Anda di halaman 1dari 17

DIII KEBIDANAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA 2011 2012

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmatNya penulis dapat menyelesaikan Makalah ini dengan tepat waktu. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah ASU AN !E"#$ANAN PAT%&%'#S( Pada kesempatan kali ini penulis tidak lupa mengu)apkan terima kasih kepada #bu *a)hmawati #ka S.+ M.!es. yang telah membimbing penulis sehingga terselesaikannya penulisan makalah ini +teman,teman $- !ebidanan yang telah memberikan d.r.ngan dan m.ti/asi serta pihak,pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini . Penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari pada sempurna. %leh karena itu+ penulis mengharap kritik dan saran yang si0atnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Penulis mengharap sem.ga makalah ini memberikan man0aat bagi kita semua dan khususnya bagi $- !ebidanan.

Surabaya+ 12 Mei 1341

Penulis

DAFTAR ISI
!ata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . $a0tar isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5.. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB I PENDAHULUAN A. &atar "elakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 55.. ". *umusan masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 55.. 6. Tujuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian ser/isitis. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . .. . . . . . . ". Eti.l.gi ser/isitis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . .. 6. Tanda dan 'ejala ser/isitis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . $. Pat.0isi.l.gi dari ser/isitis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . E. Pr.gn.sa ser/isitis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7. !lasi0ikasi ser/isitis. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 55..

BAB III ASUHAN KEBIDANAN BAB IV PENUTUP A. !esimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 55. ". Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 55. DAFTAR PUSTAKA. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 55

BAB I PEMBAHASAN
1.1 Latar Belaka !. $ewasa ini kasus penyakit #MS 8 #n0eksi Menular Seksual 9 tertinggi yaitu+ in0eksi bakteri /agin.sis yang men)apai 23:. Sementara+ lainnya sebanyak 13: adalah ser/i)itis+ ).ndyl.ma dan #;<A#$S. Ser/i)itis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan 6hlamidia tra)h.matis atau Ureaplasma urelyti)um 8pada laki,laki9+ tetapi kadang,kadang disebabkan .leh Trik.m.nas /aginalis atau /irus erpes simplek. =ika tidak segera ditangani+ penyakit ini dapat menjadi lebih parah sehingga sulit dibedakan dengan karsin.ma ser/i)itis uteri dalam tingkat permulaan. %leh sebab sebelum dilakukan peng.batan+ perlu pemeriksaan a.usan menurut Papani).la.u yang jika perlu diikuti .leh bi.psy+ untuk kepastian tidak ada karsin.ma. %leh karena itu+ penulis menyusun makalah ini dengan harapan dapat menjelaskan berbagai hal mengenai ser/i)itis sehingga pada akhirnya pemba)a dapat mengetahui dan memahami tentang penyakit ini. 2.1 R"#"$a Ma$ala%. 4. Apa de0inisi dari Ser/isitis> 1. Apa pat.0isi.l.gi dari Ser/isitis> -. Apa gejala klinis dari Ser/isitis> ?. Apa tanda dan gejala dari Ser/isiti> @. "agaimana penatalaksanaan dari Ser/isitis> &.1 T"'"a Ma$ala%. 4. Mahasiswa dapat mengerti dan menjelaskan tentang de0inisi ser/i)itis 1. Mahasiswa dapat mengerti tentang pat.0isi.l.gis ser/i)itis -. Mahasiswa dapat mengetahui gejala klinis ser/i)itis ?. Mahasiswa dapat mengetahui tanda dan gejala ser/i)itis @. Mahasiswa dapat mengetahui penatalaksanaan ser/i)itis

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pe !ert(a 6er/i)itis ialah radang dari selaput lendir )analis )er/i)alis. !arena epitel selaput lendir )er/i)alis hanya terdiri dari satu lapisan sel silindris maka mudah terkena in0eksi dibandingkan dengan selaput lendir /agina 8Sarw.n.+ 13329. Pada se.rang multipara dalam keadaan n.rmal )analis )er/ikalis bebas kuman+ pada se.rang multipara dengan .stium uteri eksternum sudah lebih terbuka+ batas atas dari daerah bebas kuman .stium uteri internum. Aalaupun begitu )analis )er/i)alis terlindung dari in0eksi .leh adanya lendir yang kental yang merupakan barier terhadap kuman,kuman yang ada didalam /agina. Terjadinya )er/isitis dipermudah .leh adanya r.bekan ser/iks+ terutama yang menimbulkan e)tr.pi.n.8Sarw.n.+ 13329 Ser/isitis adalah peradangan dari selaput lendir dari kanalis ser/ikalis. karena epitel selaput lendir kanalis ser/ikalis hanya terdiri dari satu lapisan sel selindris sehingga lebih mudah terin0eksi disbanding selaput lendir /agina. 8 gynek.l.gi . 7! UNPA$+ 4BB2 9 =uga merupakan C a. #n0eksi n.n spesi0ik dari ser/iks b. Er.si ringan 8 permukaan li)in 9+ er.si kapiler 8 permukaan kasar 9+ er.si 0.likuler 8 kistik 9 ). "iasanya terjadi pada ser/iks bagian p.steri.r #n0eksi ini terjadi pada sebagian besar wanita yang telah melahirkan. Terdapat perlukaan ringan pada mulut rahim. 'ejala in0eksi ini adalah leuk.rea yang kadang sedikit atau banyak+ dapat terjadi perdarahan 8saat hubungan seks9. Peng.batan terhadap in0eksi ini dimulai dengan pemeriksaan setelah ?1 hari persalinan atau sebelum hubungan seks dimulai. Pada mulut rahim luka l.kal disembuhkan dengan )airan albutil tingtura+ )airan nitrasargenti tingtura+ dibakar dengan pisau listrik+ term.kauter+ mendinginkannya 8)ry.surgery9. Penyembuhan ser/isitis menahun sangat penting karena dapat menghindari keganasan dan merupakan pintu masuk in0eksi ke alat kelamin bagian atas.

'ambar C ma)am,ma)am dari ser/isitis

2.2 Et()l)!( Ser/isitis disebabkan .leh kuman,kuman seperti C trik.m.nas /aginalis+ kandida dan mik.plasma atau mikr..rganisme aer.b dan anaer.b end.gen /agina seperti strept.).))us+ enter.).)us+ e.).li+ dan stapil.).)us . !uman,kuman ini menyebabkan deskuamasi pada epitel gepeng dan perubahan in0lamasi kr.mik dalam jaringan ser/iks yang mengalami trauma. $apat juga disebabkan .leh r.bekan ser/iks terutama yang menyebabkan e)tr.pi.n+ alat,alat atau alat k.ntrasepsi+ tindakan intrauterine seperti dilatasi+ dan lain,lain. 1.1.4 Ser/i)itis dapat disebabkan .leh salah satu dari sejumlah in0eksi+ yang paling umum adalah C a. !lamidia dan g.n.re+ klamidia dengan akuntansi untuk sekitar ?3: kasus. '.n.rr.e+ sediaan hapus dari 0lu.r )er/iks terutama purulen. b. Trichomonas vaginalis dan herpes simpleks adalah penyebab yang kurang umum dari )er/i)itis. ). Peran Mycoplasma genitalium dan /agin.sis bakteri dalam menyebabkan ser/isitis masih dalam penyelidikan. d. Sekunder terhadap k.lpitis. e. Tindakan intra dilatasi dll. 0. Alat,alat atau .bat k.ntrasepsi. g. *.bekan ser/iks terutama yang menyebabkan e)tr.pti.n< eDtr.pin

2.& Pat)*($()l)!( Penyakit ini dijumpai pada sebagian besar wanita yang pernah melahirkan dengan luka, luka ke)il atau besra pada )er/iks karena partus atau ab.rtus memudahkan masuknya kuman, kuman kedalam end.)er/iks dan kelenjar,kelenjarnya+ lalu menyebabkan in0eksi menahun. "eberapa gambaran pat.l.gis dapat ditemukan C a. 6er/iks kelihatan n.rmal+ hanya pada pemeriksaan mikr.sk.pik ditemukan in0iltrasi end.k.pik dalam str.ma end.)er/iks. 6er/i)itis ini tidak menimbulkan gejala+ ke)uali pengeluaran sekret yang agak putih kekuningan.

b. $isini pada p.rti. uteri sekitar .stium uteri eksternum tampak daerah kemerah,merahan yang tidak terpisah se)ara jelas dan epitel p.rti. disekitarnya+ sekret dikeluarkan terdiri atas mukus ber)ampur nanah. ). S.bekan pada )er/iks uteri disini lebih luas dan mu).sa end.)er/iks lebih kelihatan dari luar 8eks.tr.pi.n9. Muk.sa dalam keadaan demikian itu mudah kena in0eksi dari /agina+ karena radang menahun+ )er/iks bisa menjadi hipertr.pis dan mengeras C sekret bertambah banyak.

2.+ Kla$(*(ka$(. 4. 6er/i)itis Akut. 6er/i)ities akut dalam pengertian yang laEim ialah in0eksi yang diawali di end.)er/iks dan ditemukan pada g.n.rrh.e+ dan pada in0eksi p.st,ab.rtum atau p.st,partum yang disebabkan .leh Strept.)).)us+ Sta0il.).))us+ dan lain,lain. $alam hal ini+ ser/iks memerah dan bengkak dengan mengeluarkan )airan muk.purulent. Akan tetapi+ gejala,gejala pada ser/iks biasanya tidak seberapa tampak di tengah gejala,gejala lain dari in0eksi yang bersangkutan. Peng.batan dilakukan dalam rangka peng.batan in0eksi tersebut. Penyakitnya dapat sembuh tanpa bekas atau menjadi )er/i)itis kr.nis. 6er/i)itis akut sering terjadi dan di)irikan dengan eritema+ pembengkakan+ sebukan neutr.0il+ dan ulserasi epitel 0.kal. End.)er/iks lebih sering terserang dibandingkan ekt.)er/iks. 6er/i)itis akut biasanya merupakan in0eksi yang ditularkan se)ara seksual+ umumnya .leh '.n.)).)us+ 6hlamydia tra)h.matis+ 6andida albi)ans+ Tri)h.m.nas /aginalis+ dan erpes simpleks. Agen yang ditularkan se)ara n.n,seksual+ seperti E. 6.li dan Sta0il.).))us dapat pula diis.lasi dari )er/iks yang meradang akut+ tetapi perannya tidak jelas. 6er/i)itis akut juga terjadi setelah melahirkan dan pembedahan. Se)ara klinis+ terdapat se)ret /agina purulen dan rasa nyeri. "eratnya gejala tidak terkait erat dengan derajat peradangan.

1. 6er/i)itis !r.nis.

Penyakit ini dijumpai pada wanita yang pernah melahirkan. &uka,luka ke)il atau besar pada ser/iks karena partus ab.rtus memudahkan masuknya kuman,kuman ke dalam end.)er/iks dan kelenjar,kelenjarnya+ lalu menyebabkan in0eksi menahun. "eberapa gambaran pat.l.gis dapat ditemukan C a. Ser/iks kelihatan n.rmalF hanya pada pemeriksaan mikr.sk.pik ditemukan in0iltrasi leuk.sit dalam str.ma end.ser/iks. 6er/i)itis ini tidak menimbulkan gejala+ ke)uali pengeluaran se)ret yang agak putih,kuning. b. $isini pada p.rti. uteri sekitar .stium uteri eksternum tampak daerah kemerah,merahan yang tidak dipisahkan se)ara jelas dari epitel p.rti. disekitarnya+ se)ret yang ditularkan terdiri atas mu)us ber)ampur nanah. ). S.bekan pada ser/iks uteri disini lebih luas dan muk.sa end.sek/iks lebih kelihatan dari luar. Muk.sa dalam keadaan demikian mudah kena in0eksi dari /agina. !arena radang menahun+ ser/iks bisa menjadi hipertr.0is dan mengeras F se)ret muk.purulen bertambah pendek. Pada pr.ses penyembuhan+ epitel tatah dari bagian /aginal p.rti. uteri dengan tanda,tanda metaplasia mendesak epitel t.rak+ tumbuh kedalam str.ma dibawah epitel dan menutup saluran kelenjar,kelenjar+ sehingga terjadi kista ke)il berisi )airan yang kadang,kadang keruh. &im0.sit+ sel plasma+ dan histi.sit terdapat dalam jumlah sedang didalam ser/iks semua wanita. %leh karena itu+ )er/isitis kr.nis sulit ditentukan se)ara pat.l.gis keberadaan kelainan ser/iks yang dapat dideteksi seperti granularitas dan penebalan seiring dengan meningkatnya jumlah sel radang kr.nis didalam spe)imen bi.psy dianggap penting untuk memastikan diagn.sis )er/isitis kr.nis. 6er/isitis kr.nis paling sering terlihat pada .stium eksternal dan )analis end.ser/iks. al tersebut dapat terkait dengan sten.sis 0ibr.sa saluran kelenjar+ yang menyebabkan kista retensi 8nab.thian9. "ila terdapat 0.likel lim0.id pada pemeriksaan mikr.sk.pik+ istilah )er/isitis 0.likular terkadang digunakan. Se)ara klinis+ )er/isitis kr.nis sering kali merupakan temuan kebetulan. Namun+ )er/isitis tersebut dapat menimbulkan se)ret /aginal+ dan beberapa kasus 0ibr.sis yang terdapat pada )analis end.ser/iks dapat menyebabkan sten.sis+ yang menimbulkan in0erilitas. 2., Ge'ala Kl( ($

!eputihan hebat+ biasanya kental dan biasanya berbau+ sering menimbulkan er.si pada p.rti. yang tampak seperti daerah merah menyala. Pada pemeriksaan inspekul. kadang,kadang dapat dilihat keputihan yang kental keluar dari kanalis ser/ikalis. !alau p.rti. n.rmal tidak ada e)tr.pi.n 8muk.sa kanalis ser/ikalis tampak dari luar9+ maka harus diingat kemungkinan g.n.rr.e 'ejala,gejala n.n spesi0ik seperti nyeri punggung+ dan gangguan kemih+ perdarahan saat melakukan hubungan seks. 2.- Fakt)r Re$(k) "eberapa 0akt.r yang mempengaruhi insiden kanker ser/iks yaituC 4. Usia. 1. =umlah perkawinan -. ygiene dan sirkumsisi ?. Status s.sial ek.n.mi @. P.la seksual G. Terpajan /irus terutama /irus #; H. Mer.k.k 2.. Ta /a /a Ge'ala 4. Perdarahan 1. !eputihan yang berbau dan tidak gatal -. 6epat lelah ?. !ehilangan berat badan @. Anemia 2.0 Ma (*e$ta$( Kl( ($ $ari anamnesis didapatkan keluhan metr.ragi+ keputihan warna putih atau puralen yang berbau dan tidak gatal+ perdarahan pas)ak.itus+ perdarahan sp.ntan+ dan bau busuk yang khas. $apat juga ditemukan keluhan )epat lelah+ kehilangan berat badan+ dan anemia. Pada pemeriksaan 0isik ser/iks dapat teraba membesar+ ireguler+ terraba lunak. "ila tum.r tumbuh eks.0itik maka terlihat lesi pada p.rsi. atau sudah sampai /agina. $iagn.sis harus dipastikan dengan pemeriksaan hist.l.gi dan jaringan yang diper.leh dari bi.psi. 2.1 Pr)! )$($

!arsin.ma ser/iks yang tidak dapat di.bati atau tidak memberikan resp.ns terhadap peng.batan B@: akan mengalami kematian dalam 1 tahun setelah timbul gejala. Pasien yang menjalani histerekt.mi dan memiliki rasi. tinggi terjadinya rekurensi harus terus diawasi karena lewat deteksi dini dapat di.bati dengan radi.terapi. Setelah histerekt.mi radikal+ terjadinya 23: rekurensi dalam 1 tahun. 2.10 Pe#er(k$aa Pe " 'a ! Sit.l.gi+ dengan )ara tes pap Tes Pap C Tes ini merupakan penapisan untuk mendeteksi in0eksi P; dan prakanker ser/iks. !etepatan diagn.stik sit.l.ginya B3: pada displasia keras 8karsin.ma in situ9 dan HG: pada dysplasia ringan < sedang. $idapatkan hasil negati0 palsu @,@3: sebagian besar disebabkan pengambilan sediaan yang tidak adekuat. Sedangkan hasil p.siti0 palsu sebesar -,4@:. !.lp.sk.pi Ser/ik.gra0i Pemeriksaan /isual langsung 'inesk.pi Pap net 8Pemeriksaan terk.mputerisasi dengan hasil lebih sensiti/e9 2.11 Pe 2e!a%a Pen)egahan terhadap kanker ser/iks dapat dilakukan dengan pr.gram skrinning dan pemberian /aksinasi. $i negara maju+ kasus kanker jenis ini sudah mulai menurun berkat adanya pr.gram deteksi dini melalui pap smear. ;aksin P; akan diberikan pada perempuan usia 43 hingga @@ tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali+ yaitu pada bulan ke n.l+ satu+ dan enam. $ari penelitian yang dilakukan+ terbukti bahwa resp.n imun bekerja dua kali lebih tinggi pada remaja putri berusia 43 hingga 4? tahun dibanding yang berusia 4@ hingga 1@ tahun. 2.12 Pe !)3ata &uka yang terin0eksi seperti halnya luka bedah yang terin0eksi lainnya+ harus diatasi dengan pemasangan brainase. Salah satu terapi k.mbinasi antibi.tik berspektrum luas. e0ekti0 dan bila terjadi retensi urin+ pemasangan indwelling )atheter harus dilakukan. arus diberikan kepada keadaan ini. *asa nyeri diringankan dengan penggunaan preparat analgesik yng

BAB III ASUHAN KEBIDANAN /e !a SERVISITIS TanggalC 4. Pengkajian Nama C Ny. N Umur Alamat Pekerjaan 1. C -3 tahun C =l. !ampung *amai gang suka,suka n.. 332 C tidak bekerja %lehC

A. DATA SUBYEKTIF

Pendidikan C S$ !eluhan utama Mengeluh keputihan banyak+ kental dan berbau+ perdarahan setelah hubungan+ nyeri ken)ing+ sakit pinggang.

-.

P.la kegiatan Sehari,hari Nutrisi daerah


C ibu mengatakan na0su makan berkurang akibat rasa sakit di abd.men C ibu mengatakan sakit saat berkemih C ibu mengatakan sering menggunakan pembersih kewanitaan. C sering melakukan hubungan seksual+ nyeri saat bersenggama dan

Eliminasi Pers.nal ygiene Seksual keluar darah.

?.

*iwayat %bstetri Pasien mengaku mempuyai tiga anak. Anak pertama+ kedua dan ketiga lahir sp.ntan di

bidan dan sehat. @. *iwayat !" #bu mengatakan pernah menggunakan !" A!$* seperti #U$

B. DATA 4BYEKTIF 49 Pemeriksaan Umum !esadaran T$ S Nadi ** 19 C ).mp.s mentis C 413<23 mm g C -2+- 6 C 22 D<menit C 13 D<menit

Pemeriksaan 7isik &eher Abd.men abd.men. C Terdapat pembesaran kelenjar lim0e C Nyeri suprasim0asis terasa lebih men.nj.l dari pada nyeri di kuadran atas

'enetalia #nspeksi

C tampak keputihan yg banyak berwarna putih kekuningan dan berbau

#nspekul. C dapat dilihat keputihan yg kental keluar dari kanalis ser/ikalis+ berbau+ warna putih kekuning, kuningan+ Pada p.rti. tampak adanya er.si. -9 Pemeriksaan Penunjang

$ilakukan )ek $P& (Diagnostic Peritoneal Lavage) dan dilakukan 'T6 5. ASSESMENT #. #nterpretasi $ata $asar 4. $iagn.sa 1. Masalah C Ny. N dengan Ser/isitis C 'angguan Sistem 'astr.intestinal

'angguan Sistem Ur.genital 'angguan *asa Nyaman -. !ebutuhan C !#E tentang penyakit ser/isitis !#E tentang p.la seksual dan pers.nal hygine $ukungan dan supp.rt dari keluarga atau .rang terdekat D. IDENTFIKASI KEBUTUHAN SEGERA Tidak Ada E. PLANNING 49 Mengin0.rmasikan hasil pemeriksaan kepada ibu dan suami mengenai keadaan ibu saat ini+ bahwa ibu mengalami radang mulut rahim. *< pasien memahami keadaan dirinya sehingga lebih k..perati0 dalam pemberian tidakan 19 Melakukan in0.rm ).nsent untuk persetujuan tindakan medik yang akan dilakuan. Melakukan k.lab.rasi dengan d.kter untuk C Menganjurkan ibu untuk pemeriksaan paps mear Pemberian antibi.tika terutama kalau dapat ditemukan g.n.).))us dalam se)ret "ila )er/i)itis tidak spesi0ik dapat di.bati dengan rendaman dalam AgN%- 43 : dan irigasi

Er.si dapat disembuhkan dengan .bat keras seperti+ AgN%- 43 : atau Alb.thyl yang menyebabkan nekr.se epitel silindris dengan harapan bahwa kemudian diganti dengan epitel gepeng berlapis banyak. -9 Memberikan m.ti/asi kepada ibu bahwa ibu dapat menghadapi masalah ini. *< Agar ibu lebih tenang dan tidak terlalu khawatit atau )emas akan keadaan nya yag sekarang ?9 Memberikan penyuluhan kepada ibu mengenai pers.nal hygiene. *< Agar ibu dapat menjaga kebersihan dan meminimalisir in0eksi yang berlebihan @9 *ujuk ibu ke pelayanan kesehatan yang lebih memadai untuk diadakan uji lab.rat.rium dan peng.batan yang k.mprehensi0 *< Tindakan yang tepat dan diperiksa se)ara dini di pelayanan yang memadai bisa memperingan gejala yang dialami.

F. EVALUASI Tanggal C S % A Pukul C C #bu mengatakan mengerti tentang hal,hal yang sudah dijelaskan.

C #bu dapat menjawab pertanyaan,pertanyaan yang dianjurkan dan dapat mengulang sebagian materi yang disampaikan. C Ny. N dengan ser/isitis P C !unjungan ulang - hari lagi atau sewaktu,waktu bila ada keluhan.

BAB IV PENUTUP +.1 Ke$(#6"la . Ser/i)itis adalah radang dari selaput lendir )analis )er/i)alis. !arena epitel selaput lendir )er/i)alis hanya terdiri dari satu lapisan sel silindris maka mudah terkena in0eksi dibandingkan dengan selaput lendir /agina. Sebab,sebab ser/i)itisC '.n.rr.e C sediaan hapus dari 0lu.r )er/iks terutama purulen+ sekunder terhadap k.lpitis+ tindakan intra C dilatasi dll+ alat,alat atau .bat k.ntrasepsi+ r.bekan ser/iks terutama yang menyebabkan e)tr.pi.n. Ser/i)itis dibagi menjadi 1 yaituC ser/i)itis akut dan kr.nis. +.2 Sara 4. Sebagai pen)egahan terkena penyakit ser/i)itis dapat dilakukan dengan )ara menjaga kebersihan alat genitalia+ dengan )ara membasuh genetalia dengan sabun dan air dari satu arah yaitu dari depan kebelakang agar bakteri yang ada di anus tidak masuk pada daerah genetalia. 1. Tidak berganti,ganti pasangan dalam berhubungan seks.

DAFTAR PUSTAKA Padjajaran+Uni/ersitas. 133-. %bstetri Pat.l.gi Edisi 1. =akarta C E'6

Sarw.n.. 133@. #lmu !ebidanan. =akartaC Yayasan "ina Pustaka Sarw.n. Prawir.hadj.. Aiknj.sastr.+ . 133G. #lmu !andungan. =akartaC Yayasan "ina Pustaka Sarw.n. Prawir.hardj. "agian %bstetri dan 'inek.l.gi 7! UNPA$+ 4B24. 'inek.l.gi C "andung

Prawir.harj. Sarw.n.+ 4BBB. #lmu !andungan+ =akarta C Yayasan "ina Pustaka I Sarw.n. Prawir.harj.. Media Aes)ulapius 7akultas !ed.kteran U#+ 1333. !apita Selekta !ed.kteran =ilid #+ =akarta Manuaba #da "agus 'de+ Pr.0+ $r+ Sp%'+ 4BB2. #lmu !ebidanan Penyakit !andungan dan !eluarga "eren)ana Untuk pendidikan "idan+ =akarta C E'6