Anda di halaman 1dari 7

ALASAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DI KALANGAN MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

Lutfi Parmuarip.1, Wildan Muslim2, Yeni Mulyani3 Jurusan Teknik Komputer dan Informatika Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ds. Ciwaruga, Bandung 40012, Kotak Pos 1234, Telepon (022) 2013789, Fax. (022) 2013889 Homepage : www.polban.ac.id Email : polban@polban.ac.id E-mail: lparmuarip@gmail.com, wildan16muslim@yahoo.com, yeni_jtk_polban10@yahoo.com
1, 2, 3)

ABSTRAK Perkembangan teknologi komunikasi telah melalui perubahan yang cukup signifikan dari tiap generasi. Terbukti dengan banyaknya bermunculan perangkat telekomunikasi dengan teknologi high class. Kemunculan teknologi telekomunikasi yang high class ini juga di dorong oleh kebutuhan manusia untuk menghadapi ruwetnya berbagai masalah yang dihadapi dan diselesaikan dalam waktu cepat dan singkat.. Smarthphone menjadi trend tersendiri dari perjalanan perkembangan teknologi. Dilihat dari namanya, smartphone mengambil konsep dasar handphone yang bisa dibawa kemana saja dan diciptakan untuk kemudahan manusia. Dibekali berbagai fitur tercanggih, smartphone memungkinkan penggunanya bisa melakukan hal yang biasanya hanya bisa dilakukan pada komputer pc atau laptop. Akan tetapi apakah semua pengguna smartphone memiliki alasan yang sama yaitu karena kecanggihannya dari teknologi ini, atau ada alasan lain yang dari para pengguna. Kata Kunci: Smartphone

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi komunikasi telah melalui perubahan yang cukup signifikan dari tiap generasi. Terbukti dengan banyaknya bermunculan perangkat telekomunikasi dengan teknologi high class. Kemunculan teknologi telekomunikasi yang high class ini juga di dorong oleh kebutuhan manusia untuk menghadapi ruwetnya berbagai masalah yang dihadapi dan diselesaikan dalam waktu cepat dan singkat. Dari sekian banyaknya alat telekomunikasi yang kita ketahui, mungkin teleponlah yang paling banyak menguasai kehidupan masyarakat saat ini, terutama telepon genggam. Mulai dari kalangan petani, mahasiswa, pejabat dan lainnya menggunakan telepon genggam. Disamping hemat, mudah dan murah juga dapat memperkecil resiko bagi pemakainya. Terlebih lagi saat ini masyarakat kita dikejutkan dengan hadirnya smartphone atau telepon pintar. Smartphone ini merupakan telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, terkadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Tentunya banyak sekali fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh smartphone sehingga saat ini banyak sekali peminatnya. Jika awalnya pengguna smartphone ini adalah para pejabat atau karyawan swata, wanita karir juga eksekutif muda, kini wacana itu sudah menjadi omong kosong. Pasalnya, saat ini pengguna 1.3

smartphone sudah meluas ke kalangan mahasaiswa. Contohnya saja di kalangan Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung. Tapi entah apa yang mendasari mereka untuk menggunakan smartphone. Oleh karena itu penulis bermaksud untuk melakukan penelitian mengenai Alasan Pemakaian Smartphone di Kalangan Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut : 1. alasan apa yang mendasari para mahasiswa Politeknik Negeri Bandung menggunakan smartphone? apakah pemakaian smartphone menunjang kegiatan mahasiswa Politeknik Negeri Bandung baik dalam kegiatan akademis maupun non-akademis? Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui alasan mahasiswa Politeknik Negeri Bandung menggunakan smartphone. Untuk mengetahui apakah penggunaan smartphone menunjang terhadap

2.

2.

kegiatan mahasiswa baik maupun non akademis. 1.4

akademis c.

dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Generasi ketiga (3G) Selain kualitas suara yang sangat jernih, fitur yang disediakan juga sangat canggih dan kompleks. Oleh karena menggunakan bandwith yang sangat besar, memungkinkan para pelanggan dapat berkomunikasi tanpa batas, dapat berinternet, dapat berkonferensi, dapat melihat acara televisi, dapat mendengarkan video pilihan, dapat mendengarkan musik pilihan, dan dapat bermain game. d. Generasi keempat (4G) 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lainlain. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.

Kegunaan Penelitian Penelitian ini berguna untuk mengetahui sebaran pemakaian smartphone dan alasan utama pemakaian smartphone dikalangan mahasiswa, sehingga kita dapat membuktikan apakah penggunaan smartphone dikalangan mahasiswa itu berdasarkan kebutuhan atau keinginan semata. 1.5 Batasan Masalah Mengingat begitu luasnya ruang lingkup pada penilitian ini, maka penulis membatasi permasalahan tersebut pada pengambilan sample data hanya akan dilakukan terhadap mahasiswa Politeknik Negeri Bandung yang memiliki smartphone saja. 1.6 Hipotesis Berikut hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : H01 : kebanyakan mahasiswa menggunakan smartphone karena fitur sosialnya. H02 : pemakai smartphone didasari karena perkembangan teknologi komunikasi. H03 : Pemakaian smartphone tidak menunjang kegiatan mahasiswa di kampus. 2. STUDI LITERATUR 2.1 Perkembangan Teknologi Telepon Selular a. Generasi pertama (1G) Teknologi yang digunakan masih bersifat analog, dikenal dengan istilah AMPS (Advance Mobile Phone System). System ini di alokasikan pada Band 800 Mhz. jaringan ini mengguatkan sirkuit terintergrasi yang sangat besar yang terdiri dari Computer Dedicated dan System Switch. AMPS menggunakan range frekuensi antara 824 Mhz - 894 Mhz yang diperuntukan pada ponsel analog. AMPS hanya di operasikan pada band 800 Mhz. Dapat digunakan untuk berkomunikasi saja (voice) tidak tersedia layanan pengiriman data lain seperti SMS dan MMS. b. Generasi kedua (2G) Teknologi yang digunakan adalah GSM dan CDMA. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkap telepon seluler

Terlihat dan sudah terbukti bahwa saat ini teknologi komunikasi elektronik seperti telepon selular sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat, baik itu pengusaha maupun pelajar, dengan melihat fakta-fakta yang ada. Awalnya handphone hanya menjadi kebutuhan dan kini handphone sudah menjadi gaya hidup dan barang kebutuhan yang sulit terpisahkan untuk sebagian orang, karena handphone sudah menyatu dengan diri kita di kehidupan sehari-hari. 2.2 Smartphone Dalam penjelasan singkat suatu Smartphone adalah suatu perangkat yang memungkinkan penggunanya melakukan suatu proses telekomunikasi seperti telepon ataupun SMS (Short Message Service) tetapi didalamnya juga terdapat fungsi PDA (Personal Digital Assistant) serta memiliki kemampuan layaknya suatu komputer seperti kemampuan untuk mengirim ataupun menerima suatu e-mail ataupun kemampuan untuk membaca dokumen office.

Dalam wikipedia, Smartphone adalah suatu perangkat komunikasi yang telah dibangun didalamnya suatu mobile operating system yang memiliki kemampuan lebih dalam bidang komputasi dan koneksi dibandingkan perangkat komunikasi pada umumnya. Pada awalnya, smartphone merupakan gabungan fungsi dari suatu mobile phone yang umumnya digunakan untuk melakukan proses komunikasi, dengan suatu PDA (Personal Digital Assistant) yang digunakan sebagai asisten pribadi dan organizer. Lama kelamaan sesuai dengan kebutuhan konsumen yang ada, smartphone ini berkembang dengan menambahkan berbagai macam fitur, seperti portable media players, digital cameras bahkan hingga fitur navigasi GPS (Global Positioning System). Bahkan pada masa modern seperti ini suatu smartphone memiliki fungsi touchscreen beresolusi tinggi hingga fungsi untuk mengakses data dengan kecepatan tinggi yang di sediakan oleh layanan Wi-Fi ataupun mobile broadband. 2.3 1. Hal yang Membedakan Antara Smartphone dengan Handphone Biasa Operating System

Access (HSDPA ) atau 3.5G yang kecepatannya mencapai 7 kali kecepatan 3G. 3. Software

Jika saat ini hampir semua ponsel memiliki software terinstall di dalamnya, seperti address book dan contact manager, maka smartphone memiliki software yang bisa melalukan lebih dari apa yang dilakukan sebuah ponsel. Smartphone memungkinkan Anda untuk edit dokumen Microsoft Office, misalnya. Atau paling tidak, Anda bisa membuka dan membaca dokumen Microsoft Word di smartphone. Smartphone juga memungkinkan Anda untuk bisa download aplikasi, edit foto, mendapatkan arah jalan yang benar melalui GPS juga membuat daftar lagu-lagu favorit secara digital. 4. Web Access (Kecepatan )

Seperti layaknya komputer, smartphone selalu bekerja berdasarkan operating system yang berfungsi untuk menjalankan aplikasi di dalamnya. Operating system (OS) smartphone mengintegrasikan software dan hardware yang ada pada smartphone. Setiap smartphone memiliki sistem operasi yang berbeda-beda. Misalnya Blackberry dengan OS nya yang berbeda dengan smartphone lain. Adaapun OS yang digunakan dalam smartphone adalah sebagai berikut : a. b. c. d. e. f. g. h. 2. iOS Android Blackberry OS Windows Phone Symbian OS Bada Meego Palm OS

Semua smartphone memiliki fitur untuk akses ke internet. Bahkan saat ini sudah dilengkapi dengan fasilitas WiFi sehingga memudahkan user untuk mengakses iternet. Smartphone terbaru bahkan memiliki speed tinggi sehingga akses ke internet bisa dilakukan dengan cepat. Salah satu faktornya adalah adanya teknologi 3G yang sangat pesat dan kini mulai berkembang menjadi 4G, yang pastinya lebih cepat dari 3G. 5. Keypad QWERTY

Umumnya, sebuah smartphone menggunakan QWERTY keypad, yaitu keypad yang susunan hurufnya mirip dengan susunan huruf di keyboard komputer atau laptop. Fasilitas ini mempermudah pengguna untuk mengetik pada smartphone dibanding memakai keypad numerik atau angka. 6. Messaging

Baik ponsel maupun samrtphone memiliki fitur SMS. Yang membedakan adalah kemampuan smartphone untuk mengirim dan menerima email, yang tidak dijumpai di ponsel. Sebuah smartphone bisa meng-handle akun email Anda sehingga kapanpun ada email masuk, maka Anda kan diberi notifikasi seperti layaknya menerima SMS. Sejumlah smartphone juga bisa handle lebih dari satu akun email. Bukan hanya email, tapi smartphone juga bisa untuk membuka layanan instant messaging seperti AOL Instant Messenger (AIM), Yahoo Messenger (YM) juga Google Talk (GTalk). 7. Memori

Processor

Kecepatan data menjadi pertimbangan khusus untuk aktivitas yang sering mengambil data di internet maupun berkirim data via email. Beberapa smartphone menawarkan kecepatan data 3G hingga High Speed Downlink Package

Biasanya kapasitas internal memori yang terdapat pada smartphone jauh lebih besar dibandingkan dengan handphone biasa. Selain

terdapat memori internal kita juga dapat menambahkan tambahan memori supaya dapat menampung data-data yang lebih banyak. Ketujuh hal di atas tersebut seringkali dijadikan pertimbangan oleh orang-orang untuk beralih untuk menggunakan smartphone, baik itu untuk membantu mempermudah pekerjaan mereka atau sekedar hanya untuk hiburan. Saat ini saja pengguna smartphone di Indonesia berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs http://swa.co.id/technology/tahun-inipengguna-smartphone-naik-3-kali-lipat (6 Juni 2012) mengenai jumlah pengguna smartphone, ternyata jumlah pengguna meningkat cukup drastis yaitu dari 6% di tahun 2011 menjadi 22% di tahun 2012. Pengguna ini di dominasi oleh kalangan muda. Banyak para pelajar terutama mahasiswa yang menggunakan smartphone karena banyaknya fasilitas yang dapat mempermudah mahasiswa dalam menjalankan tugasnya. 3. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian Alasan Penggunaan Smartphone di Kalangan Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung adalah metode deskriptif, terdiri dari satu variabel dependen dan tiga variabel independen.
Tabel 1. Variabel Penelitian

n N

= ukuran sampel minimal = ukuran populasi

= taraf signifikansi (10%) Kemudian untuk teknik sampling yang digunakan adalah dengan menggunakan metode nonprobability samplin, sedagkan metode untuk penarikan sampelnya menggunakan metode purposive sampling, yaitu menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu. Jadi syarat yang harus dipenuhi sampel adalah mahasiswa Politeknik Negeri Bandung yang menggunakan smartphone. 3.3 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara pengisian kuisioner. Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner dengan menggunakan pertanyaan tertutup dan terbuka awalnya masing-masing berjumlah 19 butir pertanyaan tertutup dan 5 butir pertanyaan terbuka, sehingga total keseluruhan ada 24 butir pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut telah dikelompokkan sebelumnya berdasrkan variabel. Kemudian untuk pertanyaan tertutup dikelompokkan lagi ke dalam beberapa bentuk pertanyaan, yaitu pertanyaan dua pilihan, pertanyaan pilihan ganda dan pertanyaan berskala. Pengumpulan data dilakukan dua kali. Pengumpulan data yang pertama dimaksudkan untuk melakukan uji validitas dan reliabilitas. Kemudian setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya, pertanyaan-pertanyaan penelitian tersebut disebar kembali sehingga didapat data-data yang kemudian akan di olah. Pertanyaan yang di uji validitasnya berjumlah 19 butir (yang termasuk pertanyaan tertutup), kemudian setelah di uji validitasnya terdapat 12 butir. Setelah dilakukan uji validitas kemudian 12 butir soal yang valid di uji reliabilitasnya, hasilnya 12 butir pertanyaan tersebut reliable. 3.4 Teknik Analisis Data Dalam penelitian diperlukan tahapan-tahapan penelitian yang memungkinkan peneliti untuk tetap ada di jalur yang benar dan memeiliki langkahlangkah yang akan diambil dalam penelitian. Tahapan ini berguna untuk sistematika proses penelitian yang akan mengarahkan peneliti dengan patokan yang jelas sebagai gambaran dari proses penelitian yang digunakan sebgai analisis data. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif yaitu dengan membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. 4. PEMBAHASAN Dari jumlah responden yang seharusnya terdiri dari 98 responden, tertanya hanya 76

Variabel Y

Keterangan Alasan pemakaian smartphone perkembang an teknologi status sosial

Jenis Variabel Dependen

Notasi Y

X1

X2

X3

kegiatan mahasiswa

Variabel Independe n Variabel Independe n Variabel Independe n

X1tek

Xsos

Xkm

3.2

Teknik Pengambilan Sampel Sampel yang digunakan pada penelitian terdiri dari 98 responden. Angka ini di dapat dengan menghitung berdasarkan pada rumus slovin, yaitu pengambilan ukuran sampel minimal dari suatu populasi dengan taraf signifikansi yang digunakan sebesar 10%.

Keterangan :

responden yang mengisikan kuisioner tersebut sehingga kevalidan hanya 77.5%. Berikut merupakan identifikasi dari segi penggunaan fitur yang digunakan pada smartphone yang dimiliki oleh responden :
Tabel 2. Tabel Penggunaan fitur

Sedangkan identifikasi dari kenyamanan dalam penggunaan internet terlihat pada tabel berikut :
Tabel 4. Tabel Kenyamanan menggunakan Internet

Aspek Perkembangan Teknologi dalam Segi Kenyamanan Internet Aspek Perkembangan Teknologi dalam Segi Penggunaan Fitur KET Multimedi a Jumlah Presentas e 49 64.5 % Gam e 33 43.4 % Offic e 27 35.5 % Sosia l 53 69.7 % Lainny a 20 Jumlah 26.3 % Present ase 2 2.6 % 2 2.6 % 25 32.9 % 36 47.4 % 11 14.5 % 76 100 % KET Sanga t Tidak Nyam an Bias a Saj a Sanga t Nyam an

Tidak Nyam an

Nyam an

Tot al

Berdasarkan tabel diatas, mayoritas responden memilih fitur sosial dan multimedia sebagai fitur pada smartphone yang paling banyak digunakan dan diminati dengan presentase lebih besar dari 50%. Sedangkan fitur game serta penggunaan office mendapatkan cukup perhatian yang lumayan banyak dari responden yang ada, walaupun tidak sebanyak penggunaan fitur sosial serta multimedia. Penggunaan fitur-fitur tersebut tentunya tidak akan pernah lepas dari penggunaan memori dari smartphone itu sendiri, oleh karena itu berikut tabel mengenai seberapa persen memori yang dimaksimalkan oleh responden :
Tabel 3. Penggunaan Memori smartphone

Ternyata dari segi kenyamanan dalam menggunakan internet, menurut tabel diatas penggunaan smartphone lebih dominan dirasakan nyaman. Bahkan ada beberapa responden yang merasa sangat nyaman dalam menggunakan smartphone sebagai media internet. Yang menarik dari responden yang ada ini, ternyata ada saja yang merasa tidak nyaman dalam menggunakan smartphone sebagai media internet, bahkan ada juga yang merasa sangat tidak nyaman dalam penggunaannya. Dari yang merasa tidak nyaman sekitar 2.6 % dari total responden, sedangkan yang merasa sangat tidak nyaman dalam penggunaan smartphone sebagai media internet sebanyak 2.6 % juga dari total reseponden. Dari sekian fitur-fitur yang disediakan oleh smartphone yang ada, nilai kepuasan merupakan faktor penting yang menjadikan alasan dari penggunaan smartphone ini. Sehingga penilaian kepuasan juga dikaji dan dalam dilihat pada tabel berikut :
Tabel 5. Tabel Kepuasan terhadap fitur-fitur

Aspek Perkembangan Teknologi dalam Segi Penggunaan Memori KET <= 25 % Jumlah Presentase 15 19.7 % 26 55 % 20 26.3 % 56 85 % 30 39.5 % >= 86 % 11 14.5 % Total 76 100 %

Aspek Perkembangan Teknologi dalam Segi Kepuasan Fitur KET Sanga t Tidak Puas 0 0% Tida k Puas 1 1.3 % Bias a Saja 33 43.4 %

Pada tabel diatas diperlihatkan ternyata respon terbanyak, yaitu 39.5% dari responden memaksimalkan penggunaan memorinya sebanyak 56 % hingga 85 %. Yang artinya pemaksimalan dari penggunaan smartphone itu sendiri cukup tinggi. Bahkan sekitar 14.5 % responden memaksimalkan penggunaan memori smartphone nya diatas 86 %. Walaupun begitu, tetap saja masih ada responden yang tidak memaksimalkan penggunaan memori smartphone yang dimilikinya.

Pua s

Sanga t Puas

Tota l

Jumlah Presentas e

37 48.7 %

5 6.6 %

76 100 %

Sangat tidak mungkin sepertinya suatu pengguna merasa tidak puas dalam menggunakan suatu smartphone yang telah memiliki segudang fitur yang sangat menarik. Tetapi ternyata berdasarkan tabel diatas, ada sekitar 1.3 % atau 1 orang dari 76 responden yang merasa tidak puas dengan fitur yang disediakan oleh smartphone. Dan tidak sedikit pula yang merasa biasa saja mengenai smartphone yang dimilikinya, yaitu sekitar 33 orang (43.4 %) yang ternyata hampir mendekati setengah dari responden yang ada. Dan sisanya merasa telah puas dengan kinerja dari smartphone yang dimilikinya, bahkan 6.6 % yaitu 5 orang dari 76 orang merasa sangat puas dengan fitur yang dimilikinya. Selain dari segi teknologi dari smartphone itu sendiri, pengujian yang dilakukan adalah dalam aspek sosial. Gaya hidup merupakan salah satu dari aspek sosial, dan identifikasi dari gaya hidup sebagai salah satu dari askep sosial adalah sebagai berikut :
Tabel 6. Tabel pengaruh gaya hidup

k Sam a Sekal i Jumlah Presentas e 11 14.5 %

Menunt ut

ut

Menunt ut

45 50.2 %

16 21.1 %

4 5.3 %

76 100 %

Dari tabel diatas sebanyak 50 % dari total responden ternyata menyatakan bahwa lingkungan tidaklah menuntut dirinya untuk memiliki suatu smartphone. Hanya sedikit sekali yang merasa bahwa lingkungan menuntut dirinya untuk memiliki smartphone. Sekitar 21 % merasa lingkungan menuntut dirinya untuk memiliki, sedangkan sekitar 5 % merasa lingkungan sangat menuntutnya untuk memiliki suatu smartphone. Sehingga ternyata, walaupun ada beberapa yang merasa lingkungan menuntut, tetapi secara dominan merasa bahwa lingkungan tidaklah menuntutnya dalam memiliki smartphone. Sebagai fungsi utama dari suatu smartphone yang berfungsi sebagai alat komunikasi suatu relasi bisa saja bertambah atau tidak. Dan berikut ini tabel yang menjelaskan penambahan relasi terhadap pada pengguna smartphone :
Tabel 8. Tabel pertambahan relasi

Aspek Sosial dalam Segi Gaya Hidup KET Ya Penggunaan untuk keperluan pribadi Penggunaan untuk keperluan pekerjaan Tidak Total

90.8 %

9.4 %

100 %

Aspek Sosial dalam Segi Relasi 47.4 % 52.6 % 100 % KET Tidak Bertamb ah 3 3.9 % Sam a Saja 39 51.3 % Bertamb ah 33 43.4 % Sangat Bertamb ah 1 1.3 % Tot al 76 100 %

Banyak mahasiswa yang menggunakan smartphone yang sekarang digenggamnya hanya untuk kepentingan pribadi. Dan hal tersebut sangat sesuai seperti pada tabel diatas bahwa 90.8 % dari responden penggunaan smartphone hanya untuk keperluan pribadi. Tetapi dibalik hal tersebut ternyata tidak sedikit juga yang menggunakan smartphone untuk keperluan pekerjaan yaitu sekitar 47.4 %. Artinya walaupun sekitar 90 % dari responden merasa bahwa smartphone digunakan untuk kepentingan pribadi, hampir setengah dari jumlah responden juga menggunakan smartphone yang dimilikinya untuk keperluan pekerjaan. Selain faktor gaya hidup, faktor lingkungan juga bisa mempengaruhi seseorang memiliki smartphone. Ada kemungkinan lingkunganlah yang mendorong seseorang untuk memiliki smartphone, dan berikut ini merupakan tabel identifikasi dari faktor tersebut :
Tabel 7. Tabel tuntutan lingkungan

Jumlah Presenta se

Dari tabel diatas, ternyata sekitar 43 % merasa relasi mereka menjadi bertambah. Artinya suatu relasi ketika seorang mahasiswa menggunakan smartphone memiliki potensi untuk bertambah. Tetapi mungkin juga terjadi bahwa relasi yang didapat ketika menggunakan smartphone sama saja dengan tanpa menggunakan smartphone.
Tabel 9. Tabel dalam segi wawasan

Aspek Kegiatan Mahasiswa dalam Segi Wawasan KET Tidak Bertamb ah 2 2.6 % Sam a Saja 28 36.8 % Bertamb ah 41 53.9 % Sangat Bertamb ah 5 6.6 % Tot al 76 100 %

Jumlah Aspek Sosial dalam Segi Tuntutan Lingkungan KET Tida Tidak Menunt Sangat Tota Presenta se

Sebanyak 53.9 % responden menyatakan wawasan mereka bertambah dengan menggunakan smartphone. Dengan semakin diperluasnya akses internet oleh smartphone, menjadikan hal ini memungkinkan. Sumber informasi yang memang sudah bisa kita dapat dari mana saja, kini bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Dari analisa data secara deskriptif diatas, menunjukan bahwa pengguna smarthphone dikalangan mahasiswa POLBAN, mempunyai alasan mayoritas yaitu menggunakan smarthphone untuk memafaatkan kemanpuannya yang memang smart . dengan berbagai fitur yng tersedia dalam berbagai macam aplikasi, membuat sarana multimedia dalam smartphone menjadi beragam. Halini bisa dimanfaatkan sebagai media belajar, mendapatkan informasi terupdate, atau sekedar hanya sebagai media hiburan bagi penggunanya. 5. KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan Hasil survey menunjukan bahwa, alasan pengguna smartphone dikalangan mahasiswa POLBAN adalah untuk media sosial dan pemanfaatan multimedianya sebagai sarana mencari informasi, belajar, ataupun sekedar menjadi hiburan bagi penggunanya. Terbukti dengan adanya fitur sosial media sebanya 33 orang menyatakan relasi mereka menjadi bertambah. Tidak ada unsur bahwa menggunakan smarthphone hanya untuk bergaya atau meningkatkan gengsi penggunanya dalam kehidupan sosial mereka. Kemampuan smarthphone yang mirip dengan komputer PC, memamang menjadi daya tarik yang besar bagi para pengguna smarthphone. Dengan begitu banyak sekali aplikasiaplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna smarthphone sebagai alat bantu dalam kegiatan sehari-hari ataupun sebagai hiburan. 5.2 Saran Manfaatkanlah teknologi yang kita punya untuk hal-hal yang positif. Kita bisa juga mulai mempelajari teknologi itu dari barang yangkita miliki, jangan sampai teknologi tersebut hanya sebagai hiasan semata untuk bergaya atau meningkatkan gengsi dalam kehidupan sosial kita. 6. PUSTAKA

asics/a/what_is_smart.htm (diakses tanggal 3 September 2012) Priatna Martadiputra, Bambang Apip. Populasi dan Sampel. http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._P END._MATEMATIKA/196412051990031BAMBANG_AVIP_PRIATNA_M/MENEN TUKAN_UKURAN_SAMPEL.pdf. (diakses tanggal 29 Oktober 2012) Anggoro, M. Toha, dkk. 2008. Metode Penelitian. Jakarta:Universitas Terbuka.

artikel non-personal, 31 Agustus 2012. Smartphone, (Online), (http://en.wikipedia.org/wiki/Smartphone. (diakses tanggal 3 September 2012) Cassavoy, Liane. What Makes a Smartphone Smart ?, (Online), (http://cellphones.about.com/od/smartphoneb