Anda di halaman 1dari 6

Inkontinentia Urin pada Usia Lanjut

Blok 13 Tumbuh dan Kembang


Fransiskus Rendy 102010178 / C7 Mahasiswa Fakultas Kedokteran 2010 Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta Pendahuluan Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, dan untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh manusia memiliki fungsi rgan ginjal! Fungsi umum ginjal dalam tubuh adalah "embentukan urin, dan "engeluaran urin akan terjadi secara k nstan! #anusia dalam kehidu"an seharinya mengeluarkan urin secara n rmal dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh! $r ses "engeluaran urin diatur leh kandung kemih yang menda"atkan "ersarafan dari medula s"inalis! $ada usia lanjut, terkadang "engeluaran urin da"at terganggu! $engeluaran urin secara tiba%tiba atau tan"a disadari atau tidak da"at ditahan, disebut ink ntinentia urin! Mikturisi #ikturisi atau berkemih adalah suatu "r ses "eng s ngan kandung kemih setelah terisi dengan urin! #ikturisi melibatkan dua taha" utama& "ertama, kandung kemih terisi secara "r gresif hingga tegangan "ada dindingnya meningkat melam"aui nilai ambang atas' keadaan ini akan mencetuskan taha" kedua, yaitu adanya refleks saraf (disebut refleks mikturisi) yang akan meng s ngkan kandung kemih atau, jika gagal, setidaknya akan menyebabkan keinginan ingin berkemih yang disadari! #eski"un refleks mikturisi adalah refleks medulla s"inalis yang bersifat

aut n m, refleks ini da"at dihambat atau difasilitasi leh "usat%"usat di k rteks cerebri atau batang tak! *andung kemih terdiri dari + la"isan, yakni la"isan ser sa, la"isan t t detrus r, la"isan

submuk sa, dan la"isan muk sa! *etika t t detrus r berelaksasi, "engisian kandung kemih terjadi, dan bila t t kandung kemih berk ntraksi "eng s ngan kandung kemih atau "r ses berkemih berlangsung! * ntraksi kandung kemih disebabkan leh akti,itas "arasim"atis yang di"icu leh asetilk lin "ada rese"t r muskarinik! -fingter uretra internal menyebabkan uretra tertutu", sebagai akibat kerja akti,itas saraf sim"atis yang di"icu leh adrenalin! .t t detrus r adalah t t k ntraktil yang terdiri atas bebera"a la"isan kandung kemih!

#ekanisme detrus r meli"uti t t detrus r, saraf "el,is, medula s"inalis, dan "usat saraf yang meng ntr l berkemih! *etika kandung kemih sese rang mulai terisi leh urin, rangsang saraf diteruskan melalui saraf "el,is dan medula s"inalis ke "usat saraf kr tikal dan subk rtikal! $usat subk rtikal ("ada ganglia basal dan serebelum) menyebabkan kandung kemih berelaksasi sehingga da"at mengisi tan"a menyebabkan sese rang menda"at desakan untuk berkemih! $ersarafan m t rik yang diba/a dalam saraf%saraf "el,is meru"akan serabut "arasim"atis! -araf ini berakhir di sel gangli n yang terletak di dalam dinding kandung kemih! *emudian saraf%saraf " stgangli nik yang "endek akan mem"ersarafi t t detrus r! -elain saraf "el,is, terda"at dua jenis "ersarafan lain yang "enting untuk mengautr fungsi kandung kemih! 0ang "aling "enting adalah serabut saraf m t rik skeletal yang diba/a melalui saraf "udendus ke sfingter eksterna kandung kemih! -araf ini meru"akan serabut saraf s matic yang mem"ersarafi dan mengatur t t rangka , lunter "ada sfingter tersebut! *andung kemih juga menda"atkan "ersarafan sim"atis melalui saraf%saraf hi" gastrik, yang terutama berhubungan dengan segmen 1%2 dari medula s"inalis! -erabut sim"atis ini terutama merangsang "embuluh darah dan memberi sedikit efek terhada" "r ses k ntraksi kandung kemih! 2ebera"a serabut saraf sens rik juga berjalan melalui "ersarafan sim"atis dan mungkin "enting untuk sensasi rasa "enuh dan nyeri "ada bebera"a kasus! Refleks mikturisi meru"akan sebuah siklus yang lengka" yang terdiri dari (1) kenaikan tekanan secara ce"at dan "r gresif, (2) "eri de tekanan meneta", dan (3) kembalinya tekanan kandung kemih ke nilai t nus basal! 2ila refleks mikturisi yang telah terjadi mam"u meng s ngkan kandung kemih, elemen "ersarafan "ada refleks ini biasanya akan teta" dalam keadaan

terinhibisi selama bebera"a menit hingga 1 jam atau lebih, sebelum terjadi refleks mikturisi berikutnya! 2ila kandung kemih terus terisi, maka refleks mikturisi akan semakin sering dan semakin kuat! 2ila refleks mikturisi sudah cuku" kuat, akan memicu refleks lain yang berjalan melalui saraf "udendus menuju sfingter eksterna untuk menghambatnya! 4ika inhibisi ini lebih kuat di dalam tak dari"ada sinyal k nstrikt r , lunter ke sfingter eksterna, maka akan terjadi "engeluaran urin! 4ika tidak, "engeluaran urin tidak akan terjadi hingga kandung kemih terus terisi dan refleks miksturisi menjadi lebih kuat lagi! *etika terjadi desakan berkemih, rangsang saraf dari k rteks disalurkan melalui medula s"inalis dan saraf "el,is ke t t detrus r! 5ksi k linergik dari saraf "el,is kemudian menyebabkan t t detrus r berk ntraksi sehingga terjadi "eng s ngan kandung kemih! 6nterferensi akti,itas k linergik saraf "el,is menyebabkan "engurangan k ntraktilitas t t! * ntraksi t t detrus r tidak hanya tergantung "ada iner,asi k linergik leh saraf "el,is! .t t detrus r juga mengandung "r staglandin! $r staglandin inhibiting drugs da"at mengganggu k ntraksi t t detrus r! * ntraksi kandung kemih juga calcium channel de"endent! .leh karena tu, calcium channel bl cker juga mengganggu k ntraksi kandung kemih! Refleks mikturisi meru"akan "enyebab dasar berkemih, teta"i biasanya "usat yang lebih tinggi yang akan melakukan kendali akhir untuk "r ses mikturisi sebagai berikut& % $usat yang lebih tinggi menjaga agar refleks mikturisi teta" terhambat sebagian, kecuali bila mikturisi diinginkan! % $usat yang lebih tinggi da"at mencegah mikturisi, bahkan jika terjadi refleks mikturisi, dengan cara sfingter kandung kemih eksterna terus%menerus melakukan k ntraksi t nik hingga saat yang te"at datang dengan sendirinya! % 4ika /aktu berkemih tiba, "usat k rtikal da"at memfasilitasi "usat mikturisi sakral untuk membantu memulai refleks mikturisi dan "ada saat yang sama menghambat sfingter eksterna sehingga "engeluran urin da"at terjadi! $engeluaran urin secara , lunter biasanya dimulai dengan cara%cara berikut& mula%mula rang tersebut secara , lunter mengk ntraksikan t t "erutnya yang akan meningkatkan tekanan di dalam kandung kemih dan memungkinkan urin tambahan memasuki leher kandung kemih dan

urethra " steri r dalam keadaan di ba/ah tekanan, sehingga meregangkan dindingnya! 7al ini memicu rese"t r regang, yang mencetuskan refleks mikturisi dan secara bersamaan menghambat sfingter urethra eksterna! 2iasanya seluruh urin akan dikeluarkan, dan menyisakan tidak lebih dari 8 sam"ai 10 mililiter urin di dalam kandung kemih! 5kti,itas andregenik%alfa menyebabkan sfingter uretra berk ntraksi! 9ntuk itu, "eng batan dengan ag nis andregenik%alfa ("seud efedrin) da"at mem"erkuat k ntraksi sfingter, sedangkan :at al"ha%bl cking (tera: sin ;7ytrin<) da"at mengganggu "enutu"an sfingter! 6ner,asi andregenik%beta da"at menyebabkan relaksasi sfingter uretra! *arena itu, :at beta%andregenik bl cking ("r "an l l) da"at mengganggu karena menyebabkan relaksasi uretra dan mele"askan akti,itas k ntraktil andregenik%alfa! * m" nen "enting lainnya dalam mekanisme sfingter adalah hubungan uretra dengan kandung kemih dan r ngga "erut! #ekanisme sfingter berkemih memerlukan angulasi yang te"at antara uretra dan kandung kemih! Fungsi sfingter uretra n rmal juga tergantung "ada " sisi yang te"at dari uretra sehingga da"at meningkatkan tekanan intra% abd men secara efketif ditransmmisikan ke uretra! 2ila uretra "ada " sisi yang te"at, urin tidak akan keluar "ada saat terda"at tekanan atau batuk yang meningkatkan tekanan intra%abd men! *elainan%kelainan "ada "r ses mikturisi a! 5t ni kandung kemih akibat dekstruksi serabu saraf sens rik! * ntraksi refleks mikturisi tidak da"at terjadi jika serabut saraf sens rik dari kandung kemih ke medula s"inalis rusak, dengan demikian mencegah "enghantaran sinyal regangan dari kandung kemih! 2ila hal ini terjadi, rang tersebut akan kehilangan kendali kandung kemih, meski"un serabut eferen dari medula s"inalis ke kandung kemih teta" utuh! *andung kemih tidak akan mengeluarkan urin secara "eri dic, melainkan terus terisi hingga menca"ai ka"asitasnya dan mengeluarkan bebera"a tetes urin dalam satu /aktu melalui uretra! 7al ini disebut ink ntinentia ,erfl /! $enyebab at ni kandung kemih yang umum adalah trauma "ada daerah sacral dari medula s"inalis! 2ebera"a "enyakit juga da"at menyebabkan kerusakan serabut saraf akar d rsal yang memasuki medula s"inalis! #isalnya, sifilis da"at menyebabkan fibr sis k nstriktif di sekitar serabut saraf akar d rsal, dan kemudian menghancurkannya! * ndisi ini disebut tabes d rsalis, dan k ndisi kandung kemih yang dihasilkannya disebut tabetic bladder!

b! 5ut matic bladder akibat kerusakan medula s"inalis di atas daerah sacrum! 4ika medula s"inalis yang rusak terletak di atas derah sacrum teta"i segmen sakralis dari medula s"inalis teta" utuh, refleks mikturisi yang khas teta" akan terjadi! =amun, refleks ini tidak lagi dikendalikan leh tak! -elama bebera"a hari "ertama hingga bebera"a minggu setelah terjadi kerusakan medula s"inalis, refleks mikturisi akan tertekan karena adanya fen mena sy k s"inal akibat hilangnya im"uls fasilitatif yang mendadak dari batang tak dan serebrum! =amun, jika kandung kemih dik s ngkan secara "eri dik dengan kateter untuk mencegah trauma kandung kemih akibat regangan kandung kemih yang berlebihan, eksitabilitas refleks mikturisi akan meningkat secara bertaha" hingga refleks mikturisi yang khas kembali lagi' kemudian, teta"i terjadi "eng s ngan kandung kemih secara "eri dik (teta"i tan"a "eringatan sebelumnya)! 2ebera"a "asien yang mengalami keadaan ini da"at teta" mengendalikan "engeluaran urin dengan melakukan stimulasi (menggaruk atau meraba) kulit di daerah genital, yang kadang da"at menimbulkan refleks mikturisi! c! =eur genic bladder yang tak terkendali akibat hilangnya sinyal inhibisi dari tak!

*elainan mikturisi yang lain disebut neur genic bladder yang tidak terkendali, yang menyebabkan "asien sering berkemih dan relati,e tidak terk ntr l! * ndisi ini disebabkan leh kerusakan "arsial medula s"inalis atau batang tak yang mengganggu sebagian besar sinyal inhibisi! .leh karena itu, im"uls fasilitatif akan berjalan terus% menerus dari medula s"inalis ke ba/ah, sehingga "usat di sacrum akan terus tereksitasi, dan bahkan dengan sedikit urin saja mam"u mencetuskan refleks mikturisi yang tidak terk ntr l, dengan demikian menyebabkan "asien jadi sering berkemih! Inkontinentia Urin >ari as"ek klinis, ink ntinentia urin didefinisikan sebagai keluarnya urin yang tidak terkendali "ada /aktu yang tidak dikehendaki tan"a mem"erhatikan frekuensi dan jumlahnya, yang mengakibatkan masalah s sial dan higienis "enderitanya! 9ntuk ke"entingan "enelitian e"idemi l gi, definisi di atas yang di"ergunakan! >alam menentukan "re,elensi ink ntinentia urin di klinik, tem"at "era/atan kr nik, klinik ra/at siang, dan masyarakat masih digunakan definisi yang beragam dalam hal frekuensi, determinasi keluarnya urin! .,eracti,e bladder atau kandung kemih hi"eraktif (**7) adalah kelainan "ada kandung kemih yang mengakibatkan

"enderitanya mengalami keinginan berkemih tidak tertahankan (urgensi), miksi yang sering, dengan atau tan"a ink ntinentia urin! 9sia lanjut bukan "enyebab tejadinya ink ntinentia urin, artinya sindr m ini bukan meru"akan k ndisi n rmal "ada usia lanjut melainkan meru"akan fakt r "redis" sisi (k ntribut r) terjadinya ink ntinentia urin! $r ses menua baik "ada laki%laki mau"un "erem"uan telah diketahui mengakibatkan "erubahan%"erubahan anat mis dan fisi l gis "ada sistem ur genital bagian ba/ah! $erubahan%"erubahan tersebut berkaitan dengan menurunkan kadar ester gen "ada "erem"uan dan h rm n andr gen "ada laki%laki! $ada dinding kandung kemih terjadi "eningkatan fibr sis dan kandungan k lagen sehingga mengakibatkan fungsi k ntraktil tidak efektif lagi, dan mudah terbentuk trabekulasi sam"ai di,ertikel! 5tr fi muk sa, "erubahan ,askularisasi submuk sa, dan meni"isya la"isan t t uretra

mengakibatkan menurunnya tekanan "enutu"an uretra dan tekanan utfl /! $ada laki%laki terjadi "engecilan testis dan "embesaran kelenjar "r stat sedangkan "ada "erem"uan terjadi "eni"isan dinding ,agina dengan timbulnya eritema atau "tekie, "emendekan dan "enyem"itan ruang ,agina serta berkurangnya lubrikasi dengan meningkatknya "7 lingkungan ,agina! Telah diketahui dengan baik bah/a dasar "anggul mem"unyai "eran "enting dalam dinamika miksi dan mem"ertahankan k ndisi k ntinen! #elemahnya fungsi dasar "anggil disebabkan banyak fakt r baik fisi l gis dan "at l gis (trauma, leh "erasi, dener,asi neur l gic)! -ecara

keseluruhan "erubahan akibat "r ses menua "ada sistem ur genital ba/ah mengakibatkan " sisi kandung kemih "r la"s sehingga melemahkan tekanan atau tekanan akhiran kemih keluar! 2erdasarkan dam"ak "r ses menua terhada" struktur anat mi dan fisi l gis sistem ur genital ba/ah da"at di"ahami bah/a usia lanjut meru"akan fakt r k ntribut r terjadinya ink ntinentia ti"e stress, urgensi, dan ,erfl /! 6ra/ati! Fisi l gi ked kteran! Terjemahan! ?uyt n 5 C, 7all 4 @! TeAtb $hysi l gy! @d 11! 4akarta & @?C! 2008! 7al 328%31! k f medical