6.

Pembagian Urusan Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten Pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat dengan daerah otonom adalah syarat penyelenggaraan desentralisasi. Pembagian urusan pemerintahan ini berdasarkan pada pemikiran bahwa selalu terdapat berbagai urusan pemerintahan yang sepenuhnya/tetap menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Urusan pemerintahan tersebut menyangkut terjaminnya kelangsungan hidup bangsa dan negara secara keseluruhan. Berikut adalah pembagian urusan yang menjadi wewenang Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten.

1. Pemerintah Pusat Beberapa urusan pemerintahan sepenuhnya/tetap menjadi kewenangan Pemerintah Pusat sebab menyangkut terjaminnya kelangsungan hidup bangsa dan negara secara keseluruhan. Urusan pemerintahan pusat yang dimaksud meliputi urusan berikut. a. Politik luar negeri dalam arti mengangkat pejabat diplomatik dan menunjuk warga negara untuk duduk dalam jabatan lembaga internasional, menetapkan kebijakan luar negeri, melakukan perjanjian dengan negara lain, menetapkan kebijakan perdagangan luar negeri, dan sebagainya. b. Pertahanan misalnya mendirikan dan membentuk angkatan bersenjata, menyatakan damai dan perang, menyatakan negara atau sebagian wilayah negara dalam keadaan bahaya, membangun dan mengembangkan sistem pertahanan negara dan persenjataan, menetapkan kebijakan untuk wajib militer, bela negara bagi setiap warga negara dan sebagainya. c. Keamanan misalnya mendirikan dan membentuk kepolisian negara, menetapkan kebijakan keamanan nasional, menindak setiap orang yang melanggar hukum negara, menindak kelompok atau organisasi yang kegiatannya mengganggu keamanan negara dan sebagainya. d. Moneter dan fiscal nasional misalnya mencetak uang dan menentukan nilai mata uang, menetapkan kebijakan moneter, mengendalikan peredaran uang dan sebagainya. e. Yustisi misalnya mendirikan lembaga peradilan, mengangkat hakim dan jaksa, mendirikan lembaga pemasyarakatan, menetapkan kebijakan kehakiman dan keimigrasian, memberikan grasi, amnesti, abolisi, membentuk undang-undang,

Urusan pemerintahan wajib adalah suatu urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar seperti pendidikan dasar. menetapkan kebijakan dalam penyelenggaraan kehidupan keagamaan dan sebagainya. Perencanaan dan pengendalian pembangunan. b. Penyelenggaraan pendidikan dan alokasi sumber daya manusia potensial. ada bagian urusan yang diserahkan kepada Provinsi. Daerah Kabupaten dan Kota maka disusunlah kriteria yang meliputi: eksternalitas. dan lain sebagainya. prasarana lingkungan dasar. Bagian tertentu urusan pemerintah lainnya yang berskala nasional. f. pemenuhan kebutuhan hidup minimal. dan efisiensi dengan mempertimbangkan keserasian hubungan pengelolaan urusan pemerintahan antar tingkat pemerintahan. Urusan yang menjadi kewenangan daerah.Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang. d. Pemerintah Provinsi Urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah provinsi merupakan urusan dalam skala provinsi. kesehatan. dan peraturan lain yang berskala nasional. a. Penanganan bidang kesehatan. Perencanaan. Penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. memberikan pengakuan terhadap keberadaan suatu agama. Peraturan Pemerintah. pemanfaatan. f. dan ada bagian urusan yang diserahkan kepada Kabupaten/Kota. Di samping itu terdapat bagian urusan pemerintah yang bersifat concurrent artinya urusan pemerintahan yang penanganannya dalam bagian atau bidang tertentu dapat dilaksanakan bersama antara Pemerintah dan pemerintah daerah. sedangkan urusan pemerintahan yang bersifat pilihan terkait erat dengan potensi unggulan dan kekhasan daerah. dan pengawasan tata ruang. . 2. e. Untuk mewujudkan pembagian kewenangan yang concurrent secara proporsional antara Pemerintah. c. Urusan tersebut sebagai berikut. Daerah Provinsi. Penyediaan sarana dan prasarana umum. akuntabilitas. misalnya menetapkan hari libur keagamaan yang berlaku secara nasional. meliputi urusan wajib dan urusan pilihan. Agama. Dengan demikian setiap urusan yang bersifat concurrent senantiasa ada bagian urusan yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. g.

Penyelenggaraan pelayanan dasar lainnya yang belum dapat dilaksanakan oleh kabupaten/kota. dan kerukunan nasional. Meningkatkan pelayanan dasar pendidikan. Fasilitas pengembangan koperasi. Menyediakan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak. j. Pelayanan pertanahan termasuk lintas kabupaten/kota. serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. n. Pelayanan administrasi umum pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Dalam menyelenggarakan otonomi daerah. o. h. l. . menjaga persatuan. Pelayanan bidang ketenagakerjaan lintas kabupaten/kota. Pelayanan kependudukan dan catatan sipil. Mewujudkan keadilan dan pemerataan. Mengembangkan sumber daya produktif di daerah. Pengendalian lingkungan hidup. Pelayanan administrasi penanaman modal termasuk lintas kabupaten/kota. Mengembangkan kehidupan demokrasi. k. kesatuan. e. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Menyusun perencanaan dan tata ruang daerah. f. Menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan. i. dan potensi unggulan daerah yang bersangkutan. kabupaten mempunyai kewajiban sebagai berikut. k. Urusan pemerintahan provinsi yang bersifat pilihan meliputi urusan pemerintahan yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi. Mengembangkan sistem jaminan sosial. dan menengah termasuk lintas kabupaten/kota. m. i. usaha kecil. j. a. kekhasan. Penanggulangan masalah sosial lintas kabupaten/kota.g. Urusan wajib lainnya yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. Melestarikan lingkungan hidup. p. c. b. 3. Melindungi masyarakat. h. g. d.

n. Pengendalian lingkungan hidup. p. g. kekhasan. Perencanaan. pemanfaatan.undangan. Penyediaan sarana dan prasarana umum. Kewajiban lain yang diatur dalam peraturan perundang . . dan menengah. i. Pelayanan bidang ketenagakerjaan. Penyelenggaraan pelayanan dasar lainnya. a. Penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.undangan sesuai dengan kewenangannya. Penyelenggaraan pendidikan. dan potensi unggulan daerah yang bersangkutan. Perencanaan dan pengendalian pembangunan. Urusan tersebut meliputi sebagai berikut. Sedangkan urusan pemerintah kabupaten/kota yang bersifat pilihan meliputi urusan pemerintahan yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi. f. h.undangan. n. b. Mengelola administrasi kependudukan. Urusan wajib lainnya yang diamanatkan oleh peraturan perundang . m. usaha kecil. Melestarikan nilai sosial budaya. d.l. c. j. l. dan pengawasan tata ruang. m. Membentuk dan menerapkan peraturan perundang . Penanganan bidang kesehatan. Urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah untuk kabupaten merupakan urusan yang berskala kabupaten. o. k. o. Pelayanan pertanahan. Pelayanan administrasi penanaman modal. Fasilitas pengembangan koperasi. Pelayanan kependudukan dan catatan sipil. e. Pelayanan administrasi umum pemerintahan. Penanggulangan masalah sosial.

November 2013.crayonpedia.ut.ac.Daftar Pustaka http://www.htm.id/html/suplemen/adpu4440/Pembagian. http://www. diakses pada 20 November 2013.org/mw/SISTEM_PEMERINTAHAN_KABUPATEN_KOTA_ DAN_PROVINSI_4.1_RESSI_KARTIKA. diakses pada 20 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful