Anda di halaman 1dari 20

PHYLUM CTENOPHORA

Phylum Ctenophora
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pengenalan ctenophora Ciri-ciri Ctenophora Struktur ctenophora Pencernaan ctenophora Reproduksi ctenophora Sejarah evolusi dan bioluminescences Pembagian ctenophora Peranan ctenophora

Pengenalan Phylum Ctenophora


Dalam dunia hewan terdapat golongan besar filum ctenophora, yang dalam istilah umumnya disebut ktenofor (ctenophore). Istilah Ctenophore berasal dari bahasa Yunani kuno, ctena = sisir dan phora = mempunyai atau memiliki. Jadi keseluruhannya berarti yang mempunyai sisir. Diberi nama demikian karena marga yang paling sering dijumpai, Pleurobranchia, dapat dicirikan dengan adanya delapan busur sisir yang dapat digetarkan untuk memungkinkannya bergerak. Busur sisir ini disebut juga pelat sisir (comb plates), merupakan silia (cilia) atau bulu getar yang telah menyatu dengan posisi membujur pada individu hewan itu. Karena itu pula ktenofor ini dalam bahasa inggris disebut secara populer comb jellies atau ubur-ubur sisir.

Mengenal ctenophora (lanjutan)

Mengenal ctenophora (lanjutan)


Ctenophora mempunyai penampilan yang bening, transparan, tak

berpigmen. Sebagian besar tubuhnya juga terdiri dari air, seperti halnya
ubur-ubur hingga sering dikelirukan dengan ubur-ubur. Perbedaan yang nyata antara lain karena ubur-ubur mempunyai sel penyengat (nematosis), sedangkan ctenophora tidak memilikinya. Nama populer yang diberikan pada ctenophora, khususnya untuk Pleurobranchia, adalah sea gooseberries karena bentuknya bulat seperti buah gooseberries atau sea walnut karena seperti buah kenari walnut .

Mengenal ctenophora (lanjutan)


Pleurobranchia dilengkapi dengan dua tentakel yang dapat dikerutkan masuk dalam kantong tentakel yang ada dalam tubuhnya. Namun tentakel dapat dijulurkan panjang keluar melambai-lambai untuk menangkap mangsanya. Tentakelnya diliputi banyak sel-sel koloblast (colloblasts) yang menghasilkan lendir atau (mucus) yang amat lengket (sticky) untuk menangkap mangsanya. Meskipun ukurannya kecil (1-5 mm), hewan ini termasuk karnivora yang buas yang dapat memangsa berbagai zooplankton lainnya seperti kopepod, amfipod,atau berbagai larva invetebrata lainnya.mangsa yan telah terbawa oleh tentakel akan dibawa kearah mulut dengan mengerutkan tentakel,untuk selanjutnya ditelan dan dicerna.

Colloblasts
Gambar Colloblasts Batang tentakel yang elastis digunakan untuk menangkap mangsa - colloblasts berhenti merekat benang yang disentuh oleh batang. Beberapa spesies kekurangan tentakel dan tubuh yang ditaburi dengan colloblasts

Ciri-ciri Ctenophora
Adapun ciri-ciri dari ctenophora adalah sebagai berikut : 1. Berbentuk simetris biradial atau radial 2. Tubuh multiselular, sedikit jaringan, beberapa organ dan organella 3. Tubuh neniliki suatu cangkang dalam dan satu mulut dan

lubang anal

Ciri-ciri Ctenophora (lanjutan)


4. Berenang dengan piringan-piringan cilia 5. Reproduksi kebanyakan dengan hermafrodit, kadangkadang aseksual 6. Memiliki suatu jaringan saraf sub epiderma yang berkembang dengan baik

Ciri-ciri Ctenophora (lanjutan)


7. Memiliki tingkat larva yang berlainan yang mana adalah planktonik 8. Hidup dilingkungan perairan 9. Semuanaya karnivora

Struktur ctenophora
Permukaan tubuhnya mempunyai delapan jejer sisir seperti dayung Hampir sama dengan struktur cnidaria, medusa Cilia mempunyai seribu sisir dayung yang digunakan untuk berenang Kurang baik untuk diteliti karena sifatnya yang berubahubah

Pencernaan
Gambar ctenophora pencernaan

Ctenophora dan cnidarians yang lain memakan plankton Usus yang panjang menghubungkan ke seluruh tubuh; dari mulut ke mulut akhir Pori-pori anal berada pada aboral akhir

Reproduksi
Kebanyakan dari spesies ini adalah hermafrodit, artinya seekor hewan dapat menghasilkan sekaligus sel kelamin jantan (sperma) maupun sel kelamin betina (telur). Setelah dipijahkan, keduanya akan menyatu dalam proses pembuahan dan selanjutnya menjadi larva hingga menjadi dewasa.

Reproduksi (lanjutan)
Perkembangan dari telur yang dibuahi langsung, tidak ada perbedaan bentuk larva, dan anak-anak dari masing-masing kelompok umumnya menyerupai miniatur cydippids dewasa. Pada genus Beroe anak-anaknya seperti dewasa, tentakel kurang. Anak-anak ctenophora mampu mereproduksi sel telur dalam jumlah kecil dan sperma sampai mereka berukuran dewasa, dan yang dewasa memproduksi sel telur dan sperma selama mereka memiliki persediaan makanan. Jika kekurangan makanan, mereka akan berhenti memproduksi sel telur dan sperma lalu ukuran mereka akan menyusut.

Sejarah evolusi dan bioluminescences


Karakteristik Ctenophora Cnidarian

Tingkat perkembangan
Sistem pencernaan Nematocysts Colloblasts Seksual Musculature ciliation

Cydippids
Gastrovascular canals Tidak ada Ada Hermafrodit Dalam mesoglea Banyak sel

Planula
Gastrovascular canals Ada Tidak ada Gonochoristic Dalam gastrodermis Satu sel

Pembagian ctenophora
Banyak spesies yang hidup di laut bebas dan tidak dapat diteliti dengan baik - Penemuan baru menggunakan sub mersibles dan pembagian dari spesies yang dikumpulkan dan mengeliminasi spesies yang mudah rusak oleh jaring tarik Phylum ctenophora - Orde lobata - Orde beroida - Orde mnemiopsis

Orde lobata
Gambar orde lobata Orde lobata

Memiliki kelompok tentakel yang panjang Sifatnya elastis

Orde beroida
Gambar orde beroida Orde beroida

Kekurangan tentakel, mulut cuping Dapat mengkonsumsi mangsa dengan substansi yang luas.

Orde Mnemiopsis
Gambar mnemiopsis

Mempunyai ukuran yang lebih besar, sekitar 5-10 cm Pada waktu tertentu populasinya dapat meledak

Peranan ctenophora
Peranan dalam kehidupan manusia Menguntungkan : berbagai jenis karang dimanfaatkan sebagai hiasan rumah, sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang air laut, terumbu karang juga menjadi tempat berlindung dan berkembang biak beberapa jenis ikan. Merugikan : Ctenophora memakan larva larva ikan