapa anak! dengan memulai interaksi social dan peran

%( Bulan Motorik Adaptasi Bahasa

permainan! pergi ke toilat sendiri. 'e"at Menggambar segitiga! menamai lebih banyak dari % nama Menyebut @ "arna! mengulang kalimat dari #- suku kata! menghitung #buah koin receh dengan benar Memakai pakaian dan melepas pakaian! bertanya tentang arti kata)kata!

Sosial

mengikutsertakan seseorang dalam peran bermain

(e adian penting atau CmilestoneC dari motorik kasar dan halus disa ikan dalam tabel %.#. Sebagian besar anak ber alan dengan gaya matur dan lari dengan mantap sebelum akhir tahun ketiganya. Mele"ati tingkat dasar ini! terdapat $ariasi yang luas dalam kemampuan seperti kisaran kegiatan motorik berkembang mencakup melempar! menangkap! dan menendang bola! mengendarai sepede! menaiki bangunan di lapanagan! menari! dan pola tingkah laku kompleks lainnya. Tanda)tanda gaya akti$itas kasar seperti tempo! intensitas! dan ke"aspadaan uga sangat ber$ariasi uga karena bakat ba"aan. Galaupun anak dapat ber alan dengan gaya yang berbeda! ber alan dengan ibu ari tidak seharusnya bertahan. # Pengaruh)pengaruh seperti perbedaan indi$idu pada perkembangan kognitif dan emosi sebagian bergantung pada tuntutan lingkungan sosial. Anak)anak yang semangat! terkoordinasi mungkin tumbuh secara emosional dengan orang tua atau guru yang menekankan akti$itas fisik! namun pada anak)anak dengan tenaga yang kurang! lebih

berotak! mungkin tumbuh dengan orang tua yang menekankan nilai permainan dengan sungguh)sungguh. # (emandirian biasanya muncul pada tahun ketiga. Erustasi mungkin akibat dari upaya untuk mengubah pilihan tangan anak. Hariasi dalam perkembangan motorik halus menggambarkan kecenderungan indi$idu maupun berbagai kesempatan untuk bela ar. Anak) anak yang arang dii3inkan memakai crayon! misalnya! nantinya mengembangkan genggaman pensil orang de"asa. # (ontrol buang air besar dan buang air kecil muncul saat periode ini! dengan CkesiapanC untuk ke toilet mempunyai $ariasi indi$idu dan budaya yang luas. Anak perempuan cenderung lebih a"al dan lebih cepat terlatih daripada anak laki)laki. C;gompolC normal sampai usia @ tahun pada anak perempuan dan A tahun pada anak laki)laki. Banyak anak)anak mengusai proses ke toilet dengan mudah! terutama sekali sekali ketika mereka sudah mampu untuk mengatakan secara $erbal kebutuhan badannya. 1ntuk anak lainnya! latihan toilet dapat uga meman ang dengan kekuatan berontak dari anak. Penolakkan untuk defekasi di toilet atau pot relatif umum dan dapat mengarah ke konstipasi dan frustasi orang tua. Penghentian latihan *kembali memakai diaper+ seringkali memenuhi proses penguasaan proses bertoilet. # 'atihan bertoilet menun ukkan peristi"a penting bagi orang tua karena menandakan kebebasan mereka dari pakaian kotor karena popok. Pada beberapa orang tua uga me"akili salah satu segi dari perkembangan anak dan satu kebanggaan bah"a anak mereka telah mendapat kemampuan tertentu pada usia dini. 1ntuk alasan ini dan lainnya!mungkin tidak ada peristi"a penting perkembangan lainnya yang terdorong dan lebih penting dari latihan bertoilet. & (ematangan usia menandakan kesiapan untuk latihan bertoilet! setelah #7 bulan! toddler mempunyai kapasitas sensorik untuk sadar akan penuhnya rectum atau kandung kemih dan secara fisik sudah mampu mengontrol shincter anus dan saluran urinarius. Bagian penting yang berhubungan dengan masalah latihan bertoilet ialah membimbing orang tua tentang tanda kesiapan anaknya untuk memulai bertoilet! seperti yang diperlihatkan pada tabel %.%. (urang dari %A6 dari anak)anak berhasil pada usia %@ bulan! tetapi sebagian besar anak menguasai bertoilet pada usia @7 bulan. <ngatkan pada orang tua bah"a ter adi proses perkembangan anak yang normal pada usia ini.%!&

Tabel 2.2 Tanda kesiapan anak dalam latihan bertoilet & Bahasa lisan anak! bahasa tubuh! atau akti$itas yang menandakan ia akan melakukan buang air kecil atau defekasi Pergerakan usus anak yang muncul pada ad"al prediksi Popok anak yang kering untuk "aktu yang lama! menandakan kapasitas kandung kemih yang siap berfungsi Anak dapat membuka ba unya Anak menun ukkan perhatian dalam meniru anggota keluarga Anak menun ukkan perhatian dalam menyenangkan anggota keluarga Anak dapat mengikuti perintah Tanda kesiapan meliputi bahasa yang cukup untuk menggambarkan kebutuhan defekasi! dan orangtuanya harus mampu mengkomunikasikan dengan anaknya mengenai kebutuhan ini. Anak menun ukkan sebuah kesadaran bah"a popok harus diganti sudah dapat dipela ari. Anak yang senang dengan reaksi orang tua dan mau menun ukkan kemampuan mengurus diri dapat termoti$asi menggunakan toilet. Anak yang pada permulaan menun ukkan rasa malu atau sadar akan kedaruratan tubuh akan pergi ke sudut rumah untuk defekasi dapat diarahkan ke kamar mandi untuk melakukannya.& Bagi orang tua memu i anaknya merupakan suatu langkah a"al. A"alnya orang tua dapat memu i anaknya ketika pergi ke kamar mandi dengan duduk pada toilet "alaupun tidak ada rangsangan untuk defekasi untuk beberapa menit. Pu ian dapat ditingkatkan saat melakukan defekasi. Pada setiap "aktu sangat penting bagi orang tua untuk men aga sikap yang positif. Anak)anak tidak boleh dipermalukan saat gagal menggunakan kursi pot atau kecelakaan saat berproses bertoilet. Drang tua harus disiapkan pada saat anak latihan bertoilet karena memakan "aktu beberapa bulan dan kecelakaan sering ter adi. & <mplikasi untuk orang tua dan dokter anak. Penurunan normal nafsu makan di usia ini sering menimbulkan kecemasan tentang nutrisi. Sebagian besar! orang tua dapat diyakinkan bah"a ika pertumbuhan normal! masukan anak adalah cukup. Anak)anak biasanya mengatur umlah makanannya untuk menyesuaikan kebutuhan tubuhnya menurut rasa lapar atau kenyang. Asupan setiap hari ber$ariasi. (adang)kadang luas! akan tetapi asupan selama periode # minggu relatif stabil. 1paya orang tua untuk mengatur asupan anak mengganggu mekanisme pengaturan diri ini karena anak harus menyetu ui atau berontak mela"an tekanan. Akibatnya anak men adi kelebihan makan atau kekurangan makan. Perlu diketahui uga

bah"a pada anak prasekolah dengan anemia defisiensi Ee anak men adi kurang aktif terhadap lingkungan sosialnya dan lebih cepat mendekati ibunya! dan lebih lambat dalam memperlihatkan pengaruh positif dan menyentuh mainan baru untuk pertama kalinya. #!## Anak yang terlalu aktif meningkatkan resiko untuk terluka! dan orang tua harus mendapat bimbingan a"al mengenai pengamanan. Drang tua kuatir mengenai kemungkinan ChiperaktifitasC yang menggambarkan harapan yang tidak benar! kekuatiran yang berlebihan atau o$erakti$itas yang sebenarnya. Anak yang terlibat dalam akti$itas yang gegabah! tidak dapat dikendalikan tanpa memperhatikan keamanan dirinya! harus die$aluasi lebih lan ut. # 2. .2 Perkembangan Kognitif Bahasa! kognisi dan permainan semuanya melibatkan fungsi simbolis! suatu cara mengatasi dunia yang semakin men adi penting selama periode prasekolah. # Periode prasekolah dapat disamakan dengan stadium praoperasional Piaget *pralogika+! ditandai oleh pemikiran a aib! egosentris! dan pemikiran yang didominasi oleh kesadaran. Pemikiran a aib meliputi kerancuan dari ke adian yang kebetulan untuk sebab dan akibat! animisme *menghubungkan moti$asi kepada benda mati dan ke adian+ dan kepercayaan yang tidak realistik terhadap kekuatan hasrat. Anak)anak mungkin percaya bah"a orang)orang membuat hu an dengan memba"a payung! bah"a matahari turun Ckarena lelahC atau bah"a perasaan marah kepada saudara kandung sesungguhnya dapat membuat saudaranya sakit. >gosentris mengacu kepada ketidakmampuan anak untuk mengambil pandangan lain dan tidak berarti egois. Anak mungkin berusaha untuk menyenangkan orang de"asa yang marah dengan memba"a boneka binatang kesayangan. Setelah usia % tahun! anak membuat konsep tentang dirinya dan rasa kebutuhan untuk merasakan CsemuaC.# Piaget menun ukkan dominasi persepsi di atas logika dengan urutan yang terkenal dari u i coba Cpenga"etanC. Dalam salah satu u i coba! air dituangkan bolak)balik dalam pot yang tinggi dan kecil ke piring lebar yang lebih rendah! dan anak)anak ditanya mana yang berisi air lebih banyak. Mereka selalu memilih yang lebih besar *biasanya pot yang lebih tinggi+! bahkan ketika pengu i menun uk bah"a tidak ada air yang telah diambil atau ditambah. Salah penbgertian demikian menggambarkan hipotesis tentang perkembangan anak tentang sifat ilmiah dunia! uga kesulitan mereka dalam menyelesaikan berbagai situasi secara serentak.#

2. .3 Perkembangan Bahasa Perkembangan bahasa ter adi paling cepat ter adi antara usia %)A tahun. Perbendaharaan kata bertambah dari A-)#-- kata sampai %--- lebih. Susunan kalimat meningkat dari CtelegrafiC kalimat dua) dan tiga)kata sampai penggabungan semua aturan tata bahasa pokok. Mudahnya! antara usia % sampai A tahun! umlah kata)kata dalam kalimat yang khas sama dengan usia anak *% pada % tahun! & pada & tahun! dan selan utnya+. Pada usia %# bulan sampai % tahun! kebanyakan anak menggunakan kalimat posesif *Cini bola sayaC+! progresif *Csaya sedang bermainC+! pertanyaan! dan kalimatb penolakan. Saat usia @ tahun! kebanyakan anak dapat menghitung sampai @ dan dapat menggunakan kalimat)kalimat lampau! pada usia A tahun! anak dapat menggunakan kalimat)kalimat rencana masa depan. Anak tidak bisa menggunakan bahasa kiasan! mereka hanya mengerti arti langsung dari sebuah kata. #!7 Sangat penting untuk membedakan cara bicara *produksi dari suara yang dapat dimengerti+ dan bahasa! yang berkenaan dengan sikap mental yang mendasari. Bahasa terdiri dari fungsi ekspresif dan reseptif. Hariasi bahasa reseptif *mengerti+ kurang daripada tingkat kemahiran bahasa ekspresif.# (emahiran berbahasa secara prinsip tergantung dari input lingkungan. Eaktor yang menentukan ialah umlah dan $ariasi cara berbicara kepada anak secara langsung dan dari seberapa sering orang de"asa bertanya pertanyaan dan mendorong anak untuk berbicara. Anak yang dibesarkan dalam kemiskinan menun ukan nilai perkembangan bahasa yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang dibesarkan pada keluarga yang mampu. # Galaupun pentingnya pema anan bahasa! banyak ahli bahasa yakin bah"a mekanisme dasar untuk kemahiran berbahsa ialah Ckabel kerasC ke dalam otak. Anak tidak hanya meniru ucapan orang de"asa. 'ebih tepatnya mereka meringkas aturan tata bahasa yang rumit dari bahasa sekitarnya dengan membuat hipotesis lengkap dan memodifikasinya terus)menerus. 2eneralisasi yang berlebihan! seperti tambahan sembarangan pada bunyi CsC di akhir kata untuk membedakan benda tunggal atau bunyi CedC untuk bentuk lampau! memberi bukti adanya aturan)aturan lengkap tersebut. # Bahasa berhubungan dengan perkembangan kognitif dan emosi. (eterlambatan berbahasa dapat men adi indikasi pertama bah"a ter adi retardasi mental pada anak!

mempunyai gangguan spektrum autis! atau diperlakukan kurang baik. Bahasa memainkan peran penting dalam pengaturan perilaku yang mula)mula melalui pemahaman anak terhadap permintaan dan batas)batas orang de"asa dan kemudian melalu Cpercakapan pribadiC dimana anak mengulangi larangan)larangan orang de"asa yang pertama kali didengar dan kemudian di i"ai. Bahasa uga memungkinkan anak mengungkapkan perasaan! seperti marah atau frustasi tanpa melampiaskannya! oleh karena itu! penundaan berbicara anak)anak menun ukkan tingkat temperamen yang lebih tinggi dan tingkah laku luar yang lain.# Perkembangan bahasa prasekolah meletakkan dasar untuk keberhasilan berikutnya di sekolah. (ira)kira &A6 anak di Amerika Serikat boleh masuk sekolah yang kurang dalam kemahiran bahasa yang merupakan prasyarat penambahan kemampuan membaca dan menulis. Meskipun sebagian besar anak bela ar membaca dan menulis di sekolah dasar! dasar)dasar kemampuan untuk membaca dan menulis dibina selama tahun)tahun prasekolah. Melalui pengulangan pema anan a"al pada kata)kata tulisan! anak)anak bela ar tentang penggunaan penulisan * menceritakan cerita atau mengirimkan pesan)pesan+! dan mengenai bentuknya *kiri ke kanan atas ke ba"ah+. (esalahan a"al dalam menulis! seperti kesalahan dalam berbicara! menun ukkan bah"a kemahiran membaca dan menulis merupakan suatu proses aktif yang melibatkan hipotesis generasi dan re$isi.# Buku)buku bergambar berperan khusus bukan sa a dalam mengenalkan anak)anak tentang kata)kata cetak! tetapi uga dalam perkembangan bahasa lisan. Perbendaharaan kata anak dan bahasa reseptif meningkat ketika orang tuanya membacakan secara konsisten untuk mereka. Membaca dengan keras bersama anak merupakan proses yang interaktif dimana orang tua secara berulang)ulang memfokuskan perhatian anak pada gambar)gambar khusus! bertanya pertanyaan! dan memberikan timbal balik kepada anak.# 2. . Bermain Bermain melibatkan proses pembela aran! aktifitas fisik! sosialisasi dengan teman sebayanya! dan berlatih peran orang de"asa. Bermain ditandai dengan penambahan kompleksitas dan khayalan! dari tulisan)tulisan sederhana yang meniru pengalaman umum seperti belan a dan meletakkan bayi di tempat tidur *usia % atau & tahun+ ke skenario yang lebih luas mencakup ke adian tunggal seperti pergi ke kebun binatang atau pergi ber"isata *usia &)@ tahun untuk menciptakan skenario yang telah hanya dibayangkan! seperti terbang ke bulan *usia @)A tahun+. Pada usia & tahun! permainan ker a sama tampak pada permainan

membangun balok bersama)sama! kemudian men adi akti$itas permainan yang lebih teratur! seperti bermain rumah)rumahan. Bermain uga makin men adi lebih beraturan! dari aturan a"al mengenai cara meminta *bukannya mengambil+ dan membagi *usia % atau & tahun+ sampai aturan)aturan yang berubah dari "aktu ke "aktu menurut keinginan para pemain *usia @ dan A tahun+ ke a"al pengenalan aturan)aturan yang relatif tetap.# Bermain uga membuat anak dapat memecahkan konflik dan kecemasan dan membuat alan keluar yang kreatif. Anak)anak dapat melepaskan kemarahan dengan aman *menampar boneka+! meniru kekuatan super *memainkan dinosaurus dan pahla"an super+! dan mendapatkan hal)hal yang ditolak dalam dunia nyata *membuat percaya teman atau binatang kesayangan+. Menggambar! me"arnai dan akitifitas artistik lain adalah bentuk permainan yang menun ukkan moti$asi kreatif yang lebih elas. Suara dan emosi yang timbul pada anak ketika menggambar mencerminkan masalah anak yang penting pada anak)anak.# (etidakmampuan untuk membedakan khayalan dan kenyataan membuat persepsi anak dari apa yang anak lihat pada media! melalu program atau iklan. Seperempat dari anak mempunyai tele$isi di dalam kamarnya dan menonton ber am) am setiap minggu! dan sebagian besar yang anak)anak tonton ialah kekerasan. Sikap kekerasan dibentuk saat a"al! dan pa anan kekerasan yang a"al telah menun ukkan hubungan dengan gangguan perilaku kemudian.# Arti bahasa sebagai suatu sasaran untuk penilaian dan inter$ensi tidak dapat ditaksir lebih karena peranan sentralnya sebagai indikator perkembangan kognitif dan emosi dan sebagai faktor kunci dalam pengaturan tingkah laku dan keberhasilan sekolah nantinya. Para orang tua dapat mendukung perkembangan emosi dengan menggunakan kata)kata yang menggambarkan pernyataan perasaan anak *Ckamu tampak marah sekarangC+ dan dengan mendesak anak untuk menggunakan kata)kata untuk mengekspresikan perasaan bukannya melampiaskannya dengan melakukan sesuatu.# Para orang tua harus mempunyai "aktu yang teratur setiap hari untuk membaca dan melihat buku bersama)sama anak)anaknya. Program)program yang diberikan dokter anak melalui buku)buku bergambar bersama dengan pembinaan yang tepat selama kun ungan) kun ungan pera"atan primer adalah efektif dalam membaca dengan keras! terutama keluarga yang berpenghasilan rendah. Tele$isi dan media yang serupa harus dibatasi % am per hari

dengan program yang baik! dan orang tua harus menonton programnya bersama anak dan melakukan tanya a"ab dengan anak setelahnya.# Pemikiran praoperasional memberi pengertian pengalaman sakit dan pengobatan anak. Anak mulai mengerti bah"a tubuh mempunyai bagian CluarC dan CdalamC. Anak harus di elaskan dengan sederhana! pen elasan konkrit untuk prosedur pengobatan dan diberikan beberapa prosedur bila memungkinkan. Anak harus di elaskan secara berulang bah"a mereka itu tidak dimarahi ketika diberi $aksin atau arum suntik.# <ntensitas imaginasinya yang mengisi permainan dan pesonanya! pemikiran khas animisme kognisi praoperasional uga menimbulkan kekuatiran yang kuat. 'ebih dari 7-6 orang tua melaporkan sekurang)kurangnya # kekha"atiran pada anak prasekolahnya. Tidak mau mandi atau duduk pada toilet dapat timbul dari ketakutan dimasukkan ke dalam air atau disiram! menggambarkan apresiasi imatur anak relatif besar. 1paya untuk memperagakan secara rasional bah"a tidak ada monster dalam kloset sering gagal! karena ketakutan timbul dari pemikiran yang prarasional. Meyakinkan bah"a orang tua akan menggunakan kekuatan a aib untuk membuang monster dengan menggunakan Csemprotan monsterC atau lampu malam. Drang tua sebaiknya menangani rasa takutnya dan memberikan anak rasa untuk mengontrol situasi. 2unakan alat gambar untuk menggambar orang! untuk menggambar orang yang dianggap baik bagi si anak! dapat membantu men elaskan cara pandang anak.# 2. .! Perkembangan Emosi #an )oral Tantangan emosi dalam menghadapi anak prasekolah termasuk keterbatasan penerimaan sementara mempertahankan rasa penga"asan diri! menimbulkan keagresifan dan dorongan seksual! dan interaksi dengan lingkungan orang de"asa dan teman)teman semakin luas. Pada usia % tahun pembatasan tingkah laku terutama eksternal! pada usia A tahun! pengontrolan)pengontrolan ini perlu dikendalikan ika anak harus berfungsi dalam kelas yang khusus. (eberhasilan dalam mencapai tu uan ini berdasarkan pada perkembangan emosi sebelumnya! khususnya kemampuan menggunakan bayangan internalisasi dari orang de"asa yang dipercayai untuk memberikan rasa aman pada saat stress. Anak perlu mempercayai diri sendiri terhadap dukungan orang de"asa untuk mengatasi masalah emosinya. Anak)anak bela ar apakah tingkah laku dapat diterima dan beberapa kekuatan yang mereka punyai dalam menghadapi orang de"asa yang penting dalam mengu i keterbatasan)

keterbatasan. 1 i bertambah ketika ia memperoleh se umlah besar perhatian! "alaupun perhatian tersebut sering negatif! dan ketika batas)batas tidak konsisten. 1 i sering menimbulkan kemarahan orang tua atau kekha"atiran yang tidak pada tempatnya karena usaha anaknya untuk memisahkan! tantangan diberikan orang tua: biarkanlah *letting go). (eterbatasan yang terlalu ketat dapat melemahkan rasa inisiatif anaknya! sedangkan keterbatasan yang sangat longgar dapat menimbulkan kecemasan pada anak yang merasa bah"a tidak ada orang yang mengontrol.# Anak pada usia ini dapat mengerti bah"a ada halangan untuk mencegah dia di sekitarnya dan dapat mengekspresikan perasaan! marah! dan frustasi tanpa memperlihatkannya. Penga"asan merupakan persoalan utama. (etidakmampuan dalam mengatur aspek dunia luar! seperti apa yang harus dibeli atau kapan harus pergi! sering mengakibatkan kontrol interna! yaitu! "atak pemarah. Takut! terlalu lelah! atau ketidaknyamanan fisik dapat uga menimbulkan kemarahan. (emarahan biasanya muncul ke arah akhir usia # tahun dan puncaknya la3im pada usia antara % dan @ tahun. (emaraham yang lebih dari #A menit atau muncul secara beraturan lebih dari & kali per hari mencerminkan adanya masalah mendasar kesehatan! emosi dan sosial.#!7 Anak)anak prasekolah biasanya mengalami perasaan sulit terhadap orang tuanya! cinta yang kuat dan kecemburuan serta kebencian dan ketakutan bah"a perasaan marah dapat menyebabkan pengabaian. 'ingkaran emosi ini! kebanyakan di luar kemampuan anak untuk menganalisa atau mengekspresikan! sering menemukan ungkapan dalam suasana hati yang sangat labil. Penyelesaian CkrisisC ini *proses berlangsung selama bertahun)tahun+ melibatkan keputusan anak yang tidak terucapkan untuk menyamai orang tua bukannya bersaing dengan mereka. Permainan dan bahasa memelihara perkembangan pengendalian emosi dengan memperbolehkan anak)anak mengekspresikan emosi dan memainkan peran.# ,asa ingin tahu tentang alat kelamin dan organ seksual orang de"asa adalah normal sebagaimana masturbasi. Masturbasi yang mempunyai kualitas mendorong *kompulsif+ atau yang mengganggu akti$itas normal anak! berpura)pura berhubungan seksual pada permainan boneka atau dengan anak)anak lain! kesopanan yang ekstrim! atau meniru tingkah laku gairah orang de"asa! semuanya memberi kesan kemungkinan penyiksaan seksual. (esopanan muncul secara bertahap pada anatar usia @)9 tahun! dengan banyak $ariasi tergantung budaya dan keluarga. Drang tua harus menga arkan kepada anaknya tentang daerah CpribadiC sebelum masuk sekolah.

Pemikiran moral dibatasi oleh tingkat kognitif anak dan kemampuan bahasa! namun membangun ati diri anak secara terus)menerus dengan orang tuanya. Pada a"al sebelum ulang tahun kedua! perasaan anak terhadap benar atau salah berpegang pada hasrat untuk mendapatkan persetu uan dari orang tuanya dan menghindari konsekuensi yang negatif. Perasaan hati anak dipengaruhi oleh pengaruh eksternal! anak belum dapat mengerti dalam diri mereka aturan sosial dan rasa keadilan. Setiap "aktu! ketika anak diberikan nasehat dengan orang tuanya! kata)kata menggantikan perilaku yang agresif. Pada akhirnya! anak dapat menerima tanggung a"abnya sendiri. Perbuatan dapat ter adi disebabkan oleh kerugian! bukan karena suatu maksud. ,espon empati kepada orang lain yang distress muncul selama tahun kedua kehidupan! namun kemampuan untuk memikirkan cara pandang anak lainnya masih terbatas. Pada anak @ tahun akan mengakui pentingnya untuk mengambil giliran! namun akan komplain ika ia tidak mendapat "aktu yang cukup. Aturan cenderung absolut! dengan rasa bersalah sebagai akibat dari perbuatan yang salah! tanpa mengabaikan suatu maksud.#