Anda di halaman 1dari 19

Fungsi dan Proses Kerja Komputer

09.46 FRAN KURNIAWAN NUGROHO (FRANNUGROHO) NO COMMENTS

Komputer merupakan rangkaian dari berbagai komponen dan periferal. Periferal adalah perangkat input/output yang merupakan bagian dari pendukung sistem. Secara garis besar, komputer terdiri dari empat komponen penunjang utama yaitu : perangkat masukan (input devices), perangkat pemrosesan (CPU), perangkat penyimpanan (storage devices) & perangkat keluaran (output devices).

Perangkat Masukan (Input Devices) Perangkat masukan merupakan perangkat yang memberikan sinyal masukan kepada sistem komputer. Sinyal input adalah segala sinyal yang akan diolah oleh sistem komputer. Contoh : mouse, keyboard, joystick, scanner, microphone, dan lain-lain. Perangkat Pemrosesan (Process Devices) CPU Perangkat pemrosesan merupakan pusat pengolahan dan pengontrolan segala pemrosesan data. Peralatan pemrosesan terdiri dari Control Unit (CU), Arithmatic Logic Unit (ALU) dan Memory Control Unit

CU bertugas untuk menerjemahkan perintah atau instruksi secara berurutan yang kemudian diteruskan ke seluruh bagian komputer. Bagian ini merupakan kerja processor yang mengendalikan seluruh kerja komputer Arithmatic Logic Unit Berfungsi untuk memproses data melalui perhitungan penambahan & pengurangan, perbandingan serta logika Memory Memory adalah penampung atau penyimpan data pada proses aplikasi program yang dimasukkan ke komputer. Besarnya kapsitas memori dinyatakan dalam satuan Byte, KByte, Mbyte, Gbyte. Memori internal : ROM & RAM. ROM (read only memory) Merupakan memori yang bersifat permanen, yang dapat dibaca tapi tidak dapat diperbaharui. ROM berfungsi untuk menyimpan program operasi komputer : BIOS & booting RAM Merupakan memori yang bersifat sementara, jika komputer mati maka data atau program yang telah tersimpan akan hilang. Perangkat Penyimpanan (Storage Devices) Peralatan penyimpanan adalah perangkat yang digunakan untuk menyimpan data, informasi instruksi, maupun program. Contoh peralatan penyimpanan : harrdisk, flashdisk, disket

Perangkat Keluaran (Output Devices) Peralatan keluaran merupakan perangkat komputer untuk menampilkan dan mengeluarkan hasil kerja komputer Monitor Monitor berfungsi untuk menampilkan hasil kerja pemrosesan komputer secara visual baik berupa gambar maupun data Printer Merupakan alat untuk mencetak informasi dalam bentuk tulisan maupun gambar di kertas Speaker Perangkat keluaran untuk mengeluarkan suara (bunyi) Bagi rekan-rekan yang membutuhkan bahan ajar berbasis PowerPoint, silahkan klik link di bawah ini. Jangan lupa untuk dikembangkan lagi agar bahan ajar ini semakin lengkap dan menarik. semoga bermanfaat.

Etika dan Moral Terhadap Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Teknologi Informasi dan Komunikasi
18.33 FRAN KURNIAWAN NUGROHO (FRANNUGROHO) NO COMMENTS

Dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari yang berhubungan dengan tugasdan pekerjaan maka dipandang perlu memiliki sikap dan moral yang baik. Etika adalah ajaran tentang baik dan buruknya sesuatu, sedangkan moral adalah aspek kejiwaan yang sangat erat berhubungan dengan sikap dan perilaku seseorang. Etika dan moral sangat erat berkaitan. Artinya, orang yang memahami dan berperilaku sesuai dengan etika, berarti orang itu bermoral tinggi, atau begitu pula sebaliknya. Misalnya,orang yang bermoral dan beretika tinggi akan selalu menghargai hak cipta orang lain. Artinya dia tidak akan berbuat sesuatu yang dapat merugikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap hak cipta orang lain.etika dan moral juga di terapkan dalam pemakaian sistem informasi dan komunikasi. Dalam dunia informatika dan komunikasi khususnya computer, setiap perangkat lunak mempunyai ijin pemakaian. Ijin tersebut diperoleh dari pembuat perangkat lunak itu sendiri. Namun jika kita ingin menggunakan perangkat lunak tersebut, kita tidak harus datang ke pembuatnya, melainkan cukup dengan membeli CD program asli yang di jual di pasaran karena

didalamnya 1.Hak

sudah cipta

terdapat

lisensi Perangkat

pemakaian. lunak

Hak cipta adalah hak ekslusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak hasil ciptaanya atau memberikan ijin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perangkat lunak (Komputer) adalah sekumpulan intruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan computer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang intruksi-intruksi tersebut. Keberadaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya computer sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna mempercepat dan mempermudah penyelesaian tugas (pekerjaan) sehari-hari. Computer tidak akan dapat dioperasikan bila tidak ada perangkat lunaknya. Menciptakan perangkat lunak bukanlah pekerjaan yang mudah dan ringan, sehingga hanya orang-orang dengan kualifikasi tertentu yang mampu mebuatnya. Oleh karena tingkat kesulitan yang tinggi dalam pembuatan program computer maka program tersebut selanjutnya dipatenkan. Beberapa contoh hak cipta perangkat lunak yang dibuat oleh perusahaan perusahaan besar pembuat perangkat lunak Microsoft software -Corel -Winzip -Xing -Norton 2.Menghargai Corp. Technology Corp. utility Mengeluarkan Corp. Corp. Computing antara Office, adobe software Acrobat aplikasi program produk kreasi program multimedia antivirus lain sebagai dan Reader, CorelDraw, utility dan WordPerfect, Winzip, Player, dan Norton, orang dan dan dan berikut : lain-lain. lain-lain. lain-lain. lain-lain. lain-lain. lain-lain. lain -Microsoft Corp.Mengeluarkan produk software sistem operasi Microsoft windows, MS DOS, software aplikasi -Adobe Corp. Mengeluarkan software aplikasi adobe photoshop, adobe Pagemaker, Adobe image ready dan

Mengeluarkan

Mengeluarkan

XingMPEG

Mengeluarkan

Dengan tingginya tingkat kesulitan dalam membuat karya intelektual. Kita harus memberikan penghargaan kepada penciptanya. Penghargaaan kepada kepada karya orang lain khususnya pembuat perangkat lunak computer dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: 1. 2. 3. 4. 5. Menggunakan perangkat lunak asli, kalaupun tidak, kita harus membeli lisensi kepada perusahaan yang bersangkutan Tidak membajak, menyalin, atau menggandakan tanpa izin perusahaan. Tidak mengguinakan perangkat lunak untuk kejahatan. Menyalahgunakan dalam bentuk apapun Tidak mengubah, mengurangi, atau menambah nasil karya orang lain.

UNDANG-UNDANG

HAK

CIPTA

Dalam melindungi karya yang telah diciptakan oleh seseorang dari berbagai ancaman pelanggaran yang berupa pemalsuan, penggandaan, panyiaran, pemameran, pengedaran atau penjualan hasil hak cipta maka pemerintah Republik Indonesia pernah meliliki undang-undang No 6 tahun 1982 tentang hak cipta sebagaimana diubah dengan Undang-undang No 7 tahun 1987 dan terakhir diubah dengan Undang-undang No 12 Tahun 1997 yang selanjutnya disebut Undang-undang Hak Cipta.

1.Sanksi

pelanggaran

Undang-undang

Hak

cipta

pasal

72

Peraturan Undang-undang Hak cipta yang terbaru terdiri atas 15 bab dab 78 pasal. Berikut ini adalah kutipa tentang ketenyuan pidana dalam hal pelanggaran hak cipta yang telah diatur dan ditetapkan berdasarkan Undang-undang No 19 Pasal tahun 2002. 72

(2) barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamekan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah). (3) barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial atau suatu program computer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) Dalam pasal 2 ayat (2) dinyatakan bahwa pencipta atau pemegang hak cipta atas karya sinimatografi dan program koputer meiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan ciptaan tersebut 2.Masa untuk kepentingan berlakunya yang Hak bersifat komersial. cipta

Pasal 30 Undang-undang No 19 thn 2002 menyatakan bahwa masa berlakunya Hak cipta atas ciptaan program computer dan database adalh 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan. Seiring dengan hal tersebut, pasal 31 ayat (2) juga menyatakan bahwa Hak cipta atas Ciptaan yang dilaksanakan oleh penerbit berdasarkan pasal 11 ayat (2) berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak ciptaan tersebut pertama kali diterbitkan

Pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual (Haki) Dalam Teknologi Informasi Dan Komunikasi
19.28 FRAN KURNIAWAN NUGROHO (FRANNUGROHO) NO COMMENTS

1. Pengertian HAKI

HAKI adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasanpembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku".(Pasal 1 ayat 1). Sedangkan Hak Kekayaan Industri meliputi: a. Paten, adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya" (Pasal 1 Ayat 1). b. Merek, adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa".(Pasal 1 Ayat 1) c. Desain Industri, adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi

yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan". (Pasal 1 Ayat 1) d. Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi

elektronik."(Pasal 1 Ayat 2) e. Rahasia Dagang, adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang."
2. Akibat Pelanggaran HAKI Pelanggaran Hak Cipta Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Copyrights violation)Hak Cipta Kekayaan Intelektual (HAKI) pertama kali disahkan pada tahun 1981 oleh Mahkamah Agung Amerika setelah kasus Diamond Vs Diehr bergulir. Hak paten atau hak cipta kekayaan intelektual sangat penting karena memberikan hak kepada perusahaan software tertentu untuk melindungi hasil karyanya dari pembajakan oleh perusahaan software lain sekaligus memberikan peluang bagi mereka untuk menjadikan software buatannya sebagai komoditas finansial yang dapat mendorong pertumbuhan industri. Dengan adanya hak cipta terhadap software, apabila terjadi pembajakan terhadap software tersebut maka pelakunya dapat dituntut secara hukum dan dikenakan sanksi yang berat. Maka, para perusahaan software pun berlomba-lomba mematenkan produknya tidak peduli betapa mahal dan sulitnya proses pengeluaran hak paten tersebut. Namun di satu sisi, hak cipta kekayaan intelektual memberikan masalah baru terkait dengan aplikasinya oleh para pengguna di seluruh dunia.Disebarluaskannya penggunaan floppy disk drive pada PC hingga alat yang saat ini populer yaitu CD-RW dan DVD-RW membuat kasus pembajakan software semakin marak di seluruh dunia. Kemampuan alat ini untuk menciptakan software lebih banyak dimanfaatkan oleh pengguna komputer untuk menggandakan software dengan mudah tanpa mengurangi kualitas produknya. Bahkan produk hasil penggandaannya akan berfungsi sama seperti software yang asli. Selain mengakibatkan kerugian pada perusahaan komputer yang menciptakan software, pembajakan juga mengakibatkan pelanggaran terhadap hak cipta kekayaan intelektual (HAKI).Memang tak dapat dipungkiri bahwa makin meluasnya penggunaan teknologi komputer untuk kantor maupun pribadi memungkinkan setiap individu di seluruh dunia untuk menggandakan software tanpa diketahui oleh pemilik hak cipta sehingga pembajakan software sulit untuk diawasi dan ditindak. Namun sejauh ini berbagai upaya tengah dilakukan pemerintah dan produsen software untuk melindungi properti intelektual hasil inovasi mereka dari pembajakan. Pemerintah mengeluarkan aturan hukum berkaitan dengan undang-udang tentang hak cipta kekayaan intelektual (HAKI) yang berisi tentang tata cara perlindungan software, berbagai bentuk pembajakan serta sanksi bagi pelaku pembajakan sofware. Aturan hukum ini tentunya akan mencapai titik keberhasilan

apabila diikuti dengan penegakan hukum yang mendasar dimana kalangan korporat, pemerintahan, hingga para penegak hukum juga diharuskan menggunakan software asli dalam pemakaian teknologi di lingkungan mereka. 3. Pidana Terhadap Pelanggaran HAKI (1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). (2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). (3) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). (4) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 17 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (5) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 19, Pasal 20, atau Pasal 49 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah). (6) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 24 atau Pasal 55 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah). (7) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 25 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah). (8) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 27 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah). (9) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 28 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah). 4. Tujuan dan Alasan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual berujuan untuk memberikan perlindungan atas hak cipta dan untuk mendukung serta memberikan penghargaan atas buah kreativitas. Perlindungan ini diberikan agar tumbuh inovasiinovasi baru baik dibidang perindustrian maupun seni dan ilmu pengetahuan. Adanya perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual juga menjadi suatu aset yang bernilai karena memberikan hak-hak keekonomian yang besar. Adanya hak kekayaan intelektual ini bahkan dapat menjadi suatu katalis bagi pertumbuhan perekonomian suatu

negara. Karena sifatnya yang universal, perlindungan hak kekayaan intelektual haruslah didukung dan diakui oleh negara-negara di dunia. Indonesia sebagai suatu negara berkepentingan terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual. Sebagian besar penduduk Indonesia yang masih minim informasi dapat kehilangan hak ciptanya jika Indonesia tidak melakukan perlindungan. Adanya UU hak cipta membuat semua penduduk Indonesia tidak perlu menghawatirkan ciptaannya tidak diakui karena hak cipta melekat pada ciptaan sejak dibuat. Hal sama juga dapat terjadi pada hak kekayaan perindustrian. Dengan adanya perlindungan hak kekayaan intelektual di Indonesia membuat hak kekayaan perindustrian yang dimiliki oleh subjek hukum Indonesia diakui, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia karena Indonesia telah meratifikasi konvensi-konvensi Internasional di bidang hak kekayaan intelektual.

Menerapkan Prinsip-Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)


18.40 FRAN KURNIAWAN NUGROHO (FRANNUGROHO) NO COMMENTS

A. PRINSIP-PRINSIP K3 Pengguna komputer atau user kadang-kadang berada di depan komputer berjam-jam bahakan berhari-hari. Agar kesehatan tidak terganggu, maka dibutuhkan kenyamanan dalam menggunakan komputer. Posisi duduk yang benar di depan komputer antara lain tempat duduk yang ideal dan bersandar, kursi yang ideal bisa berputar dan dapat diatur tinggi rendahnya. Yang kedua adalah posisi mata terhadap layar, jika posisi mata lebih tinggi atau lebih rendah, maka leher jadi cepat lelah, maka sebaiknya digunakan layar yang Low Radiasi. Demikian juga posisi tangan pada keyboard, maka posisi tangan pada keyboard dibuat senyaman mungkin, sehingga tangan tidak cepat lelah. Dan pilihlah Tuts Keyboard yang lembut untuk mengetik. B. MEMPERAGAKAN POSISI DUDUK YANG BAIK DAN BENAR Posisi duduk yang benar adalah : a. Menghadap komputer lurus b. Tidak menyamping c. Posisi punggung lurus d. Komputer sejajar dengan mata Jika duduk dalam jangka waktu yang lama, istirahatlah sebentar atau berdiri untuk meluruskan pinggang. Jika duduk dalam jangka waktu lama, maka punggung kita akan kekurangan oksigen, sehingga menjadi nyeri. Agar rasa nyeri hilang maka harus dapat menormalkan kembali aliran oksigen ke punggung. C. MENDEMONSTRASIKAN CARA MENGGUNAKAN KOMPUTER DENGAN MEMPERHATIKAN K3 Komputer juga harus diperhatikan dengan baik supaya komputer tidak cepat rusak. 1) Komputer harus diletakkan tempat yang aman (dari jangkauan anak-anak, aman dari api, aman dari sinar matahari yang terus-menerus dan aman dari percikan air. 2) Adalah penggunaan komputer. Setiap pemakaian komputer selalu diawali dengan pemasangan stop kontak kemudian menghidupkan power. Sesudah stop kontak dipasang maka dilanjutkan dengan tombol On Berikut slideshow powerpoint yang diharapkan peserta didik lebih memahami materi K3 ini (sumber: http://smanda.edu-jatinangor.net/).

K3 View more presentations from frannugroho

cara kerja jaringan telekomunikasi (wireline, wireless, modem dan satelit)


09.51 FRAN KURNIAWAN NUGROHO (FRANNUGROHO) NO COMMENTS

1. Jaringan Kabel (Wireline)

Fungsi jaringan adalah untuk berbagi sumber daya yang dimiliki dan untuk berkomunikasi secara elektronik. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling berhubungan. Jaringan komputer wireline bekerja denan menggunakan kabel-kabel sebagai penghubung antar komputer. Kabel yang digunakan adalah kabel coaxial, twisted pair, dan serat optik. Pada setiap komputer harus dilengkapi dengan kartu antarmuka yang disebut dengan NIC ( Network Interface Card) atau LAN (Local Area Network) Jaringan kabel biasanya digunakan pada area yang kecil, misalnya dalam suatu ruangan dan gedung. Setiap komputer yang terhubung dalam jaringan memiliki MAC Address atau IP Address (Internet Protocol) yang berbeda-beda.

Keunggulan Jaringan Wireline



Transmisi data 10 s.d. 100 Mbps, Delay atau waktu koneksi antarkomputer cepat, Transmisi data berjalan dengan lancar

Biaya peralatan terjangkau

Kelemahan Jaringan wireline



Penggunaan terbatas pada satu tempat yang terjangkau kabel, Waktu untuk instalasi lama Membutuhkan tempat dan lokasi jaringan permanen Membutuhkan biaya perawatan rutin Sulit untuk berpindah tempat

2. Jaringan Tanpa Kabel (Wireless)

Seiring dengan kecanggihan teknologi informasi, untuk membangun sebuah jaringan komputer dapat dimungkinkan tanpa menggunakan kabel (nirkabel). Untuk mengganti kabel sebagai penghubung dapat digunakan gelombang radio (Radio Frequency), sinar inframerah (infrared), bluetooth, dan melalui gelombang mikro (microwave). Komputer mobile, seperti notebook dan Personal Digital Assistant (PDA) merupakan komputer yang dapat digunakan pada jaringan nirkabel.

Keunggulan dan keuntungan jaringan nirkabel :



Mobilitas , jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-time kepada pengguna jaringan di mana saja selama berada dalam batas aksesnya. Kecepatan Instalasi, proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung. Fleksibilitas Tempat, jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel. Pengurangan Anggaran Biaya, bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaan pun lebih murah.

Kemampuan Jangkauan, Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer-to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastuktur yang lebih banyak. Bahkan, bisa mencapai ribuan pengguna yang dapat menjelajah dengan jangkauan yang luas.

Kelemahan Jaringan Nirkabel



Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya. Biaya peralatannya mahal. Adanya delay atau waktu koneksi yang besar Adanya masalah propagasi radio, seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi.

Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya tidak besar (pita frekuensinya tidak dapat diperlebar). Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin. Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda yang menghalangi sinyal

Jaringan dengan Modem



Modem merupakan media elektronik untuk menghubungkan komputer dengan jaringan Internet. Modem bekerja menggunakan sinyal digital yang diterjemahkan menjadi sinyal analog untuk ditransmisikan dan sebaliknya, menerjemahkan sinyal analog menjadi sinyal digital.

Berdasarkan teknologinya, modem dapat dibedakan menjadi :


Modem Dial-up (Modem Telepon) Cable Modem Modem DSL

Modem Dial-up (Modem Telepon)

Bekerja dengan menggunakan jaringan wireline yaitu kabel telepon. Untuk dapat berlangganan internet dengan model dial-up dapat menghubungi ISP (Internet Service Provider). Jenis modem dial-up yang beredar di pasaran terdiri dari modem internal dan modem eksternal. Modem internal dipasang pada slot ekspansi mainboard sedangkan model eksternal dipasangkan pada komputer dengan menggunakan kabel data serial ataupun kabel data USB.

Di Indonesia, beberapa ISP yang dapat melayani jasa internet dengan modem dial-up diantaranya Telkomnet, Indosatnet, Wasantaranet, dan CBNnet. Untuk saat ini, akses internet dial-up dapat dilakukan secara langsung dengan telkomnet@instan. Bila telah memiliki line telepon dari PT. Telkom dapat melakukan konfigurasi atau setting sendiri dengan menyediakan modem dial-up. Cable Modem Cable Modem memiliki cara kerja yang menyerupai cara kerja Network Interface Card (NIC) atau kartu ethernet yang dipasang pada komputer untuk Local Area Network (LAN). Perbedaan cara kerja antara modem dengan ethernet adalah pada masalah jarak. Modem tidak dipengaruhi oleh jarak walaupun hanya memiliki kecepatan 50 Kbps (kilobits per second), sedangkan pada ethernet yang memiliki kecepatan 10 atau 100 Mbps (megabit per second) hanya bisa dalam jarak maksimum kurang lebih 1 km. Kecepatan cable modem berkisar antara 3 56 Mbps, dan bisa bekerja dalam jarak 100 km lebih. Proses kerja dari cable modem adalah memisahkan sinyal dari TV kabel menjadi dua, yaitu sinyal untuk televisi dan sinyal data yang dihubungkan ke cable modem. Kedua sinyal itu tidak akan mencampuri satu sama lainnya. Kemudian cable modem dihubungkan dengan kartu jaringan (Network Interface Card) yang terdapat dalam PC (Personal Computer). Kecepatan data downstream (sinyal masuk) rata-rata berkisar antar 4-56 Mbps.Untuk dapat terhubung Internet, penyedia jasa televisi kabel harus menghubungkan diri dengan penyedia jasa backbone Internet yang lebih besar, yaitu dengan koneksi OC-3 (155 Mbps) atau multiple redundant OC-3. Multiple redundant OC-3 dapat menangani kebutuhan bandwith dari banyak

pelanggan. Saat ini ISP untuk jaringan Internet cable modem memberikan layanan dengan kebel SOHO (Small Office Home Office). Beberapa ISP yang melayani internet dengan jaringan kabel adalah cbn.net.id, mynet.net, linknet, dan indosatnet.
Untuk dapat terhubung Internet, penyedia jasa televisi kabel harus menghubungkan diri dengan penyedia jasa backbone Internet yang lebih besar, yaitu dengan koneksi OC-3 (155 Mbps) atau multiple redundant OC-3. Multiple redundant OC-3 dapat menangani kebutuhan bandwith dari banyak pelanggan. Saat ini ISP untuk jaringan Internet cable modem memberikan layanan dengan kebel SOHO (Small Office Home Office). Beberapa ISP yang melayani internet dengan jaringan kabel adalah cbn.net.id, mynet.net, linknet, dan indosatnet.

Modem DSL

Saat ini, DSL (Digital Subscriber Line) merupakan pesaing utama cable modem. Ditinjau dari segi kecepatan dan biaya tidak berbeda jauh dengan cable modem. Teknologi untuk modem DSL yang baru tersedia adalah ADSL (Asymmetric Digital Subscribber Line). Di Indonesia tidak semua daerah terjangkau oleh teknologi DSL.

ADSL menggunakan jaringan kabel telepon yang sudah di-upgrade atau memiliki enhancement tertentu. ADSL tidak membutuhkan saluran telepon kedua tetapi membutuhkan splitter untuk pembagian antara modem dengan telepon. Kecepatan ADSL tidak terlalu jauh berbeda dengan kabel modem, di mana kecepatan downstream (data masuk) maksimum 1,5 Mbps, dan kecepatan upstream (data keluar)

berkisar antara 64 Kbps. Teknologi ADSL akan mengembangkan modem dengan kecepatan 52 Mbps, kurang lebih 50 kali lebih baik dari yang ada sekarang.
3. Jaringan Satelit

Layanan jaringan satelit dapat menghubungkan beberapa peralatan teknologi informasi dan komunikasi di seluruh belahan dunia. Untuk dapat berhubungan dengan satelit, pada jaringan komputer digunakan protokol komunikasi yang mempunyai banyak fasilitas yaitu sebagai kode pos elektronis pada pengiriman surat elektronis. Sebagian besar jaringan komputer menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. Penentuan kode pos elektronis TCP/IP dan standarisasi protokol TCP/IP dilakukan secara terpusat bertempat di nic.mil daerah Palo Alto, pantai barat Amerika Serikat. Cara Kerja Satelit Cara kerja satelit sistem konvensional yaitu dengan mengirimkan sinyal dari komputer dan direlai oleh satelit tanpa dilakukan pemrosesan dalam satelit. Cara kerja transmisi data melalui dengan memperhatikan komponen-komponen tersebut, yaitu satelit menerima sinyal dari stasiun bumi (up-link) kemudian memperkuat sinyal, mengubah frekuensi dan mentransmisikan kembali data ke stasiun bumi penerima yang lain (down-link). Internet dengan Satelit

Teknologi Internet dengan satelit merupakan pilihan terbaik untuk daerah dengan geografis yang luas. Satelit sebagai jaringan internet dan multimedia memiliki beberapa kelebihan, yaitu :
Jangkauan yang luas antarbenua. Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi. Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat.

Sedangkan beberapa kekurangan yang dimiliki adalah :


Keamanan data kurang terjamin Peralatan yang sangat mahal