Anda di halaman 1dari 15

PENGERTIAN ECT Suatu intervensi non farmakologis dengan menggunakan aliran listrik yang singkat melalui otak untuk

menginduksi kejang menyeluruh di SSP dibawah anestesi umum dan relaksan otot Merupakan terapi yang efektif untuk pasien yang menderita berbagai gangguan neuropsikiatrik dan pada pasien yang tidak berespon terhadap terapi farmakologis, mengalami efek samping yang berat sehingga medikasi tidak dapat ditoleransi, atau pasien dengan gejala sangat berat yang memerlukan intervensi mendesak dengan respon yang cepat. SEJARAH TKL ini berkembang secara empiris sejak tahun 1930-an. Pertama kali yang mengenalkan dan menggunakan TKL adalah Ugo Carletti dan L.Bini dengan dasar pemikiran model percobaan epilepsi yang menggunakan sengatan listrik untuk membangkitkan kejang (Wills,1976). Sejak pertama kali digunakan menimbulkan berbagai kontroversi. Karena melihat tindakan ECT/TKL merupkan tindakan yang kejam dan barbar(Mansfield dan Brian Harris,2000). Beberapa pasien yang mendapatkan terapi tersebut menggambarkan tindakan ECT merupakan hukuman bagi mereka atas tindakan yang telah mereka lakukan (The Independent,1998). Oleh karena hal tersebut tindakan ECT/TKL mengalami perkembangan, sehingga kesan tersebut di atas dapat berkurang. Pada tahun 1940 A.E Bernnett mengenalkan ECT/TKL dengan menambah obat muskulorelaksan sebelum pelaksanaan tindakan dilaksanakan, dengan alasan untuk meminimalisir efek samping fraktura. Sejak saat itu perkembangan penggunaan ECT/TKL memodifikasi dengan ; muskulorelaksan, anestesi umum dan oksigenasi (Berrios, 1983 dan Kaplan,1990). MEKANISME KERJA

Efektifitas secara klinis ditentukan oleh bangkitan kejang pada SSP, sedangkan untuk kejang perifer tidaklah penting (Salzman,1979,Goldman,1984 dalam Giarto,1986). Tujuan dari TKL/ECT adalah melampaui nilai ambang kejang (Berrios,1983). Ambang kejang adalah jumlah minimal muatan listrik yang menginduksi kejang pada SSP secara menyeluruh (Sadock,2000). Cara kerja ECT/TKL sehingga mempunyai efek terapeutik belum diketahui dengan jelas (Willis,1974). Cara kerja ECT/TKL sehingga mempunyai efekterapeutik belum diketahui dengan jelas.

a. Teori psikodinamik Kalinowsky (1980) menjelaskan bahwa efek penyembuhan dari ECT/TKL didasarkan pada pemberian hukuman terhadap perasaan bersalah. Disamping itu amneseia yang timbul karena terapi akan menghilangkan ingatan ingatan yang tidak menyenangkan dan keadaan ini yang dianggap berperan dalam perbaikan klinik. Tetapi teori ini diakui sangat lemah,k neurosis yang terutama disebabkan oleh oleh faktor psikogenik seharusnya akan bereaksi baik, tetapi kenyataannya neurosis bukan indikasi untuk ECT/TKL. b. Teori organik. Hipotesanya terjadi perubahan neurotransmiter pada membran sel (Kolb dan Brodie,1982). ECT akan meningkatkan sensitifitas reseptor terhadap neurotrasmiter (Leigh,et.al,1979 dalam Giarto,1986)Salzman,1979 mengemukakan ECT/TKL meningkatkan turn over dopamin dan serotonin, juga akan terjadi peningkatan pelepasan Nor epineprin dari neuron ke reseptor serta terjadi juga kenaikan sintesis nor epineprin. ECT/TKL akan menstimulasi pelepasan serotonin (Iskandar 1981). ECT/TKL mekanisme kerjanya mirip dengan obat anti depresan. Setyonegoro dan Iskandar (1981) mengemukakan pada depresi terjadi gangguan neurotrasmiter otak yaitu; penurunan Nor Epineprin, Serotonin daan dopamin. ECT/TKL mmenaikan Nor epineprin dan serotonin, maka depresi dapat disembuhkan , karena kedua neurotransmiter kembali normal. Pada skizofrenia terjadi hipersensitifitas sistem dopamin, sehingga dopamin dicelah sinapsis meningkat. Dengan meningkatnya turn over dopamin karena TKL/ECT maka dopamin di celah sinapsis menjadi normal, sehingga skizofrenia bisa disembuhkan, akan tetapi tindakan ECT pada skizofrenia hanya ada sedikit bukti dalam mengubah gejala gejala kronik skizofrenia. Pada manik terjadi peningkatan fungsi dopaminergik (Reus, 1984 dalam Giarto 1986). Dopamin dicelah sinap meningkat, kerna turn over dopamin, maka dopamin dicelah sinapsi kembali normal, sehingga manik bisa sembuh. Dosis Diberikan 2 3 kali per minggu. Dengan intesitas dan waktu dari yang terkecil dari ambang kejang. E. INDIKASI 1. Depresi 2. Manik 3. Skizofrenia 4. Katatonia 5. Kondisi lain KONTRA INDIKASI 1. Tidak ada kontra indikasi yang absolut 2. Lesi kecil yang tersembunyi dan tidak daapat dideteksi dengan alat berada dalam resiko rendah. 3. Resiko tinggi dari tindakan ECT/TKL adalah :

a. Lessi SSP yang besar b. Peningkatan TIK c. Pergeseran garis tengan otak (midline shift) dengan pencitraan neurologis. d. Tumor otak e. Riwayat Bedah saraf f. Fraktura tulang tengkorak g. Stroke atau infak miokardial yang baru terjadi terutama jika ECT diberikan dalam 4 6 bulan setelah serangan. h. Gagal jantung kongestif yang tidak terkompensasi. KOMPLIKASI/EFEK SAMPING 1. Efek kardiovaskuler 2. Kematian 3. Gangguan fungsi kognitif 4. Kerusakan otak 5. Kejang spontan 6. Efek lain akibat ECT : TEKNIK ECT/TKL 1. Mengenal alat Electroconvulsator Electro convulsator terdiri dari : a. Tombol power b. Electrode ( electroda + dan electrode - ) c. Saklar pengatur waktu/timer d. Saklar pengatur intesitas e. Saklar pengatur cara masuknya arus (gelombang sinus atau gelombang dengan pulsasi singkat dan berulang). 2. Metode ECT a. ECT/TKL dengan kejang. Tanpa anestesi umum dan tanpa obat muskulorelaksan. b. ECT/TKL tanpa kejang. Dengan anestesi umum dan obat muskulorelaksan. 3. Cara penempatan electroda a. Unilateral - Penempatan pada hemisfer non dominan. - Gangguaan memori yang timbul lebih rendah dari pada perangsangan bilateral. - Jika gagal memberi respon terhadap ECT setelah pemberian 4 sampai 8 dengan dosis 2,5 sampai 5 kali ambang kejang, jika memungkinkan dosis dinaikan samapi dengan 5 kali ambang

kejang. Jika masih belum berspon, maka ganti dengan ECT bilateral. b. Bilateral - Penempatan elektrode pada bitemporofrontalis. - Dilakukan bila riwayat respon yang rendah terhadap ECT unilateral, pasien dengan riwayat respon yang baik terhadap ECT bilateral sebelumnya, atau pada pasien dengan gejala psikiatrik yang berat. 4. Stimulator ECT. a. Stimulus elektris harus cukup mengiduksi kejang menyeluruh (grandmall) dengan durasi yang mencukupi di SSP. Stimulasi yang hanya mengakibatkan kejang partial (fokal) tidak mempunyai keuntungan terapeutik. b. Karakteristik yang penting dari stimulator ECT, dilihat dari bentuk gelombang output ada 2 jenis alat electrokonvulsator : terdapat pada ECT yang lama, dimana gelombang sinus- Gelombang sinus cenderung untuk menimbulkan cetusan neuronal yang lebih tidak efisien. - Gelombang dengan pulsasi singkat dan berulang (0,5 sampai 2,0 milisecon) dari arus listrik untuk mencetuskan potensial aksi pada kecepatan yang hampir sama dengan pola cetusan potensial aksi intrinsikdari neuron pada daerah kritis SSP, ini lebih disukai dimana relatif mudah untuk menghitung stimulus listriknya. 5. Tahap tahap respon pasien pad tindakan ECT. Pasien yang mendapatkan ECT/TKL akan mengalami tahap tahap sebagai berikut a. Kejang Tonik b. Kejang Klonik c. Kejang tonik dan klonik d. Apneu e. Confuse dan tertidur slema 1 jam bila tidak terganggu. 6. Protap ECT Lihat lampiran. Dalam melakukan tindakan ECT banyak hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh perawat pada saat: Sebelum ECT, prosedur yang benar adalah: 1. Berikan penyuluhan kepada pasien dan keluarga tentang prosedur ECT. 2. Dapatkan persetujuan tindakan secara tertulis. 3. Puasakan setelah tengah malam. 4. Minta pasien untuk melepaskan perhiasan, jepit rambut, kacamata, alat egar dengar dan gigi palsu.

5. Pakaikan pakaian yang longgar dan nyaman. 6. Kosongkan kandung kemih pasien. 7. Berikan obat premedikasi (anestesi yang bekerja singkat dan perelaksasi otot). 8. Obat dan alat yang diperlukan harus tersedia dan siap pakai. Saat pelaksanaan ECT: 1. Buat pasien merasa nyaman. 2. Dokter dan ahli anestesi akan memasangkan O2 untuk menyiapkan pasien yang mungkin akan mengalami apnea karena relaksasi otot. 3. Berikan obat 4. Letakkan pengganjal pada mulut untuk melindungi gigi pasien. 5. Letakkan electrode kemudian berikan syok. Setelah dilakukan ECT, hendaknya dilakukan pemantauan dengan: 1. Bantu pemberian O2 dan penghisapan lender sebagaimana mestinya. 2. Pantau tanda-tanda vital. 3. Setelah pernapasan pulih kembali, atur pasien dengan posisi miring sampai sadar. Pertahankan kelancaran jalan napas. 4. Jika berespon orientasikan pasien. 5. Gerakkan tubuh pasien dengan bantuan setelah mengecek kemungkinan hipotensi postural. 6. Biarkan Pasien tidur sesaat jika diinginkan. 7. Berikan makanan ringan. 8. Libatkan dalam aktivitas sehari-hari seperti biasa, orientasi sebagaimana diperlukan. 9. Tawarkan obat analgetik untuk sakit kepala sebagaimana diperlukan.

I. ASUHAN KEPERAWATAN 1. Pengkajian a. Identitas b. Inform Concent c. Pemeriksaan yang harus dikerjakan sebelum pelaksanaan adalah Riwayat penyakit (pernah atau sedang sakit fisik seperti panas, post stroke) TTV, Pemeriksaan fisik : EKG, Ro Thorak, darah rutin, kebersihan jalan nafas. 2. Masalah keperawatan yang mungkin muncul. Sebelum dilakukan tindakan ECT : a. Cemas b. Kurang pengetahuan tentang prosedur pengobatan., Selama pelaksanaan ECT a. Inefective breathing pattern b. Risk for trauma. Setelah pelaksanaan ECT a. Risk for trauma.

b. Confusion acut c. Impaired Memory. 3. Perencanaan dan Implementasi a. Anxiety reduction b. Enviroment management c. Prevention fall d. Physical restrain e. Vital sign monitor f. Seclution g. O2 therapy, memory training, Reality OrientationEvaluasi. 5. Evaluasi a. Nafas spontan b. TTV normal c. Tdk ada keluhan pusing d. Tidak ada mual muntah

ALAT PACU JANTUNG PERMANEN / PERMANENT PACE MAKER / PPM


ALAT PACU JANTUNG PERMANEN / PERMANENT PACE MAKER / PPM Apakah alat pacu jantung / Pacemaker? Dokter Anda telah merekomendasikan alat pacu jantung karena ada tanda-tanda bahwa jantung Anda tidak berdetak semestinya atau ada masalah dengan sinyal listrik alami jantung anda yang mempengaruhi kerja jantung Anda. Sebuah alat pacu jantung permanen terdiri dari generator dan lead yang biasanya ditanamkan ke dada bagian atas melalui sayatan kecil. Generator adalah alat logam khusus yang mengandung sumber daya dan timer yang mengatur seberapa sering alat pacu jantung mengirimkan sinyal listrik. Kehidupan generator biasanya 7 sampai 10 tahun. lead memungkinkan alat pacu jantung untuk memantau irama jantung Anda dan mengirimkan sinyalsinyal listrik untuk membuat jantung berdenyut saat diperlukan. Diagnosa Sinyal listrik normal dimulai di bagian atas jantung di daerah yang disebut sinus (SA) node terletak di atrium kanan. Sinyal kemudian berjalan melalui AV node ke ruang bawah jantung. Sebagai sinyal mencapai dasar jantung, sehingga memungkinkan jantung berkontraksi. Detak jantung normal adalah 60 sampai 100 denyut per menit saat istirahat dan bervariasi dengan aktivitas. Beberapa masalah yang mungkin memerlukan penggunaan pacu jantung : Kegagalan SA node untuk mengirimkan sinyal-sinyal listrik yang memadai mengakibatkan denyut jantung yang lambat.

adanya blok pada / di bawah AV yang mencegah hantaran listrik jantung mencapai ruang bawah jantung. irama jantung abnormal yang tidak dipengaruhi oleh obat. Posisi pemasangan alat Pacu jantung Tetap / permanent pace maker (PPM) Alat pacu jantung biasanya ditanamkan di dada bagian atas dan lead yang berulir akan ditempatkan melalui pembuluh darah ke jantung. Generator akan dihubungkan dengan lead dan ditempatkan di bawah kulit Anda. Sadapan harus menyentuh jantung sehingga sinyal listrik dapat mengalir bolak-balik antara jantun dan generator. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin memerlukan alat pacu jantung sementara. Sebuah alat pacu jantung sementara ditempatkan di luar tubuh dan akan dilepas setelah alat pacu jantung permanen ditanam (dipasang). Persiapan Sebelum Pemasangan Pacemaker Sebelum pemasangan pacu jantung, dokter jantung anda akan berdiskusi tentang manfaat dari pacu jantung, dan proses pemasangan, banyaklah bertanya dan ungkapkan ketakutan anda untuk mendapatkan jawaban dari dokter. Akan ada beberapa pemeriksaan : cek laboratorium, perekaman EKG, foto rontgent, jika anda hamil informasikan Harap perhatikan hal berikut sebelum tindakan pemasangan pacu jantung:

Pastikan anda telah mengisi surat ijin tindakan dan surat persetujuan biaya tindakan dari asuransi anda. konsultasikan dengan dokter jantung anda Jika Anda penderita diabetes atau minum obat pengencer darah untuk kemungkinan persiapan khusus, Informasikan alergi yang anda miliki terhadap (iodion, latex, plaster, obat, minuman, makanan, dll) Bawalah daftar semua obat yang biasa anda minum. minumlah obat sesuai dengan perintah dokter, beberapa obat mungkin akan dihentikan sebelum tindakan. Biasanya, anda akan dipuasakan 6 8 jam sebelum tindakan, diperbolehkan minum obat rutin dan air putih. Anda akan diberi sebuah gaun rumah sakit untuk dipakai. Ruangan tindakan dingin, sehingga mungkin anda perlu memakai kaus kaki. Anda akan dapat memakai kacamata dan alat bantu dengar. Silakan tinggalkan perhiasan Anda di rumah. Anda akan diminta untuk melepas gigi palsu Anda. Sebuah jalur Infus akan dipasang. Selama prosedur, keluarga Anda dapat menunggu di ruang tunggu di Layanan Kardiologi. Mereka akan diberitahu ketika prosedur Anda selesai dan akan diizinkan untuk melihat Anda ketika Anda berada di daerah pemulihan.

SAAT PEMASANGAN PACU JANTUNG (PACE MAKER) Anda akan dibawa ke Lab Kateterisasi Jantung (Cath Lab) dan pindah ke meja x-ray. Diatas meja tindakan akan ada layar televisi yang besar. Tim bedah terdiri dari dokter jantung, perawat dan teknisi. Mereka akan mengenakan masker, gaun dan sarung tangan. Setelah diposisikan di atas meja xray, Anda akan terhubung ke berbagai monitor dan ditutupi dengan kain steril. Anda mungkin akan diberi obat melalui Infus sebelum prosedur untuk membantu Anda bersantai. Obat ini dapat membuat Anda mengantuk. Daerah penyisipan pada dada bagian atas akan dicukur dan dibersihkan untuk mencegah infeksi. Anestesi lokal akan diberikan untuk menghilangkan nyeri pada area penyisipan. dokter jantung akan membuat sayatan kecil sekitar 1-3 inci untuk penyisipan alat pacu jantung. Sadapan akan berulir melalui pembuluh darah ke jantung dan terhubung ke generator. Generator akan diposisikan tepat di bawah kulit. dokter jantung akan menguji dan memprogram alat pacu jantung sesuai dengan kebutuhan anda. sayatan kemudian akan ditutup dengan jahitan dan dapat ditutupi dengan steri-strip. Setelah Pemasangan Pacemaker (pacu jantung)

Prosedur akan memakan waktu 1-2 jam. dokter jantung anda akan menjelaskan hasil pemasanga pacu jantung setelah selesai tindakan. Setelah selesai prosedur mungkin Anda akan dirawat diruang CVCU (ruang ICU jantung), keluarga Anda dapat mengunjungi saat jam kunjung. irama jantung Anda akan dipantau terus menerus. Mintalah perawat untuk obat sakit bila diperlukan dan melaporkan jika tidak ada perubahan Sangat penting bagi Anda membatasi gerakan lengan Anda di sisi dimana alat pacu jantung ditanamkan selama 24 jam pertama. Malam pertama, jangan berbaring di sisi alat pacu jantung dipasang. Sebelum pulang, dokter ahli jantung Anda dapat menyesuaikan atau mengubah program alat pacu jantung Anda sesuai dengan kebutuhan Anda. Salinan dari program alat pacu jantung Anda akan diberikan kepada Anda untuk dibawa setiap saat. Hubungi dokter ahli jantung anda jika ada pertanyaan atau masalah Setelah Anda tiba di rumah, .

Pulang ke rumah setelah pemasangan Pacemaker Lihatlah sayatan Anda sebelum Anda meninggalkan rumah sakit. Periksa setiap hari di rumah untuk memantau setiap perubahan.

Hubungi dokter ahli jantung Anda jika: luka basah kemerahan pembengkakan teraba hangat pada area luka lemah Demam lebih dari 38C Jangan memakai pakaian ketat, membatasi gerak, menekanan luka sayatan atau alat pacu jantung. Termasuk bra pada perempuan. Tunggu 7 sampai 10 hari sebelum luka sayatan Anda sembuh. Sementara itu jangan basahi luka sayatan saat mandi. Jika sayatan luka mulai mengering dan tampak penyembuhan , Anda dapat menggunakan lotion sekitar area sayatan untuk meringankan kekeringan dan gatal. Plester penutup luka akan dibuka, bisa juga terbuka sendiri, saat control ke poliklinik bekas plester dan luka akan dibersihkan. Follow-Up Perawatan saatnya kontrol ke poliklinik Kontrol ke poliklinik kardiolog Anda 1 sampai 2 minggu setelah alat pacu jantung dipasang. Selama pemeriksaan rutin, Anda akan terhubung ke monitor jantung dan programmer alat pacu jantung. Perubahan dalam program pacu jantung mungkin diperlukan sesuai kondii anda. Bawalah selalu kartu pacu jantung anda setiap kontrol ke poliklinik dan kemana saja anda pergi

Pedoman Kegiatan di rumah setelah pemasangan pacu jantung menetap (PPM)

Anda harus membatasi penggunaan lengan dan bahu pada lengan yang terpasang pacu jantung hingga 1 sampai 3 bulan pertama. Anda tidak boleh melakukan pekerjaan mendorong, menarik, beban berat atau mengangkat lengan Anda di atas bahu Anda sampai diperintahkan oleh kardiolog Anda. Jangan mengemudi sampai disarankan oleh dokter ahli jantung Anda. Ini biasanya 1 sampai 4 minggu. Anda dapat melakukan pekerjaan rumah tangga ringan seperti mencuci piring dan memasak. Hindari mesin penyedot debu, mengangkat laundry, membersihkan barang barang yang berada diatas, dan meraih barang yang jauh. Tanyakan kepada dokter ahli jantung Anda sebelum melakukan kegiatan olahraga seperti golf, bowling, berburu, memancing atau olahraga berat lainnya.

Yang harus diwaspadai setelah pemasangan pacu jantung menetap / PPM (pemanent pace maker)

Hindari berada di dekat daerah dengan tegangan tinggi, medan gaya magnet, atau radiasi karena dapat menyebabkan kerusakan alat pacu jantung. Daerah yang ada kabel tegangan tinggi, pembangkit listrik, magnet industri besar dan mesin las/ bubut. Gejala kerusakan alat pacu jantung adalah pusing, ringan atau perubahan irama jantung. Jika gejala-gejala muncul, menjauhlah 10 meter dan periksa denyut nadi Anda. Alat pacu jantung terbaru tidak terpengaruh oleh oven microwave. Karena telah memiliki mekanisme keamanan dari gangguan listrik. Ketika Anda pergi ke bandara,bawalah selalu kartu alat pacu jantung Anda. Karena alat pacu jantung mengandung logam, mungkin memicu detektor logam bandara. Jelaskan kepada petugas bandara bahwa Anda memakai alat pacu jantung sehingga pengaturan khusus dapat dibuat untuk pemeriksaan keamanan. Detektor logam tidak akan membahayakan alat pacu jantung. Jangan melakukan tes MRI (Magnetic Resonance Imaging) karena dapat merusak alat pacu jantung Anda.

PERKEMBANGAN HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW


Abraham Maslow mengembangkan Hirarki Kebutuhan model 1940-50-an di Amerika Serikat, dan teori Hierarki Kebutuhan tetap valid hari ini untuk memahami motivasi manusia, pelatihan manajemen, dan pengembangan pribadi. Memang, ide-ide Maslow sekitar Hierarki Kebutuhan mengenai tanggung jawab pengusaha untuk menyediakan lingkungan kerja yang mendorong dan memungkinkan karyawan untuk memenuhi potensi unik mereka sendiri (aktualisasi diri) yang saat ini lebih relevan daripada sebelumnya. Buku Motivasi Abraham Maslow dan Kepribadian, diterbitkan pada tahun 1954 (edisi kedua 1970) memperkenalkan Hierarki Kebutuhan, dan Maslow diperpanjang ide-ide dalam pekerjaan lain, terutama buku di kemudian hari Menuju Sebuah Psikologi Dari Menjadi, sebuah komentar yang signifikan dan relevan, yang telah direvisi dalam beberapa kali oleh Richard Lowry, yang di kanan sendiri seorang akademisi terkemuka di bidang psikologi motivasi. Abraham Maslow dilahirkan di New York pada 1908 dan meninggal pada tahun 1970, meskipun muncul dalam berbagai publikasi Maslow nama di tahun kemudian. Maslow PhD dalam bidang psikologi pada tahun 1934 di University of Wisconsin membentuk dasar dari penelitian motivasi, awalnya belajar rhesus monyet. Maslow kemudian pindah ke New York Brooklyn College. Hirarki Maslow Kebutuhan dari lima tahap model yang di bawah ini (struktur dan terminologi bukan diagram piramida yang tepat itu sendiri) adalah jelas dan langsung berkaitan dengan Maslow; kemudian versi dari teori dengan tahap motivasi tambahan tidak begitu jelas berkaitan dengan Maslow. Model ini telah diperpanjang sebagai gantinya telah disimpulkan oleh orang lain dari pekerjaan Maslow. Khusus Maslow mengacu pada kebutuhan kognitif, Estetika dan Transendensi (selanjutnya ditampilkan sebagai tingkat kebutuhan yang berbeda dalam beberapa interpretasi dari teori) sebagai aspek tambahan motivasi, tetapi bukan sebagai tingkat yang berbeda dalam Hierarki Kebutuhan. Dimana Hirarki Kebutuhan Maslow ditampilkan dengan lebih dari lima tingkat model ini telah diperpanjang melalui interpretasi karya Maslow oleh orang lain. Model ini ditambah dan diagram akan ditampilkan sebagai Hierarki tujuh dan delapan-tahap diadaptasi diagram piramida kebutuhan dan model di bawah ini. Ada penafsiran yang sangat banyak dari Hirarki Kebutuhan Maslow dalam bentuk diagram piramida. Diagram di halaman ini adalah interpretasi saya sendiri dan tidak ditawarkan sebagai karya asli Maslow. Menariknya dalam buku Maslow, Motivasi dan Kepribadian, yang pertama kali memperkenalkan Hierarki Kebutuhan, tidak ada piramida untuk dilihat.

Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow


Masing-masing kita termotivasi oleh kebutuhan. Kebutuhan kita yang paling mendasar adalah bawaan, setelah berevolusi selama puluhan ribu tahun. Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow membantu untuk menjelaskan bagaimana kebutuhan ini memotivasi kita semua.Hirarki Kebutuhan Maslow menyatakan bahwa kita harus memenuhi setiap kebutuhan pada gilirannya, dimulai dengan yang pertama, yang berkaitan dengan kebutuhan yang paling jelas untuk kelangsungan hidup itu sendiri. Hanya ketika kebutuhan yang lebih rendah dari fisik dan kesejahteraan emosional puas kita peduli dengan kebutuhan urutan lebih tinggi pengaruh dan pengembangan pribadi. Sebaliknya, jika hal-hal yang memenuhi kebutuhan yang lebih rendah kami pesanan hanyut, kita tidak lagi khawatir tentang pemeliharaan kebutuhan yang lebih tinggi kami pesanan. Hirarki Maslow model asli dikembangkan antara Kebutuhan 1943-1954, dan pertama kali dipublikasikan secara luas di Motivation and Personality tahun 1954. Pada saat ini model Hierarki Kebutuhan terdiri dari lima kebutuhan. Versi asli tetap bagi kebanyakan orang Hierarki Kebutuhan definitif.

1. Kebutuhan akan Biologi dan Fisiologis - udara, makanan, minuman, tempat berteduh, kehangatan, seks, tidur, dll 2. Kebutuhan akan Keselamatan - perlindungan dari unsur-unsur, keamanan, ketertiban, hukum, batas, stabilitas, dll 3. Kebutuhan akan Kasih Sayang dan Cinta - kerja kelompok, keluarga, kasih sayang, hubungan, dll 4. kebutuhan akan harga diri, prestasi, penguasaan, kemerdekaan, status, dominasi, prestise, tanggung jawab manajerial, dll 5. Kebutuhan akan Aktualisasi Diri - menyadari potensi pribadi, pemenuhan diri, mencari pertumbuhan pribadi dan pengalaman puncak. Ini adalah Hirarki Maslow definitif dan asli dari Kebutuhan. Sementara Maslow disebut aspek berbagai tambahan motivasi, ia menyatakan Hierarki Kebutuhan dalam lima tahap yang jelas.

1970 Disesuaikan Model Hierarki Kebutuhan, Termasuk Kebutuhan Kognitif dan Estetika
1. Kebutuhan akan Biologi dan Fisiologis - udara, makanan, minuman, tempat berteduh, kehangatan, seks, tidur, dll 2. Kebutuhan akan Keselamatan - perlindungan dari unsur-unsur, keamanan, ketertiban, hukum, batas, stabilitas, dll 3. Kebutuhan akan Kasih Sayang dan Cinta - kerja kelompok, keluarga, kasih sayang, hubungan, dll 4. kebutuhan akan harga diri, prestasi, penguasaan, kemerdekaan, status, dominasi, prestise, tanggung jawab manajerial, dll 5. Kebutuhan akan Kognitif - pengetahuan, makna, dll 6. Kebutuhan akan Estetika kebutuhan - penghargaan dan mencari keindahan, bentuk keseimbangan,, dll 7. Kebutuhan akan Aktualisasi Diri - menyadari potensi pribadi, pemenuhan diri, mencari pertumbuhan pribadi dan pengalaman puncak.

N.B. Meskipun Maslow disebut aspek tambahan motivasi, 'Kognitif' dan 'Estetika', ia tidak memasukkan mereka sebagai tingkat atau tahap dalam ekspresi sendiri Hierarki Kebutuhan.

1990 Disesuaikan Hierarki Kebutuhan Termasuk Kebutuhan Transendensi

1. Kebutuhan akan Biologi dan Fisiologis - udara, makanan, minuman, tempat berteduh, kehangatan, seks, tidur, dll 2. Kebutuhan akan Keselamatan - perlindungan dari unsur-unsur, keamanan, ketertiban, hukum, batas, stabilitas, dll 3. Kebutuhan akan Kasih Sayang dan Cinta - kerja kelompok, keluarga, kasih sayang, hubungan, dll 4. kebutuhan akan harga diri, prestasi, penguasaan, kemerdekaan, status, dominasi, prestise, tanggung jawab manajerial, dll 5. Kebutuhan akan Kognitif - pengetahuan, makna, dll 6. Kebutuhan akan Estetika kebutuhan - penghargaan dan mencari keindahan, bentuk keseimbangan,, dll 7. Kebutuhan akan Aktualisasi Diri - menyadari potensi pribadi, pemenuhan diri, mencari pertumbuhan pribadi dan pengalaman puncak. 8. Kebutuhan akan transendensi Kebutuhan untuk membantu orang lain untuk mewujudkan dirinya.

apa hierarki kebutuhan adalah model yang paling valid?Hirarki


Abraham Maslow menciptakan lima tingkat asli dari model Kebutuhan, dan bagi banyak orang ini tetap sepenuhnya memadai untuk tujuannya. "Hierarki kebutuhan" tingkat tujuh dan delapan model yang kemudian adaptasi oleh orang lain, berdasarkan pekerjaan Maslow. Diperdebatkan, model lima-tingkat asli termasuk keenam, ketujuh dan kedelapan kemudian tambahan ('kognitif', 'Estetika', dan 'Transendensi') tingkatan dalam asli Aktualisasi Diri 'tingkat 5, karena masingmasing salah satu' baru 'motivator keprihatinan area pengembangan diri dan pemenuhan diri yang berakar pada aktualisasi diri' pertumbuhan ', dan jelas berbeda untuk setiap tingkat 1-4 sebelumnya motivator kekurangan'. Bagi banyak orang, aktualisasi diri sering melibatkan masing-masing dan setiap dari driver baru ditambahkan. Dengan demikian, lima-tingkat Hirarki

Kebutuhan model asli tetap representasi klasik definitif motivasi manusia, dan kemudian mungkin melayani adaptasi terbaik untuk menggambarkan aspek dari aktualisasi diri. Maslow mengatakan bahwa kebutuhan harus dipenuhi dalam urutan yang diberikan. Tujuan dan drive selalu bergeser ke depan kebutuhan tatanan yang lebih tinggi. Tingkat 1 sampai 4 adalah motivator defisiensi, tingkat 5, dan dengan implikasi 6 sampai 8, adalah motivator pertumbuhan dan relatif jarang ditemukan. Para menggagalkan kebutuhan biasanya merupakan penyebab stres, dan ini khususnya terjadi pada tingkat 4.