Anda di halaman 1dari 3

Nama: Laras F.W. Kelas : XI IPA 2 Naskah Drama Judul : Tentang Kita Pelaku : 1. Resty 2.

Tya (sahabat Resty) 3. Mamanya Fikran . !yahnya Fikran "atar : 1. #ihalaman K$st 2. #ikelas (Kam%us) 3. #ikamar K$st . #irumah sakit &. #i%emakaman Embun pagi masih merayapi batang daun yang hijau, matahari bersembunyi dibalik awan. Namun, dia sudah berdiri menatap langit yang masih putih. Hari ini terasa aneh baginya, biasanya saat ini dia masih terlelap diatas kasur. Tapi, karena mata tak bisa terpejam, memaksanya mencari udara segar, menghilangkan rasa gelisah yang selalu menderanya. Resty : (dalam hati) !"ku rindu akan rumah, rindu pada keluarga disana, terutama rindu padanya. "ku ingin sekali bertemu dia.!! Resty gelisah karena kerinduannya kepada #rang$#rang yang ditinggalkannya selama dia kuliah. Terutama kepada pujaan hatinya yaitu %ikran, yang telah mengisi relung hatinya selama hampir & tahun. 'ibawah p#h#n depan k#st, Resty duduk santai sambil menikmati cuaca di pagi hari. 'engan ditemani segelas teh hangat, dia terhanyut dalam khayalan yang berisi kenangannya bersama %ikran. Resty : (mengkhayal) (Hmm)dia memang satu$satunya dapat meluluhkan hatiku. "ku ingat sekali waktu pertama kali dia berkenalan denganku. *aktu itu aku masih duduk dibangku +," kelas & dan dia baru saja kuliah. 'an pr#ses perkenalan kami memang berawal dari -aceb##k (sambil tersenyum$senyum). "ku gak nyangka bisa berkenalan dengannya.. (suara ad/an pun membangunkan khayalannya). ('ia pun bersiap untuk sh#lat subuh sambil menggerutu) (uh, aku ingin sekali bertemu dia. 0ukannya kemarin dia sudah janji mau datang bertemu aku, tapi sampai sekarang k#k gak ada kabarnya ya1 "pa yang terjadi denganya1 (penasaran) +h#lat subuh dulu aja deh, biar hatiku lebih tenang.. +etelah dia menyelesaikan sh#lat subuhnya, diapun bergegas untuk pergi kekampus. 2233

'ia berjalan memasuki ruang kelas, dan disana sudah ada Tya sahabatnya yang sedang asyik membaca buku pelajaran. Resty pun meletakkan tasnya dekat Tya. Tya Tya : (Tumben baru datang1 4asti tadi lagi mengkhayal sang pangeranmu ya1,. ledek Tya. : (Eh, gimana)kamu jadi ikut nggak1 udah deh, nggak usah mikir lagi, kelamaan 5.

Resty : (Hehehe)begitulah.. (sambil tersenyum)

Resty : ("duh, gimana ya)masih bingung nih.. (sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal) Tya : (6amu tuh ya 5 dari kemarin kal# ditanya)emmm gimana ya1 aduh, aku masih bingung nih 5 b#sen tau dengernya 5. (agak kesel) (7kut aja, nggak ada salahnya dic#ba,. (membujuk Resty) Resty : (mengambil tasnya) ("ku pikirin dulu ya.. (sambil pergi meninggalkan Tya) 2233 'ikamar k#st, Resty dan Tya sedang asyik membicarakan karangan yang dibuat #leh Resty untuk perl#mbaan mengarang. Resty pun memberitahukan kepada Tya, karangan apa yang tengah dia garap. Tya : (Hah)jadi kamu nulis cerita tentang kamu dan %ikran1. Tya kaget mendengar berita itu.

Resty : (6amu janji ya, enggak ngasih tau bang %ikran1. (mem#h#n) Tya : (iya, aku janji)p#k#knya kal# urusan merahasiakan sesuatu, serahin aja ke aku)dijamin rebeeeeesssss)))),. celetuk Tya. Hp Resty berbunyi)ternyata dari %ikran, dia pun segera mengangkatnya. Resty : ("da apa bang1 Tumben jam segini telp#n, kangen ya1. (tersenyum$senyum) ,amanya %ikran : (Resty kan1 ini mamanya %ikran. ( sahutan dari telp#n itu. Resty : (kaget, ternyata sahutan dari telp#n itu bukan suara %ikran) (Eh Tante)maa- tante, Resty kira bang %ikran. "da perlu apa tante1 (6aget) "pa)55 i)i)iya Resty kerumah sakit sekarang.. (wajahnya pun mulai pucat dan terlihat bingung mendengar kabar dari mamanya %ikran) Tya menjadi cemas melihat Resty seperti itu dan tambah semakin cemas lagi ketika melihat Resty menangis. Tya : (bertanya dengan penuh kecemasan) (Res, ada apa1 k#k kamu nangis1 siapa yang sakit1.

Resty : (sambil terisak$isak) (0ang %ikran)bang %ikran kecelakaan)aku harus kerumah sakit sekarang 5. 'ia keluar kamar dan pergi meninggalkan Tya. Tya : (Res, tunggu..aku ikut.. (sambil mengambil tasnya) 2233 'idepan sebuah ruangan terlihat sepasang suami istri. 8a, itu #rangtuanya %ikran. Resty pun melangkahkan kakinya dengan ragu$ragu. 4erasaannya semakin tidak enak. 4erlahan dia mendekati #rangtuanya %ikran. Resty : (menghela na-as panjang) (0ang %ikran enggak apa$apakan tante1. tanyanya tapi mamanya %ikran hanya terdiam.

"yahnya %ikran : (Resty, sebelum kecelakaan dia berpamitan dengan kami ingin menemui kamu, tapi takdir berkata lain. 9m harap kamu bisa menerima semua ini dengan ikhlas,. "yahnya %ikran menjelaskan dan perasaan Resty pun semakin sangat tidak enak. Resty : (+ebenarnya bang %ikran kenapa #m1. ,amanya %ikran : (%ikran)sudah meninggalkan kita semua, sayang.. jawab mamanya sambil terisak$isak Resty : (Enggak..gak)mungkin.. (matanya tiba$tiba gelap dan dia pun jatuh pingsan) Resty pun sangat kaget mendengar kabar itu. 'irinya belum siap untuk kehilangan %ikran dan dia pun jatuh pingsan. Hingga pemakaman tiba dia masih sangat merasa kehilangan %ikran. +etelah seminggu berlalu, dia menjalani hari$harinya dengan rasa keikhlasan melepaskan %ikran. ,eskipun begitu, ada kabar baik yang harus disampaikannya kepada %ikran. 'ia pun pergi kemakamnya %ikran untuk meberitahukan kabar bahagia itu. 2233 4agi$pagi sekali dia sudah pergi dari k#st, dia sangat rindu dengan %ikran dan ingin memberitahukan sesuatu kepadanya sambil membawa seikat bunga yang dipetiknya dari kebun. Resty : (Hai bang, Resty kangen banget sama abang. Resty kesini mau nepatin janji. 6emarin pengumuman l#mba dan Resty menang bang. Resty kan udah janji sama abang, kal# Resty menang, Resty bakal ngasih tau Resty ngarang apa.. (mengusap airmata, yang daritadi memaksa keluar) (Resty ngarang tentang kita, bang. Resty nulis ketika kita pertama kali berkenalan, Resty juga nulis gimana kita jadian, hingga))hingga kita ditakdirkan untuk berpisah.. 'ia pun +ambil meraba batu nisan yang bertuliskan %ikran 4ratama dan berusaha tegar menghadapi kehidupannya.

Meskipun sekarang kau sudah enggak ada disisi aku, tapi aku yakin kalau kamu bisa lihat aku dari atas sana. Dan aku yakin kamu akan selalu melindungi aku dari sana. Aku akan selalu sayang sama kamu, bang. Dan aku enggak akan berhenti menulis tentang kita. Aku, Kamu dan Cinta kita