Anda di halaman 1dari 3

CARA PEMBERIAN DAN PENYIMPANAN INSULIN

1. Insulin harus disimpan sesuai dengan anjuran pabrik. a). Insulin harus disimpan dilemari es pada temperatur 2 0C sampai 80C. b). Insulin vial eli lily yang sudah dipakai dapat disimpan selama 6 bulan atau sampai 200 tusukan bila dimasukan dalam lemari es. Vial novo nordisk insulin yang sudah dibuka dapat disimpan selama !0 hari bila dimasukan lemari es. "). Insulin dapat disimpan pada suhu kamar dengan pengejuk 1#$200 C bila seluruh isi vial akan digunakan dalam satu bulan. %enelitian menunjukan bah&a insulin yang disimpan pada suhu kamar yang lebih dari '0 0 C akan lebih "epat kehilangan kekuatannya. %asien dianjurkan untuk memberi tanggal pada visial ketika pertama kali dipakai dan sesudah satu bulan bila masih tersisa sebaiknya tidak digunakan lagi. d). %en(ill dan pen yang diposable berbeda masa simpannya. %en(ill regular dapat disimpan pada temperaturkamar selama '0 hari sesudah tutpnya ditusuk. %en(ill )0 * '0 dan +%, dapat disimpan pada temperatur kamar selama ) hari sesudah tutpnya ditusuk. e). -ntuk mengurangi terjadinya iritasi lokal pada daerah penyuntikan yang sering terjadi bila insulin dingin disuntikan pasien dianjurkan untuk mengguling$gulingkan

alat suntik diantara telapak tangan atau menempatkan botol insulin pada suhu kamar. (). .asa kedaulu&arsa menunjukan tanggal terakhir dimana vial insulin yang tak terbuka sebaiknya digunakan apabila disimpan sesuai dengan anjuran perusahaan (armasi. g). /etersedesiaan insulin dan persediaan bisa beragam oleh karena itu insulin dan persediaan seharusnya diba&a saat bepergian. /arena perbedaan temperatur insulin sebaiknya tidak ditinggal didalam mobil atau dimasukan kedalam bagasi pesa&at terbang. h). Vial insulin sebaiknya diperiksa lebih dahulu apakah terdapat endapat atau perubahan(isik lain yang dapat dilihat sebelum memasukan insulin kedalam suntik. Insulin jernih yang menjadi keruh atau berubah &arna suspensi insulin yang mengumpal atau yang membeku menunjukan bah&a insulin tersebut tidak boleh digunakan dan dikembalikan kepada (armasi untuk ditukar. %embekuan insulin dapat dibatasi bila temperatur distabilkan dengan memasukannya kedalam lemari es dan bila goyangan vial dibatasi. 2. 0erbagai peralatan yang digunakan pada pemberian insulin. a). 1arum dari alat suntik insulin sangat halus dan tajam sangat sedikit bereaksi pada daerah bekas suntikan. -ntuk mempermudah penentuan dosis insulin tersedia alat suntik berukuran 1"" 1*2 "" 1*' "" dan 123 "". 4edang jarum suntik yang tersedia adalah dengan ukuran panjang 122 in"i 5 12 ) mm) dan #216 in"i 58 mm).

b). 6lat

suntik

dan

jarumnya

dapat

digunakan

kembali

&alaupun "ara ini masih merupakan suatu kontroversi. %enggunaan kembali alat suntik dapat meningkatkan resiko in(eksi untuk beberapa individu. 4eseorang yanmg menggunakan kembali alat suntiknya agar diberitahu bah&a tulisan pada alat suntik dapat terhapus dan jarum menjadi tumpul dengan penggunaan yang berulang. "). 7rang dengan diabetes sebaiknya diajarkan mengikuti tata "ara penyuntikan insulin yang konsisten termasuk penggunaan teknik dan rotasi lokasi dosis yang akurat

penyuntikan. %enyuntikan dilakukan ke dalam jaringan subkutan. /ebanyakan individu mampu men"ubit lipatan kulit dan menyuntikan pada sudut !0 0. individu kurus atau anak$anak kadang$kadang memerlukan "ubitan kulit dan menyuntikan d). 4aat ini pada sudut peralatan 3#0 untuk menghindari yang dapat penyuntikan se"ara muskular. tersedia alternati( menggantikan alat suntik tradisional. '. %enyerapan insulin dipengaruhi oleh beberapa hal. %enyerapan paling "epat terjadi di daerah abdomin yang kemudian diikuti oleh daerah lengan paha bagian atas dan bokong. 0ila disuntikan se"ara I. dalam maka penyerapan akan terjadi lebih "epat dan masa kerja akan lebih singkat. /egiatan jasmani yang dilakukan segera setelah penyuntikan akan memper"epat onset kerja dan juga mempersingkat masa kerja.