Anda di halaman 1dari 19

Sistem Hukum dan Peradilan Nasional

Nama Npm Prodi

: Fauziyah Khoerunisa : 12411733010 ! : "lmu pemerintahan S1 #pa$i%

Fakultas ilmu sosial dan politik &ni'ersitas sin$aper(an$sa 2012

Kata Pengantar
Pu)i syukur saya pan)atkan kehadirat *llah S+,+- atas limpahan rahmat dan hidayah. Nya/ sehin$$a saya dapat menyelesaikan makalah tentan$ Sistem hukum dan Peradilan Nasional+ Penulisan makalah ini untuk memenuhi tu$as Pen$antar ilmu hukum dalam pem(ahasan materi Sistem hukum dan peradilan Nasional+ Penulisan makalah ini dilaksanakan (im(in$an dari (er(a$ai pihak Saya menyadari (ah0a dalam pem(uatan makalah ini masih (anyak kekuran$an dan )auh dari kesempurnaan+ 1leh karen itu/ saya men$harapkan kritik dan saran yan$ (ersi2at mem(an$un+

Kara0an$/ 3 )anuari 2013

Penulis

Kata pen$antar ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++i 4a2tar isi +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ii 5a( " Pendahuluan 1+1 latar (elakan$ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++1 1+2 -u)uan +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++1 1+3 6an2aat Pem(ahasan+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++2 1+4 7umusan 6asalah +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++2 5a( "" Pem(ahasan 2+1 Pen$ertian Sistem hukum +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++2 2+2 Sistem Peradilan Nasional ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++3 2+3 Kekuasaan Kehakiman ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++10 5a( """ Penutup 3+1 Kesimpulan +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++13 3+2 Saran +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++13

5a( 1 Pendahuluan
1+1 8atar 5elakan$
Hukum di "ndonesia merupakan 9ampuran dari sistem hukum hukum :ropa/ hukum *$ama dan hukum *dat+ Se(a$ian (esar sistem yan$ dianut/ (aik perdata maupun pidana/ (er(asis pada hukum :ropa kontinental/ khususnya dari 5elanda karena aspek se)arah masa lalu "ndonesia yan$ merupakan 0ilayah )a)ahan den$an se(utan Hindia 5elanda #Nederlands9h. "ndie%+ Hukum *$ama/ karena se(a$ian (esar masyarakat "ndonesia men$anut "slam/ maka dominasi hukum atau Syari;at "slam le(ih (anyak terutama di (idan$ perka0inan/ kekeluar$aan dan 0arisan+ Selain itu/ di "ndonesia )u$a (erlaku sistem hukum *dat/ yan$ merupakan penerusan dari aturan.aturan setempat dari masyarakat dan (udaya.(udaya yan$ ada di 0ilayah Nusantara+ Pengertian sintem hukum sendiri yaitu 6enurut Kamus 5esar 5ahasa "ndonesia/ sistem adalah peran$kat unsur yan$ se9ara teratur salin$ (erkaitan sehin$$a mem(entuk suatu totalitas+ Hukum merupakan peraturan didalam ne$ara yan$ (ersi2at men$ikat dan memaksa setiap 0ar$a Ne$ara untuk menaatinya+ <adi/ sistem hukum adalah keseluruhan aturan tentan$ apa yan$ seharusnya dilakukan dan apa yan$ seharusnya tidak dilakukan oleh manusia yan$ men$ikat dan terpadu dari satuan ke$iatan satu sama lain untuk men9apai tu)uan+

1+2 -u)uan
6akalah ini di(uat memenuhi tu$as mata pela)aran Pen$antar "lmu Hukum+ 6akalah ini di(uat untuk menam(ah 0a0asan tentan$ Sistem Hukum dan Peradilan di "ndonesia+

1 1+3 7umusan 6asalah


*pa hakikat dan karakteristik Sistem hukum di "ndonesia=

*pa sa)a susunan (adan.(adan peradilan di "ndonesia= 5a$aimana memahami kekuasaaan kehakiman=

1+4 6an2aat Pem(ahasan


6emahami hakikat dan karakteristik Sistem hukum di "ndonesia+ 6emahami perkem(an$an sistem hukum di "ndonesia+ 6emahami susunan dan kekuasaan (adan.(adan peradilan di "ndonesia+ 6emahami kekuasaan kehakiman+

5a( "" Pem(ahasan


2.1 Pengertian Sistem hukum
Sistem 5erasal dari (ahasa >unani ?systema@ yan$ dapat diartikan se(a$ai keseluruhan yan$ terdiri dari ma9am.ma9am (a$ian+ Pro2+ Su(ekti/ SH menye(utkan sistem adalah suatu susunan atau tatanan yan$ teratur/ suatu keseluruhan yan$ terdiri atas (a$oan.(a$ian yan$ (erkaitan satu sama lain/ tersusun menurut suatu ren9ana atau pola/ hasil dari suatu penulisan untul men9apai suatu tu)uan@+ 4alam suatu sistem yan$ (aik tidak (oleh terdapat suatu pertentan$an antara (a$ian. (a$ian+ Selain itu )u$a tidak (oleh ter)adi duplikasi atau tumpan$ tindih diantara (a$ian.(a$ian itu+ Suatu sistem men$andun$ (e(erapa asas yan$ men)adi pedoman dalam pem(entukannya+

2
4apat dikatakan (ah0a suatu sistem tidak terlepas dari asas.asas yan$ mendukun$nya+ &ntuk itu hukum adalah suatu sistem artinya suatu susunan atau tatanan teratur dari aturan. aturan hidup/ keseluruhannya terdiri (a$ian.(a$ian yan$ (erkaitan satu sama lain+

4apat disimpulkan (ah0a sistem hukum adalah kesatuan utuh dari tatanan-tatanan yang terdiri dari bagian-bagian atau unsur-unsur yang satu sama lain saling berhubungan dan berkaitan secara erat.untuk men9apai suatu tu)uan kesatuan terse(ut perlu ker)a sma antara (a$ian.(a$ian atau unsur.unsur terse(ut menurut ren9ana dan pola tertentu+

Pem(a$ian Hukum itu sendiri di $olon$kan dalam (e(erapa )enis :


Berdasarkan Wujudnya

. Hukum tertulis/ yaitu hukum yan$ dapat kita temui dalam (entuk tulisan dan di9antumkan dalam (er(a$ai peraturan ne$ara/ Si2atnya kaku/ te$as 8e(ih men)amin kepastian hukum San$si pasti karena )elas tertulis Aont: &&4/ &&/ Perda . Hukum tidak tertulis/ yaitu hukum yan$ masih hidup dan tum(uh dalam keyakinan masyarakat tertentu #hukum adat%+ *lam praktik ketatane$araan hukum tidak tertulis dise(ut kon'ensi #Aontoh: pidato kene$araan presiden setiap tan$$al 1! *$ustus% Berdasarkan Ruang atau Wilayah Berlakunya

. Hukum lokal/ yaitu hukum yan$ hanya (erlaku di daerah tertentu sa)a #hukum adat 6an$$arai. Flores/ hukum adat :nde 8io.Flores/ 5atak/ <a0a 6inan$ka(au/ dan se(a$ainya+ . Hukum nasional/ yaitu hukum yan$ (erlaku di ne$ara tertentu #hukum "ndonesia/ 6alaysia/ 6esir dan se(a$ainya%+ . Hukum internasional/ yaiu hukum yan$ men$atur hu(un$an antara dua ne$ara atau le(ih #hukum peran$/ hukum perdata internasional/ dan se(a$ainya%+ Berdasarkan Waktu yang Diaturnya

. Hukum yan$ (erlaku saat ini (ius constitutum)B dise(ut )u$a hukum positi2 . Hukum yan$ (erlaku pada 0aktu yan$ akan datan$ (ius constituendum)+ 4an . Hukum asasi #hukum alam%+

6enurut si2atnya/ hukum dapat di(a$i dalam:


1% Hukum yan$ memaksa 2% Hukum yan$ men$atur #hukum pelen$kap%

6enurut isinya maka hukum dapat di$olon$kan dalam 2 hal:

a. Hukum Publik >aitu aturan yan$: men$atur hu(un$an antara Ne$ara den$an 0ar$a Ne$ara dan hu(un$an antar 0ar$a Ne$ara yan$ menyan$kut kepentin$an umum+ Hukum pu(li9 men9akup : 1+ Hukum -ata Ne$ara 6en$atur tentan$ Ne$ara dan perlen$kapannya #struktur ketatane$araan% 2+ Hukum -ata &saha Ne$ara 6en$atur 9ara ker)a dari alat.alat Ne$ara dalam men)alankan tu$asnya 3+ Hukum Pidana *turan hukum yan$ men$atur per(uatan apa yan$ (oleh dan tidak (oleh (esarta san$siChukuman (a$i pelan$$ar+ 5uku yan$ men$atur hukum pidana dise(ut K&HP#kita( undan$.undan$ hukum pidana%+ "sinya (erupa aturan dan san$si (a$i pelan$$arnya+ 1leh se(a( itu dise(ut )u$a hukum material 4+ Hukum *9ara aturan yan$ (erisi tata9ara penyelesaian pelan$$aran hukum pidana di pen$adilan ataupun tata 9ara penan$kapan+ 5ukunya dise(ut den$an K&H*P#kita( undan$.undan$ hukum a9ara pidana%+Hukum ini men)adi pedoman (a$i polisi/ )aksa dan hakim dalam men)alankan tu$asnya+ 4ise(ut )u$a den$an hukum 2ormal+ b. Hukum Privat *dalah keseluruhan hukum yan$ men$atur hu(un$an antar 0ar$a Ne$ara yan$ menyan$kut kepentin$an pri(adi atau perseoran$an+ <adi kepentin$an yan$ diatur adalah masalah pri(adi 6eliputi :

1+ Hukum Perdata 6en$atur hu(un$an perseoran$an yan$ (ersi2at pri(adi/ mis : per9eraian 2+ Hukum da$an$ 6en$atur hu(un$an yan$ terkait den$an perda$an$an 3+ Hukum adat 6en$atur hu(un$an hukum yan$ menyan$kut persoalan adat istiadat D Hukum di(uat oleh pen$uasa #4P7 den$an Pemerintah%+ Kapan hukum mulai (erlaku= a+ Sesuai den$an tan$$al yan$ telah ditentukan dalam && terse(ut (+ <ika tidak dise(ut tan$$alnya/ maka && mulai (erlaku 30 hari sesudah diundan$kannya untuk 0ilayah <a0a dan 6adura dan 100 hari untuk 0ilayah lain di "ndonesia+ Setelah (atas 0aktu terle0ati/ maka kepada setiap 0ar$a Ne$ara dian$$ap sudah men$etahui dan akan di(eri san$si apa(ila melan$$arnya+

2.2 Sistem Peradilan Nasi nal


4i "ndonesia untuk mene$akkan keadilan di(entuklah lem(a$a peradilan+ 8em(a$a ini di(entuk untuk menyelesaikan permasalahan hukum sesuai den$an (idan$nya+ 6enurut Kamus 5esar 5ahasa "ndonesia/ peradilan adalah se$ala sesuatu men$enai perkara pen$adilan+ Nasional adalah (ersi2at ke(an$saan/ (erkenaan atas (erasal dari (an$sa sendiri/ meliputi suatu (an$sa+ <adi/ peradilan nasional adalah se$ala sesuatu men$enai perkara pen$adilan yan$ (ersi2at ke(an$saan atau se$ala sesuatu men$enai perkara pen$ailan yan$ meliputi suatu (an$sa/ dalam hal ini adalah (an$sa "ndonesia+ 4en$an demikian/ yan$ dimaksud disini adalah sistem hukum "ndonesia dan peradilan ne$ara "ndonesia yan$ (erdasarkan pada Pan9asila dan &&4 1 43/ yaitu sistem hukum dan peradilan nasional yan$ (erdasar nilai.nilai dari sila.sila Pan9asila+ Peradilan nasional (erdasarkan pada Pasal 24 dan Pasal 23 &&4 1 43+ untuk menyelen$$arakan peradilan $una mene$akkan hukum dan keadilan di(entuk kekuasaan kehakiman yan$ merdeka+

4alam hal ini dipe$an$ oleh 6ahkamah *$un$ dan peradilan lain/ adapun lem(a$a.lem(a$a dalam peradilan+ !.Peradilan tingkat "usat *da 2 (adan peradilan tertin$$i di "ndonesia yaitu: 1+ 6ahkamah *$un$+ 6erupakan (adan peradilan tertin$$i di "ndonesia den$an tu$as dan 0e0enan$: . 6enyelesaikan perkara pidana di tin$kat kasasi . 6en$u)i semua peraturan yan$ le(ih rendah dari && apakah (ertentan$an atau tidak den$an peraturan yan$ le(ih tin$$i 2+ 6ahkamah Konstitusi 6erupakan (adan peradilan khusus yan$ (ertu$as men$u)i peraturan dari && ke atas apakah (ertentan$an atau tidak den$an &&4 43 B. Peradilan tingkat #mun 1+ Pen$adilan ne$eri #PN% 6erupakan (adan pen$adilan terendah/ (erada di setiap ka(upatenCkota di seluruh "ndonesia+ Seoran$ terdak0a akan diadili di ka(upaten dimana dia melakukan tindak ke)ahatan / diadili di PN setempat+ 5a$i terdak0a yan$ tidak terima den$an 'onis hakim di tin$kat PN/ dapat men$a)ukan (andin$ ke pen$adilan yan$ le(ih tin$$i di tin$kat pro'insi #P-% peristi0a ini dikenal den$an ?naik (andin$@ 2+ Pen$adilan -in$$i #P-% 6erupakan pen$adilan di tin$kat pro'insi+ 6enyelesaikan permasalahan yan$ dia)ukan oleh terpidana yan$ tidak terima atas 'onis di tin$kat se(elum #PN%+ <ika si terpidana tetap tidak mau terima atas 'oni di tin$kat (andin$ ini/ dia masih (isa men$a)ukan upaya hukum di tin$kat pusat #6*% yan$ dikenal den$an nama ?kasasi@ 3+ 6ahkamah *$un$ #6*% 6enyelesaikan permasalahan hukum yan$ ter)adi di tin$kat kasasi+ *pa(ila masih )u$a ditolak/ maka si terpidana masih (isa melakukan 2 upaya hukum la$i di tin$kat ini yaitu:

E Penin)auan Kem(ali #PK% 5isa dia)ukan (ila terpidan tetap merasa tidak (ersalah den$an menun)ukkan (ukti (aru yan$ (elum pernah diun$kap se(elumnya di pen$adilan+ Kemun$kinan yan$ ter)adi adalah (e(as murni atau ditolak+ E Frasi *pa(ila terpidana men$aku (ersalah/ minta ampun pada presiden selaku kepala Ne$ara+ Kemun$kinan yan$ ter)adi dikuran$i hukuman atau tetap+ $. Peradilan %ata #saha Negara Pen$adilan yan$ di(entuk untuk menyelesaikan permasalahan terhadap sen$keta tata usaha Ne$ara+ 6eliputi 1+ Pen$adilan -ata &saha Ne$ara 6enyelesaikan permasalahan hukum 4i tin$kat ka(upatenCkota 2+ Pen$adilan -in$$i -ata &saha Ne$ara 6enyelesaikan permasalahan ?naik (andin$@ perkara tata usaha ne$ara 4i tin$kat pro'insi+ D. Peradilan !gama Peradilan yan$ di(entuk untuk menyelesaikan permasalahan perdata (a$i masyarakat (era$ama islam/ msalnya masalah per9eraian+ 6eliputi: 1+ Pen$adilan *$ama #P*% 6enyelesaikan permasalahan hukum 4i tin$kat ka(upatenCkota+ 2+ Pen$adilan -in$$i *$ama 6enyelesaikan permasalahan ?naik (andin$@ perkara perdata 4i tin$kat pro'insi+ &. Peradilan 'iliter Peradilan yan$ di(entuk untuk menyelesaikan permasalahan hukum yan$ dilakukan oleh an$$ota militer+ -erdiri dari : 1+ Pen$adilan 6iliter 6enyelesaikan permasalahan hukum dilakukan oleh militer pan$kat kapten ke 5a0ah+

2+ Pen$adilan 6iliter -in$$i 6enyelesaikan permasalahan hukum dilakukan oleh militer pan$kat 6ayor ke 5a0ah+ <u$a (isa untuk men$adili an$$ota militer yan$ ?naik (andin$@ dari tin$kat di (a0ahnya 3+ Pen$adilan 6iliter &tama 6enyelesaikan permasalahan hukum yan$ dilakukan oleh terdak0a yan$ masih tidak puas den$an hukuman yan$ sudah di)atuhkan di tin$kat pen$adilan militer tin$$i+ <u$a memutuskan perselisihan tentan$ 0e0enan$ men$adili antar pen$adilan militer yan$ (erlainan+ (. Peradilan Pajak. Peradilan yan$ di(entuk untuk menyelesaikan permasalahan hukum yan$ dilakukan oleh para 0a)i( pa)ak ). K misi *udisial 8em(a$a khusus yan$ di(entuk untuk men$a0asi perilaku hakim dan men$usulkan nama 9alon hakim *$un$+

Selain lem(a$a peradilan nasional adapun Peran 8em(a$a.8em(a$a Pene$ak Hukum di


"ndonesia a+ Kepolisian -u$as utamanya adalah men)a$a keamanan dan keterti(an di masyarakat/ melindun$i/ men$ayomi/ melayani masyarakat dan mene$kkan hukum+ Se(a$ai aparat hukum polisi dapat men)alakan 2un$sinya se(a$ai penyelidik dan penyidik+ Polisi )u$a (er0enan$ untuk menan$kap oran$ yan$ didu$a melakukan tindak ke)ahatan+ Hasil pemeriksaaan yan$ dilakukan oleh polisi terhadap pelaku tindak 9riminal dis(ut den$an 5*P #(erita a9ara pemeriksaan% yan$ akan diserahkan kepada ke)aksaan+ D Kepolisian Ne$ara diatur oleh && No+ 2 -ahun 2002+ tu$as pokok kepolisian Ne$ara 7epu(lik "ndonesia adalah:

1% memelihara keamanan dan keterti(an masyarakat 2% mene$akkan hukum/ dan 3% mem(erikan perlindun$an/ pen$ayoman/ dan pelayanan kepada mayarakat+ &ntuk melaksanakan tu$asnya/ kepolisian antara lain (er0enan$: 1% menerima laporan dan pen$aduan 2% menyelesaikan perselisihan 0ar$a masyarakat yan$ dapat men$an$$u keterti(an umum 3% men9e$ah dan menan$$ulan$i tum(uhnya penyakit masyarakat+ 5+ Ke)aksaan Ke)aksaan 7epu(lik "ndonesia diatur oleh && No+ 1! -ahun 2004/ yan$ dalam undan$.undan$ itu dise(utkan (ah0a diselen$$arakan oleh Ke)aksaan *$un$/ Ke)aksaan -in$$i dan Ke)aksaan Ne$eri+ Ke)aksaan adalah alat ne$ara se(a$ai pene$ak hukum yan$ )u$a (erperan se(a$ai penuntut umum dalam perkara pidana+ <aksa adalah alat yan$ me0akili rakyat untuk menuntut seseoran$ yan$ melan$$ar hukum pidana maka sise(ut penuntut umum yan$ me0akili umum+ ke)aksaan merupakan aparat Ne$ara yan$ (ertu$as : 1+ &ntuk melakukan penuntutan terhadap pelan$$aran tindak pidana di pen$adilan+ 4i sini )aksa melakukan penuntutan atas nama kor(an dan masyarakat yan$ merasa diru$ikan 2+ Se(a$ai pelaksana #eksekutor% atas putusan pen$adilan yan$ telah (erkekuatan hukum tetap+ *parat ke)aksaan akan mempela)ari 5*P yan$ diserahkan oleh kepolisian+ *pa(ila telah len$kap maka ke)aksaan akan mener(ikan P21 yan$ artinya siap di(a0a ke pen$adilan untuk disidan$kan+ -u$as dan 0e0enan$ )aksa di (idan$ pidana antara lain: 1% melakukan penuntutan 2% melaksanakan keputusan hakim yan$ telah mempunyai kekuatan hukum tetap 3% melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu (erdasar &&

4alam (idan$ keterti(an dan ketentraman umum )aksa turut melakukan penyelidikan yan$ (erupa: 1% penin$katan kesadara hukum 2% men$a0asi aliran keper9ayaan yan$ dapat mem(ahayakan masyarakat dan ne$ara 3% pen$amanan ke(i)akan pene$akan hukum A+ Kehakiman -u$as utama seoran$ hakim adalah memeriksa/ memutus suatu tindak pidana atau perdata+ &ntuk itu seoran$ hakim dalam men)alankan tu$asnya harus lepas dari se$ala pen$aruh a$ar keadilan (enar.(enar (isa dite$akkan+ 4i tin$kat pusat kekuasaan kehakiman dilakukan oleh 6* dan 6K+ <ika 6* merupakan lem(a$a peradilan umum tertin$$i/ maka 6K merupakan lem(a$a peradilan khusus karena tu$asnya : . ter(atas kepada hak u)i terhadap && ke atas / . sen$keta ke0enan$an antar lem(a$a Ne$ara/ . pem(u(aran partai politik . memutuskan presiden danCatau 0akil presiden telah melan$$ar hukuman tidak men$urusi masalah pidana+ d+ KPK 8em(a$a (aru yan$ di(entuk karena tuntutan dan amanat re2ormasi a$ar Ne$ara (ersih dari praktek KKN+ 4i(entuk (erdasarkan && no 30 tahun 2002+ -u$as utamanya adalah menyelidiki dan memeriksa para pelaku korupsi yan$ dilakukan oleh para pe)a(at Ne$ara+ KPK ini dalam men)alankan tu$asnya (ertan$$un$)a0a( lan$sun$ kepada presiden+

2+3 Kekuasaan Kehakiman

Kekuasaan Kehakiman yang +ntegral


Kekuasaan kehakiman yan$ inte$ral dan terpadu dapat dimulai den$an dilakukannya restrukturisasi atau ?penataan kem(ali@ (an$unan sistem hukum pidana "ndonesia yan$ (e(as dan mandiri+

10

5er(i9ara men$enai penataan kem(ali sistem hukum untuk men9iptakan kekuasaan kehakiman yan$ inte$ral/ (e(as dan mandiri maka ada ti$a hal pokok yan$ men)adi 2okus pem(i9araan antara lain su(stansi hukum/ struktur hukum dan (udaya hukum+ PertamaB Su(stansi hukum+ Permasalahan yan$ dialami dari se$i su(stansi hukumCpen$aturan hukum adalah lem(a$a kepolisian dan ke)aksaan tidak dise(utkan se9ara te$as dan )elas dalam konstitusi (ah0a kedua lem(a$a terse(ut masuk dalam kekuasaan yudisial tetapi hanya dise(utkan dalam Pasal 24 ayat 3 &&4 N7" 1 43 (ah0a 5adan.(adan lain yan$ 2un$sinya (erkaitan den$an kekuasaan kehakiman diatur dalam undan$.undan$+ 7umusan pasal ini men$andun$ multi ta2sir apakah kepolisian dan ke)aksaan masuk dalam kate$ori (adan.(adan lain yan$ men)alankan kekuasaan kehakiman atau tidak+ 4ilihat dari su( 2un$si polisi se(a$ai penyidik dan su( 2un$si ke)aksaan se(a$ai penuntut danCatau penyidik maka dapat dikatakan (ah0a kedua institusi terse(ut masuk dalam lin$karan kekuasaan yudisialCkehakiman+ Kalau demikian maka seyo$yanya kepolisian dan ke)aksaan harus (erada di luar kekuasaan eksekuti2 a$ar tidak (ertentan$an den$an prinsip kekuasaan kehakiman yan$ (e(as dan mandiri dalam mene$akkan hukum dan keadilan se(a$aimana diatur dalam Pasal 24 ayat 1+ -etapi permasalahannya adalah apakah tu$as kepolisian dan ke)aksaan hanya melakukan penyidikan dan penuntutan= -entunya tu$as kedua institusi terse(ut tidak hanya se(atas itu sehin$$a terasa amat sulit kepolisian dan ke)aksaan (erada di luar eksekuti2 0alaupun di sisi lain men)alankan 2un$si mene$akkan hukum yan$ merupakan (a$ian dari 2un$si kekuasaan kehakiman+ Solusi terhadap permasalahan terse(ut adalah mem(entuk 5adan Penyidik dan 5adan Penuntut yan$ (ersi2at independen+

11

5adan.(adan terse(ut (erada di luar kepolisian dan ke)aksaan 0alaupun kean$$otaanya (erasal dari institusi.institusi terse(ut tetapi tidak (ertan$$un$ )a0a( kepada kapolri maupun kepada ke)aksaan a$un$ tetapi (enar.(enar independen dalam melaksanakan kekuasaan kehakiman yan$ merdeka+ KeduaB Struktur hukum merupakan pen$$erakCmotor dari su(stansi hukum karena su(stansi tidak mun$kin (er)alan tanpa struktur hukum+ Keduanya salin$ men$isi dan salin$ mendukun$+ Su(stansi tanpa struktur maka akan mati dan struktur tanpa su(stansi akan ka9au+ Su(stansi hukum yan$ (aik tetapi di)alankan oleh struktur hukum yan$ (uruk maka akan (uruk tetapi su(stansi hukum yan$ (uruk tetapi di)alankan oleh struktur yan$ (aik maka akan (aik tetapi akan le(ih (aik kalau su(stansi dan strukturnya sama.sama (aik tetapi san$atlah sulit untuk menemukan kedua.duanya hadir (ersamaan+ 4i sini diharapkan (an$sa ini memiliki struktur hukum #polisi/ )aksa/ hakim/ ad'okat/ pe$a0ai 8P% yan$ (erinte$ritas/ (ertan$$un$ )a0a(/ transparan/ (ermoral/ (erilmu dan (eriman serta memiliki masyarakat yan$ sadar hukum maka sudah pasti keadilan sosial (a$i seluruh rakyat "ndonesia akan ter9apai+ Kekuasaan kehakiman yan$ (e(as dan mandiri dapat dimaknai dari dua sudut pandan$ yaitu pertamaB (e(as dan mandiri dari kekuasaan eksekuti2Cpemerintah dan politik dan hal ini perlu diatur dalam su(stansi hukum a$ar (enar.(enar ada kemandirian kekuasaan kehakiman yan$ utuh dan holistik dalam arti kemandirian keseluruhan sistem peradilan pidana yaitu kekuasaan penyidikan/ kekuasaan penuntutan/ kekuasaan men$adili/ kekuasaan pelaksanaan pidana dan kekuasaan pem(erian (antuan hukum+ Hal ini se(a$ai (entuk pen9erminan "ndonesia se(a$ai ne$ara hukum+ 4ari keseluruhan sistem peradilan pidana terse(ut kekuasaan penyidikan yan$ (erada di (a0ah komando kepolisian dan kekuasaan penuntutan yan$ (erada di (a0ah komando ke)aksaan masih (erada di (a0ah (ayan$. (ayan$ pemerintah sehin$$a (elum ter9ipta sistem peradilan pidana terpadu yan$ (e(as dan mandiri+

12

KeduaB (e(as dan mandiri dari kein$inan suap/ )ual (eli pasal/ )ual (eli putusan/ 2a'oritisme #pilih kasih%Cte(an$ pilih dan (er(a$ai praktek ma2ia hukum dan ma2ia peradilan lainnya merupakan pen$halan$ ter(esar dalam men9iptakan kemandiran kekuasaan kehakiman karena aparat pene$ak hukum diikat oleh praktek.praktek ma2ia terse(ut sehin$$a putusan pen$adilan yan$ dihasilkan tidakCkuran$ (erkeadilan sosial+ ,+ Ali22ord men$emukakan (ah0a menin$katnya ke)ahatan telah 9ukup untuk menarik perhatian pada tidak e2isiennya struktur peradilan pidana yan$ sekaran$ ada se(a$ai suatu mekanisme pen9e$ahan ke)ahatan+ Hal yan$ sama dikemukakan pula oleh <ohannes *ndenaes (ah0a semakin tin$$i dan menin$katnya an$ka rata.rata ke)ahatan/ merupakan (ukti ke$a$alan atau ketidakmampuan #impotensi% sistem yan$ ada sekaran$ #"(id%+ 6elihat kondisi ini maka perlu ada pen$a0as independen yan$ se9ara khusus men$a0asi setiap su( sistem peradilan pidana a$ar (enar.(enar (e(as dari (er(a$ai praktek ma2ia terse(ut+ Keti$a: KulturC(udaya hukum merupakan per0u)udan dari sistem nilai.nilai (udaya hukum meliputi masalah kesadaran hukum/ perilaku hukum/ pendidikan hukum dan ilmu+ KulturC(udaya hukum adalah rohC)i0a yan$ men$hidupi struktur hukum dalam melaksanakan su(stansi hukum+ 4iharapkan perilaku hukum dari struktur hukum men9irikan (udaya hukum "ndonesia yaitu (udaya hukum Pan9asila karena Pan9asila merupakan )i0aCrohCkepri(adian (an$sa "ndonesia+ 4an/ pada dasarnya su(stansi hukum di(uat den$an ilmu hukum/ den$an demikian pene$akannya pula harus men$$unakan ilmu hukum+ 6elupakan ilmu hukum dalam menerapkan hukum akan menye(a(kan struktur hukum memahami su(stansi hukum terse(ut se9ara parsial #sepoton$.sepoton$% sehin$$a keadilan yan$ di9apai (ukan keadilan materiel tetapi sekedar keadilan prosedural+

13

Kesatuan Sistem Hukum 6asalah pene$akan hukum di "ndonesia terlihat dari (elum terinte$rasinya keti$a sistem hukum terse(ut yaitu su(stansi hukum/ struktrur hukum dan (udaya hukum+ *danya disharmonisasi perundan$.undan$an/ (elum terinte$rasinya sistem peradilan pidana se9ara holistik yan$ (e(as dan mandiri men)adi sinyalCpotret (uram sistem hukum "ndonesia+ -entan$ (udaya hukum 5arda Na0a0i *rie2 (erpendapat (ah0a (udaya suapC(udaya amplop/ (udaya )alan pintas/ (udaya ka9a mata kudaC(udaya 9o22ee.eHtra9t tentunya tidak sesuai den$an (udaya keilmuan dan dapat men$ham(atCmerendahkanCmen$han9urkan kualitas pene$akan hukum #5arda/ tanpa tahun:41%+ *$ar sistem hukum nasional (enar.(enar terarah untuk menin$katkan kualitas kehidupan masyarakat dan pem(an$unan yan$ (erkelan)utan #i(id% maka perlu adanya kesatuan sistem hukum yan$ memadai dalam masin$.masin$ sistem dan adanya pen$a0asan independen yan$ (erkualitas dan (erinte$ritas dalam ran$ka men9iptakan kekuasaan kehakiman yan$ (e(as dan mandiri ?4emi Keadilan Sosial (erdasarkan Ketuhanan yan$ 6aha :sa+

14

5a( """ Penutup


3+1 Kesimpulan
Hukum merupakan peraturan didalam ne$ara yan$ (ersi2at men$ikat dan memaksa setiap 0ar$a Ne$ara untuk menaatinya+ <adi/ sistem hukum adalah keseluruhan aturan tentan$ apa yan$ seharusnya dilakukan dan apa yan$ seharusnya tidak dilakukan oleh manusia yan$ men$ikat dan terpadu dari satuan ke$iatan satu sama lain untuk men9apai tu)uan+ +

3+2 Saran
*$ar sistem hukum nasional (enar.(enar terarah untuk menin$katkan kualitas kehidupan masyarakat dan pem(an$unan yan$ (erkelan)utan #i(id% maka perlu adanya kesatuan sistem hukum yan$ memadai dalam masin$.masin$ sistem dan adanya pen$a0asan independen yan$ (erkualitas dan (erinte$ritas dalam ran$ka men9iptakan kekuasaan kehakiman yan$ (e(as dan mandiri ?4emi Keadilan Sosial (erdasarkan Ketuhanan yan$ 6aha :sa

13