Anda di halaman 1dari 9

Teh (Camellia sinensis)

Manfaat teh
Menimbulkan rasa segar Dapat memulihkan kesehatan badan Terbukti tidak menimbulkan efek negatif

Teh bermutu tinggi : Bahan baku bermutu tinggi Teknologi pengolahan yang benar Penggunaan mesin/peralatan pengolahan yang memadai

Pucuk teh yang bermutu tinggi


Kebun yang dipelihara dengan baik Terdiri dr 2-3 kuncup daun muda Tingkat kerusakan rendah Pemetikan, pengumpulan, pengangkutan sampai penerimaan pucuk dipabrik harus baik

Kimia Teh
Substansi Fenol Catechin Flavanol (kaemferol, quercetin, miricetin) Substansi bukan fenol Karbohidrat (sukrosa, glukosa, fruktosa) Pektin (pektin dan asam pektat)

Peranan pektin pada teh


Pektin akan mengurai menjadi asam pektat dan metil alkohol akibat adanya enzim pektin metil esterase. Metil alkohol akan menguap ke udara, tetapi sebagian akan kembali berubah menjadi ester-ester penyusun aroma

Asam pektat dalam suasana asam akan membentuk gel (mempertahankan bentuk, membentuk lapisan yg akan mengendalikan oksidasi, membentuk lapisan mengkilat )

Alkaloid (kafein, theobromin, theofilin) Protein dan asam amino (alanin, fenil alanin, valin, leucin, Iso leusin) Pembentuk aroma pada teh . Selama pelayuan pembongkaran protein menjadi asam-asam amino. Klorofil dan karotenoid (oksidasinya menghasilkan substansi aldehid dan keton tidak jenuh)

Vitamin dan mineral


Fosfor mengatur pH selama oksidasi enzimatis

Magnesium

Enzim
Invertase
Amilase -glukosidase

Protease
Peroksidase Polifenol oksidase

Penanganan pucuk teh


Usahakan penanganan sesedikit mungkin Tingkatkan frekuensi pengumpulan dan pengangkutan pucuk ke pabrik menjadi 2-3 kali sehari Gunakan pengemas yang kokoh

Isi wadah secara longgar


Berikan pengudaraan yang cukup Usahakan pucuk secepatnya tiba dipabrik