Anda di halaman 1dari 8

Tabel 3.

1 Lembar Observasi Aktivitas Guru


No 1 Aspek yang Diamati Pra Kegiatan a. Mengucapkan salam b. Mengajak berdoa AJA c. Presensi Kegiatan Awal a. Apersepsi dan menggali pengetahuan awal b. Menyampaikan informasi tentang materi yang akan dipelajari c. Menyampaikan informasi tentang tujuan pembelajaran yang akan dicapai siswa Kegiatan Inti a. Menyampaikan konse utama kepada siswa b. Menilai kegiatan siswa dalam menyusun kerangka karangan narasi ekspositoris c. Menilai kegiatan siswa dalam mengembangkan kerangka karangan narasi ekspositoris d. Menilai hasil menulis kerangka karangan narasi ekspositoris siswa e. Menilai hasil menulis mengembangkan kerangka karangan narasi ekspositoris siswa f. Memberikan penguatan terhadap hasil kerja siswa Kegiatan Akhir a. Membimbing siswa untuk menarik kesimpulan kegiatan pembelajaran b. Mengadakan refleksi di akhir pembelajaran c. Memberikan pemantapan di akhir pembelajaran Jumlah % Nilai Rata-rata Kriteria Tingkat Keberhasilan % Nilai Rata-rata pada pertemuan 1 dan 2 Pertemuan

Cara menghitung data hasil obsevasi aktivitas guru yaitu sebagai berikut: Skor Akhir = Jumlah seluruh skor x 100 Skor Maksimal

Persentase skor akhir = Jumlah seluruh skor x 100 Skor Maksimal

Tabel 3.3 Lembar Observasi Aktifitas Siswa


Aspek yang Dinilai No Nama Siswa Keaktifan menuangkan ide Kemandirian menuangkan ide Kecepatan menyelesaikan NA Ketuntasan T BT

Jumlah Nilai rata-rata Persentase (%)

Cara menghitung data hasil obsevasi aktivitas siswa yaitu sebagai berikut: Skor Akhir = Jumlah seluruh skor x 100 Skor Maksimal

Persentase skor akhir = Jumlah seluruh skor x 100 Skor Maksimal 3.6.2 Tes Tulis Pada penelitian ini, tes yang dilakukan berbentuk tes tulis. Tes tulis yang dimaksud dalam penelitian ini adalah produk akhir dari rangkaian kegiatan menulis narasi ekspositoris melalui pengalaman pribadi siswa. Pemberian tes tulis ini digunakan untuk mengukur keberhasilan keterampilan menulis narasi ekspositoris. Keberhasilan tindakan dapat dilihat dari hasil tes setiap siklus. Tes penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali pertemuan pada siklus I dan dua kali pertemuan pada siklus II. Tes yang dilakukan yaitu ,enusun kerangka karangan dan mengembangkan kerangka karangan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui keterampilan siswa dalam menulis narasi ekspositoris dengan memperhatikan aspek-aspek yang telah ditentukan. Aspek-aspek tersebut yaitu (1) menentukan kerangka karangan, (2) kesesuaian isi dengan judul, (3) diksi (pemilihan kata), (4) penggunaan ejaan. Adapun format penilaian

keterampilan menulis narasi ekspositori melalui pengalaman pribadi siswa adalah sebagai berikut.
Aspek menulis yang dinilai No Nama Siswa Menentukan kerangka Kesesuaian isi dengan judul Diksi (pilihan kata) Penggunaan ejaan Koherensi NA T BT Ketuntasan

Jumlah Nilai rata-rata Persentase (%)

Skor Akhir = Jumlah seluruh skor x 100 Skor Maksimal

Persentase skor akhir = Jumlah seluruh skor x 100 Skor Maksimal 3.6.3 Dokumentasi Dokumentasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan bahan rekaman selama penelitian berlangsung. Tujuan dari penggunaan dokumentasi ini adalah menggambarkan kejadian serta hasil nyata dari pelaksanaan pembelajaran menulis narasi ekspositoris melalui peengalaman siswa. Dokumen ini merupakan foto kegiatan pemelajaran. Dokumentasi foto berupa foto kegiatan selama pembelajaran pada siklus I dan siklus II. Hasil dokumentasi foto ini akan diperhunakan untuk memperkuat bukti analisis pada setiap siklus. Selain itu, data yang diambil melalui dokumentasi foto juga memperjelas data lain yang hanya terdeskripsikan melaui tulisan atau angka. 3.7 Teknik Analaisis Data Teknik analisis data dilakukan setelah pelaksanaan tindakan pada setiap siklus. Analisis data merupaan proses menyeleksi, menyederhanakan, memfokuskan, menganstraksikan, dan mengorganisasi data secara sistematis dan rasional untuk menyusun

jawaban terhadap tujuan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, (a) reduksi data, (b) penyajian data dan (c) penarikan kesimpulan. Kegiatan penyajian data ini dilakuakan dalam rangka mengorganisasikan hasil rduks, dengan menyusun secara narasi sekumpulan informasi yang diperoleh dari hasil reduksi hingga memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Informasi yang dimaksud adalah uraian proses kegiatan pemelajaran, respon siswa terhadap pembelajaran,serta hasil yang diperoleh sebagai akibat dari pembrian tindakan. Sajian data selanjutna ditafsirkan dan dievaluasi untuk merncanakan tindakan selanjutnya. Kegiatan penarikan kesimpulan mencakup pencarian arti dan makna data serta memberi penjelasan. Makna dan arti yang diperoleh tersebut harus diuji kebenarannya serta kecocokannya melalui kegiatan verifikasi. Verifikasi tersebut merupakan validitas data yang disimpulkan. Hasil analisis data ini akan dijadikan dasar untuk melaksanakan tindakan selanjutnya, jika pemberian tindakan sebelumnya tidak berhasil. Berdasrkan analisis maka akan ditentukan mana yang perlu dilakukan perbaikan untuk pelaksanaan tindakan selanjutnya. Penarikan kesimpulan dilihat dari hasil ketuntasan siswa baik secara individu maaupun klasikal selama pembelajaran menulis narasi ekspositoris berdasarkan pengalaman siswa. 3.8 Prosedur Penelitian Kegiatan dalam penelitian diawali dengan tahap pratindakan kemudiandilanjutkan dengan tahap tindakan yang terdiri dari du sklus. Pemaparannya sebagai berikut 3.8.1 Tahap Pretindakan Tahap pratidakan ini merupakan awal kegiatan penelitian.Dalam tahap ini peneliti melakukan observasi awal terhadap kegiatan pembelajaran menulis narasi ekspositoris yang

dilaksanakan oleh guru kelas V. Peneliti hanya bertindak sebagai observer tanpa mengadakan perbaikan dalam pembelajaran tesebut secara langsung. Untuk memperoleh data tersebut peneliti menggunakan instrumen berupa lembar penilaian dan catatan lapangan. Lembar penilaian ini digunakan untuk mengetahui nilai yang diperoleh siswa serta ketuntasan secara klasikal. Sedagkan catatan lapangan untuk menctat hal khusus yang terjadi selama tahap pra tindakan. Tahap yang dilakukan dalam kegiatan pratindakan meliputi bservasi dan refleksi. Pada tahap observasi peneliti melakukan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru kelas V. Peneliti mencatat kekurangan dalam pembelajaran menggunakan catatn lapangan. Sedangkan pada tahap refleksi, peneliti mengkaji dan mempertimbangkan hasil dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas V 3.8.2 Tahap Tindakan Tahap tindakan ini dilaksanakan setelah kegiatan pratindakan. Tahapan penelitian ini dimulai dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dalam suatu sistem spiral yang terkait. Setelah sampai tahap refleksi, dilanjutkan pada pembelajaran berikutnya yang meiputi perencanaan yang telah disempurnakan kemudian tindakan, observasi dan refleksi dan setrusnya sampai siswa mencapai ketuntasan belajar. Pada tahap ini terdiri dari dua siklus dan pada tiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Tiap-tiap siklus medilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut. 3.8.2.1 Perncanaan Siklus I Pada perencanaan siklus I ini pembelajaran berlangsung dua kali peremuan dengan masing-masing pertemuan selama 2x35 menit. Kegiatan-kegiatan yang terjadi selama proses pembelajaran adalah sebagai berikut Pertama, pertemuan 1. Pada tahap perencanaan peneliti merancang persiapan pelaksanaan tindakan.Perencanaan tindakan tersebut adalah (1) membuat rencana

pelaksanaan pembelajaran menulis narasi ekspositoris melalui pengalaman siswa dengan alokasi waktu 2x35 menit. Standar Kompetensi mengungkapkan pikiran, perasaan, informasin dan pengalaman secara tertulis dalam bentuk karangan. Kompetensi dasar menulis karangan berdasar pengalaman dengan memperhatikan pilihan kata dan penggunaan ejaan. Dan materi pokok menulis narasi ekspositoris. (2) Membuat tes hasil, tes berupa lembar tugas menyusun kerangka karangan. Lembar tes diberikan kepada masing-masing siswa. (3) Mempersiapkan instrumen penelitian berupa lembar observasi aktifitas siswa dan guru, dan lembar penilaian keterampilan menulis narasi ekspositoris. (4) Melakukan koordinasi dengan guru bidang studi untuk menjadi observer dalam kegiatan penelitian. Kedua, pertemuan 2. Pada pertemuan kedua, peneliti merancang pesiapan pelaksanaan tindakan. Perencanaan tindakan tersebut adalah (1) membuat rencana pelaksanaan pembelajaran menulis narasi ekspositoris melalui pengalaman siswa dengan alokasi waktu 2x35 menit. Standar Kompetensi mengungkapkan pikiran, perasaan, informasin dan pengalaman secara tertulis dalam bentuk karangan. Kompetensi dasar menulis karangan berdasar pengalaman dengan memperhatikan pilihan kata dan penggunaan ejaan. Dan materi pokok menulis narasi ekspositoris. (2) Membuat tes hasil, tes berupa lembar tugas menyusun kerangka karangan. Lembar tes diberikan kepada masing-masing siswa. (3) Mempersiapkan instrumen penelitian berupa lembar observasi aktifitas siswa dan guru, dan lembar penilaian keterampilan menulis narasi ekspositoris. (4) Melakukan koordinasi dengan guru bidang studi untuk menjadi observer dalam kegiatan penelitian. 3.8.2.2`Pelaksanaan Siklus 1 Pertama, pertemuan 1.Kegiatan yang dilaksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan langkah-langkah dalam skenario pembelajaran yang tercantum dalamrencana pelaksanaan pembelajaran yang telah disusun sebelumnya (terdapat dalam lampiran RPP). Kegiatan pada siklus I pertemuan 1 yaitu kegiatan diawali salam, doa danpresensi.

Kemudian guru melakukan apersepsi, informasi materi dan tujuan materi yang akan diajarkan. Setelah itu pada kegiatan inti guru menyapaikan materi menulis narasi ekspositoris dan melaksanakan tes tertulis berupa tugas menyusun kerangka karangan tentang pengalaman pribadi siswa yang menyedihkan. Kedua, pertemuan 2. Kegiatan yang dilaksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan langkah-langkah dalam skenario pembelajaran yang tercantum dalam rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah disusun sebelumnya. Kegiatan pada siklusI pertemuan 2 sama dengan pertemuan 1 pada awal kegiatan. Namun terdapat perbedaan dari pertemuan 1 yaitu tes tulis siswa. Pada pertemuan 2 siswa mendapat tugas mengembangkan kerangka karangan yang disusun pada pertemuan 1. 3.8.2.3 Observasi Siklus I Pertama, pertemuan 1. Observasi dilaksanakan untuk mengamati aktifitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Observasi dilakukan dengan menggunakan lembar observasi sertalembar penilaian. Lembar observasi berupa lembar observasi aktivitas siswa dan guru dalam menerapkan pengalaman pribadi siswa pada pembelajaran menulis narasi ekspositoris. Sedangkan lembar penilaian berupa lembar penilaian keterampilan menulis narasi ekspositoris siswa. Kedua, pertemuan 2. Pada pertemuan 2 observasi yang dilaksanakan sama dengan pertmuan 1 yaitu observasi dilakukan menggunakan lembar observasi serta lembar penilaian. Lembar observasi berupa lembar observasi aktivitas siswa dan guru dalam menerapkan pengalaman pribadi siswa pada pembelajaran menulis narasi ekspositoris. Sedangkan lembar penilaian berupa lembar penilaian keterampilan menulis narasi ekspositoris siswa. Observasi yang ditujukan pada siswa bertujuan untuk mengetahui kegiatan siswa selama pembelajaran yang beruoa aktivitas siswa selama pembelajaran. Dan aktivitas guru dalam menerapkan pengalaman pribadi siswa pada pembelajaran. Sedangkan untuk

mengetahui hasil, dilakukan dengan melihat nilai hasil keterampilan menulis narasi ekspositoris siswa. 3.8.2.4 Refleksi Siklus I Setelah dua pertemuan selesai dilaksanakan, maka dilakukan analisis terhadap hasil observasi yang dijadikan bahan refleksi untuk perbaikan pada tindakan di siklus berikutnya. Hasil observasi yang dimaksud yaitu hasil observasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran menulis narasi ekspositoris melalui pengalaman pribadi siswa serta keterampilan emnulis narasi ekspositoris siswa setelah melaksanakan pembelajaran menulis narasi ekspositoris melalui pengalaman pribadi siswa yangmenyedihkan. Hasil refleksi siklus I digunakan sebagai bahan perencanaan pertemuan 1 siklus II.