Anda di halaman 1dari 40

Siklus sel

Peran kunci : Pembelahan sel * Mitosis sel anakan sama dg sel induk * Meiosis sel anakan tidak sama dg sel induk

MITOSIS DAN MEIOSIS


Merupakan type pembelahan sel yang berbeda Ciri-ciri yang sama Persamaan : 1. Duplikasi seluruh isi kromosom sel seblm pembelahan 2. Mempergunakan sel induk sbg acuan u/ membuat DNA&RNA 3. Menggunakan serat gelendong u/ memisahkan kromosom

Perbedaan 1. Prilaku kromosom hsl duplikasi setlh replikasi DNA : MITOSIS *Jml kromosom anak sama dg jml kromosom induk MEIOSIS * Jml kromosom anak separoh jml kromosom induk 2. Materi genetik: Mitosis : tdk terjd pertukaran materi genetik Meiosis: terjd pertukaran materi genetik anak kromosom 4 kromatid (tetrad)

Keaktifan pembelahan sel


Sel yang sudah terspesialisasi dan tidak akan mengalami pembelah lagi pada organisme dewasa mis: sel saraf

Sel yang secara umum tidak dapat membelah lagi,tetapi jika diinduksi akan membelah mis: sel hati
* Sel yang mempunyai aktifitas tinggi

Prinsip Siklus Sel


Pembelahan sel menghasilkan sel-sel anak yang identik secara genetik Bagaimana mendistribusikan materi genetik yg identik ke sel-sel anak Pada sel eukariot diregulasi oleh sistem kontrol molekular yg meregulasi jalannya siklus sel eukariot

Bila sistem kontrol molekuler gagal berfungsi, regulasi siklus sel memainkan peran penting dalam perkembangan kanker

Fase mitotik silih berganti dengan interfase dalam siklus sel


Distribusi materi genetik yang identik dan ketepatan pewarisan DNA dari satu generasi ke generasi berikutnya

Berdasarkan jumlah kromosom sel terdiri dari: sel somatik (46 kromosom) sel gamet (23 kromosom) Sel somatik membelah secara mitosis, sel gamet membelah secara miosis Kromosom terbuat dari kromatin, kompleks DNA dan molekul2 protein terkait yang mempertahankan struktur kromosom dan membantu mengontrol aktivitas gen

Distribusi kromosom selama pembelahan


Sel sedang tidak membelah atau sedang menduplikasi DNA-nya dalam persiapan u/pembelahan sel, kromosom dlm serat kromatin yg rapat, panjang dan tipis Setelah duplikasi DNA, kromosom berkondensasi, setiap serat kromatin menjadi terkumpar dan terlipat rapat sehingga kromosom jauh lebih pendek tebal

Setiap kromosom terduplikasi memiliki dua kromatid yg masing2 mengandung mol DNA identik, saling melekat menurut panj berkat kompleks protein adhesif (kohesin)

Dlm proses pembelahan sel, kedua kromatid memisah & bergrk menuju kedua nukleus baru, satu nukleus terbtk pd masing2 ujung sel Pembelahan nukleus diikuti pembelahan sitoplasma (sitokinesis)

Fase siklus sel


Pada sel manusia: Fase G1 (tumbuh) 5 6 jam Fase S (sintesis) sel bertumbuh sambil menjalin kromosom2 nya 10 12 jam Fase G2 tumbuh sambil mempersiapkan untuk pembelahan 4 6 jam Fase M (mitotik) mitosis dan sitokinesis 1 jam

Mitosis & sitokinesis


G2 Interfase Mitosis 1. Profase 2. Prometafase 3. Metafase 4. Anafase 5. Telofase

INTERFASE
Interfase akhir nukleus terbentuk jelas, dibungkus o/ selubung nukleus Mempunyai satu atau lebih nukleolus Terdapat dua sentromer

Profase
Kromatin tersusun longgar pd interfase di profase akan yergulung lebih rapat, memadat menjadi kromosom Perubahan nukleus dan sitoplasma Nukleoli menghilang, kromosom terduplikasi dua kromatid identik Dlm sitoplasma gelendong mitotik mulai terbentuk dr mikrotubul yg keluar dr sentriol Sentriol mulai bergerak

Prometafase
Ddg nukleus terfragmentasi, mikrotubul berinteraksi dg kromosom Kedua kromatid yg berasal dr satu kromosom memiliki struktur khusus kinetokor Interaksi ini, menyebabkan kromosom mulai melakukan gerakan

Metafase
Mikrotubul nonkinetokor berinteraksi dg mikrotubul dr kutub sel yg berlawanan Sentrosom sekarang berada pd kutup yg berlawan dlm sel Kromosom berkumpul pd plat metafase Sentromer dr seluruh kromosom membuat formasi sebaris dan kromatid

ANAFASE
Pasangan sentromer dr setiap kromosom berpisah yang akhirnya melepaskan kromatid Kromatid sekarang dianggap sebag kromosom lengkap Kromatid yg tadinya menyatu mulai berpisah ke arah kutub sel yg berlawanan Mikrotubul kinetokornya memendek Karena mikrotubul kinetokornya melekat dg sentromer,mk sentromernya tertarik lebih dulu

TELOFASE
Mikrotubul nonkinetokor lebih memperpnjang sel lagi, dan nukleus anak terbentuk pd kedua kutub sel Selubung nukleus terbtk kembali dr fragmen2 selubung nukleus induk dan bag2 lain sistem endometrium Kromosom menjadi kurang tergulung menjadi benang2 halus kromatid

MEIOSIS dan GAMETOGENESIS


Meiosis terjadi pd sel gamet (ovum & spermatozoa) Kromosom induk tidak sama dg anak * bentuk * jumlah Kromosom autosom (tubuh/22 ps) gonosom (gonad/1ps) Gonosom penentu jenis kelamin (X & Y)

MEIOSIS
Interfase MEIOSIS I Profase I Metafase I Anafase I Telofase I dan sitokinesis MEIOSIS II Profase II Metafase II Anafase II Telofase II dan sitokinesis

INTERFASE: Sama dg mitosis dmn meiosis juga dimulai dg replikasi kromosom Interfase akhir nukleus terbentuk jelas, dibungkus o/ selubung nukleus Mempunyai satu atau lebih nukleolus Terdapat dua sentromer

PROFASE I
Merupakan fase yg lebih kompleks & lama dibanding profase mitosis Kromosom mulai memadat Kromosom homolog membelah bersamaan membtk kromatid sebagai pasangannya Shg terbentuk 4 kromatid (2 psg), yg saling menyilang, tetap terikat dlm kromosom Persilangan yg terikat ini disebut kiasma & segmen kromosom saling bertukar

Profase I td:
Leptoten: psg kromosom homolog terletak berdampingan,hampir tdk terlihat, tetrad Zigoten: kromosom menebal & memendek terlihat = mitosis Pakiten: terjadi sinapsis, pindah silang,pertukaran kromatid Diploten/diakinesis: kromosom semkin memendek,terbtk kiasma yg bergabung dg lengan kromosom yg btknya tdk sama dg kromosom induk

Sementara komponen sel lainnya mempersiapkan diri mis: nukleus membelah yg = mitosis & membran nukleus, nukleolus mulai menyebar Sentriol mulai bergerak kearah yag berlawanan, Serat gelendong dr mikrotubul mulai terbtk yg berikatan dg kinetokor yg berasal dr kromosom Propase I ini dpt berlangsung bbrp hari bahkan sampai 90% dr waktu meiosis

METAFASE I
Kromosom terssn pd plat metafase dg psg homolog Pd masing psgan tetap berada pd mikrotubul kinetokor masing sentriol Mikrotubul masing sentriol menempel sesamanya

ANAFASE I
Serat gelendong menggerakan kromosom ke arah kutub dg psngan kromatid ttp terikat pd sentromer Bedanya dg mitosis: 1. kromosom homolog bergerak ke kutub yg berlawanan (ke kutub searah) 2. kromosom tetap berpasangan (sendiri) 3. serat gelendong memisahkan psng kromatid dr masing kromosom (kromatid tdk memisah)

TELOFASE I & SITOKINESIS


Srt gelendong ttp memisahkan psg kromosom smp ke kutub sel, setiab kutub memp satu set kromosom (haploid) tp setiap kromosom tetap memp psg kromatid. Sitokinesis terjadi secara simultan membtk 2 sel anak, membran nukleus, nukleolus terbtk. Terjadi interfase II sebelum meiosis II. Terjadi replikasi lagi utk persiapan melakukan meiosis II.

MEIOSIS II
Dimana masing sel anak melakukan pempelahan yg ama dng mitosis, diakhiri dg terbentuknya 4 sel anak
Membawa kromosom haploid

Komposisi kromosom anak tidak sama dg komposisi kromosom induk (tdk mirip)

GAMETOGENESIS
1.Spermatogenesis : spermatogonium mitosis (proliferasi) spermatosit I meiosis I spermatosit II meiosis II spermatid Transformasi (pematangan) spermatozoa (4 spermatozoa) Proses ini terjadi di tubulus seminiferus di testis Satu siklus spermatogenesis 72 jam

Tahap spermatogenesis
1. Spermatositogenesis : proliferasi, perbanyakan sel secara mitosis (spermatogonium) 2. Meiosis : proses meiosis I dan meiosis II (spermatosit I & spermatosit II) 3. Spermiogenesis: transformasi dlm pembtkan kepala spermatozoa (spermatid spermatozoa)

SPERMIOGENESIS

2. Sel pemelihara a. sel sertoli: f - melindungi sel spermatogenik sertoli jungtion - nutrisi pd sel spermatogenik - fagositosis * sel spermato genik abnormal * residual body - membina plasma semen - menggetahkan hormon ABP

2 Sel pemelihara a. sel sertoli: f - melindungi sel spermatogenik sertoli jungtion - nutrisi pd sel spermatogenik - fagositosis * sel spermato genik abnormal * residual body - membina plasma semen - menggetahkan hormon ABP b. Sel leydig ( jaringan interstitial) f. menghasilkan hormon testosteron yg dikontrol o/ LH/ FSH/GnRH

2. Oogenesis : oogonium mitosis (proliferasi)( folikel promordial) oosit I meiosis I (folikel primer) oosit II meiosis II (folikel sekunder) ootid transformasi (pematangan) (folikel tertier) ovum (folikel Graaf) (1 ovum 3 polosit) Proses ini terjadi di dalam folikel di ovarium Satu siklus oogenesis normal 28 hari

Gambar ovarium

Gambar folikel-folikel

FSH Folikel esrogen LH K .Luteumprogesteron

KORELASI KLINIS Perubahan kromosom (jumlah & struktur) kelainan genetik. 1. Jumlah Aneuploid & Poliploid *nondisjungtion* se ps kromosom homolog tdk bergrk wkt meiosis I atau kromatid gagal berpisah selama meiosis II 2. Struktur: a. Delesi (hilangnya segmen kromosom) b.Duplikasi (pengulangan segmen kromosom) c. Inversi (membalik segmen kromosom) d. Translokasi( memindahkan segmen kromosom)