Anda di halaman 1dari 37

ILMU KEBUMIAN

Bab

Lempeng Tektonik

9.1 Pergeseran Benua


Pemikiran Awal
Hipotesis Wegener tentang pergeseran benua menyatakan bahwa benuabenua dulu pernah menyatu dan membentuk sebuah benua besar.
Wegener merumuskan bahwa benua besar, Pangaea, mulai pecah 200 juta tahun yang lalu dan membentuk daratan sekarang ini.

Perpecahan Pangae

9.1 Pergeseran Benua


Pemikiran Awal

Bukti
Susunansusunan Benua Kesesuaian Fosil - Bukti fosil tentang pergeseran benua termasuk ditemukanya beberapa fosil organisme di daerah yang berbeda.

9.1 Pergeseran Benua


Pemikiran Awal
Bukti
Jenisjenis Batuan dan Struktur - Bukti batu tentang keberadaan benua ada pada bentuk beberapa lingkar gunung yang berakhir di garis pantai, hanya akan muncul kembali di daratan seberang samudra. Iklim kuno

Kesamaan Gunung Barisan

Bukti Glatser

9.1 Pergeseran Benua


Sangkalan Terhadap Hipotesis
Munculnya Sebuah Teori Baru
Wegener tidak dapat memberikan penjelasan dengan pasti tentang apa yang membuat benua benua berpindah. Berita tentang teknologi mengarah pada penemuanpenemuan yang kemudian mengarahkan pada teori baru yang disebut lempeng tektonik.

9.2 Lempeng Tektonik


Peran Utama Bumi
Berdasarkan teori Lempengan Tektonik, Selubung bumi paling atas, bersama lapisan di atasnya, menjadi kaku dan keras. Lapisan ini dikenal dengan litosfer.
Lempengan adalah salah satu bagian keras dari litosfer yang bergerak dalam satu kesatuan di atas astenosfer.

9.2 Lempeng Tektonik


Jenisjenis Batas Lempeng
Batas divergen (disebut juga penyebaran terpusat) adalah tempat di mana dua lempengan bergerak menjauh.
Batas konvergen terbentuk di mana dua lempengan bergerak bersamasama. Batas patahan transform adalah di mana dua lempengan saling bergesekan tanpa menghasilkan atau merusak litosfer.

Tiga Jenis Batas Lempeng

9.3

Gerakan-Gerakan Batas Lempeng Batas Divergen

Pegunungan Samudra dan Penyebaran Dasar Laut


Pegunungan Samudra adalah daerah yang terusmenerus meninggi di dasar semua cekungan laut. Pergeseran di atas pegunungan memperlihatkan lempengan batas divergen. Keretakan Lembah adalah kerusakan struktur mendalam yang ditemukan pada sumbu lempeng batas divergen. Mereka dapat meluas di dasar laut atau di daratan Pemekaran Dasar Laut menghasilkan lautan litosfer baru.

Pusat Penyebaran

9.3 Gerakan-Gerakan Batas Lempeng


Batas Divergen
Keretakan Benua
Ketika pusat penyebaran berkembang di bawah benua, daratan mungkin terpecah menjadi dua atau lebih dalam bagianbagian yang lebih kecil, menimbulkan keretakan.

Keretakan Lembah Afrika Timur

9.3 Gerakan-Gerakan Batas Lempeng


Batas Konvergen
Zona Subduksi terjadi ketika sebuah lempengan
samudra tertekan turun ke dalam selubung bumi di bawah lempengan kedua.

Samudra-Benua
Irisan dasar samudra tengelam ke dalam sisik silikat
(Astenosfer). Kantong magma berkembang dan naik. Lengkung gunung benua terbentuk dari aktivitas vulkanik yang disebabkan oleh subduksi litosfer samudra di bawah benua.

Contohnya adalah Andes, Jeram, dan


rangkaian gunung Nevada.

Samudra-Benua Batas Konvergen

9.3 Gerakan-Gerakan Batas Lempeng


Batas Konvergen
Samudra-Samudra
Dua lengkung samudra bertemu dan salah satu turun di bawah yang lain.
Jenis batas ini sering membentuk pegunungan di dasar samudra. Lengkung pegunungan benua terbentuk dari munculnya pegunungan api dari laut. Contohnya adalah Aleutian, Mariana, dan Kepulauan Tonga.

Samudra-Samudra Batas Konvergen

9.3 Gerakan-Gerakan Batas Lempeng


Batas Konvergen
Benua-Benua
Ketika lempengan subduksi berisi material benua, dua benua akan bertubrukan. Jenis batas ini dapat menghasilkan rangkaian pegunungan baru, seperti Himalaya.

Continental-Continental Convergent Boundary

Tabrakan India dan Asia

9.3 Gerakan-Gerakan Batas Lempeng


Batas Patahan Transform
Di dalam batas transfor patahan, lempengan
lempengan menggerus melewati satu sama lain tanpa merusak litosfer.

Perubahan bentuk lempengan


Kebanyakan gabungan dari dua bagian pungung tengah samudra. Pada saat pembentukan, mereka hampir sejajar dengan arah pergerakan lempeng. Mereka membantu perpindahan material kerak samudera.

Batas Patahan Transform

9.4 Penguji Lempengan Tektonik


Bukti Lempengan Tektonik
Paleomagnetism adalah sisa magnet alam di dalam bebatuan; magnetisai permanen ini dari batu yang dapat digunakan untuk menentukan lokasi kutub magnet pada saat batu itu menjadi magnet
Kutub Normalketika bebatuan menunjukkan daya tarik yang sama dengan bidang magnet tersebut. Kutub Sebaliknyaketika bebatuan menunjukkan daya tarik yang berlawanan dengan bidang magnet tersebut.

Gaya Magnetik di Aliran Larva

9.4 Penguji Lempengan Tektonik


Bukti Lempengan Tektonik Penemuan yang mengupas pergantian polaritas, yang membentang sebagai gambaran pegunungan samudra, adalah bukti yang kuat tentang pemekaran laut.

Polaritas Kerak Samudra

9.4 Penguji Lempengan Tektonik


Bukti Lempengan Tektonik
Pola Gempa Bumi
Para ilmuwan menemukan hubungan yang erat antara pusat gempa dan palung laut. Tidak adanya pusat gempa di sepanjang sistem punggung samudra menunjukkan bahwa teori baru konsisten.

9.4 Penguji Lempengan Tektonik


Bukti Lempengan Tektonik
Pengeboran Samudra
Data tentang usia sedimen dasar samudra menegaskan prediksi hipotesis tentang pemekaran samudra. Kerak samudera termuda berada di puncak punggungan, dan kerak samudera tertua di tepi benua.

9.4 Penguji Lempengan Tektonik


Bukti Lempengan Tektonik
Titik Panas
Titik Panas adalah sebuah konsentrasi panas di dalam mantel yang mampu memproduksi magma, yang naik ke permukaan bumi; lempeng pasifik bergeraak di atas titik panas,menghasilkan kepulauan Hawai. Bukti yang menddukung titik panas adalah lempengan bergerak di atas permukaan bumi.

Titik Panas

9.5 Mekanisme Gerak Lempeng


Penyebab Gerak Lempeng
Para ilmuwan pada umumnya setuju bahwa konveksi yang terjadi di dalam mantel adalah dasar kekuatan pendorong yang mengerakkan lempengan.
Aliran Konvektif adalah gerakan material yang dihasilkan dari perubahan suhu.

9.5 Mekanisme Gerak Lempeng


Penyebab Gerak Lempeng
Slab-Pull and Ridge-Push
Tarikan Lempeng adalah mekanisme yang berkontribusi dalam pergerakan lempeng yang dingin dan kerak laut yang tebal tengelam ke dalam lapisan dan mendorong celah litosfer. Hal ini disebut penurunan dasar dalam lapisan bumi bagian atas. Dorongan Luncur menyebabkan litosfer bergeser ke bagian terendah karena tekanan gravitasi. Hal ini sangat mempengaruhi pergerakan lempeng bumi.

9.5 Mekanisme Gerak Lempeng


Penyebab Gerak Lempeng
Lapisan Konveksi
Gumpalan Lapisan adalah massa yang lebih panas daripada bahan lapisan normal yang naik ke permukaan, di mana mereka dapat menyebabkan aktivitas beku.
Distribusi panas yang tidak merata di dalam bumi menyebabkan konveksi panas di dalam lapisan, yang pada akhirnya mendorong gerakan lempeng.

Bentuk Konveksi Lapisan

Anda mungkin juga menyukai