Anda di halaman 1dari 4

Skenario Ny Tuti , 70 tahun, dibawa ke IGD RSMH karena panggul kiri terasa nyeri setelah jatuh terduduk di kamar

mandi. Ny.Tuti sudah menopause sejak usia 50 tahun. Sehari hari Ny. Tuti bekerja sebagai tukang jahit di rumahnya. Sejak kecil Ny. Tuti mengaku tidak suka minum susu dan jarang berolahraga. Ny. Tuti pernah memeriksakan kakinya ketika berjalan jalan ke sebuah pusat perbelanjaan. Dari pemeriksaan tersebut didapatkan nilai kepadatan tulangnya, t score = -2,8

Dari pemeriksaan di IGD didapatkan punggung Ny.Tuti bungkuk, BB 46 Kg, TB 160 cm, dan tungkai kiri lebih pendek dari tungkai kanan. Dari pemeriksaan x-ray tulang belakang didapatkan fraktur pada collum femoris sinistra. Ny. Tuti merasa heran karena sebelum menopause tinggi badannya 164 cm.

Klarifikasi Istilah 1. Menopause: Berhentinya menstruasi 2. Nilai kepadatan tulang: nilai variasi kepadatan dengan perbandingan dan standar deviasi tertentu terhadap control dengan satuan gram/cm2 3. Kiposis: Kelengkungan torakal tulang belakang yang berlebihan ketika dilihat dari samping 4. Fraktur kompresi: Pemecahan suatu bagian, khususnya tulang akibat tenaga vertical yang berlebihan sehingga pecahan tulang keluar ke arah horizontal 5. Collum femoris sinistra: Bagaian leher tulang femur ( 1/3 proksimal) kiri 6. t score: istilah yang dipakai untuk hasil pemeriksaan BMD, yaitu jumlah standar deviasi (SD) di mana BMD turun atau naik dibandingkan dengan kontrol 7. X-ray: Getaran elektromagnetik gelombang pendek atau kuantum setara yang dihasilkan ketika electron berkecepatan tinggi berbenturan dengan berbagai substansi; sinar ini dapat menembus sebagian besar substansi sampai kedalaman tertentu, mempengaruhi lempeng film untuk menimbulkan fluoresensi pada substansi tertentu

8. Nyeri: perasaan tidak nyaman atau menderita disebabkan perangsangan pada ujung ujung syaraf tertentu

Identifikasi Masalah 1. Ny Tuti , 70 tahun, dibawa ke IGD RSMH karena panggul kiri terasa nyeri setelah jatuh terduduk di kamar mandi. 2. Ny.Tuti sudah menopause sejak usia 50 tahun. 3. Sehari hari Ny. Tuti bekerja sebagai tukang jahit di rumahnya. 4. Sejak kecil Ny. Tuti mengaku tidak suka minum susu dan jarang berolahraga. 5. Dari pemeriksaan tersebut didapatkan nilai kepadatan tulangnya, t score = -2,8 6. Pemeriksaan: didapatkan punggung Ny.Tuti bungkuk, BB 46 Kg, TB 160 cm, dan tungkai kiri lebih pendek dari tungkai kanan. 7. Dari pemeriksaan x-ray tulang belakang didapatkan kifosis dengan fraktur kompresi pada vertebrae L1-L3 dan dari X ray pelvis didapatkan fraktur pada collum femoris sinistra. 8. Ny. Tuti merasa heran karena sebelum menopause tinggi badannya 164 cm

Analisis Masalah

1. Ny Tuti , 70 tahun, dibawa ke IGD RSMH karena panggul kiri terasa nyeri setelah jatuh terduduk di kamar mandi. a. Bagaimana anatomi panggul? 1 b. Bagaimana fisiologi panggul? 2 c. Hubungan usia dan jenis kelamin dengan keluhan? 3 d. Apa dampak dari jatuh terduduk? 4 e. Apa saja kemungkinan rasa nyeri pada kasus ini?5 Kemungkinan rasa nyeri pada kasus ini terjadi akibat fraktur tulang femur yang menyebabkan terputusnya kontinuitas tulang sehingga terjadi kerusakan jaringan lunak sekitar f. Bagaimana patofisiologi nyeri?6 2. Ny.Tuti sudah menopause sejak usia 50 tahun.

a. Apa yang dimaksud dengan menopause?7 b. Berapa rentang usia normal untuk mengalami menopause?8 c. Bagaimana mekanisme menopause?9 d. Apa hubungan menopause dengan osteoporosis? 10 3. Sehari hari Ny. Tuti bekerja sebagai tukang jahit di rumahnya. a. Bagaimana hubungan pekerjaan / aktivitas dengan keluhan?11 4. Sejak kecil Ny. Tuti mengaku tidak suka minum susu dan jarang berolahraga. a. Apa saja kandungan yang terdapat dalam susu?12 b. Bagaimana hubungan tidak suka minum susu dan jarang berolahraga sejak kecil dengan keluhan sekarang?13 5. Dari pemeriksaan tersebut didapatkan nilai kepadatan tulangnya, t score = -2,8 a. Bagaimana interpretasi pemeriksaan t score?14 b. Bagaimana cara melakukan pemeriksaan kepadatan tulang?15 c. Apa pemeriksaan gold standard pada kasus ini?16 d. Apa indikasi untuk pemeriksaan kepadatan tulang? 17 6. Pemeriksaan: didapatkan punggung Ny.Tuti bungkuk, BB 46 Kg, TB 160 cm, dan tungkai kiri lebih pendek dari tungkai kanan. a. Bagaimana interpretasi IMT pada Ny. Tuti dan bagaimana hubungannya dengan keluhan? 18 b. Mekanisme terjadinya bungkuk dan kaitannya dengan kasus?19 c. Mengapa pada kasus ini tungkai kiri lebih pendek dari tungkai kanan?20 7. Dari pemeriksaan x-ray tulang belakang didapatkan kifosis dengan fraktur kompresi pada vertebrae L1-L3 dan dari X ray pelvis didapatkan fraktur pada collum femoris sinistra. a. Bagaimana gambaran X-ray dari kifosis dengan fraktur kompresi 21 b. Bagaimana gambaran X-ray dari fraktur collum femoris pada kasus ini?22 c. Mengapa pada jatuh terduduk sering terjadi fraktur pada collum femoris?23 8. Ny. Tuti merasa heran karena sebelum menopause tinggi badannya 164 cm a. Apa makana terjadinya penurunan tinggi badan pada Ny.Tuti? 24

b. Bagaimana mekanisme terjadinya penurunan tinggi badan pada Ny.Tuti? 25 9. Bagaimana diagnosis banding pada kasus? 26 10. Bagaimana cara menegakkan diagnosis pada kasus? 27 11. Apa diagnosis kerja pada kasus?28 12. Apa pemeriksaan penunjang yang diperlukan pada kasus ini? 29 13. Bagaimana patogenesis pada kasus ini? 30 14. Bagaimana penatalaksanaan pada kasus ini? 31 (farmako non farmako) 15. Apa faktor risiko pada kasus ini? 32 16. Apa komplikasi pada kasus ini? 33 17. Bagaiamana upaya pencegahan pada kasus ini? 34 18. Bagaimana prognosis pada kasus ini? 35 19. Bagaimana SKDI pada kasus ini? 36

Hipotesis: Ny. Tuti,70 tahun, mengalami osteoporosis dengan fraktur kompresi pada vertebra L1-L3 dan fraktur collum femoris sinistra.

Eliya Irin made dodi keyshia jane Muthiah Anna Kristian Sharan Renal Chynta Deswan

: 1, 4, 14, 17, 27, 30 : 2, 5, 15, 18, 28, 31 : 3, 6, 16, 19, 29, 32 : 4, 7, 17, 20, 30, 33 : 5, 8, 18, 21, 31, 34 : 6, 9, 19, 22, 32, 35 : 7, 10, 20, 23, 33, 36 : 8, 11, 21, 24, 30, 34 : 9, 12, 22, 25, 31, 35 : 10, 13, 21, 23, 26, 36 : 1, 11, 14, 19, 24, 27 : 2, 12, 13, 15, 25, 28 : 3, 6, 13, 16, 26, 29