Anda di halaman 1dari 22

GANGGUAN

PERNAPASAN

Dr.fachruddin chan

Menilai pernapasan normal.


- Frekuensi.
- Dada bergerak simetris. - Irama teratur. - Kedalaman sama. - Tidak ada retraksi otot pernapasan. - Ekspirasi lebih panjang dari pada inspirasi.

KARAKTERISTIK NAPAS ADEKUAT.


NORMAL --------> Frekuensi Irama. Kedalaman.

TANDA & GEJALA NAPAS TIDAK ADEKUAT


1. Sulit bernapas,napas pendek. 2. Tak teratur. 3. Suara napas menurun sampai hilang. 4. Gerakan dada tak simetris. 5. Menggunakan otot pernapasan tambahan. 6. Sianosis. 7. Tidal volume tidak adekuat. 8. Suara napas abnormal. 9. Pasien berusaha duduk. 10.Kesadaran menurun.

Gerakan dada abnormal.


Penyebab :
1. Kelainan rongga dada. 2. Gangguan neurologi. 3 Gangguan neuromuskular. 4. Cidera dinding dada. 5 Penyakit parenkim paru.

Jalan napas.
Sumbatan jalan napas bagian atas. Bagiaan atas dari pita suara/cincin I trakhea. Penyebab : - makanan. - batang lidah. - lendir / sputum.
Sumbatan jalan napas bagian bawah. Dari pita suara ke bawah. Penyebab : - sputum. - brokheospasme.

Sumbatan jalan napas PARTIAL.


- Kesulitan bernapas. - Retraksi suprasternal. - Suara napas abnormal

* Snoring. * Gargling. * Stridor.

Sumbatan jalan napas TOTAL.


- Tidak ada suara napas. - Kesulitan bernapas. - Retraksi interkostal. - Tidak dapat berbicara/batuk. - Memegang leher. - Tanda-tanda kepanikan. - Pucat dan sianosis.

GAGAL

NAPAS

Kegagalan sistim pernapasan untuk

mempertahankan pertukaran oksigen dengan karbondioksida dalam jumlah yang dapat mengakibatkan gangguan pada kehidupan.

Tanda-tanda :
- pucat. - sianosis. - gelisah. - gasping. - takhipneu.

- takhikardi. - ngantuk. - pernapasan cuping hidung - lab : Pa O2 < 50 mmHg Pa CO2 > 50mmHg

Jenis

Gagal Napas.

* GN. HIPOKSEMIA tanpa HIPERKAPNIA. (PaO2 rendah dgn PaCO2 normal/rendah. Penyebab : sebagian ok kelainan diffusi.

* GN. HIPOKSEMIA dan HIPERKAPNIA. (PaO2 rendah dgn PaCO2 meningkat). Penyebab : hipoventilasi alveolar ok obstruksi atau restriksi saluran napas kronik.

PENATALAKSANAAN ASMA BERAT

PENDAHULUAN
Asma penyakit kronik saluran napas Penyempitan saluran napas

Derajat bervariasi
Inflamasi kronik

Hipereaktiviti saluran napas

KARAKTERISTIK ASMA
Makin cepat pengobatan dimulai

makin mudah mengatasi serangan


Makin lama dan makin berat

serangan makin sukar pengobatannya

dan penyembuhannya juga makin lama

FAKTOR RISIKO UNTUK EKSASERBASI ASMA


Alergen

Infeksi saluran napas


Exercise dan hiperventilasi

Cuaca
Sulfur dioksida Makanan, bumbu, obat-obatan

TUJUAN PENATALAKSANAAN PADA EKSASERBASI AKUT


Menghilangkan obstruksi secepat mungkin Menghilangkan hipoksemi Mengembalikan faal paru ke normal

secepat mungkin
Mencegah kekambuhan

FAKTOR YANG MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN KARENA ASMA


Riwayat gagal napas dan pemasangan intubasi

Pemakaian steroid sistemik


Kunjungan ke unit gawat darurat / perawatan

karena asma
Penatalaksanaan asma yang tidak adekuat Depresi berat dan atau masalah psikososial

WHEEZING
Karena adanya obstrukusi pd bronkus sedang dan bronkiolus penyebab: - Bronkospasme - Edema mukosa - Hipersekresi mukus

STATUS ASMATIKUS
Suatu serangan asma yang berat, berlangsung dalam beberapa jam atau hariyang tidak memberikan perbaikan

dengan pengobatan yang lazim


Penanganan harus cepat untuk menangani

adanya sumbatan saluran nafas

TANDA DAN GEJALA


Sesak nafas berat, ekspirasi memanjang disertai wheezing
Batuk dengan sputum kental

Gelisah
Digunakan otot asesori pernafasan Sianosis sentral Takikardia

PENATALAKSANAAN
Atur posisi yang nyaman
Jaga lingkungan agar tetap tenang Berikan oksigen dosis rendah (2-4 l/mnt)

Berikan obat bronkodilator


Kortikosteroid Perbaiki status cairan pasien Setelah serangan mereda : cari faktor penyebab

SERANGAN ASMA MENGANCAM JIWA

Kesadaran Pemakaian otot bantu napas

: Tidak begitu sadar

: Pergerakan torako abdominal yang paradoksal Mengi : Tidak ada Nadi : Bradikardi Pulsus paradoksus : Tidak ada karena kelelahan otot napas