Anda di halaman 1dari 3

TERAPI INHALASI SEDERHANA *)

Adapted by: Desiyani Nani, S.Kep., Ns. M.Sc**)

A. PENDAHULUAN Dasar teknik inhalasi yang berlaku sekarang sebenarnya sudah ada sejak zaman Yunani, yaitu dengan menggunakan uap ramu-ramuan yang dihirup. Hingga kini pun masih ada yang menggunakan cara inhalasi tradisional untuk meringankan gejala batuk pilek, yakni dengan menghirup uap dari sebaskom air panas yang dicampur dengan beberapa tetes minyak penghangat. Namun, cara tradisional ini tetap tidak bisa menggantikan inhalasi dengan nebulizer. "Efek inhalasi tradisional sekadar melonggarkan pernapasan tapi tidak berfungsi mengeluarkan lendir karena bahan-bahan seperti minyak kayu putih tidak mengandung zat penghancur lendir. Sedangkan obat-obatan yang dimasukkan dalam nebulizer dapat berfungsi melonggarkan pernapasan sekaligus mengencerkan lendir agar mudah dikeluarkan."

B. PENGERTIAN Inhalasi menurut Muljono Wirjodiardjo, M.D.,Ph.D merupakan bagian dari fisioterapi paru-paru (chest physiotherapy). Tepatnya, cara pengobatan dengan memberi obat (sejenis aerosol) dalam bentuk uap secara langsung pada alat pernapasan menuju paru-paru. Berikut beberapa macam terapi inhalasi: 1. Metered Dose Inhaler (MDI) Dry Powder Inhaler (DPI) Nebulizer Inhalasi sederhana/tradisional Inhalasi sederhana yaitu memberikan obat dengan cara dihirup dalam bentuk uap ke dalam saluran pernafasan yang dilakukan dengan bahan dan cara yang sederhana serta dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga. Terapi ini lebih efektif ketimbang obat oral/minum seperti tablet atau sirup. obat oral akan melalui berbagai organ dulu seperti ke lambung, ginjal, atau jantung sebelum sampai ke sasarannya, yakni paru-paru. Sehingga ketika sampai paru-paru, obatnya relatif tinggal sedikit.
*) Disampaikan dalam acara Bhakti Sosial Jurusan Keperawatan pada tanggal Selasa, 17 Juli 2012 di desa Linggasari
**) Staf Dosen Jurusan Keperawatan FKIK Universitas Jenderal Soedirman

Sedangkan dengan inhalasi, obat akan bekerja cepat dan langsung. Selain itu dosis obat pada terapi inhalasi sangat kecil dan tidak memiliki efek samping ke bagian tubuh lain.

C. TUJUAN UTAMA Membuat pernapasan yang terganggu akibat adanya lendir atau tengah mengalami sesak napas menjadi kembali normal

D. INDIKASI
1. 2.

Asma akibat Bersihan jalan nafas tidak efektif Batuk-pilek ringan (tidak disertai demam dan lamanya belum lebih dari 3 hari).

E. ALAT DAN BAHAN


1. 2. 3. 4.

Ruangan tertutup Baskom ukuran sedang Obat-obatan aromatherapi seperti minyak kayu putih Air panas

F. CARA KERJA
1. 2.

Persiapkan alat dan bahan Campurkan minyak kayu putih dengan air panas dalam baskom dengan perbandingan 2-3 tetes minyak kayu putih untuk 250 ml (1 gelas) air hangat.

3.

Tempatkan pasien dan campuran tersebut di ruangan tertutup supaya uap tidak tercampur denga udara bebas. Hirup uap dari campuran tersebut selama 5-10 menit atau pasien sudah merasa lega dengan pernafasannya.

4.

G. KEUNTUNGAN THERAPI INHALASI SEDERHANA Keuntungan dari Inhalasi sederhana antar lain:
1. 2.

Lebih mudah untuk dilakukan Biaya lebih terjangkau

H. KEKURANGAN TERAPI INHALASI SEDERHANA Selain keuntungan, terapi sederhana juga memiliki kekurangan antara lain yaitu: Kurang efektif di berikan pada balita karena uap air panas dan bau minyak penghangatnya terlalu kuat. Belum lagi risiko kecelakaan terkena tumpahan air panas.

I. KESIMPULAN Penyakit ISPA merupakan penyakit yang membahayakan karena mempengaruhi fungsi saluran pernafasan dan bisa berdampak kepada kematian jika tidak tertangani dengan cepat, tepat dan benar. Salah satu keluhan yang sering dialami anak dengan ISPA adalah munculnya sesak nafas akibat menumpuknya sekret bahkan penyempitan saluran nafas. Metode terapi inhalasi sederhana ini dapat menjadi satu alternatif terapi tradisional yang dapat diterapkan untuk mengatasi keluharn sesak nafas pada anak-anak bahkan dewasa sekalipun.

J. REFERENSI 1. http://childrenallergyclinic.wordpress.com/2009/09/01/penggunaan-terapihirupan-atau-inhalasi-pada-asma-anak/