Anda di halaman 1dari 14

Geografi Tanah

I. PEMBENTUKAN TANAH
A. DEFINISI TANAH 1. Pendekatan Geologi (Akhir Abad XIX) Tanah: adalah lapisan permukaan bumi yang berasal dari bebatuan yang telah mengalami serangkaian pelapukan oleh gaya-gaya alam sehingga membentuk regolit (lapisan partikel halus). !. Pendekatan Pedologi ("oku#hae$ 1%&') Pendekatan Ilmu Tanah sebagai Ilmu Pengetahuan Alam (urni. )ata Pedo * gumpal tanah. Tanah: adalah bahan padat yang (mineral atau organik) unconsolidated yang terletak dipermukaan bumi yang telah dan sedang serta terus mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh +aktor-+aktor: ,ahan Induk Iklim -rganisme Topogra+i dan .aktu. /. Pendekatan 0daphologis (1ones dari 2ornel 3ni$ersity Inggris) )ata 0daphos * bahan tanah subur. Tanah adalah media tumbuh tanaman Perbedaan Pedologis dan Edaphologis 1. Kajian Pedologis: (engka4i tanah berdasarkan dinamika dan e$olusi tanah se#ara alamiah atau berdasarkan Pengetahuan Alam (urni. )a4ian ini meliputi: 5isika Tanah )imia Tanah ,iologi tanah (or+ologi Tanah )lasi+ikasi Tanah 6ur$ei dan Pemetaan Tanah Analisis ,entang 7ahan dan Ilmu 3kur Tanah. !. Kajian Edaphologis (engka4i tanah berdasarkan peranannya sebagai media tumbuh tanaman. )a4ian ini meliputi: )esuburan Tanah )onser$asi Tanah dan Air Agrohidrologi Pupuk dan Pemupukan 0kologi Tanah dan ,ioteknologi Tanah. /. Paduan antara Pedologis dan Edaphologis: (eliputi ka4ian: Pengelolaan Tanah dan Air 0$aluasi )esesuaian 7ahan Tata Guna 7ahan Pengelolaan Tanah 8a9a Pengelolaan 6umber "aya Alam dan 7ingkungan. :. Definisi Tanah (Berdasar an Pengertian !ang "en!eluruh# Tanah adalah lapisan permukaan bumi yang secara fisik ber+ungsi sebagai tempat tumbuh ; berkembangnya perakaran penopang tegak tumbuhnya tanaman dan menyuplai kebutuhan air dan udara< secara kimiawi ber+ungsi sebagai gudang dan 1 Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
penyuplai hara atau nutrisi (senya9a organik dan anorganik sederhana dan unsurunsur esensial seperti: = P ) 2a (g 6 2u >n 5e (n , 2l)< dan secara biologi ber+ungsi sebagai habitat biota (organisme) yang berpartisipasi akti+ dalam penyediaan hara tersebut dan ?at-?at aditi+ (pema#u tumbuh proteksi) bagi tanaman yang ketiganya se#ara integral mampu menun4ang produkti$itas tanah untuk menghasilkan biomass dan produksi baik tanaman pangan tanaman obatobatan industri perkebunan maupun kehutanan. B. PE"BENT$KAN TANAH Pembentukan tanah dipengaruhi oleh +a#tor-+aktor % bahan induk ( arent !aterial"# ikli! ($li!ate", organis!e (organis!"%# to ografi (&elief"# waktu (ti!e".

s = f ( cl, o, r, p, t,

.!

! Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah

)elima +aktor tersebut beker4a dan saling mempengaruhi sehingga membentuk suatu batuan men4adi massa tanah. Proses pembentukan tanah tersebut se#ara garis besar meliputi : 1. Pelapukan (wheathering) Pelapukan : berubahnya bahan penyusun tanah dari bahan penyusun batuan. Proses pelapukan mengandung arti @geologi dan destrukti+@. Proses yang termasuk dalam pelapukan antara lain : proses han#urnya batuan se#ara +isik proses berubahnya +elspar men4adi lempung se#ara kimia. !. Perkembangan tanah (Soil Development) Perkembangan tanah : terbentuknya lapisan tanah men4adi #iri si+at dan kemampuan khas bagi masing-masing 4enis tanah. Perkembangan tanah mengandung arti @pedologis dan #reati+@ Proses yang termasuk dalam perkembangan tanah antara lain : pembentukan hori?on tanah latosolisasi pod?olisasi. Proses pembentukan tanah merupakan proses yang dinamis dimana selama pembentukan tanah ter4adi maka akan mengalami pena&'ahan (additions#( ehilangan (losses#( peru'ahan 'entu (transfor&ation#( pe&indahan lo asi (translo)ation# . Additions : penambahan air (hu4an irigasi) nitrogen dari bakteri pengikat = energi dari sinar matahari dsb. *osses : dihasilkan dari kemikalia yang larut dalam air adanya erosi pemanenan atau penggembalaan denitri+ikasi dll. Transfor&ation : ter4adi karena banyak reaksi kimia dan biologi pada proses dekomposisi bahan organik pembentukan material tidak larut dari material yang larut.

/ Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
Translo)ation : ter4adi karena adanya gerakan air maupun organisme didalam tanah misalnya #lay beregrak ke lapisan yang lebih dalam atau gerakan garam terlarut ke permukaan krn e$aporasi.

Pena&'ahan % Pena&'ahan % presipitasi Air dalam bentuk Air dalam bentuk presipitasi kondensasi run o++ in+iltrasi kondensasi run o++ in+iltrasi -! 2-! = dari atmos+er -! 2-! dari atmos+er -rgank dari= akti+itas mahluk hidup -rgank dari akti+itas mahluk hidup ,ahan dari endapan sedimen ,ahan dari endapan sedimen 0nergi matahari 0nergi matahari

Pengurangan % Pengurangan % 0$aporasi (pengurangan air). 0$aporasi (pengurangan air). 2-! dari oksidasi bahan organik 2-! dari oksidasi bahan organik = oleh denitri+ikasi 2 = oleh denitri+ikasi 2 (assa tanah (karena erosi) (assa tanah (karena erosi)

Translo asi % Translo asi % 6irkulasi 3A 6irkulasi 3Ayang larut dalam air Garam-garam Garam-garam yang larut dalam air (assa tanah oleh organisme tanah (assa tanah oleh organisme tanah

Transfor&asi % Transfor&asi %

Ter4adi karena reaksi kimia dan Ter4adi karena reaksi kimia dan biologi dalam dekomposisi b.o. biologi dalam dekomposisi b.o. Pembentukan material tidak larut Pembentukan material tidak larut dari material yang larut dari material yang larut

: Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. *osses (Kehilangan# % FKIP Prodi.Geografi, UMS *osses (Kehilangan# %
Air dan metrial dalam Air dan metrial dalam larutanBsuspensi larutanBsuspensi

Geografi Tanah

Pelapukan dalam pembentukan tanah meliputi dua proses yaitu pelapukan +isik dan pelapukan kimia. +. Pelapu an fisi (disintegrasi# % a. Pe&'e uan dan pen)airan : air yang membek mampu meme#ah batuan atau mineral. Air yang membeku mempunyai kekuatan tekanan 1:C kgB#m! b. Fri si antar batuan yang bergerak yang disebabkan oleh air angin es gra$itasim dsb #. ,rganis&e : perkembangan perakaran mampu meme#ahkan batuan. (anusia memper#epat pelapukan dengan pengolahan tanah pemba4akan penambangan dll.

-. Pelapu an Ki&ia Pelapukan kimia menyebabkan mineral terlarut dan mengubah sturkturnya sehingga mudah ter+ragmentasi. Perubahan daya larut (solubility) disebabkan oleh solution (oleh air#( hidrolisis( ar'onasi dan o sidasi.redu si. Solution : terlarutnya bahan padat ke #airan men4adi ion yang dapat larut yang dikellilingi oleh molekul #airan (air). 2ontoh : =a2l D A!(Garam mudah larut) air =aD 2l- A!(ion terlarut dikelilingi air)

Hidrolisis : reaksi suatu substansi dengan air yang membentuk hidroksida dan substansi baru lain yang lebih mudah terlarut dari substansi asalnya. Hidrolisis merupakan salah satu reaksi pelapukan yang terpenting yang menyebabkan perubahan profil tanah. 2ontoh : )Al6i/-% D A-A (orto#lase sangat lambat keterlarutannya) AAl6i/-% D )-A (#lay silikat) (sgt mudah terlarut) E Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
Kar'onasi : reaksi senya9a dengan asam karbonat (asam karbonat merupakan asam lemah yang diproduksi dari gas 2-! yang terlarut dalam air). 2ontoh : 2-! D A! A!2-/ AD D A2-/2a2-/ D AD D A2-/ (kalsit sedikit larut)

2a (A2-/)! mudah larut

Hidrolisis dan karbonasi merupakan proses pelapukan kimia yang paling efektif dan juga dalam pembentukan tanah. /edu si : proses kimia dimana muatan negati+ naik sedang muatan positi+ turun. (isal 2a6-: (keras) dilarutkan dalam air men4adi 2a6-:.!A!- (lebih lunak). , sidasi : kehilangan elektron atau penggabungan senya9a dengan oksigen. (ineral yang teroksidasi meningkat $olumenya karena penambahan oksigen dan umumnya lebih lunak. Perubahan bilangan oksidasi 4uga menyebabkan ketidakseimbangan muatan listrik sehingga lebih mudah Fterserang@ air dan asam karbonat. -ksidasi dan reduksi merupakan proses yang selalu bersama. 2ontoh : :5eG+erro oksida 5e(II)H D -! !5e!-/ G+erri oksida 5e (III)H

,esi dalam mineral primer dapat bereaksi dengan oksigen yang menyebabkan bertambahnya ukuran mineral sehingga mineral tsb dapat pe#ah. Pertambahan ukuran didukung oleh proses hidrasi dimana molekul besi oksida dikelilingi oleh oksigen. Total $olume mineral men4adi sangat tinggi akan tetapi ikatannya lemah shg mudah terlapukkan. Hidrasi : Absorbsi senya9a oleh air karena terlepasnya ikatan-ikatan pada tepi permukaan mineral sehingga tersedia AD di sekitar permukaan mineral. Aidrasi menyebabkan perubahan struktur mineral meningkatkan $olumenya kemudian menyebabkan mineral lebih lunak dan mudah terdekomposisi. 2ontoh : !5e!-/ D /A! !5e!-/./A!hematit limonit 0. P/,FI* TANAH

Profil tanah adalah penampang tegak lurusB$ertikal tanah yang menun4ukkan lapisan-lapisan tanah atau horison.

C Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
Hori1on tanah adalah lapisan-lapisan yang kurang lebih seragam di dalam pro+il batas antar hori?on yang bertetangga se4a4ar atau hampis se4a4ar dengan permukaan tanah. Pengenalan a9al hori?on dapat dilakukan se#ara $isual dengan membedakan perubahan yang ter4adi dari hori?on satu dengan yang lain. Pro+il dari tanah yang berkembang lan4ut biasanya memiliki horison-horison sbb: , 2A 2 E 2 B . 0 2 /. 6olum Tanah terdiri dari: - I A I 0 I , 7apisan Tanah Atas meliputi: - I A 7apisan Tanah ,a9ah : 0 I ,

0 7 7 3 K I A 6 I

-1 -! A 0

Aori?on -rganik -1: Guguran daun-daun dan puing-puing organi# yang belum terombak -! : #ampuran bahan-bahan dan rombakan bahan organik A : hori?on mineral yang mengandung se4umlah besar organi# yang halus sehingga ber9arna gelap. 0 : suatu lapisan ber9arna terang dengan kandungan b.o. lebih rendah dari A..arna terang menun4ukkan hilangnya liat silikat besi dan alumunium (sesJuioksida) dan hanya menyisakan suatu konsentrasi pasir dan partikel-partikel debu kuarsa. , : illu$iasi (konsentrasi liat silikat) dan b.o. serta sesJuioksida. ,2 :7apisan transisi

I 7 7 3 K I A 6 I

,2

& Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
2 8 2 : 7apisan yang memungkinkan sama dengan bentuk asli solum 8 : batuan induk (parent ro#k)

Ber'agai ondisi !ang &engha&'at per e&'angan profil tanah : 1. #urah hu4an rendah (pelapukan rendah material terlarut yang ter#u#i sedikit) !. kelembaban relati+ rendah (pertumbuhan mikroorganisme seperti alga +ungi li#henes rendah) /. bahan induk mengandung sodium karbonat atau lime yang tinggi (material tanah rendah mobilitasnya) :. bahan induk mengandung kuarsa yang tinggi dengan kandungan debu dan #lay rendah (pelapukan lambat gerakan koloid rendah) E. kandungan #lay tinggi (aerasi 4elek pergerakan air lambat) C. bahan induk resisten misal Juart?ite (pelapukan lambat) &. kelerengan tinggi (erosi menyebabkan hilangnya lapisan top soil< pengambilan air tanah rendah) %. tingginya air tanah (pen#u#ian rendah la4u pelapukan rendah) L. suhu dingin (semua proses pelapukan dan akti$itas mikrobia lambat) 1' akumulasi material se#ara konstan (material baru menyebabkan perkembangan tanah men4adi baru) 11 . erosi air dan angin yang berat (tereksposnya material baru ) 1!. Pen#ampuran oleh binatang dan manusia (pengolahan tanah penggalian) akan meminimalisir pergerakan koloid ke bagian tanah lebih dalam % Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
1/. Adanya subtansi ra#un bagi tanaman misal garam yang berlebihan hea$y metal herbisida yang berlebihan

PED,N Tubuh tanah sangat besar dan luas sehingga untuk dapat mengamati tanah untuk keperluan penelitian dan penyelidikan ilmiah maka diperlukan unit-unit yang lebih ke#il unit yang ke#il dari tubuha tanah yang besar disebut Fpedon@. 6atu pedon tanah merupakan $olume terke#il yang dapat disebut tanah dan bentuknya polygonal yang kasar. 6edangkan satu tubuh tanah disusun dari beberapa pedon oleh karenanya satu tubuh tanah disebut sebagai Fpolypedon@.

L Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah

I. K"MP"NEN TANAH
Tanah seperti yang telah diuraikan pada bab sebelumnya merupakan lapisan paling atas permukaan bumi yang terbentuk dari +aktor-+aktor iklim topogra+i bahan induk organisme dan 9aktu. )elima +aktor tersebut bersama-sama membentuk tanah sehingga menghasilkan tanah yang berbeda-beda di permukaan bumi ini. Aneka ma#am tanah yang ada dipermukaan bumi namun se#ara umum tanah terdiri dari : komponen utaman yaitu : 1. 3dara !. Air /. (ineral :. bahan organik : !' I /' M : !' I /' M : :E M : E M

A.

"INE/A* TANAH

Bahan &ineral tanah merupakan bahan anorganik tanah yang terdiri dari berbagai ukuran komposisi dan 4enis mineral. "ineral tanah berasal dari hasil pelapukan batuanbatuan yang men4adi bahan induk tanah. Pada mulanya batuan dari bahan induk tanah mengalami proses pelapukan dan menghasilkan regolit. Pelapukan lebih lan4ut menghasilkan tanah dengan tektur masih kasar. 3kuran mineral tanah sangat beragam mulai dari ukuran sangat kasar sampai dengan ukuran yang sangat halus seperti mineral liat. (ineral liat hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop elektron. 1' Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
6i+at mineral liat ditentukan dari: (1) susunan kimia pembentuknya yang tetap dan tertentu terutama berkaitan dengan penempatan internal atom-atomnya (!) si+at +isiko-komia dengan batasan 9aktu tertentu dan (/) ke#endrungan membentuk geometris tertentu. )omposisi mineral dalam tanah sangat tergantung dari beberapa +aktor sebagai berikut: (1) 4enis batuan induk asalnya (!) proses-proses yang beker4a dalam pelapukan batuan tersebut dan (/) tingkat perkembangan tanah. ,ahan induk tanah mineral berasal dari berbagai 4enis batuan induk sehingga dalam proses pelapukannya akan menghasilkan keragaman mineral tanah yang lebih tinggi. ,erdasarkan hasil penelitian diketahui bah9a terdapat hubungan yang erat antara komposisi mineral bahan induk dengan komposisi mineral batuannya. 6ebagai #ontoh adalah tanah yang terbentuk dari bahan induk yang berasal dari batuan basalt dan granit akan memiliki komposisi mineral tanah sebagai berikut: (1) mineral kuarsa (!) mineral ortoklas (/) mineral mikroklin (:) mineral albit (E) mineral oligoklas (C) mineral musko$it (&) mineral biotit. (%) mineral dll. Pada tanah-tanah yang mudah melapuk dan peka terhadap proses pen#u#ian (lea#hing) seperti tanah Pod?ol ditemu4kan mineal yang didominasi hanya 4enis mineral: (1) kuarsa dan (!) ortoklas. "ominasi kedua mineral ini disebabkan karena kedua mineral ini relati+ lebih resisten terhadap pelapukan. ,erbeda dengan tanah-tanah yang belum mengalami pelapukan (kurang mengalami pelapukan) maka dalam tanah tersebut masih ditemukan mineral tanah yang beragam dengan komposisi mineral tanah pada setiap lapisan yang hampir seragam. ,erdasarkan keberadaan silikat dalam mineral tanah maka mineral dalam tanah dikelompokkan men4adi ! kelompok yaitu: (1) kelompok mineral silikat dan (!) kelompok mineral bukan silikat. A. Kelo&po "ineral Sili at% )elompok mineral silikat dibagi lagi men4adi 11 kelompok yaitu: (+# Stru tur Kristal Sili at *e&peng !ang &asu Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS elo&po "ineral *iat% 11

Geografi Tanah
,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat lempeng kelompok mineral liat adalah: (1.1) (ineral 7iat )aolinit N6i:Al:-1'(-A):O (1.!) (ineral 7iat Kermikulit NAl(gE(-A)1!(Al!6iC)O (1./) (ineral 7iat )lorit NAl(gE-!'(-A):O (1.:) (ineral 7iat (ontmorillonit (-# Stru tur Kristal Sili at *e&peng !ang &asu elo&po "i a% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat lempeng kelompok mika adalah: (!.1) (ineral (usko$it N)!Al!6iCAl:-!'(-A):O (!.!) (ineral ,iotit N)!Al!6iC(5eDD (g)C.-!'(-A):O (3# Stru tur Kristal Sili at *e&peng !ang &asu elo&po Serpentin% (ineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat lempeng kelompok serpentin adalah: (/.1) (ineral 6erpentin N(g/6i!-E(-A):O (4# Stru tur Kristal Sili at Kerang a Feldsfar% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat kerangka +elds+ar adalah: (:.1) (ineral Alkali 5elds+ar N(=a ))!-.Al!-/.C6i-!O (:.!) (ineral Plagioklas (=a!-.Al!-/.C6i-!) (5# Stru tur Kristal Sili at /antai Kelo&po Piro sin% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat rantai kelompok piroksin adalah: (E.1) (ineral 0nstatit ((g-.6i-!) (E.!) (ineral Aipersten N((g 5e)-.6i-!O (E./) (ineral "iopsit (2a-.(g-.!6i-!) (E.:) (ineral Augit N2a-.!((g 5e)-.(Al 5e)!-/./6i-!O (6# Stru tur Kristal Sili at /antai Kelo&po A&fi'ol% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat rantai kelompok am+ibol adalah: (C.1) (ineral Aornblende N2a/=a!((g 5e)%(Al.5e):.6i1:-::(-A):O (C.!) (ineral Termolit N!2a-.E((g 5e)-.%6i-!.A!-O (7# Stru tur Kristal Sili at Kelo&po ,li8in% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat kelompok oli$in adalah: (&.1) (ineral -li$in N!((g 5e)-.6i-!O (&.!) (ineral Titanit (2a-.6i-!.Ti-!) (&./) (ineral Tormalin (=a!-.%5e-.%Al!-/.:,!-/.1C6i-!.EA!-) (&.:) (ineral 6irkon (>r-!.6i-!) 1! Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
(9# Stru tur Kristal Sili at Kelo&po :arnet% (ineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat kelompok garnet adalah: (%.1) (ineral Almandit (5e/Al!6i/-1!) (;# Stru tur Kristal Sili at Kelo&po Epidol% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat dengan struktur kristal silikat kelompok epidol adalah: (L.1) (ineral 6oisit (:2a-./Al!-/.C6i-!.A!-) (L.!) (ineral )linosoisit (:2a-./Al!-/.C6i-!.A!-) (L./) (ineral 0pidot (:2a-./(Al 5e)!P/.C6i-!.A!-) (+<# Stru tur Kristal Sili at ,rto dan 0in)in% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral silikat kelompok struktur kristal silikat orto dan #in#in adalah: (1'.1) (ineral )lanit (Al!-/.6i-!) (1'.!) (ineral 6ilimanit (Al!-/.6i-!) (++# Stru tur Kristal Sili at% (ineral yang termasuk dalam mineral silikat kelompok struktur kristal silikat adalah: (11.1) (ineral Andalusit (Al!-/.6i-!) B. Kelo&po "ineral Bu an Sili at% )elompok mineral bukan silikat dibagi lagi men4adi C kelompok yaitu: (1) mineral +os+at (!) mineral karbonat (/) mineral klorit (:) mineral sul+at (E) mineral hidroksida dan (C) mineral oksida. 2ontoh mineral tanah yang termasuk keenam kelompok mineral bukan silikat ini disa4ikan sebagai berikut: (+# "ineral Fosfat% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral bukan silikat kelompok mineral +os+at adalah: (1.1) (ineral Apatit N2a:(2a5)(P-:)/O atau N2a:(2a2l)(P-:)/O (-# "ineral Kar'onat% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral bukan silikat kelompok mineral karbonat adalah: (!.1) (ineral )alsit (2a2-/) (!.!) (ineral "olomit N(2a (g)2-/O (3# "ineral Klorit% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral bukan silikat kelompok mineral klorit adalah: (/.1) (ineral Aalit (=a2l) 1/ Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS

Geografi Tanah
(4# "ineral Sulfat% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral bukan silikat kelompok mineral sul+at adalah: (:.1) (ineral Gipsum (2a6-:.!A!-) (:.!) (ineral 1arosit N)5e/(-A)C(6-:)!O (5# "ineral Hidro sida% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral bukan silikat kelompok mineral hidoksida adalah: (E.1) (ineral Gibsit NAl(-A)/O (E.!) (ineral ,uhmit NGamma I Al.-(-A)O (E./) (ineral Gutit NAl+a I 5e-.-AO (E.:) (ineral 7epidokrosit NGamma I 5e-.-AO (6# "ineral , sida% ,eberapa mineral yang termasuk dalam mineral bukan silikat kelompok mineral oksida adalah: (C.1) (ineral Aematit (5e!-/) (C.!) (ineral Ilmenit (5e-.Ti-!) (C./) (ineral 8util (Ti-!) (C.:) (ineral Anatase (Ti-!) (C.E) (ineral ,rokit (Ti-!) (C.C) (ineral (agnetik (5e/-:)

,.

1: Siti Azizah Susilawati, S.Si.,MP. FKIP Prodi.Geografi, UMS