Anda di halaman 1dari 13

Cara Pengukuran Lebar Mesio Distal Gigi dan Lengkung Gigi pada Model Gigi

KELOMPOK A1 TUGAS KELOMPOK 2.1

Amalia Ihsani H. Silalahi Novita Eka Putri B Agnes Trinovin T Adinda Putri Annisa Darayani R Sry Rezeki Adelina Octavina Lulu Fanti Caroline Tiffany Febrina Audina Hafizah Cantika Permata P Hendy Angelia Stefani Julia Maharani Lisnawati

110600006 110600012 110600018 110600024 110600030 110600038 110600046 110600053 110600060 110600066 110600073 110600079 110600084 110600093 110600100 110600101

Cara Pengukuran Lebar MesioDistal Gigi dan Lengkung Gigi pada Model Gigi
Model studi rekam orto yang digunakan untuk menganalisis suatu kasus dan memberikan banyak informasi terhadap kelainan yang ada Keadaan yang diperoleh pada analisis model
A. Bentuk Lengkung Gigi
B. Diskrepansi Pada Model

Keadaan yang diperoleh pada analisis model...

A. Bentuk Lengkung Gigi Berhubungan dengan bentuk kepala

Bentuk : Elips, Parabola, Ovoid

Keadaan yang diperoleh pada analisis model...

B. Diskrepansi pada Model


Perbedaan tempat yang tersedia (Available Space) dengan tempat yang dibutuhkan (Required Space) Tempat yang Tersedia (Available Space) Mesial M1 permanen kiri - mesial M1 permanen kanan dimana dalam kedudukan yang benar Tempat yang Dibutuhkan (Required Space) Jumlah lebar mesio-distal gigi-gigi permanen disebelah mesial M1 kiri sampai M1 kanan (P2 kiri-P2 kanan)

CARA PENGUKURAN
1. Tempat yang Tersedia (Available Space) a. Cara ukur (brass wire) Kawat dibentuk mulai mesial M1 kiri-kanan Pada gigi posterior melalui permukaan oklusal Gigi anterior melalui tepi insisal Kawat diluruskan dan diukur

CARA PENGUKURAN...

b. Cara ukur Membagi lengkung gigi atas segmen Beberapa segmen yaitu : 1. Mesial M1 kiri-distal C kiri 2. Distal C kiri-mesial I1 kiri 3. Mesial I1 kanan-distal C kanan 4. Distal C kanan-mesial M1 permanen kanan

Diukur dengan kaliper dan dijumlahkan

CARA PENGUKURAN...

2. Tempat yang Dibutuhkan (Required Space) Jumlah mesio-distal gigi permanen disebelah mesial gigi M1 kiri- mesial M1 kanan (P2 kiri-P2 kanan) dijumlahkan

Tujuan : Mengetahui mikrodontia/makrodontia karena dapat terjadi jumlahnya normal tetapi ukurannya tidak normal

FASE GIGI PERGANTIAN


1. Gigi erupsi diukur pada model 2. Gigi yang belum erupsi foto rontgen .

Namun, foto rontgen dapat mengalami distorsi, bertambah panjang /pendek

FASE GIGI PERGANTIAN...

Mengatasi Rumus Dengan mengukur lebar mesio-distal masingmasing Insisivus RB


Ukuran gigi sulung pada model = Ukuran benih gigi sesungguhnya Ukuran gigi sulung pada foto Ukuran benih gigi pada foto

DAFTAR PUSTAKA
1. Alharbi S, Alkofide E, Almadi A. 2008. Mathematical Analysis of Dental Arch Curvatura In Normal Occlusion. Angle Orthodontist; 78(2):281-6 . 2. Ong E, Ho C, Miles P. Alignment Efficiency and Discomfort of Three Orthodontist Archwire Sequence. A Randomized Clinical Trial. J of Orthod;38:32-9. 3. Raharjo P. Diagnosis ortodontik. Surabaya: Airlangga University Press, 2008:53-6.