Anda di halaman 1dari 6

TABEL ANGKA KECUKUPAN GIZI TAHUN 2005 BAGI ORANG INDONESIA

No Kelompok umur Anak 0-6 bl 7-12 bl 1-3 th 4-6 th Berat Badan (kg) 6 8.5 12 17 Tinggi Badan (cm) 60 71 90 110 Energi kkal 550 650 1000 1550 Protein (g) Vitamin A Vitamin D Vitamin E Vitamin K (RE) (ug) (mg) (ug) 375 400 400 450 5 5 5 5 4 5 6 7 5 10 15 20 Thiamin (mg) 0.3 0.4 0.5 0.6 Riboflavin (mg) 0.3 0.4 0.5 0.6 Niasin (mg) 2 4 6 8 Asam Folat (ug) 65 80 150 200

1 2 3 4

10 16 25 39

Hamil (+an) 1 2 3 Trimester 1 Trimester 2 Trimester 3 Menyusui (+an) 1 6 bl pertama 2 6 bl kedua 500 500 17 17 350 350 0 0 4 4 0 0 0.3 0.3 0.4 0.4 3 3 100 100 100 300 300 17 17 17 300 300 300 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,3 0,3 0,3 0.3 0.3 0.3 4 4 4 200 200 200

Komposisi makronutrien pada ASI dibandingkan dengan susu formula yang "didominasi-whey" (nilai dinyatakan dalam per liter susu)

Nutrien ASI Susu formula bayi Energi MJ (kkal) 2.95 (700) 2.8 (670) Protein (g) 11-13* 15 Lemak (g) 42-45 36 Karbohidrat (g) 70 72 *kandungan protein sebenarnya dalam ASI sangat tidak pasti

PERUMUSAN MASALAH 3

Penyakit gizi kurang terjadi karena adanya perubahan pola makan atau jenis makanan pada anak, yang awalnya ketika masih bayi cenderung mengonsumsi makanan lunak, ketika meranjak ke balita anak cenderung mencoba mengonsumsi makanan lain yang agak lebih keras. Karena terjadi perubahan seperti itu, anak menjasi sulit untuk makan dan terjadi ketidakseimbangan hidangan. Selain itu orang tua cenderung memebiarkan anaknya karena berprinsip anak tersebut sudah besar. Penyakit kurang gizi ini di derita pada kelompok anak yang tumbuh pesat seperti balita.

Piridoksin (mg) 0.1 0.3 0.5 0.6

0.4 0.4 0.4

0.5 0.5

engonsumsi makanan itu, anak menjasi sulit sudah besar. Penyakit