Anda di halaman 1dari 7

TUGAS PANCASILA

KASUS CENTURY

Oleh Puspita Firdausa 121 1!1!1!"#

UNI$ERSITAS %E&'ER 2!1(

KASUS CENTURY Skandal kasus century memang telah berlarut-larut lamanya tanpa adanya titik terang. Berkaitan dengan dugaan keterlibatan Boediono dalam skandal ini, proses bailout Century ternyata bermasalah dan merugikan keuangan negara. Oleh karena itu tiap-tiap pejabat negara yang terlibat dalam proses pemberian bailout itu harus diperiksa bahkan dijadikan tersangka. Hal ini sudah dilakukan KPK terhadap Budi telah dijadikan tersangka oleh KPK. "ari beberapa diskusi dalam media, diketahui bah%a masalah utama dalam kasus bank century ini ialah keputusan bailout bank century yang kontro&ersial. Kontro&ersi ini menimbulkan perdebatan. Pihak yang pro dengan bail out bank century menilai bah%a ada kemungkinan jika bank century ditutup maka ada potensi akan berdampak sistemik terhadap bank-bank lain yang berujung pada kemungkinan terjadi kembali situasi rush atau situasi krisis ekonomi seperti pada tahun '((). Sedangkan pihak yang kontra terhadap keputusan bail out ini menyatakan bah%a tidak logis atau tidak mungkin terjadi dampak sistemik pada bank-bank lain jika bank century ditutup karena situasi ekonomi '(() jelas berbeda dengan situasi ekonomi *++). "ari uraian ini, tidak tampak adanya korupsi dalam kasus bank century. Karena perdebatannya ialah tentang kemungkinan yang bisa saja terjadi. ,amun, dalam perdebatan ini, sudah muncul kecurigaan terhadap keputusan bail out tersebut. kecurigaan ini terkait adanya kemungkinan penyalahgunaan %e%enang karena jabatan yang dapat merugikan ,egara. Kecurigaan ini sangat kuat, sehingga selalu dibahas media, apalagi dana yang dikeluarkan untuk bail out ini membengkak dari -++ hingga )++ milyar menjadi -,. triliun. Selisih angka yang sangat tidak masuk akal jika kita mempertimbangkan keputusan bail out yang sudah dipertimbangkan oleh orang-orang berpendidikan. Selain itu, jika bank century ditutup, maka dana yang diperlukan ialah /,0 triliun. Selisih yang juga tidak sedikit yakni ' triliun lebih dari dana bail out yang keluar. 1danya selisih dana yang cukup besar, muncul kecurigaan atas indikasi adanya pelanggaran hukum dalam kasus bank century itu. $ndikasi ini langsung ditanggapi oleh berbagai pihak, antara lain KPK, "P2, dan BPK. "alam kasus ini, KPK berperan untuk menjalankan 3ungsinya sebagai lembaga pemberantasan korupsi. Sedangkan "P2 ulia dan Siti Choiriyah !ajriyah, dimana dua orang mantan "eputi #ubernur B$ ketika bailout ini

sebagai badan penga%as terhadap lembaga penegak hukum dalam hal ini komisi 0 , yang juga dibentuk tim pan%as untuk menga%asi proses penyelesaian bank century. BPK dalam kasus ini menjalankan ke%ajibannya sebagai badan yang harus mengaudit keuangan dalam kasus bank century dan menemukan beberapa pelanggaran hukum dalam kasus ini. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 1braham Samad menyatakan, 4akil Presiden Boediono memiliki peran dalam pemberian 3asilitas pendanaan jangka pendek 5!P6P7 ke Bank Century pada *++). Selaku #ubernur Bank $ndonesia saat itu, katanya, Boediono tentu mengerti soal pemberian !P6P tersebut. 1braham juga mengatakan, KPK tidak pernah takut memeriksa orang per orang, termasuk seorang %akil presiden. KPK, lanjutnya, menganut prinsip e8uality be3ore the la% atau persamaan setiap orang di hadapan hukum. enjadi menarik ketika ditanyakan, jika memang Boediono bersalah dalam proses pemberian bailout ini, apakah dia bisa dinyatakan melakukan tindak pidana korupsi, sedangkan dia tidak ada menerima aliran dana dari proses bailout itu. "alam beberapa kasus tipikor yang telah di&onis oleh pengadilan tipikor, terdapat beberapa kasus yang tetap mem&onis seseorang bersalah kendati dia tidak ada menerima aliran dana dari kasus korupsi yang disangkakan kepadanya. !ebri mencontohkan, &onis terhadap 1hmad Sujudi 5mantan enkes7 dan Bachtiar Chamsyah 5mantan ensos7 menyatakan keduanya bersalah dalam perkara korupsi, sekalipun tidak ada ditemukan bah%a keduanya menerima aliran dana ataupun keuntungan lainnya dari kasus korupsi masing-masing. "engan demikian untuk kasus Boediono ini, kendati sejauh ini belum ada bukti bah%a Boediono ada menerima aliran dana dari kasus Century, sudah seharusnyalah Boediono ditetapkan sebagai tersangka karena dia telah nyata-nyata melakukan suatu perbuatan mela%an hukum. Setidaknya Boediono disini telah mempunyai 9mens rea: atau niat jahat untuk melakukan bailout, karena dia harusnya tahu dan paham bah%a tindakan serupa tidak seharusnya dilakukan, mengingat sebelumnya pada a%al *+++an kasus yang mirip-mirip pernah terjadi pada skandal B;B$. Boediono rasanya paham betul soal ini, dan menjadi tidak masuk akal ketika dia justru melakukan kesalahan yang sama terhadap Bank Century.

Oleh karena itu sangkaan bah%a Boediono punya 9mens rea: dalam proses bailout ini menjadi masuk akal karena sebenarnya tidak dapat diterima seorang ekonom berpengalaman seperti Boediono bisa terjerembab pada lubang yang sama. Pastilah ada niat jahat disini yang menyebabkan proses bailout yang seharusnya tak terjadi itu malah terjadi. $ni masih sebagian kecil saja, belum berbicara soal ulah Boediono cs yang merubah peraturan B$ soal rasio modal minimum agar Bank Century menjadi kapabel utk dikasih bailout, soal penetapan bank gagal berdampak sistemik, dst. akin besar kecurigaan bah%a Boediono memang punya niat jahat dalam proses bailout ini. engenai pilihan yang harus diambil saat itu, apakah menutup bank Century atau memberinya dana talangan 5bailout7. 6ika bank Century ditutup, negara hanya perlu mengganti kerugian nasabah sebesar sekitar / triliun lebih. "an pemerintah 2$ bisa mengejar aliran dana dan aset-aset milik 2obert <antular di luar negeri untuk disita sebagai pengganti uang pemerintah yang keluar untuk mengganti uang pemerintah itu. 2obert adalah pemilik Bank Century yang merampok uang nasabahnya sehingga BC kolaps dan kemudian memunculkan %acana bailout, !P6P, dan lain-lain. Sementara jika dibailout maka pemerintah melalui ;PS harus mengeluarkan uang -.. <riliun untuk menyehatkan kembali bank yang kolaps ini. 6umlah sebesar ini di kemudian hari ternyata menjadi masalah, karena uang sebesar itu raib entah kemana 5lebih banyak dimakan Boedi Sampoerna dan pihak-pihak tak jelas lainnya ketimbang sampai ke tangan nasabah kecil7 dan menyisakan sejumlah kejanggalan dalam proses pencairannya. B$ memang akhirnya menyelamatkan Bank Century, padahal dalam rapat tersebut banyak peserta yang menolak, terlebih alasan pejabat B$ terlalu memaksa. "an bila alasan penyelamatan Bank Century mengada-ada dan dalam kesempatan lain melanggar undang-undang, tentu tidak bisa dipungkiri para petinggi B$ dan KSSK bisa terseret pidana. eskipun mereka tidak menerima dana sepersen pun, namun apabila karena kecerobohan 5alasan paling positi37 mereka sendiri menjadi alat para bankir dan deposan yang mengakibatkan kerugian keuangan lembaga negara, maka sudah sepantasnya mereka mendapat proses hukum. engenai sistemik tidaknya Bank Century. "alam sebuah 3orum direksi Bankbank besar tanah air seperti Bank andiri, Bank B,$ dll dikemukakan keraguan ereka direksi-direksi tersebut mengenai status sistemiknya Bank Century.

menyatakan, jika kolapsnya bank sekecil Century saja bisa menyebabkan perbankan nasional kita ambrol 5dalam hal ini berarti gagalnya Century berdampak sistemik7, maka betapa lemahnya sistem perbankan kita. Hal ini tentu sangat tidak masuk akal, oleh karenanya poin 9sistemik: ini selalu mencuat menjadi salah satu unsur kejanggalan utama dalam proses bailout Century, karena secara logika sebenarnya tidak mungkin gagal kliringnya bank sekecil Century bisa memberikan dampak sistemik bagi perbankan nasional secara keseluruhan. 1ndai saja, rakyat $ndonesia dan para penegak hukum menjunjung tinggi keadilan hukum seperti diurai dalam Pasal *. ==" '(>/, maka bila memang pada akhirnya laporan BPK memberi bukti resmi bah%a pejabat B$ 5termasuk pimpinannya yakni Boediono7 melakukan pelanggaran ketentuan dalam penyelamatan Bank Century, maka bukanlah hal mustahil Boediono 54akil Presiden <erpilih mendampingi SB?7 akan dipidana oleh KPK 5asal KPK tetap independen dan berhasil keluar dari kemelutnya7. Sebenarnya sudah cukup terang benderang bagi KPK untuk segera menjerat Boediono sebagai salah satu aktor pelaku dalam bailout itu. 2ekomendasi bailout tidak akan keluar jika kajian mengenai kegagalan Bank Century 5yang ternyata tak akurat itu7 tidak dikeluarkan B$. $ni belum lagi membicarakan mengenai perubahan mendadak peraturan B$ mengenai persyaratan rasio modal bank yang perlu diberi bailout. 6ika terbukti perubahan peraturan B$ itu dilakukan secara mela%an hukum demi memuluskan kepentingan pihak-pihak tertentu maka tentu saja Boediono paling bertanggung ja%ab atas hal tersebut. Belum lagi jika kita membicarakan mengenai dugaan kemana aliran dana talangan itu, termasuk dugaan mengalir ke tim pemenangan calon presiden Susilo Bambang ?udhoyono pada Pilpres *++(, dimana ca%apresnya saat itu adalah Boediono sendiri. <erkait dengan tidak bisa diselidikinya Boediono oleh KPK, menurut saya itu dalam konteks ketatanegaraan. Karena yang berhak dalam hal itu adalah "P2 sesuai dengan pasal .B ayat *. 6ika ditemukan ada pelanggaran konstitusi, mekanismenya melalui "P2. Sementara dalam konteks pelanggaran tindak pidana korupsi, siapa pun bisa diperiksa KPK.

"alam perundang-undangan dijelaskan dalam pasal * == ,o. 0' tahun '((( menyatakan @Setiap orang yang secara mela%an hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau koorporasi yang dapat merugikan keuangan ,egara atau perekonomian ,egaraA..B. Sedangkan Pasal 0 == ,o. 0' tahun '((( menyatakan setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, menyalahgunakan ke%enangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya yang dapat merugikan keuangan ,egara atau perekonomian ,egara..B. ,amun dalam kasus bank century ini, sudah jelas bah%a ,egara dirugikan dengan bukti bah%a BPK telah menemukan pelanggaran hukum terkait pengambilan keputusan bailout. Pihak yang diuntungkan ialah Bank Century atau merupakan koorporasi yang dalam undang-undang juga disebutkan dapat menjadi subyek hukum korupsi. Sebenarnya ada dua jalur untuk menyelesaikan persoalan century ini, yaitu jalur hukum dan jalur politik. 6alur hukum sekarang sedang diretas oleh KPK 54alau terkesan agak lambat7. Sedangkan jalur politik sebenarnya sudah terbuka lebih dulu jauh-jauh hari, ketika terbentuk Pansus Hak 1ngket Century di "P2 di sekitar akhir tahun *++( lalu. Pansus itu kemudian berujung pada hak angket yang putusannya menghasilkan opsi C, bah%a bailout Century dinyatakan melanggar hukum dan prosesnya diserahkan kepada penegak hukum 5KPK7. Hak angket ini tidak diteruskan dengan hak menyatakan pendapat, yang intinya adalah mendak%a 4apres Boediono telah bersalah melanggar sumpah jabatan karena melakukan perbuatan mela%an hukum ketika menjabat #ubernur B$. 6ika hak menyatakan pendapat ini berjalan, maka sebenarnya segalanya akan lebih mudah dan terang benderang. K sebagai pihak yang ber%enang memeriksa dak%aan "P2 akan melakukan pemeriksaan terhadap Boediono, dan Boediono bisa membuktikan dirinya dalam persidangan itu bah%a dia memang tak bersalah dalam perkara Century ini. 6adi Boediono tak tersandera oleh segala opini dan pandangan buruk masyarakat terhadap dirinya. 4alaupun jika oleh K Boediono dinyatakan terbukti melakukan perbuatan mela%an hukum, tidak serta merta Boediono langsung berhenti sebagai

4apres.

asih ada proses pertanggungja%aban di hadapan sidang

P2, dimana yang

memutuskan diberhentikan atau tidaknya 4apres adalah Bisa saja

P2 itu sendiri.

P2 menolak memberhentikan Boediono, dan bisa saja menerima

usul untuk memberhentikannya. Sayangnya hal itu semua tak ter%ujud saat ini, kuatnya pengaruh partai koalisi di "P2 saat ini tidak memungkinkan untuk memba%a proses ini sampai ke hak menyatakan pendapat "P2 dan seterusnya. Berdasarkan uraian di atas, menurut pendapat saya sebagai orang a%am, hal yang mungkin dapat dilakukan untuk menjerat Boediono yakni dengan pasal tindak pidana korupsi karena disini terjadi selisih dana yang besar untuk bailout Bank Century dari -++ hingga )++ milyar menjadi -,. triliun. "an penyelidikan ini dilakukan oleh KPK. engenai jabatannya yang sebagai %akil presiden, barulah "P2 yang ber%enang mengajukan ke K apabila Boediono dinyatakan bersalah, apakah dia K memeriksa, jika P2. Setelah P2 P2 masih memenuhi syaratCtidak sebagai %akil presiden. Setelah itu itu

terbukti "P2 kemudian melakukan sidang paripurna dan meneruskan ke

P2 melakukan sidang untuk memutuskan usul "P2 diterimaCtidak. 6ika

menerima, maka Boediono diberhentikan menjadi %akil presiden 2$. 6ika menolak usul "P2, Boediono tetap menjabat sebagai %akil presiden 2$.