Anda di halaman 1dari 30

LAPORAN KASUS ILMU PENYAKIT DALAM

Disusun oleh: Liza Oktamayasari 062011101034

Dokter Pembimbing: r! S"#$%# &" i Ra'ar () S*!PD

Disusun untuk melaksanakan tugas Kepaniteraan Klinik Madya Lab/SMF Ilmu Penyakit Dalam FK UN ! " #SD dr$Soebandi !ember

SM+ ILMU PENYAKIT DALAM RSD r! SOE&ANDI +AKULTAS KEDOKTERAN

UNI,ERSITAS -EM&ER 2013


&A& 1! PENDA.ULUAN %astritis adalah proses in&lamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung$ Se'ara histopastologi dapat dibuktikan dengan adanya in&iltarsi sel"sel radang pada daerah tersebut$ %astritis merupakan salah satu penyakit yang banyak di(umpai di klinik / ruangan penyakit dalam pada umumnya$ Ke(adian penyakit gastritis meningkat se(ak ) * + tahun ini dan menyerang laki"laki lebih banyak dari pada ,anita$ Laki"laki lebih banyak mengalami gastritis karena kebiasaan mengkonsumsi alkohol dan merokok$ -etapi (uga dapat menyerang ,anita karena pengaruh stress dan pola gaya hidup dan makan yang kurang begitu teratur$ Se'ara garis besar gastritis dapt dibagi men(adi beberapa ma'am berdasarkan pada mani&estasi klinis. gambaran histologi yang khas. distribusi anatomi dan kemungkinan patogenesis gastritis$ /erdasarkan pada mani&estasi klini. gastritis dapat dibagi men(adi akut dan kronik$ Masalah yang sering timbul pada gastritis umumnya mengalami masalah kepera,atan gangguan rasa nyaman nyeri$ Pasien dan keluarga dengan penyakit gastritis membutuhkan penga,asan diet makanan setelah pulang dari rumah sakit dan sangat mudah terkena bila tidak mematuhi tentang penatalaksanaan diet dirumah$ Makan makanan yang teratur dan menghindari makan yang dapat mengiritasi lambung$ Maka kelompok sebagai tim kesehatan khususnya pera,at mengangkat masalah pera,atan penyakit gastritis$ /erdasarkan uraian diatas maka akan dipaparkan mengenai laporan kasus pasien dengan diagnosa gastritis erosi&$

&A& II! STATUS PASIEN I! IDENTITAS PENDERITA Nama Umur !enis Kelamin 3lamat 3gama Suku Stats Pendidikan Peker(aan -anggal masuk #S -anggal keluar #S : Ny$ S : 12 tahun : Perempuan : #o,otamtu"rambipu(i !ember : Islam : Madura : Sudah Menikah : SMP : Ibu rumah tangga : 40 September 0451 : 4) September 0451

II! ANAMNESIS 1! K$/"'a% Utama 0 Dada terasa penas 2! Ri1ayat P$%yakit S$kara%# 0 Pasien mengeluh dada terasa panas se(ak kemarin. dada terasa panas dirasakan sampai tembus ke punggung dan kedua tangan$ Pasien (uga mengeluh nyeri dada se(ak 6 5th yang lalu. mual 789 dan muntah7"9$ Kedua tangan pasien terasa gringgingan$ /3K 789 normal. /3/ 7"9 se(ak 5 minggu yang lalu Ri1ayat P$%yakit Da'"/" " Pasien tidak pernah menderita penyakit seperti sekarang sebelumnya " #i,ayat :- 789. DM7"9 3! Ri1ayat P$%#)2ata% pasien belum pernah mendapat obat sebelumnya

4! Ri1ayat P$%yakit K$/"ar#a -idak ada keluarga yang menderita penyakit yang sama$ 3! Ri1ayat S)sia/ Ek)%)mi Da% Li%#k"%#a% Pendidikan terakhir pasien adalah SMP. pasien seorang ibu rumah tangga$ #umah pasien berukuran kira"kira +;54 meter. terdiri dari 0 kamar tidur. ruang tamu dan dapur$ Dinding rumah pasien terbuat dari semen dan sebagian berlantaikan keramik dan sebagian lainnya semen$ !endela rumah ada di ruang tamu$ Pasien dan keluarga menggunakan sumur untuk kebutuhan mandi dan men'u'i serta sebagai sumber air untuk dikonsumsi$ 3ir minum sehari"hari yang berasal dari sumur selalu dimasak hingga mendidih sebelum dikonsumsi$ Pasien mempunyai kamar mandi dan <=$ K$sa% 0 k$a aa% s)sia/4 $k)%)mi a% /i%#k"%#a% 5"k"* 6! Ri1ayat 6izi Pasien makan 1 kali dalam sehari$ Menu yang sering dikonsumsi berupa nasi. lauk pauk tapi (arang mengkonsumsi sayur$ Selama sakit. na&su makan menurun. sehari makan 1 kali dan tiap makan hanya beberapa sendok$ K$sa% 0 k$2"t"'a% #izi k"ra%# 7! Ri1ayat K$2iasaa% 8 pasien tidak suka mengkonsumsi sayur dan buah " pasien bukan peminum alkohol 8 pasien tidak mengkonsumsi obat (angka pan(ang ANAMNESIS SISTEM a$Sistem Serebrospinal b$ Sistem Kardio>askular : tidak ada keluhan : tidak ada keluhan

'$ Sistem Perna&asan

: tidak ada keluhan kembung. mual. na&su makan turun$

d$ Sistem %astrointestinal : nyeri epigastrium. perut terasa sebah. e$ Sistem Urogenital &$ Sistem Integumentum : ken'ing lan'ar. tidak ada nyeri /3K : gusi tidak berdarah

g$ Sistem Muskuloskeletal : tidak ada bengkak pada kedua kaki K$sa% 0 Pa a a%am%$sis sist$m it$m"ka% %y$ri $*i#atri"m4 *$r"t t$rasa s$2a'4 k$m2"%# 1ar%a k"%i%#! a% m"a/4 %a9s" maka% t"r"%4 &AK /a%5ar

PEMERIKSAAN +ISIK
a! P$m$riksaa% Um"m 0 5$ Keadaan umum 0$ Kesadaran 1$ -anda * tanda >ital - -ekanan darah - Nadi - -emperatur ?$ %iBi )$ Kulit : Sedang : =ompos Mentis : : 5?4/24mm:g : @4 ;/menit : 1+.0 A= : kurang // C +4 kgD -/ C 5)4 'm : tidak tampak pelebaran >ena kolateral 7'aput medusa9 pada daerah perut. tidak terdapat eritema palmaris. tidak ada spider ne>i. turgor kulit normal. tidak ada ptekie +$ Kelen(ar lim&e E$ Ftot @$ -ulang : -idak ada pembesaran lim&e 'olli. aksila. dan Inguinal : -idak terdapat atro&i otot : -idak ada de&ormitas

- #espiration #ate : 0? ;/menit

K$sa% 0 ti ak i a*atka% k$/ai%a%4 2N

2! P$m$riksaa% K'"s"s 5$ Kepala /entuk #ambut Mata - Kon(ungti>a - Sklera - #e&leks pupil - Sekret -elinga :idung Mulut : anemis "/" : ikterik "/" : normal. pupil isokor G 1mm/1 mm. re&leks 'ahaya 8/8 : 7"9 : sekret 7"9. perdarahan 7"9 : bundar. simetris : hitam. berombak. pendek. tidak mudah di'abut

: tidak terdapat se'ret. tidak terdapat perdarahan. napas 'uping hidung "/" : Sianosis 7"9. bau 7"9. mukosa mulut pu'at 7"9.

K$sa%0 ti ak i a*atka% k$/ai%a% *a a k$*a/a 0$ Leher Inspeksi Palpasi : tidak tampak pembesaran K%/ leher : tidak teraba pembesaran K%/ leher

K$sa%0 ti ak i a*atka% k$/ai%a% *a a /$'$r 1$ Dada - !antung Inspeksi Palpasi Perkusi : : : I'tus =ordis tak terlihat I'tus =ordis tidak teraba /atas kanan : redup pada I=S IH PSL D /atas kiri : redup pada I=S H M=L S

3uskultasi murmur "

S5S0 tunggal reguler. ekstrasistol ". gallop ".

K$sa%0 ti ak i a*atka% k$/ai%a% *a a (a%t"%# Paru Inspeksi Palpasi ,$%tra/ Simetris. ketinggalan gerak 7"9. retraksi 7"9 Fremitus raba N N N Perkusi s s s s s s s 3uskultasi
SD H H H H H H HH H H HH H H

D)rsa/ Simetris. ketinggalan gerak 7"9. retraksi 7"9 Fremitus raba N N N s s s ss ss


SD " " " " " " " H H H H H H H H H H H H H H

N N N s s s s s s s
#h " " " " " " "

N N N s s s ss ss
#h " " " " " " " " " " " " " "

<h

" " " " " " "

" " " " " " "

<h " " " " " " " " " " " "

" "

K$sa%0 5)r:*"/m) 2N E

?$ 3bdomen Inspeksi

: : 'embung

3uskultasi : /ising usus 789 normal 7) kali/menit9 Perkusi Palpasi : timpani. tes shi&ting dullness 7pekak beralih9 7"9 : soepel. tes undulasi 7"9. nyeri tekan 789 daerah epigastrium :epar tidak teraba. Lien tidak teraba K$sa% 0 A2 )m$% 5$m2"%#4 asit$s ;8<4 t$s "% "/asi ;8<4 t$s *$kak 2$ra/i' ;8<4 %y$ri t$ka% ;=< a$ra' $*i#astri"m4 '$*ar ti ak t$ra2a4 /i$% ti ak t$ra2a )$ 3nogenital : dbn K$sa% 0 a%)#$%ita/ ti ak a a k$/ai%a% +$ ;tremitas : 3tas /a,ah : 3kral :angat Fedem : 3kral :angat Fedem :8/8 :"/" :8/8 :"/"

K$sa%0 t$r a*at $ $ma *a a k$ "a kaki ;*itti%# $ $ma< 5! P$m$riksaa% P$%"%(a%# LA&ORATORIUM :asil laboratorium ;02 S$*t$m2$r 2013<
-$%is P$m$riksaa% : M3-FLF%I :emoglobin Leukosit 51.5 +.2 51.?"5E.E gr/dL ?.1"54.1 ; 542/L .asi/ P$m$riksaa% N)rma/

:ematokrit -rombosit

1E.@ 1)@

1@"?0 I 5)4"?)4 ; 542/L

F33L %IN!3L Kreatinin serum /UN Urea 3sam urat K3D3# %UL3 D3#3: Se,aktu 551 J 044 mg/Dl 4.@ ) 50 E.4 4.+"5.1 mg/Dl +"04 mg/dL 54")4 mg/Dl 1.?"E mg/Dl

K$sa%0 .$mat)krit m$%"r"%4 &UN m$%"r"%! :asil laboratorium ;03 S$*t$m2$r 2013< -$%is *$m$riksaa% F33L :3-I /ilirubin direk /ilirubin -otal S%FS%P3lbumin L K-#FLI- IS Natrium Kalium =hlorida =alsium Magnesium Fos&or F33L %IN!3L Kreatinin Serum /UN Urea 3sam Urat L M3K trigliserida Kolesterol total Kolesterol :DL Kolesterol LDL .asi/ *$m$riksaa% 4.00 4.?) ?E 5?0 ?.4 512.2 1.)5 54+.5 0.1) 4.E2 4.E? 4.2 ) 54 ).5 @? 52+ 1? 5)5 N)rma/ 4.0"4.? mg/dl J50 mg/dl LC54"1)D PC54"15 U/L 71EK=9 L 2"?1D p 2"1+ U/L 71E.=9 1.?"?.@ 51)"5)) mmol/L 1.)").4 mmol/L 24"554 mmol/L 0.5)"0.)Emmol/L L 4.E1"5.4+D P 4.EE"5.41 mmol/L 4.@)"5.+4 mmol/L L 4.+"5.1D P 4.)"5.5 +"04 mg/dl 54")4 mg/dl L 1.?"ED P 0.4").E mg/dl J 5)4 mg/dl J 004 mg/dl Lo, J ?4 D high L +4 mg/dl J 544 mg/dl

K3D3# %UL3 D3#3: Se,aktu KESAN 0 S6OT

5??

J044 mg/dl

a% S6PT m$%i%#kat4 +)s9)r m$%"r"%4 &UN m$%"r"%4

K)/$st$r)/ LDL m$%i%#kat! 6ASTROSKOPI ;T6L 03 S$*t$m2$r 2013<

.ASIL PEMERIKSAAN 6ASTROSKOPI0 Es)9a#"s0 " " Lam2"%#0 " " " .i*$r$mis *a a m"k)sa a%tr"m U/k"s ;8< Di a*atka% 5aira% $m*$ " M"k)sa %)rma/ Ti ak i a*atka% >aris$s

D") $%"m0

54

" "

M"k)sa %)rma/ U/k"s:t"m)r ;8<

K$sim*"/a% 0 " " 6astritis $rit$mat"s R$9/"k 5aira% $m*$ "

DIA6NOSA %astritis rosi& PENATALAKSANAAN In&us #L : D) C 0:0 14 tpm In(eksi antrain 1;5 ampul In(eksi ondan'entron 1;5 ampul Le>o&lo;a'in in&us 5;5 :epama; 1 ; 5 tab Propanolol 1 ; 5 tab La'tola' syrup 1; =I +OLLO? UP 03 S$*t$m2$r 2013 ;.ARI KE 2< S F Da a t$rasa *a%as ;=<4 Ny$ri a a ;=<4 %y$ri t$/a% ;=<4 m"a/ ;=<4 &A& ;8< HS: tek$ darah: 5?4/@4 mm:g Nadi : @@ ;/menit ## : 00 ;/menit Suhu : 1+.) Kepala leher : a/i/'/d C "/"/"/" -hora; : =/P =or/pulmo dbN 3bdomen I =embung 3 /U 789 normal P -es pekak beralih 7"9 P Soepel. nyeri tekan 789.tes undulasi 7"9. asites 7"9

55

3 P

3kral hangat 8 8 88 Fbs$ =hest pain dd heartburn e$' pepti' ul'er In&us$ -uto&u'in : 'linimi; 04 tpm In(eksi panBopraBole 0;5 In(eksi antrain 1;5 p/o bra;idin 1;5 p/o bisoprolol )mg M"4"4

kstremitas

D M3 " " ""

04 S$*t$m2$r 2013 ;.ari k$83< S F Dada terasa panas789 N. mual 7"9. /3K 789. /3/ 7"9 HS: tek$ darah: 5)4/544 mm:g Nadi : @4 ;/menit ## : 04 ;/menit Suhu : 1+.1 Kepala leher : a/i/'/d C "/"/"/" -hora; : =/P : =or/pulmo dbN 3bdomen I =embung 3 /U 789 normal P -es pekak beralih 7"9 P Soepel. nyeri tekan 7"9. asites 7"9. undulasi 7"9 :/L/# C "/S0/" kstremitas 3kral hangat 8 8 D M3 " " 88 "" %astritis erosi&8re&luks 'airan empedu In&us$ -uto&u'in : 'linimi; 04 tpm In(eksi panBopraBole 0;5 In(eksi antrain 1;5 p/o bra;idin 1;5 p/o bisoprolol )mg M"4"4

3 P

03 S$*t$m2$r 2013 ;.ari k$84< S F Pasien mengatakan tidak ada keluhan. mual 7"9. nyeri telan 7"9 HS: tek$ darah: 514/24 mm:g Nadi : @? ;/menit ## : 04 ;/menit Suhu : 1+.) Kepala leher : a/i/'/d C "/"/"/" -hora; : =/P: =or/pulmo dbn 3bdomen I =embung

50

3 P

/U 789 normal -impani Soepel. nyeri tekan 7"9. asites 7"9. undulasi 7"9 :/L/# C "/S0/" kstremitas 3kral hangat 8 8 D M3 " " 88 "" %astritis erosi&8re&luks 'airan empedu In&us$ -uto&u'in : 'linimi; 04 tpm In(eksi panBopraBole 0;5 In(eksi antrain 1;5 p/o bra;idin 1;5 p/o bisoprolol )mg M"4"4

3 P P

I,! RESUME " Pasien perempuan. usia 12 tahun " Keluhan utama: dada terasa panas$ Pasien mengeluh dada terasa panas se(ak kemarin. dada terasa panas dirasakan sampai tembus ke punggung dan kedua tangan$ Pasien (uga mengeluh nyeri dada se(ak 6 5th yang lalu. mual 789 dan muntah7"9$ Kedua tangan pasien terasa gringgingan$ /3K 789 normal. /3/ 7"9 se(ak 5 minggu yang lalu$ #i,ayat sosial ekonomi lingkungan dan giBi: kurang " Pada pemeriksaan khusus kepala/leher dbN. 'or/Pulmo dbN. nyeri tekan 789 epigastrium. hepar tidak teraba. asites 7"9. tes undulasi 7"9. shi&ting dullness 7"9. edema kaki 7"9$ " Pemeriksaan laboratorium didapatkan :'t menurun.$ S%F- O S%Pmeningkat$ Fos&or menurun. /UN menurun. Kolesterl LDL meningkat$$ :asil gastroskopi : gastritis eritematus 8 re&luk 'airan empedu$ Pr)#%)sis Dubia ad bonam

51

&A&A III! PEM&A.ASAN 6ASTRITIS EROSI+ DE+INISI %astritis adalah suatu istilah kedokteran untuk suatu keadaan in&lamasi (aringan mukosa 7(aringan lunak9 lambung$ %astritis atau yang lebih dikenal dengan magh berasal dari bahasa Punani yaitu gastro. yang berarti perut/lambung dan itis yang berarti in&lamasi atau peradangan$ %astritis bukan merupakan penyakit tunggal. tetapi terbentuk dari beberapa kondisi yang kesemuanya itu mengakibatkan peradangan pada lambung$

5?

Salah satu bentuk gastritis akut yang sering di(umpai di klinik ialah gastritis akut erosi>e$ %astritis akut erosi& adalah suatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan kerusakan"kerusakan erosi$ Disebut erosi& apabila kerusakan yang ter(adi tidak lebih dalam daripada mukosa muskularis$ Penyakit ini di(umpai di klinik. sebagai akibat samping pemakaian obat. sebagai penyulit penyakit"penyakit lain atau karena sebab yang tidak diketahui$ Per(alanan penyakitnya biasanya ringan. ,alaupun demikian kadang"kadang dapat menyebabkan kedaruratan medis. yakni perdarahan saluran 'erna atas$ Penderita gastritis akut erosi& yang tidak mengalami perdarahan sering diagnosisnya tidak ter'apai$ Untuk menegakkan diagnosis tersebut diperlukan pemeriksaan khusus yang sering dirasakan tidak sesuai dengan keluhan penderita yang ringan sa(a$ !enis gastritis yang lainnya yaitu gastritis kronik$ %astritis kronik adalah suatu peradangan bagian permukaan mukosa lambung yang menahun$ %astritis kronik sering dihubungkan dengan ulkus peptik dan karsinoma lambung. tetapi hubungan sebab akibat antara keduanya belum pernah dapat dibuktikan$ EPIDEMIOLO6I 3danya kasus gastritis di masyarakat : /erdasarkan data yang diperoleh dari medi'al re'ord #umah Sakit :ospital pada tahun 0454 ditemukan (umlah pasien yang dira,at dengan penyakit in&eksi pada saluran pen'ernaan adalah ))I dengan diare. 1?$)I dengan gastritis. ?I dengan in&eksi usus. 1$)I dengan peritonitis. dan 1I dengan penyakit in&eksi lainnya$ #endahnya kesadaran masyarakat Indonesia men(aga kesehatan lambungnya. menyebabkan (umlah penderita gastritis mengalami gra&ik kenaikan$ Di pen(uru dunia saat ini penderita gastritis men'apai 5$E miliar$ :asil penelitian riset /rain O =o dengan P-$ Kalbe Farma tahun 0454. terhadap 5$+?) responden di Medan. !akarta. Surabaya dan Denpasar mengungkapkan +4I dari (umlah responden menderita gastritis$

5)

Menurut Dr$3ri Fahrial Syam SpPD"K% : MM/ dari Di>isi %astroenterologi" Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/ #SUPN =ipto Mangunkusumo. dari hasil penelitian yang dilakukan #S=M pada sekitar 544 pasien dengan keluhan dispepsia. didapatkan 04I penderita yang mengalami kelainan organik$ Kelainan ini ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lan(ut dengan menggunakan endoskopi$ Suatu penelitian lain dengan (unlah pasien yang 'ukup besar dan melibatkan pusat endoskopi pada beberapa kota di Indonesia (uga menun(ukkan tingginya penderita gastritis kronis$ Dari E$420 kasus dispepsia yang dilakukan endoskopi. ditemukan @+$?5I pemderita mengalami dispepsia &ungsional$ Data"data penelitian dari luar negeri (uga menun(ukkan angka yang tidak terlalu berbeda$ KLASI+IKASI %astritis ada 0 kelompok yaitu gastritis akut dan gastritis kronik$ -etapi gastritis kronik bukan merupakan lan(utan dari gastritis akut. dan keduanya tidak saling berhubungan$ 5$%astritis akut Salah satu bentuk gastritis akut yang sering di(umpai di klinik ialah gastritis akut erosi&$%astritis akut erosi& adalah suatu peradangan mukosa lambung yang akut dengan kerusakan"kerusakan erosi&$ Disebut erosi& apabila kerusakan yang ter(adi tidak lebih dalam daripada mukosa muskularis$ 0$%astritis kronis %astritis kronis adalah suatu peradangan bagian permukaan mukosa lambung yang menahun 7Soeparman. 5222. hal : 5459$%astritis kronis adalah suatu peradangan bagian permukaan mukosa lambung yang berkepan(angan yang disebabkan baik oleh ulkus lambung (inak maupun ganas atau oleh bakteri heli'oba'ter pylori 7/runner dan Suddart. 0444. hal : 5@@9$ %astritis kronik dikelompokkan lagi dalam 0 tipe yaitu tipe 3 dan tipe /: a9 Dikatakan gastritis kronik tipe 3 7korpus9 (ika mampu menghasilkan imun sendiri$ -ipe ini dikaitkan dengan atropi dari kelen(ar lambung dan

5+

penurunan mukosa$ Penurunan pada sekresi gastrik mempengaruhi produksi antibodi$ 3nemia pernisiosa berkembang pada proses ini$ b9 %astritis kronik tipe / 7antrum9 lebih laBim$ -ipe ini dikaitkan dengan in&eksi heli'oba'ter pylori yang menimbulkan ulkus pada dinding lambung$ PATO6ENESIS 3da beberapa &aktor yang dapat menyebabkan kerusakan mukosa lambung. yaitu : 5$ 0$ 1$ Kerusakan mukosa barrier sehingga di&usi balik ion : meninggi$ Per&usi mukosa lambung yang terganggu$ !umlah asam lambung$ Faktor"&aktor tersebut biasanya tidak berdiri sendiri$ Misalnya stres &isik akan menyebabkan per&usi mukosa lambung terganggu. sehingga timbul daerah" daerah in&ark ke'il$ Di samping itu. sekresi asam lambung (uga terpa'u$ Mukosal barrier pada penderita stres &isis biasanya tidak terganggu$ :al inilah yang membedakannya dengan gastritis erosi& karena bahan kimia atau obat$ Pada gastritis re&luks. gastritis karena bahan kimia. obat. mukosal barrier rusak sehingga di&usi balik ion : meninggi$ Suasana asam yang terdapat pada lumen lambung akan memper'epat kerusakan mukosal barrier oleh 'airan usus$

5E

Pada umumnya patogenesis gastritis kronik belum diketahui$ %astritits kronik sering di(umpai bersama"sama dengan penyakit lain. misalnya anemia. penyakit 3ddison dan %ondok. anemia kekurangan besi idiopatik$ %astritis kronik antrum"pilorus hampir selalu terdapat bersamaan dengan ulkus lambung kronik$ /eberapa peneliti menghubungkan gastritis kronik &undus dengan proses imunologi$ :al ini didasarkan pada kenyataan kira"kira +4I serum penderita gastritis kronik &undus mempunyai antibodi terhadap sel parietalnya$ %astritis kronik antrum"pilorus biasanya dihubungkan dengan re&luks usus"lambung$ +AKTOR RISIKO
1. Pola Makan Menurut Payuk Farida /ali,ati 7044?9. ter(adinya gastritis dapat

disebabkan oleh pola makan yang tidak baik dan tidak teratur. yaitu &rekuensi makan. (enis. dan (umlah makanan. sehingga lambung men(adi sensiti& bila asam lambung meningkat$
a. Frekuensi Makan

5@

Frekuensi makan adalah (umlah makan dalam sehari"hari baik kualitati& dan kuantitati&$ Se'ara alamiah makanan diolah dalam tubuh melalui alat"alat pen'ernaan mulai dari mulut sampai usus halus$ Lama makanan dalam lambung tergantung si&at dan (enis makanan$ !ika rata"rata. umumnya lambung kosong antara 1"? (am$ Maka (ad,al makan ini pun menyesuaikan dengan kosongnya lambung 7Fk>iani. 04559$ Frang yang memiliki pola makan tidak teratur mudah terserang penyakit gastritis$ Pada saat perut harus diisi. tapi dibiarkan kosong. atau ditunda pengisiannya. asam lambung akan men'erna lapisan mukosa lambung. sehingga timbul rasa nyeri 7 ster. 04459$ Se'ara alami lambung akan terus memproduksi asam lambung setiap ,aktu dalam (umlah yang ke'il. setelah ?"+ (am sesudah makan biasanya kadar glukosa dalam darah telah banyak terserap dan terpakai sehingga tubuh akan merasakan lapar dan pada saat itu (umlah asam lambung terstimulasi$ /ila seseorang telat makan sampai 0"1 (am. maka asam lambung yang diproduksi semakin banyak dan berlebih sehingga dapat mengiritasi mukosa lambung serta menimbulkan rasa nyeri di seitar epigastrium 7/ali,ati. 044?9$ Kebiasaan makan tidak teratur ini akan membuat lambung sulit untuk beradaptasi$ !ika hal itu berlangsung lama. produksi asam lambung akan berlebihan sehingga dapat mengiritasi dinding mukosa pada lambung dan dapat berlan(ut men(adi tukak peptik$ :al tersebut dapat menyebabkan rasa perih dan mual$ %e(ala tersebut bisa naik ke kerongkongan yang menimbulkan rasa panas terbakar 7Nadesul. 044)9$ Produksi asam lambung diantaranya dipengaruhi oleh pengaturan se&alik. yaitu pengaturan oleh otak$ 3danya makanan dalam mulut se'ara re&leks akan merangsang sekresi asam lambung$ Pada manusia. melihat dan memikirkan makanan dapat merangsang sekresi asam lambung 7%anong 04459$
b. !enis Makanan$

!enis makanan adalah >ariasi bahan makanan yang kalau dimakan. di'erna. dan diserap akan menghasilkan paling sedikit susunan menu sehat dan seimbang$ Menyediakan >ariasi makanan bergantung pada orangnya. makanan tertentu dapat menyebabkan gangguan pen'ernaan. seperti halnya makanan pedas 7Fk>iani.

52

04559$ Mengkonsumsi makanan pedas se'ara berlebihan akan merangsang sistem pen'ernaan. terutama lambung dan usus untuk berkontraksi$ :al ini akan mengakibatkan rasa panas dan nyeri di ulu hati yang disertai dengan mual dan muntah$ %e(ala tersebut membuat penderita makin berkurang na&su makannya$ /ila kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas lebih dari satu kali dalam seminggu selama minimal + bulan dibiarkan terus"menerus dapat menyebabkan iritasi pada lambung yang disebut dengan gastritis 7Fk>iani. 04559$ %astritis dapat disebabkan pula dari hasil makanan yang tidak 'o'ok$ Makanan tertentu yang dapat menyebabkan penyakit gastritis. seperti buah yang masih mentah. daging mentah. kari. dan makanan yang banyak mengandung krim atau mentega$ /ukan berarti makanan ini tidak dapat di'erna. melainkan karena lambung membutuhkan ,aktu yang labih lama untuk men'erna makanan tadi dan lambat meneruskannya kebagian usus selebih"nya$ 3kibatnya. isi lambung dan asam lambung tinggal di dalam lambung untuk ,aktu yang lama sebelum diteruskan ke dalam duodenum dan asam yang dikeluarkan menyebabkan rasa panas di ulu hati dan dapat mengiritasi 7Iskandar. 04429$
c. Porsi Makan

Porsi atau (umlah merupakan suatu ukuran maupun takaran makanan yang dikonsumsi pada tiap kali makan$ Setiap orang harus makan makanan dalam (umlah benar sebagai bahan bakar untuk semua kebutuhan tubuh$ !ika konsumsi makanan berlebihan. kelebihannya akan disimpan di dalam tubuh dan menyebabkan obesitas 7kegemukan9$ Selain itu. Makanan dalam porsi besar dapat menyebabkan re&luks isi lambung. yang pada akhirnya membuat kekuatan dinding lambung menurun$ Kondisi seperti ini dapat menimbulkan peradangan atau luka pada lambung 7/ali,ati. 044?9$
2. Kopi

Menurut <arianto 704559. kopi adalah minuman yang terdiri dari berbagai (enis bahan dan senya,a kimiaD termasuk lemak. karbohidrat. asam amino. asam nabati yang disebut dengan &enol. >itamin dan mineral$ Kopi diketahui merangsang lambung untuk memproduksi asam lambung sehingga men'iptakan lingkungan yang lebih asam dan dapat mengiritasi lambung$

04

3da dua unsur yang bisa mempengaruhi kesehatan perut dan lapisan lambung. yaitu ka&ein dan asam 'hlorogeni'$ Studi yang diterbitkan dalam %astroenterology menemukan bah,a berbagai &aktor seperti keasaman. ka&ein atau kandungan mineral lain dalam kopi bisa memi'u tingginya asam lambung$ Sehingga tidak ada komponen tunggal yang harus bertanggung (a,ab 73nonim. 04559$ Ka&ein dapat menimbulkan perangsangan terhadap susunan sara& pusat 7otak9. sistem pernapasan. serta sistem pembuluh darah dan (antung$ Fleh sebab itu tidak heran setiap minum kopi dalam (umlah ,a(ar 75"1 'angkir9. tubuh kita terasa segar. bergairah. daya pikir lebih 'epat. tidak mudah lelah atau mengantuk$ Ka&ein dapat menyebabkan stimulasi sistem sara& pusat sehingga dapat meningkatkan akti>itas lambung dan sekresi hormon gastrin pada lambung dan pepsin$ :ormon gastrin yang dikeluarkan oleh lambung mempunyai e&ek sekresi getah lambung yang sangat asam dari bagian &undus lambung$ Sekresi asam yang meningkat dapat menyebabkan iritasi dan in&lamasi pada mukosa lambung 7Fk>iani. 04559$ !adi. gangguan pen'ernaan yang rentan dimiliki oleh orang yang sering minum kopi adalah gastritis 7peradangan pada lapisan lambung9$ /eberapa orang yang memilliki gangguan pen'ernaan dan ketidaknyamanan di perut atau lambung biasanya disaranakan untuk menghindari atau membatasi minum kopi agar kondisinya tidak bertambah parah 7<arianto. 04559$
3. -eh

:asil penelitian :iromi Shinya. MD$. dalam buku Q-he Mira'le o& nBymeR menemukan bah,a orang"orang !epang yang meminum teh kaya antioksidan lebih dari dua gelas se'ara teratur. sering menderita penyakit yang disebut gastritis$ Sebagai 'ontoh -eh :i(au. yang mengandung banyak antioksidan dapat membunuh bakteri dan memiliki e&ek antioksidan ber(enis poli&enol yang men'egah atau menetralisasi e&ek radikal bebas yang merusak$ Namun. (ika beberapa antioksidan bersatu akan membentuk suatu Bat yang disebut tannin$ -annin inilah yang menyebabkan beberapa buah dan tumbuh"tumbuhan memiliki rasa sepat dan mudah teroksidasi 7Shinya. 044@9$ -annin merupakan suatu senya,a kimia yang memiliki a&initas tinggi terhadap protein pada mukosa dan sel epitel mukosa 7selaput lendir yang melapisi lambung9$ 3kibatnya ter(adi

05

proses dimana membran mukosa akan mengikat lebih kuat dan men(adi kurang permeabel$ Proses tersebut menyebabkan peningkatan proteksi mukosa terhadap mikroorganisme dan Bat kimia iritan$ Dosis tinggi tannin menyebabkan e&ek tersebut berlebih sehingga dapat mengakibatkan iritasi pada membran mukosa usus 7Shinya. 044@9$ Selain itu apabila -annin terkena air panas atau udara dapat dengan mudah berubah men(adi asam tanat$ 3sam tanat ini (uga ber&ungsi membekukan protein mukosa lambung$ 3sam tanat akan mengiritasi mukosa lambung perlahan"lahan sehingga sel"sel mukosa lambung men(adi atro&i$ :al inilah yang menyebabkan orang tersebut menderita berbagai masalah lambung. seperti gastritis atro&i. ul'us pepti'. hingga mengarah pada keganasan lambung
4. #okok$

#okok adalah silinder kertas yang berisi daun tembakau 'a'ah$ Dalam sebatang rokok. terkandung berbagai Bat"Bat kimia berbahaya yang berperan seperti ra'un$ Dalam asap rokok yang disulut. terdapat kandungan Bat"Bat kimia berbahaya seperti gas karbon monoksida. nitrogen oksida. amonia. benBene. methanol. perylene. hidrogen sianida. akrolein. asetilen. bensaldehid. arsen. benBopyrene. urethane. 'oumarine. orto'resol. nitrosamin. nikotin. tar. dan lain" lain$ Selain nikotin. peningkatan paparan hidrokarbon. oksigen radikal. dan substansi ra'un lainnya turut bertanggung (a,ab pada berbagai dampak rokok terhadap kesehatan 7/udiyanto. 04549$ &ek rokok pada saluran gastrointdstinal antara lain melemahkan katup eso&agus dan pilorus. meningkatkan re&luks. mengubah kondisi alami dalam lambung. menghambat sekresi bikarbonat pankreas. memper'epat pengosongan 'airan lambung. dan menurunkan p: duodenum$ Sekresi asam lambung meningkat sebagai respon atas sekresi gastrin atau asetilkolin$ Selain itu. rokok (uga mempengaruhi kemampuan 'imetidine 7obat penghambat asam lambung9 dan obat"obatan lainnya dalam menurunkan asam lambung pada malam hari. dimana hal tersebut memegang peranan penting dalam proses timbulnya peradangan pada mukosa lambung$ #okok dapat mengganggu &aktor de&ensi& lambung 7menurunkan sekresi bikarbonat dan aliran darah di mukosa9. memperburuk peradangan. dan berkaitan

00

erat dengan komplikasi tambahan karena in&eksi :$ pylori$ Merokok (uga dapat menghambat penyembuhan spontan dan meningkatkan risiko kekambuhan tukak peptik 7/eyer. 044?9$ Kebiasaan merokok menambah sekresi asam lambung. yang mengakibatkan bagi perokok menderita penyakit lambung 7gastritis9 sampai tukak lambung$ Penyembuhan berbagai penyakit di saluran 'erna (uga lebih sulit selama orang tersebut tidak berhenti merokok 7Departemen Kesehatan #I. 04459$
5. Fbat"Fbatan$

Fbat"obatan yang sering dihubungkan dengan gastritis erosi& adalah aspirin dan sebagian besar obat anti in&lamasi non steroid 73INS9 7Suyono. 04459$ 3sam asetil salisilat lebih dikenal sebagai asetosal atau aspirin$ 3sam asetil salisilat merupakan obat anti in&lamasi nonsteroid 7F3INS9 turunan asam karboksilat deri>at asam salisilat yang dapat dipakai se'ara sistemik$ Fbat 3INS adalah salah satu golongan obat besar yang se'ara kimia heterogen menghambat akti>itas siklooksigenase. menyebabkan penurunan sintesis prostaglandin dan prekursor tromboksan dari asam arakhidonat$ Siklooksigenase merupakan enBim yang penting untuk pembentukkan prostaglandin dari asam arakhidonat$ Prostaglandin mukosa merupakan salah satu &aktor de&ensi>e mukosa lambung yang amat penting. selain menghambat produksi prostaglandin mukosa. aspirin dan obat antiin&lamasi nonsteriod tertentu dapat merusak mukosa se'ara topikal. kerusakan topikal ter(adi karena kandungan asam dalam obat tersebut bersi&at korosi& sehingga dapat merusak sel"sel epitel mukosa$ Pemberian aspirin dan obat antiin&lamasi nonsteroid (uga dapat menurunkan sekresi bikarbonat dan mukus oleh lambung. sehingga kemampuan &aktor de&ensi& terganggu$ !ika pemakaian obat"obat tersebut hanya sesekali maka kemungkinan ter(adinya masalah lambung akan ke'il$ -api (ika pemakaiannya dilakukan se'ara terus menerus atau berlebihan dapat mengakibatkan gastritis dan ulkus peptikum$ Pemakaian setiap hari selama minimal 1 bulan dapat menyebabkan gastritis
6. Stress

Stress merupakan reaksi &isik. mental. dan kimia dari tubuh terhadap situasi yang menakutkan. menge(utkan. membingungkan. membahayakan dan merisaukan seseorang$ De&inisi lain menyebutkan bah,a stress merupakan

01

ketidakmampuan mengatasi an'aman yang dihadapi mental. &isik. emosional. dan spiritual manusia. yang pada suatu saat dapat mempengaruhi kesehatan &isik manusia tersebut a9 Stress Psikis Produksi asam lambung akan meningkat pada keadaan stress. misalnya pada beban ker(a berat. panik dan tergesa"gesa$ Kadar asam lambung yang meningkat dapat mengiritasi mukosa lambung dan (ika hal ini dibiarkan. lama"kelamaan dapat menyebabkan ter(adinya gastritis$ /agi sebagian orang. keadaan stres umumnya tidak dapat dihindari$ Fleh karena itu. maka kun'inya adalah mengendalikannya se'ara e&ekti& dengan 'ara diet sesuai dengan kebutuhan nutrisi. istirahat 'ukup. olah raga teratur dan relaksasi yang 'ukup b9 Stress Fisik Stress &isik akibat pembedahan besar. luka trauma. luka bakar. re&luks empedu atau in&eksi berat dapat menyebabkan gastritis dan (uga ulkus serta pendarahan pada lambung$ Pera,atan terhadap kanker seperti kemoterapi dan radiasi dapat mengakibatkan peradangan pada dinding lambung yang selan(utnya dapat berkembang men(adi gastritis dan ulkus peptik$ Ketika tubuh terkena se(umlah ke'il radiasi. kerusakan yang ter(adi biasanya sementara. tapi dalam dosis besar akan mengakibatkan kerusakan tersebut men(adi permanen dan dapat mengikis dinding lambung serta merusak kelen(ar"kelen(ar penghasil asam lambung 73nonim. 04549$ #e&luks dari empedu (uga dapat menyebabkan gastritis$ /ile 7empedu9 adalah 'airan yang membantu men'erna lemak"lemak dalam tubuh$ =airan ini diproduksi oleh hati$ Ketika dilepaskan. empedu akan mele,ati serangkaian saluran ke'il dan menu(u ke usus ke'il$ Dalam kondisi normal. sebuah otot sphin'ter yang berbentuk seperti 'in'in 7pylori' >al>e9 akan men'egah empedu mengalir balik ke dalam lambung$ -api (ika katup ini tidak beker(a dengan benar. maka empedu akan masuk ke dalam lambung dan mengakibatkan peradangan dan gastritis$
7. 3lkohol

0?

3lkohol sangat berperangaruh terhadap makhluk hidup. terutama dengan kemampuannya sebagai pelarut lipida$ Kemampuannya melarutkan lipida yang terdapat dalam membran sel memungkinkannya 'epat masuk ke dalam sel"sel dan menghan'urkan struktur sel tersebut$ Fleh karena itu alkohol dianggap toksik atau ra'un$ 3lkohol yang terdapat dalam minuman seperti bir. anggur. dan minuman keras lainnya terdapat dalam bentuk etil alkohol atau etanol 73lmatsier. 04409$ Frgan tubuh yang berperan besar dalam metabolisme alkohol adalah lambung dan hati. oleh karena itu e&ek dari kebiasaan mengkonsumsi alkohol dalam (angka pan(ang tidak hanya berupa kerusakan hati atau sirosis. tetapi (uga kerusakan lambung$ Dalam (umlah sedikit. alkohol merangsang produksi asam lambung berlebih. na&su makan berkurang. dan mual. sedangkan dalam (umlah banyak. alkohol dapat mengiritasi mukosa lambung dan duodenum$ Konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak mukosa lambung. memperburuk ge(ala tukak peptik. dan mengganggu penyembuhan tukak peptik$ 3lkohol mengakibatkan menurunnya kesanggupan men'erna dan menyerap makanan karena ketidak'ukupan enBim pankreas dan perubahan mor&ologi serta &isiologi mukosa gastrointestinal 7/eyer 044?9$
8. In&eksi :eli'oba'ter pylori

:eli'oba'ter pylori adalah kuman %ram negati&. basil yang berbentuk kur>a dan batang$ :eli'oba'ter pylori adalah suatu bakteri yang menyebabkan peradangan lapisan lambung yang kronis 7gastritis9 pada manusia$ Sebagian besar populasi di dunia terin&eksi oleh bakteri :eli'oba'ter pylori yang hidup di bagian dalam lapisan mukosa yang melapisi dinding lambung$ <alaupun tidak sepenuhnya dimengerti bagaimana bakteri tersebut dapat ditularkan. namun diperkirakan penularan tersebut ter(adi melalui (alur oral atau akibat memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri ini$ In&eksi :eli'oba'ter pylori sering ter(adi pada masa kanak"kanak dan dapat bertahan seumur hidup (ika tidak dilakukan pera,atan$ In&eksi :eli'oba'ter pylori ini sekarang diketahui sebagai penyebab utama ter(adinya ulkus peptikum dan penyebab tersering ter(adinya gastritis $
9. Usia$

0)

Usia tua memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita gastritis dibandingkan dengan usia muda$ :al ini menun(ukkan bah,a seiring dengan bertambahnya usia mukosa gaster 'enderung men(adi tipis sehingga lebih 'enderung memiliki in&eksi :eli'oba'ter Pylory atau gangguan autoimun daripada orang yang lebih muda$ Sebaliknya. (ika mengenai usia muda biasanya lebih berhubungan dengan pola hidup yang tidak sehat$ Ke(adian gastritis kronik. terutama gastritis kronik antrum meningkat sesuai dengan peningkatan usia$ Di negara /arat. populasi yang usianya pada dekade ke"+ hampir @4I menderita gastritis kronik dan men(adi 544I pada saat usia men'apai dekade ke"E$ Selain mikroba dan proses imunologis. &aktor lain (uga berpengaruh terhadap patogenesis %astritis adalah re&luks kronik 'airan penereatotilien. empedu dan lisolesitin 7Suyono. 04459$ 6E-ALA KLINIS 5$ Perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat men(adi lebih baik atau lebih buru ketika makan 0$ Mual 1$ Muntah ?$ +$ Kehilangan selera makan -erasa penuh pada perut bagian atas setelah makan %astritis yang ter(adi tiba"tiba 7akut9 biasanya mempunyai ge(ala mual dan sakit pada perut bagian atas. sedangkan gastritis kronik yang berkembang se'ara bertahap biasanya mempunyai ge(ala seperti sakit yang ringan pada perut bagian atas dan terasa penuh atau kehilangan selera$ %astritis dapat menyebabkan pendarahan pada lambung. tapi hal ini (arang men(adi parah ke'uali bila pada saat yang sama (uga ter(adi borok/luka pada lambung$ Pendarahan pada lambung dapat menyebabkan muntah darah atau terdapat darah pada &e'es dan memerlukan pera,atan segera$ )$ Kembung E$ Kehilangan berat badan

0+

Sebagian besar penderita gastritis kronik tidak memiliki keluhan$ Sebagian ke'il sa(a yang mempunyai keluhan biasanya berupa : nyeri ulu hati. anoreksia. nausea. nyeri seperti ulkus peptik dan keluhan"keluhan anemia$ Pada pemeriksaan &isis sering tidak dapat di(umpai kelainan$ Kadang"kadang dapat di(umpai nyeri tekan midepigastrium yang ringan sa(a$ Pemeriksaan laboratorium (uga tidak banyak membantu$ Kadang"kadang dapat di(umpai anemia makrositik$ U(i 'oba 'iling tidak normal$ 3nalisis 'airan lambung kadang"kadang terganggu$ Dapat ter(adi aklorhidria$ Kadar gastrin serum meninggi pada penderita gastritis kronik &undus yang berat$ 3ntibodi terhadap sel parietal dapat di(umpai pada sebagian penderita gastritis kronik &undus$ DIA6NOSIS !ika seseorang merasakan nyeri pada perut sebelah atas disertai mual dan ge(alanya menetap maka dokter akan menduganya %astritis$ Dan bila seseorang didiagnosa terkena gastritis. biasanya dilan(utkan dengan pemeriksaan tambahan untuk mengetahui se'ara (elas penyebabanya$ Pemeriksaan tersebut meliputi : 5$ Pemeriksaan darah -es ini digunakan untuk memeriksa adanya antibakteri H.pylori dalam darah$ :asil tes yang positi& menun(ukkan bah,a pasien pernah kontak dengan bakteri pada suatu ,aktu dalam hidupnya. tapi itu tidak menun(ukkan bah,a pasien tersebut terkena in&eksi$ -es darah dapat (uga dilakukan untuk memeriksa anemia. yang ter(adi akibat pendarahan lambung akibat gastritis$ 0$ Pemeriksaan pernapasan -es ini dapat menentukan apakah pasien terin&eksi H.pylori atau tidak$ 1$ Pemeriksaan &e'es -es ini memeriksa apakah terdapat H.pylori dalam &e'es atau tidak$ :asil yang positi& dapat mengindikasikan ter(adinya in&eksi$ Pemeriksaan (uga dilakukan terhadap adanya darah dalam &e'es$ :al ini menun(ukkan adanya perdarahan pada lambung$ ?$ ndoskopi saluran 'erna bagian atas

0E

Dengan tes ini dapat terlihat adanya ketidaknormalan pada saluran 'erna bagian atas yang mungkin tidak terlihat dari sinar"S$ tes ini dilakukan dengan 'ara memasukkan sebuah selang ke'il yang &leksibel 7endoskop9 melalui mulut dan masuk ke dalam esophagus. lambung dan bagian atas usus ke'il$ -enggorokan akan terlebih dahulu dimatirasakan 7anestesi9 sebelum endoskop dimasukkan untuk memastikan pasien merasa nyaman men(alani tes ini$ !ika ada (aringan dalam saluran 'erna yang terlihat men'urigakan. dokter akan mengambil sedikit sampel 7biopsy9 dari (aringan tersebut$ Sampel itu kemudian akan diba,a ke laboratorium untuk diperiksa$ -es ini memakan ,aktu lebih kurang 04 sampai 14 menit$ Pasien biasanya tidak langsung disuruh pulang ketika tes ini selesai. tetapi harus menunggu sampai e&ek dari anestesi menghilang. lebih kurang satu atau dua (am$ :ampir tidak ada resiko akibat tes ini$ Komplikasi yang sering ter(adi adalah rasa tidak nyaman pada tenggorokan akibat menelan ondoskop$ )$ #onsen saluran 'erna bagian atas -es ini akan melihat adanya tanda"tanda gastritis atau penyakit pen'ernaan lainnya$ /iasanya akan diminta menelan 'airan barium terlebih dahulu sebelum dilakukan ronsen$ =airan ini akan melapisi saluran 'erna dan akan terlihat lebih (elas ketika dironsen PEN@E6A.AN 6ASTRITIS

0@

3gar kita terhindari dari penyakit gastritis. sebaiknya kita mengontrol semua Faktor risiko yang menyebabkan ter(adinya gastritis. dengan melakukan tindakan pen'egahan seperti diba,ah ini:

Makan yang teratur :indari alkohol Makan dalam porsi ke'il dan sering Menghindari stress Mengunyah 10 kali Menghindari rokok

PEN6O&ATAN:PENAN66ULAN6AN 5$ =ara Pera,atan %astritis a$ b$ '$ Ketika sedang sakit. makanlah makanan yang lembek yang mudah di'erna dan tidak merangsang asam lambung :indari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung. seperti makanan pedas. makanan yang asam. tinggi serat. Bat tepung :indari minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti teh kopi. alkohol d$ Makan se'ara teratur e$ &$ Minum obat se'ara teratur :indari stress &isik dan psikologis Pengobatan yang dilakukan terhadap %astritis bergantung pada

0$ Pemberian Fbat"obatan penyebabnya$ Pada banyak kasus %astritis. pengurangan asam lambung dengan bantuan obat sangat berman&aat$ 3ntibiotik untuk menghilangkan in&eksi$ Penggunaan obat"obatan yang mengiritasi lambung (uga harus dihentikan$ Pengobatan lain (uga diperlukan bila timbul komplikasi atau akibat lain dari %astritis$ Kategori obat pada %astritis adalah : a$ 3ntasid : menetalisir asam lambung dan menghilangkan nyeri b$ 3'id blo'ker membantu mengurang (umlah asam lambung yang diproduksi 02

'$ Proton pump inhibitor : menghentikan produksi asam lambung dan menghambat :$pylori$

14