Anda di halaman 1dari 70

2. 5. 5.

Usaha Kesehatan Lingkungan

2. 5. 5. 1. Tujuan Program ini bertujuan untuk menanggulangi dan menghilangkan unsurunsur fisik pada lingkungan, sehingga faktor lingkungan yang kurang sehat tidak menjadi faktor risiko timbulnya penyakit menular di masyarakat. 2. 5. 5. 2. Sasaran Sasarannya adalah tempattempat umum, seperti pasar, restoran, tempat ibadah, sumber air minum penduduk, pembuangan air limbah, dan sebagainya. Sasaran yang diperiksa pada tempattempat umum, selain lingkungan fisiknya (pencemaran iar, pembuangan sampah, dan limbah lainnya) juga para pengolah makanan ( food handler). Mereka diperiksa fesesnya (rectal swab) untuk mengetahui adanya carrier penyakit menular, seperti kolera, thypus abdominalis, ecoli, dan sebagainya. 2. 5. 5. 3. Ruang Lingkup Kegiatan a. Memperbaiki sistem pembuangan kotoran manusia b. Pembuatan dan penyediaan jamban keluarga (Inpres aga) !) Penyuluhan kesehatan lingkungan dilakukan demontrasi pembuatan jamban keluarga (kegiatan yang bersifat integratif) b. Menyediakan air bersih !) Perlindungan terhadap sumber mata air yang digunakan penduduk. Misalnya dengan tes higiene air, kaporitisasi sumur jika diketahui sumur tersebut tercemar e coli dan bacil cholera. ") Penyuluhan melalui demonstrasi tentang pembuatan sumur. #) Penyediaan sumur pompa tangan (SP$) dangkal dan dalam, dan sarana air minum lainnya. %) Mengadakan penyuluhan kesehatan tentang air minum sehat

&) Melakukan tes secara rutin pada air yang dikonsumsi masyarakat (P'(M, sumur penduduk di daerah endemik kolera). c. Pembuangan sampah )egiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan kelompokkelompok masyarakat. Masyarakat digerakkan untuk melakukan pembuangan sampah yang baik, sehingga sampah tidak lagi mencemari lingkungan pemukiman mereka. d. Penga*asan terhadap tempattempat umum Penga*asan biasanya dilakukan di perusahaanperusahaan limbah cair, tempat pengolahan dan penjualan makanan, tempattempat umum, dan sanitasi perumahan. )egaiatan ini dikoordinasikan secara lintas sektoral, terutama dengan camat.

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 33 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN SAMPAH BAB I KETENTUAN UMUM

Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan: 1. Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat yang terdiri atas sampah rumah tangga maupun sampah sejenis sampah rumah tangga. Sampah rumah tangga adalah sampah yang berasal dari kegiatan sehari-hari dalam rumah tangga yang sebagian besar terdiri dari sampah organik, tidak termasuk tinja dan sampah spesi ik. Sampah sejenis sampah rumah tangga adalah sampah yang tidak berasal dari

2.

!.

rumah tangga dan berasal dari ka"asan permukiman, ka"asan komersial, ka"asan industri, ka"asan khusus, asilitas umum, asilitas sosial, dan/atau asilitas lainnya . #. $empat sampah rumah tangga adalah "adah penampungan sampah yang berupa bak/bin/tong/kantong/keranjang sampah. %. Pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi peren&anaan, pengurangan, dan penanganan sampah.

1'. $empat penampungan sementara, yang selanjutnya disingkat $PS, adalah tempat sebelum sampah diangkut ke tempat pendauran ulang, pengolahan, dan/atau tempat pengolahan sampah terpadu. 11. $empat pengolahan sampah terpadu, yang selanjutnya disingkat $PS$, adalah tempat dilaksanakannya kegiatan penggunaan ulang, pendauran ulang, pemilahan, pengumpulan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. 12. $empat pemrosesan akhir, yang selanjutnya disingkat $P(, adalah tempat untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan se&ara aman bagi manusia dan lingkungan.

1!. )ompensasi adalah bentuk pertanggungja"aban pemerintah terhadap pengelolaan sampah di tempat pemrosesan akhir yang berdampak negati terhadap orang. BAB II PENGELOLAAN SAMPAH

Bagian Kesatu Pe en!anaan

Pasal 2 *1+ Pemerintah daerah menyusun ren&ana pengurangan dan penanganan sampah yang dituangkan dalam ren&ana strategis dan ren&ana kerja tahunan S)PD. *2+ ,en&ana pengurangan dan penanganan sampah sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ sekurang-kurangnya memuat: a. target pengurangan sampahb. target penyediaan sarana dan prasarana pengurangan dan penanganan sampah mulai dari sumber sampah sampai dengan $P(&. pola pengembangan kerjasama daerah, kemitraan, dan partisipasi masyarakatd. kebutuhan penyediaan pembiayaan yang ditanggung oleh pemerintah daerah dan masyarakat- dan e. ren&ana pengembangan dan peman aatan teknologi yang ramah lingkungan dalam memenuhi kebutuhan mengguna ulang, mendaur ulang, dan penanganan akhir sampah.

Bagian Ke"ua Pela#sanaan Pasal 3 *1+ Pemerintah daerah dalam mengurangi sampah dilakukan dengan &ara pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang sampah, dan/atau peman aatan kembali sampah. *2+ Pengurangan sampah sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ dilakukan melalui kegiatan: a. pemantauan dan super.isi pelaksanaan ren&ana peman aatan bahan produksi ramah lingkungan oleh pelaku usaha- dan

b. asilitasi kepada masyarakat dan dunia usaha dalam mengembangkan dan meman aatkan hasil daur ulang, pemasaran hasil produk daur ulang, dan guna ulang sampah.

Pasal $ Pemerintah daerah dalam menangani sampah dilakukan dengan &ara: a. b. &. d. e. pemilahanpengumpulanpengangkutanpengolahan- dan pemrosesan akhir sampah. Pasal % *1+ Pemilahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal / huru a dilakukan melalui memilah sampah rumah tangga sesuai dengan jenis sampah. *2+ Pemilahan sampah sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ dilakukan dengan menyediakan asilitas tempat sampah organik dan anorganik di setiap rumah tangga, ka"asan permukiman, ka"asan komersial, ka"asan industri, ka"asan khusus, asilitas umum, asilitas sosial, dan asilitas lainnya.

Pasal & Pengumpulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal / huru b dilakukan sejak pemindahan sampah dari tempat sampah rumah tangga ke $PS/$PS$ sampai ke $P( dengan tetap menjamin terpisahnya sampah sesuai dengan jenis sampah.

Pasal ' *1+ Pengangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal / huru & dilaksanakan dengan &ara: a. sampah rumah tangga ke $PS/$PS$ menjadi tanggung ja"ab lembaga pengelola sampah yang dibentuk oleh ,$/,0b. sampah dari $PS/$PS$ ke $P(, menjadi tanggung ja"ab pemerintah daerah&. sampah ka"asan permukiman, ka"asan komersial, ka"asan industri, dan ka"asan khusus, dari sumber sampah sampai ke $PS/$PS$ dan/atau $P(, menjadi tanggung ja"ab pengelola ka"asan- dan

d. sampah dari asilitas umum, asilitas sosial, dan asilitas lainnya dari sumber sampah dan/atau dari $PS/$PS$ sampai ke $P(, menjadi tanggung ja"ab pemerintah daerah. *2+ Pelaksanaan pengangkutan sampah sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ tetap menjamin terpisahnya sampah sesuai dengan jenis sampah. *!+ (lat pengangkutan sampah harus memenuhi persyaratan keamanan, kesehatan lingkungan, kenyamanan, dan kebersihan.

Pasal ( *1+ Pengolahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal / huru d dilakukan dengan mengubah karakteristik, komposisi, dan jumlah sampah yang dilaksanakan di $PS/$PS$ dan di $P(. *2+ Pengolahan sampah sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ meman aatkan kemajuan teknologi yang ramah lingkungan.

Pasal ) Pemrosesan akhir sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal / huru e dilakukan dengan pengembalian sampah dan/atau residu hasil pengolahan ke media lingkungan se&ara aman. Pemerintah daerah menyediakan $PS/$PS$ dan $P( sesuai dengan kebutuhan. *2+ Penyediaan $PS/$PS$ dan $P( sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ memenuhi persyaratan teknis sistem pengolahan sampah yang aman dan ramah lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. *!+ Penyediaan $PS/$PS$ dan $P( sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ sesuai dengan ren&ana tata ruang "ilayah kabupaten/kota, dan untuk Pro.insi Daerah )husus 1bukota 2akarta tertuang dalam ren&ana tata ruang "ilayah pro.insi.

Pasal 11 *1+ Pemerintah daerah mem asilitasi pengelola ka"asan untuk menyediakan $PS/$PS$ di ka"asan permukiman, ka"asan komersial, ka"asan industri, dan ka"asan khusus. *2+ Penyediaan $PS/$PS$ sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ memenuhi persyaratan teknis sistem pengolahan sampah yang aman dan ramah lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. *!+ Penyediaan $PS/$PS$ sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ sesuai dengan ren&ana tata ruang ka"asan.

Pasal 12 $PS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1' dan Pasal 11 dapat diubah menjadi $PS$ dengan pertimbangan e ekti dan e isien. Bagian Ketiga Le*+aga Pengel,la

Pasal 13 Pemerintah daerah dalam melakukan pengurangan dan penanganan sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal ! dan Pasal / dapat membentuk lembaga pengelola sampah.

Pasal 1$ *1+ Pemerintah daerah mem asilitasi pembentukan lembaga pengelola sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1! di desa/kelurahan atau nama lainnya, ka"asan komersial, ka"asan industri, asilitas umum, asilitas sosial, dan asilitas lainnya, sesuai dengan kebutuhan. *2+ Pemerintah daerah dapat membentuk 345D Persampahan setingkat unit kerja pada S)PD untuk mengelola sampah.

Pasal 1% *1+ 4embaga pengelola sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1/ ayat *1+ tingkat rukun tetangga *,$+ mempunyai tugas: a. mem asilitasi tersedianya tempat sampah rumah tangga di masing-masing rumah tangga dan alat angkut dari tempat sampah rumah tangga ke $PS- dan b. menjamin ter"ujudnya tertib pemilahan sampah di masing-masing rumah tangga. *2+ 4embaga pengelola sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1/ ayat *1+ tingkat rukun "arga *,0+ mempunyai tugas: a. mengkoordinasikan lembaga pengelolaan sampah tingkat rukun tetangga- dan b. mengusulkan kebutuhan tempat penampungan sementara ke lurah. *!+ 4embaga pengelola sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1/ ayat *1+ tingkat kelurahan mempunyai tugas: a. mengkoordinasikan lembaga pengelolaan sampah tingkat rukun "argab. menga"asi terselenggaranya tertib pengelolaan sampah mulai dari tingkat rukun tetangga sampai rukun "arga- dan

&. mengusulkan kebutuhan tempat penampungan sementara dan tempat pengolahan sampah terpadu ke &amat. */+ 4embaga pengelola sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1/ ayat *1+ tingkat ke&amatan mempunyai tugas: a. mengkoordinasikan lembaga pengelolaan sampah tingkat kelurahanb. menga"asi terselenggaranya tertib pengelolaan sampah mulai dari tingkat rukun "arga sampai kelurahan dan lingkungan ka"asan- dan &. mengusulkan kebutuhan tempat penampungan sementara dan tempat pengolahan sampah terpadu ke S)PD atau 345D yang membidangi persampahan.

Pasal 1& 4embaga pengelola sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1/ ayat *1+ pada ka"asan komersial, ka"asan industri, asilitas umum, asilitas sosial, dan asilitas lainnya mempunyai tugas: a. b. &. menyediakan tempat sampah rumah tangga di masing-masing ka"asanmengangkut sampah dari sumber sampah ke $PS/$PS$ atau ke $P(- dan menjamin ter"ujudnya tertib pemilahan sampah.

Pasal 1' *1+ 345D Persampahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1/ ayat *2+ mempunyai tugas melaksanakan kebijakan, strategi, dan ren&ana S)PD yang membidangi persampahan. *2+ 345D Persampahan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ didasarkan atas: a. terlaksananya pengelolaan perundang-undangansampah sesuai dengan ketentuan peraturan

b. tersedianya barang dan/atau jasa layanan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pengelolaan persampahan&. tertib administrasi pengelolaan persampahan dan pertanggungja"aban kepada S)PD yang membidangi persampahan.

Pasal 1(

345D Persampahan dapat memungut dan mengelola biaya atas barang dan/atau jasa layanan pengelolaan sampah sesuai tari yang ditetapkan dengan keputusan kepala daerah.

Pasal 1) )etentuan lebih lanjut mengenai pembentukan dan pengelolaan 345D Persampahan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagian Kee*-at Insenti. "an Disinsenti.

Pasal 20 *1+ Pemerintah daerah dapat memberikan insenti kepada lembaga dan badan usaha yang melakukan: a. ino.asi terbaik dalam pengelolaan sampahb. pelaporan atas pelanggaran terhadap larangan&. pengurangan timbulan sampah- dan/atau d. tertib penanganan sampah. *2+ Pemerintah melakukan: daerah dapat memberikan insenti kepada perseorangan yang

a. ino.asi terbaik dalam pengelolaan sampah- dan/atau b. pelaporan atas pelanggaran terhadap larangan.

Pasal 21 Pemerintah daerah memberikan disinsenti perseorangan yang melakukan: a. b. pelanggaran terhadap larangan- dan/atau pelanggaran tertib penanganan sampah. kepada lembaga, badan usaha, dan

Pasal 22 *1+ 1nsenti kepada lembaga dan perseorangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2' ayat *1+ dan ayat *2+ dapat berupa:

a. pemberian penghargaan- dan/atau b. pemberian subsidi. *2+ 1nsenti kepada badan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2' ayat *1+ dapat berupa: a. pemberian penghargaanb. pemberian kemudahan peri6inan dalam pengelolaan sampah&. pengurangan pajak daerah dan retribusi daerah dalam kurun "aktu tertentud. penyertaan modal daerah- dan/atau e. pemberian subsidi.

Pasal 23 *1+ Disinsenti kepada lembaga dan perseorangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dapat berupa: a. penghentian subsidi- dan/atau b. denda dalam bentuk uang/barang/jasa. *2+ Disinsenti kepada badan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dapat berupa: a. penghentian subsidib. penghentian pengurangan pajak daerah dan retribusi daerah- dan/atau &. denda dalam bentuk uang/barang/jasa.

Pasal 2$ *1+ )epala daerah melakukan penilaian kepada perseorangan, lembaga, dan badan usaha terhadap: a. ino.asi pengelolaan sampahb. pelaporan atas pelanggaran terhadap larangan&. pengurangan timbulan sampahd. tertib penanganan sampahe. pelanggaran terhadap larangan- dan/atau . pelanggaran tertib penanganan sampah.

*2+ Dalam melakukan penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ dibentuk $im Penilai dengan keputusan kepala daerah.

Pasal 2% Pemberian insenti dan disinsenti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2' dan Pasal 21 disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan keari an lokal.

Bagian Keli*a Ke /a sa*a "an Ke*it aan

Pasal 2& Pemerintah daerah dapat melakukan kerja sama antarpemerintah daerah atau pemerintah daerah bermitra dengan badan usaha dalam pengelolaan sampah.

Pasal 2' *1+ )erja sama antar pemerintah daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 dapat melibatkan dua atau lebih daerah kabupaten/kota pada satu pro.insi atau antarpro.insi. *2+ 4ingkup kerja sama bidang pengelolaan sampah men&akup: a. penyediaan/pembangunan $P(b. sarana dan prasarana $P(&. pengangkutan sampah dari $PS/$PS$ ke $P(d. pengelolaan $P(- dan/atau e. pengolahan sampah menjadi produk lainnya yang ramah lingkungan.

Pasal 2( *1+ Pemerintah daerah dapat bermitra dengan badan usaha dalam pengelolaan sampah. *2+ 4ingkup kemitraan sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ antara lain: a. penarikan retribusi pelayanan persampahanb. penyediaan/pembangunan $PS atau $PS$, $P(, serta sarana dan prasarana pendukungnya-

&. pengangkutan sampah dari $PS/$PS$ ke $P(d. pengelolaan $P(- dan/atau e. pengelolaan produk olahan lainnya.

Pasal 2) Pelaksanaan kerja sama antar daerah dan kemitraan dengan badan usaha dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

BAB III RETRIBUSI PELA0ANAN PERSAMPAHAN

Pasal 30 *1+ Pemerintah daerah dapat mengenakan retribusi atas pelayanan persampahan. *2+ ,etribusi pelayanan persampahan sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ digolongkan pada retribusi jasa umum. *!+ )omponen biaya perhitungan retribusi pelayanan persampahan meliputi: a. biaya pengumpulan dan pe"adahan dari sumber sampah ke $PS/$PS$b. biaya pengangkutan dari $PS/$PS$ ke $P(&. biaya penyediaan lokasi pembuangan/pemusnahan akhir sampah- dan d. biaya pengelolaan. */+ Penyelenggaraan retribusi atas pelayanan persampahan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

BAB I1 KOMPENSASI

Pasal 31 *1+ Pemerintah daerah memberikan kompensasi kepada orang sebagai akibat dampak negati yang ditimbulkan oleh penanganan sampah di tempat pemrosesan akhir sampah. *2+ )ompensasi sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ berupa:

a. relokasib. pemulihan lingkungan&. biaya kesehatan dan pengobatand. ganti rugi- dan/atau e. bentuk lain.

Pasal 32 $ata &ara pemberian kompensasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal !1 ayat *2+ sebagai berikut: a. b. &. pengajuan surat pengaduan kepada pemerintah daerahpemerintah daerah melakukan in.estigasi atas kebenaran aduan dan dampak negati pengelolaan sampahmenetapkan bentuk kompensasi yang diberikan berdasarkan hasil in.estigasi dan hasil kajian.

BAB 1 PERAN MAS0ARAKAT

Pasal 33 Pemerintah kabupaten/kota meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Pasal 3$ 3entuk peran masyarakat dalam pengelolaan sampah meliputi: a. b. &. menjaga kebersihan lingkunganakti dalam kegiatan pengurangan, pengumpulan, pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan sampah- dan pemberian saran, usul, pengaduan, pertimbangan, dan pendapat dalam upaya peningkatan pengelolaan sampah di "ilayahnya.

Pasal 3%

*1+ Peningkatan peran masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal !/ huru a dilaksanakan dengan &ara: a. sosialisasib. mobilisasi&. kegiatan gotong royong- dan/atau d. pemberian insenti . *2+ Peningkatan peran masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal !/ huru b dilaksanakan dengan &ara: a. mengembangkan in ormasi peluang usaha di bidang persampahan- dan/atau b. pemberian insenti . *!+ Peningkatan peran masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal !/ huru & dilaksanakan dengan &ara: a. penyediaan media komunikasib. akti dan se&ara &epat memberi tanggapan- dan/atau &. melakukan jaring pendapat aspirasi masyarakat.

BAB 1I PENGA2ASAN DAN PEMBINAAN

Pasal 3& *1+ Menteri mengkoordinasikan penga"asan terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah se&ara nasional. *2+ 8ubernur mengkoordinasikan penga"asan terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di kabupaten/kota. *!+ 3upati/0alikota melakukan penga"asan terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di kabupaten/kota.

Pasal 3' *1+ Menteri melakukan pembinaan atas pengelolaan sampah se&ara nasional. *2+ 8ubernur melakukan pembinaan atas pengelolaan sampah di "ilayahnya. *!+ 3upati/0alikota melakukan pembinaan pengelolaan sampah di kabupaten/kota.

Pasal 3( Pembinaan Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal !9 ayat *1+ meliputi: a. b. &. d. e. koordinasi pemerintahan antarsusunan pemerintahanpemberian pedoman dan standar pengelolaan sampahpemberian bimbingan, super.isi, dan konsultasi pengelolaan sampahpendidikan dan pelatihan di bidang pengelolaan sampah- dan peren&anaan, penelitian, pengembangan, pemantauan, dan e.aluasi pengelolaan sampah.

Pasal 3) Pembinaan 8ubernur sebagaimana dimaksud dalam Pasal !9 ayat *2+ meliputi: a. b. &. d. koordinasi pemerintahan antarsusunan pemerintahanpemberian bimbingan, super.isi, dan konsultasi pengelolaan sampahpendidikan dan pelatihan di bidang pengelolaan sampah- dan peren&anaan, penelitian, pengembangan, pemantauan, dan e.aluasi pengelolaan sampah.

Pasal $0 Pembinaan 3upati/0alikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal !9 ayat *!+ meliputi peren&anaan, penelitian, pengembangan, pemantauan, dan e.aluasi pengelolaan sampah.

BAB 1II PELAPORAN

Pasal $1 *1+ 8ubernur melaporkan pengelolaan sampah dan pembinaan terhadap pengelolaan sampah di kabupaten/kota kepada Menteri. *2+ 3upati/0alikota melaporkan pengelolaan sampah kepada 8ubernur dengan tembusan kepada Menteri.

*!+ 4aporan sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ dan ayat *2+ disampaikan paling sedikit 1 *satu+ kali dalam setahun.

BAB 1III PEMBIA0AAN

Pasal $2 *1+ Pembinaan Menteri dalam pengelolaan sampah di daerah dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan/atau pembiayaan lainnya yang sah dan tidak mengikat. *2+ Pembinaan 8ubernur terhadap kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah di kabupaten/kota dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja daerah pro.insi dan/atau pembiayaan lainnya yang sah dan tidak mengikat. *!+ )husus pengelolaan sampah di Pro.insi D)1 2akarta dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja daerah pro.insi dan/atau pembiayaan lainnya yang sah dan tidak mengikat. */+ Pengelolaan sampah di kabupaten/kota dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten/kota dan/atau pembiayaan lainnya yang sah dan tidak mengikat.

BAB I3 KETENTUAN LAIN4LAIN

Pasal $3 Semua tugas dan ke"enangan 3upati/0alikota sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri ini, di Pro.insi D)1 2akarta dilakukan oleh 8ubernur.

BAB 3 KETENTUAN PENUTUP

Pasal $$ *1+ 3upati/0alikota menetapkan Peraturan Daerah tentang pengelolaan sampah dengan berpedoman pada Peraturan Menteri ini paling lambat 2 *dua+ tahun sejak ditetapkan.

*2+ Peraturan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat *1+ paling sedikit memuat: a. pengurangan dan penangananb. lembaga pengelola&. hak dan ke"ajiband. peri6inane. insenti dan disinsenti . kerjasama dan kemitraang. retribusih. pembiayaan dan kompensasii. peran masyarakatj. mekanisme pengaduan dan penyelesaian sengketak. penga"asan dan pengendalian- dan l. larangan dan sanksi.

Pasal $% Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

(gar setiap orang mengetahuinya, Peraturan Menteri Dalam :egeri ini diundangkan dengan penempatannya dalam 3erita :egara ,epublik 1ndonesia.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2008 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH

BAB I KETENTUAN UMUM

Bagian Kesatu

De inisi

Pasa! 1

Da!a" Un#ang-Un#ang ini $ang #i"a%su# #engan&

1'

Sa"(a)

a#a!a)

sisa

%egiatan se)a*i-)a*i

"anusia

#an+atau (*,ses a!a" $ang -e*-entu% (a#at' 2' Sa"(a) s(esi i% a#a!a) sa"(a) $ang %a*ena si at. %,nsent*asi. #an+atau /,!u"en$a "e"e*!u%an (enge!,!aan %)usus' 0' Su"-e* sa"(a) a#a!a) asa! ti"-u!an sa"(a)'

1'

Peng)asi! sa"(a) a%i-at sa"(a)' (*,ses a!a"

a#a!a) $ang

setia(

,*ang #an+atau ti"-u!an

"eng)asi!%an

2'

Penge!,!aan

sa"(a)

a#a!a) #an

%egiatan

$ang $ang

siste"atis. "en$e!u*u).

-e*%esina"-ungan

"e!i(uti (engu*angan #an (enanganan sa"(a)' 3' Te"(at (ena"(ungan (eng,!a)an. te*(a#u' 4' Te"(at (eng,!a)an sa"(a) u!ang. te*(a#u (en#au*an a#a!a) u!ang. #an+atau se"enta*a te"(at a#a!a) te"(at sa"(a)

se-e!u" sa"(a) #iang%ut %e

te"(at (en#au*an u!ang. (eng,!a)an

te"(at #i!a%sana%ann$a (e"i!a)an. (enggunaan

%egiatan

(engu"(u!an.

(eng,!a)an. #an (e"*,sesan a%)i* sa"(a)' 8' Te"(at (e"*,sesan "e"*,ses #an a%)i* a#a!a) te"(at %e untu% "e#ia

"enge"-a!i%an

sa"(a)

!ing%ungan se5a*a a"an -agi "anusia #an !ing%ungan'

6'

K,"(ensasi ,*ang #iti"-u!%an

a#a!a) ,!e)

(e"-e*ian #a"(a%

i"-a!an negati

%e(a#a $ang

$ang te*%ena

%egiatan (enanganan sa"(a) #i

te"(at (e"*,sesan a%)i* sa"(a)' 10' O*ang a#a!a) ,*ang (e*se,*angan. %e!,"(,% ,*ang.

#an+atau -a#an )u%u"' 11' Siste" %egiatan $ang -ena*' Bagian Ke#ua %e5e!a%aan tangga( #a*u*at a#a!a) #an se*ang%aian

$ang #i!a%u%an #a!a" *ang%a (engen#a!ian (en5ega)an (enanggu!angan sa"(a) $ang ti#a% a%i-at (enge!,!aan

"e!i(uti

Ruang Ling%u(

Pasa! 2

718

Sa"(a)

$ang #i%e!,!a -e*#asa*%an

Un#ang-Un#ang

ini te*#i*i atas& a' sa"(a) *u"a) tangga9

-' sa"(a) se:enis sa"(a) *u"a) tangga9 #an 5' sa"(a) s(esi i%'

728

Sa"(a) *u"a) tangga se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 )u*u a -e*asa! #a*i %egiatan se)a*i-)a*i #a!a" *u"a) tangga. ti#a% te*"asu% tin:a #an sa"(a) s(esi i%'

708

Sa"(a) %,"e*sia!.

se:enis

sa"(a)

*u"a) -

tangga -e*asa!

se-agai"ana #a*i %a;asan asi!itas

#i"a%su# (a#a a$at 718 )u*u

%a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus.

s,sia!. asi!itas u"u". #an+atau asi!itas !ainn$a' 718 Sa"(a) s(esi i% 718 )u*u se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at

5 "e!i(uti&

a' sa"(a) $ang "engan#ung -a)an -e*-a)a$a #an -e*a5un9

-' sa"(a)

$ang "engan#ung #an -e*a5un9

!i"-a) -a)an

-e*-a)a$a

5' sa"(a) $ang ti"-u! a%i-at -en5ana9

#' (uing -,ng%a*an -angunan9

e' sa"(a) $ang se5a*a te%n,!,gi -e!u" #a(at #i,!a)9 #an+atau ' (e*i,#i%' 728 Ketentuan s(esi i% (a#a #i a$at 718 !e-i) !an:ut "engenai :enis sa"(a) #i"a%su# #i -i#ang sa"(a) $ang ti"-u! se5a*a ti#a%

!ua* %etentuan #iatu* u*usan

se-agai"ana (e"e*inta)an

#engan (e*atu*an

"ente*i $ang

"en$e!engga*a%an !ing%ungan )i#u('

BAB II

ASAS DAN TU<UAN

Pasa! 0

Penge!,!aan %ea#i!an.

sa"(a)

#ise!engga*a%an asas #an

-e*#asa*%an

asas asas asas

tanggung :a;a-. asas -e*%e!an:utan. asas "an aat. asas %esa#a*an. %e-e*sa"aan. asas %ese!a"atan. asas %ea"anan.

ni!ai e%,n,"i'

Pasa! 1

Penge!,!aan sa"(a) %ese)atan "as$a*a%at "en:a#i%an

-e*tu:uan #an

untu%

"ening%at%an se*ta

%ua!itas

!ing%ungan

sa"(a) se-agai su"-e* #a$a'

BAB III

TUGAS DAN =E=ENANG PEMERINTAHAN

Bagian Kesatu

Tuga s

Pasa! 2

Pe"e*inta) #an (e"e*inta)an #ae*a) -e*tugas "en:a"in te*se!engga*an$a (enge!,!aan sa"(a) $ang -ai% #an -e*;a;asan !ing%ungan sesuai #engan tu:uan se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Un#ang-Un#ang ini'

Pasa! 3

Tugas Pe"e*inta) #an (e"e*inta)an #i"a%su# #a!a" Pasa! 2 te*#i*i atas&

#ae*a)

se-agai"ana

a' "enu"-u)%e"-ang%an #an "ening%at%an %esa#a*an "as$a*a%at #a!a" (enge!,!aan sa"(a)9 -' "e!a%u%an (ene!itian. (enge"-angan te%n,!,gi (engu*angan. 5' "e" asi!itasi. "e!a%sana%an #an (enanganan sa"(a)9 "enge"-ang%an. #an

u(a$a (engu*angan. (enanganan. #an

(e"an aatan sa"(a)9 #' "e!a%sana%an (enge!,!aan sa"(a) #an "e" asi!itasi (en$e#iaan (*asa*ana #an sa*ana (enge!,!aan sa"(a)9 e' "en#,*,ng "an aat #an "e" asi!itasi (enge"-angan

)asi! (eng,!a)an sa"(a)9

'

"e" asi!itasi -e*%e"-ang

(ene*a(an (a#a

te%n,!,gi s(esi i%

!,%a!

$ang untu%

"as$a*a%at

sete"(at

"engu*angi #an g' "e!a%u%an "as$a*a%at.

"enangani sa"(a)9 #an anta*!e"-aga (e"e*inta).

%,,*#inasi

#an #unia usa)a aga* te*#a(at %ete*(a#uan

#a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

Bagian Ke#ua

=e;enang Pe"e*inta)

Pasa! 4

Da!a"

(en$e!engga*aan

(enge!,!aan

sa"(a).

Pe"e*inta) "e"(un$ai %e;enangan& a' "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi nasi,na!

(enge!,!aan sa"(a)9 -' "eneta(%an n,*"a. stan#a*. (*,se#u*. #an %*ite*ia (enge!,!aan sa"(a)9 5' "e" asi!itasi sa"(a)9 #' "en$e!engga*a%an %,,*#inasi. (e"-inaan. #an #an "enge"-ang%an %e*:a sa"a

anta*#ae*a). %e"it*aan. #an :e:a*ing #a!a" (enge!,!aan

(enga;asan %ine*:a (e"e*inta) #ae*a) #a!a" (enge!,!aan sa"(a)9 #an

e'

"eneta(%an

%e-i:a%an

(en$e!esaian

(e*se!isi)an

anta*#ae*a) #a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

Bagian Ketiga

=e;enang Pe"e*inta) P*,/insi

Pasa! 8

Da!a"

"en$e!engga*a%an

(enge!,!aan

sa"(a).

(e"e*inta)an (*,/insi "e"(un$ai %e;enangan&

a' "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi #a!a" (enge!,!aan sa"(a) sesuai #engan %e-i:a%an Pe"e*inta)9 -' "e" asi!itasi sa"(a)9 5' "en$e!engga*a%an sa"(a)9 #an #' "e" asi!itasi (*,/insi' (en$e!esaian (e*se!isi)an (enge!,!aan %,,*#inasi. (e"-inaan. #an %e*:a sa"a anta*#ae*a) #a!a" satu

(*,/insi. %e"it*aan. #an :e:a*ing #a!a" (enge!,!aan

(enga;asan %ine*:a %a-u(aten+%,ta #a!a" (enge!,!aan

sa"(a) anta*%a-u(aten+anta*%,ta #a!a" 1 7satu8

Bagian Kee"(at

=e;enang Pe"e*inta) Ka-u(aten+K,ta

Pasa! 6

718 Da!a"

"en$e!engga*a%an

(enge!,!aan

sa"(a).

(e"e*inta)an %a-u(aten+%,ta "e"(un$ai %e;enangan& a' "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi (enge!,!aan

sa"(a) -e*#asa*%an %e-i:a%an nasi,na! #an (*,/insi9 -' "en$e!engga*a%an %a-u(aten+%,ta (*,se#u*. Pe"e*inta)9 #an (enge!,!aan #engan $ang sa"(a) n,*"a. #iteta(%an s%a!a stan#a*. ,!e)

sesuai %*ite*ia

5'

"e!a%u%an

(e"-inaan

#an

(enga;asan

%ine*:a

(enge!,!aan sa"(a) $ang #i!a%sana%an ,!e) (i)a% !ain9 #' "eneta(%an se"enta*a. #an+atau !,%asi te"(at (ena"(ungan te*(a#u.

te"(at (eng,!a)an

sa"(a)

te"(at (e"*,sesan a%)i* sa"(a)9

e' "e!a%u%an (e"antauan #an e/a!uasi se5a*a -e*%a!a setia( 3 7ena"8 -u!an se!a"a 20 te*)a#a( 7#ua (u!u)8 ta)un te"(at (e"*,sesan a%)i* sa"(a) #engan

siste" (e"-uangan te*-u%a $ang te!a) #itutu(9 #an

'

"en$usun

#an

"en$e!engga*a%an siste"

tangga(

#a*u*at (enge!,!aan sa"(a) sesuai #engan %e;enangann$a' 728 Peneta(an !,%asi te"(at (eng,!a)an sa"(a) te*(a#u #an te"(at tata (e"*,sesan *uang a%)i* sa"(a) se-agai"ana sesuai #i"a%su# (a#a a$at 718 )u*u *en5ana ;i!a$a) # "e*u(a%an -agian #a*i %a-u(aten+%,ta

#engan (e*atu*an (e*un#ang-un#angan' 708 Ketentuan (en$usunan #i"a%su# !e-i) (a#a a$at !an:ut 718 "engenai #a*u*at )u*u (e#,"an #engan

siste" tangga(

se-agai"ana #iatu*

(e*atu*an "ente*i' BAB >I PEN?ELENGGARAAN PENGELOLAAN SAMPAH

Bagian Kesatu

Penge!,!aan Sa"(a) Ru"a) Tangga #an

Sa"(a) Se:enis Sa"(a) Ru"a) Tangga

Pasa! 16

Penge!,!aan sa"(a)

*u"a)

tangga #an

sa"(a)

se:enis sa"(a) *u"a) tangga te*#i*i atas&

a' (engu*angan sa"(a)9 #an -' (enanganan sa"(a)'

Pa*ag*a Kesatu

Pasa! 718 Pengu*angan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! )u*u a "e!i(uti %egiatan& a' (e"-atasan ti"-u!an sa"(a)9 1 6

-' (en#au*an u!ang sa"(a)9 #an+atau 5' (e"an aatan %e"-a!i sa"(a)' 728 Pe"e*inta) -e*i%ut& a' "eneta(%an ta*get (engu*angan sa"(a) se5a*a #an (e"e*inta) #ae*a) ;a:i- "e!a%u%an

%egiatan se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 se-agai

-e*ta)a( #a!a" :ang%a ;a%tu te*tentu9 -' "e" asi!itasi (ene*a(an te%n,!,gi $ang *a"a) !ing%ungan9

5' "e" asi!itasi

(ene*a(an

!a-e!

(*,#u%

$ang

*a"a) !ing%ungan9 #' "e" asi!itasi %egiatan "engguna u!ang #an "en#au* u!ang9

#an

e' "e" asi!itasi (e"asa*an (*,#u%-(*,#u% #au* u!ang'

708

Pe!a%u

usa)a

#a!a"

"e!a%sana%an a$at 718

%egiatan sese#i%it

se-agai"ana

#i"a%su#

(a#a

"engguna%an

-a)an (*,#u%si $ang "eni"-u!%an sa"(a)

"ung%in.

#a(at

#iguna

u!ang. #a(at

#i#au*

u!ang.

#an+atau "u#a) #iu*ai ,!e) (*,ses a!a"' 718 Mas$a*a%at #a!a" "e!a%u%an sa"(a) se-agai"ana %egiatan (engu*angan (a#a a$at 718

#i"a%su#

"engguna%an -a)an $ang #a(at #iguna u!ang. #i#au* u!ang. #an+atau "u#a) #iu*ai ,!e) (*,ses a!a"'

728

Ketentuan a$at 708.

!e-i) #an

!an:ut 718

"engenai #iatu*

(engu*angan (e*atu*an

sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718. a$at 728. a$at #engan (e"e*inta)'

Pasa! 21 718 Pe"e*inta) "e"-e*i%an& %e(a#a setia( ,*ang $ang "e!a%u%an

a' insenti

(engu*angan sa"(a)9 #an -' #isinsenti %e(a#a setia( ,*ang $ang ti#a%

"e!a%u%an (engu*angan sa"(a)' 728 Ketentuan tata 5a*a se-agai"ana !e-i) !an:ut (e"-e*ian #i"a%su# "engenai :enis. -entu%. insenti #an #an

#isinsenti

(a#a a$at 718 #iatu* #engan

(e*atu*an (e"e*inta)'

Pa*ag*a Ke#ua

Penanganan Sa"(a)

Pasa! 22

718 Kegiatan

(enanganan sa"(a) #i"a%su# #a!a"

se-agai"ana

Pasa! 16 )u*u -

"e!i(uti&

a'

(e"i!a)an (e"isa)an

#a!a"

-entu% sesuai

(enge!,"(,%an #engan :enis.

#an

sa"(a)

:u"!a).

#an+atau si at sa"(a)9 -' (engu"(u!an te"(at #a!a" -entu% #a*i (enga"-i!an sa"(a) atau #an %e

(e"in#a)an sa"(a)

su"-e* se"enta*a

(ena"(ungan

te"(at

(eng,!a)an sa"(a) te*(a#u9 5' (engang%utan #a*i sa"(a) sa"(a) a%)i* #a!a" -entu% #a*i %e "e"-a;a te"(at sa"(a)

su"-e* #an+atau se"enta*a te*(a#u

te"(at

(ena"(ungan (eng,!a)an

atau #a*i

"enu:u

te"(at (e"*,sesan

BAB I@

PERAN MAS?ARAKAT

Pasa! 28

718

Mas$a*a%at sa"(a)

#a(at

-e*(e*an

#a!a" ,!e)

(enge!,!aan Pe"e*inta)

$ang

#ise!engga*a%an

#an+atau (e"e*inta) #ae*a)' 728 Pe*an se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #a(at

#i!a%u%an "e!a!ui& a' (e"-e*ian usu!. (e*ti"-angan. #an sa*an %e(a#a Pe"e*inta) #an+atau (e"e*inta) #ae*a)9 -' (e*u"usan %e-i:a%an (enge!,!aan sa"(a)9 #an+atau

5' (e"-e*ian sa*an #an (en#a(at #a!a" (en$e!esaian seng%eta (e*sa"(a)an' 708 Ketentuan 5a*a !e-i) !an:ut "engenai -entu% #an tata (a#a

(e*an "as$a*a%at

se-agai"ana #i"a%su#

a$at 718 #an a$at 728 #iatu* #engan (e*atu*an (e"e*inta) #an+atau (e*atu*an #ae*a)'

BAB

LARANGAN

Pasa! 26

718

Setia( ,*ang #i!a*ang&

a' "e"asu%%an sa"(a) Kesatuan

%e

#a!a"

;i!a$a) Nega*a

Re(u-!i% In#,nesia9

-' "engi"(,* sa"(a)9

5' "en5a"(u* sa"(a) #engan !i"-a) -e*-a)a$a #an -e*a5un9

#' "enge!,!a sa"(a) $ang "en$e-a-%an (en5e"a*an #an+atau (e*usa%an !ing%ungan9

e' "e"-uang sa"(a) ti#a% (a#a te"(at $ang te!a) #itentu%an #an #ise#ia%an9 ' "e!a%u%an (enanganan sa"(a) #engan (e"-uangan te*-u%a #i te"(at (e"*,sesan a%)i*9 #an+atau g' "e"-a%a* sa"(a) $ang ti#a% sesuai #engan

(e*s$a*atan te%nis (enge!,!aan sa"(a)' 728 Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai !a*angan se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 # 708 . )u*u a. )u*u 5. #an )u*u #iatu* #engan (e*atu*an (e"e*inta)' Ketentuan #an )u*u !e-i) g !an:ut "engenai )u*u !a*angan e. )u*u #ae*a)

se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 %a-u(aten+%,ta' 718 Pe*atu*an #i"a%su# %etentuan e. )u*u #ae*a) %a-u(aten+%,ta 708 #a(at

#iatu* #engan (e*atu*an

se-agai"ana (e!angga*an

(a#a a$at

"eneta(%an san%si

(i#ana %u*ungan atau . #an )u*u g'

#en#a te*)a#a(

se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 )u*u

BAB

@I

PENGA=ASAN

Pasa! 00 718 Penga;asan te*)a#a( %e-i:a%an sa"(a) ,!e)

(enge!,!aan (e"e*inta) #ae*a) #i!a%u%an ,!e) Pe"e*inta) Penga;asan (e!a%sanaan

%a-u(aten+%,ta #i!a%u%an ,!e) gu-e*nu*' (enge!,!aan sa"(a)

Pasa! 01

718

Penga;asan te*)a#a( sa"(a) #i!a%u%an $ang #i!a%u%an

(e!a%sanaan

(enge!,!aan

,!e) (enge!,!a sa"(a)

,!e) (e"e*inta)

#ae*a).

-ai% se5a*a sen#i*i-sen#i*i "au(un

se5a*a

-e*sa"a- sa"a' 728 Penga;asan $ang #i!a%u%an (a#a ,!e) a$at 718 (e"e*inta) #i#asa*%an (enga;asan

#ae*a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a n,*"a. stan#a*. $ang #iatu* ,!e) Pe"e*inta)' 708 Ketentuan !e-i) !an:ut

(*,se#u*. #an %*ite*ia

"engenai

(enga;asan

(enge!,!aan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #iatu* #engan (e*atu*an #ae*a)'

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012 TNG

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SE<ENIS SAMPAH RUMAH TANGGA

BAB I KETENTUAN UMUM

Pasa! 1

Da!a" Pe*atu*an Pe"e*inta) ini $ang #i"a%su# #engan&

1'

Sa"(a) *u"a) tangga a#a!a) sa"(a) $ang -e*asa! #a*i %egiatan se)a*i-)a*i #a!a" *u"a) tangga $ang ti#a% te*"asu% tin:a #an sa"(a) s(esi i%'

2' Sa"(a) A

- 22 2' Sa"(a) se:enis sa"(a) *u"a) tangga a#a!a) sa"(a) *u"a) tangga $ang -e*asa! #a*i %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus. asi!itas s,sia!. asi!itas u"u". #an+atau asi!itas !ainn$a' Penge!,!aan sa"(a) a#a!a) %egiatan $ang siste"atis. "en$e!u*u). #an -e*%esina"-ungan $ang "e!i(uti (engu*angan #an (enanganan sa"(a)' Su"-e* sa"(a) a#a!a) asa! ti"-u!an sa"(a)' P*,#usen a#a!a) (e!a%u usa)a $ang "e"*,#u%si -a*ang $ang "engguna%an %e"asan. "en#ist*i-usi%an -a*ang $ang "engguna%an %e"asan #an -e*asa! #a*i i"(,*. atau "en:ua! -a*ang #engan "engguna%an ;a#a) $ang ti#a% #a(at atau su!it te*u*ai ,!e) (*,ses a!a"' Te"(at (ena"(ungan se"enta*a $ang se!an:utn$a #ising%at TPS a#a!a) te"(at se-e!u" sa"(a) #iang%ut %e te"(at (en#au*an u!ang. (eng,!a)an. #an+atau te"(at (eng,!a)an sa"(a) te*(a#u' Te"(at (eng,!a)an sa"(a) #engan (*insi( 0R 7reduce, reuse, recycle8 $ang se!an:utn$a #ise-ut TPS 0R a#a!a) te"(at #i!a%sana%ann$a %egiatan (engu"(u!an. (e"i!a)an. (enggunaan u!ang. #an (en#au*an u!ang s%a!a %a;asan' Te"(at (eng,!a)an sa"(a) te*(a#u $ang se!an:utn$a #ising%at TPST a#a!a) te"(at #i!a%sana%ann$a %egiatan (engu"(u!an. (e"i!a)an. (enggunaan u!ang. (en#au*an u!ang. (eng,!a)an. #an (e"*,sesan a%)i*' Te"(at (e"*,sesan a%)i* $ang se!an:utn$a #ising%at TPA a#a!a) te"(at untu% "e"*,ses #an "enge"-a!i%an sa"(a) %e "e#ia !ing%ungan' O*ang a#a!a) ,*ang (e*se,*angan. %e!,"(,% ,*ang. #an+atau -a#an )u%u"' Pe"e*inta) (usat $ang se!an:utn$a #ise-ut Pe"e*inta) a#a!a) P*esi#en Re(u-!i% In#,nesia $ang "e"egang %e%uasaan (e"e*inta)an Nega*a Re(u-!i% In#,nesia se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Un#ang-Un#ang Dasa* Nega*a Re(u-!i% In#,nesia Ta)un 1612' Pe"e*inta) #ae*a) a#a!a) gu-e*nu*. -u(ati. atau ;a!i%,ta. #an (e*ang%at #ae*a) se-agai unsu* (en$e!engga*a (e"e*inta)an #ae*a)'

0'

1' 2'

3'

4'

8'

6'

10' 11'

12'

- 00 Pasa! 2 A

- 11 Pasa! 2

Pengatu*an (enge!,!aan sa"(a) ini -e*tu:uan untu%&

a'

"en:aga %e!esta*ian ungsi !ing%ungan )i#u( #an %ese)atan "as$a*a%at9 #an -' "en:a#i%an sa"(a) se-agai su"-e* #a$a'

Pasa! 0

Pe*atu*an Pe"e*inta) ini "e!i(uti (engatu*an tentang& a' %e-i:a%an #an st*ategi (enge!,!aan sa"(a)9 (en$e!engga*aan (enge!,!aan sa"(a)9 %,"(ensasi9 (enge"-angan #an (ene*a(an te%n,!,gi9 siste" in ,*"asi9 (e*an "as$a*a%at9 (e"-inaan'

-' 5' #'

e' '

#an g'

BAB II

KEBI<AKAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH

- 22 Pasa! 1

718

Pe"e*inta) "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi nasi,na! #a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

728

Pe"e*inta) (*,/insi "en$usun #an "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi (*,/insi #a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

708

Pe"e*inta) %a-u(aten+%,ta "en$usun #an "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi %a-u(aten+%,ta #a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

Pasa! 2

718

Ke-i:a%an #an st*ategi #a!a" (enge!,!aan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 1 (a!ing se#i%it "e"uat&

a'

a*a) %e-i:a%an (engu*angan (enanganan sa"(a)9 #an

#an

-' (*,g*a" A

- 33 -' (*,g*a" (engu*angan #an (enanganan sa"(a)' 728 P*,g*a" se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 )u*u - )a*us "e"uat& a' -' ta*get (engu*angan ti"-u!an sa"(a) #an (*i,*itas :enis sa"(a) se5a*a -e*ta)a(9 #an ta*get (enanganan sa"(a) untu% setia( %u*un ;a%tu te*tentu'

Pasa! 3

Ke-i:a%an #an st*ategi nasi,na! #a!a" (enge!,!aan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 1 a$at 718 #iteta(%an #engan (e*atu*an (*esi#en'

Pasa! 4

718

Ke-i:a%an #an st*ategi (*,/insi #a!a" (enge!,!aan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 1 a$at 728 #iteta(%an #engan (e*atu*an gu-e*nu*' Da!a" "en$usun %e-i:a%an st*ategi (*,/insi se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 )a*us -e*(e#,"an (a#a %e-i:a%an #an st*ategi nasi,na! #a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

728

Pasa! 8

718

Ke-i:a%an #an st*ategi %a-u(aten+%,ta #a!a" (enge!,!aan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 1 a$at 708 #iteta(%an #engan (e*atu*an -u(ati+;a!i%,ta'

728

- 44 Da!a" - "en$usun %e-i:a%an st*ategi %a-u(aten+%,ta se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 )a*us -e*(e#,"an (a#a %e-i:a%an #an st*ategi nasi,na! se*ta %e-i:a%an #an st*ategi (*,/insi #a!a" (enge!,!aan sa"(a)'

Pasa! 6

718

Pe"e*inta) %a-u(aten+%,ta se!ain "eneta(%an %e-i:a%an #an st*ategi se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 1 a$at 708. :uga "en$usun #,%u"en *en5ana in#u% #an stu#i %e!a$a%an (enge!,!aan sa"(a) *u"a) tangga #an sa"(a) se:enis sa"(a) *u"a) tangga'

728 Ren5ana A

- 88 728 Ren5ana in#u% se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 (a!ing "e"uat& se#i%it

a' (e"-atasan sa"(a)9

ti"-u!an

-' (en#au*an sa"(a)9

u!ang

5' (e"an aatan sa"(a)9

%e"-a!i

#' (e"i!a)an sa"(a)9

e' sa"(a)9

(engu"(u!an ' g'

(engang%utan sa"(a)9 (eng,!a)an sa"(a)9 )' (e"*,sesan sa"(a)9 #an a%)i*

i' (en#anaan'

708 Ren5ana in#u% se-agai"ana #i"a%su# #iteta(%an :ang%a ;a%tu (a!ing (a#a a$at untu% se#i%it 7se(u!u)8 ta)un'

718 1 0

BAB III PEN?ELENGGARAAN PENGELOLAAN SAMPAH

Bagian Kesatu

- 66 U"u "

Pasa! 10

718

Pen$e!engga*aan (enge!,!aan sa"(a) "e!i(uti&

a'

(engu*angan

sa"(a)9 #an -' (enanganan sa"(a)' 728 Setia( ,*ang ;a:i- "e!a%u%an (engu*angan sa"(a) #an (enanganan sa"(a)'

Bagian Ke#ua

Pengu*angan Sa"(a)

Pasa! 11

718

Pengu*angan sa"(a) "e!i(uti& a' (e"-atasan ti"-u!an sa"(a)9

-' (en#au*an A

1010 -' (en#au*an u!ang sa"(a)9 (e"an aatan #an+atau 5'

%e"-a!i sa"(a)' 728 Pengu*angan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #i!a%u%an #engan 5a*a& a' "engguna%an -a)an $ang #a(at #iguna u!ang. -a)an $ang #a(at #i#au* u!ang. #an+atau -a)an $ang "u#a) #iu*ai ,!e) (*,ses a!a"9 #an+atau "engu"(u!%an #an "en$e*a)%an %e"-a!i sa"(a) #a*i (*,#u% #an+atau %e"asan $ang su#a) #iguna%an'

-'

708

Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai tata 5a*a "engu"(u!%an #an "en$e*a)%an %e"-a!i sa"(a) #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*!in#ungan #an (enge!,!aan !ing%ungan )i#u('

Pasa! 12

P*,#usen ;a:i- "e!a%u%an sa"(a) #engan& a'

(e"-atasan

ti"-u!an

"en$usun *en5ana #an+atau (*,g*a" (e"-atasan ti"-u!an sa"(a) se-agai -agian #a*i usa)a #an+atau %egiatann$a9 #an+atau "eng)asi!%an (*,#u% #engan "engguna%an %e"asan $ang "u#a) #iu*ai ,!e) (*,ses a!a" #an $ang "eni"-u!%an sa"(a) sese#i%it "ung%in'

-'

Pasa! 10

718

P*,#usen ;a:i- "e!a%u%an sa"(a) #engan& a'

(en#au*an

u!ang

"en$usun (*,g*a" (en#au*an u!ang sa"(a) se-agai -agian #a*i usa)a #an+atau %egiatann$a9

-' 5' 728

1111 "engguna%an -a)an -a%u (*,#u%si $ang #a(at #i#au* u!ang9 #an+atau "ena*i% %e"-a!i sa"(a) #a*i (*,#u% #an %e"asan (*,#u% untu% #i#au* u!ang'

Da!a" "e!a%u%an (en#au*an u!ang sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718. (*,#usen #a(at "enun:u% (i)a% !ain'

708 Pi)a% A

1212 708 Pi)a% !ain. #a!a" "e!a%u%an (en#au*an u!ang se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 728. ;a:i"e"i!i%i iBin usa)a #an+atau %egiatan' Da!a" )a! (en#au*an u!ang sa"(a) untu% "eng)asi!%an %e"asan (angan. (e!a%sanaan (en#au*an u!ang ;a:i- "engi%uti %etentuan (e*atu*an (e*un#angan-un#angan #i -i#ang (enga;asan ,-at #an "a%anan' Pasa! 11 P*,#usen ;a:i- "e!a%u%an sa"(a) #engan& a' (e"an aatan %e"-a!i

718

"en$usun *en5ana #an+atau (*,g*a" (e"an aatan %e"-a!i sa"(a) se-agai -agian #a*i usa)a #an+atau %egiatann$a sesuai #engan %e-i:a%an #an st*ategi (enge!,!aan sa"(a)9

-' "engguna%an -a)an -a%u (*,#u%si $ang #a(at #iguna u!ang9 #an+atau 5' "ena*i% %e"-a!i sa"(a) #a*i (*,#u% %e"asan (*,#u% untu% #iguna u!ang' #an

Pasa! 12 718 Penggunaan -a)an -a%u (*,#u%si #an %e"asan $ang #a(at #iu*ai ,!e) (*,ses a!a". $ang "eni"-u!%an sese#i%it "ung%in sa"(a). #an $ang #a(at #i#au* u!ang #an+atau #iguna u!ang se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 12 sa"(ai #engan Pasa! 11 #i!a%u%an se5a*a -e*ta)a( (e*se(u!u) ta)un "e!a!ui (eta :a!an' Penta)a(an se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #iatu* ,!e) "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*!in#ungan #an (enge!,!aan !ing%ungan )i#u(' Da!a" "eneta(%an (eta :a!an se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*!in#ungan #an (enge!,!aan !ing%ungan )i#u( -e*%,,*#inasi #engan "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*in#ust*ian #an "e!a%u%an %,nsu!tasi (u-!i% #engan (*,#usen'

728

708

718

Ketentuan1010 !e-i) !an:ut "engenai tata 5a*a (engu*angan sa"(a) #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*!in#ungan #an (enge!,!aan !ing%ungan )i#u( sete!a) -e*%,,*#inasi #engan "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*in#ust*ian #an "e!a%u%an %,nsu!tasi (u-!i% #engan (*,#usen'

Bagian Ke#ua A

1111 Bagian Ke#ua Penanganan Sa"(a) Pasa! 13 Penanganan sa"(a) "e!i(uti %egiatan&

a' -' 5' #' e'

(e"i!a)an9 (engu"(u!an9 (engang%utan9 (eng,!a)an9 #an (e"*,sesan a%)i* sa"(a)'

Pasa! 14

718 Pe"i!a)an sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 13 )u*u a #i!a%u%an ,!e)&

a' -'

setia( ,*ang (a#a su"-e*n$a9 (enge!,!a %a;asan (e*"u%i"an. %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus. asi!itas u"u". asi!itas s,sia!. #an asi!itas !ainn$a9 #an (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta'

5'

728

Pe"i!a)an se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #i!a%u%an "e!a!ui %egiatan (enge!,"(,%an sa"(a) "en:a#i (a!ing se#i%it 2 7!i"a8 :enis sa"(a) $ang te*#i*i atas& a' sa"(a) $ang "engan#ung -a)an -e*-a)a$a #an -e*a5un se*ta !i"-a) -a)an -e*-a)a$a #an -e*a5un9 sa"(a) $ang "u#a) te*u*ai9 sa"(a) $ang #a(at #iguna%an %e"-a!i9 sa"(a) $ang #a(at #i#au* sa"(a) !ainn$a'

-' 5' #'

u!ang9 #an e' 708

Penge!,!a %a;asan (e*"u%i"an. %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus.

1212 asi!itas s,sia!. #an asi!itas u"u". asi!itas !ainn$a #a!a" "e!a%u%an (e"i!a)an sa"(a) ;a:i- "en$e#ia%an sa*ana (e"i!a)an sa"(a) s%a!a %a;asan' 718 Pe"e*inta) %a-u(aten+%,ta "en$e#ia%an sa*ana (e"i!a)an sa"(a) s%a!a %a-u(aten+%,ta' Pe"i!a)an sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 708 #an a$at 718 )a*us "engguna%an sa*ana $ang "e"enu)i (e*s$a*atan&

728

a' :u"!a) A

1313

a'

:u"!a) sa*ana sesuai :enis (enge!,"(,%an sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 7289 #i-e*i !a-e! atau tan#a9 #an -a)an. -entu%. #an ;a*na ;a#a)'

-' 5'

Pasa! 18

718

Pengu"(u!an sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a"

Pasa! 13 )u*u - #i!a%u%an ,!e)&

a'

(enge!,!a %a;asan (e*"u%i"an. %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus. asi!itas u"u". asi!itas s,sia!. #an asi!itas !ainn$a9 #an (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta'

-'

728

Penge!,!a %a;asan (e*"u%i"an. %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus. asi!itas u"u". asi!itas s,sia!. #an asi!itas !ainn$a #a!a" "e!a%u%an (engu"(u!an sa"(a) ;a:i- "en$e#ia%an&

a' -' 5'

TPS9 TPS 0R9 #an+atau a!at (engu"(u! untu% sa"(a) te*(i!a)'

708

Pe"e*inta) %a-u(aten+%,ta "en$e#ia%an TPS #an+atau TPS 0R (a#a ;i!a$a) (e*"u%i"an'

718

TPS #an+atau TPS 0R se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at

1414 728 #an a$at 708 )a*us "e"enu)i (e*s$a*atan&

a'

te*se#ia sa*ana untu% "enge!,"(,%%an sa"(a) "en:a#i (a!ing se#i%it 2 7!i"a8 :enis sa"(a)9 !uas !,%asi #an %a(asitas sesuai %e-utu)an9 !,%asin$a "u#a) #ia%ses9 ti#a% "en5e"a*i !ing%ungan9 #an

-' 5' #'

e' "e"i!i%i :a#;a! (engu"(u!an #an (engang%utan'

728

Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai (e*s$a*atan te%nis (engu"(u!an #an (en$e#iaan TPS #an+atau TPS 0R #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e%e*:aan u"u"'

Pasa! 16 A

1818 Pasa! 16

718

Pengang%utan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 13 )u*u 5 #i!a%u%an ,!e) (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta'

728

Pe"e*inta) %a-u(aten+%,ta #a!a" "e!a%u%an (engang%utan sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718& a' "en$e#ia%an a!at ang%ut sa"(a) te*"asu% untu% sa"(a) te*(i!a) $ang ti#a% "en5e"a*i !ing%ungan9 #an

-' "e!a%u%an (engang%utan sa"(a) #a*i TPS #an+atau TPS 0R %e TPA atau TPST'

708

Da!a" (engang%utan sa"(a). (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta #a(at "en$e#ia%an stasiun (e*a!i)an anta*a'

718

Ketentuan "engenai (e*s$a*atan a!at ang%ut se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 728 )u*u a #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*)u-ungan'

Pasa! 20

Da!a" )a! #ua atau !e-i) %a-u(aten+%,ta "e!a%u%an (eng,!a)an sa"(a) -e*sa"a #an "e"e*!u%an (engang%utan sa"(a) !intas %a-u(aten+%,ta. (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta #a(at "engusu!%an %e(a#a (e"e*inta) (*,/insi untu% "en$e#ia%an stasiun (e*a!i)an anta*a #an a!at ang%ut'

Pasa! 21

718

1616 Peng,!a)an sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa!

13 )u*u # "e!i(uti %egiatan&

a' -' 5'

(e"a#atan9 (eng,"(,san9 #au* u!ang "ate*i9 #au* u!ang

#an+atau #' ene*gi'

728 Peng,!a)an sa"(a) (a#a a$at 718 #i!a%u%an ,!e)&

se-agai"ana #i"a%su#

2020 a' setia( ,*ang (a#a su"-e*n$a9 -' (enge!,!a %a;asan (e*"u%i"an. %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. -' (enge!,!a A

%a;asan %)usus. asi!itas u"u". asi!itas s,sia!. #an asi!itas !ainn$a9 #an 5' (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta'

708

Penge!,!a %a;asan (e*"u%i"an. %a;asan %,"e*sia!. %a;asan in#ust*i. %a;asan %)usus. asi!itas u"u". asi!itas s,sia!. #an asi!itas !ainn$a ;a:i- "en$e#ia%an asi!itas (eng,!a)an sa"(a) s%a!a %a;asan $ang -e*u(a TPS 0R' Pe"e*inta) %a-u(aten+%,ta asi!itas (eng,!a)an sa"(a) (e*"u%i"an $ang -e*u(a& a' -' 5' TPS 0R9 stasiun (e*a!i)an anta*a9 TPA9 "en$e#ia%an (a#a ;i!a$a)

718

#an+atau #' TPST'

Pasa! 22

718

Pe"*,sesan a%)i* sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# #a!a"

Pasa! 13 )u*u e #i!a%u%an #engan "engguna%an&

a' -'

"et,#e !a)an u*ug te*%en#a!i9 "et,#e !a)an u*ug sanite*9 te%n,!,gi *a"a)

#an+atau 5' !ing%ungan' 728

Pe"*,sesan a%)i* sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #i!a%u%an ,!e) (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta'

2121 Pasa! 20

718

Da!a" "e!a%u%an (e"*,sesan sa"(a). (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta "en$e#ia%an #an "eng,(e*asi%an TPA'

a%)i* ;a:i-

728

Da!a" "en$e#ia%an TPA se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta& a' "e!a%u%an (e"i!i)an !,%asi sesuai #engan *en5ana tata *uang ;i!a$a) (*,/insi #an+atau %a-u(aten+%,ta9

1212 -' "en$usun ana!isis -ia$a #an "en$usun *an5angan te%n,!,gi9 #an 5' te%nis' 708 L,%asi TPA se-agai"ana 708 L,%asi A

#i"a%su# (a#a a$at 728 )u*u a. (a!ing se#i%it "e"enu)i as(e%& a' ge,!,gi9 -' 5' )i#*,ge,!,gi9 %e"i*ingan B,na9

#' :a*a% #a*i !a(angan te*-ang9 e' :a*a% #a*i (e*"u%i"an9 -e*a#a #i %a;asan !in#ung+5aga*

' ti#a% a!a"9

#an+atau g' -u%an "e*u(a%an #ae*a) -an:i* (e*i,#e u!ang 22 7#ua (u!u) !i"a8 ta)un'

718

TPA $ang #ise#ia%an ,!e) (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 728 )a*us #i!eng%a(i& a' #asa*9 asi!itas

-' asi!itas !ing%ungan9 5' asi!itas ,(e*asi9 asi!itas

(e*!in#ungan

#an #'

(enun:ang'

Pasa! 21

1010 718 Peng,(e*asian TPA se-agai"ana #i"a%su# #a!a" Pasa! 20 a$at 718 )a*us "e"enu)i (e*s$a*atan te%nis (eng,(e*asian TPA $ang #iteta(%an ,!e) "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e%e*:aan u"u"'

728

Da!a" )a! TPA ti#a% #i,(e*asi%an sesuai #engan (e*s$a*atan te%nis se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718. )a*us #i!a%u%an (enutu(an #an+atau *e)a-i!itasi'

708

Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai (enutu(an #an+atau *e)a-i!itasi se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 728 #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e%e*:aan u"u" sete!a) -e*%,,*#inasi #engan "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e*!in#ungan #an (enge!,!aan !ing%ungan )i#u('

Pasa! 22 A

Pasa! 22

718

Kegiatan (en$e#iaan asi!itas (eng,!a)an #an (e"*,sesan a%)i* sa"(a) #i!a%u%an "e!a!ui ta)a(an& a' -' 5' (e*en5anaan9 (e"-angunan9 #an (eng,(e*asian #an (e"e!i)a*aan'

728

Pe"-angunan

se-agai"ana

#i"a%su#

(a#a

a$at

718

)u*u - "e!i(uti %egiatan&

a'

%,nst*u%si9

-'

su(e*/isi9 u:i

#an 5' 5,-a' 708

Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai tata 5a*a (en$e#iaan asi!itas (eng,!a)an #an (e"*,sesan a%)i* sa"(a) #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang (e%e*:aan u"u"'

Pasa! 23

718

Da!a" "e!a%u%an %egiatan (engang%utan. (eng,!a)an. #an (e"*,sesan a%)i* sa"(a). (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta #a(at& a' "e"-entu% %e!e"-agaan (enge!,!a sa"(a)9

-' -e*"it*a #engan -a#an "as$a*a%at9 #an+ata u 5' -e%e*:asa"a #engan %a-u(aten+%,ta !ain'

usa)a

atau

(e"e*inta)

728

Ke"it*aan #an %e*:asa"a se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 )u*u - #an )u*u 5 #i!a%sana%an sesuai #engan (e*atu*an (e*un#angan-un#angan'

Pasa! 24

Da!a" )a! te*#a(at (*,/insi #a(at

%,n#isi %)usus. (e"e*inta) "e!a%u%an (engang%utan. (eng,!a)an. #an

Pasa! 28 A

(e"*,sesan sa"(a)'

a%)i*

Pasa! 28

Sa"(a) $ang ti#a% #a(at %egiatan se-agai"ana #i"a%su# a$at 718 #iti"-un #i TPA'

#i,!a) "e!a!ui #a!a" Pasa! 21

Pasa! 26

718

Da!a" (en$e!engga*aan (enanganan sa"(a). (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta "e"ungut *et*i-usi %e(a#a setia( ,*ang atas :asa (e!a$anan $ang #i-e*i%an' Ret*i-usi se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #iteta(%an se5a*a (*,g*esi -e*#asa*%an :enis. %a*a%te*isti%. #an /,!u"e sa"(a)' *et*i-usi se-agai"ana #i"a%su# (a#a

728

708 Hasi! a$at 718

#iguna%an untu%& a' -' 5' #' e' %egiatan !a$anan (enanganan sa"(a)9 (en$e#iaan asi!itas (engu"(u!an sa"(a)9 (enanggu!angan %ea#aan #a*u*at9 (e"u!i)an !ing%ungan a%i-at %egiatan (enanganan sa"(a)9 #an+atau (ening%atan %,"(etensi (enge!,!a sa"(a)'

718

Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai tata 5a*a (e*)itungan ta*i *et*i-usi -e*#asa*%an :enis. %a*a%te*isti%. #an /,!u"e sa"(a) se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 728 #iatu* #engan (e*atu*an "ente*i $ang "en$e!engga*a%an u*usan (e"e*inta)an #i -i#ang #a!a" nege*i'

Pasa! 00

718

Setia( ,*ang $ang -e*tugas "e!a%u%an %egiatan (engang%utan. (eng,!a)an. #an (e"*,sesan a%)i* sa"(a) ;a:i- "e"i!i%i se*ti i%at %,"(etensi' Ketentuan !e-i) !an:ut "engenai tata 5a*a "e"(e*,!e) se*ti i%at %,"(etensi se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #iatu* #a!a" (e*atu*an "ente*i sesuai #engan %e;enangann$a'

728

BAB >II

PERAN MAS?ARAKAT Pasa! 02 718 Mas$a*a%at -e*(e*an se*ta #a!a" (*,ses (enga"-i!an %e(utusan. (en$e!engga*aan. #an (enga;asan #a!a" %egiatan (enge!,!aan sa"(a) *u"a) tangga #an sa"(a) se:enis sa"(a) *u"a) tangga $ang #ise!engga*a%an ,!e) Pe"e*inta) #an+atau (e"e*inta) #ae*a)' 728 Pe*an se*ta "as$a*a%at se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718 #a(at -e*u(a& a' (e"-e*ian usu!. (e*ti"-angan. #an+atau sa*an %e(a#a Pe"e*inta) #an+atau (e"e*inta) #ae*a) #a!a" %egiatan (enge!,!aan sa"(a)9 (e"-e*ian sa*an #an (en#a(at #a!a" (e*u"usan %e-i:a%an #an st*ategi (enge!,!aan sa"(a) *u"a) tangga #an sa"(a) se:enis sa"(a) *u"a) tangga9 (e!a%sanaan %egiatan (enanganan sa"(a) *u"a) tangga #an sa"(a) se:enis sa"(a) *u"a) tangga $ang #i!a%u%an se5a*a "an#i*i #an+atau -e*"it*a #engan (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta9 #an+atau (e"-e*ian (en#i#i%an #an (e!ati)an. %a"(an$e. #an (en#a"(ingan ,!e) %e!,"(,% "as$a*a%at %e(a#a angg,ta "as$a*a%at

-'

5'

#'

#a!a" (enge!,!aan sa"(a) untu% "engu-a) (e*i!a%u angg,ta "as$a*a%at' 708 Pe*an se*ta "as$a*a%at se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 728 )u*u a #an )u*u #isa"(ai%an "e!a!ui ,*u" $ang %eangg,taann$a te*#i*i atas (i)a%-(i)a% te*%ait'

BAB >III PEMBINAAN

Pasa! 03

718

Pa*a "ente*i se5a*a te*%,,*#inasi "e!a%u%an (e"-inaan %e(a#a (e"e*inta) #ae*a) #a!a" (enge!,!aan sa"(a)' se-agai"ana #i"a%su# (a#a a$at 718

728

Pe"-inaan

#i!a%u%an "e!a!ui&

a' (e"-e*ian A

a' (e"-e*ian n,*"a. stan#a*. (*,se#u*. #an %*ite*ia9 -' 5' #ise"inasi (e*atu*an (e*un#angun#angan #i -i#ang (enge!,!aan sa"(a)9 (en#i#i%an #an (e!ati)an (enge!,!aan sa"(a)9 #i -i#ang

#' asi!itasi (en$e!esaian (e*se!isi)an anta*#ae*a)9 e' asi!itasi %e*:a sa"a (e"e*inta) #ae*a). -a#an usa)a #an "as$a*a%at #a!a" (en$e!engga*aan (*asa*ana #an sa*ana (enge!,!aan sa"(a)9 #an+atau asi!itasi (en$e!engga*aan (*asa*ana #an sa"(a)' -antuan te%nis (enge"-angan sa*ana (enge!,!aan

'

708

Gu-e*nu* "e!a%u%an (e"-inaan (e"e*inta) %a-u(aten+%,ta #a!a" (enge!,!aan sa"(a) "e!a!ui& a' -' 5' #' e' -antuan te%nis9 -i"-ingan te%nis9 #ise"inasi (e*atu*an (enge!,!aan sa"(a)9 #ae*a)

%e(a#a

#i

-i#ang -i#ang

(en#i#i%an #an (e!ati)an #i (enge!,!aan sa"(a)9 #an+atau asi!itasi (en$e!esaian (enge!,!aan anta*%a-u(aten+%,ta'

(e*se!isi)an sa"(a)

Pasa! 04

Mente*i. gu-e*nu*. #an+atau -u(ati+;a!i%,ta #a(at "e!a%u%an (e"-inaan %e(a#a "as$a*a%at #a!a" (enge!,!aan sa"(a) "e!a!ui& a' -antuan te%nis9 -' -i"-ingan te%nis9 5' #ise"inasi (e*atu*an (e*un#ang-un#angan #an (e#,"an #i -i#ang (enge!,!aan sa"(a)9 #an+atau (e!ati)an #i -i#ang

#' (en#i#i%an #an (enge!,!aan sa"(a)'

#'

(eng,!a)an

#a!a"

-entu%

"engu-a)

%a*a%te*isti%.

%,"(,sisi. #an :u"!a) sa"(a)9 #an+atau e' (e"*,sesan a%)i* sa"(a) #a!a" -entu% (enge"-a!ian sa"(a) #an+atau *esi#u )asi! (eng,!a)an se-e!u"n$a %e "e#ia !ing%ungan se5a*a a"an'