Anda di halaman 1dari 42

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN Nomor : 347/ MenKes/SK/VII/1990 &EN&AN G 4BA& 8A9IB A.4&I" MEN&E:I MENIMBANG : a.

Bahwa untuk meningkatkan kemampuan masyarakat "E5E;A&AN b. c. dalam menolong dirinya sendiri guna mengatasi masalah kesehatan dirasa perlu ditunjang dengan sarana yang dapat meningkatkan pengobatan sendiri secara Bahwa peningkatan pengobatan sendiri secara tepat aman dan rasional dapat dicapai melalui peningkatan penyediaan obat yang dibutuhkan untuk pengobatan sendiri yang sekaligus menjamin penggunaan obat secara tepat aman dan rasional! Bahwa oleh karena itu peran Apoteker di Apotik dalam pelayanan "IE #"omunikasi In$ormasi dan Edukasi% serta pelayanan obat kepada masyarakat perlu ditingkatkan dalam rangka peningkatan pengobatan sendiri! Bahwa untuk itu perlu ditetapkan "eputusan Menteri MENGINGA& : '. )ndang*undang .okok*pokok (. No. + &ahun '+,tentang d. tepat aman dan rasional!

"esehatan #/embaran Negara No. '0' &ahun '+,-% )ndang*undang No.1 &ahun '+,0 tentang 2armasi Negara No. 3' &ahun '+,0%

0. 4rdonansi 4bat "eras #5taatblad '+01 No. 6'+% 6. .eraturan .emerintah No. (7 &ahun '+3- tentang .erubahan Atas .eraturan .emerintah No. (, &ahun '+,7 tentang Apotik.

MEMUTUSKA N MENE&A."AN : .ertama : "eputusan Menteri "esehatan tentang 4BA& 8A9IB yaitu obat keras yang dapat diserahkan oleh A.4&I"

Apoteker kepada pasien di Apotik tanpa resep dokter. "edua : 4bat yang termasuk dalam 4BA& 8A9IB A.4&I" ditetapkan oleh Menteri "esehatan. "etiga : ini 4bat yang tercantu pada lampiran 5urat "eputusan dapat diserahkan oleh Apoteker di Apotik dan selanjutnya disebut 4BA& 8A9IB A.4&I" No. ' 4bat 8ajib Apotik ini dapat ditinjau kembali dan disempurnakan setiap waktu sesuai dengan ketentuan perundang* undangan ang berlaku. "eempat '. : Apoteker di Apotik dalam melayani pasien yang Memenuhi ketentuan dan batasan tiap jenis obat per pasien yang disebutkan dalam 4bat 8ajib Apotik yang bersangkutan. (. Membuat catatan pasien serta obat yang telah diserahkan. 0. Memberikan in$ormasi meliputi dosis dan aturan pakainya kontraindikasi e$ek samping dan lain*lain yang perlu diperhatikan oleh pasien. "elima : "eputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. <itetapkan di 9akarta .ada tanggal ', 9uli '++MEN&E:I "E5E;A&AN &td memerlukan obat dimaksud dictum kedua diwajibkan :

Dr. ADHATMA, MPH

/AM.I:AN 5):A& "E.)&)5AN MEN&E:I "E5E;A&AN N4M4: : 061=Men"es=5"=>II='++&ANGGA/ : ', 9uli '++MENTERI KESEHATAN REPUBLIK IND NESIA

4BA& "E:A5 ?ANG <A.A& <I5E:A;"AN &AN.A :E5E. <4"&E: 4/E; A.4&E"E: <I A.4&I" #4BA& 8A9IB A.4&I" N4. '%
N4. "E/A5 &E:A.I NAMA 4BA& IN<I"A5I 9)M/A; &IA. 9ENI5 4BA& .E:* @A&A&AN )ntuk siklus pertama harus dengan resep dokter Akseptor dianjurkan control ke dokter tiap , bulan Akseptor dianjurkan control ke dokter tiap , bulan )ntuk akseptor Blingkaran biruC wajib menunjukkan kartu

'

4ral "ontrasepsi

&unggal /inastrenol

"ontrasepsi

' siklus

"ombinasi Etinodiol diasetat*mestranol Norgestrel*etinil estradiol /inestrenoil* etinil estradiol Etinodiol diasetat* etinil estradiol /eAonorgestrel* etinil estradiol Norethindrone*mestranol <esogestrel* etinil estradiol

"ontrasepsi

' siklus

N4.

"E/A5 &E:A.I

NAMA 4BA&

IN<I"A5I

9)M/A; &IA. 9ENI5 4BA& .E:*

@A&A&AN

4bat 5aluran @erna

A. Antasid D 5edatiA = 5pasmodik * Al.oksida Mg.trisilikat D .apaAerin ;@I "lordiaEep*oksida * Mg.trisilikat Al.oksida D .apaAerin ;@I D "lordiasepoksida D diaEepam D sodium bicarbonate * Mg.trisilikat Al.hidroksida D .apaAerin ;@I diaEepam * Mg*Al.silikat D beladona D kloediasepoksid D diaEepam * Al.oksida Mg.oksida D hiosiamin ;Br atropine 546 hiosin ;Br * Mg.trisilikat Al.hidroksida D .apaAerin ;@I * Mg.trisilikat D Al.hidroksida D .apaAerin ;@I klordiasepoksida D beladona * Mg.karbonat Mg.oksida Al.hidroksida D .apaAerin ;@I beladona

N !

KELAS TERAPI

NAMA BAT

INDIKASI

B. Anti 5pasmodik .apaAerin=;iosin butilbromide=Atropin 546=ekstrak beladon @. 5pasmodik * Analgesik * MetamiEole .enpiAennium bromide * ;yoscine N*butilbromide dipyrone * Methampyrone beladona papaAerin ;@I * Methampyrone hyoscine butilbromide diaEep am * .ramiAerin metamiEole * &iemonium methyl sulphate sodium noramidopromethane sulphonate * .a$inium bromide sulpyon <. Anti Mual * Metoklopramid ;@I E. /aksan * Bisakodil 5upp

"UMLAH TIAP "ENIS BAT PER# PASIEN

$ATATAN

"ejang saluran cerna Maksimal (tablet

"ejang saluran cerna yang disertai nyeri hebat

Maksimal (tablet

Mual muntah Maksimal (tablet "onstipasi Maksimal 0 supp

KELAS TERAPI

NAMA BAT

INDIKASI

4bat Mulut dan &enggorokan

A. ;eFetidine B. &riamicinolone acetonide

5ariawan radang tenggorokan 5ariawan berat

"UMLAH TIAP "ENIS BAT PER# PASIEN Maksimal ' botol

$ATATAN

Maksimal ' tube

4bat 5aluran napas

A. 4bat Asma '. Aminoilin 5upp (. "etotien

Asm a Asm a Asm a Asm a

Maksimal 0 supp Maksimal 'tablet 5irup ' botol Maksimal (- tablet 5irup ' botol Inhaler ' tabung Maksimal (tablet 5irup ' botol Inhaler '

.emberian obat* obat asma hanya atas

PERATURAN MENTERI KESEHATAN N M R : 919/MENKES/PER/%/1993 TENTAN & KRITERIA BAT 'AN& DAPAT DISERAHKAN TANPA RESEP MENTERI KESEHATAN MNIMBANG : a. Bahwa untuk meningkatkan dirinya kemampuan sendiri guna masyarakat mengatasi

dalam menolong

masalah kesehatan dirasa perlu ditunjang dengan sarana yang dapat meningkatkan pengobatan sendiri secara b. tepat aman dan rasional! Bahwa peningkatan pengobatan sendiri secara tepat aman dan rasional dapat dicapai melalui peningkatan penyediaan obat yang dibutuhkan untuk pengobatan c. sendiri yang sekaligus mnjamin penggunaan obat secara tepat aman dan rasional! Bahwa oleh karena itu perlu ditetapkan criteria obat yang dapat diserahkan tanpa resep dngan .eraturan Menteri MENGINGA& : '. )ndang*undang 4bat "eras #5) '+01 No. 76'%! (. )ndang*undang No. + &ahun '+1, tentang Narkotika #/embaran Negara &ahun '+1, No. 01 &ambahan /embaran Negara No. 0. 0-3,%! Negara &ahun '++( No. '-- &ambahan /embaran Negara No. 6. 06+7%! "eputusan .residen No. '7 &ahun '+36 tentang 4rganisasi <epartemen! No.

7. .eraturan Menteri "esehatan +'1=MEN"E5=.E:=G='++0 tentang 8ajib <a$tar 4bat 9adi.

MEMUTUSKA N MENE&A."AN : .E:A&):AN MEN&E:I "E5E;A&AN &EN&ANG ":I&E:IA 4BA& ?ANG <A.A& <I5E:A;"AN &AN.A :E5E. .asal ' <alam .eraturan Menteri ini yang dimaksud dengan : '. :esep adalah permintaan tertulis dari dokter dokter gigi dokter hewan kepada Apoteker .engelola Apotik untuk menyediakan dan menyerahkan obat (. :asio khasiat keamanan relatiAe dari adalah bagi penderita sesuai peraturan perundang* undangan yang berlaku. perbandingan

keuntungan penggunaannya dengan mempertimbangkan risiko bahaya penggunaannya. 0. Menteri adalah Menteri "esehatan :epublik Indonesia .asal ( 4bat yang dapat diserahkan tanpa resep harus memenuhi criteria : a. &idak dikontraindikasikan untuk penggunaan pada wanita hamil anak dibawah usia ( tahun dan orang tua diatas ,7 tahun. b. .engobatan sendiri dengan obat dimaksud tidak memberikan risiko pada kelanjutan penyakit c. .enggunaannya tidak memerlukan cara dan atau alat khusus ang harus dilakukan olh tenaga kesehatan. d. .enggunaannya diperlukan untuk penyakit yang preAalensinya tinggi di Indonesia. e. 4bat dimaksud memiliki rasio khasiat keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk pengobatan sendiri.

.asal 0 #'%. <a$tar 4bat ditetapkan oleh Menteri. #(%. .enilaian menjadi dilakukan terhadap obat yang secara obat dapat yang terus dapat digolongkan tanpa resep dengan diserahkan yang dapat diserahkan tanpa resep

menerus

mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. .asal 6 .eratuan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan agar setiap orang mengetahuinya memerintahkan pengundangan .eraturan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara :epublik Indonesia.

<itetapkan di 9A"A:&A .ada tanggal (0 4ktober '++0 MEN&E:I "E5E;A&AN ttd .ro$. <r. 5ujudi

PERATURAN MENTERI KESEHATAN Nomor : 9((/MENKES/PER/%/1993 TENTAN & KETENTUAN DAN TATA $ARA PEMBERIAN I"IN AP TIK

MENTERI KESEHATAN MENIMBANG : a. bahwa penelenggaraan pelayanan Apotik harus diusahakan agar lebih menjangkau masyarakat. b. bahwa .eraturan Menteri "esehatan No. (66=Men"es=5"=>='++- tentang "etentuan dan &ata c@ara .emberian Ijin Apotik sudah tidak sesuai lagi dengan kadaan ke$armasian dewasa ini. c. Bahwa untuk itu perlu ditetapkan .eraturan Menteri "esehatan sebagai pengganti .eraturan Menteri "esehatan No. (66=Men"es=>='++@ara .emberian Ijin Apotik. MENGINGA& : (. '. )ndang*undang 4bat "eras #5t.'+01 No.76'%! )ndang*undang No. + &ahun '+1, tentang Narkotika #/embaran Negara &ahun '+1, No. 01 &ambahan /embaran Negara No. 0-3,%! 0. )ndang*undang No. (0 &ahun '++( tentang "esehatan #/embaran Negara &ahun '++( No. '-- &ambahan /embaran Negara No. 06+7%! 6. .eraturan .emerintah No. (7 &ahun '+3- tentang .erubahan atas .eraturan .emerintah No. (, &ahun '+,7 tentang Apotik! tentang "etentuan dan &ata

7. "eputusan .residen :epublik Indonesia No. '7 &ahun '+36 5usunan 4rganisasi departemen.

MEMUTUSKA N MEN@AB)& : .ereturan Menteri "esehatan No. (66=Men"es=5"=>='++tentang "etentuan dan &ata @ara .emberian Ijin Apotik MENE&A."AN : .E:A&):AN MEN&E:I "E5E;A&AN &N&ANG "E&EN&)AN <AN &A&A @A:A .EMBE:IAN I9IN A.4&I" BAB I "E&EN&)AN )M)M .asal ' <alam peraturan ini yang dimaksud dengan : a. Apotik adalah suatu tempat tertentu tempat dilakukan pekerjaan ke$armasian dan penyaluran perbekalan $armasi kepada masyarakat. b. Apoteker adalah mereka yang berdasarkan peraturan perundang* undangan yang berlaku berhak mlakukan pekerjaan ke$armasian di Indonesia sebagai Apoteker. c. 5urat Ijin Apotik atau 5IA adalah surat ijin yang diberikan oleh Menteri kepada Apoteker atau Apoteker bekrjasama dengan pemilik sarana untuk menyelenggarakan Apotik di suatu tempat tertntu. d. Apoteker .englola Apotik adalah Apoteker yang telah diberi 5urat Ijin Apotik #5IA%. e. Apoteker .endamping adalah Apoteker yang bekerja di Apotik di samping Apoteker .engelola Apotik dan=atau menggantikannya pada jam*jam tertentu pada hari buka Apotik. $. Apoteker .engganti adalah Apoteker yang menggantikan Apoteker .engelola Apotik selama Apoteker .engelola Apotik tersebut tidak berada ditempat lebih dati 0 #tiga bulan% secara terus*menerus Apotik lain. g. Asisten Apoteker adalah mereka yang berdasarkan peraturan perundang* telah memiliki 5urat Ijin "erja dan tidak bertindak sebagai Apoteker .engelola Apotik di

undangan yang berlaku berhak melakukan pekerjaan ke$armasian sebagai Asisten Apoteker.

h. :esep adalah permintaan tertulis dari <okter <okter Gigi <okter ;ewan kepada Apoteker .engelola Apotik untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi penderita sesuai peraturan perundang*undangan yang berlaku. i. .erbekalan $armasi adalah obat bahan obat obat asli Indonesia #4bat &radisional% bahan obat asli Indonesia #bahan obat &radisional% alat kesehatan dan kosmetika. j. .erlengkapan Apotik adalah semua peralatan yang digunakan untuk mlaksanakan .engelolaan Apotik. k. Menteri adalah Menteri "eshatan :epublik Indonesia. l. <irektur 9endral adalah <irektur 9endral .engawasan 4bat dan Makanan. m. "epala "antor 8ilayah adalah "epala "antor 8ilayah departemen "esehatan. n. Balai .emeriksaan 4bat dan Makanan adalah )nit .elaksana &eknis direktorat 9enderal .engawasan 4bat dan Makanan di .ropinsi. .asal ( #'%. 5ebelum melaksanakan kegiatannya Apoteker .engelola Apotik wajib memiliki 5urat Ijin Apotik. #(%. Ijin Apotik berlaku untuk seterusnya selama Apotik yang bersangkutan masih akti$ melakukan kegiatan dan Apteker .engelola Apotik dapat melaksanakan pekerjaannya dan masih memenuhi persyaratan. #0%. )ntuk memperoleh ijin Apotik tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. .asal 0 #'%. .engelolaan sebagai bersangkutan. #(%. <aerah*daerah tertentu dimaksud dalam ayat #'% ditetapkan oleh <irektur 9enderal. Apotik di daerah*daerah Bakti tertentu dapat dinyatakan yang

pelaksanaan

Masa

Apoteker

bagi

Apoteker

BAB II PELIMPAHAN )E)ENAN& PEMBERIAN I"IN AP TIK .asal 6 #'%. Ijin Apotik diberikan oleh Menteri. #(%. Menteri melimpahkan wewenang pemberian ijin Apotik kepada <irektur 9enderal. #0%. <irektur 9enderal melimpahkan wewenang pemberian ijin Apotik kepada "epala "antor 8ilayah. #6%. "epala "antor 8ilayah wajib melaporkan pelaksanaan pemberian ijin pembekuan ijin pencarian ijin dan pencabutan ijin Apotik sekali setahun kepada <irektur 9enderal. #7%. <alam melaksanakan pelimpahan wewenang tersebut dalam ayat #0% "epala "antor 8ilayah tidak diijinkan mengadakan pengaturan yang membatasi pemberian ijin. BAB III PERS'ARATAN AP TEKER PEN&EL LA AP TIK* .asal 7 )ntuk menjadi Apoteker .ngelola Apotik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : a. Ijasahnya telah terda$tar pada <epartemen &elah mengucapkan 5umpah = 9anji Memiliki 5urat Ijin "erja dari syarat*syarat kesehatan $isik dan mental untuk "esehatan. b. Menteri. d. e. Memenuhi melaksanakan tugasnya sebagai Apoteker. &idak bekerja di suatu perusahaan $armasi dan tidak menjadi Apoteker .engelola Apotik di Apotik lain.

sebagai Apoteker. c.

BAB IV PERS'ARATAN AP TIK .asal , #'%. )ntuk mendapatkan ijin Apotik Apoteker atau Apoteker yang

bekerjasama dngan pemilik sarana yang telah memenuhi persyaratan harus siap dengan tempat perlengkapan termasuk sediaan $armasi dan perbekalan lainnya yang merupakan milik sendiri atau milik pihak lain. #(%. 5arana Apotik dapat didirikan pada lokasi yang sama dengan kegiatan pelayanan komoditi lainnya diluar sediaan $armasi. #0%. Apotik dapat melakukan kegiatan pelayanan komoditi lainnya diluar sediaan $armasi. BAB V TATA $ARA PEMBERIAN I"IN AP TIK .asal 1 '. .ermohonan ijin Apotik dilakukan Apoteker kepada "epala "antor 8ilayah (. dengan tembusan kepada <irektur 9enderal dengan menggunakan contoh 2ormulir Model A.*'. <engan menggunakan 2ormulir Model A.*( "epala "antor 8ilayah selambat* lambatnya , #enam% bulan hari kerja setelah menerima permohonan wajib menugaskan "epala Balai .emeriksaan 4bat dan Makananuntuk melakukan pemeriksaan setempat terhadap kesiapan Apotik untuk melakukan kegiatan. 0. "epala Balai .emeriksaan 4bat dan Makanan selambat*lambatnya , #enam% hari kerja setelah penugasan dari "epala "antor 8ilayah wajib melaporkan hasil pemeriksaan kepada keapala kantor wilayah dengan menggunakan contoh $ormulir Model A.*0. 6. <alam hal pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam ayat #(% dan ayat #0% tidak dilaksanakan Apoteker pemohon dapat membuat surat

BAB pernyataan siap melakukan IV kegiatan kepada "epala "antor 8ilayah dengan tembusan kepada

<irektur 9enderal dan "epala Balai .emeriksaan 4bat dan Makanan dengan menggunakan contoh $ormulir A.*6. 7. <alam jangka waktu '( #dua belas% hari kerja setelah diterima laporan hasil pemeriksaan sebgaimana dimaksud dalam ayat #0% atau pernyataan dimaksud ayat #6% "epala kantor 8ilayah mengeluarkan surat ijin Apotik dengan menggunakan contoh 2ormulir Model A.*7. ,. dalam hal hasil pemeriksaan "epala Balai .emeriksaan 4bat dan Makanan dimasksud ayat #0% masih belum memenuhi syarat "epala "antor 8ilayah dalam waktu '( #dua belas% hari kerja mengeluarkan surat .enundaan dengan mengunakan $ormulir model A.*, 1. &erhadap 5urat .enundaan sebagaimana dimaksud dalam ayat #,% Apoteker diberi kesempatan untuk melengkapi persyaratan yang belum dipenuhi selambat* lambatnya dalam jangka waktu ' #satu% bulan sejak tanggal surat penundaan. .asal 3 <alam hal Apoteker menggunakan sarana pihak lain maka penggunaan sarana dimaksud wajib didasarkan atas perjanjian kerja sama antara Apoteker dan pemilik sarana. .emilik sarana dimaksud dalam ayat #'% harus memenuhi persyaratan tidak pernah terlibat dalam pelanggaran peraturan perundang*undangan di bidang obat sebagaimana dinyatakan dalam surat pernyataan yang bersangkutan. .asal + &erhadap permohonan ijin Apotik ang ternyata tidak memenuhi persyaratan dimaksud dalam pasal 7 dan atau pasal , atau lokasi Apotik tidak sesuai dengan permohonan maka "epala "antor 8ilayah dalam jangka waktu selambat*lambatnya '( #dua belas% hari kerja wajib mengeluarkan 5urat .enolakan disertai dengan alasan*alasanya dengan mempergunakan contoh 2ormulir Model A.*1.

BAB >I

.ENGE/4/AAN A.4&I" .asal '.engelolaan paotik meliputi: a. .embuatan pengolahan peracikan pengubahan bentuk campuran penyimpanan dan penyerahan obat atau bahan obat. b. .engadaan penyimpanan penyaluran dan penyerahan perbekalan $armasi lainnya. c. .elayanan in$ormasi mengenai perbelakan $armasi. .asal '' #'% .elayanan in$ormasi yang dimaksud dalam pasal '- huru$ c meliputi: a. .elayanan in$ormasi tentang obat dan perbekalan $armasi lainnya b. yang diberikan dan baik kepada in$ormasi dokter dan tenaga khasiat kesehatan lainnya maupun kepada masyarakat. .engamalan lainnya. #(% .elayanan in$ormasi yang dimaksud dalam ayat #'% wajib didasarkan pada kepentingan masyarakat. .asal '( #'% Apoteker berkewajiban menyediakan menyimpan dan menyerakhakn perbekalan $armasi yang bermutu baik dan yang keabsahannya terjamin. #(% 4bat dan perbekalan $armasi lainnya yang karena sesuatu hal tidak dapat digunakan lagi atau dilarang digunakan harus dimusnahkan dengan cara dibakar atau ditanam atau dengan cara lain yang .asal '0 pelaporan mengenai keamanan bahaya dan atau mutu obat dan perbekalan $armasi

ditetapkan <irektur 9enderal.

.asal '0

#'% .emusnahan dimaksud dalam pasal '( ayat #(% dilakukan oleh Apoteker .engelola Apotik atau Apoteker .engganti dibantu oleh skurang*kurangnya seorang karyawan Apotik. #(% #0% .ada pemusnahan dimaksud ayat #'% .emusnahan narkotika wajib wajib dibuat Berita Acara ketentuan perundang* .emusnahan dengan menggunakan contoh 2ormulir Model A. 3 mengikuti undangan yang berlaku. BAB >II .E/A?ANA N .asal '6 #'% Apotiik wajib melayani resep dokter dokter gigi dokter hewan. #(% .elayanan resep dimaksud dalam ayat #'% sepenuhnya atas tanggung jawab Apoteker .engelola Apotik. .asal '7 #'% Apoteker wajib melayani resep sesuai dengan tanggung jawab dan keahlian pro$esinya yang dilandasi pada kepentingan masyarakat. #(% Apoteker tidak diijinkan untuk mengganti obat generik yang ditulis dalam resep dengan obat paten. #0% <alam hal pasien tidak mampu menebus obat yang ditulis dalam resep Apoteker wajib berkonsultasi dengan dokter untuk pemilihan obat yang lebih tepat. #6% Apoteker wajib memberikan in$ormasi: a. ?ang berkaitan dengan penggunaan obat yang diserahkan kepada pasien. b. .enggunaan rasional atas permintaan .asal ', obat secara tepat aman

masyaraka t.

.asal ',

#'%

Apabila Apoteker kekeliruan

menganggap resep

bahwa dalam resep tidak ayat tepat #'%

terdapat harus

atau peulisan dalam hal

Apoteker

memberitahukan kepada dokter penulis resep. #(% Apabila dimaksud karena pertimbangan tertentu dokter penulis resep tetap pada pendiriannya dokter wajib menyatakan secara tertulis atau membubuhan tanda tangan yang laEim di atas resep. .asal '1 #'% 5alinan resep harus ditanda tangani oleh Apoteker. #(% #0% :esep harus dirahasiakan dan disimpan di Apotik dengan baik dalam jangka waktu 0 #tiga% tahun. :esep atau salinan resep hanya boleh diperlihatkan pada dokter penulis resep atau yang merawat penderita penderita lain yang yang bersangkutan petugas kesehatan atau petugas

berwenang menurut peraturan perundang*undangan yang berlaku. .asal '3 #'% Apoteker .engelola Apotik Apoteker pendamping atau Apoteker

pengganti dijinkan untuk menjual obat keras yang dinyatakan sebagai <a$tar 4bat 8ajib Apotik tanpa resep. #(% <a$tar 4bat 8ajib Apotik dimaksud dalam ayat #'% ditetapkan oleh Menteri. .asal '+ '. Apabila Apoteker .engelola Apotik berhalangan melakukan tugasnya pada jam buka Apotik Apoteker pendamping. (. Apabila Apoteker karena .engelola Apotik dan Apoteker pendamping hal*hal tertentu berhalangan melakukan tugasnya Apoteker Apoteker .engelola Apotik dapat menunjuk

.engelola Apotik dapat menunjuk Apoteker pengganti. 0. .enunjukan dimaksud dalam ayat #'% dan #(% harus dilaporkan kepada kantor wilayahdengan tembusan kepada <irektur 9enderal dan "epala balai .emeriksaan 4bat dan Makanan setempat dengan menggunakan

contoh 2ormulir Model A. +.

6. 7.

Apoteker pendamping dan Apoteker .engganti wajib memenuhi persyaratan dimaksud dalam pasal 7. Apabila Apoteker .engelola Apotik berhalangan melakukan tugasnya lebih dari ( #dua% tahun secara terus menerus surat ijin Apotik atas nama Apoteker tersebut dicabut. .asal (-

Apoteker

.engelola Apotik turut bertanggung jawab atas pelaksanaan

kegiaan yang dilakukan oleh Apoteker pendamping Apoteker pengganti di dalam .engelolaan Apotik. .asal (' Apoteker pendamping yang dimaksud dalam pasal '+ ayat #'% bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas pelayanan ke$armasian selam ayang bersangkutan bertugas menggantikan Apoteker .engelola Apotik. .asal (( #'% <alam pelaksanaan .engelolaan Apotik Apoteker .engelola Apotik dapat dibantu oleh asisten Apoteker #(% Asisten Apoteker melakukan pekerjaan ke$armasian di Apotik di bawah pengawasan Apoteker. BAB >III .ENGA/I;AN &ANGG)NG 9A8AB .ENGE/4/AAN A.4&I" .asal (0 #'% .ada setiap pengalihan tanggung jawab .engelola ke$armasian yang disebabkan karena penggantian Apoteker

.engelola Apotik kepada Apoteker pengganti wajib dilakukan serah terima resep narkotika obat dan perbekalan $armasi lainnya serta kunci*kunci tempat penyimpanan narkotika dan psikotropika. #(% .ada serah terima dimaksud ayat #'% wajib dibuat berita acara serah terima sesuai dengan bentuk yang telah ditentukan dalam

rangkap empat yang

ditandatangani oleh kedua belah pihak yang melakukan serah terima dengan menggunakan contoh 2ormulir Model A.*'-. .asal (6 #'% Apabila Apoteker .engelola Apotik meninggal dunia dalam jangka waktu dua kali dua puluh empat jam ahli waris Apoteker .engelola Apotik wajib melaporkan kejadian tersebut secara tertulis kepada "epala kantor wilayah atau petugas yang diberi wewenang olehnya. #(% Apabila pada Apotik tersebut tidak terdapat Apoteker pendamping pada pelapor dimaksud dalam ayat #'% wajib disertai penyerahan resep narkotika psikotropika obat keras dan kunci tempat penyimpanan narkotika dan psikotropika. #0% .ada pernyataan dimaksud ayat #'% dan #(% dibuat berita acara serah terima sebagai dimaksud pasal (0 ayat #(% dengan menggunakan contoh 2ormulir Model ''. A.*

BAB IG .EN@AB)&AN 5):A& I9IN A.4&I" .asal (7 "epala "antor 8ilayah dapat mencabut ijin Apotik apabila: a. Apoteker sudah tidak lagi memenuhi kewajiban dimaksud dalam pasal 7 dan atau b. Apoteker tidak memnuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam pasal '( dan pasal '7 ayat #(% dan atau c. Apoteker .engelola Apotik terkena ketentuan dimaksud dalam pasal '+ ayat #7% dan atau d. terjadi pelanggaran terhadapa ketentuan peraturan perundang* undangan dimaksud dalam pasal 0' dan atau e. 5urat ijin Apoteker .engelola Apotik dicabut dan atau

$.

.emilik sarana Apotik tersebut terbukti terlihat dalam pelanggaran perundang* undangan di bidang obat dan atau

g. Apotik tidak lagi memenuhi persyaratan dimaksud dalam pasal ,.

.asal (, #'% .elaksanaan pencabutan ijin Apotik sebagaimana dimaksud dalam pasal (7 huru$ #g% dilakukan setelah dikeluarkan: a. .eringatan secara tertulis kepada Apoteker .engelola Apotik sebanyak 0 #tiga% kali berturut*turut dengan tenggang waktu masing*masing ( #dua% bulan dengan menggunakan contoh 2ormulir model A.*'(. b. .embekuan ijin Apotik untuk jangka waktu selama*lamanya ,#enam% bulan sejak "egiatan A.*'0. #(% .embekuan ijin Apotik sebagaimana dimaksud dalam ayat #'% huru$ b dapat dicairkan kembali apabila Apotik telah membuktikan memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan ketentuan dalam .eraturan ini dengab menggunakan contoh 2ormulir Model A.*'6. #0% .encairan ijin Apotik dimaksudkan dalam ayat #(% dilakukan setelah menerima laporan pemeriksaan dari "epala balai pemeriksaan 4bat dan Makanan setempat. .asal (1 "eputusan pencabutan 5urat ijin Apotik oleh "epala "antor 8ilayah disampaikan langsung kepada yang bersangkutan dengan menggunakan contoh 2ormulir Model A.*'7 dan tembusan kepada: a. <irektur jenderal. b. Balai pemeriksaan 4bat dan Makanan setempat. .asal (3 Apabila surat ijin Apotik dicabut pengganti wajib mengamankan perundang*undangan yang berlaku. .asal (+ Apoteker .engelola Apotik atau Apoteker perbekalan $armasi sesuai peraturan dikeluarkannya penetapan .embekuan Apotek dengan menggunakan contoh 2ormulir model

.engamanan dimaksud pasal (3 wajib mengikuti tata cara sebagai berikut:

a.

<ilakukan inAentarisasi terhadap seluruh persediaan narkotiak obat keras tertentu dan obat keras lainnya serta seluruh resep yang tersedia di Apotik.

b. c.

Narkotika psikotropika dan resep harus dimasukkan dalam tempat yang tertutup dan terkunci. Apoteker .engelola .otik wajib melaporkan secara tertulis kepada "epala "antor 8ilayah atau petugas yang diberi wewenang olehnya tentang penghentian kegiatan disertai laporan inAentarisasi yang dimaksud dalam huru$ a. BAB G .EMBINAA N .asal 0-

#'% pembinaan terhadap Apotik dilaksanakan oleh "epala kantor wilayah atas petunjuk teknis <irektur 9enderal. #(% <alam pelaksanaan pelayanan ke$armasian Apotik wajib terbuka untuk diperiksa oleh .enilik 4bat dan Makanan berdasarkan surat penugasan <irektur 9enderal atau "epala "antor 8ilayah. #0% &ata cara pemeriksaan menggunakan contoh 2ormulir Model A.*',. BAB GI "E&EN&)AN .I<ANA .asal 0' .elanggaran terhadap undang*undang No. + tahun '+1, tentang narkotika )ndang* undang4bat "eras No 5t '+01No. 76' )ndang No. (0 &ahun '++( serta ketentuan peraturan perundang*undangan yang bersangkutan. BAB GII "E&EN&)AN .E:A/I;AN

.asal 0( Ijin aotik yang masih berlaku agar menyesuaikan dengan peraturan ini setelah habis masa berlakunya. BAB GIII "E&EN&)AN .EN)&). .asal 00 #'% 5emua ketentuan Menteri tentang Apotik lainnya yang telah dikeluarkan sebelum ditetapkannya peraturan ini masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan ini. #(% ;al*hal yang belum atau belum cukup diatur dalam .eraturan ini diatur lebih lanjut oleh <irektur jenderal. .asal 06 .eraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Agar setiap orang mengetahuinya memerintahkan pengumuman .eraturan ini dengan menempatkannya dalam Berita Negara :epulik Indonesia.

Ditetapkan di : J a k a r t a Pada Tanggal : 23 Oktober 1993 MENTERI KESE !T!N Ttd Pro"# Dr# S$%$di

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN


N4M4: &EN&ANG A.4&I" : +((=MEN"E5=.E:=G='++0 : "E&EN&)AN <AN &A&A @A:A .EMBE:IAN I9IN

Nomor : /ampiran : .erihal : .ermohonan Ijin Apotik "epada : HHHHHHHH ?th. "epala "antor 8ilayah <epartemen "esehatan .ropinsi HHHHHHHHHH <i HHHHHHHHHHHH H. Bersama ini kami mengajukan permohonan untuk mendapatkan ijin Apotik dengan tata data sebagi berikut: '. .emohon Nama .emohon ................................................. : : : ................................................. ................................................. Nomor Alamat Nomor 5urat dan Ijin Nomor 8ajib : "erja &elpon .ajak

: ................................................. Nomor "artu &anda .enduduk ................................................. .ekerjaan .okok sekarang

#N.8.% (. Apotik

: .................................................

Nama Apotik ................................................. : : : ................................................. ................................................. ................................................. Nomor

: Alamat &elpon "ecamatan .ropinsi

: ................................................. 0. <engan menggunakan sarana : milik sendiri = milik pihak lain

Nama pemilik sarana ................................................. : ................................................. Nomor .okok 8ajib : ................................................. Bersama permohonan ijin ini kami lampirkan: '. 5alinan=photo copy 5urat ijin "erja Apoteker (. 5alinan=photo copy "artu &anda .enduduk 0. 5alinan=photo copy denah bangunan

: Alamat .ajak

6. 5urat yang mengatakan status bangunan dalam bentuk akte hak milik = sewa = kontrak. 7. <a$tar Asisten Apoteker dengan mencantumkan nama alamat tanggal lulus dan nomor surat ijin kerja. ,. Asli dan salinan = $otokopi da$tar terperinci alat perlengakapan Apotik. 1. 5urat pernyataan dari Apoteker .engelola Apotik bahwa tidak bekerja tetap pada perusahaan $armasi lain dan tidak menjadi Apoteker .engelola Apotik di Apotik lain. 3. Asli dan salinan = $otokopi surat ijin atasan #bagi pemohon pegawai negeri anggota AB:I dan pegawai instansi .emerintah lainnya%. +. Akter .erjanjian "erja 5ama Apoteker .engelola Apotik dengan .emilik sarana Apotik. '-. 5urat .ernyataan pemilik sarana tidak terlibat pelanggaran peraturan perundang* undangan dibidang obat. <emikian permohonan kami atas perhatian dan persetujuan Bapak kami sampaikan terima kasih.

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN


N4M4: &EN&ANG A.4&I" : +((=MEN"E5=.E:=G='++0 : "E&EN&)AN <AN &A&A @A:A .EMBE:IAN I9IN

"AN&4: 8I/A?A; <E.A:&EMEN "E5E;A&AN :E.)B/I" IN<4NE5IA .:4.IN5I : ......................................................... Nomor : /ampiran : .erihal Apotik : .ermohonan Ijin "epada: ?th. "epala Balai .emeriksaan 4bat dan Makanan diHHHHHHHHHH. 5ehubungan dengan surat permohonan dari Apoteker HHHHHHH.nomor : HHHHH.. tanggal :HHHHHHHH. .erihal permohonan ijin Apotik maka dengan ini kami tugaskan saudara segera melaksanakan pemeriksaan terhadap permohonan Apotik HHHHHHHHH di alalmat : HHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH HHHHHHH ;asil pelaksanaan pemeriksaan tersebut supaya disampaikan kepada kami dalam bentuk berita acara #2ormulir A.*0% selambat*lambatnya dalam waktu ,#enam% hari kerja sejak surat ini diterima. <emikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

"epala "antor 8ilayah <ep. "es. :I .ropinsi : HHHHHHHHHHHH.

#HHHHHHHHHHHHHHH

HHH% NI..: /AM.I:AN .E:A&):AN Menteri "esehatan

N4M4: : +((=MEN"E5=.E:=G='++0 &EN&ANG "E&EN&)AN <AN &A&A @A:A .EMBE:IAN I9IN A.4&I"

BE:I&A A@A:A .EME:I"5AAN A.4&I" .ada hari ini HHHHHHHH tanggal :HHHH bulan HHHHHHHH tahun

HHHHHHH kami yang bertanda tangan di bawah ini : '. : ........................................ .angkat ... : : ........................................ (. : ........................................ .angkat ... : : ........................................ Berdasarkan surat tugas "epala Balai .emeriksaan 4bat dan Makanan No. : HHHH tanggalHHHHHH #5urat .enugasan "epala "antor 8ilayah <ep. "es. :I. .ropinsi HHHHHHH No.HHHH.. tanggal HHHHHH% telah melakukan pemeriksaan setempat terhadap : Nama : .......................................... Alamat .... : "abupaten="odya ..... : .......................................... Apotik Nama Nama

: ..................................... 9abatan NI.

........................................

: ..................................... 9abatan NI.

........................................

: ...................................... "ecamatan .......................................... : ..................................... .ropinsi

H+s,- .emer,/s++n
No! Per,n0,+ n BANG)NAN '. 5arana Apotik Pers1+r+2+n Ken1+2++n Pen,-+,+ n

T,3+/ s1+r+2

memen45, 5arana Apotik dapat didirikan pada lokasi yang sama dengan kegiatan pelayanan komoditi lainnya di luar sediaan $armasi HHHHHHHHH * Ada 5esuai "ebutuhan * Ada 5esuai "ebutuhan * Ada 5esuai "ebutuhan HHHHHHHHH HHHHHHHHH

Memen45 , S1+r+

'.

(.

Bangunan Apotik sekurang* kurangnya memiliki ruangan khusus untuk: a. :uangan peracikan dan penyerahan resep b. :uang administrasi dan kamar kerja Apoteker c. 8.@. "elengkapan bangunan calon apotik a. 5umber air

5umur=.AM=sum ur pompa dll. ./N=Generator .etromak dll.

0.

b. .enerangan

;arus memenuhi persyaratan kesehatan ;arus cukup terang sehingga dapat menjamin pelaksanaan tugas dan $ungsi Apotik ;arus ber$ungsi dengan baik sekurang* kurangnya dua buah. ?ang baik serta memenuhi persyaratan

HH buah dengan ukuran HH lb HHHH /b

c. Alat pemadam kebakaran.

9endelaHH. buah >entilasiHH buah

d. >entilasi

e. 5anitasi

* 5aluran pembuangan limbah: ada=tidak * Bak* bak=tempat pembuangan

No!

Per,n0,+ n

Pers1+r+2+n

Ken1+2++n

T,3+/ s1+r+2

Pen,-+,+ n

memen45, Berukuran minimal: .anjang : ,- cm /ebar : 6- cm <engan tulisan: * ;itam diatas putih * &inggi huru$ minimal 7 cm. * &ebal huru$ 7 mm Berukuran : .anjang HH cm /ebar HH cm <engan tulisan: HHHHHHHHH H HHHHHHHHH H HHHHHHHHH H

Memen45 , S1+r+

6. papan Nama

.E:/ENG"A.AN '. Alat pembuatan pengolahan dan peracikan: a. &imbangan miligram dengan anak timbangan yang sudah ditera. b. &imbangan gram dengan anak timbangan yang sudah ditera c. .erlengkapan lain disesuaikan dengan kebutuhan. (. .erlengkapan dan alat perbekalan $armasi a. /emari dan rak untuk penyimpanan obat. b. /emari pendingin c. /emari untuk penyimpanan narkotika dan psikotropika 0. 8adah pengemas dan pembungkus. a. Etiket

* Minimal ' set * Minimal ' set

Ada=tida k Ada=tida k Ada=tida k

Ada dengan jumlah sesuai dengan kebutuhan. Minimal ' buah Ada dengan jumlah sesuai dengan kebutuhan

Ada=tidak H.. buah

Ada=tidak Ada=tidak H.. buah

Ada dengan ukuran jenis dan jumlah sesuai dengan kebutuhan.

Ada=tidak

b. 8adah pengemas