Anda di halaman 1dari 122

Pertemuan 1 MENGENAL KOMPONEN PC

Komponen Dasar PC antara lain :


Cassing, motherboard, prosessor, memori, harddisk, ploppy drive, CD-ROM / DVD-ROM drive, kartu add-on (kartu grafis, kartu suara, modem internal ), monitor, mouse dan keyboard.

Casing
Fungsi : Menyelubungi semua komponen PC dalam satu kotak besar Untuk melindungi komponen PC dari gangguan luar seperti debu, kotoran hewan ( tikus, cecak dan kecoa ) Mencegah diri pemakai dari sengatan arus listrik saat menyentuh PC yang sedang menyala

Keterangan gambar : Power supplay berfungsi memberikan catu daya listrik bagi komponen yang berada didalam PC Drive buy ruangan tempat menyimpan harddisk,disk drive, CD-ROM, DVD dan CD-RW Swicth kabel yaitu kumpulan kabel kecil untuk beberapa kebutuhan PC seperti tombol reset, tombol on / off, lampu ( LED ) harddisk, kabel speaker internal

Secara standard warna kabel tersebut menentukan besarnya tegangan serta kuat arus yaitu : Warna Oranye Merah Kuning Ungu Putih Biru Hijau Abu-abu Hitam Voltage output + 3.3 + 5 + 12 + 55 B -5 - 12 PS on P. Ground 0 MilliAmpere 10 20 9 1 0.5 0.5

MIKRO PROSESOR 1. Intel


Prosesor intel adalah prosesor yang dibuat oleh perusahaan Intel corp dengan merk dagang Intel. Prosesor ini perlahanlahan telah meninggalkan tipe slot 1 dan kembali ke tipe soket 370 / PGA untuk tipe pentium III dan soket 478 untuk pentium IV

Prosesor intel tipe socket 370 antara lain: Celeron PPGA dan FC-PGA, pentium III PC PGA PPGA (Plastik pin grid array), FC-PGA ( Flip chip pin grid array). Tipe slot 1 dapat ditemukan pada prosesor pentium II, Celeron dan pentium III generasi awal

Frekwensi bus dari setiap prosesor tersebut berbeda-beda untuk celeron standard frekwensi busnya adalah 66 Mhz Sementara untuk pentium II atau pentium III mulai dari 66 Mhz, 100 Mhz sampai 133 Mhz sedang untuk prosesor intel pentium IV frekwensi busnya adalah 400 Mhz keatas 2. AMD Prosesor merk AMD antara lain : - Athlon , athlon menggunakan teknologi pemrosesan 0,18 mikron yang diberi nama Athlon Thunderbird. Athlon T-bird merupakan prosesor yang dibuat di pabrik milik AMD yang berada di Dresden Jerman

AMD Duron ( Sekelas Celeron ) berjalan di frekwensi busnya dengan kecepatan 200 Mhz, terbuat dari teknologi aluminium dan dirancang di pabrik AMD di texas Amerika.

MOTHERBOARD ( M / B )
Motherboard dibedakan menjadi 2 jenis antara lain 1. Motherboard utk prosesor Intel 2. Motherboard utk prosesor AMD

1. Motherboard untuk prosesor intel yaitu tipe slot 1, tipe soket 370 / PGA dan soket 478

CHIPSET Adalah bagian dari motherboard yang menghubungkan prosesor dengan komponen hardware lainnya pada PC
Chipset ada dua yaitu Northbridge dan Southbridge

Chipset

Chipset untuk motherboard intel : - i440 BX - i810 - i815 - i820

2. Motherboard untuk prosesor AMD yaitu tipe slot A, tipe soket A (soket 462 ) Chipset untuk motherboard AMD: - VIA KX 133 - VIA KT 133 - AMD 760 Istilah-istilah dalam motherboard yaitu : - Port AGP ( Accelerated Grapichs Port ) - Port PCI ( Peripheral Component Interconnect ) - Port NCR (Communications and Networking Reset ) - Port SIR ( serial Infra Red )

MEMORI Memori yang beredar saat ini ada 2 yaitu : 1. DIMM ( Dual In Line Momory Modul ) dengan jenis SDRAM ( Synchronous Dynamic Random Aces Memory ) Kecepatan bus dari memori berkisar pada frekwensi 66 MHz, 100 MHz, 133 MHz ( PC-66, PC100, PC133 )

2. RDRAM ( Rambus DRAM ), kecepatan bus frekuensinya 600 MHz, 700 MHz, 800 MHz dan 2100 Mhz, 2700 Mhz, 3200 Mhz ( PC-600, PC700, PC-800, PC-2100, PC-2700 dan PC-300 )

Jenis-jenis Memori yang lain : ROM (Read Only Memori) BIOS (Basic Input Output System) RAM (Random Access Memory) EDO-RAM (Extended Data Output Random Access Memory) FPM Memory ( Fast Page Mode Memory) FPM Memory ( Fast Page Mode Memory) SRAM (Static Read Access Memory). Cache Memory VRAM (Video Read Access Memory)

HARDDISK
Berdasarkan tipe harddisk dibedakan menjadi 2 macam : - Interface koneksi yaitu tipe IDE / ATA - Tipe SCSI Harddisk IDE / ATA banyak digunakan pada komputer dekstop, sedangkan tipe SCSI banyak ditemui pada komputer server

KARTU GRAFIS Kartu grafis ada 2 jenis : 1. Menggunakan bus PCI dan 2. Menggunakan bus AGP Ada 2 perusahaan penghasil chipset kartu grafis 3D Yaitu : 1. Nvidia dengan chipset GeForce2 dan GeForce4 2. 3dfx dengan chipset VooDoo

Kartu Grafis 3D GeForce4

Berikut ini alamat Situs yang berhubungan dengan Troubleshooting PC :

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Chip yang mengatur kecepatan harddisk drive,DMA,USB dll adalah : a. Northbridge chipset c. Harddisk Chips b. Southbridge chipset d. BIOS chips 2. Tempat menempatkan procesor,memory, cache,

video card, soundcard, LAN card, dll : a. BIOS c. MotherBoard b. Drive Buy d. BUS

3. Slot atau soket tempat menempatkan segala jenis Card, seperti VGA,Modem, MPEG,Sound,dll disebut : a. Ekspansi c. AMR b. ISA d. PCI 4. Power Supply yang dilengkapi dengan power switch (auto shutdown) adalah power supply model : a. XT c. AT b. AMD d. ATX

5. Harddisk . banyak digunakan pada komputer server. a. ATA 60 c. SCSI b. IDE d. ATA 100

Komponen komponen Pada Motherboard

Pertemuan 2

Dulu dikenal MB dengan processor jenis socket 370 sampai dengan perkembangannya ke pentium II, Pada era P II, mengunakan MB dengan sistem Slot. Dari intel jenis celeron, AMD dengan duronnya. Akhirnya pada era Pentium III, balik lagi ke sistem socket sampai dengan saat ini. Alasannya sistem lebih panas dan tingkatan tidak bisa dinaikan.

Feature New MotherBoard


USB, Firewire, Modem onboard, Soundcard, VGA, LAN, dll. Ada yang mendukung dual processor Dibuat untuk range kecepatan tertentu FSB (front side bus) & multiplexer yang meningkat (overclock) FSB = dukungan kecepatan Mhz Multiplexer = nilai pengali untuk kecepatan processor Terdapat 2 processor sekaligus Menggunakan processor yang identik Kinerjanya semakin bertambah untuk kinerja yang tinggi, Pada sistem server / host, aplikasi grafis dan film

PCI (Periperal Component Interconect) Dikategorikan sebagai bus periperal, 64 bit saluran data, transfer 264 Mb/sec Tempat interface (menancapkan) device lain (sound, LAN, VGA, VIDEO) PCI cards mengunakan 47 pins (49 pins untuk mastering card, yang dapat mengendalikan PCI bus tanpa campur tangan CPU). PCI juga mendukung penggunaan alat yang mengunakan arus listrik 5 volt ataupun 3,3 volt.

ISA : Terdapat include di PC model lama Tipe slot ISA slot 8-bit mempunyai kemampuan 0,625 MB/sec untuk transfer ratenya antara card dan motherboard-nya ISA slot mempunyai kemampuan 0,625 MB/sec untuk transfer rate. Versi terakhir adalah 16-bit yang berkemampuan 2 MB/sec Ciri ciri ISA : bentuknya panjang,berwarna hitam dan berukuran sama.

AGP (Accelerator Graphic Port) mempunyai kecepatan jauh di atas PCI, mencapai 1 Gb/sec Digunakan di new MB, untuk VGA Card dengan teknologi terbaru Mengadopsi kebutuhan VGA dengan refresh, memory tinggi dan bandthwidth yang lebar. AGP memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan PCI karena memiliki angka clock yang lebih besar. Sebagai contoh : clock normal pada bus PCI (33MHz) dapat menerima maksimal 132MB/detik. Masih kekurangan oleh transfer game 3D. Teknologi AGP (2x, 4x, 6x, 8x) Teknologinya meningkatkan trasfer data hingga 5 GB/sec perbadingan AGP2x (@66MHz) hanya mencapai kecepatan transfer puncak/maksimal 528MB/detik.

AGP menggunakan pipelining untuk meningkatkan kecepatan. Pipelining mengatur data sehingga pengembalian data yang telah diproses menjadi lebih cepat. Pipeline seakan-akan pipa untuk mengalirkan data ke prosesor Graphics card akan menerima potongan-potongan data sebagai respon dari sebuah permintaan.

Chipset berfungsi sebagai interface antara trafik dan kontrol aliran informasi ke dalam computer Mengontrol informasi pengaksesan ke processor ke memory, cache,mengalirkan data ke dan dari deice lain, komunikasi dan lain2. Chipset merupakan bagian kritikal dari computer, dengan chipsetlah perintah yang diberikan oleh device lain dapat dilaksanakan Contohnya: dalam penentuan kecepatan dan kinerja dari suatu processor atau memory, ditentukan oleh dukungan teknologi chipset. Jenis Chipset lah yang mempengaruhi kelebihan atau dukungan motherboard terhadap periperal lainnya. Ada banyak pemain dalam teknologi ini: Intel, VIA, IBM, dll

Ada istilah NORTH BRIDGE dan SOUTH BRIDGE North bridge, mengatur jenis processor, mengatur kecepatan memory dan jenisnya, menjamin support AGP, dan bandwidth pada BUS datanya South Bridge, mengatur kecepatan transfer hard disk, dukungan periperal interface USB, Firewire, dukungan terhadap onboard soundcard dan modem, dukungan integrated terhadap I/O, dan hardware monitoring

Interrupts (IRQ) ; devices memerlukan keunikan agar dapat di proses processor I/O address ; alamat yang diberikan ke setiap device agar tidak tabrakan.

Keterangan gambar : System power LED lead ( 3 1 pin LED ) System warning speaker lead ( 4 pin speaker ) System management interrupt lead ( 2 pin SMI ) ATX power switch / soft off switch lead ( 2 pin PWS BTN ) - Reset switch lead ( 2 pin reset ) - Harddisk activity lead ( 2 pin IDE LED )

PIN Group Adalah sekumpulan konektor yang berhubungan dengan kabel reset, HDD LED, power LED, speaker dan power switch. Penghubung Keyboard dan Mouse Merupakan interface keyboard dan mouse untuk memberikan perintah masukan menuju motherboard. Penghubung Power Untuk menghubungkan motherboard dengan power supply pada casing. Tegangan Regulator Untuk memberikan supplay tegangan yang tepat dan stabil kepada prosessor.

USB (Universal Serial Bus) USB tipe baru adalah USB 2.0 yang memiliki kecepatan transfer data sebesar 60 MB/s (40x lebih cepat dari USB 1.1 yang besarnya 1,5 MB/s)

Serial Port Serial port terdiri dari 10 pin tetapi yang di gunakan hanya 9 pin, pada mainboard biasanya memiliki 2 port serial yang disebut com1 dan com2 Interface IDE Digunakan untuk menghubungkan mainboard dgn komponen komponen penyimpanan data yang bertipe IDE, seperti : Harddisk, CD ROOM, DVD ROOM, yang memiliki 40 pin.

Paralel Port Port ini terdiri dari 26 pin tetapi yang di gunakan hanya 25 Pin, Kabel konektornya terdiri dari 25 kabel dengan 2 head. Paralel port mengirimkan data sebesar 8 bit (1 byte) pada saat yang sama secara paralel dengan kecepatan 50-100 KB/ detik. Interface FDD Terdiri dari 34 pin, yang memiliki ciri adanya tanda sobekan pada kabel datanya, digunakan untuk menghubungkan mainboard dengan floppy disk

Soal-Soal Latihan

1. Digunakan untuk menghubungkan mainboard dgn komponen komponen penyimpanan data yang bertipe IDE : a. PIN Group c. Interface IDE b. Memory IDE d. Paralel Port 2. Kecepatan transfer dasata dari USB 1.1 adalah : a. 1,5 KB/det c. 60 MB/det b. 1,5 MB/det d. 60 KB/det

3. Saluran 32 bit dan 64 bit standar lokal bus yang mengikat bus ekspansi langsung ke CPU disebut : a. Slot ISA c. slot EISA b. Slot PCI d. Slot VGA 4. Saluran RAM yang terdiri beberapa jenis seperti SDRAM, DDR SDRAM dan RD RAM adalah : a. Slot AMR c. Slot SIMM b. Slot PCI d. Slot DIMM

5. Terdiri dari 34 pin, yang memiliki ciri adanya tanda sobekan pada kabel datanya : a. Slot DIMM c. Interface FDD b. Interface IDE d. PIN Group

Pertemuan 3 MERAKIT PC

Langkah- langkah dalam merakit PC antara lain


1. Persiapan komponen-komponen dasar antara lain : Motherboard Casing Prosesor Monitor Memory Peralatan lain yang Kabel data mendukung Harddisk Floppy disk CD-ROM Kartu Grafis / VGA Keyboard Mouse

Periksa kelengkapan pendukung utama seperti : Sekrup Buku manual Obeng Tang Peralatan lain yang diperlukan

Gelang Antistatic

2. Siapkan Casing 3. Buka box motherboard

Tentukan : a. Jumper atau switch untuk mengatur bus frekwensi prosesor - 66 Mhz 133 Mhz untuk motherboard dengan prosesor intel pentium III - 200 266 Mhz untuk motherboard dengan prosesor AMD Duron atau Athlon - 400 Mhz untuk motherboard dengan intel pentium 4 b. Factor multiplier (faktor pengali) Contoh : Prosesor 600 Mhz dengan bux frekwensi 100 Mhz maka factor multipliernya Adalah 6 X

c. Mengatur tegangan daya prosesor d. Mengatur tegangan dan frekwensi memory 4. 5. 6. 7. 8. Pasang prosesor Pasang Thermal Paste dan Kipas pendingin Prosesor Pasang modul memory / RAM Pasang motherboard ke cassing Siapkan harddisk, floppy disk, CD-ROM drive, dan dan kabel-kabel data 8. Pasang kartu add-on pada slot masing-masing ( VGA, Sound card dan modem ) 9. Siapkan monitor 10. Lakukan setup BIOS

Troubleshooting Perakitan
Troubleshooting perakitan berkisar pada masalah start up yaitu dari power on sampai keluar prompt Secara garis Besar dapat digambarkan sbb : Power on

Power on self test Boot Operating System Promp

Power On Power supply menjalankan self test setelah switch power on. Jika semua level tegangang sudah dalam kondisi yang Semestinya, power supply mengirim sinyal power good. Waktu normal yang di butuhkan dari power on sampai muncul power good antara 0,1 - 0,5 detik. Boot Sistem Boot sistem adalah suatu fasilitas yang di buat pada saat Instalasi partisi harddisk dan digunakan untuk proses loading pertama kali pada suatu sistem operasi, boot sistem disimpan di cluster pertama atau yg sering di sebut master boot record.

Proses Booting Boot adalah memasukkan (loading) sistem operasi ke dalam sistem komputer setelah komputer itu di nyalakan. CPU akan menjalankan program BIOS yang tersimpan di dalam ROM. BIOS akan melakukan pemeriksaan kondisi memori dan semua peralatan yang di hubungkan ke komputer.

Prosedur Troubleshooting Pelacakan kerusakan di batasi sampai level modul ( belum Sampai perbaikannya ). Dengan prosedur sbb : 1. Lepas semua modul PC kecuali mainboard, power supply, memori, VGA card, dan speaker, nyalakan pc jika ternyata komputer tidak bisa menyala, periksa kedudukan VGA card, memori, tombol reset dan konektor power supply. 2. Pasang floppy disk dan lakukan pengujian pada BIOS jika floppy disk tidak di kenali oleh BIOS berarti floppy disk atau card I/O nya yg jadi masalah. 3. Pasang harddisk dan lakukan pengujian, jika tidak bisa jalan periksa kabel; data harddisk ( terbalik atau tidak pemasangannya). Jika tetap tidak jalan berarti harddisknya yang menjadi sumber masalah.

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Proses memasukkan (loading) sistem operasi ke dalam sistem komputer setelah komputer itu dinyalakan : a. scanning c. paging b. booting d. mapping

2. CPU Speed digunakan untuk a. Menset tipe prosesor yang digunakan b. Untuk faktor pengali dari suatu motherboard c. Untuk mengatur bus frekwensi pada motherboard d. Untuk mengatur frekwensi memori

3. CPU frequency multiple digunakan untuk a. Menset tipe prosesor yang digunakan b. Untuk faktor pengali dari suatu motherboard c. Untuk mengatur bus frekwensi pada motherboard d. Untuk mengatur frekwensi memori

4. Merk Processor yang umum diperdagangkan, kecuali a. AM1 b. INTEL c. IBM d. AMD

5. Media penyimpanan data yang tidak akan hilang jika tegangan catudaya dimatikan disebut : a. RAM c. ROM b. CD ROM d. Hard Disk

Pertemuan 4

BIOS dan fiturnya

B I O S
Bios merupakan singkatan dari Basic input/output system,Yaitu berisikan kumpulan informasi tentang motherboard dan juga merupakan software yang berisi perintah-perintah Dasar. Fungsi utama bios adalah sebagai sarana komunikasi antara sistem operasi dengan komponen-komponen yang terpasang Pada motherboard. Tugas dari bios adalah: 1. Mendeteksi dan melakukan konfigurasi antara perangkatperangkat media penyimpanan standar yang biasanya dimiliki sebuah PC 2. Melakukan post untuk mendeteksi apakah perangkat perangkat vital sudah terinstal dengan benar pada sistem PC

3. Mendeteksi dan menentukan letak sistem operasi yang terpasang pada PC 4. Melakukan pengaturan waktu secara real time 5. Melakukan konfigurasi memori utama maupun memori cache 6. Mendeteksi dan melakukan pengaturan untuk port-port 7. Mendeteksi dan melakukan pengaturan frekwensi kerja yang dipakai pada prosesor 8. Mendeteksi dan mengatur urutan pencarian perangkat untuk booting awal 9. Melakukan proteksi untuk keamanan PC

Berikut ini tombol yang harus ditekan pada berbagai jenis Bios antara lain :

Menu-menu BIOS antara lain: 1. Menu main

2. Menu Advanced

3. Menu Power

4. Menu Boot

5. Menu Exit

Password dan Kode Beep BIOS

Password Bios
1. Standar BIOS backdoor password
Dengan cara mengetikkan password menurut nama pembuatnya (coba salah satu, dan perhatikan besar kecilnya huruf/ Case Sensitif) sebagai berikut: AWARD BIOS AWARD SW, AWARD_SW, Award SW, AWARD PW, award, awkward, J64, j256, j262, j332, 01322222, 589589, 589721, 595595, 598598, HLT, SER, SKY_FOX, aLLy, aLLY, Condo, CONCAT, TTPHA, aPAf, HLT, KDD, ZBAAACA, ZAAADA, ZJAAADC, djonet AMI BIOS AMI, A.M.I., AMI SW, AMI_SW, BIOS, PASSWORD, HEWITT RAND, Oder. Jika cara di atas gagal, password lain yang bisa dicoba (untuk AMI, AWARD atau BIOS lainnya) adalah: LKWPETER, lkwpeter, BIOSTAR, biostar, BIOSSTAR, biosstar, ALAFAROME, Syxz, Wodj

2. Membuka BIOS lewat software


Menggunakan utility DEBUG dari MSDOS. Setelah masuk dalam prompt debug, ketik perintah berikut: A. Untuk AMI/AWARD BIOS O 70 17 O 71 17 Q B. Untuk PHOENIX BIOS O 70 FF O 71 17 Q C. GENERIK berlaku untuk semua mother board AT (board XT tidak punya CMOS) O 70 2E O 71 FF Q CATATAN: Karakter pertama adalah huruf O bukan angka 0.

Beberapa password dibawah ini bisa dicoba sebagai master key bagi password BIOS sesuai dengan BIOS yang digunakan, jadi sebelumnya harap diperhatikan nama BIOS yang ada.

Kode Beep BIOS


Problem / Masalah pada komponen PC atau Controller bisa dideteksi dengan suara yang keluar dari spiker saat BIOS melakukan POS (Power On Self-Test). Bunyinya berbeda-beda tergantung masalahnya. Kode Beep AMI BIOS : 1 beep pendek DRAM gagal me-refresh 2 beep pendek sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memory) 3 beep pendek BIOS gagal mengakses memory 64 KB pertama. Cobalah ubah posisi kartu RAM pada Slot Lain. 4 beep pendek Timer pada sistem gagal bekerja 5 beep pendek Motherboard tidak bisa menjalankan processor. Bisa jadi karena ada komponen yang berinterferensi dengan sistem.

6 beep pendek Controller pada keyboard tak bisa berjalan normal 7 beep pendek Video mode error. Pocessor tak bisa mengetest virtual mode secar complete. 8 beep pendek Tes memory VGA gagal. Motherboard tak bisa menulis frame buffer kartu video. 9 beep pendek Checksum error ROM BIOS bermasalah. Bisa dikarenakan kode BIOS yang tersimpan di chip mengalami corrupt. 10 beep pendek CMOS Shutdown Read/Write mengalami error. Setelah BIOS tak bisa diakses Motherboard. 11 beep pendek Cache Memory Error. Motherboard tak bisa mendeteksi L2 Cache. 1 beep panjang 3 beep pendek Conventional/extended memory Rysak. Ada problem pada DRAM, karena tidak kompatibel atau kartunya tidak tertanam dengan benar pada slotnya. 1 beep panjang 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal. problem pada kartu VGA atau pada Motherboard

Kode Beep AWARD BIOS


1 beep pendek PC dalam keadaan baik 1 beep panjang Problem pada Memory, periksa kedudukan memory, bila perlu coba ganti dengan baru. 1 beep panjang 2 beep pendek Kerusakan di modul DRAM Parity. 1 beep panjang 3 beep pendek kerusakan pada VGA, periksa dudukan kartu VGA . beep terus menerus Kerusakan di modul memory atau memory video.

Pertemuan 5

Partisi , Format dan Pengelolaan Perangkat Lunak Pada Harddisk

1. Partisi Harddisk
Partisi diperlukan dan mutlak ada pada sebuah harddisk. Partisi adalah pembagian fisik dari sebuah harddisk, pada sebuah harddisk kita dapat membuat partisi lebih dari satu, dan ukuran setiap partisi dapat berbeda-beda sesuai denganKebutuhan.

Partisi A
Partisi B

Partisi C

Ilustrasi partisi pada sebuah harddisk

2. Jenis-jenis file system


a. FAT adalah file system yang digunakan oleh sistem operasi DOS, Window 3.1 dan versi pertama Window 95. Batas maksimum pengalamatan partisi hanya sampai pada 2 GB. b. FAT 32 digunakan oleh system operasi Window 97, Window 98 dan Window ME, mampu mengatasi batas maksimum partisi FAT versi sebelumnya. c. NTFS digunakan untuk SO Window NT, Window 2000 Window XP dan Window 2003. Mampu menangani harddisk berkapasitas besar. d. Linux, tiga jenis partisi linux yaitu Ext2, Ext3 dan Swap mampu ditangani.

Menu dari fdisk

Menu dari Create DOS partition or logical DOS drive

Menu dari set Active Partition

Menu dari delete DOS partition or logical DOS drive

Menu Display partition information

2. Format Harddisk
Program bantu ini digunakan untuk melakukan format pada Disket maupun hard disk. Fungsi dari format adalah menata sector dan track pada disket maupun harddisk Perintah yang berhubungan dengan format harddisk adalah Format.com Beberapa perintah format yang sering digunakan : - Format c:/s , memformat harddisk C dan diisi sistem operasi - Format c: , memformat harddisk C tanpa sistem operasi - Format c:/u, memformat harddisk C dan tidak bisa di unformat - Format c:/q, memfomat harddisk secara cepat

Partisi menggunakan Software Lain

Membuat Partisi menggunakan Partition Magic


Menentukan partisi baru

Menentukan besarnya partisi

Merubah ukuran partisi

Menggabungkan partisi yang ada

3. MEMILIH & MENGINSTAL APLIKASI

o Sistem Aplikasi Tersebut sesuai kebutuhan o Sistem Aplikasi bisa dioperasikan pada kemampuan komputer o Sistem Aplikasi mudah pengoperasian dan instalasinya o Sistem Aplikasi memiliki kompabilitas

PERSIAPAN INSTALASI MS WINDOWS


1. Lakukan deteksi harddisk melalui BIOS 2. Siapkan start up disk atau cd sistem operasi yang bootable 3. Ubah boot sequence (settingan pada BIOS) CD_ROM C A ( jika pertama kali kita akan mengunakan star up dari CD 4. Setelah itu restart komputer 5. Install window dengan mengikuti petunjuk yang ada pada display monitor

Aplikasi pada Windows SETUP, Aplikasi pada Dos INSTAL

Instalasi Software Pendukung


Pada dasarnya software pendukung yang di instal ke pc sangat tergantung pd selera dan kebutuhan user, sofwaresoftware pendukung yang umum di install adalah : 1. Microsoft Office 2. Corel draw, Adobe PhotoShop dan Free Hand (pengolah gambar) 3. WinAmp, DVD Power Player, Quick Time ( multimedia) 4. Anti Virus 5. ACDSee 6. Winzip 7. Acrobat Reader 8. Beberapa game yang tidak membutuhkan CD

Troubleshooting Partisi dan Installasi A. Harddisk Failure Permasalahan : Setelah melakukan Power Self Test, BIOS melaporkan pesan kesalahan Harddisk Failure, setelah itu proses booting komputer berhenti dan gagal menghidupkan sistem. Pemecahan : Pesan ini dapat berarti harddisk rusak atau mungkin hanya koneksi kabel yang salah. Langkah-langkah utk mengatasinya adalah : 1. Cek pada setup BIOS apakah masih dapat mendeteksi harddisk

2. Bila harddisk tidak di kenali, cek terlebih dahulu sambungan-sambungan kabel harddisk di dalam casing. 3. Jika harddisk masih terdeteksi berarti kemungkinan yang rusak adalah partisi atau format harddisk.

B. Invalid Partition Table Permasalahan : Pesan yang muncul pada booting adalah invalid partition table, setelah itu booting gagal dan sistem tidak bisa diaktifkan. Pemecahan : Invalid partition table berarti bahwa harddisk telah kehilangan partisinya, yang harus dilakukan adalah mempartisi ulang harddisk tesebut.

C. Harddisk Macet Saat Loading Windows Permasalahan : Komputer bisa melakukan POST (Power On Self Test) dengan baik, tetapi saat proses loading windows tiba-tiba muncul pesan : Verifying dmi pool data , selanjutnya booting gagal dan komputer langsung hang. Pemecahan : Permasalahan diatas dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti : - Boot files corrupt atau ada yang terhapus - Settingan drive harddisk salah - Device boot tidak di set dengan benar - Settingan BIOS tidak normal

- Koneksi dengan harddisk terputus atau hilang - Harddisk mengalami kerusakan atau hardware yang lain mengalami kerusakan. D. Missing Operating System Permasalahan : Setelah proses booting muncul pesan sbb: Error loading operating system Missing operating system Pemecahan : Berarti harddisk kehilangan system utk boot, format harddisk dengan sistem yaitu : Format c: /s

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Untuk memfomat harddisk secara cepat, menggunakan perintah : a. Format c:/s c. Format c:/a b. Format c: d. Format c:/q 2. Digunakan untuk SO Windows NT, Windows 2000 Windows XP dan Windows 2003 dan ,mampu menangani harddisk berkapasitas besar: a. NTFS c. FAT 32 b. FAT d. Linux

3. Partisi pembatas antara partisi primer dan partisi logical disebut : a. boot table c. partisi extended b. partisi magic d. partisi master

4. Merupakan salah satu program berbasis MS-DOS untuk membuat partisi pada harddisk : a. C:/ c. Disk Master b. Fdisk d. Ontrack Proprietary

5. Fungsiadalah menata sector dan track pada disket maupun harddisk : a. Partisi c. Disk Manager b. Format d. Ontrack Proprietary

Pertemuan 6

Registry Window (Register Editor Windows)

Registry Window (Register Editor Windows) Register pada dasarnya adalah data base tunggal Yang terbuat dari cabang-cabang utama yang di sebut Hives dan berisi key dimana setiap keys akan berisi subkey. Key mengandung value yang mungkin berupa deretan angka binary atau angka 4 byte Hives Registry terbagi menjadi cabang-cabang utama yang di sebut hives, masing-masing cabang utama mempunyai nama yang di mulai dengan HKEYs,

Yang juga di sebut rootkey, mengandung sekumpulan informasi tentang sistem komputer. Cabang-cabang utama pada jendela registry adalah : 1.Hkey_classes_root, berisi informasi tentang OLE (object linking and embedding) yaitu shortcut yang ada di windows serta key lain yang menjadi bagian dari sistem operasi. 2. HKEY_User, berisi informasi tentang semua pengguna komputer yang berhak login ke komputer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya terdapat satu user maka nama subkey tersebut adalah ".default".

3. HKEY_Current_User, merupakan link ke bagian HKEY_user yang memuat data tentang pengguna, yang membentuk kapan pun anda mencatatkannya pada komputer seperti informasi, pengaturan kontrol panel dan setelan software dari pengguna. 4. HKEY_Local_Machine, berisi informasi tentang sofware, hardware dan preferensi anda. Informasi disini bisa diakses oleh semua pengguna 5. HKEY_Current_Config, berisi tentang profile hardware yg terinstall di sistem komputer seperti Jumlah memori dan kapasitas hard drive.

Jenis Data. Setiap key selalu berisi value, namun jenis value ini berbeda-beda, biasanya berupa angka namun dengan bentuk yang berbeda-beda. Jenis data tersebut antara lain : 1. Reg_binary, berisi hardware yang di simpan dalam bentuk angka binary. Regedit memperlihatkan data ini dalam format heksadesimal (angka binary bekerja ke base 2, hex ke base 16) 2. Reg_word, datanya berisi angka 4 byte, sering muncul dalam bentuk value boolean, secara matematis boolean didasarkan pada opsi benar atau salah (1 = true, 0 = false)

3. Reg_Expand_SZ, di kenal sebagai string data yang bisa di tambah dan hanya bisa di edit dengan regedit 32, variabel ini bisa di gantikan dengan value baru jika ada sejumlah tindakan baru. 4. Reg_multi_SZ dan Reg_SZ, string tunggal atau multi di simpan dalam jenis value seperti ini. Sangat mudah di mengerti karena perintahnya tampil dalam teks bahasa inggris.

Cara Menggunakan Register Editor Caranya yaitu: - Klik start - Klik run - Pada kotak dialog ketik regedit - Klik ok

Menyembunyikan Menu Run HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data. Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2) HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Explorer/Advanced Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data. Restart dgn Cepat HKEY_LOCAL_MACHINE Software Microsoft Windoes NT Current Version Winlogon Tambahkan string value EnableQuickReboot

Mengganti Wallpaper HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data. Menyembunyikan Log Off HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersi on/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff. Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

Menyembunyikan Menu Turn Off Computer HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose. Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data. Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Explorer/Advanced Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut. Masukkan angka 0 pada Value Data. Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu. Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile HKEY_CLASSES_ROOT/piffile Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts. Menonaktifkan AutoPlay Flashdisk Akses Registry Editor melalui menu (Start | RUN | regedit) Cari key berikut ini: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVers ion\Policies\Explorer Double klik NoDriveTypeAutoRun pada jendela sebelah kanan, dan masukkan nilai (Value data) Hexadecimal FF

Tips Yahoo menjadi > 1 di dlm 1 PC [HKEY_CURRENT_USER\Software\Yahoo\Pager\Test] plural=dword:00000020 Alternatif merubah seting windows selain menggunakan regedit. klik start> run > gpedit.msc > pilih user configuration-> klik menu administratif template> pilih yang mau disembunyikan atau dihilangkan

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Berisi informasi tentang semua pengguna komputer : a. Hkey_classes_root c. HKEY_User b. HKEY_Local_Machine d. HKEY_Current_User 2. Berisi informasi tentang software, hardware dan preferensi anda serta bisa diakses oleh semua pengguna : a. Hkey_classes_root c. HKEY_User b. HKEY_Local_Machine d. HKEY_Current_User

3. Di kenal sebagai string data yang bisa di tambah dan hanya bisa di edit dengan regedit 32 : a. Reg_Expand_SZ c. Reg_binary b. Reg_word d. Reg_multi_SZ 4. Registry terbagi menjadi cabang-cabang utama yang disebut : a. Hives c. Hkey b. Reg_word d. Subkey

5. Mengandung sekumpulan informasi tentang sistem komputer : a. Hives c. Hkey b. Reg_word d. Rootkey

1. Window tidak bisa shut down normal

Pertemuan 9 Troubleshooting Windows

Permasalahan : Komputer tidak bisa mati otomatis lagi, padahal komputer Casingnya ATX ketika di shutdown muncul tampilan its now safe to turn off your computer hanya bisa mati Menggunakan saklar power Pemecahan : - Bila memakai window 98, instal patch untuk shutdown dari situs microsoft - Bila memakai window XP, aktifkan menu ACPI di BIOS

2. Window bermasalah
Permasalahan : Ketika boot terdapat tulisan windows protect can not be loaded, press any key and restart

3. Window bekerja terlalu berat


Permasalahan : Saat menjalankan aplikasi tiba-tiba PC kekurangan tenaga Misalnya saat mengetik program dengan VB 6 dan dibarengi Dengan membakar CD tiba-tiba VB 6 seperti mengalami Kekurangan memori, untuk memulihkannya komputer mesti direstart

Pemecahan : 1. Harddisk diformat ulang 2. Instal ulang system operasi window

Pemecahan : - Gunakan dan instal driver baru untuk chipset - Re-instal sistem operasi windows

4. Window rewel akibat mati listrik


Permasalahan : Pada saat scan harddisk menggunakan anti virus, tiba-tiba Lampu dirumah mati. Pada saat komputer dinyalakan lagi Komputer hanya ngeboot sampai windows loading, sudah Merepair dan install dari Cd-nya tetap tidak bisa Pemecahan : - Jalankan DOS dengan menekan tombol F8, lalu perbaiki registry window dengan mengetikkan scanreg / restore dari prompt c:\> - Bila tetap tidak bisa, reformat harddisk dan install window yang baru

5. Defrag error messege


Permasalahan : Pada saat defragment harddisk menggunakan window ME muncul pesan Degrag error : ID No Defrag 00205 sejak itu window tidak dapat melakukan defrag Pemecahan : File applog dalam folder hidden C:\windows\applog rusak Untuk memperbaiki lakukan langkah-langkah : Klik start, pilih find dan klik files or folders pada box isian Ketikkan applog dan pastikan pilih C: pada kolom look in lalu pilih kotak periksa include subfolders

6. Masalah pada file sistem windows XP professional


Permasalahan : Saat booting selalu muncul pesan windows could not start Because the following file is missing or corrupt : Window\system32\config\system Pemecahan : 1. Re-instal window XP tersebut dengan menggunakan perintah Recovery console pada menu awal 2. Bila cara pertama tidak berhasil instal ulang window XP tersebut

7. Window illegal operation


Permasalahan : Pada window sering muncul pesan secara acak this program has performed an illegal operation and will be Shut down. If the problem persists contact the program vendor ( window telah diinstal ulang tetap tidak mau ) Pemecahan : Kerusakan kemungkinan ada 2 yaitu secara hardware maupun Software - sofware, registry window yang sudah kotor, format dan instal ulang window - hardware, memory / RAM, masuk ke BIOS motherboard dan cek konfigurasi kecepatan dan timing RAM yang dipakai

8. Meng-upgrade window
Permasalahan : Window ME sulit di upgrade ke window XP professional, Proses instalasi berjalan lancar hingga saat loading windows XP untuk pertama kali. Layar animasi window XP Kemudian menjadi gelap total bahkan PC seperti mati sendiri. Hal ini tetap terjadi walau harddisk diformat ulang

9. Membuang file windows


Permasalahan : Ruang harddisk di komputer hanya tersisa beberapa puluh MB saja. Karena banyak data yang tersimpan. Bagaimana Untuk mendapatkan lagi ruang yang lebih besar dan file apa saja yang dapat dihapus untuk memperbanyak ruang di harddisk Pemecahan : 1. Kosongkan recycle bin 2. Masuklah ke my computer dan klik kanan icon harddisk, pilih properties lalu klik tombol disk clean up 3. Gunakan program norton utilities atau fix-it utilities untuk membuang file-file duplikat atau file-file yang tersisa oleh program uninstal

Pemecahan : Masalah seperti ini disebabkan oleh bug register memori pada chipset. Untuk meng-instal window XP dari DOS jalankan Perintah winnt /b di folder I386 CD instalasi windows XP

Error-Error Lain yang terjadi Saat Windows Sedang Aktif


1. Komputer Not Responding Penyebab not responding bisa bermacam-macam seperti Konflik, kekurangan memori, bug pada driver atau software Atau terjadi general protection error Pemecahan : Cara menanganinya biasanya hanya dengan menekan CTRL -ALT-DEL atau merestart komputer. Program not responding Biasanya hanya antri utk diangkat ke memori

2. Error Yang Terjadi Saat Komputer Tiba-Tiba Menjadi Hang Hal ini biasanya terjadi karena masalah berikut : a. Driver yang rusak atau konflik b. file suara untuk exit rusak c. Konfigurasi hardware yang rusak Pemecahan : a. Jika ada driver hardware / software yg baru di install coba di uninstall b. Pada settingan BIOS, disable fast ShutDown c. Buka control panel, lalu klik sound, cari exit windows pada kotak events pilih none pada kotak name klik ok lalu restart

3. Pada Saat Komputer di Nyalahkan Muncul Pesan File Memory Dump. Pemecahan : Buka control panel klik system, pilih tab Advanced, pada bagian start up and recovery klik setting, pada daftar write Debugging information pilih : - Small memory dump (64) - Kernel memory dump - Complete memory dump

4. Pada Layar Muncul Pesan Stop Error Pada Window XP Permasalahan : Jika terjadi pesan stop error layar monitor menjadi biru berisi tulisan putih. Nomor stop error adalah yang pertama terdaftar lalu empat nomor heksadesimal yang mengidentifikasi parameter error. Pemecahan : Restart komputer, bila masih ada error cari akar permasalahan sperti di bawah ini .

Jenis-jenis stop error


a. Stop error karena kesalahan software Stop error ini terjadi jika driver, service, aplikasi atau komponen sistem mengalami exception error ini terjadi kebanyakan karena software yang tidak kompatibel dengan windows atau versinya sudah ketinggalan jaman b. Stop error pada saat instalasi Firmware yang sudah usang, updatelah firmware dengan versi terbaru, jika instalasi windowsnya adalah upgrade dari versi yang lebih rendah, cek kompatibilitas sistemnya

Caranya : Ketika tampak di layar welcome to microsoft window XP pada saat instalasi klik check system compatibility c. Stop error karena masalah hardware Penyebab error ini adalah konfigurasi yang kurang tepat pada hardware misalnya : - Adapter video yang memorinya cacat atau tidak sempurna - Atau ada hardware yang konflik dengan hardware yang lainnya

d. Stop error saat inisialisasi eksekutif Terjadi hanya pada saat inisialisasi eksekutif window yaitu sekumpulan komponen yang menyediakan service sistem operasi dasar

Pertemuan 10

Harddisk berasal dari kata hard yang berarti keras dan disk yang berarti piringan. Karakteristik Harddisk

Harddisk dan Floppy Disk

Karakteristik harddisk diantaranya : Kapasitas, merupakan kemampuan harddisk untuk menyimpan data. Satuannya adalah byte Kecepatan putar, yaitu kecepatan berputarnya piringan harddisk permenit. Satuannya rpm (rotation per minutes) kecepatan putar antara 7200 10.000

Komponen - Komponen Harddisk platter


Ukuran fisik, rata-rata ukuran adalah 3,5 inchi. Yang lama berukuran 5+ inchi, sekarang mulai di kembangkan 2+ inchi dan 1+ inchi Transfer rate, yaitu seberapa cepat data dapat di pindahkan dari dan ke piringan (platter) untuk melakukan proses menulis atau membaca data Waktu akses rata-rata, jumlah waktu rata-rata yang di perlukan untuk menggerakkan head dari satu cylinder ke cylinder lain dalam jarak yang acak

silinder

head Access arm magnet

Komponen-komponen harddisk adalah : 1. Platter, sebuah pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data, bentuk bulat, merupakan cakram padat, memiliki pola-pola magnetis pada sisi-sisi permukaannya. 2. Spindle, merupakan suatu poros tempat meletakkan platter Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk dan disebut spindle motor, satuan pengukuran perputaran adalah RPM (rotation per minutes) 3. Head, merupakan piranti yang berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya. Setiap pelat harddisk memiliki 2 buah head, yang satu di atas permukaan dan satunya di bawah permukaan.

4. Logic board, merupakan papan pengendali yang mengkomunikasikan setiap pertukaran informasi yang dibutuhkan antara komponen-komponen harddisk dengan komponen-komponen yang lain. 5. Access arm adalah sebuah tungkai yang berfungsi utk memegang head 6. Silinder adalah as yang berfungsi utk memegang platter agar dapat bergerak pada porosnya 7. Magnet adalah untuk mengatur kecepatan gerak head pada waktu membaca data

Perkembangan Teknologi Harddisk Perkembangan teknologi harddisk antara lain : - ST 506, standard harddisk pertama - ESDI, Enhanced Small Device Interface - SCSI, Small Computer System Interface - IDE, Integrated Drive Electronics - Teknologi serial ATA

Fitur-fitur yang ditawarkan dari teknologi serial ATA adalah : High speed data transfer, keunggulan teknologi ini adalah kecepatan transfer data yang cukup tinggi mencapai 600 MB/s Low voltage , harddisk ini hanya memerlukan daya sekitar 0,25 volt Flexible cable, kalau kabel PATA memiliki lebar 45 centimeter, SATA hanya memiliki lebar 1 cm. Easy to configure Hot swap

Floppy disk
Disket merupakan pita magnetik berupa lempengan yang dapat menyimpan data. Alat utk membaca disket di sebut FDD yang di lengkapi dengan jarum bermagnet dan tersambung ke mainboard

Disket dan floppy disk dapat di bedakan menjadi beberapa tipe yaitu : Tipe Floppy 5,25 inchi 3,5 inchi 5,25 inchi 3,5 inchi 3,5 inchi Tipe Disket 360 KB 720 KB 1,2 MB 1,44 MB 2,88 MB

Kerusakan pada floppy disk drive (FDD) : - Head FDD kotor sehingga pembacaan datanya kurang sempurna - Head FDD rusak sehingga tidak dapat membaca data Sama sekali - Motor FDD rusak sehingga tidak dapat membaca data yang ada di disket - Motherboard FDD rusak sehingga semua komponen yang menempel padanya tidak bekerja

Langkah-langkah utk merawat FDD sebagai berikut : - Biasakan tidak merokok ketika menggunakan komputer, asap rokok dapat memasuki celahcelah FDD dan mengakibatkan head FDD tertutup candu asap rokok - Bersihkan FDD minimal seminggu sekali dengan menggunakan disk cleaner - Jika sering error, kalibrasi FDD dengan menggunakan software kalibrasi

Pembersihan FDD
Program pembersih FDD (cleaner.exe) berfungsi utk membersihkan floppy disk dari kotoran-kotoran yang dapat mengganggu proses membaca dan menulis pada disket

Pertemuan 11 dan TROUBLESHOOTING

MONITOR

MONITOR

Monitor merupakan komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar kelayar sehingga dapat dinikmati Oleh pemakai, monitor sering di sebut sebagai Video Display. Monitor di kelompokkan menjadi 2 yaitu: Monochrome display yaitu : monitor yang hanya memiliki kemampuan untuk menampilkan warna tunggal seperti hitam putih, hijau phospor atau orange. Color display yaitu : display yang menggunakan tiga sinar elektron yang terpisah yaitu : merah, biru dan hijau yang dapat di kombinasikan membentuk warna-warna di layar.

Jenis-jenis monitor

Karakteristik Monitor Karakteristik Monitor terdiri dari 1. Resolusi, merupakan jumlah piksel yang dapat digambarkan oleh kartu grafis pada monitor. Ukuran Monitor Resolusi 14-inchi 640 X 480 15-inchi 800 X 600 17-inchi 1,024X768 21-inchi 1,280X,024 2. Refresh Rate, merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam 1 detik

3. Horisontal scan rate, merupakan frekwensi dimana elektron melakukan pergerakan pada layar. 4. Color or monochrome, 5. Interlached, merupakan proses penyapuan elektron 2 kali untuk menghasilkan citra penuh 6. Dot pitch, merupakan ukuran yang menunjukkan jarak diagonal antar fospor pada display Kontrol monitor Kontrol monitor biasanya terdiri dari : Power, untuk menghidupkan atau mematikan monitor Brightness, untuk menambah atau mengurangi brightness dari layar monitor

Contrast, untuk menambah atau mengurangi kontras dari layar monitor Horizontal size, untuk memperlebar atau mengurangi ukuran horizontal edge dari monitor Vertical size, untuk memperlebar atau mengurangi ukuran vertical edge dari monitor Horizontal position, untuk mengatur posisi tengah monitor secara harisontal Vertical position, untuk mengatur posisi tengah monitor secara vertikal Full screen, mengatur tampilan layar penuh Degauss, untuk proses demagnetize pada CRT Corner/trapezoid correction, untuk mengatur round the edges atau kelengkungan tepi-tepi tampilan pada layar

OSD controls, untuk pengaturan adjusment Monitor status, untuk menampilkan current monitor settings seperti refresh rate dan setting yang lain Language, mengeset bahasa pada monitor.

Troubleshooting Monitor 1. Monitor tidak mau menyala Permasalahan : Pada saat booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor sudah di tekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala Pemecahan : 1. Pastikan telah memposisikan tombol power monitor dalam keadaan On 2. Pastikan colokan power baik yang dari monitor maupun yang kearah outlet listrik , pastikan telah dipasang dengan benar

3. Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah terpasang dengan baik dan benar 4. Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board video adapter CRT. Ganti VGA card monitor dengan VGA card yang lain yang masih aktif

2. Monitor menjadi gelap saat loading Windows Permasalahan : Pada saat booting komputer, pada awalnya monitor menyala , hal itu terlihat dari munculnya laporan Bios yang dapat terbaca dengan baik. Tetapi setelah proses loading Windows tiba-tiba monitor menjadi gelap dan tidak hidup lagi.

Pemecahan : Penyebabnya adalah karena setup driver untuk monitor tidak tepat, yang sering terjadi adalah karena dalam on screes display setting frekwensinya terlalu tinggi, lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara tekan F8 setelah proses laporan Bios, dalam keadaan safe mode lakukan Instal ulang terhadap driver graphis card pilih jenis monitor yang cocok akan frekwensi maksimal yang dapat di tampilkan windows.

3. Tampilan tiba-tiba rusak dan komputer Hang Permasalahan : Setelah beberapa lama komputer hidup, tiba-tiba muncul titik-titik atau piksel-piksel berwarna pada monitor yang pada akhirnya menyebabkan komputer crash atau hang. Pemecahan : Permasalahan seperti diatas biasanya berhubungan dengan suhu baik pada komputer secara umum atau khusus pada graphic card untuk mengatasinya upayakan pendinginan secara maksimal

4. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan Permasalahan : Tampilan windows tidak sesuai dengan keinginan terdapat icon, font, menu dan semua tampilan pada layar monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil Pemecahan : Ubah resolusi tampilan yang sesuai melalui menu Display Properties caranya lakukan klik kanan pada sembarang tempat di dekstop anda lalu klik Properties, lalu tekan tab settings, ubah resolusi tampilan pada boks Screen Area kemudian klik OK

5. Tampilan Monitor Tampak Buram Permasalahan : Tampilan monitor tampak buram dan kontras warna tidak bisa diatur secara maksimal Pemecahan : 1. Sumber permasalahannya adalah pada sirkuit driver video yang berada didalam monitor, sirkuit driver ini memiliki 3 Jalur warna utama yaitu merah, hijau dan biru, 2. Bisa juga permasalahannya di sebabkan oleh fospor pada tabung katoda yang berfungsi untuk memancarkan pendarahan warna hasil tembakan sinar elektron yang berenergi tinggi

DAFTAR KERUSAKAN MONITOR

10

11

12

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Resolusi untuk monitor ukuran 21 inchi adalah a. 640 X 480 b. 800 X 600 c. 1,024 X 768 d. 1,280 X 1,024 2. Resolusi untuk monitor ukuran 14 inchi adalah a. 640 X 480 b. 800 X 600 c. 1,024 X 768 d. 1,280 X 1,024

13

3.

Peralatan yang digunakan untuk menampilkan data baik lewat CRT atau Printer disebut : a. Control Unit c. Output Unit b. Input Unit d. Memory Alat Display yang menggunakan Teknologi Cathoda Ray Tube : a. Keyboard c. Monitor b. HDD d. CD-ROM

4.

5. Tombol pada layar monitor yang digunakan untuk menambah atau mengurangi di sebut : a. Blackouts b. Brightness c. Degauss d. Brownouts

14

Pertemuan 12

Printer merupakan komponen output yang di golongkan Sebagai hard copy device yaitu merupakan alat yang di gunakan untuk mencetak keluaran baik tulisan maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas atau media lain. Jenis-Jenis Printer Jenis-Jenis Printer antara lain : 1. Dot Matrik, printer jenis ini menggunakan pita untuk menampilkan output ke kertas, printer jenis ini menggunakan head 9 pin yang pada perkembangannya meningkat menjadi 24 pin Contoh : LX-300, LX-800, FX-1100 dll

PRINTER dan TROUBLESHOOTING PRINTER

2. INK JET Muncul pada era tahun 1980-an dan menggunakan tinta untuk mencetak output pada kertas, dari sisi teknologinya yang paling populer adalah teknik DDD atau Drop on Demand. Contoh : Epson Stylus 800, Canon BJ 1000 SP , HP Deskjet 670C dll. 3. LASER JET Merupakan jenis printer yang paling bagus kwalitasnya di bandingkan dengan ke 2 jenis printer sebelumnya, menggunakan bubuk toner dan pencetakan menggunakan infra merah Contoh : HP LaserJet 5L, HP LaserJet 6L dll

Pertimbangan awal dalam membeli printer adalah :


1. Resolusi printer, resolusi printer akan menentukan kualitas cetak 2. Output cetakan, printer laser akan memiliki kwalitas yang lebih tinggi untuk pencetakan teks 3. Kecepatan, printer laser merupakan printer tercepat yang mampu mencetak 6-10 lembar permenit 4. Sesuaikan koneksi dengan motherboard 5. Dana

Troubleshooting Printer Printer tidak mau mencetak 1. Permasalahan : Tidak ada reaksi saat printer dinyalakan, semua led pada control panel mati Pemecahan : Periksa kabel power atau power modul apakah berfungsi dengan baik 2. Permasalahan : Printer nyala tetapi tidak mencetak sama sekali Pemecahan : - Periksa lampu ready bila belum menyala tekan tombol status - Periksa pemasangan kabel di port paralel

komputer dan di port paralel printer apakah sudah terpasang dengan baik

Ikuti instruksi pada manual software untuk melakukan Setting pencetakan pada printer tersebut Bila printer jenis ink jet pastikan tinta di pasang dengan benar, posisi panah hujau harus segaris dengan titik hijau pada carriage Lihat tinta apakah tinta masih ada atau sudah habis

Lampu Berkedip
1. Permasalahan : Lampu ready berkedip

Pemecahan : Isi kertas pada in tray, jika isi kertas masih ada tekan paper tray extender ke arah printer sampai tidak dapat maju lagi, lalu tekan tombol load/eject paper untuk mencetak kembali

Paper Jum
2. Permasalahan : Semua lampu di control panel berkedip bergantian Pemecahan : Matikan printer buka top cover printer, periksa apakah Benda yang mengganjal print carriage. Gerakkan print carriage ke kiri dan kekanan dengan tangan, nyalakan printer kembali Penyebab paper jum 1. Paper cassette tidak terpasang dengan benar 2. Kertas yang di pasang tidak dapat digunakan pada printer tersebut 3. Kualitas kertas jelek 4. Bagian dalam printer sangat kotor 5. Setting kertas manual tray belum benar

Titik pemecahan yang perlu di perhatikan : 1. Lower casette 2. Paper pickup area for paper cassette 3. Paper pickup area for manual tray 4. Transfer guide area 5. Paper output area

Vertical Fade
Permasalahan : Ada blok putih pada kertas hasil cetakan atau ada bagian yang Tidak tercetak, tidak sesuai dengan yang tampak dilayar Pemecahan : - Toner hampir habis - Print density terlalu rendah

Dropouts Permasalahan : Ada blok putih yang letaknya random pada kertas hasil cetakan Pemecahan : permukaan tidak rata bisa juga kelembaban kertas tidak merata bisa juga transfer roller kotor

Printer Tidak Terdeteksi Oleh Program


Permasalahan : Suatu saat printer dapat di gunakan untuk mencetak dengan baik, tetapi saat lain ketika akan digunakan untuk mencetak printer tidak terdeteksi oleh komputer dan laporan muncul adalah bahwa printer tidak ada Pemecahan : Kemungkinan besar penyebabnya adalah karena komputer tersambung secara serial dengan perangkat lain seperti scanner atau Zip drive pada paralel port, karena memang perangkat tersebut support untuk di sambungkan secara serial dengan perangkat lain.

Kertas pada Printer Macet


Permasalahan : Ketika sedang mencetak, kertas tersangkut didalam printer. Hal ini sering terjadi dan meskipun proses cetak berhasil, tetapi kertas hasil cetakan menjadi kotor/ Pemecahan : - roller pada printer sudah aus - Batasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer anda. - Jaga kebersihan printer dari debu dengan menggunakan plastik penutup saat printer tidak di gunakan

Respon Printer Lambat Mencetak


Permasalahan : Printer mau mencetak, tetapi proses pencetakan lambat sekali, harus menunggu sampai beberapa menit baru kemudian printer tersebut mau mencetak Pemecahan : Printer memiliki antrean pekerjaan yang cukup panjang, yang harus di lakukan adalah melihat antrean file yang file yang ditugaskan pada printer untuk di cetak, untuk melihatnya klik Menu Star Setting Printer.

Pertemuan 13

TROUBLESHOOTING CPU

1. Floppy pada PC bermasalah


Permasalahan : Setiap kali memasukkan disket kedalam floppy drive, sistem Terlalu sulit untuk membaca data yang ada didalamnya bahkan muncul peringatan please insert disk atau disk not formatted, bila dicoba pada komputer lain Proses reading didisket berjalan mulus tidak ada hambatan Pemecahan : - Bersihkan floppy drive dengan disk cleaner - Ganti kabel data (penghubung) floppy dengan motherboard ( kabel penghubung ada pin-pin didalam port sudah ada yang bengkok atau putus )

Flash Disk Bermasalah


Permasalahan : Terdapat Pesan ErrorFlashDiskWrite Protect? Pemecahan : 1.Gunakan perintah chkdsk pada commandprompt(c:\chkdsk F:) 2.Gunakan formatmenggunakan ComputerManagementDisk Management 3.Gunakan toolsuntuk formatflaskdisk, Hputility

2. Masalah pada baterai CMOS

Permasalahan : Pada saat komputer dihidupkan muncul tulisan a checksum CMOS error Pemecahan : Ganti baterai CMOS dengan yang baru

3. PC bermasalah
Permasalahan : Pada saat bermain game komputer suka restart dan pada saat memutar lagu kalau sedang menjalankan program/install program suaranya menjadi terputus-putus seperti tidak kuat. Pemecahan : -Ada masalah dengan memory (memory tidak compatible dengan motherboard ) -PC bekerja terlalu panas, periksa suhu motherboard dan prosesor melalui BIOS -Bongkar prosesor, bersihkan kotorannya lalu pasang ulang, tambahkan thermal grease di punggung prosesor

4. CD-ROM bermasalah
Permasalahan : CD-ROM tidak dapat membaca disk apapun, padahal di Keterangannya this device working properly Pemecahan : Kemungkinan lensa laser CD-ROM bermasalah, bersihkan lensa laser CDROM dengan pembersih (VCD lens cleaner), bila tidak berhasil lensa laser CD-ROM diganti dengan yang baru

A laser sled (1), sliding rails (2), a motor (3), disc hub (4), a lens (5). a molded platter of polycarbonate (6), microscopic pits (7), reflective material (8), protective coating (9), a label surface (10). lands (11) on the disc,

5. Tampilan di display monitor bermasalah Permasalahan : Display monitor ada garis vertikal berwarna merah, hijau dan biru apabila display / layar berwarna hitam Pemecahan : Kerusakan ada pada 2 kemungkinan yaitu : - VGA card sudah lemah / bermasalah - Monitor

6. Power supply bermasalah Permasalahan : Kipas pendingin power supplynya berjalan lamban dan Kadang-kadang berhenti Pemecahan : Disebabkan adanya kotoran berupa debu sehingga motornya menjadi sulit untuk bergerak / berputar, bersihkan debu yang melekat dan beri pelumas pada poros kipas

7. Harddisk 200 GB tidak dikenali Permasalahan : Harddisk baru untuk server dengan kapasitas 200 GB saat Melakukan booting, komputer hanya melaporkan harddisk Berkapasitas 128 GB. BIOS motherboard tidak dapat mengenali harddisk lebih besar dari itu. Pemecahan : Gunakan promise controller66 card yaitu card yang dirancang untuk harddisk berkapasitas besar

8. RAM 512 MB dikenali 128 MB Permasalahan : Modul SDRAM 512 MB untuk motherboard dengan chip Set BX yang lama, setelah dipasang BIOS hanya melaporkan 128 MB Pemecahan : Modul RAM umumnya bertipe single sided. Chipset BX mendukung seluruhnya 6 slot dan dapat mengontak maksimal 128 MB/slot. Jadi tukar modul single sided 512 MB Dengan 2 modul SDRAM double sided 256 MB.

9. Motherboard keliru mendeteksi harddisk baru Permasalahan : Harddisk baru setelah dipasang PC tidak dapat mendeteksi kapasitas harddisk dengan benar. Setelah PC di restart Parameter harddisk baru kembali normal. Pemecahan : Update BIOS motherboard tersebut dengan BIOS terbaru

Kerusakan-kerusakan pada motherboard 1. Sering terjadi hang Penyebab : - Memory tidak cocok - Ada virus di harddisk - Over clock - Ada bad sector di harddisk Solusi : - Ganti memory - Scan harddisk menggunakan anti virus - Setting kembali clock prosesor - Partisi harddisk dengan benard

2. Pembacaan data menjadi lambat Penyebab : - Memori tidak cukup - Harddisk penuh atau - Ada virus di harddisk Solusi : - Tambah memory - Scan harddisk menggunakan anti virus - Kurangi isi harddisk atau ganti harddisk yg kapasitasnya lebih besar

3. PC tidak bisa booting Penyebab : - Cache Memory rusak - Memory tidak cocok - Boot sector pada harddisk rusak - Ada bad sector pada trek awal harddisk Solusi : - Disable eksternal cache memory di BIOS - Ganti memory - Masukkan operating system baru - Partisi harddisk

4. Suara bip panjang berkali-kali Penyebab : - Memory rusak - Memory tidak cocok - Memory tidak masuk slot dengan sempurna Solusi : - Periksa kedudukan memory - Ganti memory - Periksa kembali kedudukan memori

5. Suara bip bagus tetapi tidak ada tampilan / bip dua kali Penyebab : - VGA card rusak - Slot VGA card tidak terpasang dengan sempurna Solusi : - Ganti VGA card - Periksa kedudukan VGA

6. I / O disk error Penyebab : - sistem di harddisk rusak Solusi : - Perbaiki harddisk

7. Floppy disk failure Penyebab : - I / O rusak - Floppy rusak - Kabel floppy putus - Tegangan power suplai tidak cukup Solusi : - Ganti I / O - Periksa floppy - Periksa kabel floppy - Periksa tegangan power suplai ke floppy

9. Mainboard mereset sendiri atau tidak bisa booting Penyebab : - Power suplai tidak normal - Mainboard kotor (berdebu) Solusi : - Ganti power suplai (dengan daya yang lebih besar jika di curigai datanya kurang) - Bersihkan

10. Kapasitas harddisk tidak normal dan onboard tidak jalan Penyebab : - Setting jumpers I/O tidak benar - On board rusak - Setting on board tidak benar Solusi : - Periksa setting jumpers I/O harddisk - Ganti dengan card - Periksa setting on board

11. Tampilan di layar ada huruf yang berkedip-kedip atau muncul garis Penyebab : - VGA card rusak Solusi : - Ganti VGA card

12. Mouse tidak berfungsi Penyebab : - Mouse rusak - On board mouse rusak - Setting mouse tidak benar - Driver mouse tidak cocok - Mouse tidak terdeteksi atau kabel mouse putus

Solusi : - Ganti mouse - Ganti dengan card - Periksa kembali setting mouse - Periksa driver mouse - Setup ulang mause - Periksa kabel mouse lalu potong yang di curigai putus kemudian solder kembali

13. Main board blank (tidak ada reaksi sama sekali) Penyebab : - BIOS rusak - Prosesor terbakar - Regulator jebol - Chipset rusak - IC reset rusak - IC clock rusak - Setting jumper over clock - Memori rusak - PS padam - Soket PS padam

Solusi : - Upgrade BIOS dengan tipe yang sama - Ganti prosesor - Ganti IC regulator - Ganti IC chipset - Ganti IC reset - Ganti IC clock prosesor - Setting kembali clocknya - Ganti memory - Periksa PS - Periksa slot / soket PS

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Berikut ini penyebab Main board blank (tidak ada reaksi sama sekali), kecuali : a. BIOS rusak c. IC clock rusak b. Chipset rusak d. VGA card rusak 2. Penyebab Mainboard mereset sendiri atau tidak bisa booting : a. Power suplai tidak normal c. IC clock rusak b. Chipset rusak d. VGA card rusak

3. Berikut ini penyebab PC tidak bisa booting, kecuali : a. Cache Memory rusak b. Memory tidak cocok c. IC clock rusak d. Boot sector pada harddisk rusak 4. Cara mengatasi a checksum CMOS error : a. Ganti Prosessor b. Ganti Batrei CMOS c. Ganti IC CMOS d. Setting CMOS

5. Port SCSI dalam hal mentransfer data mempunyai kecepatan . MB/s a. 3,3 16,7 b. 5 c. 10 d. 20

Pertemuan 14 TOOLS TROUBLESHOOTING

TOOL-TOOL YANG DIGUNAKAN UTK TROUBLESHOOTING 1. Microsoft System Information (MSINFO), tool yg digunakan utk mendiagnosa masalah komputer cara menjalankannya : - Start / program / accessories / system tools / system information. atau - Start / run, pd kotak dialoq run ketik MSINFO32. exe

a. Hardware Resources. Menampilkan Setting Spesifik dari hardware - Conflik / sharing, mendaftarkan Resource yg konflik antara piranti industry standard architecture (ISA) atau Peripheral Component Interconect (PCI) - DMA, mendaftarkan chanel DMA yang digunakan, piranti yg menggunakannya dan yg masih bebas - Forced Hardware, mendaftarkan user dan berlawanan dengan resource system

- I / O, mendaftarkan semua rentang yang digunakan dan hardware yang menggunakan rentang tersebut - IRQ, mendaftarkan IRQ yang digunakan - Memory, mendaftarkan rentang alamat memori yang digunakan hardware.

b. System Information Pada panel kanan bagian system informasi kita dapat melihat profil umum dari komputer kita misalnya : Apa versi window, apa versi software internet explorer, Jenis CPU, besar memori komputer dstnya. c. Components, mendisplaykan informasi tentang konfigurasi sistem windows termasuk didalamnya status driver networking dan multimedia

d. Software Environtment. Menampilkan informasi software yangmemakan tempat di memori, pada bagian running task, anda bisa melihat apa saja program yang sedang berjalan saat ini.

2. Dr. Watson (Drwatson.exe pada win98 atau Drwtsn32.exe pada win XP) Mengumpulkan informasi yang detail tentang keadaan sistem anda pada suatu waktu dan keadaan ketika sistem akan error. Untuk menjalankannya : Klik start / run, pada kotak isian open ketik Drwatson.exe pada win98 atau Drwtsn32.exe pada win XP

3. System File Checker Memverifikasi integritas dari file-file system komputer, jika di temukan ada file yang bermasalah atau hilang, maka ia menawarkan utk mengembalikan ke file asli yang belum rusak yang diambil dari cd instalasi windows Untuk menjalankannya : Klik start / run, pada kotak isian open ketik sfc dan klik ok

4. System Configuration Utility (MS Config.exe) Menyediakan interface grafis utk mengkonfigurasi lingkungan star up window Untuk menjalankannya : - Klik start / run, pada kotak isian open ketik msconfig atau - Pada Microsoft system information klik menu tools

5. Register checker adalah Program pemeliharaan sistem yang mencari & menyelesaikan beberapa masalah registry dan secara reguler membackup registry. Untuk menjalankannya : - Klik start / run, pada kotak isian open ketik scanregw - Pada window 98 / 97 / 95 pada DOS prompt ketik scanreg lalu enter

6. Boot Loging adalah Tools pada windows XP yang bisa digunakan utk mengidentifikasi file terakhir yang di proses ketika start up yang mungkin terjadi penyebab timbulnya masalah. Untuk menjalankannya : Pada saat awal booting tekan F8 lalu pilih enable boot loging pada window Advanced option menu

7. DirectX Diagnostic Tool / Dxdiag.exe Menampilkan informasi tentang komponen Direct X Aplication Programming Interface (API) dan driver yang terinstall Untuk menjalankannya : Klik start / run, pada kotak isian open ketik dxdiag

Jurus-jurus Solusi Meningkatkan Kinerja PC 1. Dongkrak kinerja window. Beberapa tips untuk mendongkrak kinerja window di komputer adalah : - Mengatur contiguous file alicatioon size - Membebaskan memori dari file dll - Mengontrol besar disk cache - Meningkatkan kinerja swap file ( Win 98 ) - Mengoptimalkan L2 cache ( Win NT ) - Restar tanpa booting ulang - Mengaktifkan UDMA 66 pada chipset intel ( Win 2000 ) - Meng-update driver yang dipasang dengan driver terbaru

2. Membuang file yang tidak perlu untuk menyehatkan sistem window. Langkah-langkah untuk membuang file yang tidak perlu adalah : - Hapus file cookies dan file sampah lainnya pada sistem operasi - Lakukan disk clean up secara teratur - Hapus program yang tidak di pakai - Lakukan kompresi file - Pindahkan data penting ke tempat lain

3. Hindari ketidak stabilan sistem PC. Tips-tips yang harus dilakukan untuk terbebas dari ketidak stabilan sistem PC adalah : - Settinglah BIOS dengan benar - Meng-instal sistem operasi dengan benar - Meng-instal driver dengan benar - Perhatikan pemasangan komponen - Meng-instal software sesuai spesifikasi PC - Hindari panas berlebihan - Periksa power supply - Gunakan UPS - Periksa kompatibilitas periferal - Menambah kapasitas memori - Menghindari bahaya virus

- Memperbaiki registry - Cara pemakaian/penggunaan PC dengan benar - Pemilihan komponen yang baik

SOAL-SOAL LATIHAN

1.

Untuk memasukkan data baik berupa karakter atau angka kedalam komputer dapat digunakan : a. Keyboard b. Joystick c. Mouse d. Scanner

2. Bila tegangan yang dikeluarkan oleh Baterai pada Motherboard hampir habis, maka : a. Komputer Mati total b. Komputer Hang dan mati total c. Pada isi konfigurasi Setup komputer akan hilang / selalu meminta diisi ulang d. Komputer Error

3. Tools pada windows XP yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi file terakhir yang di proses ketika start up yang mungkin terjadi penyebab timbulnya masalah adalah : a. Boot loging c. Format b. Fdisk d. Regedit 4. Tool yg digunakan utk mendiagnosa masalah komputer : a. Boot loging c. MSInfo b. Fdisk d. Regedit

5. Kerusakan yang ditandai dengan bunyi beep 1-4 kali, berarti diidentifikasi kerusakan pada : a. Prosessor c. Keyboard b. Memory d. VGA card

10