Anda di halaman 1dari 11

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

MINGGU KE 3

MENGEDIT OBJEK BAGIAN I

Menggambar dalam aplikasi AutoCAD tidak selalu diartikan sebagai membuat gambar dengan perintah-perintah khusus menggambar. Namun, dapat juga dibuat dengan menggunakan perintah-perintah edit. Sebagai contoh, mungkin saja seseorang menggambar denah lengkap dengan hanya bermodalkan dua bua garis, yakni garis horizontal dan garis ertikal. !edua garis tersebut kemudian di-o""set dengan jarak-jarak tertentu, sehingga menghasilkan beberapa garis. #aris-garis tersebut kemudian diedit lebih lanjut dengan menggunakan perintah-perintah edit, sehingga dihasilkan gambar denah yang lengkap. $ntuk itu, kita dapat mulai membuat gambar dan menggunakan perintah-perintah edit berikut ini % 1. Perintah Offset &erintah '((S)* dipergunakan untuk memperbanyak objek secara paralel dengan jarak yang dapat diatur. *erdapat dua metode &engaturan jarak dalam perintah '((S)*, yaitu pemasukan nilai jarak baku dan pemasukan nilai berdasarkan jauhnya pengklikan +through,. Dalam pemasukan nilai baku, maka jarak peng-o""setan adalah berdasarkan nilai yang diberikan ini, sedangkan pada metode through jarak peng-o""set-an adalah jarak pengklikan yang dilakukan, jadi si"at dari metode through adalah bebas. Dalam menggunakan perintah '((S)* ini, objek yang dapat diperbanyak hanya bersi"at satuan, tidak dapat memperbanyak objek berdasarkan kelorn, pok. Adapun objek yang dapat dilakukan peng-o""set-an antara lain, garis, busur, lingkaran, polyline, dan lain-lain.

*oolbar Simbol #roup

Perintah baris

-aris Menu

!eterangan

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

Modi"y

'((S)*

Modi"y.'((S )*

$ntuk

memperbanyak

objek secara paralel

Contoh % a. '""set dengan metode jarak baku. $ntuk contoh pertama penggunaan perintah '((S)* adalah meng-o""set garis pada di ba/ah ini sebelum sejauh 01 ke arah sisi atas. &anjang garis tersebut adalah 211 yang dibuat menggunakan perintah 34N). command: OFFSET specify offset distance or [Through] <Through>: 30 Select object to offset or <exit>: Specify point on side to offset: !li!"#$ !li!"%$

56 01 52 S)-)3$M &7'S)S S)S$DA8

b. '""set dengan metode jarak tergantung pengklikan +through, command: &''S(T Specify offset distance or [Through] <30)0000>: T Select object to offset or <exit>: Specify through point: !li! "#$

!li! "%$ *

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

56

52 S)-)3$M &7'S)S S)S$DA8

2. Perintah Trim &erintah *74M dipergunakan untuk memotong suatu objek terhadap objek lain yang menyilang pada objek tersebut. &emotongan dilakukan pada sisi yang diinginkan dari persilangan dua objek tersebut. Dalam melakukan pemotongan menggunakan perintah *74M penentuan objek pembatas +objek pertama, perlu dilakukan baru kernudian objek kedua yang melintasi objek pertama tersebut yang ingin dipotong.

Select objects:
52 56

(nter$

command: T+,Select cutting edges ))) Select objects: !li!x#,$

Select objects: (nter$ atau !li! !anan Select objects to trim or project.(dge./ndo$ : 0li! "%$

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

*oolbar Simbol #roup Modi"y

Perintah baris *74M !mman"

-aris Menu Modi"y.*74 M $ntuk

!eterangan memotong suatu

objek dengan objek lain.

3. Perintah E#ten" &erintah )5*)ND dipergunakan untuk memanjangkan suatu objek hingga mencapai batas suatu objek tertentu. Dalam menggunakan perintah )5*)ND untuk memanjangkan objek, Anda harus menentukan objek pembatas, di mana objek yang akan dipanjangkan sampai pada objek tersebut, selanjutnya baru menentukan objek yang ingin dipanjangkan. Adapun objek-objek yang dapat dipanjangkan adalah seperti garis, busur, lingkaran, 9line, dan lain-lain.

*oolbar Simbol #roup Modi"y

Perintah baris *74M !mman

-aris Menu Modi"y.)9te nd $ntuk

!eterangan memanjangkan

suatu objek sampai batas objek tertentu.

52

56

1ommand : ("T(23 1urrent settings: 4rojection5/1S (dge52one

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

Select boundary edges ))) Select objects: !li! "#$

Select objects: (nter$ atau !li! !anan Select objects to extend or project.(dge./ndo$ : 0li! "%$ Select objects to extend or project.(dge./ndo$ : (nter$

$. Perintah %i&&et &erintah (433)* dipergunakan untuk membulatkan ujung pertemuan dua objek. Dalam membulatkan ujung pertemuan, Anda mutlak terlebih dahulu menentukan -esar radius pembulatan objek. Selain dapat membulatkan ujung pertemuan dua objek yang independen, perintah (433)* juga dapat membulatkan ujung objek polyline, di mana dalam membulatkan ujung objek polyline akan dilakukan serempak terhadap setiap pertemuan objek-objek dalam polyline.

*oolbar Simbol #roup Modi"y

Perintah baris (illet !mman"

-aris Menu Modi"y.(ille t

!eterangan $ntuk membulatkan ujung pertemuan 6 objek.

56

52

1ommand: ',66(T

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

1urrent settings: -ode 5 T+,-* +adius 5 70)0000 Select first object or [4olyline.+adius.Trim]: r Specify fillet radius <70)0000>: 2 Select first object or [4olyline.+adius.Trim]: !klik "#$ Select second object: !%lik "2$

Catatan % -ila garis yang terhubung ingin menciptakan sudut yang menyiku :1 derajat. &ada tahap speci"y "illet radius, ketik angka 1. &erintah mengetik ;r< dan menulis angka radius dilakukan sekali saja, apabila anda ingin melakukan "illet lagi dengan hasil sudut sama dengan hasil sebelumnya, jadi setelah command % ketik "illet, anda langsung klik kedua garis yang ingin disambung.

'. Perintah (!&i" &erintah S'34D dipergunakan untuk membuat objek polygon yang padat terisi penuh. 'bjek polygon dibuat dengan menentukan titik-titik pembentuk. -agian dalam dari objek polygon tersebut akan terisi penuh. 1ommand: S&6,3 Specify first point: !li! "l$ Specify second point: !li! "%$ Specify third point: !li! "3$

Specify fourth point or <exit>: 0li! "8$ Specify third point: (nter$

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

X1

X3

X3

X4

S)-)3$M

S)S$DA8

). Perintah MO*E Mo e digunakan untuk memindahkan satu atau sekelompok objek dari posisi a/al ke posisi lain.

Simbol

#roup Modi"y

Perintah baris M'=) !mman"

-aris Menu Modi"y.Menu

!eterangan $ntuk memindahkan satu atau sekelompok objek.

a. M'=) dengan bantuan polar. &ada proses ini pemindahan objek dilakukan dengan bantuan koordinat polar, parameter yang digunakan adalah jarak dan arah +derajat,. Contoh% !mman"+ M!,e Select obje! : !li! obje! !ota!$ Select obje! : enter$ Specify basepoint 99999: !li! sembarang$

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

Specify second point of 99)): :70<0

>1 b. M'=) dengan bantuan objek snaps. 1ommand: -o;e Select obje! : !li! obje! !ota!$ Select obje! : enter$ Specify basepoint 99999: !li! !#$ Specify second point of 99)): !li! !%$ !2 !6

-. Perintah !./ &erintah C'&? dipergunakan untuk memperbanyak satu objek atau sekelompok objek. Dalam memperbanyak objek menggunakan perintah C'&?, pertama-tama Anda harus menentukan terlebih dahulu objek yang akan dikopi, setelah itu Anda tentukan titik tumpu +base point,, dan terakhir arah ke mana objek akan dikopi. *erdapat dua metode pengkopian menggunakan perintah C'&?, yaitu peng kopian tunggal dan pengkopian ganda, di mana pada pengkopian tunggal Anda hanya

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

dapat membuat satu duplikasi objek saja, sedangkan pada pengkopian ganda Anda dapat membuat duplikasi objek sebanyak mungkin tanpa batas. *oolbar Simbol #roup Modi"y -aris Menu Modi"y.cop y !eterangan $ntuk memperbanyak satu atau sekelompok objek

Perintah baris copy !mman"

Contoh% $ntuk contoh pengkopian objek menggunakan perintah C'&? akan diberikan kedua metode yang ada, yaitu pengkopian tunggal dan pengkopian ganda. a. pengkopian tunggal $ntuk contoh pengkopian metode pengkopian tunggal adalah objek lingkaran #ambar di ba/ah-sebelum yang akan dikopi ke arah kanan sejauh 211. 4kuti langkah berikut untuk cara pengerjaannya.

211

Sebelum

Sesudah

1ommand : 1&4< Select object : !li! obje! ling!aran$

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

Select obje! : (nter$ Specify base point) &r 999): 0li! sembarang$ Specify second point of 99))): :#00<0

b. &engkopian ganda. $ntuk contoh kedua, yaitu akan dibuat duplikasi objek lingkaran seperti terlukis pada #ambar di ba/ah ini-sebelum sebanyak dua kali, yaitu ke arah kanan dan ke arah atas masing-masing sejauh 211.

211
211

Sebelum

Sesudah

1ommand : 1&4< Select object : !li! obje! ling!aran$ Select obje! : (nter$ Specify base point) &r 999): Specify second point of 99))): :#00<0

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN

Program Studi Teknik Sipil FTSP

UNIVERSITAS MERCUBUANA

Specify second point of 99))): :#00<=0 Specify second point of 99))): (nter$

&usat &engembangan -ahan Ajar - $M-

Tomy Hendarman, ST KONSTRUKSI BANGUNAN