Anda di halaman 1dari 27

FISIKA OPTIK

Azas FERMAT DALAM PERAMBATAN dari satu titik ke yang lain, sinar memilih lintasan yang waktu tempuhnya terkecil
Azas HUYGENS -Dari satu pusat gelombang akan merambat muka-muka gelombang kesemua jurusan -Tiap titik pada satu muka gelombang, bertindak sebagai pusat pusat gelombang baru
2

TEOREMA MALUS : Waktu tempuh antara titik-titik yang bersesuaian (=corresponding points) dari dua muka gelombang adalah SAMA bagi semua pasangan titik-titik yang bersesuaian HUKUM MALUS : I = Io cos Io = Intensitas gelombang masuk yang terpolarisir sempurna = sudut pemutaran analisator I = intensitas gelombang lewat analisator NB : Jika = 0 atau 180 max Jika = 90 atau 270 gelap
3

HAKEKAT CAHAYA * BERSIFAT GANDA - PANCARAN (=ALIRAN DISKRET) FOTON - PERAMBATAN GELOMBANG ELEKTRO MAKNETIS
*APA CAHAYA - SECARA FISIOLOGI - TETAPI : CAHAYA TERLIHAT TAK TERLIHAT UV IR

- MERAMBAT LURUS -------------------------- MEMANTUL Hk.UT.PEMANTULAN --- MEMBIASHk.SNELLIUS -----------------. DISPERSI . REFLEKSI TOTAL - BERINTERFERENSI----- BER DIFRAKSI --------- BER-POLARISASI --------

AZAS FERMAT

x AZAS HUYGENS x TEREMA MALUS x Hk. MALUS

EFEK BIOLOGI UV o BAGIAN CAHAYA DENGAN ENERGI FOTON TERKUTA ( 3,5eV) o CEPAT DIABSORPSI AIR dan JARINGAN PENETRASI TERBATAS o TARGET ORGANS : MATA, KULIT

MATA : - ACUTE PHOTO KERATITIS = WELDERS EYE - CONJUNCTIVITIS - RASA SAMAR/BERKABUT MATA, CAPEK MATA, VISUS KARENA LENSA MATA, AQUEOUS HUMOR dan VITREOUS HUMOR BER-FLUORESCENSI - LENSA MATA KATARAK
KULIT * ERYTHEMA * PIGMENTASI * KANKER KULIT
7

SUMBER UV
- MATAHARI - LAMPU MERCURY TEKANAN RENDAH
(STERILISASI : KAMAR BEDAH, FARMASI, DAGING YANG DIPACKING, DLL)

- LAMPU MERCURY TEKANAN TINGGI


(IDENTIFIKASI MINERAL, DIAGNOSA PENYAKIT KULIT TERTENTU)

- KERJA LAS (WELDING) - COR-AN LOGAM - DLL


8

PENGUKURAN UV
* PAKAI PRINSIP FISIKA, KIMIA, BIOLOGI MISALNYA :
PHOTO ELECTRIC CELLS PHOTO CONDUCTIVE CELLS PHOTO VOLTAIC CELLS PHOTO CEMICAL DETECTORS

PROTEKSI dan KONTROL UV * SUN SCREENS -KIMIA :


SUN BLOCK LOTION (utk UVA & UVB) PARA AMINO BENZOIC ACID (=PABA)

- PHYSICAL BARRIERS - REFLECTING - BLOCKING - SCATTERING - pemakaian mis. TALC - PAKAIAN FLANEL dan POPLIN sangat bagus - BAHAN TRANSPARAN
KACA NORVIOL UV YANG KUAT (WELDING) KACA FLINT UV SEMUA KACA JENDELA BIASA, JIKA > 2mm MENAHAN uv YG < 300 mm

TIDAK EFEKTIF MENAHAN RADIASI UV KUAT


10

BATAS GEL. EL. MAKN PENG-ION 12eV BERSESUAIAN dengan = 105 nm -19 1eV = 1,6.10 JOULE

Peng-ion DAPAT MENGIONKAN JARINGAN dan AIR

11

ULTRA VIOLET (=UV)


PANJANG GELOMBANG : 180 360 nm dibulatkan 200 400nm KLASIFIKASI : I. UV ------- UV C : 200 280 nm = FAR UV ------- UV B : 280 315 nm = MIDDLE UV ------- UV A : 315 400 nm = NEAR UV 200 - 320 nm disebut ACTINIC UV II. BERDASARKAN EFEK BIOLOGIS dan EFEK KIMIA : 1. ERYTHEMAL REGION : 280 320 nm (maximum 290-295) EFEK KARSINOGENIK pada Kulit. Keratitis 2. GERMICIDAL BAND : 220 280 nm (max 265) 3. OZON REGION : 220 -170 nm menghasilkan Ozon

12

BEBERAPA AMETROPIA dan KARAKTERISTIKNYA


Jenis Difraksi Myopia Nama Umum Terang Dekat Penyebab yang biasa -Bola mata panjang - cornea terlalu cembung - bola mata pendek - Cornea kurang sembung Koreksi dengan Lensa sferis (-)

Hypermiopia

Terang Jauh

Lensa sferis (+)

Astigmatisma

---

-Kelengkungan cornea tidak sama

Lensa silindris

Usia Tua Presbyopia

-Akomodasi kurang

Lensa sferis (+) bifocal 13

* Untuk menetapkan VISUS = VISUAL ACUITY biasa dipakai SNELLEN CHART


- Dari segi Fisika menetapkan VISUAL ACUITY sebenarnya adalah menetapkan DAYA PISAH (=RESOLUTION) dari mata

14

PUNCTUM REMOTUM = Titik terjauh yang dapat dilihat mata tnapa akomodasi PUNCTUM PROXIMUM = Titik terdekat yang dapat dilihat mata
Amplitudo Akomodasi = l jarak P.P (meter)
DIOPTRI

Rentang Akomodasi = jarak dari P.P. sampai P.R.

15

Ujung urat syaraf penglihatan (=n.Opticus) pada Retina ada jenis :


1. Bentuk Batang (=ROD), Bertugas : a. PENGLIHATAN SKOTOPIK (penglihatan malam) b. PENGLIHATAN PERIFER = PALING SENSITIF pada = 510 nm = ADAPTASI GELAP = 30 60 menit = secara umum lebih sensitif daripada CONE

16

2. BENTUK KERUCUT (=CONE) Tugas : a. PENGLIHATAN FOTOPIK (penglihatan siang) b. PENGLIHATAN WARNA = PALING SENSITIF pada = 550 nm = ADAPTASI GELAP = 5 menit = JUMLAH = 6,5 juta / satu mata
Makin dekat ke MACULA LUTEA CONE >> ROD << Makin Jauh dari MACULA LUTEA CONE < ROD >

* MACULA LUTEA : = 2mm FOVEA CENTRALIS : = 0,25 mm (hanya cone)

17

Selaput RETINA terdiri dari 4 lapis : 1. Serat n.Opticus (dekat cairan Vitreous) 2. Sel Ganglion 3. Badan-badan sel BIPOLAR 4. Lapisan ROD dan CONE Pada fov centralis : lapis 1+2+3 terdorong ke samping penglihatan lebih TELITI

18

MATA

KAMERA Benda sejati

Benda sejati Bay.sejati, diperkecil Bay.sejati, diperkecil itis Diafragma Film negatif

Akomodasi dengan merobah T lensa

akomodasi dengan merobah jarak ensa dengan film

* Peranan terbesar refraksi cahaya oleh mata adalah dipegang cornea * Lensa mata berperan akomodasi bay.tajam pada retina * Pembiasan oleh mata 4x 1. ud cornea 2. cornea aq. Humor 3. aq. Humor lensa 4. lensa vitr. humor

19

20

KLASIFIKASI BUTA WARNA 1. CONE MONOCHROMAT = hanya satu jenis cone


2. DICHROMAT = hanya dua cone terbagi : a. protanopia = red blind tidak sensitif terhadap merah b. deuteranopia = samar/kabur tidak bisa bedakan merah, hijau, kuning c. tritanopia = blue bling tidak bisa bedakan biru dan hijau, juga orange dan pink 3. ANOMALOUS TRICHROMAT (jumlah terbanyak) a. protan seperti protanope tetapi lebih enteng b. deutan seperti deuteranopia tetapi lebih enteng c. tritan seperti tritanopia tetapi lebih enteng

21

4. ROD MONOCHROMAT = fungsi cone secara total tidak bisa lagi


RETINA LIGHT RETINA ELECTRICAL NERVE IMPULSE OTAK PHOTON diabsorpsi photo recepts __> memicu electrical signal : actero potential OTAK (energi berjuta kali lebih besar daripada foton)
Kenapa i.m dan u.v invisible? * Energi photon infra merah , 3eV tidak mampu invisible * Energi photon u.v . 3eV, tetapi diabsorpsi sebelum sampai retina invisible = Tiap cone dalam fovea centralis punya Telephone line ke otak (nerve fiber) = cone pada retina lain : beberapa cone satu nerve fiber = beberapa ratus rod satu nerve fiber daya pisah penglihatan perifer RENDAH
22

ASTIGMATISMA MATA REGULAR IRREGULAR JENIS REFRAKSI MATA 1. EMMETROPIA 2. MYOPIA -------------------3. HYPERMETROPIA ------- = AMETROPIA 4. ASTIGMATISMA --------5. PRESBIOPIA --------------

23

24

PEMBIASAN MATA 1. UDARA(1,000) CORNEA (1,376) 2. CORNEA (1,376) AQ.HUMOR(1,336) 3. AQ.HUMOR(1,336) LENSA MATA (1,413) 4. LENSA MATA (1,413) VITREOUS HUMOR (1,336)
PEMBIASAN UTAMA = 1 ADA EMPAT BIDANG SFERIS PADA MATA R1 CORNEA TETAP R2 R3 LENSA MATA VARIABEL (=AKOMODASI) R4
25

KEUNGGULAN MATA
1.
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

SUDUT PANDANG SANGAT BESAR (HORIZ. 1 MATA = 155 VERTIKAL 1 MATA=130 ) PUNYA ALAT PEMBERSIH DAN LUBRIKATOR YAITU KEDIPAN KELOPAK FOCUSING SYSTEM YANG CEPAT DAN OTOMATIS DAPAT BEKERJA PADA RENTANG INTENSITAS 1010 :1 (CAHAYA SIANG PALING TERANG : MALAM PEKAT) PUNYA DIAFRAGMA DENGAN APERTUR OTOMATIS (=IRIS) PUNYA MEKANISME MENGHILANGKAN GORESAN CORNEA . CELL HIDUP CORNEA MEMPERBAIKINYA PUNYA REGULASI DIRI MEMPERTAHANKAN TEKANAN (TENSIO OCULI) =20mmHg Bentuk / Ukuran Matat Tetap BERADA PADA LIANG KOKOH (TULANG) DENGAN BANTALAN EMPUK (=LEMAK) BAYANGAN TERBALIK PADA RETINA KOREKSI OLEH OTAK OTAK MENGOLAH BAYANGAN DARI 2 MATA PERSEPSI YANG DALAM DAN 3 DIMENSI. RUSAK 1 MATA 1 MATA CUKUP OTOT MATA GERAKAN FLEXIBEL ATAS-BAWAH, SAMPING, DIAGONAL 26

TERIMA KASIH

27