P. 1
Kebutuhan Istirahat Dan Tidur

Kebutuhan Istirahat Dan Tidur

|Views: 19|Likes:
Dipublikasikan oleh Helnida Zaini Kaderi

More info:

Published by: Helnida Zaini Kaderi on Dec 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/30/2014

pdf

text

original

Kebutuhan Istirahat dan Tidur

Tujuan:
     

Menjelaskan pengertian dan karakteristik istirahat Menjelaskan pengertian dan fisiologi tidur Menjelaskan jenis tidur Melakukan fungsi dan tujuan tidur Menjelaskan kebutuhan tidur Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kebutuhan tidur Menjelaskan gangguan/masalah tidur

Istirahat :

Keadaan yang rilaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan hanya dalam keadaan tdk beraktivitas tetapi juga berhenti sejenak kondisi yg tersebur membutuhkan ketenangan.

menyulitkan. menyusahkan bahkan menjengkelkan .Lanjutan      Menyegarkan diri Diam setelah melakukan kerja keras Suatu keadaan untuk melepaskan lelah Bersantai untuk menyegarkan diri Suatu keadaan tuk melepaskan diri dr segala apa yg membosankan.

6 Karakteristik istirahat       Merasa bahwa segala sesuatu dpt diatasi Merasa diterima Mengetahui apa yang sedang terjadi Bebas dari gangguan ketidak nyamanan Mempunyai sejumlh kepuasan thd aktivitas yg mempunyai tujuan Mengetahui adanya bantuan sewaktu memerlukan .

Tugas bidan :      Mendengarkan secara hati-hati tentang kekhwatiran pasien dn mencoba meringankannya Sensitif thdp kekhawatiran pasien Memberi penjelasan ttg keadaan yg akan terjadi Melibatkan dlm kegiatan yg bertujuan Melibatkan klg dn teman dlm keputusan .

Tidur :   Suatu kondisi tdk sadar dimana individu dpt dibangunkan oleh stimulus/sensori yg sesuai Suatu keadaan tdk sadarkan diri yg relatif. bukan hanya keadaan penuh ketenangan tanpa kegiatan tp lebih merupakan suatu urutan siklus yg berulang .

Ciri :    (lanjutan)  Adanya aktifitas minimum Memiliki kesadaran yg bervariasi tdpt perubahan proses fisiologis terjadi penurunan respons terhadap rangsangan dr luar .

Fisiologi Tidur Pengertian Pengaturan kegiatan tidur yg melibatkan hub mekanisme serebral yg scr bergantian agar mengaktifkan dn menekan pusat otak u/ dpt tidur dn bangun. .

Lanjutan    Sistem pengaktivasi retikularis : tingkatan kegiatan SSP(sistem saraf pusat) Mesensopalon & bagin atas pons : (kewaspadaan & tidur) RAS (Reticular Activating System) : . nyeri.menerima (korteks) emosi & proses bfikir . pendengaran.memberi rangsangan fisual. perabaan .

Lanjutan Sadar : neuron RAS katekolamin (norepineprin)  Tidur : pons & batang otak tengah (bulbar synchronizing Regional)serum serotinin  Bangun : keseimbangan impuls pd pusat otak dn sistem limbik  RAS & BSR : pengatur siklus tidur  .

Jenis-jenis Tidur Berdasarkan proses tidur ada 2 :   Disebabkan menurunnya kegiatan dlm sistem pengaktivasi retikularis :gelombang lambat/ NREM (nonrapid eye movement) Disebabkan penyaluran isyarat abnormal dr otak : paradoks/REM (rapid eye movement) .

mimpi berkurang.Slow Wave Sleep/NREM  Sebutan : Tidur dalam. dgn gel otak yg >lambat / tidur nyenyak Ciri :. tanpa mimpigel delta .istirahat penuh. pergrk bola mata melambat. istirahat penuh. metatabolisme turun  . TD&nafas menurun.menyegarkan.

R menurun. ciri : rileks. ciri : mata menetap.Tahapan Tidur NREM   Tahap transisi (bangun & tidur). bola mata bergerak. f N. mengantuk. dpt bangun segera bila berlangsung (5 mnt) Tahap tidur ringan & proses tubuh terus menurun. sadar lingkungn. pendek (10-15 mnt) . J.R menurun.

lanjutan   Tahap tidur dg ciri : proses tubuh lambat (sulit bangun) Tahap tidur dalam.R turun. sulit dibangunkan. sekresi lambung & tonus otot menurun. jarang bergerak. . ciri : J. gerak mata cepat.

Tidur Paradoks/REM   Malam hari (5-20 mt) + 90 mt/tidak ada Ciri : .disertai mimpi aktif .pergerakan teratur pd otot perifer .lebih sulit dibangunkan dr pd NREM .f J.tonus otot sangat tertekan .R tdk teratur .

Penting tuk keseimbangan mental. sekresi gaster & metabolisme meningkat. emosi jg berperan dlm belajar. .mata cepat tertutup/terbuka.TD meningkat/berfluktuasi. memori & adaptasi .Lanjuran . N cepat tak teratur.

endokrin Energi yg tersimpan diarahkan untuk fungsi seluler yg penting . emosional dan kesehatan Menurunkan aktivitas stres pd paru.Siklus tidur normalF - - - Bermanfaat tuk menjaga keseimbangan mental. sistem kardiovaskuler.

Efek Fisiologis Tidur   Pd sistem syaraf : memulihkan kepekaan normal & keseimbangan susunan syaraf Pd struktur tubuh : memulihkan kesegaran & fungsi organ .

5 j/hr 7-8 j/hr 7 j/hr 6 j/hr .Kebutuhan Tidur : Umur 0-1 bln 1-18 bln 18 bln-3 th 3-6 th 6-12 th 12-18 th 18-40 th 40-60 th 60 th keatas Tingkat perkembangan BBL Masa bayi Masa anak Masa prasekolah Masa sekolah Masa remaja Masa dewasa Masa muda paruh baya Masa dewasa tua Jmh kebutuhan tidur 14-18j/hr 12-14 j/hr 11-12 j/hr 11 j/hr 10 j/hr 8.

Faktor yg Mempengaruhi Tidur        Penyakit Latihan dan kelelahan Stres psikologis Obat Nutrisi Lingkungan motivasi .

Ganggua/Masalah Kebutuhan Tidur         Insomnia Hipersomnia Parasomnia Enuresis Apnea tidur & mendengkur Narcolepsi Mengigau Gangguan pola tidur scr umum .

Insomnia Adl : keadaan ketidak mampuan mendapatkan tidur yg adekuat baik kuantitas maupun kualitas. Insomnia terbagi tiga :  Insial insomnia : mengawali tidur  Intermiten insomnia : tetap tidur  Terminal insomnia : tidur kembali sth terjaga .

Hiperinsomnia   Tidur berlebih (>9 jam) pd malam hari. hati. dpresi. Diakibatkan masalah psikologis. ginjal. metabolisme . gangguan SSP. kecemasan.

Parasomnia Adl Kumpulan beberapa penyakit yg mengganggu pola tidur Contoh : .somnambulisme (jalan-jalan di tempat tidur) banyak terjadi pd anak-anak terjadi pd NREM thp III dan IV .

Diurnal : mengompol saat bangun tidur . Macam: .noktural: mengompol saat tidur (NREM) .Enuresis Adl membuang air kecil pd saat tidur tanpa sengaja.

seperti tidur saat mengemudi .gangguan neorologis .Apnea tidur & Mendengkur Mendengkur disebabkan adanya : adenoid. amandel/mengendurnya otot di belakang mulut Narkolepsi : .keadaan tidur yg tak dpt dikendalikan .

Ciri : memperlihatkan perasan lelah. konjungtiva merah. kelopa mata bengkak. kehitaman di daerah sekitar mata. mata perih. lesu & apatis. .Gangguan pola tidur scr umum   Adl : suatu keadaan ketika individu mengalami/mempunyai risiko perubahan jlh & kualitas pola istirahat yg m’sebab ketidaknyamanan. mudah terangsang dan gelisah.

immobilitas. sering menguap. nyeri pd kaki. sakit kepala. gangguan metabolisme. kerusakan eliminasi. pengaruh obat. takut operasi. terganggu orang lain.Lanjutan :   perhatian terpecah-pecah. . Penyebab : kerusakan transpor oksigen.

Kesimpulan :   Istirahat merupakan keadaan yg rilaks tanpa tekanan emosional. yang memiliki 6 karakteristik Tidur merupakan kondisi tdk sadar. diatur oleh RAS dan BSR. dp dibangunkan oleh sensori yg sesuai. .

para(somnia). kelelahan. hiper. . lingkungan. stres. apnea tdr & mendengkur. gangguan umum. mengigau. enurisis. nutrisi.2 jenis tidur : NREM dan REM     Tidur dpt mempengaruhi efek sistem syaraf & struktur tubuh Kebutuhan tidur bayi & balita : 11-18 Jam Tidur dpt dipengaruhi oleh penyakit. narcolepsi. obat. motivasi Gangguan tidur : in.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->