Anda di halaman 1dari 21

PEMANASAN GLOBAL

PETA KONSEP PEMANASAN GLOBAL

A.

PENGERTIAN PEMANASAN GLOBAL


Mungkin anda pernah berada di dalam mobil yang tertutup rapat pada

siang hari. Sinar matahari dengan leluasa dapat memasuki ruangan mobil melalui kaca mobil, sehingga menyebabkan udara di dalam mobil menjadi lebih panas. Udara di dalam mobil menghangat, karena panas sinar matahari yang masuk tidak dapat leluasa keluar. Sehingga panas tersebut terperangkap di dalam mobil. Demikian halnya dengan pemanasan global. Matahari memancarkan radiasinya ke bumi menembus lapisan atmosfer bumi. Radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa, namun sebagian gelombang tersebut diserap oleh gas rumah kaca, yaitu CO , ! O, C!", # O, O$, dan C%C yang berada di atmosfer. Sebagai akibatnya gelombang tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. &eristi'a ini

terjadi berulang(ulang, sehingga menyebabkan suhu rata(rata di permukaan bumi meningkat. &eristi'a inilah yang sering disebut dengan pemanasan global. Suhu rata(rata global pada permukaan bumi telah meningkat ).*" + ).,-.C /,.$$ + ).$ .%0 selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bah'a, 1Sebagian besar peningkatan temperatur rata(rata global sejak pertengahan abad ke( ) kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas(gas rumah kaca akibat akti2itas manusia melalui efek rumah kaca3.

B.

Mekanisme Terjadinya
&roses terjadinya efek rumah kaca ini berkaitan dengan daur aliran panas

matahari. 4urang lebih $)5 radiasi matahari yang mencapai tanah dipantulkan kembali ke angkasa dan diserap oleh uap, gas karbon dioksida, nitrogen, oksigen, dan gas(gas lain di atmosfer. Sisanya yang *)5 diserap oleh tanah, laut, dan a'an. &ada malam hari tanah dan badan air itu relatif lebih hangat daripada udara di atasnya. 6nergi yang terserap diradiasikan kembali ke atmosfer sebagai radiasi inframerah, gelombang panjang atau radiasi energi panas. Sebagian besar radiasi inframerah ini akan tertahan oleh karbon dioksida dan uap air di atmosfer. !anya sebagian kecil akan lepas ke angkasa luar. 7kibat keseluruhannya adalah bah'a permukaan bumi dihangatkan oleh adanya molekul uap air, karbon dioksida, dan semacamnya. 6fek penghangatan ini dikenal sebagai efek rumah kaca.Sedangkan proses secara singkatnya yaitu ketika sinar radiasi matahari menembus kaca sebagai gelombang pendek sehingga panasnya diserapa oleh bumi dan tanaman yang ada di dalam rumah kaca tersebut. Untuk selanjutnya, panas tersebut di radiasikan kembali namun dengan panjang gelombang yang panjang /panjang gelombang berbanding dengan energi0 sehingga sinar radiasi tersebut tidak dapat menembus kaca. 7kibatnya, suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi dibandingkan dengan suhu yang di luar rumah kaca.

C.

PENYEBAB PEMANASAN GLOBAL


&emanasan global merupakan fenomena global yang disebabkan oleh

akti2itas manusia di seluruh dunia, pertambahan populasi penduduk, serta pertumbuhan teknologi dan industri. Oleh karena itu peristi'a ini berdampak global. &enyebab pemanasan global adalah sebagai berikut 8 1. Efek R ma! Ka"a Segala sumber energi yang terdapat di 9umi berasal dari Matahari. Sebagian besar energi tersebut berbentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. 4etika energi ini tiba permukaan 9umi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan 9umi. &ermukaan 9umi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini ber'ujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. #amun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, sulfur dioksida dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. :as( gas ini disebabkan oleh berbagai hal di antaranya 8 a. K#ns msi ener$i %a!an %akar f#si& Sektor industri merupakan penyumbang emisi karbon terbesar, sedangkan sektor transportasi menempati posisi kedua. Menurut Departemen 6nergi dan Sumberdaya Mineral / ))$0, konsumsi energi bahan bakar fosil memakan sebanyak *)5 dari total konsumsi energi, sedangkan listrik menempati posisi kedua dengan memakan ,)5 dari total konsumsi energi. Dari sektor ini, ;ndonesia mengemisikan gas rumah kaca sebesar ",-"5 dari total emisi gas rumah kaca. ;ndonesia termasuk negara pengkonsumsi energi terbesar di 7sia setelah Cina, <epang, ;ndia dan 4orea Selatan. 4onsumsi energi yang besar ini

diperoleh karena banyaknya penduduk yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energinya, 'alaupun dalam perhitungan penggunaan energi per orang di negara berkembang, tidak sebesar penggunaan energi per orang di negara maju. 9anyaknya gas rumah kaca yang dibuang ke atmosfer dari sektor ini berkaitan dengan gaya hidup dan jumlah penduduk. US7 merupakan negara dengan penduduk yang mempunyai gaya hidup sangat boros, dalam mengkonsumsi energi yang berasal dari bahan bakar fosil, berbeda dengan negara berkembang yang mengemisikan sejumlah gas rumah kaca, karena akumulasi banyaknya penduduk. %. Sam'a! Sampah menghasilkan gas metana /C!"0. Diperkirakan , ton sampah padat menghasilkan =) kg gas metana. Sampah merupakan masalah besar yang dihadapi kota(kota di ;ndonesia. Menurut 4ementerian #egara >ingkungan !idup pada tahun ,??= rata(rata orang di perkotaan di ;ndonesia menghasilkan sampah sebanyak ),- kg@hari dan pada tahun ))) terus ) ) meningkat menjadi , kg@hari. Dilain pihak jumlah penduduk terus meningkat sehingga, diperkirakan, pada tahun sampah yang dihasilkan mencapai =)) juta kg@hari atau ,?) ribu ton@tahun. Dengan jumlah ini maka sampah akan mengemisikan gas metana sebesar ?=)) ton@tahun. Dengan demikian, sampah di perkotaan merupakan sektor yang sangat potensial, mempercepat proses terjadinya pemanasan global. ". Ker sakan ! (an Salah satu fungsi tumbuhan yaitu menyerap karbondioksida /CO 0, yang merupakan salah satu dari gas rumah kaca, dan

mengubahnya menjadi oksigen /O 0. Saat ini di ;ndonesia diketahui telah terjadi kerusakan hutan yang cukup parah. >aju kerusakan hutan di ;ndonesia, menurut data dari %orest Aatch ;ndonesia / )),0, sekitar , juta@tahun. 4erusakan hutan tersebut disebabkan oleh kebakaran hutan, perubahan tata guna lahan, antara lain perubahan hutan menjadi perkebunan dengan tanaman tunggal secara besar(besaran, misalnya perkebunan kelapa sa'it, serta kerusakan(kerusakan yang ditimbulkan oleh pemegang !ak &engusahaan !utan /!&!0 dan !utan Banaman ;ndustri /!B;0. Dengan kerusakan seperti tersebut diatas, tentu saja proses penyerapan karbondioksida tidak dapat optimal. !al ini akan mempercepat terjadinya pemanasan global. Menurut data dari Cayasan &elangi, pada tahun ,??), emisi gas CO yang dilepaskan oleh sektor kehutanan, termasuk perubahan tata guna lahan, mencapai D" 5 dari total emisi CO ;ndonesia yang mencapai *"-,D, kiloBon. &ada tahun ,??" terjadi peningkatan emisi karbon menjadi *"5. d. Per(anian dan 'e(ernakan Sektor ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca melalui sa'ah(sa'ah yang tergenang yang menghasilkan gas metana, pemanfaatan pupuk serta praktek pertanian, pembakaran sisa(sisa tanaman, dan pembusukan sisa( sisa pertanian, serta pembusukan kotoran ternak. Dari sektor ini gas rumah kaca yang dihasilkan yaitu gas metana /C!"0 dan gas dinitro oksida /# )0. &ada kurun 'aktu paruh terakhir abad ke( ), penggunaan pupuk kimia dunia untuk pertanian meningkat pesat. 4ebanyakan pupuk kimia ini berbahan nitrogenoksida yang $)) kali lebih kuat dari karbondioksida sebagai perangkap panas, sehingga ikut memanaskan bumi. 7kibat lainnya adalah pupuk kimia yang meresap masuk ke dalam tanah dapat

mencemari sumber(sumber air minum kita. Di ;ndonesia, sektor pertanian dan peternakan menyumbang emisi gas rumah kaca sebesar -.)= 5 dari total gas rumah kaca yang diemisikan ke atmosfer.

:as(gas yang dihasilkan itu menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan 9umi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan 9umi. 4eadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata(rata tahunan bumi terus meningkat. ). Efek *m'an Ba&ik &enyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. &ada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas(gas rumah kaca seperti CO , pemanasan pada a'alnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. 4arena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. 6fek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO sendiri. /Aalaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat0. Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan(lahan karena CO memiliki usia yang panjang di atmosfer. Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya /albedo0 oleh es. 4etika suhu global meningkat, es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. 9ersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air di ba'ahnya akan terbuka. 9aik daratan maupun air memiliki kemampuan

memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es, dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. !al ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair, menjadi suatu siklus yang berkelanjutan. +. ,ariasi ma(a!ari Berdapat hipotesa yang menyatakan bah'a 2ariasi dari Matahari, dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari a'an, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. &erbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya akti2itas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. &endinginan stratosfer bagian ba'ah paling tidak telah diamati sejak tahun ,?D), yang tidak akan terjadi bila akti2itas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini. /&enipisan lapisan oEon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut terjadi mulai akhir tahun ,?*)(an.0 %enomena 2ariasi Matahari dikombinasikan dengan akti2itas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan dari masa pra(industri hingga tahun ,?=), serta efek pendinginan sejak tahun ,?=). 7da beberapa hasil penelitian yang menyatakan bah'a kontribusi Matahari mungkin telah diabaikan dalam pemanasan global. Dua ilmuan dari Duke Uni2ersity mengestimasikan bah'a Matahari mungkin telah berkontribusi terhadap "=(=)5 peningkatan temperatur rata(rata global selama periode ,?))( ))), dan sekitar =($=5 antara tahun ,?-) dan ))). Stott dan rekannya mengemukakan bah'a model iklim yang dijadikan pedoman saat ini membuat estimasi berlebihan terhadap efek gas(gas rumah kaca dibandingkan dengan pengaruh MatahariF mereka juga mengemukakan bah'a efek pendinginan dari debu 2ulkanik dan aerosol sulfat juga telah dipandang remeh. Aalaupun demikian, mereka menyimpulkan bah'a bahkan dengan meningkatkan sensiti2itas iklim

terhadap pengaruh Matahari sekalipun, sebagian besar pemanasan yang terjadi pada dekade(dekade terakhir ini disebabkan oleh gas(gas rumah kaca. &ada tahun ))D, sebuah tim ilmuan dari 7merika Serikat, <erman dan S'iss menyatakan bah'a mereka tidak menemukan adanya peningkatan tingkat GketeranganG dari Matahari pada seribu tahun terakhir ini. Siklus Matahari hanya memberi peningkatan kecil sekitar ),)*5 dalam tingkat GketerangannyaG selama $) tahun terakhir. 6fek ini terlalu kecil untuk berkontribusi terhadap pemansan global. Sebuah penelitian oleh >ock'ood dan %rHhlich menemukan bah'a tidak ada hubungan antara pemanasan global dengan 2ariasi Matahari sejak tahun ,?-=, baik melalui 2ariasi dari output Matahari maupun 2ariasi dalam sinar kosmis.

-.

GE.ALA PEMANASAN GLOBAL


9agaimana kita tahu adanya pemanasan globalI !al ini dapat kita ketahui

melalui gejala(gejala yang tampak, diantaranya yaitu 8 1. Ke%akaran ! (an %esar/%esaran 9ukan hanya di ;ndonesia, sejumlah hutan di 7merika Serikat juga ikut terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga. ;lmu'an mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih a'al sehingga salju meleleh lebih a'al juga. 7rea hutan lebih kering dari biasanya dan lebih mudah terbakar. ). Si( s ' r%aka&a "e'a( r sak 7kibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa 'aktu silam. banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs bersejarah berusia D)) tahun di Bhailand, Sukhotai, sudah rusak akibat banjir besar belum lama ini.

+.

Ke(in$$ian $ n n$ %erk ran$ Banpa disadari banyak orang, pegunungan 7lpen mengalami

penyusutan ketinggian. ;ni diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan perlahan terangkat kembali. 0. Sa(e&i( %er$erak &e%i! "e'a( 6misi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana, maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak lebih cepat. 1. 2anya yan$ Terk a( yan$ Ber(a!an 7kibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun ini, maka migrasi sejumlah he'an lebih cepat terjadi. Mereka yang bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih tangkas, bisa bertahan hidup. !al serupa berlaku bagi semua mahluk hidup termasuk manusia. 3. Pe&e&e!an Besar/%esaran 9ukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku. &elelehan ini memicu dasar tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang(lubang dan merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah(rumah. ;mbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.

4.

Ke$anji&an di -aera! K ( % !ilangnya , = danau di 4utub Utara beberapa dekade silam

memunculkan ide bah'a pemanasan global terjadi lebih 1heboh3 di daerah kutub. Riset di sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan mencairnya bagian beku dasar bumi. 5. Mekarnya T m% !an di K ( % *(ara Saat pelelehan 4utub Utara memicu problem pada tanaman danhe'an di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saatmatahari terbenam pada biota 4utub Utara. Banaman di situ yang dulu terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. ;lmu'an menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba. 6. 2a%i(a( Mak!& k 2id ' Pinda! ke -a(aran Le%i! Tin$$i Sejak a'al dekade ,?))(an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi menemukan tupai, berang(berang atau tikus hutan. ;lmu'an menemukan bah'a he'an(he'an ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global. &erpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga, sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair. 17. Penin$ka(an Kas s A&er$i Sering mengalami serangan bersin(bersin dan gatal di mata saat musim semi, maka salahkanlah pemanasan global. 9eberapa dekade terakhir kasus alergi dan asma di kalangan orang 7merika alami peningkatan. &ola hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmu'an memperlihatkan bah'a tingginya le2el karbondioksida dan temperatur belakangan inilah pemicunya. 4ondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih a'al dan memproduksi lebih banyak serbuk sari.

E.

-AMPAK PEMANASAN GLOBAL


9anyak dampak atau akibat yang diakibatkan oleh adanya pmanasan

global ini di antaranya yaitu 8 1. Men"airnya es di k ( % (ara 8 se&a(an &emanasan :lobal berdampak langsung pada terus mencairnya es di daerah kutub utara dan kutub selatan. 6s di :reenland yang telah mencair hampir mencapai ,? juta ton. Dan 2olume es di 7rtik pada musim panas ))* hanya tinggal setengah dari yang ada " tahun sebelumnya. Mencairnya es saat ini berjalan jauh lebih cepat dari model(model prediksi yang pernah diciptakan oleh para ilmu'an. 9eberapa prediksi a'al yang pernah dibuat sebelumnya memperkirakan bah'a seluruh es di kutub akan lenyap pada tahun )") sampai ,)). Betapi data es tahunan yang tercatat hingga tahun ))* membuat mereka berpikir ulang mengenai model prediksi yang telah dibuat sebelumnya. &ara ilmu'an mengakui bah'a ada faktor(faktor kunci yang tidak mereka ikutkan dalam model prediksi yang ada. Dengan menggunakan data es terbaru, serta model prediksi yang lebih akurat, Dr. !. <. J'ally, seorang ahli iklim #7S7 membuat prediksi baru yang sangat mencengangkan8 !7M&;R S6MU7 6S D; 4UBU9 UB7R7 747# >6#C7& 7#B7R7 B7!U# ))- K ), . 9aru(baru ini sebuah fenomena alam kembali ))-, menunjukkan betapa seriusnya kondisi ini. &ada tanggal D Maret sebuah bongkahan es seluas "," kilometer persegi /hampir ,,= kali luas kota Surabaya0 di 7ntartika runtuh. Menurut peneliti, bongkahan es berbentuk lempengan yang sangat besar itu mengambang permanen di

sekitar ,.D)? kilometer selatan 7merika Selatan, barat daya Semenanjung 7ntartika. &adahal, diyakini bongkahan es itu berada di sana sejak ,.=)) tahun lalu. Menurut ketua peneliti #S;DC Bed Scambos, lempengan es yang disebut Ailkins ;ce Shelf itu sangat jarang runtuh. Sekarang, setelah adanya perpecahan itu, bongkahan es yang tersisa tinggal , .?=) kilometer persegi, ditambah =,D kilometer potongan es yang berdekatan dan menghubungkan dua pulau. &erubahan di 7ntartika sangat kompleks dan lebih terisolasi dari seluruh bagian dunia. 7ntartika di 4utub Selatan adalah daratan benua dengan 'ilayah pegunungan dan danau berselimut es yang dikelilingi lautan. 9enua ini jauh lebih dingin daripada 7rtik, sehingga lapisan es di sana sangat jarang meleleh, bahkan ada lapisan yang tidak pernah mencair dalam sejarah. Bemperatur rata(ratanya minus "? derajat Celsius, tapi pernah mencapai hampir minus ?) derajat celsius pada <uli ,?-$. %enomena mencairnya es di benua yang mengandung hampir ?) persen es di seluruh dunia itu mendapat perhatian serius peneliti. ). Menin$ka(nya &e9e& 'erm kaan &a ( Mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan berdampak langsung pada naiknya le2el permukaan air laut /grafik di ba'ah menunjukkan hasil pengukuran le2el permukaan air laut selama beberapa tahun terakhir0. &ara ahli memperkirakan apabila seluruh :reenland mencair. >e2el permukaan laut akan naik sampai dengan * meter. Cukup untuk menenggelamkan seluruh pantai, pelabuhan, dan dataran rendah di seluruh dunia.

&eningkatan >e2el &ermukaan >aut yang diukur oleh satelit BO&6L@&oseidon dan <ason(, /Sumber8 #7S70 +. Per %a!an Ik&im:" a"a yan$ semakin eks(rim #7S7 menyatakan bah'a pemanasan pada bumi. perubahan global cuaca berimbas ekstrimnya dan iklim hujan dapat curah tanpa semakin &ola

berubah(ubah

diprediksi sehingga menyebabkan banjir di satu tempat, tetapi kekeringan di tempat yang lain. Bopan dan badai tropis baru akan bermunculan dengan kecenderungan semakin lama semakin kuat. Banpa diperkuat oleh pernyataan #7S7 di atas pun 7nda sudah dapat melihat efeknya pada lingkungan di sekitar kita. 7nda tentu menyadari betapa panasnya suhu di sekitar 7nda belakangan ini. 7nda juga dapat melihat betapa tidak dapat diprediksinya kedatangan musim hujan ataupun kemarau yang mengakibatkan kerugian bagi petani karena musim tanam yang seharusnya dilakukan pada musim kemarau ternyata malah hujan. 7nda juga dapat mencermati kasus(kasus badai ekstrim yang belum pernah melanda 'ilayah('ilayah terntentu di ;ndonesia. Bahun(tahun belakangan ini kita makin sering dilanda badai(badai yang mengganggu jalannya pelayaran dan pengangkutan baik 2ia laut maupun udara. 9ila fenomena dalam

negeri masih belum cukup bagi 7nda, 7nda dapat juga mencermati berita( berita internasional mengenai bencana alam. 9adai topan di <epang dan 7merika Serikat terus memecahkan rekor kecepatan angin, skala, dan kekuatan badai dari tahun ke tahun, curah hujan dan badai salju di China juga terus memecahkan rekor baru dari tahun ke tahun. 7nda dapat mencermati informasi(informasi ini melalui media massa maupun internet. Bidak ada satu benua pun di dunia ini yang luput dari perubahan iklim yang ekstrim ini. 0. Ge&#m%an$ Panas menjadi Semakin Ganas &emanasan mengakibatkan terjadi Bahun dan ))* :lobal gelombang semakin adalah kuat. tahun

panas menjadi semakin sering

pemecahan rekor baru untuk suhu yang dicapai oleh gelombang panas yang biasa melanda 7merika Serikat. Daerah St. :eorge, Utah memegang rekor tertinggi dengan suhu tertinggi mencapai "-o Celcius. /Sebagai perbandingan, 7nda dapat membayangkan suhu kota Surabaya yang terkenal panas MhanyaN berkisar di antara $)o($*o Celcius0. Suhu di St. :eorge disusul oleh >as Oegas dan #e2ada yang mencapai "*o Celcius, serta beberapa kota lain di 7merika Serikat yang rata(rata suhunya di atas ")o Celcius. Daerah Death Oalley di California sempat mencatat suhu =$o Celcius. Serangan gelombang panas kali ini bahkan memaksa pemerintah di beberapa negara bagian untuk mendeklarasikan status darurat siaga ;. Serangan tahun itu memakan beberapa korban meninggal /karena kepanasan0, mematikan ratusan ikan air ta'ar, merusak hasil pertanian, memicu kebakaran hutan yang hebat, serta membunuh he'an(he'an ternak.

&ada tahun 6ropa Selatan

))$, daerah juga pernah

mendapat serangan gelombang panas hebat yang mengakibatkan tidak kurang dari $=.))) orang meninggal dunia dengan korban terbanyak dari &erancis /,".-) ji'a0. &erancis merupakan negara dengan korban ji'a terbanyak karena tidak siapnya penduduk dan pemerintah setempat atas fenomena gelombang panas sebesar itu. 4orban ji'a lainnya tersebar mulai dari ;nggris, ;talia, &ortugal, Spanyol, dan negara( negara 6ropa lainnya. :elombang panas ini juga menyebabkan kekeringan parah dan kegagalan panen merata di daerah 6ropa. Mungkin kita tidak mengalami gelombang( gelombang panas maha dahsyat seperti yang dialami oleh 6ropa dan 7merika Serikat, tetapi melalui pengamatan dan dari apa yang 7nda rasakan sehari(harinya. 7nda dapat juga merasakan betapa panasnya suhu di sekitar 7nda. Orang(orang yang sehari(harinya bekerja dengan menggunakan kendaraan terbuka di siang hari bolong /misalnya sales dengan sepeda motor0 mungkin dapat menceritakan dengan betapa panasnya sinar matahari yang menyengat punggung mereka. 1. 2a%isnya G&e(ser/ S m%er Air Bersi! - nia Mencairnya gletser(gletser dunia mengancam ketersediaan bersih, turut laut dan air pada

jangka panjang akan menyumbang dunia. Dan peningkatan le2el air

sayangnya itulah yang terjadi saat ini. :letser(gletser dunia saat ini mencair hingga titik yang mengkha'atirkan. #7S7 mencatat bah'a sejak tahun ,?D) hingga ))= saja, jumlah gletser( gletser di berbagai belahan dunia yang hilang tidak kurang dari -.))) meter kubik. &ara ilmu'an #7S7 kini telah menyadari bah'a cairnya gletser, cairnya es di kedua kutub bumi, meningkatnya temperatur bumi secara global, hingga meningkatnya le2el air laut merupakan bukti(bukti bah'a planet bumi sedang terus memanas. Dan dipastikan bah'a umat manusialah yang bertanggung ja'ab untuk hal ini. 3. Per$eseran ek#sis(em

Dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air maupun penyebaran penyakit melalui 2ektor. Seperti meningkatnya kejadian Demam 9erdarah karena munculnya ruang /ekosistem0 baru untuk nyamuk ini berkembang biak. Dengan adamya perubahan iklim ini maka ada beberapa spesies 2ektor penyakit /eP 7edes 7gipty0, Oirus, bakteri, plasmodium menjadi lebih resisten terhadap obat tertentu yang target nya adalah organisme tersebut. Selain itu bisa diprediksi kan bah'a ada beberapa spesies yang secara alamiah akan terseleksi ataupun punah dikarenakan perbuhan ekosistem yang ekstreem ini. hal ini juga akan berdampak perubahan iklim yang bisa berdampak kepada peningkatan kasus penyakit tertentu seperti ;S&7 /kemarau panjang@kebakaran hutan, D9D 4aitan dengan musim hujan tidak menentu0. :radasi >ingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada penyakit melalui air maupun 2ektor. Ditambah dengan polusi udara hasil emisi gas(gas pabrik yang tidak terkontrol akan berkontribusi terhadap penyakit(penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan sebagainya.

;.

*PAYA MENGATASI PEMANASAN GLOBAL

4arena banyaknya dampak yang dikibatkan oleh pemanasan global, maka kita sebagai manusia perlu melakukan upaya untuk mencegah atau mengatasi global 'arming, yaitu 8
1.

S(ra(e$i In(ernasi#na& 7tmosfer dunia merupakan suatu kesatuan yang tunggal, karenanya

dampak dari pemanasan global akan dirasakan oleh setiap orang, baik oleh yang menyebabkannya maupun yang tidak. Oleh karena itu semua negara yang menjalankan strategi pembangunannya harus melihat baik secara nasional maupun secara global. <angan sampai suatu proses justru menyebabkan mereka sendiri menjadi korban utamanya.
2.

Tan$$ n$ ja<a% $&#%a& 4eadaan global saling tergantung merupakan suatu kenyataan,

namun sering tidak dihargai. Sudah saatnya semua negara sadar untuk memikul tanggung ja'ab bersama melalui tindakan yang terkoordinasi untuk melindungi kesejahteraan bersama. Semua negara bertanggung ja'ab untuk melakukan usaha global mela'an pemanasan global. &erlu pemikiran bersama dalam menetapkan strategi pembangunan global yang berkelanjutan.
3.

Menin$ka(kan 'ar(isi'asi ne$ara/ne$ara di d nia Untuk mengatasi Betapi dari pemanasan pemanasan saat global global membutuhkan partisipasi ini sendiri. !al ini banyak disebabkan

aktif dari semua negara di dunia. Bidak hanya dari negara yang sudah maju. ancaman negara yang belum memiliki kesadaran tentang pentingnya mengantisipasi beberapa alasan, antara lain 8 tidak cukupnya informasi, tidak cukupnya komunikasi, terbatasnya sumberdaya manusia, kesulitan institusi(institusi dan terbatasnya sumberdaya keuangan.
4.

- k n$an n( k 'ene&i(ian

&enelitian mengenai hal(hal yang berkaitan dengan pemanasan global sangat diperlukan dalam membuat ramalan(ramalan yang lebih seksama akan kemungkinan terjadinya perubahan di masing( masing negara. Oleh karena itu negara(negara yang mampu selayaknya membantu negara berkembang dari segi finansialnya, disamping membantu dalam hal ilmu pengetahuan.
5.

Pem%an$ nan yan$ rama! &in$k n$an #egara( negara di dunia sudah saatnya melaksanakan pembangunan

yang bersifat ramah lingkungan. &embangunan ramah lingkungan adalah pembangunan yang dilakukan tidak boleh menyakiti lingkungan hidup baik fisik maupun sosbud dan harus ramah terhadap peranan ekologinya.
6.

Re!a%i&i(asi ! (an dan &a!an kri(is. Rehabilitasi hutan dan lahan kritis harus dilakukan karena jika

hutan

rusak

dan lahan

menjadi

kritis ini

maka

kandungan

karbon dapat

menurun. %enomena

dijadikan potensi untuk dilakukan perdagangan

karbon. Sebuah

contoh sederhana dari perdagangan karbon, misalnya hutan hujan tropik di 7sia mengandung ,$=K =) ton C@ha. &erkiraan harga karbon antara USQ , K $)@ton C /Soemar'oto, )),0.
7.

Me&aksanakan Pr#(#k#& Ky#(# &rotokol 4yoto me'ajibkan negara industri maju untuk

mengurangi emisi gas rumah kaca /CO , ! O, C!", # O, O$, dan C%C0 minimal =,=5 dari tingkat emisi tahun ,??) selama tahun ))- sampai ), , melalui Mekanisme Pembangunan Bersih. Dilakukan dengan cara negara maju menanamkan modalnya dinegara berkembang dalam proyek yang dapat menghasilkan pengurangan emisi gas rumah kaca.
8.

Kri(eria Lin$k n$an

Untuk pencapaian tingkat polusi dari kondisi saat ini sampai pada tingkat yang tidak membahayakan dibutuhkan kriteria(kriteria lingkungan dalam bentuk baku mutu yang disepakati oleh semua negara. 9aku mutu tersebut harus senantiasa mengalami perubahan yang bertahap ke arah kriteria lingkungan yang ideal bagi kelangsungan hidup mahluk hidup yang ada di bumi.
9.

-ana Pr#yek Dalam melaksanakan pembangunan yang ramah lingkungan,

selayaknya negara maju diprioritaskan kepada

memberikan negara

bantuan

dana. 9antuan yang

lebih

berkembang

melaksanakan

pembangunan yang tidak merusak lingkungan.


10. Men$!i&an$kan Kar%#n

Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. &ohon, terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya, menyerap karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan karbon dalam kayunya. Di seluruh dunia, tingkat perambahan hutan telah mencapai le2el yang mengkha'atirkan. Di banyak area, tanaman yang tumbuh kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang lain, seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. >angkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca. :as karbon dioksida juga dapat dihilangkan secara langsung. Caranya dengan menyuntikkan /menginjeksikan0 gas tersebut ke sumur( sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan /lihat 6nhanced Oil Reco2ery0. ;njeksi juga bisa dilakukan untuk mengisolasi gas ini di ba'ah tanah seperti dalam sumur minyak, lapisan batubara atau aRuifer. !al ini telah dilakukan di salah satu anjungan

pengeboran lepas pantai #or'egia, di mana karbon dioksida yang terba'a ke permukaan bersama gas alam ditangkap dan diinjeksikan kembali ke aRuifer sehingga tidak dapat kembali ke permukaan. Salah satu sumber penyumbang karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar fosil. &enggunaan bahan bakar fosil mulai meningkat pesat sejak re2olusi industri pada abad ke(,-. &ada saat itu, batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi pada pertengahan abad ke(,?. &ada abad ke( ), energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. &erubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas ke udara, karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. Aalaupun demikian, penggunaan energi terbaharui dan energi nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. 6nergi nuklir, 'alaupun kontro2ersial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya, bahkan tidak melepas karbon dioksida sama sekali.

11.

Efisiensi Pen$$ naan Ener$i Untuk mengurangi efek rumah kaca perlunya pula efisiensi dalam

penggunaan energy 99%. Misalnya untuk efisiensi penggunaan energy dan penggunaan emisi CO , antara lain perlunya pengembangan transport umum yang menarik bagi masyarakat, seperti bis yang bersih, aman, nyaman, dan tepat 'aktu dengan terminal khusus yang mempunyai tempat parker yang luas dan tidak menganggu keramaian lalu lintas. Selain itu, transportasi umum lainnya yang perludigalakkan pula adalah kereta api yang bersih, aman, nyaman, dan tepat 'aktu. 4arena kereta api dapat memba'a penumpang lebih banyak dan mempunyai daya tarik bagi masyarakat dan para 'isata. Di samping itu, kereta api dapat

mengurangi kemacetan, penghematan bahan bakar, mengurangi buangan emisi ke udara dan mengurangi gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.