Anda di halaman 1dari 8

Friday, April 11, 2008

NEPHROLITHIASIS
A. PENDAHULUAN Penyakit ginjal atau gangguan ginjal merupakan penyakit yang sudah sering kita dengar, biasanya penyakit tersebut diderita oleh pasien-pasien yang sudah lanjut usia. iasanya seseorang, apalagi seorang pasien yang lanjut usia tidak hanya menderita penyakit ginjal, namun juga menderita penyakit-penyakit yang menyertai penyakit ginjalnya tersebut. Dalam hal pemberian obat, perlu diperhatikan bah!a pasien yang menderita gangguan ginjal rata-rata adalah pasien yang sudah lanjut usia, dimana kemampuan AD"E sudah menurun. #elain itu juga perlu diperhatikan penyakit-penyakit yang menyertai penyakit ginjal yang disertai pasien. #ehingga diperlukan pemberian obat-obat yang sesuai dengan gangguan ginjal pasien serta penyakit yang menyertainya. "aka pada makalah ini kami akan membahas mengenai permasalahan yang diderita oleh pasien dengan gangguan ginjal berikut penyakit yang menyertainya serta kerasionalan terapi yang diberikan, baik untuk mengobati gangguan ginjalnya, maupun penyakit yang menyertai gangguan ginjal tersebut. Pasien yang kami !a!an$arai menderita gangguan ginjal yaitu batu ureter dengan penyakit penyerta in%eksi saluran kemih &'#(). . *U+UAN "ahasis!a dapat menganalisis kasus kerasionalan penggunaan obat pada pasien penderita gangguan ginjal.

,. *'N+AUAN PU#*A(A Nephrolithiasis (eadaan yang ditandai dengan adanya batu ginjal &renal kalkuli) disebut Nephrolithiasis. atu ginjal se$ara medis disebut renal $al$uli, merupakan penumpukan garam mineral yang dapat diam di mana saja di sepanjang saluran perkemihan. 'ni terjadi jika urine penuh men$apai batas jenuh asam urat, %os%at, dan kalsium oksalat. Normalnya, -at--at ini larut dalam $airan urine dan dengan mudah terbilas saat buang air ke$il. *etapi ketika mekanisme alami seperaati pengaturan keseimbangan asam-basa &pH) terganggu atau imunitas tertekan, -at--at itu mengkristal dan kristal ini bisa menumpuk, akhirnya membentuk -at yang $ukup besar untuk menyumbat aliran urine. .ejala batu ginjal termasuk rasa sakit yang menjalar dari punggung bagian atas ke perut bagian ba!ah paha, sering ken$ing, nanah dan darah dalam urine, tidak ada %ormasi urine, dan kadangkadang menggigil atau demam. Pada kasus ringan gejala hampir sama dengan gangguan perut.

Ukuran batu ginjal ber/ariasi dari satu tittik sampai ukuran lebih besar dari ujung jari. atu ginjal dapat terbentuk dalam 0 1 .injal 1 Pel/is ginjal 1 Uretra &saluran kemih) 1 +alan masuk ke kandung kemih 1 (andung kemih atu ginjal dapat dibedakan dalam empat jenis 0 2. atu (alsium *erdiri dari kalsium oksalat, terjadi pada sekitar 345 batu ginjal. Penyebab 0 1 Penyerapan kalsium berlebihan dalam usus menyebabkan jumlah kalsium tinggi dalam darah, mengakibatkan pengeluaran kalsium lebih banyak dalam urine sehingga memi$u dan menyebabkan pembentukan batu. 1 (elebihan kelenjar paratiroid, merupakan kelenjar ke$il di leher yang mengatur jumlah kalsium darah. ila kelenjar ini berlebih, menyebabkan lebih banyak pelepasan kalsium dalam ginjal. 1 Hypero6aluria "erupakan berlebihnya ekskresi oksalat dalam urin, hal ini berkaitan erat dengan asupan suplemen /itamin , atau makanan yang mengandung asam oksalat &sebagian besar telur, ikan, dan sayuran tertentu). eberapa indi/idu menyerap lebih banyak oksalat dari makanan mereka. ,ampuran kalsium dan oksalat dalam urin mengakibatkan terjadi endapan dan pembentukan batu kalsium oksalat. 1 Hypo$itraturia, merupakan keadaan di mana kadar sitrat dalam urin terlalu rendah. #itrat merupakan -at yang men$egah endapan kalsium oksalat. 1 "eningkatnya ekskresi kalsium dalam urin, yang disebabkan oleh 0 1 (era$unan /itamin D 1 "ultiple myeloma &kondisi ganas dari sum-sum tulang belakang yang menghan$urkan jaringan tulang). 1 "akanan protein he!ani, yang menyebabkan hilangnya kalsium dari tubuh. 1 *erlalu banyak asupan karbohidrat oalhan terutama gula &gula dalam bentuk glukosa menyebabkan pan$reas melepaskan insulin, yang kemudian menyebabakan kalsium ekstra dikeluarkan dalamginajl). 1 Dehidrasi kronik ringan atau berulang, yang memekatkan urine dan meningkatkan ke$enderungan pembentukan batu. 1 Penyebab hereditas. 7. atu Asam Urat Penyebab 0 1 (urang ekskresi atau terlalu banyak produksi asam urat 1 8olume urine yang rendah 1 (eadaan pH urin yang asam terus menerus 9. atu ,ystine Disebabkan oleh kondisi yang disebut $ystinuria, kelainan $ongenital yang jarang di mana asam amino $ystine, dikeluarkan dalam ginajl dan menjadi kristal, emmbentuk batu. :. atu #tru/ite Disebabkan oleh in%eksi &mis.Proteus mirabilis) dan berkembang ketika urine dalam keadaan

alkalin. ;anita sering mendapatkan ini dengan in%eksi berulang. Ukurannya besar jika berkembang menyesuaikan diri dengan bentuk renal pel/is &staghorn $al$uli). 'n%eksi #aluran (emih D. DA*A (A#U# 'dentitas pasien0 Nama 0 "ade "urdike Umur 0 <4 tahun erat badan 0 <4 kg Pekerjaan 0 dokter he!an Penyakit yang diderita 0 renal $al$uli &batu ginjal kalsium oksalat) =i!ayat penyakit 0 pertama kali ditemukan batu ginjal di ureternya tahun 2><? Pernah an%al &koma) pernah mengalami urine ber$ampur darah .ejala yang dialami 0 #akit pinggang, sakit saat berkemih, mual, muntah, @anyang-anyanganA &ken$ing sedikit dan nyeri), rasanya seperti mau buang air besar tetapi tidak, air ken$ing ber!arna kuning-merah, kemaluan jadi panas, sakit di perut. #ering timbul beberapa gejala tambahan seperti Banyang-anyangenC, nausea dan panas pada kemaluan bila sering menahan ken$ing. =esep Dbat 0 =E Nephrolit no FF #9 ddiG det org Urotra$tin no F #7 ddiG det org Ur%amy$in ?44 no F8 #9 ddiG det org #pasmium no F8 #9 ddiG det org *erapi lain yang pernah digunakan0 atugin eli6ir #on$us &kapsul tempuyung) =esep sendiri HAntibiotik &Amo6i$ilin, Ampi$ilin) dan Dekstamin "inum banyak air putih pada pagi hari dan saat timbul gejala Banyang-anyangenC (eterangan lain 0 1 (arena pasien adalah seorang dokter he!an, beliau sering melakukan penanganan sendiri bila gejala sedang timbul. ila gejala timbul biasa menggunakan resep sendiri yang berupa antibiotik dan urotra$tin. Namun resep ini sudah pernah direkomendasikan oleh dokter. 1 Pasien merasa batu ginjal yang ada di ureternya berasal dari konsumsi /itamin , dan makanan &dari kalsium oksalat) yang dikonsumsi, karena metabolisme jelek maka kalsium oksalat yang masuk ke tubuh dan melalui ginjal tidak bisa langsung dikeluarkan. 1 Penumpukan kalsium oksalat dari makanan yang dialami, menurut beliau mungkin disebabkan karena alergi sehingga beliau mengkonsumsi Dekstamin. 1

1 9Pasien memeriksakan diri ke dokter bila gejala yang timbul tidak dapat diatasi sendiri atau sedang dalam keadaan lengah, maksudnya saat timbul gejala-gejala akan kumat pasien tidak menyadari dan baru sadar setelah agak kumat. Dbat I Dbat yang dikonsumsi sesuai resep 2.Nephrolit 'si tiap kapsul 0 heksamina 27? g Natrium salisilat 244 mg Asam ben-oat 7? mg #trobilanthus $rsipus 7? mg Drthosiphon stamineus <? mg Phylanthus niruri 24 mg 'ndikasi 0 membantu meluruhakn batu saluran ken$ing sebagai diuretikum dan antiseptik saluran kemih Urolithiasis Dosis 0 De!asa : 6 sehari 7 kapsul E%ek samping 0 gangguan saluran $erna (ontra indikasi0 gangguan hati dan ginjal yang berat, dehidrasi berat, asidosis metabolit 7.Urotra$tin 'si tiap kapsul 0 asam pipemidat :44 mg 'ndikasi 0 in%eksi tra$tus urinarius disebabkan kuman gram positi% dan negati% yang sensiti/e. Dosis 0 De!asa 7 6 sehari 2 kapsul dengan selang !aktu 27 jam (ontraindikasi 0 hipersensiti/itas. 9.Ur%amy$in &kapsul 7?4 mg, ?44 mg) erisi 0 *iam%enikol. 'ndikasi 0 sebagai antibiotik yang bersi%at bakteriostatik untuk bakteri gram positi% dan negati%. Dosis 0 diatas J4tahun 7dd ?44mg :.#pasmium 'si tiap tablet 0 (lordia-epoksida-H,l ? mg Kenilpropiletilamina 94 mg 'ndikasi 0 tukak lambung dan usus 27 jari, hipermotilitas saluran $erna, kejang saluran $erna, saluran kemih dan rahim. Dosis 0 9 6 sehari 2-7 tablet I Dbat yang sudah pernah dikonsumsi 2. atugin eli6ir *iap 94 ml eli6ir berisi 0 ekstrak daun tempuyung setara dengan bubuk kering 9 g Ekstrak daun keji beling setara dengan bubuk kering 4,9 gram 'ndiaksi 0 sakit pinggang dan kholik terutama karena karena batu ginjalEbatu saluran kemih (ontra indikasi 0 gangguan %ungsi ginjal dan obstruksi saluran kemih E%ek samping 0 tidak ada bila digunakan sesuai takaran Dosis 0 untuk pengobatan H 9-: 6 sehari ' gelas takar penuh &94 ml) #etelah batu keluar dan sebagai pen$egahan H 2 6 sehari 2 gelas takar penuh &94 ml) Dianjurkan abnyak minum air putih selama pengobatan. 7.De6tamin

*iap tablet atau ? ml sirup berisi 0 De6ametason 4,? mg De6klor%eniraminamekat 7 mg 'ndikasi 0 Demam parah karena radang pada selaput lendir hidung dan tenggorok, asma saluran na%as yang parah dan kronik, peradangan kulit karena alergi melalui perna%asan atau makanan &eksim) dan sentuhan, alergi terhadap obat tertentu atau serum, peradangan selaput lendir mata karena alergi, iritis nongranulomatous. Dosis 0 A!al H : 6 sehari 2-7 tablet Dosis pemeliharaan H dikurangi sesuai keadaan penderita, digunaka setelah makan 9.(apsul tempuyung &#on$hus ar/ensis) :.Amo6illin erisi 0 amoksisilina trihidrat setara amoksisilina ?44 mgEkapsul, 27?mgE?ml sirop 'ndikasi 0 in%eksi saluran perna%asan, saluran kemih dan kelamin, in%eksi lain seperti salmonella, shigella, kulit, luka selulitis, dan %urunkulosis. Dosis 0 De!asa dan anak bb 74 kg ke atas 9F sehari 7?4-?44 mg ayi dan anak bb kurang dari 74 kg 7?-<? mgEkg bbE hari dibagi 9F pemberian .onorrea akut, 7-9 gram sebagai dosis tunggal ?.Ampi$ilin

E. PE" AHA#AN Pada makalah ini dilakukan studi kasus dengan metode !a!an$ara langsung kepada pasien penderita gangguan ginjal yang mengambil resep di Apotek U.". Dari !a!an$ara yang dilakukan, diperoleh anamnese dari pasien, gambaran diagnosis penyakit serta obat apa yang diresepkan, obat yang dikonsumsi di luar resep oleh pasien, serta obat yang sudah pernah digunakan. #elanjutnya dilakukan analisis mengenai kerasionalan obat tersebut, melihat kesesuaiannya dengan diagnosis dan juga hal-hal yang dikeluhkan pasien. Pasien yang mengalami gangguan ginjal yang kami bahas adalah yang mengalami nephrolitiasis, yaitu keadaan yang ditandai dengan adanya batu ginjal &renal kalkuli) pada saluran uretranya. Lang kami bahas di sini adalah obat-obat yang dikonsumsi oleh pasien ini, dengan usia <? tahun, berat badan <4 kg. Nephrolitiasis yang dialami oleh pasien sudah berlangsung sejak tahun 2><?, saat pertama kali ditemukan batu ginjal pada ureternya. Dari hasil !a!an$ara yang dilakukan tanggal 7: Dktober 744<, diketahui bah!a pasien a!alnya tidak mengalami keluhan apapun sampai tiba-tiba pasien mengeluh susah buang air ke$il dan kemudian memeriksakan diri ke dokter dan didiagnosis mempunyai batu ginjal, pernah mengalami urine ber$ampur darah.dan juga pernah mengalami an%al &koma). .ejala yang dialami sakit pinggang, sakit saat berkemih, mual, muntah, @anyang-anyanganA &sering berkemih, sedikit-sedikit, tidak tertahan, dan nyeri), rasanya seperti mau buang air besar tetapi tidak, air ken$ing ber!arna kuning-merah, kemaluan jadi panas, sakit di perut. #ering timbul beberapa gejala tambahan seperti Banyang-anyangenC, nausea dan panas pada kemaluan. Hasil diagnosis paling baru yang dilakukan dokter pada tanggal 7< Kebruari 744<, pasien dinyatakan dalam kondisi sehat tetapi masih harus teratur minum obat dan dianjurkan banyak minum air putih untuk menjaga kondisinya. (arena pasien adalah seorang dokter he!an, beliau sering melakukan penanganan sendiri bila gejala sedang timbul. ila gejala timbul biasa menggunakan resep sendiri yang berupa antibiotik

dan urotra$tin. Pasien juga mengkonsumsi obat lain saelain yang diresepkan seperti atugin eli6ir, #on$us &kapsul tempuyung), Antibiotik &Amo6i$ilin, Ampi$ilin), dan Dekstamin. eliau merasa batu ginjal yang ada di ureternya karena kebiasaan beliau menahan kemih dan juga karena makanan yang dikonsumsi &terlalu banyak mengandung kalsium oksalat). (arena metabolisme jelek maka kalsium oksalat yang masuk ke tubuh dan melalui ginjal tidak bisa langsung dikeluarkan. Penumpukan kalsium oksalat dari makanan yang dialami, menurut beliau mungkin disebabkan karena alergi sehingga beliau mengkonsumsi Dekstamin. Periksa ke dokter bila gejala yang timbul tidak dapat diatasi sendiri dan bila pasien lengah . #eperti pada penebusan resep yang dibaerikan pada tanggal 7< Kebruari 744<, baru ditebus tanggal 7: Dktober 744<. Hal ini dilakukan dengan alasan pasien akan pergi ke luar kota, sehingga kemungkinan berubahnya pola makan akan terjadi. (erasionalan obat Dbat yang digunakan sesuai reep 0 2. Nephrolit Dbat ini digunakan untuk membantu meluruhkan batu saluran ken$ing sebagai diuretikum dan antiseptik saluran kemih. Dosis yang diresepkan oleh dokter pada pasien 9 6 sehari 2 kapsul. Dosis ini sudah sesuai, karena dosis Nephrolit pada orang de!asa adalah : 6 sehari 7 kapsul. Namun, pasien mengkonsumsi obat ini sebanyak 9-: 6 sehari ' kapsul. Penggunaan obat ini sudah sesuai karena digunakan untuk meluruhkan adanya batu ginjal yang adam pada ureternya. Dari segi dosis, dosis yang digunakan sudah tepat. 7. Urotra$tin Dbat ini berisi asam pipemidat :44 mg, digunakan untuk mengobati in%eksi tra$tus urinarius disebabkan kuman gram positi% dan negati% yang sensiti/e. Dosis yang digunakan pasien adalah 7 6 sehari 2 kapsul. Dosis pengobatan untuk de!asa adalah 7 6 sehari 2 kapsul dengan selang !aktu 27 jam. Dalam hal dosis pemberian obat sudah sesuai. Dalam hal kesesuaian indikasi, mungkin obat ini diberikan untuk merngobati in%eksi saluran kemih yang diderita pasien tersebut. 9. Ur%amy$in &kapsul 7?4 mg, ?44 mg) Dbat ini berisi *iam%enikol, digunakan sebagai antibiotik bersi%at bakteriostatik untuk bakteri gram positi% dan negati%. Dosis M :.#pasmium Dbat ini ber'si (lordia-epoksida-H,l ? mg dan Kenilpropiletilamina 94 mg, tiap tabletnya. Di'ndikasikan untuk mengobati tukak lambung dan usus 27 jari, hipermotilitas saluran $erna, kejang saluran $erna, saluran kemih dan rahim. Dilihat dari indikasinya, maka obat ini ditujukan untuk mengatasi kejang saluran kemih saat buang air ke$il ayng terasa sakit. Dosis yang diresepkan 9 6 sehari 2 tablet, sedangkan dosis normalnya 9 6 sehari 2-7 tablet, sehingga dosis obat ini sudah sesuai. Dbat-obat lain yang pernah digunakan 0 2. atugin eli6ir atugin Eli6ir berupa sirup, satu takaran minum berisi 94 ml eli6ir. Dbat ini mengandungekstrak daun tempuyung dan ekstrak daun keji beling . obat ini diindikasikan untuk meredakan sakit pinggang dan kholik terutama karena karena batu ginjalEbatu saluran kemih. Dbat ini tidak ada dalam resep yang baru saja ditebus, tetapi sudah pernah diresepkan oleh dokter yang sama sebelumnya. Pasien tidak dapat mengingat dosis yang digunakannya dengan pasti, yaitu kira-kira

9 6 sehari 2 takar. #edangkan dosisbatugin eli6ir untuk pengobatan H 9-: 6 sehari ' gelas takar penuh &94 ml), setelah batu keluar dan sebagai pen$egahan H 2 6 sehari 2 gelas takar penuh &94 ml). Dianjurkan abnyak minum air putih selama pengobatan. Penggunaan obat ini sudah sesuai dalam hal dosis dan indikasinya. 7.De6tamin Dbat ini berisi De6ametason dan De6klor%eniraminamekat. Dbat ini digunakan untuk mengobati demam parah karena radang pada selaput lendir hidung dan tenggorok, asma saluran na%as yang parah dan kronik, peradangan kulit karena alergi melalui perna%asan atau makanan &eksim) dan sentuhan, alergi terhadap obat tertentu atau serum, peradangan selaput lendir mata karena alergi, iritis nongranulomatous. Dosis yang digunakan pasien adalah 96 sehari 2 tablet. #edangkan dosis de6tamin menurut literatut yaitu dosis a!al : 6 sehari 2-7 tablet, serta untuk pemeliharaan dosis pemakaian dikurangi sesuai keadaan penderita, digunaka setelah makan. Penggunaan ini sudah sesuai dalam hal dosis, namun belum sesuai dalam hal indikasinya, karena merupakan obat yang dikonsumsi di luar resep. 9.(apsul tempuyung &#on$hus ar/ensis) :.Amo6illin Dbat ini berisi amoksisilina trihidrat, sediaan berbentuk kapsul. Diindikasikan untuk mengobati in%eksi saluran perna%asan, saluran kemih dan kelamin, in%eksi lain seperti salmonella, shigella, kulit, luka selulitis, dan %urunkulosis. Dosis yang digunakan pasien tidak diketahui se$ara pasti. "enurut literatur, dosis yang digunakan 0 De!asa dan anak bb 74 kg ke atas 9F sehari 7?4-?44 mg ayi dan anak bb kurang dari 74 kg 7?-<? mgEkg bbE hari dibagi 9F pemberian .onorrea akut, 7-9 gram sebagai dosis tunggal Dalam hal dosis belum dapat dikatakan sesuai atau tidak karena tidak ada keterangan mengenai dosis yang digunakan pasien. Namun dalam hal indikasi obat ini sudah sesuai yaitu untuk mengobati in%eksi saluran kemih yang diderita oleh pasien tersebut. ?.Ampi$ilin Dari keterangan obat-obat yang digunakan oleh pasien ini dapat dikatakan bah!a obat yang diberikan sudah rasional, karena pengunaan obat oleh pasien sudah sesuai dengan dosis, dan indikasinya sudah tepat, yaitu obat ini tidak hanya untuk mengobati gangguan batu ginjal &batu kalsium oksalat) yang diderita pasien, tetapi juga memperhatikan terapi untuk in%eksi saluran kemih yang menyertai penyakit gangguan ginjal pasien. Hal ini ditunjukkan dalam resep yang diberikan, yaitu pemberian nephrolit ditujukan untuk meluruhkan batu saluran ken$ingnya, serta diberi spasmium untuk mengatasi kejang pada saluran kemih saat berkemih. atu ureter yang menyumbat ini menyebabkan terjadi in%eksi pada saluran kemih ytang disebabkan oleh bakteri, sehingga diberi urotra$tin dan antibiotik yaitu ur%amy$in yang merupakan antibiotik yang bersi%at bakteriostatik, sedangkan urotra$tin digunakan untuk mengobati in%eksinya. erdasarkan keterangan dari pasien, setelah meminum obat ini, keluhankeluhan yang dialami sudah mulai berkurang dan tidak kumat lagi. +adi pasien baru menebus resep bila gejala-gejala akan kumat mulai mun$ul. "enurut apoteker di apotek U.", resep yang ditebus pasien selalu sama "engenai obat-obatan yang digunakan atas inisiati% pasien, sebenarnya juga $o$ok dengan indikasi ayng ada, tetapi perlu adanya konsultasi dengan dokter yang menangani dan perlu diperhatikan oleh apoteker yang melayani reserp pasien tersebut, agar tidak terjadi o/er dosis.

#aat dilakukan !a!an$ara pasien tersebut hanya menebus resep serta membeli de6tamin. Penggunaan dekstamin iniNNN..M