Anda di halaman 1dari 6

Status Kesehatan Gigi dan Mulut Status kesehatan gigi dan mulut adalah tingkat atau derajat kesehatan

gigi dan mulut. Penyakit gigi dan mulut merupakan penyakit masyarakat yang dapat menyerang semua golongan umur. Apabila tidak dirawat/diobati dapat menjadi semakin parah karena adanya sifat progresif. Status kesehatan gigi meliputi pemeriksaan karies dan kebersihan gigi dan mulut oleh karena kedua keadaan ini diderita oleh masyarakat Indonesia (Depkes RI !""#$. %enurut Depkes RI (!""&$ status kesehatan gigi dan mulut dapat diukur dengan derajat keparahan penyakit gigi dan mulut masyarakat untuk itu diperlukan indikator'indikator dan standar penilaian yang sesuai dengan ()* seperti indikator kesehatan gigi dan status periodontal. Indikator status kesehatan gigi untuk menilai karies digunakan indeks D%+',. Indikator untuk menilai kebersihan gigi dan mulut yang sering digunakan adalah *)I'S. Indeks DMF -T %enurut Priyono (!"""$ D%+', merupakan keadaan gigi geligi seseorang yang pernah mengalami kerusakan hilang perbaikan yang disebabkan oleh karies gigi indikator ini digunakan untuk gigi geligi tetap. -igi sulung digunakan indeks de.ayed e.tra.tion filled teeth (def't$. ,ujuan pemeriksaan D%+', adalah untuk melihat status karies gigi peren.anaan upaya promotif dan pre/entif meren.anakan kebutuhan perawatan membandingkan status pengalaman karies gigi masyarakat dari satu daerah dengan daerah lain atau membandingkan antara sebelum dan sesudah pelaksanaan program serta untuk memantau perkembangan status pengalaman karies indi/idu. Indeks D%+', terdiri atas0 1. De.ay (karies gigi$. Indeks karies untuk gigi dewasa sampai saat ini masih menggunakan D%+', Indeks. De.ay (D$ adalah jumlah gigi karies dalam mulut subyek atau sampel dan karies tersebut masih bisa ditambal (Priyono !"""$. ,ermasuk di dalamnya karies email dentin pulpa fisur yang dalam dan karies dentin. !. %issing. %issing atau kehilangan gigi yang dimaksud dalam pemeriksaan D%+', adalah jumlah gigi yang telah atau harus di.abut karena karies. 2omponen missing (%$ adalah gigi hilang oleh karena karies dan hilangnya gigi oleh sebab lain atau bukan karena karies. 3. +illing (tumpatan$. +illing (+$ dalam hal ini yang dimaksud adalah tumpatan termasuk di dalamnya tumpatan tanpa karies seperti fissure sealant. 4ang termasuk dalam kriteria filling (+$ adalah gigi yang sudah ditumpat dan tumpatan masih dalam keadaan baik.

Indeks OHI -S Salah satu .ara untuk mengukur kebersihan mulut seseorang adalah dengan menggunakan indeks *)I'S. 2ebersihan mulut adalah suatu keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti pla5ue dan .al.ulus. Pla5ue akan selalu terbentuk pada gigi geligi dan meluas ke seluruh permukaan gigi apabila seseorang mengabaikan kebersihan gigi dan mulutnya. ,imbulnya pla5ue tersebut karena keadaan mulut yang selalu basah gelap dan lembab yang sangat mendukung untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. *)I'S diperoleh dari penjumlahan Debris Inde6 (DI$ dan 7al.ulus Inde6 (7I$ sehingga perolehan nilai tersebut dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut0 OHI-S = Debris Index (DI) + al!ulus Index ( I) Debris Inde6 (DI$ merupakan nilai (skor$ yang diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap endapan lunak yang berupa sisa'sisa makanan yang melekat pada permukaan gigi sedangkan 7al.ulus Inde6 (7I$ merupakan nilai (skor$ dari endapan keras (karang gigi/.al.ulus$ yang terjadi karena pengerasan dari debris akibat pengapuran.

-igi yang diperiksa adalah0

Permukaan yang diperiksa:

digunakan enam gigi indeks yaitu0 1. -igi molar pertama permanen kanan rahang atas diperiksa bagian bukal jika tidak ada maka dapat diganti dengan molar kedua permanen atau molar ketiga permanen. -igi molar pertama kedua dan ketiga tidak ada maka tidak diberi penilaian dan dalam kolom diisi tanda ('$. !. -igi insisif pertama permanen kanan rahang atas diperiksa bagian labial jika tidak ada maka dapat diganti dengan insisif pertama permanen kiri. -igi insisif pertama permanen kiri dan kanan tidak ada maka tidak diberi penilaian dan dalam kolom diisi tanda ('$. 3. -igi molar pertama permanen kiri rahang atas diperiksa bagian bukal jika tidak ada maka dapat diganti dengan molar kedua permanen atau molar ketiga permanen. -igi molar pertama kedua dan ketiga tidak ada maka tidak diberi penilaian dan dalam kolom diisi tanda ('$. #. -igi molar pertama permanen kiri rahang bawah diperiksa bagian lingual jika tidak ada maka dapat diganti dengan molar kedua permanen atau molar ketiga permanen. -igi molar pertama kedua dan ketiga tidak ada maka tidak diberi penilaian dan dalam kolom diisi tanda ('$. 8. -igi insisif permanen pertama kiri rahang bawah diperiksa bagian labial jika tidak ada dapat diganti dengan insisif pertama permanen kanan. -igi insisif kiri dan kanan pertama permanen tidak ada maka tidak diberi penilaian dan dalam kolom diisi tanda ('$.

9. -igi molar pertama permanen kanan rahang bawah diperiksa bagian lingual jika tidak ada maka dapat diganti dengan molar kedua permanen atau molar ketiga permanen. -igi molar pertama kedua dan ketiga tidak ada maka tidak diberi penilaian dan dalam kolom diisi tanda ('$. ' Dari keenam gigi indeks yang telah ditetapkan ada kemungkinan beberapa gigi sudah tidak ada. Dalam kasus seperti ini maka penilaian dapat dilakukan apabila masih ada minimal dua gigi yang dapat dinilai. ' Penilaian hanya dapat diperoleh dari pemeriksaan terhadap gigi permanen

%enurut Depkes RI (1:::$ dalam menentukan kriteria penilaian debris maupun penilaian .al.ulus digunakan ketentuan sebagai berikut0 Kriteria penilaian debris 1. Pada permukaan gigi yang terlihat tidak terdapat debris lunak dan tidak terdapat pewarnaan ekstrinsik diberi nilai " (nol$.

!. Pada permukaan gigi yang terlihat terdapat debris lunak yang menutupi 1/3 permukaan gigi dari tepi gusi atau pada permukaan gigi yang terlihat tidak ada debris lunak tetapi terdapat pewarnaan ekstrinsik yang menutupi sebagian atau seluruh permukaan gigi diberi nilai 1 (satu$.

3. Pada permukaan gigi yang terlihat terdapat debris lunak yang menutupi permukaan gigi lebih dari 1/3 tetapi kurang dari !/3 dari tepi gusi diberi nilai ! (dua$.

#. Pada permukaan gigi yang terlihat terdapat debris yang menutupi permukaan gigi lebih dari !/3 atau menutupi seluruh permukaan gigi diberi nilai 3 (tiga$.

Penentuan Debris Inde6 yaitu dengan rumus sebagai berikut0 Debris Index = "u#lah $enilaian Debris% "u#lah Gigi &ang di'eriksa Dari penghitungan tersebut akan menghasilkan Debris S.ore sebagai berikut0 ;aik (good$ apabila nilai berada di antara " " < " 9 Sedang (fair$ apabila nilai berada di antara " = < 1 & ;uruk (poor$ apabila nilai berada di antara 1 : < 3 "

Kriteria penilaian calculus 1. ,idak terdapat karang gigi diberi nilai " (nol$.

!. Pada permukaan gigi terdapat karang gigi supra gingi/al yang menutupi tidak lebih dari 1/3 permukaan dari tepi gusi diberi nilai 1(satu$.

3. Pada permukaan gigi yang terlihat terdapat karang gigi supra gingi/al kurang dari !/3 dari tepi gusi atau sekitar bagian ser/ikal terdapat sedikit karang gigi sub gingi/al diberi nilai ! (dua$.

#. Pada permukaan gigi yang diperiksa terdapat karang gigi supra gingi/al yang menutupi permukaan gigi lebih dari !/3 permukaan dari tepi gusi atau sekitar bagian ser/ikal terdapat karang gigi subgingi/al yang menutupi dan melingkari seluruh bagian ser/ikal diberi nilai 3 (tiga$.

Penentuan 7al.ulus Inde6 adalah dengan rumus sebagai berikut0 al!ulus Index = "u#lah $enilaian al!ulus % "u#lah Gigi &ang di'eriksa *)I'S s.ore (jumlah dari debris s.ore dengan .al.ulus s.ore$ dikatakan0 ;aik (good $ apabila nilai berada di antara " " < 1 ! Sedang (fair$ apabila nilai berada di antara 1 3 < 3 " ;uruk (poor$apabila nilai berada di antara 3 1 < 9 "

Anda mungkin juga menyukai