Anda di halaman 1dari 4

GAMBARAN RADIOGRAFIK KELAINAN PULPO-PERIAPIKAL GAMBARAN NORMAL JARINGAN PERIAPIKAL Gambaran normal jaringan periapikal didasarkan observasi berdasarkan

3 struktur penting berikut: garis radiolusen merepresentasikan daerah ligament periodontal dan membentk garis hitam tipis yang berkesinambungan yang mengelilingi outline akar garis radiopak mereperesentasikan lamina dura dari socket tulang dan membentuk garis putih tipis yang berkesinambungan yang berbatasan dengan garis hitam pola trabecular dan densitas tulang di sekitarnya : o pada mandibula trabecular cenderung lebih tebal dan dekat satu sama lain dan membentuk pola horizontal o pada maxilla, trabecular cenderung lebih halus, dan banyak spasi yang lebar, dan tidak membentuk suatu pola khusus

struktur-struktur ini menjadi kunci pada interpretasi periapikal radiofraf, karena perubahan pada ketebalan, radiodensitas merefleksikan bahwa adanya suatu kelainan. Namun hal yang perlu dicatat adalah tidak ada patokan khusus pada pola struktur tersebut, karena adanya variasi pola antara satu pasien dengan pasien lain, antara satu area rahang dengan area lain, baik variasi dalam densitas, bentuk maupun ketebalan dari tulang di sekitarnya. Keterbatasan kontras, resolusi dan superimpose pada radiograf juga menyebabkan identifikasi radiograf pada struktur tersebut menjadi lebih sulit. Gambaran normal jaringan periapikal pada gigi sulung Pada dasarnya gambaran normal jaringan periapikal pada gigi sulung sama dengan pada gigi permanen, namun lebih kompleks karena adanya : gigi permanen di bawahnya , sehingga bayangannya berada di bawah apical gigi sulung resorpsi gigi sulung selama proses keluarnya gigi permanen

GAMBARAN RADIOGRAFIK PERUBAHAN INFLAMASI PERIAPIKAL Tipe perubahan inflamasi inflamasi akut pada jaringan apical, eksudat inflmasi terakumulasi pada apical area ligament periodontal (swelling) menyebabkan periodontitis apical akut. Gigi yang mengalami inflamasi akan terasa sakit (pain) sehingga pasien menghindari gigitan pada gigi tersebut (loss of function). Heat and redness secara klinis tidak terdeteksi. Tanda-tanda tersebut terkadang bersamaan dengan destruksi dan resorpsi dari akar dan tulang di sekitarya, sebagai perkembangan abses periapikal dan pada gambaran radiografik terlihat sebagai area radiolusen periapikal. Inflamasi kronik Inflamasi ini meliputi proses destruksi dan penyembuhan yang berjalan secara simultan, sebagai respon dari sistem pertahanan tubuh untuk membatasi penyebaran infeksi. Pada jaringan apical, terbentuk granuloma periapikal pada apeks dan tulang yang padat pada area di sekitarnya. Terkadang pada kondisi ini, sel epitel rest of Malassez terstimulasi untuk berproliferasi dan membentuk kista periapikal radicular atau memproduksi abses lainyang disebut phoenix abscess

KESALAHAN INTERPRETASI RADIOGRAF SEHUBUNGAN DENGAN SRUKTUR ANATOMIS Kesalahan ini biasanya terjadi akibat bayangan sutruktur anatomis normal superimpose dengan jaringan apical yang dapat mengakibatkan radiolusen atau pun radiopak, bergantung pada struktur yang terlibat Bayangan radiolusen Antra maksila Foramen nasopalatinus Foramen mentalis

Kavitas-kavitas tersebut pada tulang alveolarmenurunkan jumlah tulang yang normalnya berkontribusi pada gambaran radiograf akhir, karena adanya efek di bawah ini: Garis radiolusen ligament periodontal Nampak lebih radiolusen dan melebar, namun masih berkesinambungan dan terpisah Garis radiopak lamina dura dapat kurang terlihat dan bahkan dapat tidak terlihat Ada area radiolusen pada tulang alveolar pada apical gigi

Tidak terlihatnya Bayangan radiopak lamina dura bukan berarti bony socket margin tidak ada secara klinis. Ini hanya berarti tidak ada cukup tulang pada jalur sinar X untuk memproduksi bayangan opak yang terlihat.

Bayangan radiopak Ridge mylohyoid Badan zygoma Area tulang skerotik

Terkadang bayangan radiopak tersebut menyulitkan interpretasi periapikal karena dapat menutupi bayngan detail jaringan apical.