Anda di halaman 1dari 23

TB Paru

Definisi
Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang termasuk ke dalam jenis bakteri tahan asam. Jenis bakteri ini memiliki kemampuan pertahanan diri yang tinggi dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sehingga dapat dalam kondisi inaktivasi (dormant) selama bertahun-tahun di dalam tubuh pejamu.

Etiologi
Infeksi

mycobacterium tbc dimulai dari inhalasi kuman ini melalui udara pernapasan dari orang yang menderita TB paru

Klasifikasi
Pembagian secara patologis : TB primer (Child hood tuberculosis) TB post primer (Adult tuberculosis) Pembagian secara aktifitas radiologis: TB paru aktif TB paru non aktif Quiesent (batuk aktif yang mulai sembuh) Pembagian menurut gambaran radiologis:
1.

Minimal lession

2.
3.

Moderate Advanced lession


Far advanced lession

Inhalasi Mycobacterium tuberculosis Fagositosis oleh

Kuman mati

makrofag alveolus paru


Kuman hidup berkembang biak Pembentukan fokus primer Penyebaran limfogen Penyebaran hematogen Kompleks primer Terbentuk imunitas seluler spesifik

Masa inkubasi (2-12 minggu)

Uji tuberkulin (+)

Sakit TB Komplikasi kompleks primer Komplikasi penyebaran hematogen Komplikasi penyebaran limfogen Meninggal Imunitas turun Reaktivasi / reinfeksi Sembuh

Infeksi TB

Imunitas optimal

Sakit TB
7

Kalender perjalanan penyakit Tuberkulosis primer


Kompleks Primer Sebagian besar sembuh sendiri (3-24 bulan) Pleural effusion (3-6 bulan

Erosi Bronkus (3-9 bulan) Meningitis TB Milier (dalam 12 bulan)

TB Tulang (dalam 3 tahun) TB Ginjal (setelah 5 tahun)

INFEKSI

HIPERSENSIVITAS

KEKEBALAN

1 tahun 2-12 minggu (6-8 minggu)

Risiko tertinggi untuk Risiko menurun Komplikasi Lokal dan Diseminasi


8

TB post primer
Kronis (bbrp bulan/tahun stlh infeksi primer) Orang Dewasa Daya tahan tubuh menurun Dimulai dari sarang dini (sarang pneumonic kecil) Biasanya disertai pleuritis Pembesaran kelenjar limfe jarang

Perbedaan tuberkulosis primer (TB anak) dengan tuberkulosis sekunder (TB dewasa/re-infeksi)
TB primer (TB anak) Lokasi Kelenjar limfe regional Dapat di semua bagian paru Membesar TB sekunder (TB dewasa) Apeks dan infra klavikuler Tidak

Penyembuhan
Penyebaran Hematogen

Perkapuran
Sering

Fibrosis
Jarang

TB Aktif
Infiltrat bygn berawan/noduler/bercak milier di segmen apical & post lobus atas & segmen sup. Lobus bwh paru. Densitas ringan-sedang.Batas tidak tegas Cavitas tu >1, batas tidak tegas,dikelilingi infiltrat, ukrn bermacam-macam.Bila lubang sangat kecil biasanya disebut residual cavity (Menunjukkan proses non aktif) Efusi pleura unilateral (umumnya) Pembesaran KGB dileher

TB Inaktif
Fibrosis tu. Segmen apical& atau post. Lobus atas &atau segmen sup. Lobus bwh paru Kalsifikasi Penebalan pleura Kavitas (-) Efusi pleura (-) Pembesaran KGB jarang sekali

Luasnya lesi
TB minimal: luas sarang-sarang yg kelihatan tdk melebihi daerah oleh garis median, apex & iga 2 depan; sarang-sarang soliter bisa berada di mana saja. Kavitas (-) Moderately Advanced TB: Luas sarangsarang yg bersifat bercak tdk melebihi luas satu paru, bila ada lubang < 4 cm. Kalau sifat bayangan sarang-sarang berupa awanawan yg menjelma mjd daerah konsolidasi homogen, luasnya < 1 lobus

Far Advanced TB: luas daerah yg dihinggapi oleh sarang-sarang melebihi kalsifikasi 2, jika ada lubang-lubang keseluruhan > 4 cm

Gejala Klinis
Demam (subfebris, kadang-kadang 40-41 C, seperti demam influensa. Batuk (kering, produktif, kadang-kadang hemoptoe (pecahnya pembuluh darah). Sesak napas, jika infiltrasi sudah setengah bagian paru. Nyeri dada, jika infiltrasi sudah ke pleura. Malaise, anoreksia, badan kurus, sakit kepala, meriang, nyeri otot, keringat malam

Kompleks primer (lengkap, bentuk halter = pembesaran kelenjar dan fokus perifer)

Kompleks primer (hanya hilus kanan membesar)

TB primer disertai pleuritis atau atelektasis (epituberkulosis)

TB Milier

TB Primer dengan Efusi Pleura

Konsolidasi (pneumonia) TB

Bronkiektasis TB