Anda di halaman 1dari 25

Makalah Mitos Jawa

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat tiada habisnya kepada seluruh umat-Nya terutama kepada kami tim penyusun makalah sehingga kami dapat menyelesaikan tugas penulisan makalah untuk mata kuliah Mitologi Jawa dengan lancar Selanjutnya ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Indraswari Pikatan, S.S. yang telah membimbing kami pada mata kuliah Pengantar Pendidikan. Dan kepada seluruh anggota kelompok atas kerja samanya yang kompak dalam menyelesaikan tugas ini serta kapada pihak-pihak lain yang turut memberikan dukungan demi terselesainya makalah ini. Sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan, tidak ada kata yang dapat kami ucapkan selain kata maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan baik dari segi penulisan maupun isi dari penulisan makalah ini. Kami sangat membutuhkan kritik dan saran para pembaca yang bersifat membangun demi penulisan makalah selanjutnya. Harapan kami semoga apa yang kami sajikan dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi seluruh pihak yang membaca. Dan semoga Allah senantiasa memberi hidayah kepada setiap hamba-Nya yang mau selalu berusaha dan belajar. Purwodadi, 2 Juli 2011 Penyusun BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masyarakat Jawa memiliki ikatan yang erat dengan alam. Itu juga sebabnya mereka sangat memperhatikan kejadian-kejadian alam sekitar sebagai pertanda bagi kejadian-kejadian lain. Sebenarnya hal itu bermula dari ilmu titen, yaitu ilmu mendeteksi suatu kejadian yang konstan, terjadi terus-menerus dan berkaitan dengan kejadian lain yang juga konstan berlangsung dalam kondisi yang sama atau serupa. Masyarakat Jawa memiliki ikatan yang erat dengan alam. Itu juga sebabnya mereka sangat memperhatikan kejadian-kejadian alam sekitar sebagai pertanda bagi kejadian-kejadian lain. Selain itu masyarakat pintar meyimbolkan segala sesuatu, mengkait-kaitkan kejadian satu dengan kejadian yang lain, pintar membuat cerita-cerita yang akhirnya hingga saat ini banyak mitos yang berkembang di tanah Jawa. Penulis mencoba mengumpulkan mitos-mitos yang masih hidup dan berkembang di masyarakat di tanah Jawa. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, akan dibahas lebih lanjut mengenai,

1. Apa saja mitos-mitos yang berkembang di masyarakat khususnya di tanah jawa? C. Tujuan Masalah Dalam rumusan masalah diatas terdapat beberapa tujuan dan manfaat diantaranya: 1. Untuk mengatahui mitos-mitos yang berkembang ditanah jawa baik mitos mengenai hal-hal kecil maupun hal-hal yang besar. D. Metode Penulisan Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah dengan menggunakan metode studi teks (studi kepustakaan) dimana dalam penulisan makalah ini penulis melakukan kegiatan penelusuran dan penelaahan literature dari hasil data-data yang di peroleh dari buku-buku, internet, maupun majalah sehingga metode ini sangat menuntut ketekunan dan kecermatan pemahaman penulis. BAB II PEMBAHASAN MITOS-MITOS YANG BERKEMBANG DI TANAH JAWA: A. Mitos Berhubungan Dengan Hewan Manuk prenjak nitir (burung prenjak berkicau terus): Jika posisi si burung tepat di depan rumah atau sisi kanan rumah, tandanya akan ada tamu istimewa yang membawa kebaikan. Jika posisi di sebelah kiri atau di belakang rumah, tandanya tamu yang akan datang membawa petaka. Kupu menclok ning omah (kupu-kupu hinggap di dalam rumah): Jika kupu-kupunya masuk rumah dan hinggap di meja atau kursi tandanya akan ada tamu yang datang. Perhatikan juga bentuk dan warna kupu-kupunya sebagai cerminan seperti apa tamu yang akan datang. Kalau kupu-kupunya berwarna putih cantik, yang akan datang juga putih cantik. Siapa tahu Marsha Timothi yang datang. Tapi kalo yang masuk rumah kupu-kupunya hitam serem, berarti yang akan datang body guard atau orang yang akan nagih hutang, mungkin juga Nurdin M.Top. Kalau kupu-kupu itu mengelilingi atau hinggap di badan si pemilik rumah, maka tamu yang akan datang adalah orang yang sangat dekat, bisa sahabat, saudara, pacar atau yang lain. Manuk dares manggung (burung pungguk manggung): Masih tentang burung, orang Jawa juga bisa memprediksi kejadian-kejadian di lingkungan sekitarnya melalui kicauan burung. Ini misalnya:

Kalau ada burung pungguk manggung sudah lewat tengah malam sampai jelang pagi, tandanya ada tetangga yang melahirkan. Jika waktu manggungnya sebelum lewat tengah malam tandanya ada tetangga yang hamil di luar nikah. Manuk gagak mider-mider (burung gagak berputar-putar di atas rumah) Hati-hati kalau lihat burung gagak (garuda) berputar-putar di atas rumah. Sebab konon akan ada penghuni rumah yang segera meninggal. Mau tahu alasannya? Katanya sih burung gagak itu nggondol nyowo (membawa nyawa). Logis kan? Sebab kalau tidak membawa nyawa, mana bisa dia terbang berputar-putar di atas rumah? Pitik Jago kluruk (ayam jantan berkokok): Kalau ada ayam jantang berkokok sore hari atau sebelum tengah malam, akan ada pagebluk(wabah penyakit) atau gangguan dari makhluk halus. Menabrak kucing Ini mitos yang sudah dikenal luas, kalu pas kita bepergian lalu tanpa sengaja menabrak kucing, hati-hati saja. Sebab bisa jadi kita juga akan mengalami kecelakaan di jalan. Bermimpi tentang ayam: Kalau mimpi menangkap ayam dara, maka akan mendapat jodoh yang masih gadis atau perjaka. Tetapi kalau yang didapat ayam yang sudah bertelur atau sedang mengeram, berarti jodohnya dah hamil duluan atau kalau cowok sedang punya tanggung jawab atas kehamilan orang lain. Parahnya lagi kalau yang didapat ayam yang sudah beranak, berarti jodohnya ya janda beranak tiga, empat sampai dua belas (di sesuaikan dengan jumlah ayam yang di dapat). Mimpi tentang jenis anak yang sedang dikandung istri: Konon kalau mimpi melihat binatang jenis ternak berkaki empat (sapi, kerbau, kambing, komodo, dinosaurus, keledai, kadal dll) maka anak yang dikandung istri berjenis lakilaki. Tapi kalau yang dilihat dalam mimpi jenis binatang unggas (burung, ayam, Angsa, bebek, dll), maka anaknya kemungkinan besar berjenis perempuan. Mimpi bertemu Ular

Sepertinya sudah pada tahu, kalau kita mimpi ketemu ular, apalagi digigit, itu tandanya kita akan ketemu calon jodoh, pacar atau idola. Mimpi bertemu harimau Kalau ada yang bermimpi di tengah malam bertemu harimau atau sejenis, siap-siap saja besok atau beberapa hari lagi akan bertemu dengan seorang tokoh besar. Mimpi bertemu anjing Lain lagi kalau mimpinya ketemu anjing, berarti orang tersebut akan mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan. Apalagi sampi digigit anjing itu. Dalam mitos Jawa anjing identik dengan kehadiran setan. B. Mitos Berhubungan Dengan Wanita Hamil Tidak Boleh melayat orang meninggal, jika sudah hamil tua. Waktu Maghrib sandyakala, (sendekala) tidak boleh keluar rumah, kalau terpaksa keluar, rambutnya harus diurai. Ngupati dan Mitoni (selamatan empat bulan dan tujuh bulan) tingkeban (keba) atau tingkepan. Kalau tidak diselamati mitos tersebut menjadi akan dijadikan alasan atau penyesalan bagi orang yang percaya tahayul. Sejak hamil muda, suami ibu hamil itu tidak boleh membunuh hewan munasika. Alasannya karena katanya bisa membuat janin menjadi cacat. Semenjak hamil 4 bulan konon diharuskan membawa benda tajam, seperti peniti, pipit, silet, gunting kecil atau lainnya. Sebagai tolak bala / ilag-ilag / penangkal bahaya. C. Mitos Mengenai Hal-Hal Kecil Jangan duduk di pintu, Karena nanti balik lamarannya. Kalo nyapu yang bersih, biar dapat istri cakep Kalo makan di habiskan, soalnya kalo tidak habis, nanti ayamnya pada mati. Jangan bangun tidur siang-siang, ntar rizkimu di patuk ayam Jangan tidur sehabis sholat subuh, ntar kamu jadi bodoh Jangan banyak makan tempe, nanti kamu jadi tuli Jangan pernah kencing di atas bara api nanti kencingnya ga lancar (batu ginjal) Jangan duduk di lawang depan pintu, nanti nongtot jodoh (susah dapat jodoh) Jangan makan sambil tidur, nanti kepalanya membesar karena makanan akan langsung dicerna oleh otak ga sampe ke lambung. Bagi Perempuan jangan tidur tengkurap nanti susah dapat jodoh Jangan ngintip orang lagi mandi nanti bintitan Jangan makan telor terlalu banyak nanti bisulan Jangan kencing di kuburan nanti anu mu tak tenang Jangan duduk di atas bantal nanti banyak utang Jangan menggunting kuku di malam hari nanti kukumu dimakan setan D. Mitos Nyi Roro Kidul Dan Dewi Sri Nyi Roro Kidul, mitos milik penduduk Cilacap, Jawa Tengah dan penduduk di sekitar pesisir laut selatan atau Samudra Hindia. Dimitoskan penguasa laut selatan atau samudra Hindia. Setiap bulan Jawa, bulan Sura masyarakat di sekitar pesisir mengadakan sedekah laut dengan membuat sesaji dan dilarung disamudra hindia agar

hasil lautnya melimpah. Mitos yang beredar siapa yang datang di pantai Teluk Penyu, bahkan meliputi pesisir laut selatan tidak diperbolehkan memakai baju warna hijau. Tetapi bagi penduduk yang beragama Islam menganggap budaya tersebut tidak sesuai budaya Islam. Dewi Sri, dalam mitos Jawa dikaitkan dengan asal mula terciptanya tanaman padi, dikenal dengan dewi padi dan sawah. Masyarakat tradisional Jawa, terutama pengamal ajaran Kejawen, memiliki tempat khusus di tengah rumah mereka untuk Dewi Sri yang disebut Pasrean (tempat Dewi Sri) agar mendapatkan kemakmuran. Pada masyarakat petani di pedesaan Jawa, ada tradisi yang melarang mengganggu dan mengusir ular yang masuk ke dalam rumah. Malah ular itu diberikan persembahan dan dihormati hingga ular itu pergi dengan sendirinya, tradisi ini menganggap ular adalah pertanda baik bahwa panen mendatang akan berhasil melimpah. Pada upacara slametan menanam padi juga melibatkan dukun yang mengelilingi desa dengan keris berkekuatan gaib untuk memberkati bibit padi yang akan ditanam. Kenyataannya tradisi ini masih ada sampai sekarang sebagai contoh upacara slametan atau syukuran panen di kraton Surakarta dan Yokyakarta disebut Sekaten atau Grebeg Mulud yang juga berbarengan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad.

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Sebenarnya mitos bermula dari ilmu titen, yaitu ilmu mendete ksi suatu kejadian yang konstan, terjadi terus-menerus dan berkaitan dengan kejadian lain yang juga konstan berlangsung dalam kondisi yang sama atau serupa. Masyarakat Jawa memiliki ikatan yang erat dengan alam. Itu juga sebabnya mereka sangat memperhatikan kejadian-kejadian alam sekitar sebagai pertanda bagi kejadian-kejadian lain. Selain itu masyarakat pintar meyimbolkan segala sesuatu,

mengkait-kaitkan kejadian satu dengan kejadian yang lain, pintar membuat cerita-cerita yang akhirnya hingga saat ini banyak mitos yang berkembang di tanah Jawa. B. Saran Jangan memanggap mitos sebagai suatu hal yang sakral yang menyebabkan pada suatu yang sirik, boleh percaya hanya sebagai pengingat atau pencegah dari halhal yang tidak baik. Karena tidak semua mitos itu membawa hal yang buruk. Karena semuanya harus kita kembalikan pada Allah SWT.

I. PENDAHULUAN
Latar Belakang

Kehamilan adalah karunia Allah dan nikmat tersendiri bagi wanita. Kebahagiaan yang tentunya sangat diidamkan oleh setiap keluarga, kehadiran si buah hati yang dinanti. Saat seorang wanita hamil, biasanya akan banyak diberi nasihat oleh kerabat, keluarga, teman juga dari orang sekelilingnya, tentang pantangan dan keharusan selama masa kehamilan. Walaupun maksud mereka adalah demi kebaikan, tetapi tidak semua dari nasihat kehamilan itu benar secara medis maupun ilmiah. Karena kebanyakan hanya berdasarkan mitos atau kepercayan turuntemurun yang jauh dari kenyataan. Meskipun perkembangan teknologi dan pengobatan semakin pesat, kehamilan terus berlanjut dengan menginspirasi berbagai mitos. Ada yang tidak masuk akal dan yang lainnya benar-benar aneh. Beberapa di antaranya, ibu hamil dilarang membawa barang-barang berat, tidak boleh cat rambut, dan masih banyak lagi. Membicarakan mengenai mitos dan fakta seputar kehamilan maupun kelahiran memang tidak akan pernah ada habisnya. Mitos telah menjadi adat istiadat yang bersifat turun temurun dari orang tua kita terdahulu, menjadi suatu hal yang biasa dan sangat mereka yakini. Hal inilah yang mendasari kami untuk meneliti masalah ini dalam masyarakat di sekitar tempat tinggal kami, sehingga kami bisa memperoleh gambaran yang jelas dan detil tentang masalah mitos seputar kehamilan.

Perumusan Masalah Dalam penulisan makalah berupa laporan penelitian sederhana ini kami membagi dalam tiga masalah, yaitu : a. Mitos-mitos yang terjadi setelah pernikahan dan sebelum kehamilan b. Mitos-mitos ketika masa kehamilan c. Mitos-Mitos setelah melahirkan

Kemudian kami akan membahasnya kemudian membandingkan antara mitos tersebut dengan berbagai sudut pandang diantaranya agama dan ilmu kesehatan reporoduksi sehingga masyarakat bisa memahami hal ini dengan jelas dan ilmiah

Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian sederhana ini adalah : a. Mengetahui mitos-mitos yang berkaitan dengan kehamilan baik pra, masa dan pasca kehamilan b. Secara khusus kami ingin mengetahui mitos yang ada dalam masyrakat di sekitar tempat tinggal kami c. mengetahui pandangan masyarakat secara umum terhadap berbagai mitos yang ada dalam dunia kebidanan, khususnya pada masa kehamilan d. membandingkan mitos-mitos tersebut dengan kajian ilmiah baik dari sisi agama maupun kesehatan, sehingga masyarakat bisa lebih realistis dalam menilai.

Manfaat Penelitian Manfaat yang dapat kita ambil dari pembahasan masalah ini adalah : a. kita bisa mengetahui beragam mitos seputar kehamilan dan pembahasan ilmiahnya b. menyadarkan masyarakat awam bahwa sebagian mitos tesrebut salah dan perlu mendapat perhatian khusus agar tidak mempercayainya, karena dari sebagian mitos yang ada bila diyakini bisa terjerumus dalam kesyirikan, dalam bahasa agama c. memberikan pengetahuan pada para bidan agar menjadi juru penerang yang baik dan mumpuni ketika terjun langsung dalam masyarakat sehingga masyarakat lebih paham akan hakikat mitos tersebut d. bagi mahasiswa kebidanan bisa memberikan pengetahuan awal bahwa dalam masyarakat awam terdapat aneka ragam mitos yang perlu pembahasan secara ilmiah sehingga ketika sudah lulus lebih siap berhadapan dengan realitas masyarakat

Metode Penelitian Penelitian kami lakukan dengan cara interview dan kuesioner kepada para responden. Sehingga data yang didapatkan mejadi valid dan real. Kemudian kami komparasikan hasil dari penelitan tersebut dengan teori-teori mitos yang ada dalam buku dan bebrapa artikel

Sistematika Pemulisan Dalam menulis makalah laporan penelitan dan pembahasannya ini kami bagi kedalam empat bab. Tiap bab kami uraikan menjadi beberapa subbab agar lebih sistematis. Adapun sistematikanya adalah sebagai berikut : a. Bab I Pendahuluan terdiri dari : latar belakang, perumusan masalah, tujuan peneltian, manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika penelitian b. Bab II Tinjaun Teoritis, terdiri dari : Pengertian dan Pandangan umum masyarakat terhadap mitos seputar kehamilan, Macam mitos seputar kehamilan secara umum c. Bab III Pembahasan Masalah,terdiri dari : studi kasus, mitos-mitos seputar kehamilan secara umum, mitos-mitos kehamilan di dusun Pasireungit d. Bab IV Penutup, terdiri dari kesimpulan dan saran II. TINJAUAN TEORITIS Pengertian Sebelum kita berbicara lebih jauh tentang masalah ini, maka perlu kita pahami pengertian dari mitos, sehingga konteks pembahasan kita jelas. Ada beberapa pengertian mitos yang dapat dikemukakan, diantaranya : a. Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kahyangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang kadang diartikan Mitologi adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Jadi, mitos adalah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung

arti yang dalam. Mitos juga mengisahkan petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah perang mereka dan sebagainya. b. Menurut pengertian Yunani-Romawi kuno, mitos adalah sebuah cerita yang sebenarnya dikisahkan dengan cara yang dirasa masuk akal. Cerita itu menyangkut pemberitaan soal perbuatan-perbuatan para dewa, para pahlawan, atau tokoh-tokoh dari zaman purba lainnya. Kronologi di dalam cerita tidak jelas. c. Dari dua pengertian dasar di atas kita simpulkan bahwa mitos adalah segala sesuatu, baik itu berupa ucapan dan keyakinan yang berhubungan dengan alam gaib yang

berpengaruh dalam kehidupan nyata dan diyakini kebenarannya. d. Dalam konteks bahasan kita, mitos dibatasi pada pembahasan mitos seputar kehamilan, sehingga dapat diartikan bahwa mitos seputar kehamilan adalah segala sesuatu baik itu berupa ucapan maupun keyakinan yang berhubungan dengan alam ghaib yang dipercaya membawa akibat langsung terhadap kehidupan nyata dalam lingkup kehamilan,

prakehamilan, masa kehamilan dan pascakehamilan Dari beberapa pengertian di atas jelaslah bahwa mitos yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah mitos yang berkaitan dengan kehamilan dan aspek yang terkait dengannya.

Pandangan Umum Masyarakat terhadap Mitos Seputar Kehamilan Masyarakat umum dalam memandang mitos-mitos seputar dunia kehamilan terbagike dalam kategori, diantaranya: a. Meyakini sepenuhnya : pada masyarakat tradisionalis dengan tingkat pendidikan rendah, kecenderengan untuk menerima secara total atas berlakunya mitos itu sangat kentara. Sehingga setiap aspek kehidupan mereka, kjhususnya dalam masalah kehamilan, selalu didasarkan pada mitos. b. Menolak secara mutlak : pada msyarakat terdidik modern mereka sering menafikan adanya mitos-mitos seputar kehamilan karena secara nalar dan rasio, hal tersebut bertentangn dengan kaidah-kaidah ilmiah kesehatan dan nilai-nilai agama. c. Menerima dengan syarat, yang dimaksud adalah sebagian masyarakat menerima mitos tersebut dengan syarat sesuai dengan rasio dan diterima secara ilmiah, sehingga mereka mengadakan pembuktian dengan meneliti atau menanyakan kepada para ahli di

bidangnya. Karena bisa jadi adanya mitos tersebut didasarkan pada fakta ilmiah yang samar bagi masyarakat awam.

Macam-Macam Mitos Seputar Kehamilan Secara Umum Dalam bahasan ini, kami mengelompokkan mitos seputar kehamilan dalam tiga kategori, yaitu : a. Mitos-mitos yang berkaitan pada masa pascapernikahan dan prakehamilan b. Mitos-mitos yang berkaitan dengan masa kehamilan yang berhubungan dengan bayi maupun ibu c. Mitos-mitos yang berkaitan dengan masa pasca melahirkan berkaitan dengan ibu dan bayi

III. PEMBAHASAN

Studi kasus Dalam membahas masalah ini kami mengambil sampel pada masyarakat di sekitar kami. Responden kami ambil secara acak dari warga dengan aneka profesi dan tingkat pendidikan. Sampel kami ambil dari dusun Pasireungit Tonggoh desa Pasireungit kecamatan Paseh kabupaten Sumedang. Penelitian sederhana kami laksanakan selama 3 hari dari 27 -28 Niopember dan 3 desember 2011. Jumlah responden 5 wanita dengan prosefi dan tingkat pendidikan berbeda.

Mitos-Mitos Seputar Kehamilan secara umum Secara umum akan kami kemukakan berbagai mitor seputar kehamilan, sebagai berikut : a. Mitos-Mitos Umum 1) Kehamilan adalah pengalaman yang menyenangkan

Berbagai faktor seperti biologis, psikososial dan sosial bisa mempengaruhi perjalanan kehamilan seseorang hingga saatnya melahirkan. Orang-orang berpikir perempuan hamil merasa indah dan bergembira, padahal perempuan hamil juga bisa menjadi cemas dan tertekan.

2)

Morning

Sickness

akan

berakhir

pada

trimester

pertama

Tidak semua ibu yang mengalami morning sickness akan berakhir di trimester pertama, beberapa diantara masih mengalami kondisi tersebut hingga trimester kedua.

Selain itu rasa mual juga tidak hanya menyerang pagi hari, tapi bisa menyerang setiap saat baik siang atau malam hari. Dikenal denga nama morning sickness karena saat bangun tidur biasanya perut Salah dalam satu faktor kondisi yang kosong, mempengaruhi sehingga morning memicu rasa mual. chorionic

sickness

adalah human

gonadotropin (hCG), yaitu hormon yang dihasilkan oleh plasenta. Hormon ini akan mencapai puncaknya pada minggu ke 8-12. Namun beberapa orang memiliki efek yang lebih lama dibandingkan orang lain. 3) Kulit akan lebih bersinar saat hamil

Semua hormon yang diproduksi oleh tubuh akan meningkat saat hamil, karenanya banyak ibu yang memiliki rambut lebih tebal dan kuku tumbuh lebih cepat saat hamil. Selain itu hormon kehamilan merangsang tubuh perempuan untuk memproduksi pigmen lebih banyak. Jadi kulit akan terlihat lebih bersinar saat hamil akibat perubahan hormon ini. 4) Semua perempuan hamil mengalami efek dan gejala yang sama

Setiap pertumbuhan saat hamil bisa memicu berbagai kondisi, tapi tidak semua ibu hamil mengalami kondisi yang sama. Beberapa orang ada yang sangat sensitif terhadap bau-bauan tapi perempuan lainnya menderita ptyalism, kondisi yang membuat seseorang harus meludah terus menerus 5) Memasuki bulan kedelapan, tubuh menjadi tidak menarik Semakin bertambah bulan, maka perut ibu hamil akan semakin membesar dan membuat tubuhnya menjadi tidak menarik lagi. Namun pada kondisi tersebut terjadi lonjakan estrogen yang membuat libido beberapa perempuan meningkat, sehingga ia merasa dirinya lebih seksi daripada sebelumnya. 6) Pasangan tidak bisa merasakan penderitaan istri yang sedang hamil

Tidak semua suami akan berlaku cuek pada istrinya saat sedang hamil, karena beberapa suami ada yang turut merasakan ngidam seperti istrinya dan mau berbagi hal dengan istrinya. Ada berbagai cara untuk mendorong suami agar ikut memahami apa yang dialami istrinya, misalnya dengan turut mempersiapkan hal-hal seputar persalinan, membaca buku kehamilan dan melahirkan serta ikut dalam konsultasi dengan dokter.

7)

Tahap

kedua

kontraksi

membuat

proses

persalinan

lebih

cepat

Setiap orang memiliki waktu proses persalinan yang berbeda-beda, ada yang hanya membutuhkan waktu 20-60 menit, tapi ada juga yang membutuhkan waktu hingga 3 jam. Kondisi ini tergantung dari seberapa cepat proses pembukaan dari leher rahim. Lebih baik ibu hamil menghemat energi dengan berkonsentrasi pada pernapasan melalui kontraksi dan mengatur waktu istirahat.

b. Mitos-Mitos Lainnya 1) Minum air kelapa dapat mempercepat persalinan. Belum ada penelitan yang membuktikan mitos ini karena lancarnya persalinan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun air kelapa muda memang berkhasiat untuk menjadikan air ketuban putih dan bersih. 2) Sebaiknya ibu hamil tidak melakukan hubungan intim pada trimester pertama kehamilannya. Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa hubungan intim menyebabkan keguguran. Jadi sepanjang hal itu tidak menyakitkan dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan, ibu hamil boleh-boleh saja melakukannya. 3) Leher ibu hamil yang menghitam atau puting yang berwarna gelap menandakan bayinya laki-lakiPerubahan warna pada leher atau puting tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin bayi. Perubahan warna kulit pada ibu hamil diakibatkan peningkatan progesteron dan melanost (hormon yang mengatur pigmentsi kulit). Karena itu puting susu yang menghitam biasa terjadi pada kehamilan, baik pada ibu hamil yang mengandung bayi laki-laki atau perempuan. Selain perubahan warna kulit dan puting susu, ibu hamil juga memiliki guratan kehitaman di perut dan garis hitam dari pusar ke bagian pugbis. Namun gejala ini akan menghilan setelah melahirkan. 4) Bila bentuk perut calon ibu membulat, berarti bayinya perempuan. Bentuk perut ibu hamil yang lonjong atau bulat tergantung pada posisi janin dalam kandungan. Jika janin melintang, perut akan terlihat melebar. Namun jika posisi janin memanjang, perut akan terlihat tinggi. Selain itu, bentuk perut ibu hamil juga tergantung pada elastisitas otot dan volume air ketuban. Pada kehamilan anak pertama, perut akan tampak bulat karena otot masih kencang. Namun perut ibu yang pernah hamil beberapak kali akan tampak turun karena ototnya mulai kendur. Pada ibu hamil yang cairan ketubannya banyak, bentuk perutnya

5) Minum susu kedelai atau makanan yang terbuat dari kacang kedelai akan membuat bayi berkulit putih. Minum susu kedelai ataupun makan makanan yang terbuat dari kacang kedelai tidak berpengaruh pada warna kulit bayi. Warna kulit bayi diturunkan secara genetis dari orang tuanya. 6) Terlalu sering makan jeruk akan meningkatakan lendir pada paru-paru jani dan resiko kuning saat bayi lahir. Mitos ini tidak benar. Jeruk ini justru merupakan sumber vitamin C dan serat yang sangat dibutuhkan ibu hamil. Karena itu, mengkonsumsi jeruk selama kehamilan dianjurkan. 7) Jika menginginkan bayi cerdas dan persalinan lancar, sering-seringlah berhubungan intim selama hamil. Tidak benar bahwa sperma mengandung zat penyubur sehingga janin yang terkena semburan bisa tumbuh subur dan cerdas. 8) Minum es menyebabkan janin tumbuh besar. Minum es selama kehamilan tidak akan menyebabkan janin menjadi besar, kecuali jika ibu hamil minum es yang ditambah sirup, madu, atau gula secara berlebihan. Kandungan karbohidrat yang terkandung dalam gula inilah yang menyebabkan bayi memiliki berat di atas normal.

Selain kelebihan gula, ukuran janin juga ditentukan oleh faktor genetik dan asupan nutrisdiabetes, juga bisa menyebabkan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan yang lebih besar. 9) Ibu hamil tidak boleh makan pisang, nanas, dan mentimun. Mitos ini sangat dipercaya oleh sebagian masyarakat di jawa karena bisa mengakibatkan keputihan. Bahkan mereka percaya bahwa nanas bisa menyebabkan keguguran. Konsumsi pisang, nanas, dan mentimun justru disarankan karena kaya akan viatamin C dan serat yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan melancarkan proses pembuangan sisa-sisa pencernaan.Adapun keputihan tidak selalu membahayakan. Saat hamil maupun setelah melahirkan, adalah normal jika ibu mengalami keputihan. Kecuali juka keputihan tersebut terinfeksi oleh bakteri, jamur, dan virus yang biasanya ditandai dengan keluhan gatal, bau tidak sedap, dan warnanya kekuningan, kehijauan atau kecoklatan. 10) Minum air kelapa hijau menyuburkan rambut bayiMinum air kelapa hijau tidak berkaitan dengan rambut bayi. Namun air kelapa hijau memang menyehatkan karena mengandung

elektrolit, sehingga siapa saja termasuk ibu hamil, boleh meminum air kelapa hijau agar tetap bugar. 11) Ibu hamil tidak boleh makan daging kambingIbu hamil boleh saja mengkonsumsi daging kambing dengan porsi yang wajar, kecuali ibu hamil yang menderita kelebihan kolesterol atau penyakit jantung. Daging kambing mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi sehingga mempengaruhi metabolesme asam urat yang berbahaya bagi penderita koleterol tinggi ataupun penderita penyakit jantung 12) Mengurut perut ibu hamil Mitos ini banyak dipercaya di masayarakat. Padahal mengurut perut ibu hamil dapat meningkatkan resikot terjadinya keguguran dan gangguan janin, yaitu janin mengalami stress atau tekanan. Jika janin mengalami stress atau tekanan, pertumbuhannya dapat terganggu 13) Tidak boleh memotong atau menjahit baju. Tidak boleh memotong atau menjahit baju selama kehamilan atau anak akan lahir dengan bibir sumbing. Bibir sumbing biasanya karena pengaruh obat-obatan yang diminum ibu saat hamil, efek radiasi atau faktor genetic. Oleh karenanya x-ray tidak dilakukan selama kehamilan kecuali atas indikasi tertentu. 14) Makanan pedas akan menyebabkan bayi lahir dengan bercak kulit kemerahan atau berkulit lebih gelap. Makan makanan pedas saat hamil akan menyebabkan bayi lahir dengan bercak kulit kemerahan atau bayi akan berkulit lebih gelap/hitam. Sekali lagi warna kulit seseorang tidak ditentukan oleh makanan pedas, tapi factor genetic dari orang tuanya. Dan faktanya bahwa makan makanan pedas saat hamil, membuat rasa tak enak di perut apalagi bila anda sedang mual, jadi bukan karena menyebabkan bercak kemerahan pada kulit. 15) Minum rendaman air rumput Fatimah akan merangsang mulas.

Memang, rumput Fatimah bisa membuat mulas pada ibu hamil, tapi apa kandungannya belum diteliti secara medis. Rumput fatimah atau biasa disebut Labisia pumila ini, berdasarkan kajian atas obat-obatan tradisional di Sabah, Malaysia, tahun 1998, dikatakan mengandung hormon oksitosin yang dapat membantu menimbulkan kontraksi. Tapi, apa kandungan dan seberapa takarannya belum diteliti secara medis. Jadi, harus dikonsultasikan dulu ke dokter sebelum meminumnya. Karena, rumput ini hanya boleh diminum bila pembukaannya sudah mencapai 3-5 cm, letak kepala bayi sudah masuk panggul, mulut rahim sudah lembek atau tipis, dan posisi ubun-ubun kecilnya normal. Jika letak ari-arinya di bawah atau bayinya sungsang, tak boleh

minum rumput ini karena sangat bahaya. Terlebih jika pembukaannya belum ada, tapi si ibu justru dirangsang mulas pakai rumput ini, bisa-bisa janinnya malah naik ke atas dan membuat sesak nafas si ibu. Mau tak mau, akhirnya dilakukan jalan operasi. 16) Meluarnya lendir semacam keputihan yang agak banyak menjelang persalinan, akan membantu melicinkan saluran kelahiran hingga bayi lebih mudah keluar. Ini tak benar! Keluarnya cairan keputihan pada usia hamil tua justru tak normal, apalagi disertai gatal, bau, dan berwarna. Jika terjadi, segera konsultasikan ke dokter. Ingat, bayi akan keluar lewat saluran lahir. Jika vagina terinfeksi, bisa mengakibatkan radang selaput mata pada bayi. Harus diketahui pula, yang membuat persalinan lancar bukan keputihan, melainkan air ketuban. Itulah mengapa, bila air ketuban pecah duluan, persalinan jadi seret. 17) Minum minyak kelapa memudahkan persalinan.

Minyak kelapa, memang konotasinya bikin lancar dan licin. Namun dalam dunia kedokteran, minyak tak ada gunanya sama sekali dalam melancarkan persalinan. Mungkin secara psikologis, ibu hamil menyakini, dengan minum dua sendok minyak kelapa dapat memperlancar persalinannya. Jika itu demi ketenangan psikologisnya, maka diperbolehkan, karena minyak kelapa bukan racun. 18) Minum madu dan telur dapat menambah tenaga untuk persalinan.

Madu tak boleh sembarangan dikonsumsi ibu hamil. Jika BB-nya cukup, sebaiknya jangan minum madu karena bisa mengakibatkan overweight. Bukankah madu termasuk karbonhidrat yang paling tinggi kalorinya? Jadi, madu boleh diminum hanya jika BB-nya kurang. Begitu BB naik dari batas yang ditentukan, sebaiknya segera hentikan. Demikian juga dengan telur, pada dasarnya selama telur itu matang maka tidak akan berbahaya bagi kehamilan. Hal ini disebabkan karena telur banyak mengandung protein yang dapat menambah kalori tubuh. 19) Makan duren, tape, dan nanas bisa membahayakan persalinan. Ini benar karena bisa mengakibatkan perndarahan atau keguguran. Duren mengandung alkohol, jadi panas ke tubuh. Begitu juga tape serta aneka masakan yang menggunakan arak, sebaiknya dihindari. Buah nanas juga, karena bisa mengakibatkan keguguran. 20) Makan daun kemangi membuat ari-ari lengket, hingga mempersulit persalinan. Yang membuat lengket ari-ari bukan daun kemangi, melainkan ibu yang pernah mengalami dua kali kuret atau punya banyak anak, misal empat anak. Ari-ari lengket bisa berakibat fatal karena

kandungan harus diangkat. Ibu yang pernah mengalami kuret sebaiknya melakukan persalinan di RS besar. Hingga, bila terjadi sesuatu dapat ditangani segera 21) Penggunaan komputer, microwave, atau pemeriksaan metal detector pada waktu hamil tidak aman untuk pertumbuhan janin.

Penelitian Dr. Saunders menunjukkan, penggunaan komputer dan microwave tidak berbahaya bagi janin. Demikian pula pemeriksaan dengan metal detector di hotel, pusat perbelanjaan atau airport, aman bagi janin. 22) Jika kehamilan sudah cukup bulan dan Anda ingin segera mengalami proses persalinan, coba saja berhubungan intim dengan suami.

Mitos itu ada benarnya juga. Sebab, hormon prostaglandin yang ada di cairan semen (cairan yang dikeluarkan pria ketika ejakulasi), dapat menimbulkan kontraksi rahim dan melembutkan leher rahim. Dengan demikian, proses persalinan mungkin saja terjadi lebih cepat. Selain itu, orgasme juga bisa memicu timbulnya kontraksi rahim. Tapi, kalau memang belum waktunya melahirkan, berhubungan intim beberapa kali pun tak akan membuat Anda segera melahirkan. 23) Mengonsumsi makanan pedas menyebabkan ibu yang hamil tua jadi cepatmelahirkan. Sebenarnya, ibu hamil tidak punya pantangan makanan tertentu. Tapi, ada makanan yang sebaiknya dihindari, seperti makan yang berasal dari keju yang sangat lembik atau keju dari susu mentah. Makanan-makanan ini dikhawatirkan cepat busuk, sehingga mengandung bakteri yang disebut lysteria. Bakteri inilah yang sering dihubungkan dengan kemungkinan penyebab keguguran atau persalinan dini. 24) Persalinan normal akan menyebabkan lemahnya fungsi kandung kemih .

Mungkin, ada wanita yang pernah melahirkan dengan proses persalinan normal (melalui vagina) dan kebetulan mengalami kerusakan otot dan jaringan ikat rongga panggul, sehingga menyebabkannya tak bisa menahan keluarnya air kencing. Asal tahu saja, kondisi ini sebenarnya jarang sekali ditemui. Jika Anda takut, lalu merencanakan untuk operasi caesar hanya karena menganggap bahwa operasi lebih aman daripada melahirkan secara normal, maka Anda harus berpikir dua kali. Sebab, operasi caesar merupakan operasi besar yang juga berisiko (termasuk kemungkinan teririsnya kandung kemih ketika dilakukan operasi). Sebenarnya, untuk menguatkan otot panggul yang menyangga kandung kemih, Anda juga dapat melakukan latihan Kegel. Latihan itu dapat dilakukan ketika hamil dan seminggu setelah Anda melahirkan.

Caranya, kerutkan otot seputar vagina, lakukan usaha seperti menahan kencing dan tahan sekitar 10 detik, kemudian lepaskan lagi. Lakukan hal ini sepuluh kali setiap hari 25) Begitu cairan ketuban pecah, bayi akan segera lahir.

Pada umumnya, setelah air ketuban pecah, masih membutuhkan waktu berjam-jam untuk kontraksi sampai bayi lahir. Namun, dengan pecahnya ketuban, proses persalinan memang harus segera dilaksanakan. Karena, dikhawatirkan bakteri di vagina akan masuk ke rahim dan menyebabkan infeksi pada janin.Lebih baik lagi jika Anda datang ke rumah sakit atau rumah bersalin sebelum ketuban pecah. Dokter atau bidan biasanya akan membantu memecahkan kantung ketuban, agar kepala bayi bisa masuk ke rongga panggul pada saat yang tepat. 26) Ketika Anda mulai diinduksi (dirangsang agar terjadi kontraksi), tak lama kemudian Anda akan langsung melahirkan.

Setelah diinduksi, mungkin saja kontraksi baru terjadi beberapa jam kemudian. Bahkan, bisa saja tak terjadi kontraksi sama sekali. Asal tahu saja, pada akhir kehamilan, leher rahim biasanya mulai melunak untuk persiapan proses persalinan. Lalu ketika diinduksi, biasanya obat yang diberikan akan melembutkan dan memipihkan jaringan leher rahim, sehingga terjadi kontraksi.Dalam proses induksi semacam itu, dokter biasanya memberikan pitocin, yaitu hormon sintetis. Namun, karena banyak faktor yang dapat menyebabkan proses persalinan berlangsung lancar atau macet, maka induksi pun belum tentu merupakan cara yang pas untuk memacu persalinan. Buktinya, ada juga ibu hamil yang sudah lewat waktu persalinannya, setelah diinduksi selama 24 jam ternyata hanya mengalami pembukaan beberapa cm saja. Dalam kondisi yang langka seperti itu, proses persalinan harus berakhir di meja operasi. 27) Mengepel lantai, banyak jongkok dan nungging akan mempercepat proses kelahiran . Bila kandungan sudah cukup bulan, seorang ibu hamil justru disarankan banyak melakukan aktifitas untuk dapat melancarkan persalinan. Bahkan gerakan seperti nungging saat mengepel atau banyak berjalan kaki adalah pilihan aktifitas yang bisa dipertimbangkan. 28) Tidak boleh bersenggama Dari sisi medis, jelas dr. Chairulsjah Sjahruddin, SpOG, MARS, sanggama memang dilarang selama 40 hari pertama usai melahirkan. Alasannya, aktivitas yang satu ini akan menghambat proses penyembuh- an jalan lahir maupun involusi rahim, yakni mengecilnya rahim kembali ke bentuk dan ukuran semula. Selain karena fungsi hormonal tubuh yang bersang- kutan belum kembali aktif bekerja. Kalau sanggama dipaksakan terjadi dalam

tenggang waktu itu, kemungkinan yang terjadi bisa macam-macam. Di antaranya infeksi atau malah perdarahan. Sebabnya, mukosa jalan lahir setelah persalinan sangat peka akibat banyaknya vaskularisasi/aliran darah, hingga terjadilah perlunakan mukosa jalan lahir. Dengan berjalannya waktu, vaskularisasi ini kian berkurang dan baru akan normal kembali 3 bulan setelah bersalin. Belum lagi libido yang mungkin memang belum muncul ataupun pengaruh psikologis, semisal kekhawatiran akan robeknya jahitan maupun ketakutan bakal hamil lagi. 29) Mempunyai panggul sempit tidak dapat melahirkan normal. Selama ini banyak mitos yang berkembang mengenai hubungan panggul dan kemampuan melahirkan secara normal. Untuk itu, ada baiknya Anda melihat informasi di bawah ini: Panggul bukan pinggul Panggul merupakan kumpulan tulang dengan sedikit otot, sedangkan pinggul merupakan kumpulan otot dan lemak. Jadi, seseorang yang memiliki pinggul besar belum tentu panggulnya juga besar. Kurus Wanita bertubuh kurus bukan berarti memiliki panggul yang kecil. Tidak ada hubungan antara berat badan dengan ukuran panggul. PendekWanita dengan tinggi kurang dari 145 cm memang dapat diindikasikan memiliki panggul yang kecil dan sempit. Tetapi, ini hanya merupakan indikasi, bukan sesuatu yang pasti. Butuh pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikannya. Selama ukuran bayinya proporsional dengan ukuran jalan lahir serta bisa memenuhi syarat-syarat kelahiran normal, maka tidak ada masalah.

30)

Kaki harus lurus Menurut Koesmariyah, baik saat berjalan maupun berbaring, kaki harus lurus. Dalam arti, kaki kanan dan kiri enggak boleh saling tumpang tindih ataupun ditekuk. Selain agar jahitan akibat robekan di vagina tak melebar ke mana-mana, juga dimaksudkan supaya aliran darah tetap lancar alias tak terhambat. Secara medis, posisi kaki yang lurus memang lebih menguntungkan karena membuat aliran darah jadi lancar.

Sedangkan mobilisasi secara umum, pada dasarnya boleh dan malah harus dilakukan. Makin cepat dilakukan kian menguntungkan pula. Dengan catatan, kondisi si ibu dalam keadaan baik, semisal tak mengalami perdarahan atau kelainan apa pun saat melahirkan. Selain patokan bahwa

dalam 8 jam pertama setelah melahirkan ia sudah bisa BAK dan BAB serta selera makannya bagus. Begitu juga tensi, denyut nadi, dan suhu tubuhnya dalam batas normal. Soalnya, jika tak bisa BAK dan BAB berarti ada sesuatu yang enggak beres yang akan berpengaruh pada kontraksi dan proses involusi (pengecilan kembali) rahim. 31) Tidak boleh tidur siang Pantangan yang satu ini kedengarannya keterlaluan. Bayangkan, meski ngantuk setengah mati lantaran sering terbangun malam hari karena harus menyusui dan menggantikan popok si kecil, si ibu tak boleh tidur siang. Menurut Chairulsjah, tidur berkepanjangan memang mengundang proses recovery yang lebih lambat. "Makin lama berbaring makin besar pula peluang terjadi tromboemboli atau pengendapan elemen-elemen garam." Lalu bila si ibu bangun/berdiri mendadak, endapan elemen tersebut dikhawatirkan lepas dari perlekatannya di dinding pembuluh darah. Padahal akibatnya bisa fatal, lo. Endapanendapan tadi bisa masuk ke dalam pembuluh darah lalu ikut aliran darah ke jantung, otak dan organ-organ penting lain yang akan memunculkan stroke. 32) Tak boleh keramas. Pantangan yang satu ini dicemaskan bisa membuat si ibu masuk angin. Itu sebab, sebagai gantinya rambut cukup diwuwung, yakni sekadar disiram dengan air dingin. Lagilagi, penyiraman ini diyakini agar darah putih bisa turun dan tak menempel di mata. Namun agar tak bau apek dan tetap harum disarankan menggunakan ratus pewangi. Tentu saja pantangan semacam itu untuk kondisi jaman sekarang dirasa memberatkan. Terlebih untuk ibu-ibu yang harus sering beraktivitas di luar rumah. Sedangkan mandi boleh-boleh saja asal dilakukan jam 5 atau 6 untuk mandi pagi dan sebelum magrib untuk mandi malam. Penggunaan air dingin, katanya, justru lebih baik ketimbang air hangat karena bisa melancarkan produksi ASI. 33) Hindari makan jemek. Golongan makanan yang harus dijauhi adalah pepaya, durian, pisang, dan terung. Karena konon ragam makanan tadi bisa dikhawatirkan bikin benyek organ vital kaum Hawa. Termasuk makanan bersantan dan pedas karena pencernaannya bakal terganggu yang bisa berpengaruh pada bayinya. Begitu juga ikan dan telur asin serta makanan lain yang berbau amis karena dikhawatirkan bisa menyebabkan bau anyir pada ASI yang membuat bayi muntah saat disusui. Selain juga, proses penyembuhan luka-luka di jalan lahir akan lebih lambat.

Secara medis, menurut Chairulsjah, tak benar anggapan untuk pantang pepaya dan pisang yang justru amat dianjurkan karena tergolong sumber makanan yang banyak mengandung serat untuk

memudahkan BAB. Ikan dan telur juga merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik dan amat dibutuhkan tubuh. Sedangkan durian memang tak dianjurkan karena kandungan kolesterolnya tinggi, selain memicu pembentukan gas yang bisa mengganggu pencernaan 34) Tidak boleh bepergian Kalau dipikir-pikir larangan ini, bertujuan supaya si ibu tak terlalu letih beraktivitas. Kalau capek bisa-bisa ASI-nya berkurang. Kasihan si kecil. Karena biasanya seumur ini sedang kuat-kuatnya menyusu. Belum lagi kemungkinan si bayi rewel ditinggal ibunya terlalu lama. Sementara kalau diajak pun masih kelewat kecil. Malah takut ada apa-apa di jalan, terutama kalau menggunakan angkutan umum. Bepergian pun membuat si ibu jadi tak tahan menghadapi aneka godaan untuk menyantap segala jenis makanan yang dipantang. 35) Makan garam menyebabkan kaki menjadi bengkak !Kaki bengkak disebabkan oleh aliran darah di pembuluh darah balik (vena) yang kurang lancar. Garam tidak menyebabkan kaki menjadi bengkak, hanya saja pada kasus kehamilan yang terjadi pada penderita hipertensi (darah tinggi), konsumsi garam akan menambah tingginya tekanan darah. Hal ini tentunya akan membahayakan kehamilan karena adanya korelasi antara pembengkakan pada kaki dan naiknya tekanan darah akibat konsumsi garam. Pada kasus kehamilan pada penderita darah rendah, konsumsi garam tidak dibatasi dan bahkan dokter kandungan kami malah menganjurkannya karena kami termasuk kategori darah rendah. Mitos-Mitos Seputar kehamilan Di Dusun Pasireungit Tonggoh Desa Pasireungit Kecamatan Paseh Sumedang Pada bagian sebelumnya, point 3.2, kita mengatahui bahwa ada berbagai mitos seputar kehamilan. Mitos mitos tersebut tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dalam berbagai tingkat pendidikan dan sosial ekonomi.selanjutnya akan kami sampaikan hasil wawancara kami dengan responden terkait dengan berbagai mitos yag ada di masyarakat sekitar kami di dusun Pasireungit Tonggoh. Masing-masing mitos akan kami berikan analisis agar informasi menjadi lebih jelas dan ada pemahaman yang benar terhadap berbagai mitos tersebut. Mitos tersebut akan kami kelompokkan ke dalam tiga bagian, yaitu : a. Mitos Prakehamilan 1) Jika ada burung hantu bunyi di dekat rumah berarti akan ada yang hamil

Dari sisi medis reproduksi : kehamilan seorang wanita tidak ada hubungannya sama sekali dengan burung atau hewan lain, akan tetapi proses kehamilan terjadi karena terjadinya pertemuan sel sperma dan sel telur melalui proses persenggamaan. Dari sisi agama : apabila ada keyakinan seperti tersebut diatas maka dinamkan dengan tathoyyur, yaitu suatu keyakinan yang menyandarkan suatu kenyataan yang terjadi kepada bunyi burung atau kejadian alam lainnya yang secara riil tidak berkaitan dengan terjadinya kenyataan tersebut. Tathoyyur adalah salah satu bentuk kesyirikan. 2) Jika hamil baru 2 minggu jangan diberitahukan ke siapapun dulu agar tidak keguguran Dari sisi medis : bahwa terjadinya keguguran pada janin bisa terjadi karena faktor-faktor medis dan teknis. Tidak berkaitan dengan proses komunikasi verbal terkait dengan informasi tentang kehamilan seorang wanita. Justru pada minggu pertama saja sudah bisa diketahui kehamilannya dengan melakukan tes kehamilan.

b. Mitos Saat Kehamilan Mitos-mitos pada saat kehamilan diantaranya : 1. Ibu hamil dilarang pergi sore menjelang malam dan malam hari agar tidak kemasukan roh halus dan tidak agar tidakmengalami kesulitran dalam proses kelahiran Dari sisi medis : ketika malam hari produksi oksigen berkurang sehingga harus berhati-hati ketika keluar malam Dari sisi keyakinan agama : kita meyakini bahwa di luar alam manusia ada alam ghaib yaitu alam jin, dan disebutkan dalam beberapa hadits bahwa ketika malam menjelang jendela dan pintu harus ditutup agar setan tidak masuk ke dalam rumah, sehingga bisa disimpulkan bahwa ketika seorang wanita hamil keluar malam maka dimungkinkan bisa diganggu jin, demi kehatihatian maka larangan ini perlu duperhatikan.

2. Ibu hamil dilarang makan tutut/keong sawah karena bisa mempersulit kelahiran. Analisis : Tutut/keong sawah adalah sejenis hewan lunak/molusca yang mempunyai kandungan protein tinggi, selama ini belum ada penelitian medis yang menunjukkan adanya korelasi positif terhadap larangan makan keong ataun kerang atau hewan lunak lainnya yang bisa mengganggu proses kelahiran

3.

Sat terjadi gerhana matahari ibu hamil harus dimandiin di luar dan diguyur karena jika tidak mandi maka takut nanti ketika lahir anaknya ada tanda hitam di tubuhnya

4. Ibu hamil dilarang makan di piring yang gede karena dikhawatirkan ari-ari bayinya gede.

5. ibu hamil dilarang makan dengan piring yang pecah karena dikhawatirkan anaknya lahir cacat.

6.

ibu hamil dan suaminya dilarang membelitkan handuk,selendang,kain atau lainnya di leher karena diyakini akan bisa menyebabkan tali ari-ari membelit leher bayi saat lahir.

7. ibu hamil tisdak boleh minum es karena takuit nanti anaknya lahir besaar

8. ibu hamil tidak boleh makan salak

9. ibu hamil harus minum minyak sayur agar proses persalinan lancar

c.

Mitos Pasca Kelahiran

1. ibu yang habis melahirkan dilarang makan daging ayam karena bisa mengalami gatal-gatal dan tidak cepat sembuh 2. setelah melahirkan, tridak boleh makan buah-buahan selama dua tahun agar anak tidak sakit perut karena minum ASI yang mengandung sari-sari makanan dari buah yang dimakan 3. pasca melahirkan seornag ibu dilarang makan pisang karena menyebabkan rahim turun 4. bayi yang baru lahir harus banyak di_________________ agar tidak kagetan ketika dewasa

IV. PENUTUP Kesimpulan

Dari uraian yang kami sampaikan dimuka, kami memberikan beberapa kesimpulan diantaranya : 1. bahwa kita tidak bisa menafikan akan adanya berbagai keyakinan dalam masyarakat yang berkaitan dengan mitos-mitos seputar kehamilan 2. mitos-mitos tersebut ada yang mempunyai dasar landasan ilmiah dan ada yang hanya sekedar sebuah keyakinan kosong tanpa dasar pembenar. 3. dalam menyikapinya dibutuhkan kearifan, penelitian dan pemahaman sehingga sikap yang diambil tidak kotraproduktif. 4. masyarakat awam membutuhkan penjelasan yang ilmiah, logis dan sederhana untuk menentukan sikap terhadap berbagai mitos tersebut.

Saran Saran yang dapat kami berikan berkaitan dengan pembahasan diatas adalah : 1. kepada para bidan yang bertugas dan langsung berhubungan dengan masyarakat, harus membekali diri dengan berbagai pengetahuan termasuk didalamnya pengetahuan akan adanya berbagai mitos seputar kehamilan, sehingga mampu memberikan penerangan dan penjelasan yang benar terhadap masyarakat. 2. kepada masyarakat, khususnya pada psangan muda, ibu rumahtangga dan wanita pada umumnya, perlu berhati-hati dalam memeprcayai dan mengambil sikap atas berbagai mitos yang ada karena ada sebagian mitos tersebut yang berbahaya jika diyakini yang bisa secara langsung membaahayakan kesehatan ibu dan bayi. 3. kepada mahasiswa kebidanan, perlu unutk terus mengasah kemampuan dan ketrampilans ehingga pengetahuannya luas sehingga ketika terjun langsung ke masyarakat bisa lebih memahami karaktern masyarakat khususnya menghadapi maasyarakat awam yang masih mempercayai berbagai mitos seputar kehamilan.

Beri komentar sebagai: