Anda di halaman 1dari 2

Overview case: Sejak tahun 1990Union Oil Company of California ( Unocal ) yang didirikan pada tahun 1890, telah

beroperasi di semua aspek bisnis minyak . Unocal melakukan bisnis pada beberapa bidang usaha, diantaranya produksi migas, bisnis explorasi sumber daya panas bumi dan proyek tenaga listrik, perdagangan global, mineral dan karbon, produksi Pertanian. Pada Desember 1992 Unocal ikut dalam proyek pembangunan Yadana untuk menambang gas alam lepas pantai yang terletak di laut Andaman, dikedalaman 150 kaki (46 m) dari pantai Burma. Unocal membayar $ 8,6 juta, jumlah itu adalah 28,26 % dari proyek Yadana Field, sementara investor lainya adalah Thailand PTT Exploration & Production Public . Co (25,5 %), pemerintah Burma (15 %), dan Total S.A (31,24 %). Telah disepakati bahwa Total S.A akan bertanggung jawab untuk keseluruhan koordinasi proyek, seperti mengembangkan sumur dan ekstrak gas. Sementara Unocal akan membangun 256 mil pipa untuk membawa gas dari Yadana ke Thailand . Pemerintah Burma memberikan keamanan tenaga kerja dan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan pipa , termasuk membangun jalan dan fasilitas lain seperti base camp , bangunan , barak , docs sungai , helipad , dan lain-lainya. Sebagian besar pipa akan dipasang melalui bawah laut, tapi ada 40 kilometer terakhir yang akan melewati daratan Burma selatan yaitu wilayah yang dihuni oleh Karen , kelompok etnis minoritas yang paling bermusuhan dengan pemerintah Burma . Pada saat persiapan dan pemasangan pipa dari Yadana ke Thailand , ada banyak laporan dari kelompok pembela hak asasi manusia yang menyatakan bahwa telah terjadi pelanggaran HAM terhadap orang-orang Karen . Untuk membersihkan jalan dan membangun fasilitas bagi pembangunan pipa , pemerintah Burma menjadi sorotan karena pelanggaran hak asasi manusia di Burma , ratusan orang Karen mengalami kerja paksa untuk proyek tersebut . Bahkan , 15 anggota kelompok Karen menyatakan bahwa selama periode konstruksi pipa banyak anggota keluarga mereka terpaksa direlokasi , dipekerjakan paksa, disiksa , dibunuh atau diperkosa oleh tentara Burma . Unocal dianggap sadar dengan metode brutal yang digunakan oleh tentara Burma, dan mereka harus bertanggung jawab atas luka-luka ratusan orang Karen oleh tentara Burma. Unocal digugat di US Court dengan tuduhan mereka telah merelokasi tanah dengan paksa, melakukan kerja paksa, penyiksaan, pembunuhan dan pemerkosaan terhadap etnis Karen pada proyek pipeline Yadana. Akhirnya pada 20 Desember 2004, Unocal mengumumkan akan memberikan kompensasi bagi suku Karen dan menyediakan dana untuk program sosial bagi orang-orang di wilayah pembangunan pipa. Pernyataan ini diterima oleh pengadilan dan kasusnya ditutup pada 13 April 2005.