Anda di halaman 1dari 18

Hubungan antara Personal Hygiene

dengan Kejadian Infeksi Cacing


Enterobius vermicularis pada Anak Usia Sekolah Dasar

Masalah penyakit kecacingan di Indonesia

Penyakit cacingan saat ini masih dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang besar, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Masalah penyakit kecacingan di Indonesia


Penyakit kecacingan yang akan menyebabkan kematian seketika merupakan salah satu alasan terabaikannya perhatian pada penyakit menular ini, hingga penyakit kecacingan menjadi salah satu penyakit menular yang kurang diperhatikan (neglected diseases) oleh pemerintah di Indonesia. Sulastowo (2008)

Masalah penyakit kecacingan di Indonesia


Salah satu penyakit kecacingan yang masih banyak terjadi di Indonesia

Enterobiasis atau Oxyuriasis


cacing perut dari spesies Enterobius vermicularis atau Oxyuris vermicularis atau yang lebih dikenal sebagai cacing kremi

Enterobius vermicularis
Klasifikasi Enterobius vermicularis

Phylum : Nematoda Kelas : Plasmidia Ordo : Rabtidia Super famili : Oxyuroidea Family : Oxyuridea Genus : Enterobius Species : Enterobius vermicularis
(Faust dan Russel,1992)

Enterobius vermicularis
MORFOLOGI TELUR Ukuran 50-60 mikron x 20-30 mikron Bentuk asimetris, tidak berwarna, mempunyai dinding yang tembus sinar dan salah satu sisinya datar. Dinding dua lapis : lapisan luar berupa lapisan albuminous, translucent, bersifat mechanical protection.

Di dalam telur terdapat bentuk larvanya.

Enterobius vermicularis
MORFOLOGI CACING kecil, berwarna putih cacing jantan UKURAN 2-5 mm, cacing jantan mempunyai sayap yang dan ekornya melingkar seperti tanda tanya. cacing betina UKURAN 8-13 mm x 0,4 mm, cacing betina mempunyai sayap , bulbus esofagus jelas sekali, ekornya panjang dan runcing.

Enterobius vermicularis
SIKLUS HIDUP

Penularan Enterobius vermicularis


Terdapat 3 cara terjadinya infeksi

Penularan dari tangan ke mulut penderita sendiri (auto infection) Melalui pernafasan

Penularan secara retroinfeksi

Manifestasi Klinis Enterobiasis

Gatal-gatal di daerah anal atau vaginal Insomnia, lekas marah dan gelisah

Sakit perut dan mual


Berat badan penderita menurun, terkadang juga mengalami diare.

Diagnosa ENTEROBIASIS
Menemukan cacing atau telur Enterobius vermicularis pada pemeriksaaan feces
Telur Enterobius vermicularis jarang ditemukan didalam feses, hanya 5% yang positif pada orang-orang yang menderita infeksi ini. (Soejoto dan Soebari, 1996).

Masalah Enterobiasis di Indonesia


Frekuensi Enterobiasis di beberapa daerah di Indonesia

sekitar 60% hingga 80% anak usia sekolah di Indonesia mengalami cacingan. (Yulianti L, Menteri Kesehatan (Menkes) kelompok usia antara 5-9 tahun yaitu terdapat 46 anak (54,1%) mengalami cacingan dari 85 anak yang diperiksa (Jakarta Timur) beberapa daerah di Jawa Tengah masih memiliki angka prevalensi enterobiasis yang cukup tinggi yaitu sekitar 58,93% hingga 74,31%.(Hendratno S) prevalensi enterobiasis pada anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) kelurahan tersebut relative tinggi yaitu sebesar 51,9%.(penelitian di Kelurahan Bulu Lor Kota Semarang)

PERSONAL HYGIENE

Prevalensi enterobiasis yang cukup tinggi pada anak ini sering dikaitkan dengan hygiene pribadi (personal hygiene) yang buruk.

ENTEROBIASIS

Personal Hygiene
suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis.

Personal Hygiene
Macam-macam personal hygiene Menurut Potter dan Perry (2006) Perawatan kulit Mandi Perawatan Mulut Perawatan mata, hidung dan telinga Perawatan rambut Perawatan kaki dan kuku Perawatan genetalia

Penerapan Personal Hygiene pada pencegahan penularan Enterobiasis

Mandi

Kebiasaan mengganti pakain dalam


Kebiasaan mengganti alas tidur Kebiasaan memotong kuku Kebiasaan Mencuci tangan

Personal hygiene :

Kerangka Konsep
Orang tua :
Pendidikan Penghasilan Kebiasaan anak : Suka jajan Menghisap jari Kebersihan lingkungan : Lantai tanah Tempat BAB

Cuci tangan dengan sabun Gunting kuku 1 minggu Mandi 2x sehari

Tidak dilakukan

Personal hygene kurang

Auto infeksi Melalui pernafasan Melalui kontak langsung Melalui debu

Infeksi Enterobius vermicularis

HIPOTESIS

Ada Hubungan antara Personal Hygiene dengan Kejadian Infeksi Cacing Enterobius vermicularis pada Anak Usia Sekolah Dasar.