Anda di halaman 1dari 2

FACEBOOK DAN PERSAINGANNYA DALAM JEJARING SOSIAL (oleh: Satria Sambrama Surya) Ada apa dengan Facebook?

Apa yang terjadi akhir-akhir ini? Bagaimana perkembangannya? Ya itulah yang patut kita bicarakan saat ini. Sebuah jejaring sosial yang sangat populer di kalangan remaja, dewasa, maupun anak-anak. Dan tidak hanya Facebook saja yang menjadi situs jejaring sosial satu-satunya saat ini. Ada jejaring sosial yang lain mulai bermunculan seperti Google+ yang di rumorkan akan menjadi saingan Facebook. Facebook berdiri pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg yang berusia 21 tahun, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-email suatu universitas dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini. Sebelum ada Facebook, dahulu sudah ada jejaring sosial yang cukup populer yaitu Friendster. Tetapi setelah Facebook diluncurkan, Friendster mulai jarang diminati. Facebook tidak hanya sekedar situs jejaring biasa, banyak fitur-fitur yang ditawarkan seperti games, kuis-kuis yang dapat kita buat sendiri, aplikasi-aplikasi, grup-grup hingga fitur untuk para blogger yang ingin mempromosikan blognya lewat networked blog. Inilah yang menjadikan jejaring sosial ini mengalahkan jejaring sosial yang terdahulu. Namun, setelah kemunculan Facebook, banyak situs-situs jejaring sosial yang bermunculan, yang populer seperti Twitter, Zynga dan yang disinyalir akan menjadi saingan Facebook adalah Google+. Jejaring sosial Twitter, hadir dengan format yang berbeda. Konsep yang diusung oleh Twitter adalah menyebarkan informasi pesan secara singkat, padat, dan real time di dalam kalimat kurang dari 140 karakter kepada pembacanya diseluruh dunia. Tetapi Twitter ini tidak memiliki banyak fitur. Pada Google+, jejaring sosial ini diluncurkan oleh Google pada hari rabu (29/6/2011) yang merupakan layanan jejaring sosial baru. Jejaring sosial milik Google ini membuka ruang bagi para penggunanya untuk membagi foto, pesan, dan komentar seperti layaknya di Facebook. Google+ juga menyediakan layanan peta dan images. Google pun mengklaim, jejaring sosialnya ini akan memudahkan orang untuk mengatur kontak tanpa membuat grup. Namun, beberapa analis teknologi informasi berpendapat, Google+ hanya mereproduksi fitur dari Facebook, dengan hanya menambahkan fungsi video chat. Sebelumnya, Google juga telah meluncurkan produk baru seperti Google Wave dan Google Buzz yang ternyata tak laku di pasaran. Namun, dengan produk barunya ini, Google tak mau gagal lagi.

Banyak yang memberitakan bahwa layanan Google+ akan menjadi pesaing kuat bagi Facebook. Tetapi setelah muncul layanan Google+, Facebook juga tidak ingin kalah. Diberitakan bahwa pada akhir bulan juli kemarin, dan di usia Facebook yang sudah 6 tahun, terdengar romor bahwa Mark Zuckerberg akan meluncur layanan webmail client untuk menambah fitur Facebook. Layanan ini diluncurkan demi meningkatkan layanan kepada pengguna yang sudah memasuki 400 juta pengguna di seluruh dunia. Tujunnya adalah untuk menciptakan webmail client yang lengkap dengan sistem pesan untuk menggantikan yang sudah ada selama ini. Dan dalam kutipan artikel lain diberitakan bahwa Mark Zuckerberg mengumumkan peluncuran beberapa fitur baru yang menarik untuk jaringan sosial ini. Setelah menghabiskan enam bulan terakhir bekerja pada sebagian besar fitur ini, sepertinya pengguna Facebook akan mendapatkan pengalaman lebih baik dengan peluncuran dari Grup Chat, desain ditingkatkan untuk daftar teman chat, dan video calling. Disini dalam video calling facebook akan bermitra dengan Skype. Dalam hal ini sudah terlihat sebenarnya facebook tidak ingin kalah dengan para pesaingnya dalam jejaring sosial ini. Dari jejaring sosial yang sudah ada ini, sebenarnya masing-masing mempunyai keunggulan dalam bidangnya masing-masing. Setiap jejaring sosial ini selalu melakukan perbaikan dan peningkatan dari masa ke masa agar selalu up to date. Oleh karena itu, walaupun banyak jejaring sosial yang bermunculan, Facebook tidak ingin kalah. Jejaring sosial ini akan selalu meningkatkan fitur-fiturnya. Referensi 1. http://www.beritanet.com/Technology/WebDevelopment/Facebook_Akan_Luncurkan_Layanan_Webmail.html 2. http://www.beritateknologi.com/facebook-meluncurkan-fitur-terbaru-yaitugroup-chat-video-calling-dan-desain-baru/ 3. http://tekno.kompas.com/read/2011/06/30/16203858/Google.Plus..Bakal.Jadi. Facebook.Killer