Anda di halaman 1dari 4

LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA

A. PENGERTIAN LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA Istilah sosial budaya terbentuk dari kata sosial dan budaya.kata sosial berasal dari bahasa latin ,socius , yg berarti teman atau ada bersama orang lain. kata sosial kerap dikainkan dgn hal-hal yg berkenaan dgn masyarakat . sementara itu , budaya dari kata budi dan daya yg berarti akal dan kemampuan dgn demikian , sosial budaya berkaitan erat dgn hubyungan antarindividu dalam masyarakat yg dipengaruhi oleh pola pikir dan kemampuan tiap-tiap individu tsb. Manusia merupakan makhluk individu dan makhluk sosial . sebagai makhluk individu ,setiap manusia mempunyai cipta,rasa, dan karsa yg mendorongnya menciptakan hasil karya yg disebut kebudayaan. sebagai makhluk sosial,manusia memerlukan bantuan individu lain agar mampu bertahan hidup. Lingkugan sosial budaya terdiri dari dua aspek, yaitu lingkungan sosial dan lingkungan budaya. lingkungan sosial adalah kekuatan masyarakat dan berbagai sistem di sekitar individu atau kelompok manusia yg memengaruhi tingkah laku dan interaksi mereka. lingkungan budaya adalah keadaan sistem nilai budaya,adat istiadat, dan cara hidup masyarakat yg mengelilingi kehidupan seseorang. bardasarkan kedua pengertian tsb, lingkungan sosial budaya yaitu cara hidupmanusia dalam bermasyarakat B. KERAGAMAN LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA Lingkungan sosial(masyarakat)dan lingkungan budaya(kebudayaan)merupakan satu kesatuan yg tidak dapat dipisahkan setiap masyarakat marupakan bagian dari kebudayaan, sedangkan kebudayaan adalah milik masyarakat. Fungsi jakarta sbg ibukota negara membuat jakarta mempunyai peran ganda. jakarta tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga pusa perekonomian, pusat pendidikan, pusat wisata, dan pusat kebudayaan sekaligus. Ada beberapa faktor yg menjadi landasan pembentukan lingkungan sosial budaya,adanya kesamaan yg dimiliki bersama oleh masyarakat. misalnya kesamaan nasib, kepentingan, tujuan, dan idiologi. Berikut adalah faktor yg melandasi terciptanya keragaman lingkungan sosial budaya. 1. lingkungan sosial budaya atas dasat kesamaan wilayah, contoh: lingkungan masyarakat betawi di jakarta, lingkungan rukun tetangga(RT), lingkungan rukun warga(RW), termasuk didalamnya pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di wilayah masing-masing. 2. lingkungan sosial budaya atas dasar kepentingan yg sama dalam kelopok yg tidak tetap, contoh: lingkungan kesenian, lingkungan kerja, atau lingkungan politik .termasuk di dalam mengmbangkan potensi dan kretivitas masyarakat dalam bidang tertentu.

3. lingkungan sosial budaya atas dasar kepentingan yg sama dalam kelompok yg tetap,contoh:lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan kesehatan, atau lingkungan keagamaan. termasuk di dalam melayani masyarakat dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan keagamaan. C.PENTINGNYA BERMASYARAKAT LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA DALAM MEMBINA KERUKUNAN

Pengertian kerukuna bermasyarakat. menurut bahasa, kerukunan berarti perihal hidup rukun. sedangkan pengertian kata bermasyarakat adalah bersatu membentuk masyarakat, jadi pengertian kerukunan bermasyarakat sebagai hidup bersatu membentuk masyarakat yg rukun. 1. KEMISKINAN Kemiskinan bukan hanya disebabkan oleh ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan primer (pakaian, makanan dan tempat tinggal) barang-barang sekunder bahkan tersier pun menjadi ukuran kemampuan sosial ekonomi seseorang. pembinaan lingkungan pendidikan menjadi faktor penting untuk menghambat peningkatan jumlah kemiskinan di jakarta. 2. KEJAHATAN Kejahatan tidak dapat dilepaskan begitu saja dari lingkungan sosial budaya, kejahatan itu terjadi karna tuntutan hidup yg tinggi. namun ada juga kejahatan tingkat tinggi seperti korupsi. pembinaan lingkungan keagamaan perlu dilakukan untuk menghambat pertumbuhan tingkat kejahatan di jakarta. 3. PERPECAHAN KELUARGA Di kota besar cenderung mangalami perubahan sosial budaya yg cepat, seperti berubahnya pola peranan.dalam keluarga misalnya, seorang ibu tidak lagi berperan sebagai ibu rumah tangga. ia di tuntut mampu untuk mandiri atau bahkan membantu kepala keluarga memenuhi kebutuhan keluarga. akibatnya peranan sosial(ayah,ibu,anak)dalam keluarga tidak terlaksana dgn baik. perlu pembinaan beberapa lingkungan sosial budaya seperti lingkungan pendidikan, keagamaan, dan lembaga sosial berperan penting dalam membantu terciptanya kerukunan dalam keluarga. 4. KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja umumnya didasari oleh krisis yg dialami para remaja. krisis itu disebabkan karna mereka menghadapi masalah sosial dan masalah biologis sekaligus. akibatnya, remaja melampiaskan ekspresi diri dan kekecewaannya dalam bentuk kenakalan. pembinaan lingkungan keluarga menjadi solusi yg dapat mengurangi tingkat kenakalan remaja. 5. PERTENTANGAN SOSIAL Khusus di kota besar, pertentangan sosial menjadi hal yg mudah terjadi. dasar pertentangan sosial yg kerap terjadi asalah ada perbedaan yg beragam dalam masyarakat. lingkungan keluarga, pendidikan,dan lembaga kepemerintahan berpengaruh penting bagi kelangsungan kerukunan bermasyarakat.

Salah satu upaya pemerintah DKI jakarta untuk mencegah timbulnya permasalahan sosial adalah menetapkan rencana umum pembangunan sosial budaya(RUPSB). RUPSB mempunyai fungsi sbg berikut. 1. RUPSB merupakan pedoman perencanaan strategis serta pola dasar pembanguna sosial budaya DKI jakarta 2. RUPSB menggariskan prioritas-prioritas utama dalam formulasi kebijakan pembangunan sosial budaya masyarakat DKI jakarta 3. RUPSB menjadi pedoman umum bagi sistem pemantauan,pelaporan,dan sistem penilaian(monitoring, reporting, dan evalaute)progam-progam pembangunan sosial budaya secara integratif Bentuk upaya nyata pemerintah untuk menciptakan kerukuna bermasyarakat dengan memenuhi kebutuhan sosial masyarakat, seperti contoh berikut. 1. bentuk nyata upaya pemerintah dalam lingkungan kesehatan Penyediaan puskesmas dan lembaga kesehatan pendukung lainnya Penyediaan alat-alat kesehatan Penyediaan tenaga medis Pelaksanaan sistem pengawasan dini Pemberantasan penyakit menular

2. bentuk nyata upaya pemerintah dalam lingkungan pendidikan Penyediaan gedung sekolah dan prasarana pendukung lainnya Penyediaan tenaga pendidik 3. 4. 5. bentuk nyata upaya pemerintah dalam lingkungan keagamaan Penyediaan rumah ibadah Penyediaan sarana dan prasarana kelengkapan ibadah Penyediaan tenaga rohaniawan bentuk nyata upaya pemerintah dalam lingkungan seni dan budaya Penyediaan sarana dan prasarana kelengkapan pelestarian seni dan budaya Mendukung pembentukan forum komunikasi budaya Menyelenggarakan festifal seni dan budaya bentuk nyata upaya pemerintah dalam lingkungan pemerintahan Pembangunan kantor-kantor pemerintahan Penyediaan sarana dan prasarana perkantoran Membentuk organisasi pemerintahan Mengangkat staf kepemerintahan

D. SIKAP HIDUP YANG BAIK DALAM LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA 1. Melaksanakan Hak dan Kewajiban dengan baik Sebangai seorang anggota sebuah lingkungan sosial budaya, kita punya hak dan kewajiban. dengan begitu, proses kehidupan dalam lingkungan tsb akan berjalan dengan baik, sesuai tujuan bersama. 2. Terbuka dengan Keberadaan Lingkungan sosial budaya yang lain Terbuka dalam hal ini bukan berarti mengadaptasi semua hal yang ada di lingkungan budaya yg lain. terbuka dalam hal ini, menerima dan menghormati adanya lingkugan sosial budaya lain selain yg kita miliki. Oleh karena itu, kita harus pintar menjaga sikap agar tidak saling mengganggu satu sama lain. 3. tidak fanatik berlebihan Kadang kala, keterikatan kita terhadap salah satu lingkungan sosial budaya membuat kita menjadi fanatik kecenderungan ini dapat berbahaya karena setiap orang menganggap ia (mewakili lingkungan sosial budayanya) lebih segala-galanya dari orang lain, akibatnya akan terjadi pertentangan.