Anda di halaman 1dari 13

BAB II PEMBAHASAN

I. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)


Dimasa yang akan datang, penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil, seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), semakin lama akan semakin berkurang dan digantikan dengan pembangkit listrik yang memanfaatkan energi terbarukan yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satu energi terbarukan yang Pembangkit Listrik Tenaga Surya dapat kita temui sehari-hari adalah ahaya matahari. !nergi ahaya matahari kedepannya memainkan peranan

yang sangat penting dalam bidang kelistrikan, utamanya dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik berskala rumah tangga.

Prinsip Kerja an K!asi"ikasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan "enis pembangkit energi listrik alternatif yang dapat mengkon#ersi energi ahaya men"adi energi listrik. Se ara umum, ada dua ara pembangkit listrik tenaga surya untuk dapat menghasilkan energi listrik, yaitu $ - Pembangkit Listrik Surya Termal (Solar Thermal Power Plants) % Dalam pembangkit ini, energi ahaya matahari akan digunakan untuk memanaskan suatu fluida yang kemudian fluida tersebut akan memanaskan air. &ir yang panas akan menghasilkan uap yang digunakan untuk memutar turbin sehingga dapat menghasilkan energi listrik. - Pembangkit Surya 'oto#oltaik (Solar Photovoltaic Plants) % Pembangkit "enis ini memanfaatkan sel surya (solar cell) untuk mengkon#ersi radiasi ahaya men"adi energi listrik se ara langsung. (erikut akan di"elaskan tentang keduanya $ - Pembangkit Listrik Surya Termal (Solar Thermal Power Plants) Pembangkit Listrik Termal Surya dapat beker"a dalam berbagai ara. Pembangkit ini "uga biasa dikenal sebagai pembangkit listrik surya terkonsentrasi ( concentrated solar power

plants). Tipe yang paling banyak digunakan adalah desain parabola ekung. )ermin parabola diran ang untuk menangkap dan memfokuskan berkas ahaya ke satu titik fokus, seperti seorang anak yang menggunakan ka a pembesar untuk membakar kertas. Pada titik fokus tersebut terdapat pipa hitam yang pan"angnya sepan"ang ermin tersebut. Didalam pipa tersebut terdapat fluida yang dipanaskan hingga temperatur yang sangat tinggi, seringkali diatas *++ dera"ad fahrenheit (,-+ dera"ad el ius). 'luida panas tersebut dialirkan dalam pipa menu"u ke ruang pembangkitan energi listrik untuk memasak air, menghasilkan uap air dan menghasilkan energi listrik.

Pembangkit Listrik Surya Termal (Solar Thermal Power Plants)

Diagram &lir Pembangkit Listrik Termal Surya .ersi lain dari pembangkit listrik surya termal adalah penggunaan to/er listrik (power tower). To/er listrik ini membuat pembangkit listrik surya termal menu"u ke arah baru. )ermin disituasikan untuk memfokuskan radiasi ahaya ke satu titik fokus, yaitu sebuah menara tinggi yang mana menara ini menerima ahaya untuk mendidihkan air dan

menghasilkan uap air. )ermin- ermin yang digunakan biasanya dikoneksikan ke sebuah sistem pen"e"akan (tracking system) ahaya dimana sistem tersebut mengatur ermin agar selalu menghadap matahari. To/er listrik ini memiliki beberapa keuntungan, seperti /aktu pembangunan yang relatif epat.

Power Tower - Pembangkit Surya 'oto#oltaik (Solar Photovoltaic Plants) Pembangkit foto#oltaik ini sangatlah sederhana. (eberapa panel surya dipasang sehingga membentuk array. 0asing-masing panel akan mengumpulkan energi ahaya dan mengkon#ersikannya se ara langsung men"adi energi listrik. !nergi listrik ini dapat dialirkan ke "aringan listrik. Saat ini, pembangkit surya foto#oltaik masih "arang ditemukan. 1al ini dikarenakan pembangkit listrik surya termal saat ini lebih efisien untuk memproduksi energi listrik dalam skala besar.

Pembangkit Surya 'oto#oltaik (Solar Photovoltaic Plants) Se! Surya Sel surya atau sel foto#oltaik adalah sebuah alat yang mengubah ahaya men"adi arus listrik dengan menggunakan efek fotolistrik. Sel surya pertama di iptakan oleh )harles 'ritts pada tahun ,22+. Pada tahun ,3*, seorang insinyur 4erman, Dr (runo Lange, mengembangkan sel foto#oltaik menggunakan selenida perak di tempat oksida tembaga. 0eskipun sel prototipe selenium mengkon#ersi kurang dari ,5 dari ahaya men"adi listrik, !rnst 6erner #on Siemens dan 4ames )lerk 0a7/ell mengakui penemuan ini sangatlah penting. Setelah karya 8ussell 9hl pada ,3:+-an, peneliti ;erald Pearson, )al#in 'uller dan Daryl )hapin men iptakan sel surya silikon pada tahun ,3-:. Sel-sel surya a/al biaya <2= USD>/att dan men apai efisiensi dari :,--=5. ## Tipe Se! Surya Ditin"au dari konsep struktur kristal bahannya, terdapat tiga tipe utama sel surya, yaitu sel surya berbahan dasar monokristalin, poli (multi) kristalin, dan amorf. ?etiga tipe ini telah dikembangkan dengan berbagai ma am #ariasi bahan, misalnya silikon, )@;S, dan )dTe.

'abrikasi 'oto#oltaik (erdasarkan kronologis perkembangannya, sel surya dibedakan men"adi sel surya generasi pertama, kedua, dan ketiga. ;enerasi pertama di irikan dengan pemanfaatan /afer silikon sebagai struktur dasar sel suryaA generasi kedua memanfaatkan teknologi deposisi bahan untuk menghasilkan lapisan tipis (thin film) yang dapat berperilaku sebagai sel suryaA dan generasi ketiga di irikan oleh pemanfaatan teknologi bandgap engineering untuk menghasilkan sel surya berefisiensi tinggi dengan konsep tandem atau multiple sta kes. ?ebanyakan sel surya yang diproduksi adalah sel surya generasi pertama, yakni sekitar 3+5 (<++2). Di masa depan, generasi kedua akan makin populer, dan kelak akan mendapatkan pangsa pasar yang makin besar. European Photovoltaic Industry Association (!P@&) memperkirakan pangsa pasar thin film akan men apai <+5 pada tahun <+,+. Sel surya generasi ketiga hingga saat ini masih dalam tahap riset dan pengembangan, belum mampu bersaing dalam skala komersial. ## Prinsip Kerja Se! Surya (ahan sel surya sendiri terdiri ka a pelindung dan material adhesi#e transparan yang melindungi bahan sel surya dari keadaan lingkungan, material anti-refleksi untuk menyerap lebih banyak ahaya dan mengurangi "umlah ahaya yang dipantulkan, semi-konduktor Ptype dan N-type (terbuat dari ampuran Silikon) untuk menghasilkan medan listrik, saluran a/al dan saluran akhir (tebuat dari logam tipis) untuk mengirim elektron ke perabot listrik.

Proses ?er"a Sel Surya )ara ker"a sel surya identik dengan piranti semikonduktor dioda. ?etika ahaya bersentuhan dengan sel surya dan diserap oleh bahan semi-konduktor, ter"adi pelepasan elektron. &pabila elektron tersebut bisa menempuh per"alanan menu"u bahan semikonduktor pada lapisan yang berbeda, ter"adi perubahan sigma gaya-gaya pada bahan. ;aya tolakan antar bahan semi-konduktor, menyebabkan aliran medan listrik. Dan menyebabkan elektron dapat disalurkan ke saluran a/al dan akhir untuk digunakan pada perabot listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ska!a $uma% Tangga ## K&mp&nen'K&mp&nen Untuk memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala rumah tanggal, komponen-komponen yang digunakan adalah $

?omponen-?omponen PLTS - Solar Panel > Panel Surya $ alat untuk mengkon#ersi energi ahaya matahari men"adi energi listrik. Sebuah sel surya dapat menghasilkan tegangan kurang lebih +.- #olt. 4adi sebuah panel surya > solar ell ,< .olt terdiri dari kurang lebih *= sel. - Charge Controller $ alat untuk mengatur arus dan tegangan yang akan masuk ke baterai. Tegangan dan arus yang masuk ke baterai harus sesuai dengan yang diinginkan. (ila lebih besar atau lebih ke il dari range yang ditentukan, maka baterai atau peralatan yang lain akan mengalami kerusakan. Selain itu, harge ontroller "uga berfungsi sebagai pen"aga agar daya keluaran yang dihasilkan tetap optimal. Sehingga dapat ter apai Power Point Tracking (0PPT). Charge controller se ara umum melindungi dari gangguan-gangguan seperti diterangkan berikut $

a!imum

L.D, "ow voltage disconnect, apabila tegangan dalam battery rendah, B,,.< ., maka untuk sementara beban tidak dapat dinyalakan. &pabila tegangan battery sudah mele/ati ,<., setelah di harge oleh modul surya, maka beban akan otomatis dapat dinyalakan lagi (reconnect).

1.D, #igh $oltage disconnect, memutus listrik dari modul surya "ika battery>a u sudah penuh. Listrik dari modul surya akan dimasukkan kembali ke battery "ika #oltage battery kembali turun.

Short circuit protection, menggunakan electronic fuse (sekering) sehingga tidak memerlukan fuse pengganti. (erfungsi untuk melindungi sistem PLTS

apabila ter"adi arus hubung singkat baik di modul surya maupun pada beban. &pabila ter"adi short ir uit maka "alur ke beban akan dimatikan sementara, dalam beberapa detik akan otomatis menyambung kembali.

%everse Polarity, melindungi dari kesalahan pemasangan kutub (C) atau (-). %everse Current& melindungi agar listrik dari baterai atau aki tidak mengalir ke modul surya pada malam hari. P$ $oltage Spike, melindungi tegangan tinggi dari modul pada saat baterai tidak disambungkan ke ontroller. "ightning Protection, melindungi terhadap sambaran petir (s>d <+,+++ #olt).

- @n#erter $ alat elektronika daya yang dapat mengkon#ersi tegangan searah (D) % direct current) men"adi tegangan bolak-balik (&) % alternating current). - (aterai, adalah perangkat kimia untuk menyimpan tenaga listrik dari tenaga surya. Tanpa baterai, energi surya hanya dapat digunakan pada saat ada sinar matahari. (erikut adalah diagram instalasi pembangkit listrik tenaga surya skala rumah tangga

Diagram @nstalasi PLTS Dari diagram pembangkit listrik tenaga surya diatas dapat diketahui bah/a beberapa panel surya di paralel untuk menghasilkan arus yang lebih besar. Com'iner digunakan untuk

menghubungkan kaki positif panel surya satu dengan yang lainnya. (egitu pula untuk kaki negatifnya. U"ung kaki positif panel surya dihubungkan ke kaki positif charge controller dan begitu pula untuk kaki negatifnya. Tegangan panel surya yang dihasilkan akan digunakan oleh charge controller untuk mengisi baterai. Untuk menghidupkan beban perangkat dengan arus &), seperti $ Tele#isi, 8adio, komputer, dll, arus baterai yang merupakan arus D) harus diubah terlebih dahulu men"adi &) dengan menggunakan in#erter. Untuk mengukur "umlah energi listrik yang telah dihasilkan oleh panel surya dapat digunakan k6h meter. Untuk melindungi panel surya dan perangkat lainnya dari gangguan, maka digunakanlah panel pemutus &). Pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala rumah tangga, biasanya sering ter"adi Islanding. Islanding adalah ter"adinya pemutusan aliran listrik pada "aringan distribusi yang dimiliki oleh perusahaan listrik ketika PLTS tetap beker"a. 1al ini dapat ter"adi karena adanya kerusakan pada "aringan distribusi listrik. &gar tidak merusak PLTS, digunakanlah power conditioner. &lat ini berfungsi untuk mendeteksi ter"adinya @slanding dan dengan segera menghentikan ker"a PLTS. Power conditioner biasanya men"adi satu dengan in#erter. ## Per%itungan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ska!a $uma% Tangga Sebelum menentukan kapasitas sel surya yang sesuai dengan kebutuhan suatu rumah, alangkah baiknya sebelumnya untuk melakukan perhitungan terlebih dahulu. Langkahlangkah sebelum menentukan sel surya yang tepat untuk dibeli adalah

4umlah daya yang dibutuhkan dalam pemakaian sehari-hari (/att). (erapa besar arus yang dihasilkan solar ells panel (dalam ampere hour), dalam hal ini memperhitungkan berapa "umlah panel surya yang harus dipasang. (erapa unit baterai yang diperlukan untuk kapasitas yang diinginkan dan pertimbangan penggunaan tanpa sinar matahari. (ampere hour). (erikut adalah ontoh perhitungan untuk mendapatkan "umlah panel sel surya yang

sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Perhitungan ?eperluan Daya


Penerangan rumah$ ,+ lampu )'L D ,- /att 7 : "am sehari E =++ /att hour. Tele#isi <,F$ D ,++ /att 7 - "am sehari E -++ /att hour

?ulkas *=+ liter $ D ,*- /att 7 <: "am 7 ,>* (karena ompressor kulkas tidak selalu hidup, umumnya mereka beker"a lebih sering apabila kulkas lebih sering dibuka pintu) E ,+2+ /att hour

?omputer $ D ,-+ 6att 7 = "am E 3++ /att hour Perangkat lainnya E :++ /att hour Total kebutuhan daya E *:2+ /att hour 4umlah solar ells panel yang dibutuhkan, satu panel kita hitung ,++ /att

Perhitungan 4umlah Panel Surya

(perhitungan adalah - "am maksimum tenaga surya)$

?ebutuhan solar ells panel $ (*:2+ > ,++ > -) E G panel surya. 4umlah kebutuhan baterai ,< .olt dengan masing-masing ,++ &h$ ?ebutuhan baterai minimun (baterai hanya digunakan untuk -+5 pemenuhan kebutuhan listrik), dengan demikian kebutuhan daya kita kalikan < 7 lipat $ *:2+ 7 < E =3=+ /att hour E =3=+ > ,< #olt > ,++ &mp E = batere ,++ &h.

Perhitungan 4umlah (aterai


?ebutuhan baterai (dengan pertimbangan dapat melayani kebutuhan * hari tanpa sinar matahari) $ *:2+ 7 * 7 < E <+22+ /att hour E <+22+ > ,< #olt > ,++ &mp E ,G batere ,++ &h.

Keuntungan an Kerugian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ?elebihan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah $

)ahaya matahari merupakan energi yang dapat diperbaharui dan tidak akan habis. 9leh karena melimpahnya ketersediaan ahaya inilah, pembangkit listrik tenaga surya dapat men"adi pembangkit listrik alternatif yang dapat menggantikan energi-energi lainnya yang tidak dapat diperbarui, seperti gas alam, batubara, minyak, nuklir dll.

;reen Po/er Plant

Pembangkit listrik tenaga surya merupakan pembangkit listrik yang bersih dan ramah lingkungan. Pembangkit ini hanya membutuhkan ahaya matahari sebagai komponen utama penghasil energi listriknya. Selain itu, tidak ada limbah keluaran dari hasil proses pembangkitannya. 9leh karena itu, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dapat menggantikan pembangkit listrik lain untuk mengurangi "umlah limbah keluaran yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan, seperti nuklir dan batubara.

Umur pemakaian dari komponen penyusunnya, seperti sel surya, relatif pan"ang. Sehingga dapat dikatakan bah/a membangun pembangkit listrik tenaga surya merupakan suatu in#estasi "angka pan"ang.

?arena bentuknya yang sederhana dan ringkas, maka pembangkit listrik tenaga surya mudah dalam pemasangan dan "uga mudah dalam pera/atannya. 4ika dipasang se ara indi#idual (satu rumah satu sistem). 8umah yang ber"auhan sekalipun tidak memerlukan "aringan kabel distribusi. Selin itu, gangguan pada satu sistem tidak mengganggu sistem lainnya.

?erugian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) $

Proses pembangkitan hanya dapat dilakukan pada siang hari. Lebih buruk lagi bila proses pembangkitan dilakukan pada musim penghu"an. Langit sering kali ditutupi oleh a/an. Sehingga besarnya ahaya matahari yang akan dikon#ersi ke energi listrik tidak optimal.

(ahan pembuatan komponen pembangkit listrik tenaga surya masih berharga mahal. Terutama untuk tipe sel foto#oltaik.

(ampak PLTS Ter%a ap Lingkungan ## )as $uma% Ka*a Siklus hidup emisi gas rumah ka a pembangkit listrik tenaga surya saat ini berada di kisaran <--*< g>k6h dan ini bisa turun men"adi ,- g>k6h di masa yang akan datang. Sebagai perbandingan, PLT;U batubara menghasilkan :++--33 g>k6h, pembangkit listrik berbahan bakar minyak menghasilkan 23* g>k6h, pembangkit listrik batu bara menghasilkan 3,--33: g>k6h atau dengan penangkapan dan penyimpanan karbon sekitar <++ g>k6h, dan pembangkit listrik panas bumi temperatur tinggi menghasilkan 3,-,<< g>k6h. 1anya pembangkit listrik tenaga angin dan panas bumi temperatur rendah yang menghasilkan lebih baik, yaitu ,, g>k6h dan +-, g>k6h. Untuk beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir, siklus hidup beberapa emisi gas rumah ka a yang dihasilkan, termasuk energi yang dibutuhkan untuk menambang uranium dan energi pembangunan pembangkit listrik serta dekomisioning, adalah di ba/ah :+ g>k6h, namun beberapa pembangkit nuklir lainnya menghasilkan "auh lebih tinggi. ## Ka mium Salah satu isu yang sering men"adi keprihatinan adalah penggunaan kadmium dalam sel surya admium telurida ()dTe). ?admium dalam bentuk logam adalah Hat bera un yang memiliki ke enderungan untuk terakumulasi dalam rantai makanan ekologi. 4umlah kadmium yang digunakan pada film tipis modul Photovoltaic (P.) relatif ke il, yaitu --,+ g>mI. Dengan teknik kontrol emisi yang tepat, emisi kadmium dari produksi modul dapat ditekan men"adi nol. Saat ini teknologi P. menyebabkan emisi kadmium sebesar +,*-+,3 mikrogram>k6h dalam satu siklus hidup. Sebagian besar emisi tersebut mun ul melalui penggunaan pembangkit listrik tenaga batubara dalam pembuatan modul. Pembakaran batubara dan lignit menyebabkan emisi kadmium "auh lebih tinggi. ?admium dari batubara adalah *,, mikrogram>k6h, lignit =,< mikrogram> k6h dan gas alam +,< mikrogram>k6h. 4ika listrik yang dihasilkan oleh panel foto#oltaik digunakan untuk pembuatan modul, bukan listrik yang berasal dari pembakaran batubara, emisi kadmium dari penggunaan batu bara dalam proses produksi dapat dihilangkan seluruhnya.

Perkembangan PLTS (i (unia

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tampak &tas Pembangkit Listrik Surya Termal se ara komersial pertama kali dikembangkan pada tahun ,32+. Pembangkit Surya Termal Solar Energy (enerating System (S!;S) *-: 06 adalah pembangkit listrik tenaga surya terbesar didunia yang terletak di gurun mo"a#e, alifornia. Pembangkit surya termal besar lainnya termasuk stasiun pembangkit surya Solno#a (,-+ 06) dan stasium pembangkit surya &ndasol (,-+ 06) di Spanyol. Agua Caliente Solar Pro)ect, lebih dari <++ 06 di &merika Serikat, dan Charanka Solar Park <,: 06 di @ndia, adalah pembangkit foto#oltaik terbesar didunia