Anda di halaman 1dari 2

DFR (DIGITAL FAULT RECORDER)

DFR adalah suatu alat yang fungsinya untuk merekam besaran listrik (Arus, Tegangan, Frekuensi) besaran listrik bila terjadi gangguan. Yaitu mencatat : 1. Nilai arus/tegangan gangguan 2. Arus/Tegangan phasa mana yang terganggu. 3. Tanggal, jam terjadinya gangguan 4. Lama gangguan (clearence)

Pemasangan DFR sacara umum dipasang pada : 1. SUTT/SUTET 2. Trafo Daya (Trafo Distribusi) 3. Pembangkit (Genearator dan Trafo) Inputan DFR adalah sbb : 1. ANALOG INPUT yaitu yang merupakan masukan Arus dan Tegangan 2. EVENT yaitu yang merupakan masukan kontak-kontak Relai dan kontak-kontak PMT

Hasil rekaman/cetakan ditampilkan DFR terdiri dari : 1. Sensor terdiri dari 7 garis 2. Event terdiri dari 4 x 8 garis 3. Analog terdiri dari 16 chanel

POWER QUALITY MEASUREMENT (PQM)


PQM adalah suatu alat ukur yang dipergunakan untuk mengetahui qualitas besaran listrik Secara umum adalah dipergunakan untuk mengukur tentang adanya : 1 . Harmonic 2 .Spikes pada gelombang sinusoidal arus/tegangan 3 . Flickering 4 .Sag/Swells Disamping itu PQM juga dapat digunakan untuk mengukur phasor dari besaran listrik, sehingga dapat mengetahui directional dari daya listrik (apakah dayanya mengirim atau menerima).

Pemasangan PQM adalah sbb :


arah arus
CT

PT OCR GFR

Line

V arah/directional DIST

kWh PQM klip amper/tang amper

PQM secara umum dipasang pada jaringan tegangan tinggi yang bebannya industri