Anda di halaman 1dari 17

1.

Tujuan Praktikum Dalam tujuan praktikum ini kita diharapkan dapat membangun alogaritma komputasi dengan menggunakan struktur for untuk menghitung nilai faktorial, permutasi, kombinasi, barisan dan deret fibonacci, dan kita diharapkan juga dapat membedakan antara nilai faktorial, permutasi, kombinasi, barisan dan deret fibonacci, Dengan membuat Program Barisan dan Deret Fibonacci menggunakan MATLAB dengan cara mengimput data berdasarkan rumus yang ada dan kita logikannya sesuai dengan gaya bahasa matlab yang inginkan, keunggulan pembuatan Program Barisan dan Deret Fibonacci ini adalah mempermudah menghitung jumlah maupun suku ke-n yang menghasilkan jawaban cepat, tepat dan akurat.

2. Dasar Teori Permutasi adalah susunan unsur-unsur yang berbeda dalam urutan tertentu. Pada permutasi urutan diperhatikan sehingga AB=BA Permutasi k unsur dari n unsur k n adalah semua urutan yang berbeda yang mungkin dari k unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda. Banyak permutasi k unsur dari n unsur ditulis nPk, atau P(n,k). Nilai P(n,k)= n! / (n-k)! Permutasi siklis (melingkar) dari n unsur adalah (n-1) !

Kombinasi adalah susunan unsur-unsur dengan tidak memperhatikan urutannya. Pada kombinasi AB = BA. Dari suatu himpunan dengan n unsur dapat disusun himpunan bagiannya dengan untuk kn Setiap himpunan bagian dengan k unsur dari himpunan dengan unsur n disebut kombinasi k unsur dari n yang dilambangkan dengan C^k_n

Fibonacci ada dua macam, yaitu baris fibonaci dan deret fibonaci. Barisan Fibonacci merupakan salah satu barisan bilangan. Bentuknya unik dan mudah untuk dikenali. Barisan ini dimulai dari peternakan . Pada abad ke-13, Leonardo di Pisa (dikenal juga dengan nama Fibonacci) menuliskan suatu problem di bukunya Liber Abaci.

Angka Fibonacci atau Fibonacci sequence seri adalah angka sebagai urutan bilangan bulat, sebagai contoh urutan berikut : 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, ... F merupakan urutan, dan terulangnya Fn = Fn-1 + Fn-2 Dalam bentuk pertama : F0 = 0, F1 = 1 Dalam bentuk kedua : F1 = 1, F2 = 1 Urutan Fibonacci muncul dalam matematika hindia, sehubungan dengan Sansekerta prosodi. Dalam tradisi lisan Sanskerta, ada banyak penekanan pada berapa lama (L) suku kata campuran dengan singkat (S), dan menghitung pola yang berbeda L dan S dalam memberikan hasil panjang tetap di angka Fibonacci, jumlah pola suku kata yang pendek m panjang adalah nomor Fibonacci Fm + 1 Susantha Goonatilake menulis bahwa pengembangan deret Fibonacci "disebabkan sebagian pingala (200 SM), kemudian dikaitkan dengan Virahanka (c. AD 700), Gopala (c. 1135), dan Hemachandra (c. 1150) ". Parmanand Singh mengutip rumus samar pingala ini misrau cha ("dua dicampur") dan mengutip ulama yang menafsirkannya dalam konteks yang mengatakan bahwa kasus untuk ketukan m (F menambahkan [S] untuk F pingala sebelum 450 SM
m m +1) m n

angka Fibonacci didefinisikan oleh hubungan

diperoleh dengan

kasus dan [L] untuk

F-1 kasus. Dia tanggal

3. Algoritma 1. Menghitung faktorial Input : n = bilangan bulat lebih > 0 Output : n!=faktorial dari n Proses : 1. masukkan nilai bilangan bulat >0 = n 2. menghitung faktorial=n x (n-1) x (n-2) x ... x 2 x 1 3. hasil faktorial 4. tampilkan hasil faktorial 2. menghitung permutasi input : n= bilangan bulat > 0 r= bilangan bulat > 0 output : permutasi r dari n proses : 1. masukkan nilai n 2. masukkan bilangan r < n 3. hitung Nilai permutasi P(n,k)= n! / (n-k)! 4. Hasil permutasi r dari n 5. tampilkan hasil permutasi r dari n 3. menghitung kombinasi input : n=bilangan bulat r= bilangan bulat output : kombinasi r dari n proses : 1. masukkan bilangan bulat n 2. masukkan bilangan bulat r 3. hitung kombinasi nCr=n!/ r!* (n-r)! 4. Hasil kombinasi r dari n 5. Tampilkan Hasil kombinasi r dari n

4. membuat barisan fibonacci input : nilai suku ke-n = n output : barisan fibonacci proses : 1. masukkan n 2. definisikan F=[0 1] 3. F(i)=F(i-1)+F(i-2) untuk i=3:n 4. Hasil barisan fibonacci 5. membuat deret fibonacci input :n=deret ke-n output : hasil deret ke-n proses : 1. masukkan n 2. definisikan F=[0 1] 3. F(i)=F(i-1)+F(i-2) untuk i=3:n 4. Hasil barisan fibonacci 5. Jumlahkan hasil barisan fibonacc

4. Flowchart Flowchart Faktorial START

Input = n

n !=n*(n-1)*(n-2)*..*1

Output= n !

SELESAI

Flowchart Permutasi

START

Input : n , r

Permutasi=n !/(n-r)!

Output=permutasi

SELESAI

Flowchart Kombinasi

START

Input = n dan r

Kombinasi=n !/(n-r)!*r

Output = Kombinasi

SELESAI

Flowchart Barisan Fibonacci

START

Input = n dan F = [0 1]

F( i ) = F(i 1) +F (i 2)

Output = A

SELESAI

Flowchart Deret Fibonacci

START

Input = n

A = A + F( i ) g=sum(A)

Output = g

SELESAI

5. Listing Program

Faktorial

Permutasi

kombinasi

Baris Fibonacci

Deret Fibonacci

6. Output Faktorial

Permutasi

Kombinasi

Baris fibonacci

Deret fibonacci

7. Kesimpulan

1. Matlab adalah system interaktif yang mempunyai basis data array yang tidak membutuhkan dimensi dan matlab adalah alat untuk melakukan perhitungan matematika. 2. Simbol-simbol Flowchart sebagai alat Bantu menggambarkan proses di dalam program 3. Kita harus memahami program matlab serta dapat menggunakan program tersebut untuk menyelesaikan masalah yang diberikan oleh asisten. 4. Dalam matlab kita bisa mencari nilai Kombinasi, Barisan Fibonacci dan Deret Fibonacci dengan mudah. 5. Untuk mencari nilai Kombinasi, Barisan Fibonacci dan Deret Fibonacci dengan menggunakan pengulangan fungsi for.

Daftar Pustaka Ahlantri, 1 Mei 2011, Contoh Program Matlab Sederhana, http://ahlan09320167.wordpress.com/2011/05/01/contoh-program-matlabsederhana/, diakses pada tanggal 22November 2013 pukul 9:10
Widiarsono teguh, 2 desember 2005, tutorial praktis belajar matlab,

http://directory.umm.ac.id/Labkom_ICT/labkom/matlab/dasar2.pdf, diakses pada tanggal 22 november 2013 pikul 9:47 Prt-Enander, E. dan Sjberg A., The Matlab 5 Handbook, Addison-Wesley, 1999. Firmansyah, 21 juni 2007, dasar-dasar pemrograman matlab,http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2007/08/firmandasarmatlab.pdf, diakses pada 22 November 2013 pukul 22.35 Universitas islam indonesia, 12 september 2005, modul praktikum pemrograman komputer,http://che.ft-untirta.ac.id/download-center/category/6lkp?download=21%3Ametode-numerik, diakses pada

24 November 17.57