Anda di halaman 1dari 29

Garcinia mangostana L.

Disusun oleh :
Wina Afria Qisti Rizka

Laili Maulida Firdausi Kusumaningrum Rahmawati Husna Annur Putri

Annisa

Pokok Bahasan
1. 2. 3. 4. 5.

Klasifikasi Deskripsi Manfaat Kandungan Bagian Tanaman dan Manfaat

6.

Produk yang Beredar di Pasaran

1. Klasifikasi
Kingdom : Plantae Divisi Kelas Famili Genus Spesies : Spermatophyta : Dicotyledonae : Guttiferae : Garcinia : Garcinia mangostana L. : : : : Manggu Manggus Manggusto Manggista

Sub divisi : Angiospermae

Nama lokal : Jawa Barat Lampung Sulawesi Utara Sumatera Barat

2. Deskripsi
Manggis berasal dari hutan tropis di kawasan Asia Tenggara (Malaysia atau Indonesia). Persebaran tanaman ini ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Srilanka, Malagasi, Karibia, Hawaii dan Australia Utara. Tumbuhan ini tumbuh pada ketinggian 1-1000 m dpl pada berbagai tipe tanah (pada tanah liat dan lempung yang kaya bahan organik). lklim yang diperlukan adalah adanya kelembaban dan panas dengan curah hujan yang merata.

Pohon, selalu hijau, tinggi 6-20 m. Batang tegak, batang pokok jelas, kulit batang coklat, memiliki getah kuning. Daun manggis tunggal, berpasangan di sisi ranting, helai daun berbentuk oblong atau elips dengan ukuran 15-25 cm x 7-13 cm. Permukaan atas daun berwarna hijau tua, bagian bawah hijau kekuningan.

Buah berbentuk bulat atau agak pipih, berat bervariasi 75-150 g, diameter 3.5-8 cm. Perikarp (kulit buah) halus dengan tebal 4-8 mm, keras, berwarna ungu. Kulit membungkus daging buah terdiri dari 4-8 segmen, dengan beberapa diantaranya mengandung biji (2-3 biji). Biji berbentuk pipih berwarna ungu gelap atau coklat (Verheij, 1992; Yaacob dan Tindall, 1995).

Bunga tunggal atau berpasangan dengan tangkai bunga pendek dan gemuk dengan diameter 5.5 cm; sepal 4, tersusun 2 pasang, petal 4 tebal dan fleshy.

Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan biji yang telah dikecambahkan. Kecambah dapat ditanam di lapangan setelah berumur 2 - 3 tahun. Tanaman muda harus dilindungi/dinaungi dan akan berbuah setelah berumur 8-15 tahun.

3. Manfaat
Empiris
a. Diare

b. Radang amandel
c. Keputihan d. Disentri e. Wasir f.

Borok

g. Sakit Gigi h. Nyeri Perut i.

Haid yang tidak teratur

a. b. c. d.

Modern Speriniostatik dan Spermisida Antidiare Antiinflamasi dan Antioksidan Histamin

Disentri
Gunakan

Pemakaian Secara Empiris

kulit 2 buah manggis, dicuci, dipotong dan direbus dengan 4 gelas air sampai volume setengahnya, setelah dingin disaring. Diminum 2 x sehari gelas

Mencret
Gunakan

kulit 2 buah manggis masak, dicuci, dipotong dan direbus dengan 3 gelas air sampai volume setengahnya, setelah dingin disaring. Diminum 2 x sehari gelas

Sariawan
Gunakan

kulit dari 2 buah manggis, dicuci, dipotong dan direbus dengan 3 gelas air sampai volume setengahnya, setelah dingin disaring. Gunakan untuk berkumur dan diminum (3 - 6 x sehari 2 sdm)

4. Kandungan
Diantaranya:
Polifenol

(Xanthone)
Xanthone :

Struktur

11-hydroxy-1-isomangostin

garcinone C
garcinone D -mangostin

XANTHONE

8-deoxygartanin
gartanin

Cont

-mangostin garcinone E

Demethylcalabaxanthone
1,6-dihydroxy-7-methoxy-8-(3methylbut -2 enyl)- 6,6 dimethylpyrano (2,3: 3,2) xanthone b-mangostin, mangostenone A,

calabaxanthone,
tovophyllin B

Cont

Kuinon
Memiliki

sifat antibakteri & oksidan kuat

Polisakarida
Memblokir

sel mutasi untuk menempel pada sel-sel normal, membantu menghentikan penyebaran kanker terhadap bakteri intraseluler

Efektif

Stilbenes
melindungi

tanaman dari jamur; dapat mempertahankan sifat antifungi jika tertelan

Cont

Katekin

Katekin
Aktivitas Memiliki

antioksidan lebih baik daripada vitamin C


perlindungan sel DNA yang kuat aktivitas antioksidan

Tanin
Memiliki

Antosianin
Antioksidan

baik dan memiliki peranan dalam mencegah beberapa penyakit

5. Bagian Tanaman dan Manfaat

BUAH
Dalam

daging buah manggis mempunyai 2 jenis xanthone yaitu 1,2-dihydro-1,8,10trihydroxy-2-(2-hydroxypropan-2-yl)-9-(3metylbut-2-enyl)furo[3,2-a]xanthen-11one dan 6-deoxy-7-demethylmangostanin. diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, borok, peluruh dahak, dan sakit gigi

Mengobati

KULIT BUAH

Kandungan senyawa dalam kulit manggis yaitu mangostin, mangostanol, mangostenol, 1isomangostin, 1-isomangostinhydrate, 3isomangostin. Mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit; antidiare; antiinflamasi; antioksidan; anti-aging; antiproliferasi (menghambat pertumbuhan sel kanker); anti mikroba, anti hipertensi dan menurunkan berat badan

Sebagai pewarna untuk tekstil Bahan membuat cat antikarat (cat berwarna hitam yang tahan cuci) dan perangsang keluarnya cairan nira pada penyadapan kelapa

KULIT BATANG
Kulit batang manggis dapat

melawan bakteri penyebab diare dan disentri karena mempunyai kandungan etil asetat.

Inti

batang pohon manggis mempunyai senyawa xanthone yaitu garcinafuran dan dimethyl-mangostin, Batang Manggis biasa digunakan sebagai bahan kayu bakar

Di dalam akar pohon manggis terdapat senyawa mangostin dan 1,3-dihydroksibis[6,6-dimethylpirano(2,3,5,6,7,8)] xanthone. Masyarakat di jepang memanfaatkan daun dan akar manggis untuk mengobati eksem dan penyakit kulit lain.

DAUN
Mengurangi

jumlah sel spermatid dan jumlah spermatozoa abnormal; mempercepat gerak maju spermatozoa mencit

Toksisitas

Pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, 1500 mg/kg BB, menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi

6. Produk di Pasaran

XAMThone Plus

ACE-MAXS

KULIT BUAH MANGGIS